Disclaimer : Detektif Conan dimiliki oleh Aoyama Gosho.


Sisi Gelap

Epilog

By Enji86

Ran baru saja tiba di bandara. Dia dan teman-teman kuliahnya memutuskan untuk berlibur di Swiss, merayakan kelulusan mereka. Jadi disinilah dia sekarang, salah satu bandara di Swiss. Dia duduk sendirian sambil menunggui barang bawaan mereka semua sementara yang lain ada yang sedang mengurus perjalanan mereka, ada yang ke toilet dan ada yang mencari makanan.

Dia memperhatikan kesibukan yang terjadi di bandara dengan pandangan kosong sampai matanya menangkap sosok yang sangat dikenalnya. Matanya terbelalak. Orang itu berdiri membelakanginya. Dia memakai jas hitam yang panjangnya sampai sedikit di bawah lutut dan memakai celana hitam.

"Shinichi..." gumam Ran sambil berdiri. Tiba-tiba dia merasa merinding. Dia seolah-olah bisa melihat kegelapan menyelimuti sosok Shinichi. Kemudian matanya menangkap sosok lain mendekati Shinichi, seorang wanita yang juga memakai jas putih yang panjangnya sampai sedikit di bawah lutut. Bedanya dia memakai rok yang panjangnya sedikit di atas lutut dan sepatu bot yang panjangnya sedikit di bawah lutut. Kedua-duanya berwarna hitam. Ran juga mengenali wanita itu, wanita berambut sebahu berwarna coklat.

Wanita itu menepuk pundak Shinichi, membuatnya menoleh ke arahnya. Lalu mereka berpelukan sebentar. Ran merasa badannya berhenti merinding dan kegelapan yang menyelimuti Shinichi juga lenyap. Shinichi melingkarkan lengannya ke bahu wanita itu dan wanita itu melingkarkan lengannya ke pinggang Shinichi. Kemudian mereka berdua berjalan menuju pintu keluar bandara. Ran hanya berdiri membatu di tempatnya, menatap mereka pergi.

XXX

"Sedang bad mood, Prince?" tanya Sherry ketika mereka berdua berjalan menuju pintu keluar bandara.

"Yah, begitulah" jawab Prince.

"Ada apa?" tanya Sherry.

"Ada seorang rekanku yang sedang berusaha menyelidiki organisasi lagi. Dia yakin bahwa organisasi belum hancur. Dia selalu menanyaiku macam-macam dengan nada penuh kecurigaan sehingga membuatku kesal dan capek. Aku benar-benar ingin dia lenyap, tapi aku tahu itu sulit" ucap Prince.

"Hmm, kalau begitu kau mau menggunakan caraku?" ucap Sherry.

"Caramu?" ucap Prince bingung.

"Aku baru saja menyempurnakan kreasi terbaruku. Sangat organik. Tanpa jejak. Masukkan saja ke dalam kopinya dan dia tidak akan mengganggumu lagi untuk selamanya" ucap Sherry.

"Sherry!" seru Prince menghentikan langkahnya, menoleh dan menatap Sherry.

"Apa? Kau tidak mau? Ya sudah" ucap Sherry yang juga menghentikan langkahnya, menoleh dan menatap Prince.

"Bukan itu. Hanya saja..." Prince tertawa kecil sebelum melanjutkan ucapannya. "Aku pikir aku akan menjadi big bos organisasi yang paling sukses sepanjang sejarah"

"Kenapa kau bisa bilang begitu?" tanya Sherry.

"Karena kau cantik, kau berdarah dingin, kau jenius dan..." Prince mempererat pegangannya pada bahu Sherry sebelum melanjutkan ucapannya. "Kau milikku"

Sherry tersenyum mendengar ucapan Prince dan mempererat pegangannya pada pinggang Prince.

Mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju pintu keluar bandara dimana sebuah limousin hitam sudah menunggu mereka.

XXX

Codename : Prince

Name : Shinichi Kudo

Wife : Sherry

Occupation : FBI Agent

Position : Boss's Apprentice

XXX

We share the same fate

To run away, it has to be together

To walk on, it has to be together

There's no other way than that

~Quote dari Detective Conan Live Action 2 dengan sedikit modifikasi~


Catatan penulis :

Sampai jumpa!