Warning :(Sebelum baca cerita ini) Settingan cerita adalah Akhir perang dunia ninja, dan unsurnya setengah diambil dari Naruto-online, dan digabung dunia dari kisah Naruto-real.


Warning :
Beberapa plot dirubah [dengan sengaja] untuk membuat ceritanya sedikit nyambung jadi mohon pengertianya

Budayakan Vote/Komen sebelum baca


Dairy :

Kondisi disini semakin membingungkan, lambat laun
Kami dipercaya
dengan kekatan-kami akan tetapi
Beberapa orang tentu saja tetap mewaspadai langkah kami.


Normal Pov :

Suara langkah kaki terdengar, setiap derapnya menuju arah pintu keluar, orang-orang yang menjadi tamu-pengadilan sudah siap pulang karna pengadilan sudah selesai, prajurit dari dua kubu nampaknya juga punya tugas masing-masing, sementara dua orang-yang didakwa nampak dibawa kearah pintu yang berbeda dari pintu utama.

"Bagaimana Kurama sudah merasa lebih tenang,"Tanya Shino mulai membuka pembicaraan saat langkah kaki mereka berjalan kearah pintu. Mikasa, Armin juga Rico ada agak jauh didepan mereka.

"Lebih baik-dateyyo!,"Ucap Naruto menghelah nafas. "Aku senang dia mau mendengarkan aku,"Ucap Naruto tertawa-kecil.

"Mengunakan 'Mindjutsu' Begitu menyulitkan apa lagi pria tadi justru menendang Eren, menaikan-panasnya emosi padahal aku sudah meredupkan Emosi Eren,"Ucap Vasuf menghelah nafas ia nampak terlihat bad-mood. "Apa lagi karna masalah itu aku juga harus memakai 'MindJutsu' pada Mikasa dan beberapa orang disekitar tamu agar tidak ikut-ikutan terprofokatori,"Ucapnya.

"MindJutsu, adalah salah satu aliran jutsu yang mirip dengan Yamanaka-clan namun sedikit, mereka mampu pengontrol aliran emosi manusia, serta mereka pengontrol pikiran,"Ucap Shino melirik Vasuf. "Maaf aku terpaksa memintamu untuk itu,"Ucap Shino.

"Bisa-bisanya kau memiliki Jutsu seperti itu...hebat juga,"Ucap Naruto dengan memajukan bibirnya.

"Kau tak perlu merasa menyusahkan-ku, dengan begini Persidangan akan lebih cepat berakhir bukan,"Ucap Vasuf tersenyum, optimis ia melirik beberapa orang dari team Polisi-militer nampak melirik mereka dengan tatapan dari sudut-yang tak bisa ditebak. "Entahlah Naruto mungkin karna gen yang dicampurkan saat penciptaanku.

"Kau baik saja Vasuf,"Tanya Shino menyengitkan pandangan.

"Tidak!, aku baik-baik hanya saja-,"Ucap Vasuf terhenti dan membuat pundaknya-menegang cepat.

"Vasuf kau kena-,"Ucap Naruto nampak memanggil dengan pandangan bingung, namun Naruto kembali berhenti bicara, saat suara detakan-langkah kaki berada belakangnya, Naruto berbalik menatap sosok dibelakangnya dan itu adalah seorang Gadis-cadet dari team-polisi militer, bersurai kuning-keemasan ya, yang digulung atas, wajahnya perpaduan wajah masuklin-serta cantik matanya terlihat tajam, serta rautnya terlihat dingin. "A-Ano,"

"Anda Naruto? Naruto Uzumaki, yang menolong Cornelina salah satu Cadet, saat berada dikota itu?,"Tanyanya memastikan dengan tatapan yang Expresinya terlihat tak berubah.

"Cornelina?,"Tanya Naruto mengingat-ngingat.

"Lina Cornelina,"Ulang gadis itu menjelaskan.

"How...Lina Chan, bagaimana keadaanya apa lukanya sudah membaik,"Ucap Naruto langsung nampak heboh dan tak-sadar langsung mengenggam tangan Gadis-pirang itu memperlihatkan kelegaanya.

"Uhm...Ya dia baik-baik saja, Tapi tubuhnya mengalami patah-tulang dibeberapa bagian yang menyebabkan dia harus mendapatkan perawatan-luka berat, dan tak diijinkan beroprasi selama kurun waktu yang belum ditentukan,"Ucap Gadis itu.

"Setidaknya dia masih hidup, itu lah yang terbaiknya,"Ucap Naruto menghelah nafas lalu langsung melepaskan tanganya seolah tidak peka dengan apa yang dilakukanya sebelumnya. "Titip salamku untuk dia, syukurlah,"Ucap Naruto dengan senyuman yang ceria.

