It's Just Fanfiction

Title : My Mom Is You

Cast : Hangeng, Heechul, Yesung (5)

Part 10

Tanda [] Itu artinya perbincangan dalam bahasa China

Enjoy ^^


" Yesung-ee"

Yesung yang hendak melangkah ke kelasnya bersama Kyuhyun langsung berhenti, dia berbalik dan melihat Mommy nya yang datang mungkin hendak menjemputnya karena dia menginap dirumah Kyuhyun sejak semalam. Tapi ini masih pagi, dan dia masih harus sekolah bukan?

" Yesung-ee" Heechul berlari kecil menghampiri Yesung lalu menggendong Yesung dan menciumi wajah anaknya tersebut karena rindu. Dia benar-benar merindukan Yesung " Kau tak merindukan mommy?" Tanya nya dengan nada memelas " Mommy sangat merindukanmu"

Yesung tersenyum kecil menanggapi ucapan Heechul. Sesungguhnya dia pun sangat merindukan mommy nya, ingin pulang dan tidur dipelukan mommy nya. Tapi misinya belum selesai , jadi dia harus sedikit bertahan agar semuanya berjalan dengan lancar.

" Apa kau masih marah pada Mommy?"

" Mom, aku harus masuk. Seonsaenim sudah ada didalam" Yesung sedikit meronta agar Heechul menurunkannya " Nanti aku masih akan menginap dirumah Kyuhyun" Dia langsung berbalik, tak ingin lebih lama melihat wajah Mommy yang benar-benar ia rindukan. Apapun ceritanya dia tetap anak-anak yang butuh kasih sayang ibunya. Dengan langkah berat ia meninggalkan Heechul, masuk kedalam kelas.

" Yesung-ee" Panggil Heechul dengan suara yang sangat pelan. Mungkin Yesung sedang ingin sendiri, fikirnya sengsara. Baru saja dia bisa bersama dengan anaknya, harus menjauh lagi rasanya sedikit menyakitkan. Tapi setidaknya mereka takkan berpisah untuk waktu yang lama. Yesung hanya sedang marah padanya, itu saja.

.

.

.

.

Ada boneka Pikachu, Iron Man, Kereta api seperti yang pernah Yesung lihat di TV dan banyak lagi mainan anak-anak disekeliling mereka, semuanya adalah milik Kyuhyun. Yesung tak menyukai mainan seperti ini. Tabletnya lebih menarik dari ini semua, tapi karena Kyuhyun memaksa jadi terpaksa Yesung ikut bermain dengan segala mainan yang tak ada gunanya seperti ini.

Entah sudah berapa kali dia menghela nafas karena bosan. Matanya sesekali memandang kesebuah ruangan yang tertutup rapat, ruangan yang menjadi tujuannya kerumah Kyuhyun. Pemilik ruangan itu belum juga menampakkan batang hidungnya. Kalau ada kesempatan dia pasti akan langsung menyelinap masuk kesana.

" Kyu, Daddy mu kapan pulang?" Yesung bertanya sambil menghentak-hentakkan boneka Pikachu milik Kyuhyun kelantai " Boneka ini tidak pakai batrai ya? Kenapa dia tidak bunyi?"

" Nanti sore daddy kembali dari Tokyo dan~~ boneka itu memang tidak pakai batrai" Kyuhyun asik bermain dengan Boneka Iron Man nya yang berbunyi-bunyi.

Yesung lagi-lagi menghela nafas lalu memutuskan untuk berbaring dilantai, diantara mainan-mainan yang berserakan " Aku rindu Mommy," Desahnya pelan.

Mendengar ucapan Yesung, Kyuhyun yang focus dengan mainannya menoleh lalu mendekat dan memperhatikan Yesung yang memejamkan mata " Telpon saja, suruh mommy kesini" Ucapnya yang membuat Yesung membuka matanya yang kini memandang langit-langit rumah " Atau Yesung-ee ingin pulang?"

" Kau mengusirku?" Yesung melirik Kyuhyun dengan ekor matanya, menunjukkan kilatan kesal yang langsung membuat Kyuhyun memperbaiki posisi duduknya semakin dekat dengan Yesung.

" Tidak, bukan seperti itu! Aku, aku senang Yesung-ee ada disini. Tapi bukankah Yesung-ee merindukan mommy" Kyuhyun menggenggam erat tangan Yesung yang begitu mungil " Maaf, Kyuhyun-ee sudah membuat Yesung-ee marah"

" Kalau Kyuhyun-ee tak suka Yesung-ee disini, Yesung-ee menginap dirumah Kibum uilsa saja" Yesung merengut, bibirnya mengerucut panjang.

