"Hahhh... hahhhh..."

Kaki Siwon terasa sangat lemas sekarang bahkan bisa saja ia oleng kapan saja. Mata hazel nya menatap ke segala arah. Berharap kalau ada namja berpipi chubby yang tengah duduk untuk menunggu nya.

Tapi nihil.

Hanya ada diri nya sendiri lah yang berada di taman saat itu.

SparWonKyu present

.

.

Handsome next door!

Inspired by drama EXO Next Door

.

.

Rate T/ Romance, Drama & Humor

Boys x Boys

Typo(s)

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Jonghyun, Jung Yunho, Kim Heechul(GS), Henry Lau, Choi Minho, etc.

Pair: WonKyu, JongKyu dan mungkin masih ada lagi seiring cerita berjalan?

ENJOY

.

.

.

CHAPTER 9

Kyuhyun memperhatikan orang yang berlalu-lalang. Sudah sekitar 20 menit ia melakukan itu. Lebih tepat nya tidak melakukan apapun. Mereka berdua sedang berada disalah satu mall terbesar di Jeju. Mereka berdua? Siwon? Bukan.

Jonghyun, lebih tepat nya. Tengah asyik mencari-cari sebuah syal untuk Kyuhyun yang terus diam memperhatikan sesuatu yang tidak penting. Ya, Jonghyun membawa Kyuhyun karena tidak tega melihat nya. Jadilah sekarang mereka berada di mall ini.

"Aku ambil yang ini."

Jonghyun segera memberikan itu pada kasir dan membeli nya. Kaki jenjang berjalan dan memakaikan syal itu dari belakang Kyuhyun yang tentu nya membuat Kyuhyun terkejut.

"Untuk mu." Jonghyun merapihkan syal bermotif panda itu di leher indah milik Kyuhyun.

"Kau tidak perlu repot-repot" balas Kyuhyun sambil tersenyum manis.

"Mm.. dasar kau merepotkan" kekeh Jonghyun sambil mengacak pelan rambut Kyuhyun membuat Kyuhyun ikut tertawa pelan. Tangan nya terangkat untuk meraih tangan Jonghyun dan menggenggam nya dengan erat. Yang tentu membuat Jonghyun sangat terkejut. "A-aku lapar..."

Ah, ternyata ada mau nya. Batin Jonghyun sambil tersenyum lalu tangan nya menarik pelan tangan Kyuhyun menuju salah satu restoran yang ada disana.

Dan dengan cepat Kyuhyun langsung memesan jjangmyun dan satu teh ocha.

"Kau tak lapar?" Tanya Kyuhyun khawatir pada Jonghyun.

"Tidak. Kau yang lebih baik makan sekarang kasihan lemak simpanan mu terbakar" ucap Jonghyun sambil menoel perut Kyuhyun membuat empunya mengembungkan pipi nya kesal. "Aku hanya bercanda hahaha..."

"Jonghyun jahat!" Ujar Kyuhyun lalu segera memakan jjangmyun yang telah disediakan di depan nya dengan lahap.

"Mau kemana lagi setelah ini?" Tanya Jonghyun memperhatikan Kyuhyun yang tengah lahap nya makan. Bibir nya yang lucu bergerak-gerak dan pipi nya yang agak mengembung karena jjangmyun yang ia makan membuat Kyuhyun terlihat 100 kali lebih imut di mata Jonghyun.

"Hihhaa puhangg hahaaa..." jawab Kyuhyun di sela acara makan nya. Jonghyun pun hanya dapat menggelengkan kepala nya.

Setelah semua makanan dan minuman Kyuhyun habis Jonghyun tetap saja memperhatikan Kyuhyun seperti tak mau ketinggalan satu jengkal pun pandangan nya pada wajah Kyuhyun. Dan tatapan nya langsung tertuju pada sisa jjangmyun yang ada di ujung bibir Kyuhyun.

