The Glory of Dinasty

Author. : Rinjanikyu

Case. : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin (Sheming), Kim Taehyung, Jeon Jungkook, Shim Changmin, Victoria Song, SuJu, BTS, SNSD.

Genre. : Yaoi, Romance, m-freg, Kingdom Story

Rate. : T-M

FF ini hanya untuk hiburan ne. Mengandung unsur BOYSLOVE. So yang gak suka, jangan baca ne!! Jangan lupa Review. Vote. Komen. Hargai penulis ne!. No Copas!

~Happy Reading~

o

o

o

o

Untuk kesekian kalinya, Rakyat Dinasti Cho berbahagia, salah satu Penerus Dinasti telah terlahir dengan selamat Di Istana Harem yang terkenal akan keindahannya ini.

Di iringi lantunan Doa, dan Harapan yang baik, serta tulus, dari seluruh Rakyat Dinasti.

Kelahiran salah satu Penerus Dinasti kali ini terasa istimewa. entahlah, ini seperti ada kekuatan tak kasat mata yang memayungi Penerus Dinasti yang satu ini. Bahkan Alampun berkonsprirasi untuk memenangkan, dan ikut merayakan Kelahiran salah satu Calon Penerus Tahta Dinasti Cho ini.

Tahun ini, adalah tahun Kemakmuran Dinasti. banyak hal luar biasa yang terjadi ditahun ini.

Misal seperti Hasil Pertanian dan Perikanan yang bisa dipanen 3 kali dalam satu tahun ini, padahal biasanya hanya sampai 2 kali saja. Lalu, belum lagi dari jumlahnya, yang jauh lebih banyak dari Tahun-tahun sebelumnya.

Keuangan Dinasti juga dalam kondisi yang sangat baik, dalam hal ini, Rakyat sangat percaya dengan Kepemimpinan Sang Baginda Cho Kyuhyun, yang telah membawa mereka pada Kemakmuran Dinasti.

Hal-hal luarbiasa diatas, juga terjadi di saat kelahiran Penguasa Dinasti Cho saat ini, yaitu Baginda Cho Kyuhyun.

Karena hal inilah, banyak Rakyat Dinasti Cho yang mengaitkan Kelahiran Calon Penerus Tahta saat ini, dengan Kelahiran sang Ayah yaitu Kyuhyun.

Artinya banyak Rakyat Dinasti yang percaya, jika salah satu calon Penerus yang Lahir pada tahun ini akan menjadi Pewaris Tahta Dinasti Cho selanjutnya. ya, persis seperti sang Ayahandanya Baginda Cho Kyuhyun yang Agung.

O

O

O

O

O

O

O

Tapi, tidak semua orang berbahagia akan hal ini. Permaisuri Seohyun salah satunya, selama 2 tahun ini Seohyun berusaha untuk menahan diri agar tidak membuat kesalahan yang sama, persis seperti ketika dirinya yang tengah dibutakan oleh Api Cemburu, langsung menganiaya Sungmin tanpa kompromi.

Lalu, apa Dirinya puas? Ya, tentu saja saat itu Seohyun puas melihat Sungmin kesakitan, dengan ketidakberdayaannya.

Tapi, rasa puas itu hanya sesaat. karena Baginda memberinya Hukuman, yang tidak akan pernah Seohyun lupakan seumur hidupnya.

Seohyun menahan diri selama 2 tahun ini, hanya untuk mendapatkan kepercayaan Baginda lagi.

Tapi, lihatlah apa yang dia dapatkan saat ini??? Hanya rasa sakit. Rasa takut. Dan kekhawatiran.

Seohyun sangat Benci Kenyataan ini. Begitu membenci, dan Mengutuk hari ini. Tidak, Seohyun selalu mengutuk Sungmin disetiap harinya selama 2 tahun ini, Baginya Sungmin adalah Simbol Malapetaka untuknya.

Tidak cukup dengan mengambil Baginda Kyuhyun darinya, Sungmin juga melahirkan 3 orang Keturunan Baginda, Keturunan Dinasti, Calon Pewaris Tahta.

Tidak, untuk yang satu ini, Seohyun bersumpah, dengan Nyawanya. dirinya tidak akan pernah membiarkan Putra Sungmin menduduki Tahta. Tidak. Tahta Dinasti Cho selanjutnya hanya milik Putranya, milik Pangerannya Jiminnya.

Seohyun bersumpah demi nyawanya sendiri, hanya untuk Putranya dengan Baginda, yaitu Pangeran Jimin.

