Jika ada pihak yang bahagia ,bagaimana dengan pihak lainnya. Kalian pasti bertanya-tanya bagaimana keadaan Chanyeol saat ini. Di saat seperti ini Chanyeol tak mungkin berbohong dengan keadaan hatinya. Ia merasa iri dengan Sehun , karna sebesar apapun laki-laki itu menyakiti Jongin, maka sebesar itu lah kesempatan nya untuk mendapatkan Jongin terbuka. Chanyeol ingin seperti itu... Ia juga ingin di berikan kesempatan oleh seseorang yang di cintai nya.
Ia juga iri dengan Jongin, ia iri dengan kesabaran pria manis itu menunggu orang yang ia cintai berbalik mencintai nya. Pria itu bahkan seolah tutup mata dan telinga dengan kesalahan yang di buat oleh Sehun. Ia juga ingin seperti itu ,menutup mata dengan tidak mempermasalahkan masalalu orang yang ia cintai. Namun bisakah ia menyebut semua penyesalannya itu sudah terlambat. Orang yang ia cintai bahkan tak pernah melihatnya lagi.
Tapi percayalah orang itu bukanlah Jongin. Tidak Chanyeol tak mungkin mencintai adik nya sendiri ,tidak secara harfia , tapi yang jelas itu bukan Jongin. Orang ia cintai bahkan terlihat tak menyadari perasaan nya.
Chanyeol menyebutnya sahabat selama ini. Perlakuannya hanya di batasi oleh benang persahabatan. Saat ia bersikap manis dengan lelaki itu, ia hanya bilang bahwa itu adalah fan service untuk penggemar mereka. Tanpa ia ketahui ia sudah jatuh cinta pada pria itu. Saat itu adalah tahun pertama mereka debut ,sosok pria itu masih berstatus kekasih orang lain. Chanyeol tahu ia hanya tak boleh serakah ,ketika mereka putus dan Chanyeol masih menyukai nya ,namun Chanyeol hanya diam. Ia ingin sang sahabat mereasakan apa yang ia rasakan dengan seiring berjalannya waktu. Namun bukan mendapatkan apa yang inginkan , ia malah harus menghadapi masalah lainnya. Pria itu tak pernah menggubrisnya malah seakan berada di dunia nya sendiri.
"Chanyeol apa yang kau lakukan?" Pria itu datang menghampiri nya ,membuyarkan semua kenangan yang berusaha Chanyeol susun kembali. Jongin sudah bahagia dengan Sehun ,lalu harus kah ia kembali mengejar pria ini.
"Jongin dan Sehun ribut sekali ,aku tak bisa tidur."
"Hahaha...kau cemburu?"
"Tidak, aku hanya tak suka jika tidurku terganggu..."
"Jangan terus mengelak nya Chanyeol , aku tahu."
"Jangan sok tahu."
Apakah semua orang beranggapan bahwa ia mencintai Jongin? Semua sikap yang ia tunjukan hanyalah sikap seorang hyung pada adik nya, tak lebih.
"Aku ingin pergi ke gedung SM ,kau ikut?" Tanya pemuda manis itu.
"Tidak ,aku ingin di dorm saja."
"Kau yakin tak ingin ikut? Jika sudah tidak tahan ke kamar mandi saja." Pria itu segera keluar dari ruangan itu dan di hadiahi lemparan bantal oleh Chanyeol.
Tak lama Sehun keluar dari kamar Jongin. Chanyeol hanya menatap malas saat melihat Sehun dengan tidak berdosanya keluar kamar tanpa menggunakan selai pakaian pun.
"Apa kah kau ini manusia gua? Kau tak tahu yang namanya pakaian?"
"Kita semua laki-laki disini ,mengapa harus malu. "
"Kalau begitu aku ingin melihat Jongin di kamar."
"Apa yang kau lakukan hyung!?" Sehun menahan tubuh Chanyeol yang akan memasuki pintu kamar Jongin.
"Kenapa ,bukankah kita semua laki-laki disini?"