"Kau jorok sekali." Jonghyun mengambil tisu dan mengelap ujung bibir Kyuhyun membuat empu nya menahan malu.

"Mi-mian." Ucap Kyuhyun terbata karena malu.

"Kalau begitu kajja pulang."

Jonghyun dan Kyuhyun pun pulang dengan menggunakan taksi. Dan di dalam taksi tangan mereka masih saja bergandengan. Seperti ada magnet yang tak mau saling melepaskan.

Sampai di tujuan mereka, Jonghyun yang membayar taksi nya. Sebagai gentleman tentu nya.

"Te-terima kasih banyak untuk hari ini." Ucap Kyuhyun malu-malu dengan pipi yang bersemu merah.

"Tidak tidak. Aku yang seharus nya berterima kasih, Cho Kyuhyun." Balas Jonghyun sambil mengeratkan genggaman tangan nya.

Kyuhyun tersenyum canggung saat mata mereka bertatapan cukup lama tanpa ada yang mau mengucapkan satu patah kata pun. Kyuhyun dibuat terkejut dengan Jonghyun yang tiba-tiba saja memejamkan mata nya dan mendekatkan wajah nya. Dan Kyuhyun tau pasti apa yang selanjutnya akan terjadi.

Tidak apa-apa. Anggap saja sebagai tanda terima kasih untuk nya, Cho Kyuhyun.

Akhirnya kedua bibir mereka pun bersatu.

.

.

.

.

.

Siwon duduk terdiam di taman itu. Pupus sudah harapan nya.

Cho Kyuhyun pasti akan semakin membeci diri mu pabbo.

Itulah pikiran yang sedaritadi berkecamuk di dalam pikiran Siwon. Dengan kasar tangan nya mengacak rambut hitam kelam nya yang entah mengapa malah membuat kesan yang seksi untuk nya.

"Ti-tidak apa-apa, Choi Siwon. Kau tinggal menjelaskan saja yang sebenar nya dia pasti akan memaklumi ku! I-iya kan?"

Siwon kemudian berdiri untuk melangkah kan kaki nya pulang. Siang sudah berganti menjadi malam. Ia sengaja menunggu lagi di taman itu siapa tau kalau Kyuhyun mungkin akan kembali ketaman itu, yang ternyata tidak.

Siwon memegangi bahu nya dan mengurut nya pelan. Entah kenapa seluruh badan nya terasa pegal dan lemas. Dan saat ia hampir sampai di depan teras nya, mungkin saja tubuh nya bisa roboh karena melihat pemandangan yang entah mengapa terasa menyakitkan di hati nya.

Jonghyun dan Kyuhyun tengah berciuman.

"Hahhh..."

Kyuhyun melepaskan ciuman nya dengan Jonghyun saat mata nya menangkap Siwon yang tengah diam mematung beberapa langkah di belakang Jonghyun.

"Si-siwon..." ucap Kyuhyun terbata. Tapi bukankah dia akan pulang besok? Pikir Kyuhyun mengingat-ingat yang Jonghyun kata kan. "K-kau berbohong?"

Mata nya tak kuat menatap Jonghyun karena menahan air mata nya yang siap keluar kapan saja. Dan benar saja akhir nya mata itu kembali mengeluarkan bulir-bulir krystal air yang membuat hati kedua namja di depan nya terasa sesak.

"K-kyu..." Jonghyun hendak menghapus air mata itu namun tangan nya disentak dengan keras oleh Kyuhyun.

"AKU BENCI KALIAN!"

Kyuhyun berteriak kemudian berlari menuju rumah nya yang bersampingan itu. Meninggalkan dua namja yang saling bertatapan tidak suka.

BRUK

Kyuhyun menghempaskan tubuh nya dengan kasar ke atas ranjang. Tangan nya dengan cepat melepaskan syal yang dipakai nya dan membuang nya ke sembarang arah. Kemudian beralih mengambil bantal dan menutup wajah nya sendiri dengan itu.