"Permaisuri...?" ujar Dayang Sunkyu pelan, ketika netranya melihat Seohyun tengah terdiam dengan pandangan kosong, namun tangan lentik itu terkepal kuat, menandakan jika sang empunya tengah menahan amarah.

"Permaisuri...hamba ingin memberitahu jika..."

"Apa dia melahirkan Seorang Pangeran lagi?" tanya Seohyun dingin.

"I...iya Permasuri hamba ing..."

PRANG

Vas Bunga cantik itu, kini hanya tinggal pecahan-pecahan yang tidak berarti, setelah Seohyun melemparnya dengan sangat keras.

sementara Dayang Sunkyu hanya membungkuk takut, khawatir, sekaligus prihatin atas hal tengah dirasakan oleh sang Permaisuri Dinasti Cho ini.

Air mata itu, perlahan turun segaris dengan mata merah dan berkabut milik sang Permaisuri. Seohyun menangis kali ini.

"Hiks...Semoga Tuhan Mengutuk hari ini!!! Semoga Tuhan Memberi Budak itu Rasa sakit, yang lebih dari yang aku rasakan saat ini!!!, Semoga Tuhan Memberikan Karma, dan Air mata Kesedihan pada Jalang itu!! Hiks, dan Semoga Tuhan Mengutuk Pangeran itu dengan Penderitaan!!! Argghtttthhh hiks...hiks...hiks...Baginda...Jiminie"

O

O

O

O

O

O

Hiruk pikuk, didepan Kamar Kesayangan Baginda ini semakin menjadi bukti, jika hampir semua orang, begitu bahagia menyambut Kelahiran Salah satu Calon Pewaris Tahta Dinasti ini.

Kyuhyun, baru saja masuk ke Kamar Sungmin ini, dan sang Ibundanya, Cho Heechul langsung memeluknya sayang

"Selamat Baginda, Seorang Pangeran yang begitu tampan telah terlahir untuk Keagungan Dinasti kita Baginda. Semoga Tuhan selalu melindunginya, Semoga Tuhan selalu melimpahkan Kebahagiaan untuknya, Ibunda selalu berdoa untuk kebahagiaan Baginda, dan Kejayaan Dinasti"doa Ibu Suri ini membuat Kyuhyun tersenyum begitu tulus, dan langsung mengecup sayang dahi sang Ibunda yang telah membuatnya lahir kedunia ini.

"Terimakasih Ibunda, aku mencintaimu"

"Ne, lihatlah Pangeranku yang tampan ini, aigoo dia manis sekali eoh, Dia begitu menawan seperti Baginda" ujar Heechul bahagia, sambil memperhatikan bayi mungil yang tengah mengerjap kecil nyaman diranjang mungilnya.

Dan Kyuhyun langsung mengendong Darah Dagingnya ini, Kyuhyun berjalan pelan kearah Sungmin yang tengah terduduk bersandar, sambil tersenyum sangat tulus, dan rona kebahagiaan yang terpancar diwajah cantiknya.

Chup

Kecupan Kyuhyun itu begitu lembut, indah, dan suci, hingga membuat Sungmin meneteskan air mata.

Sungmin merasa begitu diCintai oleh Baginda, apapun itu, Baginya Kebahagiaan Baginda Kyuhyun adalah yang utama.

dan kali ini, lagi-lagi Sungmin bisa melihat, Kebahagiaan terpancar Diwajah tampan penguasa Hatinya ini. Ya, tentu saja ini karena Aegya mereka ini.

"Terimakasih...Sungmin aku Bahagia, Aku mencintaimu, Mencintai anak-anak kita, dan mencintai Rakyat Dinasti." ujar Kyuhyun lembut

"Hiks...Aniyo, aku lebih mencintai Baginda, Penguasa Hatiku, Baginda segalanya untukku, Terimakasih karena selalu Bahagia Baginda" balas Sungmin sambil berderai air mata, dan Bayi mungil didekapan Kyuhyun hanya mengerjap pelan, dan tenang seolah mengerti apa yang tengah dibicarakan kedua orang tuanya ini.

"Dan, Terimakasih karena sudah mencintai apa yang aku Cintai. Terimakasih banyak, karena sudah Mencintai Jimin. Kumuhon Ming, jangan pernah berubah akan hal ini. salah satu Kebahagiaanku, adalah melihat semua Keturunanku hidup rukun dan saling menyayangi menjaga satu sama lain, aku..." remasan lembut tangan Sungmin, menyapa tangan kekar Kyuhyun, yang tengah mendekap sang Buah hatinya ini, membuat Kyuhyun begitu tenang, dan menghilangkan kekhawatirannya tadi.