"Ah...Mmmm! Akan saya sampaikan, ammm...omong-omong saya belum memperkenalkan diri, padahal saya sudah bicara dengan anda cukup banyak,"Ucap Gadis itu datar.

"Dia formal sekali?,"Ucap Vasuf dalam hati.

"Nama saya Annie Lionheart, salam kenal Lina adalah Junor-cadet kenalanku,"Ucapnya.

"Salam kenal Annie,"Ucap Naruto.

"Aku mengucapkan Terimakasi sudah menolongnya,"Ucapnya menundukan tubuh dengan sangat Formal, tapi Naruto menahan pundak Annie agar dia tak perlu melakukan itu, menurut Naruto terlalu berlebihan.

"Kau berlebihan, aku pantas menolongnya setiap seseorang pantas saling membantu apa lagi menghadapi hari-hari yang sulit ini,"Ucap Naruto tersenyum-tulus. "Negeri ini sudah sangat sering mendapat rasa kehilangan dan berusaha bertahan hidup, kalian sangat luar biasa,"Ucap Naruto.

DEG!

"Kami tak seluar biasa itu,"Ucap Annie menundukan wajahnya. Tak bisa dipungkiri bahwa wanita bergurat-sedingin es itu bisa punya gejala gugup didepan seseorang ya meski sangat minim.

"Aku hanya memikirkan secara Logika,"Ucap Naruto sembari memasang wajah disertai cengiran anehnya.

"Ternyata Naruto kau bisa berpikir juga, sebelum bertindak?,"Ucap Vasuf berkomentar dibelakang.

"Naruto itu perkembangan yang bagus,"Ucap Shino menimpali. Dan kericuhan kembali, membuat Armin, Mikasa dan Rico ikut nimbrung kesekitar mereka bertiga.

"Kalian begitu aku tersinggung nih,"Ucap Naruto mencerutkan bibirnya dengan sebal, raut itu membuat Armin tertawa serta Mikasa yang tertawa kecil. Masalah 1 sudah beres, apa yang akan terjadi setelah ini ya.

Dikejauhan mengabaikan suasana cukup baik terdapat dua seseorang yang memandang dengan tatapan yang sangat sulit diterka pada para ninja.


Sakura menghelah nafas setelah sudah cukup lama berdiri dan menghadapi ketegangan penonton yang memanas kini, ia dihadapkan pada dua petinggi yang ditemui dari regu pengintai, Capten Erwin Smith dan Copral Relive, ditambah si pengendus juga prajurit mata empat itu pula tambahanya.

(Author Vicky : Sakura berasa Pemain-chara rasa Figuran) 😈

(Author Noct : Woy!)😒😒😒

(Author Shun : 😆😆)

"Maafkan kami! Copral melakukan ini agar bisa meyakinkan semua orang agar kalian ikut kami,"Ucap Hanji sembari melepas borgol Eren, dan mematap Sakura yang masih terdiam, seketika tatapan Hanji menyengit pada borgol sakura. "Kurasa aku tak perlu melepas borgolmu juga,"Ucap Hanji tertahan seketika, bersamaan pandangan semua orang ada pada Borgol yang dipakai Sakura sudah retak disekitarnya.

DUAK!

Dan seketika Borgol besar yang membelenggu tangan Sakura hancur begitu saja, menisihkan serpihan rusak sebuah borgol batu yang bertebaran dilantai, juga tatapan semua orang minus Hanji yang mempelototinya.

"Sejak kapan borgol kuat begini jadi hancur begitu!,"Ucap Erwin tak sanggup menutupi rasa terkejutnya.

"Sejak perdebatan yang terjadi di pengadilan,"Ucap Sakura membuang nafas kesal, lalu menatap Erwin yang memandangnya dengan terkesima.

"ITU KERENN!, Berarti sejak awal kau bisa saja menghancurkan penjara itu dengan bogem-mentahmu jika kau mau!,"Ucap Hanji dengan nada setengah histeris, lalu menerjang Sakura membuat Sakura tertindih dan dipeluk Hanji dengan pelukan beruang yang histeris.

"Nampaknya mood anda sangat luar biasa,"Ucap Eren pelan, Mike hanya menganggukan kepala setuju.

"Hentikan tingkahmu itu, Ilmuan-Gila, kau bisa membuat dia mati terbunuh karna kehabisa nafas, sebelum masuk ketim-kita,"Tandas Copral Ralevai.

"Aku tak masalah dengan itu!,"Pinta Sakura datar, serta mencoba membiasakan pandangan orang yang menatapnya dengan artian-aneh.

