Our Relationship Are Complicated

Main pair :

Kaisoo (Gs for Uke)

Chanbaek

Hunhan

Support cast :

Chansoo

HunBaek

Kailu

Genre : Romance/Friendship

Length : Chaptered

Rate : T dan akan naik menjadi M sesuai dengan jalannya cerita

:::::::::::::::::::::::::::::

I am back guys...

Judul dan isinya sangat pasaran, dan jalan ceritanya sangat mudah di tebak, tapi aerii harap kalian tetap baca yah :D . hasil epep ini dari pemikiran aerii sendiri, jika ada yang sama itu ASLI unsur KETIDAKSENGAJAAN

Ini epep GS, EYD berantakan, Typo(s) akan kalian jumpaii, aerii mah apa atuh, hanya seonggok yeoja yang tak luput dari salah dan dosa :'( dan jauh dari kata SEMPURNA

Mianhae, jika kata pengantarnya terlalu panjang, karena aerii adalah type yeoja yang cerewet oke fix abaikan.. LANJUTKAN !

HAPPY READING YEOROBUUUUN...

::::::::

::::::::

:::::::::::

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Sehun menatap khawatir ke arah Jongin dan Kyungsoo yang berjalan dengan sedikit panik di koridor rumah sakit. Selama perjalanan Kyungsoo mengernyitkan dahinya heran karena tak jauh dari Sehun berdiri ada beberapa orang-orang yang memakai jas hitam rapi yang Kyungsoo kenali sebagai bodyguard.

"Sehun-ah! Kau tidak apa-apa? Apa yang terluka?" tanya Kyungsoo saat ia dan Jongin sudah berdiri tegap di depannya.

"Bukan aku yang kenapa-kenapa nunna!"

"Apa yang sebenarnya terjadi? Kau hampir membuatku panik saat kau bilang ada dirumah sakit?" kini giliran Jongin yang menuntut jawaban dari Sehun.

"Mian Kai-yah! Bukan maksudku membuat kalian panik, ini tentang Kyuhyun hyung!"

Kyungsoo dan Jongin saling pandang. Kini Kyungsoo mengerti kenapa begitu banyak bodyguard di depan ruang VVIP rumah sakit yang termasuk aset milik keluarga Oh tersebut.

"Aku dipercayakan untuk mengurus pemakaman Kyuhyun hyung..."

"Mwo?"

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

Sehun mencondongkan kepalanya saat memasuki ruang VVIP rumah sakit. Ia melihat Kyuhyun yang tersenyum ke arahnya. Sehun melangkahkan kakinya menuju ranjang yang ditempati oleh pengusaha muda tersebut.

"Istirahatlah, hyung! Kau tidak perlu berfikir keras mengenai Baekhyun, aku yakin Chanyeol membawanya ke tempat yang aman" kata Sehun seolah tahu apa yang dipikirkan oleh Kyuhyun tentang adik semata wayangnya.

Kyuhyun menghela nafas lega "Maafkan aku... aku sudah menyeretmu kedalam masalah keluarga kami" kataya lirih

Sehun mendudukkan dirinya disisi ranjang "Aku tak masalah hyung, apa yang kau lakukan adalah untuk melindungi Baekhyun dan perusahaanmu dari keserakahan Song ahjussi"

"Aku semakin bersalah karena memisahkan Baekhyun dengan Chanyeol"

Sehun mengelus pundak pria yang sudah dianggap hyung nya itu "Jika Chanyeol tahu, ia pasti akan mengerti"

"Harusnya aku jujur dari awal tentang semua masalah keluarga kami"

"Apa yang kau lakukan sudah benar kok hyung, melindungi Baekhyun nunna dan perusahaanmu..."