"Baginda, Pangeran Jimin adalah Putra Baginda, salah satu Kebahagiaan Baginda. aku, aku Cho Sungmin tidak mungkin mengambil, atau melenyapkan salah satu Kebahagiaan Baginda. Karena Baginda adalah Kebahagiaanku"

Kyuhyun tersenyum begitu menawan, persis seperti Bayi tampan bergigi kelinci didekapannya ini.

"Umm, jadi bolehkah Ibunda tahu Nama cucuku yang tampan ini??" tanya Heechul jail, sambil mengintrupsi tatapan penuh cinta antara Kyuhyun dan Sungmin.

"Ehmm...ne Ibunda" gagap Kyuhyun, dan Sungmin hanya terkekeh pelan.

"Cho Jungkook, Pangeran Cho Jungkook adalah namamu sekarang Putraku" kata Kyuhyun sambil mencium sayang dahi mungil Jungkook, dan membuat bayi tampan itu terlelap tenang didekapan sang Ayah.

Senyum manis, kembali terkembang diwajah cantik Sang Selir Agung itu, begitu juga dengan Ibu Suri.

O

O

O

O

O

O

O

Apa menurut kalian, menjadi Seorang Selir itu adalah sebuah Kebahagiaan??? Mungkin, bagi sebagian orang awam, mereka akan menjawab "iya". Tapi, pada kenyataannya, tidak selalu seperti itu.

Sungmin, tentu saja bahagia menjadi bagian dari Keluarga Dinasti. Tapi yang paling utama, Sungmin bahagia menjadi milik Baginda Kyuhyun. Entah, harus berapa ribu kali Sungmin katakan, "Dirinya Mencintai Baginda", hanya itu dan itu tulus.

Tapi, tidak semua orang akan memahami, apa yang Sungmin rasakan ini. Permaisuri Seohyun salah satunya, Ibu Suri juga, dan Sebagian Rakyat Dinasti juga.

Permaisuri Seohyun, sangat jelas jika dirinya begitu membenci Sungmin. Seohyun seolah menutup mata, jika Sungmin juga mencintai Baginda yang juga dicintai olehnya.

Ada saat, dimana Sungmin berfikir dan berharap, bahwa suatu hari nanti, Permaisuri Seohyun akan mengerti, jika dirinya mencintai Baginda, ingin disamping Baginda, dan mereka berdua (Sungmin Seohyun) bisa hidup berdampingan dengan damai, dan saling mengerti, karena keduanya mencintai orang yang sama, yaitu Baginda Kyuhyun.

Tapi, faktanya sampai saat ini, semua hal itu tidak pernah terjadi. Sungmin bisa melihat dengan jelas, jika api dendam, dan Kebencian itu membara setiap kali dirinya dan Seohyun bertatapan. Sungmin tentu saja tidak ingin saling menyakiti, tidak ingin saling menjatuhkan.

tapi, bagaimana jika Seohyun melakukan semua itu lebih dulu, persis dua tahun lalu. Apa yang harus Sungmin lakukan??? Sementara kebahagiaan Baginda, adalah keduanya selalu akur, meskipun itu hanya dipermukaan.

Tapi, Sungmin juga tidak ingin terlempar dari sisi Baginda, Sungmin ingin selalu disamping Baginda, dan anak-anak. Bisakah mereka hidup berdampingan???

Lalu, soal Ibu Suri. Ibu kandung dari Baginda itu. Sungmin sadar betul, jika Ibu Suri bersikap baik padanya hanya karena formalitas, hanya karena didepan Baginda, dan hanya karena Sungmin adalah ibu dari ketiga Cucunya.

Ibu Suri, tidak pernah bersikap baik padanya karena dirinya sendiri, Sungmin paham itu dan Sungmin juga tidak memaksa agar Ibu Suri menyukainya, atau berada dipihaknya.

Bagi Sungmin, dengan Ibu Suri yang mencintai dan menyayangi anak-anaknya itu sudah lebih dari cukup. Karena sejak awal pertemuan keduanya tidak memiliki kesan yang baik, melainkan sangat buruk. Dan Sungmin menerima jika Ibu Suri tidak perduli padanya, sungguh Sungmin tidak masalah. Dan Baginda Kyuhyun juga tidak perlu tau itu.