" Tidak, bukan begitu. Yesung-ee disini saja, jangan kemana-mana" Kyuhyun menatap Yesung sedih, berharap Yesung tak lagi marah " Kyuhyun-ee suka Yesung-ee disini" Wajah Kyuhyun merah padam membuat Yesung matian-matian menahan tawa. Ternyata Kyuhyun lucu dan cengeng, tapi Yesung suka berteman dengan Kyuhyun " Jangan pergi ya~~" Kyuhyun mengguncang tangan Yesung yang masih ia genggam.

Menanggapi Kyuhyun yang seperti itu, Yesung tertawa lalu ia mengangguk pelan "Iya, Yesung-ee tidak akan pergi" Membuat Kyuhyun tersenyum lebar lalu berhambur memeluk Yesung erat.

Perhatian kedua bocah itu teralih saat mendengar langkah kaki seseorang. Dahi Yesung berkerut mencoba mengingat siapa lelaki itu, sedang Kyuhyun berlari semangat kearah lelaki tersebut dan lelaki itu pun menyambut Kyuhyun dengan senyumnya yang begitu lebar.

" Daddy bawa apa untuk Kyuhyun-ee?"

Oh iya, Yesung ingat lelaki itu. Bibirnya tersemat seringai kecil dan wajah polosnya pasti bisa menyelesaikan misi kali ini.

.

.

.

Flashback On

Yesung dan Donghae duduk didalam mobil berdua saja. Setelah Yesung keluar dari rumahnya tak lama Donghae menyusulnya dan Yesung berbohong pada orang tuanya tentang Kyuhyun yang sudah menjemputnya, padahal dia langsung naik ke mobil donghae karena sebelum pergi, donghae menyelipkan kunci mobilnya didalam saku celana Yesung.

" Namanya, Jung Yunho. Beberapa tahun yang lalu dia bekerja sama dengan mafia untuk memfitnah Han gege hingga akhirnya Han gege pindah ke China bersamamu." Hae menunjukkan foto seseorang pada Yesung, namja cilik itu menatap foto itu dengan mata polosnya. Tak ada dendam karena bagaimanapun usianya belum cukup untuk memikirkan hal seperti itu" Tugasmu adalah mencari bukti kejahatannya dirumahnya, aku yakin dia masih menyimpan berkas lima tahun yang lalu dirumahnya"

" Tapi, apa mungkin dia masih menyimpannya?" Yesung bertanya sambil menyimpan foto tersebut didalam tas mungilnya " Kan sudah lewat beberapa tahun?"

" Dia tidak bodoh, Yesung-ee. Bukti itu bisa dia pakai sebagai senjata untuk melindungi diri dari mafia yang dulu bekerja sama dengannya dan kau pasti tau siapa mafia yang aku maksud!"

Yesung menelan ludah susah payah " Ya, Harabeojiku" Ucapnya pelan, matanya lurus menatap kearah jalan yang mulai sepi.

Flashback Off

Mata Yunho menatap lekat kearah Yesung yang sedang memperhatikan dirinya yang tengah berinteraksi dengan Kyuhyun. Wajah anak itu mengingatkannya pada seseorang, ah mungkin hanya mirip saja. Yunho menggeleng-gelengkan kepalanya lalu ia pun menghampiri Yesung dengan Kyuhyun yang ia gendong " Siapa dia, Kyuhyun-ee?" Tanya Yunho pada Kyuhyun.

" Dia teman Kyuhyun-ee, namanya Yesung-ee. Dia manis kan dadd?"

Yunho tersenyum sambil sebelah tangannya mencubit pelan pipi Yesung yang kemerahan " Ne, dia manis sekali. Ya sudah, Kyuhyun-ee main lagi bersama Yesung-ee, daddy ingin mandi. Oh iya, Mommy kemana?"

" Ke—mana ya?" Kyuhyun terlihat berfikir setelah Yunho menurunkannya " Mommy kemana ya, Yesung-ee?"

Yesung mengedikkan bahunya " Molla" Ucapnya santai " Mungkin pergi Shoping"

" Mungkin" Kyuhyun menyahuti, sedang Yunho hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah kedua bocah seumuran tersebut. Lalu ia pun memutuskan untuk meninggalkan mereka berdua saja.

Diam-diam Yesung mengamati gerakan Yunho, berharap Yunho langsung mengarah ke ruang kerjanya. Tapi, harapannya tidak terealisasi karena Yunho langsung naik tangga menuju kamarnya. Dia takkan melepaskan Yunho, dia akan terus mengawasi sampai dia tau bagaimana caranya agar bisa menyelinap masuk kedalam ruang kerja Yunho tanpa ada yang tau.

.

.

.

Tengah malam Yesung merasa kan kemihnya penuh dan dia harus segera membuang isinya, karena kamar Kyuhyun tak difasilitasi kamar mandi, terpaksa Yesung harus keluar dari kamar. Awalnya dia ingin membangunkan Kyuhyun, tapi melihat bagaimana pulasnya Kyuhyun, dia pun tidak tega dan memutuskan untuk keluar kamar sendirian.