Kyuhyun memalingkan wajahnya ke arah lain. Rasa penyesalannya semakin banyak setelah menghilangnya Baekhyun. Memaksa pertunangannya dengan Sehun saja membuatnya merasa bersalah, apalagi sekarang ia bahkan tidak tahu dimana adik semata wayangnya itu. Kesalahnya pula yang mencoba menutupi segalanya dari Baekhyun, karena ia pikir hanya Sehun yang mampu melindungi Baekhyun dan juga perusahaannya dari keserakahan paman Song, -kakak laki-laki dari mendiang ibunya- yang sangat antusias untuk merebut perusahaan Byun Corps dari tangannya. Terlebih lagi saat paman Song tahu jika Kyuhyun memiliki kelainan jantung yang tidak diketahui oleh Baekhyun. Ia pikir usianya tidak lama lagi maka ia berniat menyerahkan Baekhyun pada Sehun dan juga perusahaanya agar tetap menjadi milik Baekhyun nantinya. Sehun, tentu saja tahu rencana ini dan menyembunyikan dari Baekhyun dan juga sahabatnya.

Sehun menghela nafasnya berat. Ia sudah mengerahkan seluruh anak buahnya untuk melacak keberadaan Baekhyun namun hasilnya masih nihil. Chanyeol benar-benar ahlinya dalam menyembunyikan keberadaannya.

"Sehun-ah! Aku rasa ajalku sudah dekat..."

Sehun memalingkan wajahnya ke arah Kyuhyun "Apa yang kau bicarakan hyung!? Aku sudah mengurus keperluanmu untuk berangkat ke Boston malam ini, aku sudah menemukan dokter yang tepat untuk mengurusmu..."

Kyuhyun menggeleng pelan "Kau sudah banyak mengorbankan waktumu untukku, Sehun-ah! Bahkan kau melupakan Luhan, kekasihmu dan membiarkan dia dengan kesalahapahaman ini"

Sehun tersenyum "Sekarang kita akan menyelesaikan masalah ini hyung! Tak perlu khawatirkan diriku!"

"Apa pun yang terjadi padaku nanti aku hanya ingin kau menjaga Baekhyun untukku dan katakan padanya jika aku sangat mencintainya, tak peduli seberapa pun dia membenciku, aku akan tetap mencintainya dan sampaikan maafku karena aku gagal menjadi kakak yang baik untuk nya , aku gagal melindunginya..."

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

Chanyeol terpaku menatap Baekhyun yang tanpa sadar menitikan air mata saat menonton acara berita di televisi. Chanyeol tahu jika Baekhyun sedang pura-pura kuat dengan berita yang menayangkan kematian oppa nya.

"Op..oppa.." lirihnya setelah acara berita malam tersebut menayangkan jeda.

Chanyeol melangkah dari duduknya dan berdiri tegap dibelakang kekasihnya berharap ia bisa menopang Baekhyun jika ia tumbang seketika dan benar saja Baekhyun tak kuasa menahan lutut kakinya yang lemas. Ia limbung dalam pelukan Chanyeol.

"Katakan berita itu tidak benar..." isaknya.

Chanyeol mengelus rambut Baekhyun, ada penyesalan di raut wajahnya "Kita pulang sekarang" jawabnya.

"Hiks...hiks...hikss... opp...oppa...!"

"Aku akan bertanggung jawab, kita pulang sekarang!"

Chanyeol menggela nafasnya panjang. Ada apa dengan ini semua, bukan ini yang ia harapkan. Melarikan diri dengan Baekhyun tanpa tahu kondisi Kyuhyun. Ia hanya berniat menyadarkan Baekhyun dan Kyuhyun jika ia benar-benar mencintai Baekhyun dan mampu melewati semua masalah jika bersama. Tapi Chanyeol belum sempat menyelesaikan semuanya, ia malah mendengar kematian Kyuhyun karena kebocoran di jantungnya beberapa jam yang lalu melalui televisi.

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

"Kau minum lagi?" Jongin merampas gelas bersisi wine dari tangan Sehun.