Dan, soal Rakyat Dinasti. Jika semua Rakyat Dinasti saat ini Berbahagia, itu karena Kelahiran Salah Satu Pangeran Dinasti, itu kareka Kelahiran Putranya Pangeran Jungkook. Bukan karena dirinya. Sungmin sangat tau betul, ada rumor dikalangan Rakyat Dinasti, yang mengatakan jika dirinya menggunakan Sihir untuk memikat Baginda.

Entah, rumor itu dihembuskan oleh siapa, namun karena itu, banyak Rakyat Dinasti yang tidak menyukainya, banyak Rakyat Dinasti yang membencinya, mereka berfikir jika Sungmin adalah perusak hubungan Baginda Kyuhyun dengan Permaisuri Seohyun. Dan Parahnya itu semua dilakukan dengan menggunakan Sihir.

banyak dari mereka yang mendoakan Kejatuhannya, kesengsaraannya, hanya karena rumor yang tidak benar ini. Bahkan Sungmin mendapatkan julukan "Selir Penyihir" dari Rakyat yang percaya Rumor itu.

Sungmin tentu saja sedih, dirinya dibenci oleh hampir semua Rakyat Dinasti. Tapi jika inilah pengorbanan untuk tetap bersama Baginda, Sungmin tidak keberatan akan hal ini. Dan lagi-lagi, Baginda tidak perlu tahu ini, jika Sungmin yang merupakan Ibu dari ketiga anaknya justru mendapatkan julukan "Selir Penyihir" dari Rakyat yang sendiri.

Yang paling Sungmin syukuri adalah, hubungan anak-anaknya dengan Pangeran Jimin. Sungmin bahagia karena, baik Pangeran Hoseok, Putri Inhyun sangat dekat dengan Pangeran Jimin. Mereka saudara yang saling menjaga dan menyayangi, dan Sungmin harap, Pangeran Jungkook juga akan mendapatkan perlakukan yang sama dari Pangeran Jimin. Karena, jujur Sungmin sendiri menyayangi Putra Baginda dengan Permaisuri Seohyun itu.

O

O

O

O

O

O

Sepertinya salah satu harapan Sungmin tadi bisa menjadi kenyataan, Karena Pangeran Jimin tengah sibuk mempersiapkan hadiahnya, untuk adik barunya itu. Ya, hadiah untuk Pangeran Jungkook, adik kecilnya.

Ditemani oleh seorang anak kecil lainnya, yang dari penampilannya, mungkin anak dari salah satu pelayan, atau agga, Pangeran Jimin tampak sangat senang dengan kegiatannya ini.

"Pangeran Jimin???" tanya namja kecil berwajah imut dengan senyum kotaknya yang manis.

"Ne, waeyo Taetae?" sahut Jimin sambil tersenyum. Dan namja kecil yang dipanggil Taetae itu hanya tertunduk malu-malu, yang membuat Jimin mencubit pipinya gemas.

"Hihihihi, Pangeran Jimin, apa ini hadiah untuk adik Pangeran yang Baru lahir eoh?" dan Jimin menggangguk mengiyakan.

"Ne, ini untuk adik baruku, umm Ibu Suri bilang Adikku sangat manis, tapi tadi pagi, aku melihat Jungkook itu tampan sepertiku" cerosos Jimin sambil sesekali melihat kado yang dibuatnya, sambil tersenyum menatap Taetaenya.

"Umm jadi namanya, Pangeran Jungkook yah" ujar Taetae pelan namun lembut dengan senyum dibibir, yang bahkan terdengar seperti bisikan ditelinga Jimin.

"Umm ne" gumam Jimin, yang sekarang justru tengah menatap Taetaenya yang masih terdiam menerawang.

Jimin dibuat bingung dengan namja cilik yang semuran dengannya ini, yang sedari tadi sibuk terdiam sambil tersenyum sendiri, bahkan sampai Jimin menyelesaikan Kadonya untuk Jungkook, Taetae masih saja terdiam.

"Taetae ayo ikut aku menemui adikku, apa kau ingin melihatnya?" tanya Jimin dan membuat namja cilik itu mengerjap lucu.

"Ne, umm bolehkah Taetae ikut? Apa Dayang Sunkyu tidak akan marahkan Pangeran?" tanyanya cemas

"Tentu saja tidak akan, aku kan Pangerannya Kim Taehyungie, jadi jangan takut dengan Dayang Sunkyu oke?? Kalau dia atau Ibunda memarahi Taetae bilang saja padaku, arrachi??" Taetae, yang ternyata bernama Kim Taehyung itu hanya tersenyum manis, sambil sesekali menunduk, dan dibalas usakan dirambutnya oleh Pangeran Jimin.