"Baiklah karna sebuah utusan pengadilan sudah ditetapkan, maka Eren, Kau dan teman-temanmu akan ada dalam Naungan kami,"Ucap Erwin memandang serius pada Sakura, ia nampak mengulurkan tangan didepan Sakura. "Jadi kuharap kalian mau bekerja sama,"Ucapnya serius.

"Bagaimana denganmu Bocah?,"Tanya Sang Copral.

"Sa-saya siap! KAPTEN,"Ucap Eren dengan nada bulat.

"Lalu bagai mana denganmu Sakura?,"Tanya Erwin, membuat pandangan Sakura mengerut dengan serius.

"Tapi aku tak bisa setuju begitu saja, teman-temanku harus tahu soal ini, meski tak punya siapa-pun didunia yang entah-brantah ini! Hidup kami adalah milik kami, biar mereka juga bisa memutuskan,"Ucap Sakura datar.

"Kau sangat berani Sakuraaaaa~,"Ucap Hanji berbinar dan dengan tak berdosanya kembali (HuG) menerjang Sakura selayaknya beruang, mulutnya terus mengoceh girang seolah dapat Lotre kemenangan.

"Kami mengerti kami akan membicarakan dengan mereka segera,"Ucap Erwin dengan pose serius juga mengangguk-cepat, bernegosiasi dengan Sakura Lumayan membuatnya sedikit sigap untuk tidak salah bicara, bagaimana pun dibalik kecantikan, serta keindahan yang terpantri dari wajah Sakura gadis itu adalah mahluk yang sangat berbahaya, dimata manusia dalam dinding.

Suara langkah kaki terdengar pelan sosok Annie tengah menyusuri Lorong Usai menjenguk Lina yang diruangan-inti karna proses terapi patah-tulang, namun ditengah jalan dia dikejutkan dua Team Polisi-Militer Rainer dan Bertholdt yang nampak disana, dilihat dari mana-pun Annie tahu keduanya bukan sedang, nongkrong dilorong melainkan menunggunya karna ada yang ingin dibahas.

"Aku ingin membahas sesuatu,"Ucap Rainer memandang serius wanita bersurai indah-gulung dihadapanya.

"Apa yang ingin kalian bahas saat ini?,"Ucap Annie dengan pandangan datar ia melirik kedua pria itu tampa rasa ada terimindasi sama sekali.

"Ini soal Marco, dari divisi kita aku adalah salah satu yang menangani pembakaran Jenaza diluar dinding, Marco meninggal terbunuh dengan pedang, bukan meninggal karna dibunuh Titan, aku dan Bertholdt tidak merasa membunuhnya, kami bertanya padamu."Tanyanya mengecilkan Suara, agar berjaga-jaga atas apa yang sedang bicarakan.

"..."Sementara Annie langsung melengos meninggalkan dua pria itu begitu saja, dan sikap Cuek-bebek Annie membuat Rainer meracau sebal, dan menahan kepergian wanita itu.

"Jelaskan sesuatu? Apa kau terlibat atau tidak?!,"Tanya Rainer tajam.

"Jika aku sendiri yang memang membunuh Marco memang kenapa?,"Tanya Annie dengan nada datar. "Bukan-kah kita harus mencegah seseorang mengetahui masalah kita,"Umpat Annie tajam.

"Dia tahu sesuatu?!,"Tanya Bertholdt dengan nada terkejut, serta Annie mengangguk, Wanita itu lalu mulai menjelaskan beberapa hal yang membuat Annie membunuh Marco dan keduanya mulai mencoba memahami apa yang Wanita bersurai pirang.

"Jika memang benar begitu,"Sahut Bhertold dengan nada tak yakin. " maka kau yang memilih,"Ucapnya.

"Dan soal kau yang mendekati salah satu orang, yang berada dirombongan berkekuatan aneh itu, mau apa kau bertemu denganya?,"Tanya Reiner dengan pandangan serius, well sepertinya introgasi ini masih berlanjut.

"Aku hanya berterimakasi, mereka menyelamatkan nyawa Lina,"Ucap Annie dengan nada senduh.

"Jadi desas-desus pria pirang lincah itu yang menolong Lina,"Ucap Bertoldh dengan nada berpikir.

"..."Annie mengangguk, sementara Rainer terlihat tidak senang dengan pembahasan perihal Naruto, entah apa masalah problemnya.

"Muncul lagi sebuah hal yang tak bisa kita kita prediksi,"Ucapnya Terdengar sangat acuh, lalu memandang kedua temanya dengan serius. "Kuharap kita tak berurusan dengan mereka secara terang - terangan, ini mungkin bisa menjadi masalah untuk kepentingan yang kita sedang lakukan, awasi mereka dengan sigap,"Ucap Rainer dengan cepat menjauhi teman-temanya.