"Aku hanya sedang pusing, Kai-yah!"

"Aku tahu kau pasti berat melewati ini semua, kau sudah bekerja keras, Sehun-ah!" Jongin duduk disamping Sehun.

Sehun mengangguk "Kerja keras menutupi kebohongan dan memainkan drama gila ini? Heum... aku hebat bukan?" katanya dengan senyum meremehkan diri sendiri "Aku membohongi kalian dan memainkan peran sebagai peran antagonis yang berpura-pura tidak terjadi apa-apa! Jika aku bisa menemui Chanyeol hyung lebih dulu dan menjelaskan semuanya, aku yakin dia tidak akan membawa Baekhyun di hari pertunangan kami, jika aku banyak terbuka denganmu, jika aku... akh...bahkan aku mengorbankan Luhan dalam masalah ini" katanya panjang lebar.

Kai mengelus punggung Sehun "Kau memang hebat, jika aku diposisimu, aku pasti akan melakukan hal yang sama denganmu! Sekarang kita fokuskan saja untuk menjelaskan semuanya pada Baekhyun, bagaimanapun kau yang lebih tahu masalah ini"

Sehun menghela nafas panjang "Dimana Kyungsoomu?"

"Dia sedang bersama Yoon ahjumma... dia masih berusaha menghubungi Chanyeol dan Baekhyun"

Sehun hanya mengangguk. ia tahu yang akan ia hadapi saat ini bukan hanya amukan Baekhyun tapi juga masalah di kantor, masalah ahli waris. Karena masalah perkawinan perusahaan itu pula, wali Baekhyun bukan lagi Kyuhyun, melainkan Sehun. Secara otomatis ahli perusahaan diambil alih oleh Sehun. Beberapa kali dewan direksi mengadakan pertemuan mendadak karena kematian Kyuhyun yang mendadak. Mereka menuntut agar alih perusahaan dialihkan kepada mereka yang masih memiliki ikatan darah dengan Kyuhyun selain Baekhyun. Entah bagaimana ceritanya, dewan direksi menantang Kyuhyun dari awal jika Baekhyun akan mengambil alih perusahaannya, maka jalan satu-satunya agar Byun Corps tetap menjadi milik Baekhyun adalah menikahkannya dengan Sehun. Itu cara Kyuhyun menjaga perusahaannya dan juga Baekhyun. Namun, karena kematian mendadak Kyuhyun, pergantian wali Baekhyun ke Sehun pun belum sah secara hukum. Maka secara langsung, Baekhyun menjadi CEO menggantikan oppanya.

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

"Yoon ahjumma... katakan dimana oppa?" teriak Baekhyun malam itu sambil memegang pundak Yoon ahjumma.

"Baekhyun-ah! Tenangkan pikiranmu..." Kyungsoo yang masih berada dimansion keluaraga Byun itu langsung mendekati Baekhyun dan mencoba menenangkan sahabatnya yang tengah menangis histeris.

Malam itu, Chanyeol mengantarkan Baekhyun kembali ke mansion keluarganya. Meski awalnya takut mendapat amukan dari para bodyguard Kyuhyun, Chanyeol tetap nekat mengantarkan Baekhyun kembali.

"Bagaimana aku bisa tenang, Soo! Oppa pergi... dan aku belum sempat minta maaf padanya?"

"Maaf nona, sebaiknya nona istirahat dulu... pemakaman tuan muda dilaksanakan lusa" kata Yoon ahjumma dengan hormat.

Baekhyun menahan tangisnya yang terasa sesak didadanya, ia meringsut di lantai yang dingin itu.

Kyungsoo memandang sendu ke arah sahabatnya itu. Ia juga tak tahu sebenarnya apa yang terjadi di keluarga Byun. Yang Kyungsoo tahu, Kyuhyun oppa meninggal karena ia memiliki penyakin kelainan jantung yang sudah cukup parah dan disembunyikan dari publik. Sedangkan raut wajah Sehun seolah ia yang paling kehilangan, tanpa Kyungsoo tahu ada masalah besar yang ditinggalkan Kyuhyun untuk Baekhyun dan Byun Corps.