O

O

O

O

O

O

Senyum mengembang diwajah tampan Penguasa Dinasti Cho itu, ketika netranya melihat Penguasa Hatinya tengah terdiam dibalkon kamarnya, lantas Kyuhyun memeluk Sungmin dan tengah membelakanginya ini.

"Baginda"ujar Sungmin, sambil mengusap lembut tangan yang tengah melingkar diperutnya ini.

"Hmm...apa yang bisa kau lihat diantara gelapnya malam ini hmm?" tanya Kyuhyun sambil menenggelamkan wajahnya ditenguk sang Selir.

Sungmin menutup matanya, dan senyumnya mengembang kala mendengar pertanyaan Kyuhyun itu.

"Emm...entahlah Baginda, meskipun gelap, aku rasa, aku bisa menemukan Baginda dipenglihatanku, aku baru memikirkan Baginda dan Baginda langsung muncul didekatku" kata Sungmin enteng, dan langsung ditanggapi kekehan Kyuhyun.

"Ah begitukah?? Jadi aku selalu ada dipenglihatanmu, segelap apapun dunia yang kau lihat hmm?" tanya Ayah dari 4 orang anak itu, yang tengah sibuk mengecupi tengkuk leher Sungmin yang jenjang.

"Ah! iyahh tentu saja begituhhh, emm Bagindahh..." Sungmin membalikan badannya, dan sekarang keduanya berhadapan, sangat dekat.

"Apa hmm?" tanya Kyuhyun sambil menempelkan kedua kening mereka, saling menatap hangat, saling berbagi senyum tulus dengan tangan yang saling bertaut erat.

"Tidak ada, besok Pelantikan Perdana Menteri baru, apa tidak masalah jika aku hadir??" tanya Sungmin pelan, dan langsung membuat Kyuhyun melepaskan tautan keduanya, Kyuhyun menatap Sungmin dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Ming...tentu saja kau harus hadir, kau Ibu dari Kedua Pangeranku dan Satu Putriku, tentu saja kau harus hadir. Jangan berfikir hal yang rumit ming" kata Kyuhyun sambil mengelus Pipi Chubby itu.

"Ne" jawab Sungmin sambil tersenyum.

"Aku dengar Pangeran Jungkookie menangis saat aku tidak berada disampingnya? Benarkah hmm?"

"Hihihihi, siapa yang mengatakannya hmm? Uri Kookie menangis karena dia lapar, bukan karena merindukan Baginda, arrachi??" ejek Sungmin, dan Kyuhyun langsung mendengus mendengarnya.

"Hei hei hei, aigooo...Uri Baginda merajuk eoh hihihi???" kata Sungmin sambil menangkup wajah tampan yang tengah cemberut, itu dengan lembut.

"Aniyo..." elak Kyuhyun ketus.

"Hahaha aigoo, hanya karena Jungkookie tidak merindukan Baginda, Baginda jadi merajuk begini hmm"

"Tidak ming! Aish kau ingin kucium hmm?" tantang Kyuhyun mendekatkan wajahnya, dan Sungmin juga melakukan hal yang sama tanpa sungkan.

"Cium saja Bagindaku" desah Sungmin lembut, dan Kyuhyun, mana bisa menahan hal ini, jadi...ya Cium saja toh Sungmin mengijinkan.

O

O

O

O

O

O

Tbc???

Reviewnya nya aku tunggu lho.

#Cuap2

hah...lelah mengingatkat silent readers ini, ff ini yg baca lebih dri 1K, tpi yg kasih aku feedback hanya 3 orang huhuhu, bagaimana ini, klo gini terus aku akan update di Watppad ajah, ini alamat wattpad aku yah @Rinjanikyu, silahkan di Follow.

Chapter ini lumayan panjanglah, mudah-mudahan responnya baik. Seperti yang aku bilang dichapter kemarin, FF ini ada perubahan alur, terutama Tokoh2 nya.

Pokonya baca pelan-pelan, nanti lama kelamaan juga mengerti apa yang aku maksud.

Tanyakan jika ada hal yang mengganjal ne, aku terbuka pada semua Kritik dan Saran.

Terakhir aku mau mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menjalankan

Review:

#guest: semoga yah, gomawo udh mampir

#Orange Girls: hihihihi ne tahanantahanan kamar, tapatnya (patner bikin baby) *eh* gomawo udh mampire.

#Taniea458: ah...baca dlu dongs. gomawo udh mampir.