"Ahhhhhhhhh!"

Teriakan Kyuhyun teredam oleh bantal yang menghalangi nya itu. Dengan berteriak seperti tadi membuat emosi Kyuhyun sedikit menghilang.

Mata karamel nya menatap langit-langit kamar nya dengan pandangan kosong.

"Aku... benci... kalian..." ucap Kyuhyun seperti bisikan.

.

.

.

.

.

Siwon dan Jonghyun masih berada di luar. Saling melemparkan pandangan tidak suka kepada satu sama lain sebelum akhirnya Siwon melangkah kan kaki nya mendekati Jonghyun dan mencengkram kuat kerah baju Jonghyun.

"Apa yang kau lakukan padanya?!" Bentak Siwon dengan kilatan benci yang terpancar dari mata nya.

"Tidak. Apa yang kau lakukan pada nya?" Tanya Jonghyun balik dengan nada dingin membuat Siwon menatap nya bingung.

"Apa-"

"Aku masih baik karena membohongi nya kalau kau akan pulang esok hari karena aku tak mau melihat diri nya menunggu mu yang tak pasti" ucap Jonghyun masih dengan nada dingin nya. "Kau tau? Dia rela menunggu selama empat jam dengan pakaian tipis nya itu dan apa yang kau lakukan hah?! Apa yang kau lakukannn!"

BRUGH

Tak kuasa lagi menahan emosi nya, Jonghyun mendaratkan satu pukulan telak di perut Siwon membuat empunya terbatuk pelan.

"Kau... berani kau menyakiti orang yang ku cintai... aku tak akan segan-segan dengan mu.. Choi Siwon."

Setelah memberikan death glare terbaik nya pada Siwon, Jonghyun segera melangkahkan kaki nya masuk ke dalam ruman. Meninggalkan Siwon yang diam mematung sambil memegangi perut nya.

"J-jonghyun menyukai... Kyuhyun?" Tanya Siwon entah pada siapa. Sesuatu dalam diri nya entah mengapa tidak menyukai kenyataan itu. Tapi tetap Siwon masih tak mengetahui perasaan apa sebenar nya itu.

.

.

.

.

.

Kyuhyun asik bergelung di dalam selimut nya. Hari ini ia benar-benar tidak akan keluar dari dalam kamar nya lebih tepat nya dari atas kasur nya. Bekerja? Tidak. Ia sudah meminta izin lebih tepat nya merengek dan mengeluh sakit pada umma nya. Dan mungkin karena tak mau ambil pusing akhirnya Heechul pun mengiyakan saja permintaan anak nya.

Hari ini ia sedang tidak mood untuk bekerja. Lebih tepat nya untuk bertemu dua namja yang membuat mood nya kemarin.

CKLEK

"Hyung! Tolong ajarkan aku tentang limit!" Teriak Henry sambil berlenggang dengan santai memasuki kamar Kyuhyun dan segera berlari keluar saat hyung nya itu malah melempar sebuah buku matematika yang besar dan cukup tebal sehingga mungkin saja jika itu mengenai kepala mu kau akan langsung pingsan di tempat.

.

.

.

.

.

Siwon menatap hambar mie instan yang tengah di buat nya dan saat mencicipi nya rasa nya pun tetap terasa hambar. Keadaan rumah benar-benar terasa dingin karena hanya ada Jonghyun dan Siwon dirumah itu. Kemana Yunho dan Minho pergi? Lagi-lagi Yunho terpaksa mengantar Minho yang merengek minta dibelikan pisang coklat. Ck ck.

Slurppppp

Bunyi itulah yang dapat terdengar dengan jelas di dalam ruang makan itu. Sedangkan di lantai atas dapat terdengar petikan-petikan senar gitar yang pasti nya di lakukan oleh Jonghyun.

