Title : SUCH A DILEMMA LOVE
Autor : KyungVeeBiii
Main Cast :
Kim Jongin x Do KyungSoo x Wu Yifan (Kris)
Support Cast :
All EXO Couple Mamber
Rated : T
Genre : Romance, Little Hurt (Maybe), Drama, GS!
Disclaimed : Murni 100% ini FF hasil pemikiran Author, No plagiat! So... kalau ada yang bilang ini FF mirip ini itu mungkin Author kebanyakan baca FF jadi enggak sengaja nyangkut-nyangkut dikit XD
.
"Summary : Kyungsoo dan Kris adalah sepasang kekasih, mereka bahagia meski Kris jarang memiliki waktu untuk Kyungsoo. Akan tetapi semua berubah ketika Jongin datang. Akankah Jongin dapat menghancurkan hubungan Kyungsoo dan Kris dengan bantuan Chanyeol? (Gak jago bikin summary XD) /GS!/KAISOO/KRISOO/CHANSOO/CHANBAEK/And Other"
.
.
.
.
.
.
.
WARNING! Typo dimana-mana! NO EYD! GS! Siap-siap kantong kresek karena emang ini FF absurd banget! So? Let's Play
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dont Like? Dont Read!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
R n R
.
.
.
.
.
.
.
.
.
*Preview Chapter_
"Kau benar-benar membawanya Baek?" tanya Chanyeol lagi. baekhyun mengangguk sebagai jawaban.
"Ottokheeeeee oppa" ucap Baekhyun takut.
"Apa sekarang masa suburmu?"
Baekhyun tampak berfikir lalu menggeleng.
"Bagus, tidak perlu kuatir, dan mari tidur" ucap Chanyeol menenangkan. Padahal sebenranya dia juga takut.
Akhirnya Chanyeol mengajak Baekhyun untuk kembali keranjangnya. Baekhyun tidur dengan dipeluk erat oleh Chanyeol.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy Reading^^
.
.
.
.
.
.
.
.
Baby Vee Present
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
::::::::::::::
Chapter 10
Tak terasa sebulan berjalan begitu cepat. Kyungsoo melewati ujiannya dengan sangat baik. Dia belajar dengan sungguh-sungguh tanpa mendapat kesulitan sedikitpun. Dan jangan lupakan jasa Jongin yang setia mengajari Kyungsoo.
Pagi ini terlihat begitu tenang. Seperti biasanya, mereka bertiga –Chanyeol-Kyungsoo-Jongin sarapan bersama dimeja makan. Mereka berbincang-bincang sembari menikmati sarapannya.
"Oppa, kapan eomma dan appa akan pulang?" tanya Kyungsoo kepada Chanyeol.
"Emmm, mungkin besok mereka sudah sampai. Wae?"
"Ani... aku hanya merindukan mereka"
Mendengar itu Chanyeol hanya tersenyum lalu mengusak pelan rambut Kyungsoo.
"Baiklah aku akan membereskan barangku nanti" ucap Jongin kemudian. Kyungsoo mendongak menghadap Jongin disebelahnya dengan tatapan bingung.
"Wae? Kenapa beres-beres? Memang oppa akan kemana?"
"Chagi~ mana mungkin aku disini bila ada orangtuamu?"
"Ahhh benar. Aku pasti akan merindukanmu" ucap Kyungsoo pelan.
"Gweanchanyo, aku akan sering-sering main kemari." Jawab Jongin lembut sambil mengusap surai lembut Kyungsoo. Perlakuan itu membuat Kyungsoo tersenyum. Namun acara mereka dirusak oleh suara seseorang.
"Ck, kalian mulai lagi" cibir Chanyeol.
"Jika sudah selesai, cepat berangkat karena ini sudah siang" tambah Chanyeol sembari menyambar tasnya dan berlalu meningkalkan kedua pasangan itu dimeja makan.
Jongin dan Kyungsoo hanya menatap kepergian Chanyeol. Lalu merekapun mengikuti langkah Chanyeol meninggalkan meja makan.
.
.
.
.
.
.
Terlihat seorang pria paruh baya sedang clingak-clinguk menanti kedatangan seseorang dipintu kedatangan bandara. Pria paruh baya itu tersenyum sembari melambaikan tangan tatkala menemukan orang yang dicari.
"Tuan Muda, akhirnya anda sampai di Korea"
"Hmmm, aku merindukan Korea paman Lee"
"Anda terlalu berada disana Tuan Muda"
Pria yang dipanggil Tuan Muda tadi tertawa.
"Benar, kurasa Korea sudah banyak berubah sejak tiga tahun lalu aku terakhir kemari"
"Ne, Tuan Muda. Mari saya antar kemobil" ucap pria paruh baya itu mempersilahkan.
Mereka berdua berjalan menuju mobil dengan paman Lee didepan sebagai penunjuk arah. Sementara itu si pria yang dipanggil Tuan Muda itu tak berhenti-hentinya tersenyum sejak mulai tiba tadi. Bahkan kedatangannya mengundang banyak perhatian dari orang-orang yang ada dibandara.