Sementara di sisi lain, Chanyeol hanya menatap Baekhyun dari kejauhan. Kesedihan Baekhyun membuatnya lupa akan kehadiran Chanyeol. Ada penyesalan yang ia rasakan sekarang. Jika saja ia tidak egois menculik Baekhyun, mungkin sekarang Baekhyun masih hidup bersama sang oppa. Namun, ia yang akan kehilangan Baekhyun, untuk selamanya mungkin.

"Ku pikir, rumah ini tidak bisa di masuki oleh orang asing..." tegur seseorang dengan tegas yang berdiri di belakang Chanyeol.

Chanyeol membalikkan badanya dan mendapati sosok pria paruh baya dengan tampang angkuhnya menatap tajam Chanyeol. Tanpa tahu siapa orang itu, Chanyeol membungkuk memberi hormat pada pria yang terlihat bersahaja dengan keangkuhannya tersebut.

"Kau yang menculik keponakanku?" tanyanya tegas.

"Josonghamida, tuan" kata Chanyeol pelan.

Tanpa Chanyeol sadari, pria itu menarik senyum tipisnya seolah berterima kasih atas tindakan Chanyeol yang sedikit melancarkan aksinya untuk mencapai tujuannya. "Setelah sahabat-sahabat Baekhyun, sekarang penculik Baekhyun yang datang kemari, ah kekasih Baekhyun maksudnya... aku tidak tahu jika mendiang Kyuhyun sangat ramah pada mereka..." katanya sambil membenarkan kacamatanya.

Chanyeol mengerti mereka yang dimaksud orang itu, karena ada Kyungsoo pasti ada Jongin dan mungkin juga Sehun ada di mansion ini.

"Aku Song Jin Ho, aku adalah paman dari Baekhyun dan Kyuhyun..." katanya akhirnya memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya.

Tanpa pikir dua kali Chanyeol membalas uluran tangan tuang Song tersebut.

"Kau anak muda yang pemberani.. aku salut padamu.." katanya sambil menepuk-nepuk pundak Chanyeol.

Chanyeol bingung maksud dari pujian paman Song tersebut. Harusnya pria tua itu marah karena tindakannya yang menimbulkan masalah bagi Baekhyun.

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

Chanyeol hyung? Kenapa dengan Song ahjussi? Ada apa dengan hubungan mereka? Atau jangan-jangan... Song ahjussi adalah dalang dari semua ini, dan melibatkan Chanyeol hyung?

Sehun masih berfikir dan menatap tajam ke arah Chanyeol dan Song ahjussi yang tengah berjabat tangan.

"Sehun-ah! Wae?" tanya Jongin yang berdiri di belakang Sehun, ia heran karena Sehun yang behenti mendadak saat mereka akan menemui Kyungsoo. "Chanyeol hyung?" Jongin bergumam saat mengikuti arah pandang Sehun. "Baekhyun juga pasti sudah kembali.." katanya lagi.

Sehun masih diam dan menatap tajam ke arah Song ahjussi dan Chanyeol.

"Oh hai Sehun!" Song ahjussi tersenyum dengan ramah ke arah Sehun dan membuat Chanyeol melepas uluran tangannya dan berbalik menatap Sehun dan Jongin yang juga menatap ke arahnya "Wah, kau akhirnya bertemu dengan pria yangmenculik tunanganmu.. aku penasaran apa yang terjadi selanjutnya" katanya lagi

Sehun berjalan pelan ke arah mereka dan diikuti oleh Jongin di belakangnya.

"Jika aku diposisimu, mungkin aku akan memberikan sedikit hadiah pada orang yang mengacaukan pertunanganku...ha.."