Siwon diam memperhatikan mie nya yang mulai terasa dingin karena didiamkan nya. Perasaan nya tengah berkecamuk sekarang. Ia ingin tau perasaan apa yang sedanb ia rasakan terhadap Kyuhyun.

Kenapa setiap berada di dekat nya terasa sangat menyenangkan? Dan saat melihat nya menangis membuat hati nya seperti pecah berkeping-keping? Pasti ada penjelasan nya bukan?

Tapi tetap saja entah otak atau memang diri nya yang tidak peka dengan hati atau perasaan nya sendiri. Atau... tidak mau jujur terhadap diri nya sendiri?

SLURPPP

Dengan cepat Siwon menghabiskan mie instan nya dan berjalan pergi ke rumah tetangga nya. Untuk memastikan perasaan nya.

TOK TOK TOK

"Nuguse-Si-siwon!" Ucap Heechul sedikit berteriak dan berhasil membuat Siwon mundur selangkah.

"Annyeonghaseyo." Sapa Siwon ramah sambil mengeluarkan senyum andalan nya. Membuat Heechul ingin mengunci Siwon di kamar nya sekarang juga.

"Kau pasti mencari Kyuhyun kan? Ia beralasan sedang sakit tapi kalau kau mau menemui nya silakan."

"Terima kasih, ahjumma."

"Tak perlu sungkan." Heechul mengerlingkan mata nya pada Siwon membuat Siwon tertawa renyah. Akhirnya Siwon melangkahkan kaki nya menuju kamar Kyuhyun yang tengah di dapati tertidur dengan lelap di atas ranjang nya.

Siwon menutup pintu kamar Kyuhyun dengan perlahan, tak ingin membuat suara sekecil apapun agar sang pemilik kamar tidak terbangun. Senyum Siwon merekah saat menatap wajah Kyuhyun yang tengah tertidur. Benar-benar terlihat damai.

Drrttt...

Tiba-tiba saja handphone yang berada di meja nakas itu bergetar. Siwon pastikan kalau itu pasti milik Kyuhyun. Siwon melihat ke arah layar yang memperlihatkan video call dari seseorang yang bernama Nichkhun.

"Nichkhun?" tanya Siwon heran. Karena rasa penasaran nya Siwon pun mengangkat panggilan itu dan mendapati namja tampan berperawakan luar yang menatap nya bingung.

'Si-siapa kau? Ini benar ponsel nya Kyuhyun kan?' Tanya Nichkhun kebingungan saat yang mengangkat nya malah namja yang ia tidak kenal.

"Kau itu yang siapa?" Sungut Siwon. Mendengar suara gaduh tepat disamping nya mau tak mau membuat Kyuhyun membuka mata nya yang langsung terbelalak kaget.

"Yak! Apa yang kau lakukan di kamar ku?!" kaget Kyuhyun saat menemukan Siwon yang tengah terduduk di lantai tepat di samping ranjang nya. "Ni-nichkhun?!" Tambah Kyuhyun semakin kaget saat melihat sedang siapa Siwon melakukan video call.

'K-kyuhyun syu-syukurlah ini benar nomor telpon mu.' Ucap Nichkhun menghela nafas nya.

"Yak Choi Siwon kembalikan handphone ku!" Tangan Kyuhyun berusaha mengambil kembali handphone nya tapi segera Siwon jauhkan dari jangkauan Kyuhyun.

'Y-yak siapa kau?' Tanya Nichkhun makin heran saat melihat Siwon yang nampak menghalangi Kyuhyun untuk mengambil handphone nya.

"Aku? Aku pacar nya! Dan jangan berani-berani lagi kau menelpon kekasih ku!" Bentak Siwon karena jengah pertanyaan itu terus keluar dari mulut Nichkhun.

'Tu-tunggu! Aku mengenalmu k-kau kan artis itu Choi-'

TUT

Video call itu akhirnya di akhiri Siwon dan dengan cepat Kyuhyun segera mengambil handphone nya.