"Paman Lee, apa kau menemukan tempat tinggal barunya?" tanya Pria yang dipanggil Tuan Muda saat sudah duduk didalam mobil.
"Ne, apa anda ingin mengunjunginya sekarang?" tanya pria paruh baya yang diketahui bernama paman Lee.
"Andwe, aku akan kesana besok. Aku ada urusan sekarang, jadi antarkan aku ketepat urusanku." Perintah Tuan Muda yang hanya diangguki oleh pelayannya. Mobil mereka pun melaju meninggalkan bandara itu.
.
.
.
.
.
.
"Baekie~" teriak Kyungsoo saat melihat temannya sudah duduk dengan tenang dimejanya. Kyungsoo berlari menghampiri sahabatnya dengan gembira.
"Wae Kyungie? Kenapa kau terlihat begitu senang pagi ini?" tanya Baekhyun.
"Kau tau? Appa dan eommaku akan pulang besok" ucap Kyungsoo semangat.
Jika Kyungsoo semangat menyampaikan berita tersebut, berbeda halnya dengan Baekhyun yang jadi tegang tiba-tiba ketika mendengarnya. Melihat tidak ada respon dari sahabatnya, Kyungsoo yang tadi semangat jadi kesal.
"Wae Baek? Aku senang kenapa kau diam eoh?"
"Kyung, aku hanya takut"
"Takut? Takut kenapa?" tanya Kyungsoo bingung.
"Apa kau ingat jika orang tuamu datang, maka aku dan Chanyeol..." Baekhyun tidak melanjutkan kalimatnya. Kyungsoo mengangguk paham akan maksud Baekhyun.
"Ahhh, aku tau aku tau... kau akan menjadi kakak iparku sebentar lagi hm?" goda Kyungsoo.
"Ishhhh, kenapa kau menggodaku?" protes Baekhyun.
"Aku tidak! Kan memang kenyataannya seperti itu. So, wellcome to Do Family" ucap Kyungsoo sembari merentangkan tangannya.
"Kau berlebihan" cibir Baekhyun.
"Jadi apa aku harus memanggilmu eonnie sekarang?" goda Kyungsoo lagi sembari menaik turunkan alisnya.
"Aishhh gadis nakal" ucap Baekhyun sembari akan melemparkan bukunya kepada Kyungsoo. Tapi Kyungsoo menghindar dan lari ke mejanya sendiri.
Saat hendak menghampiri Kyungsoo kemejanya, kegiatan Baekhyun dihentikan dengan masuknya guru jam pelajaran pertama keruang kelas tersebut. Merekapun memulai pelajarannya dengan sesekali Kyungsoo yang masih tetap menggoda Baekhyun. Ingatkan Baekhyun untuk membalas Kyungsoo nanti.
.
.
.
.
.
.
Siangnya Jongin suadah siap dengan barang-barangnya. Dia membawa seluruh barangnya dari rumah Kyungsoo. Ya sebenarnya hanya untuk jaga-jaga jika kalau orangtua Kyungsoo menemukan barang Jongin disana, maka apa yang harus dikatakan? So, lebih baik membawa selurahnya bukan.
"Oppa sudah selesai beres-beresnya?" tanya Kyungsoo yang duduk dipinggiran kasur Jongin yang telah kosong.
"Ne, wae?"
"Ani, hanya saja pasti aku akan sangat bosan disini. Hanya hidup berdua dengan si Chandobby sialan itu" ucap Kyungsoo.
"Siapa yang kau panggil sialan?" itu suara Chanyeol yang tiba-tiba muncul didepan pintu.
Kyungsoo memutar malas bola matanya saat melihat kakaknya sudah berada didepan pintu kamar Jongin.
"Bisakah kau tidak merusak acaraku dengan Jongin kala ini?" tanya Kyungsoo malas.
"Tidak, bukan kah aku memang perusak acara sesorang" jawab Chanyeol.
"Yakkkk! Chandobby sialan kau, aishhhh"
"Ya! Ya! Ya! Siapa yang kau panggil sialan, aku kakakmu jadi hormati aku"
"Ck, kau tak pantas dihormati" ucap Kyungsoo santai.
"Yakkk! Awas kau pendek!"
"Apa kau bilang? Sudah berapa kali ku bilang jangan panggil pendek!"
"Lalu apa? Gendut? Yahhh benar kau pendek juga gendut, persis seperti pingiun berhelm itu" ledek Chanyeol.
"Ya! Ya! Ya! Kenapa kau bawa-bawa pororo juga"
"Lalu apa burung hantu? Karena mata lebarmu itu eoh?"
"Yakkkk dasar tiang listrik mesum, awas kau akan ku adukan ke eomma apa yang pernah kau perbuat dengan Baekhyun"
"Apa-apaan kenapa harus bawa-bawa eomma segala" protes Chanyeol.