Setelah selesai dengan urusannya, cepat-cepat Yesung hendak kembali ke kamar Kyuhyun. Tapi ada satu hal yang mengganggu pandangannya, sebuah ruangan yang masih menyala di malam buta seperti ini membuatnya penasaran.

Ruangan itu, itu ruangan yang ia tunggu-tunggu dan kini ruangan itu sedang terbuka. Ah, pasti daddy Kyuhyun sedang ada didalam. Tapi, bukan Yesung namanya jika ia tidak bisa masuk kesana.

Pelan-pelan dia merangkak, agar langkahnya tak terdengar. Setelah sampai didepan pintu, dia intip sedikit dan ruangan itu kosong tak ada siapapun disana. Mungkin daddy Kyuhyun ketinggalan sesuatu dikamarnya makanya meninggalkan ruangan ini terbuka begitu saja.

" Tuhan, lindungi aku. Setelah ini aku berjanji akan meminta maaf pada Mommy" Rapalnya dan Tuhan sayang pada anak yang baik bukan? Pasti doanya dikabulkan Tuhan.

Sebelum bergerak masuk, Yesung terlebih dulu mengamati sekitar ruangan. Pasti tempat seperti ini dipasang CCTV dan~~ tebakannya tak meleset sama sekali. Ada CCTV dibeberapa sudut ruangan dan tempatnya sangat tinggi.

Yesung menggigit bibirnya dan berfikir bagaimana caranya menutup Kamera itu. Ah, pasti ditempat ini juga disimpan pengendali CCTV nya, yah Yesung harus mematikan semua kamera dengan mencari pengendalinya.

Dimana? Yesung merangkak pelan melalui sudut yang dinilainya takkan terlihat dari CCTV, waktunya tak banyak tapi dia tak juga menemukan dimana pengendali kamera CCTV diruangan tersebut. Sampai dia melihat sesuatu yang berkedip-kedip dari bawah kolong lemari dan untung saja dia berbadan kecil, jadi dengan mudah dia bisa masuk kedalam kolong yang sangat sempit tersebut.

Yesung mengarahkan telunjuknya ke tombol Power " Besok aku akan pulang momm" Lirihnya sambil tersenyum miring " Yesung is the best, Yeah"

Dug

" Auch," Saking semangatnya dia sampai melupakan posisinya hingga kepalanya membentur kaki lemari " Sakit sekali, adu…..h" Sambil mengusap-usap kepalanya dia pun keluar dari kolong lemari dan tanpa berfikir lebih lama, Yesung pun mulai mencari awal tujuan dia ketempat ini.

Ini sudah terlalu lama dan Yesung berharap daddy Kyuhyun sakit perut dan berlama-lama dikamar mandi atau apalah agar ia punya waktu mencari berkas yang diminta hae kemarin.

Sudah semua laci ia buka dan tak ada satupun berkas lama yang terlihat, semua adalah berkas baru dilihat dari tahunnya. Disimpan dimana berkas itu sebenarnya? Sepertinya memar dikeningnya sama sekali tak membuahkan hasil dan Yesung harus pulang dengan tangan hampa.

Mungkin memang tak disimpan disini berkas itu dan sepertinya Yesung harus segera keluar karena dia sudah mendengar langkah seseorang yang mendekat.

.

.

.

" Kau lihat ini, lihat! Kepala ku sampai benjol seperti ini" Yesung menunjuk-nunjuk keningnya saat melakukan Video Call dengan Hae " Dan aku tak mendapatkan apapun"

' Hahahaha, maaf! Aku mana tau kalau berkas itu tak disimpan disana, aku kan hanya menebak-nebak saja'

Rasanya sebentar lagi telinga dan hidung Yesung akan mengeluarkan asap saking kesalnya. Bagaimana bisa hae memberinya informasi yang sama sekali tidak akurat " Kau mau mati ya? Awas kau ya kalau bertemu denganku" Yesung mengancam sambil menunjuk-nunjuk layar tabletnya dengan sangat bringas membuat tawa donghae semakin keras " Mati saja kau ikan busuk, aaaahhhhh" Yesung berteriak frustasi lalu mematikan tabletnya.

Dia ingin pulang, mungkin dia telfon Mommy nya saja agar dijemput. Ah, tapi dia ingin memberi mommy nya kejutan. Dia pulang naik taksi saja, toh dia masih menyimpan alamat mommy, jadi dia takkan tersesat.

Setelah berkemas, Yesung langsung bergegas keluar dari Kediaman keluarga Kyuhyun. Tanpa berpamitan pada siapapun saking girangnya hendak pulang kerumah.

TBC

Hellow….I'm Back…