"..."Sementara itu keduanya terdiam. Bertoldh memutuskan mengekori Rainer menyusuri lorong, sementara Annie masih terdiam ditempat sembari bayangan kedua rekanya menghilang keujung lorong. Ingatanya terpacuh kembali saat ia bertemu dengan Naruto.

Senyuman Pemuda, yang manis dan tulus...segar ia juga nampak terlihat bagai matahari...

"Apa yang aku pikirkan..Kenapa aku malah memikirkan hal yang aneh begini,"

[BERSAMBUNG]
[RABU-31-OKTOBER-2018]

Khusus buat pertanyaan manis dibawa ini saya jawab ya :


Arzarah Solihin
Sorry lapy dibajak...akun aku lagi gak bisa dibuka di hp, lanjutnya jangan lama-lama Om I Lope-Lope you..\

{Author Vicky] :

Owwww Zaaaa Kangen maap baru menyambangi Fanfic lagi setelah sekian taun bertapa, aku usahain supaya UP lebih cepat doaiin ya bos!


KAITO KID
Chapters disini Naruto benar-benar dewasa ya thor pembawaanya lebih pro gimana ya Good Joob

{Author Vicky}

Memang bro karna disini Visualnya Naruto udah cukup dewasa dan bisa dibilang ini kejadianya adalah setelah Naruto habis perang dunia dan juga masalahnya selesai, dia juga sudah komplit diajari oleh para sanin.


narukushi23
haii sempaii.. sakura-chan pair nya eren ya?

{Author Ligning Shun}

Belum kepikiran mau kepair Apa hehehe, makasi dah mampir!


Dan untuk nynyir dibawa ini!

c9 ardian
jujur fict ini aneh ... sakura ditangkap tapi naruto dkk tidak ... apa lagi naruto mikir dlu sebelum bertindak ... yg ada prinsip naruto hajar dlu baru mikir ...
ga jelas ini fict apa lagi ada oc buat apa ada oc selagi masih bnyak char di anime naruto n attacak of titan.

{Author Noctis}

((Menghelah nafas)) Gua gak merasa aneh dengan Vic kita? Lo kali yah gak paham atau gak baca ampe habis?

Soal Sakura ditangkap dan Naruto ddk tidak, lo pikirnya gimana (?) Ceritanya memang kami disain begitu begitu namun kalau lu pernah baca sejarah (Tau tentang sistem perang dunia kedua) Di kelas 3 ama sma udah dijelasin kok) Terkadang sebuah kelompok atau satu dari kelompok itu yang terlihat lemah atau bermasalah akan ditahan obnum lain untuk membuat kelompok yang disalahkan akan melemah, makanya diantara semua orang yang ada dikelompok ninja Sakura yang ditahan...tapi kalau lu gap paham juga entar gua bikin deh lanjutanya entar lu baca aja Gratis pembahasan akan gua beritahu kenapa Sakura ditahan oleh polisi Militer sampai dibawa pengadilan baptis segala. {Menghelah nafas 2X}Kenapa?Harus banget ya Naruto jotos dulu baru otak? (Lu baca apa gak sih ni cerita atau lu hanya komen setelah skip? Karakter yang Ada di Naruto yang sebelum menjadi hokage adalah karaktrnya yang Dia udah dewasa, dia udah diajarin oleh sanin dan dia udah menjadi orang yang kuat, ini adalah Naruto yang dilihat akhir perang dunia ninja dan dia dah mulai dewasa, dalam bertindak sebelum menyerang. Setiap orang Dewasa pasti akan berubah dan berkembang tidakterkecualiNaruto Trus kalau si Ryo (Author Lightning Shun) masang OC disini emang masalah buat Lo? ada undang undang gak boleh masukan oc dicerita ya? {Menghelah nafas kesekian kalinya?}Emang banyak karakternya? tapi bukan berarti guwa mau bikin semua karakter muncul semua trus storynya kita abaikan? Lu bilang aneh cerita Gw yang buat Gw kalau Komen lu gak Berfaedah buat apa lu komen? Pembaca lu itu cuma toxic karna gak ada faedahnya banget. (Kalau berani komen pake akun dong, Lemah} ^_^

VickyChouDisini :
Helllooo...All bagaimana kabar kalian senang bisa menulis lagi (Senyum-Tamvan) #DitaboksatuPembaca, Akhirnya saya punya waktu bantu up karna Author-nya lagi berhalangan hadir karna masalah kerjaan terkadang gak bisa ditunda, setidaknya dia udah berusaha ada up meski jedanya lama.

Kami minta maaf atas itu... (-_-)》
Well segitu aja yang bisa saya sampaikan (Kok pendek) jika ada pertanyan langsung saja ke PM atau ke chat dibawa, jika ada waktu di Chap depan atau dicerita lain...kami akan jawab.

Makasi Ya 😄
Popay all