"Biarkan, suka-suka ku wekkkk" ucap Kyungsoo sembari menjulurkan lidahnya.
Sebelum mereka memulai lagi, Jongin sudah buka suara terlebih dahulu.
"Hahh kalian sudah bertengkarnya? Aku pusing melihat kalian berdua bertengkar setiap harinya" keluh Jongin.
"Tapi dia yang mulai duluan oppa~" adu Kyungsoo kepada Jongin.
"Aku? Kenapa aku? Bukankah kau yang memulai duluan" protes Chanyeol.
"Kalian mulai lagikan. Sudah-sudah, aku akan pulang ke apartemenku dulu sekarang"
"Aku ikut oppa~"
"Tidak kau dirumah saja pendek" ucap Chanyeol.
Kyungsoo mendengus sebal karena kakaknya ini selalu ikut campur dengan urusannya.
"Benar sayang, kau dirumah saja. Kau pasti lelah baru pulang sekolah, lihat bahkan kau belum mengganti bajumu" ucap Jongin yang hanya diikuti dengan angguka oleh Kyungsoo.
Kali ini Chanyeol yang bersorak senang karena adiknya kalah.
"Oke, jaga rumah baik-baik adikku sayang. Oppa pergi dulu mengantar Jongin" ejek Chanyeol.
Mereka berdua akhirnya berlalu meninggalkan kediaman Kyungsoo.
.
.
.
.
.
.
"Kris..." ucap seseorang saat memasuki ruangan tanpa mengetuk pintu.
"Tao? Apa lagi sekarang?" jawab satu-satunya pria yang ada diruangan itu.
"Tidak, aku hanya merindukanmu" ucap wanita itu sembari berjalan mendekat dan bergelayutan dilengan Kris.
Kris yang merasa risihpun melepaskan tangan yang melingkar dilengannya.
"Jangan seperti ini Tao. Bagaimana jika ada yang melihat"
"Wae? Biarkan sudah, bahkan aku ibu dari calon anakmu yang ku kandung sekarang"
"Sudah kukatakan berapa kali Tao, aku tidak akan mengakui anak itu"
"Kau jahat Kris!" ucap Tao berlari meninggalkan ruangan itu sambil menangis.
Kris hanya menghela nafas, melihat kepergian Tao dari ruangannya.
"Maaf Tao, meski itu anakku aku tidak bisa menerima. Karena aku lebih menyayangi Kyungsoo ketimbang dia" batin Kris.
.
.
.
.
.
.
Seorang pria tinggi dan tampan turun dari mobil mewahnya. Pria itu berdiri didepan sebuah caffe bernama La Caffe tempat janjiannya akan bertemu dengan seseorang. Pria itu berjalan kearah pintu.
Terdengar suara lonceng yang berarti menandakan ada seseorang yang masuk. Pria tadi memasuki caffe itu. Setelah didalam, dia mengalihkan pandangannya kekanan dan kekiri mencari seseorang. Hingga matanya tertuju pada seorang gadis cantik yang duduk disebelah jendela. Gadis itu terlihat sedang sibuk dengan ponselnya.
Dihampirinya gadis tadi. Pria itu berjalan bak model, dan untuk kesekian kalinya dia menjadi perhatian orang-orang karena ketampanannya.
"Krystal Jung?" tanya pria itu.
Merasa namanya dipanggil, gadis yang bernama Krystal tadi mengalihkan pandangannya dari ponsel kepada seseorang yang memanggilnya. Gadis itu sedikit tercekat karena disebelahnya berdiri seorang laki-laki tampan.
"N-ne... dan kau?" ucap Krystal.
Pria tadi mengulurkan tangannya.
"Aku Oh Sehun.."
.
.
.
.
.
.
*TBC*
_Balasan-Review_
To sofia magdalena : sehun? Yups...
To dinadokyungsoo : itu udah dikodein kak :D oke kak makasih semangatnya!
To kim reon : udah next ya kak
To ripusi1288 : abang misteriusnya udah muncul nihhhh...
To mimimee4962 : jelas kaisoo happy end XD maafkan kakak, baby vee gak bisa buat NC harus belajar ini kayaknya
To kaipooo : No! Authornya enggak bisa buat rate M XDD
.
Haiii readers, baby vee balik nihhhh...
Untuk kesekian kalinya, feel baby vee ilang buat ff ini ;( padahal sekarang itu chap-chap pentingnya lhoooo. Belom lagi ff ini tambah pendek n ngebosenin. Well, nikmatin aja dulu ya XD
Penyebabnya banyak sihhh mungkin salah satunya sibuk ama film :D ohhh iya omong-omong film, kak sofia makasih lhooo recomended filmnya, anjirrrr greget sumpah XDD
Terus buat yang duah baca n review makasihhhhhhh :* ditunggu review'annya lagi uyeeee...
Terakhir, tinggalkan jejak setelah baca...
See you next chap, pay-payyyyyyyyy~ :* 3