"Baiklah aku akan memakai baju ku. Jadi jangan masuk."
Chanyeol sedikit lega saat melihat reaksi Sehun , setidaknya maknae itu benar-benar menepati janjinya untuk tidak mempermainkan Jongin lagi.
Sementara Sehun disana tengah mengenakan pakaian nya dengan kesal. Tapi dari pada harus membiarkan Chanyeol hyung nya melihat bagaimana keadaan Jongin saat ini ia merasa bahwa ini lebih baik. Setelah memakai celana training nya , Sehun segera menghampiri kekasihnya yang tengah terlelap kelelahan.
Chup
"Eunghh..."
"Aku membangunkan mu sayang?" Mata Jongin yang belum terbuka sepenuhnya pun terbuka lebar saat mendengar Sehun memanggil nya sayang.
"Imut sekali!"
Chup
Chup
Chup
"Hentikan Sehun..."
"Ingin tidur lagi atau ingin mandi? Aku akan siapkan air panas nya."
"Wah...sepertinya cuaca akan sangat cerah sekali hari ini." Sehun hanya tersenyum saat mendengar cibiran dari kekasih nya itu.
"Aku ingin mandi saja. Sore nanti aku harus ke gedung SM."
"Baiklah aku akan siapkan air panas untuk mu."
Skip
"Channie hyung...dimana Baekhyun hyung?"
"Dia pergi ke gedung SM."
"Kalau Junmyeon hyung?"
"Ia baru saja pergi ke gedung SM juga."
"Kalau begitu ayo kita ke sana hyung!"
"Kenapa kau mengajak manusia single ini sayang?" Sehun mendengus karna Jongin mengajak Chanyeol ikut dengan mereka.
"Tidak perlu, aku ingin pergi ke kafe dulu."
Klek
Tak lama Chanyeol keluar dari dorm Jongin segera mencubit perut sang kekasih.
"Kau kasar sekali!"
"Mulut mu itu Sehun. Kasian Chanyeol hyung."
Chup
"Seharusnya kau bisa menutup mulutku dengan cara seperti ini sayang."
"Sehun..."
Beralih dari pasangan baru itu ,kini Chanyeol telah sampai di gedung SM mendahului pasangan baru itu. Ia segera berjalan menaiki lift dan menuju keruang latihan mereka.
"Kau kesini Chan? Bukannya kau tak mau tadi?"
"Itu tadi. kenapa kau tak suka?"
"Aku hanya bercanda."
"Hai hyung..."
"Kau baru datang?"
"Tidak hyung, aku pergi ke Sum café tadi."
"Sudah lengkap? Kalau begitu kita mulai latihan nya." Itu adalah suara Kasper pelatih dance mereka.
Latihan dance pun berjalan dengan baik. Awal mei ini mereka akan mengadakan konser di Jepang. Dan Chanyeol memutuskan untuk menyatakan cinta nya pada sang teman. Tekat nya sudah bulat dan dia tak akan menyerah kali ini.
"Tetap lah disini...aku ingin berbicara pada mu."
Chanyeol menahan pria manis itu untuk tetap berada di samping nya. Semua orang sudah keluar dari ruang latihan dan hanya menyisakan mereka berdua.
"Apa yang akan kau katakan Chanyeol?"
"Kau tahu, aku sudah menyimpan perasaan ku ini selama 4 tahun lamanya. Sejak kau masih berstatus kekasih pria China itu. Saat itu aku hanya takut untuk menyatakan cinta padamu. Tapi ku rasa ini sudah cukup. Dan aku... Aku ingin kau jadi kekasih ku."
"Kau bercanda?"
"Tidak ,aku selalu serius jika itu menyangkut perasaan."
Bisakah kita menyebut ini sebagai akhir yang bahagia.
"Aku mencintai mu..."
"Junmyeon hyung..."
Atau mungkin belum?
End
Note : udh ketebak siapa yang di suka sama chan kan?!?
Heheh
Maaf late post, kuota lagi cekat.
See you next chap.