"Astaga tau darimana dia nomor ku?!" Tanya Kyuhyun entah pada siapa membuat Siwon kebingungan.

"Siapa namja tadi?"

"Bu-bukan urusan mu." Ucap Kyuhyun sambil menyimpan kembali handphone nya. "Dan apa yang kau lakukan di kamar ku?" Selidik Kyuhyun.

"Aku hanya heran kenapa kau tidak bekerja dan umma mu menyuruh ku masuk saja" jawab Siwon enteng.

"Cih umma." Jengkel Kyuhyun, mungkin jika di anime-anime sudah terbentuk empat siku-siku di dahi nya itu. "Ah ya dan kau mengaku apa ku tadi?"

Hening. Tak ada jawaban sama sekali.

"Pacar mu." Ucap Siwon singkat membuat Kyuhyun semakin jengkel.

"Hahhhhh?!"

"Ya, pacar mu. Suatu saat nanti." Lanjut Siwon sambil tersenyum manis dan mengacak pelan rambut Kyuhyun yang mau tak mau membuat pipi nya bersemu merah.

"Aku mau minta maaf karena aku mengacaukan janji kita kemarin." Siwon berkata lesu sambil menundukan kepala nya. "Tiba-tiba saja aku dapat pekerjaan dan di haruskan kembali ke Seoul saat itu juga jadi aku tak punya pilihan lain. Maaf kan aku."

"Aku tau kau menunggu ku. Jonghyun yang kemarin bilang pada ku dan sungguh aku sungguh minta maaf a-"

"Berhentilah meminta maaf." Potong Kyuhyun membuat Siwon terkejut. Apa Kyuhyun marah? "Tak masalah kau kan artis jadi untuk apa aku mempersalahkan hal sepele seperti itu?" Lanjut Kyuhyun sambil tersenyum manis.

"Terima kasih, Kyu." Siwon mau tak mau ikut tersenyum karena Kyuhyun. "Bagaimana kalau sekarang kita pergi jalan-jalan nya?"

"Eh?" Tanya Kyuhyun bingung membuat Siwon gemas dan mengacak rambut nya pelan.

"Anggap saja hari ini lah janji kita jadi kutunggu kau ditaman." Lanjut Siwon dan berjalan keluar dari kamar Kyuhyun meninggalkan sang pemilik kamar yang nampak kebingungan.

Drttttt...

Kyuhyun mengambil handphone nya dan menandakan ada nya satu pesan masuk.

Ingat, ku tunggu kau di taman.

From: Siwon tampan.

"Mwo? Apa-apaan nama nya disini?"

Well.. memang dengan kecepatan yang tak dapat Kyuhyun lihat setelah mengakhiri video call nya dengan Nichkhun, Siwon segera menyimpan nomor nya di handphone Kyuhyun. Dan Siwon juga berhasil mendapatkan handphone nya.

Kyuhyun menatap ke arah lemari dengan tatapan yang tak bisa di artikan.

"Haruskah aku pakai baju yang kemarin saja?"

.

.

.

.

TBC

Yahooooo saya kembali dengan chapter 9:3

Nah ada yg nanya kenapa ga di ketik di hp thor? karena ga diketik di laptop xD bercanda... nah saya lebih seneng ngetik di hp ketimbang di laptop/kompi gitu soal nya kalau di laptop gitu suka ga ada inspirasi dan pasti nya lebih banyak typo kkkk ya begitulah dan maaf soal 'thor pendek bangetttt' maklumin author ya author banyak rutinitas nya:( jadi mata suka ga kuat ngetik lama-lama apalagi saya di hp huhuuuu maafkan:(

nah saya mau berterima kasih buat yang sudah berbaik hati meninggalkan review nya saya terhura:'(

Dan jika kalian sudah selesai membaca chapter ini yang berbagi berkah ramadhan nya ya ~ alias review nya kkkkk :* ditunggu aja chapter selanjut nya!

kamsahamnidaaa!