"Ini hanya salah paham, Song ahjussi!" balas Sehun.

"Heum... baiklah! Sampai bertemu di pertemuan besok..." katanya lalu berlalu dari ketiganya.

"Siapa dia?" tanya Jongin

"Chanyeol hyung, sejak kapan kau mengenalnya?" Sehun malah bertanya Chanyeol dan mengacuhkan pertanyaan Jongin.

"Aku baru melihatnya dan ini pertama kalinya kami bertemu..."

Jongin menghela nafas panjang "Kalian mengacuhkanku..."

"Dia.. hanya seseorang yang sedikit berbahaya" jawabnya pelan.

"Sehun-ah! maafkan aku..aku tidak.."

"Tidak hyung, aku yang harusnya minta maaf.. banyak yang harus aku ceritkaan padamu... kita harus bicara, hyung!"

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

"Kau bisa memukulku sesuka hatimu, hyung!" kata Sehun pelan di taman belakang milik keluarga Byun

Chanyeol yang duduk disamping Sehun memejamkan matanya setelah mendengar semua penjalasan dari Sehun. Kini ia sadar, keegoisan cintanya telah merusak semua rencana yang tersusun rapi oleh Kyuhyun dan Sehun untuk mempertahanakan perusahaan milik Kyuhyun yang akan dipimpin oleh Baekhyun nantinya.

"Semua salahku karena menutupinya darimu, harusnya kau orang yang berhak tahu atas masalah ini karena bagaimnapun juga kau adalah kekasih Baekhyun..." lanjut Sehun

"Tidak sehun-ah! harusnya kau yang memukulku! Aku benar-benar malu sekarang, sudah menyalahakan semuanya pada Kyuhyun hyung dan membuat Baekhyun kehilangan satu-satunya keluarga yang ia miliki"

Sehun menarik nafasnya dalam-dalam "Penyakit yang disembunyikan oleh Kyhyun hyung memang cukup parah, itu sebabnya dia ingin cepat-cepat mengalihkan semua aset perusahaan ke Baekhyun melalui diriku. Karena semua pemilik saham dan dewan direksi mengenal hubungan baik perusahan ku dan Byun Corps. Semuanya menjadi rumit kan?"

Chanyeol membuka matanya "Kau sudah bekerja keras Sehun-ah! dan aku, malah merusak semua usahamu dan Kyuhyun hyung..." jawabnya penuh penyesalan.

"Hyung! Sebenarnya Kyuhyun hyung benar-benar menyukaimu, namun karena kelicikan paman Song membuat Kyuhyun hyung hati-hati dalam memilih pria untuk Baekhyun nunna.. maksudku, paman Song akan sangat mudah mempengaruhi seluruh dewan direksi untuk menentang keputusan Kyuhyun hyung, maaf bukan maksudku untuk..."

"Aku mengerti Sehun-ah! aku sangat mengerti... aku hanya berfikir tentang Baekhyun yang mungkin sekarang membenciku karena ini semua..."

"Tenanglah... aku akan menceritakan segalanya! Untuk sementara biarkan aku memiliki sedikit waktu dengan Baekhyun nunna... perlu waktu yang sedikit lama untuk menjelaskan pada Baekhyun nunna.."

Chanyeol menepuk pundak Sehun "Aku mengandalkanmu, Sehun-ah!"

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

Tiga hari setelah pemakaman Kyuhyun, Baekhyun langsung mengambil alih kepemimpinan perusahaan. Meski begitu Baekhyun merasa ini tidak adil, dia masih berduka namun pihak perusahaan menuntutnya untuk terjun langsung ke perusahaan. Baekhyun sudah mendengar semuanya dari Sehun, ia sangat menyesal setelah mengetahui kebenarannya dan membuat ia berpisah selamanya dengan oppa nya.

"Chanyeollie..." lirihnya saat ia mengingat nama kekasihnya itu. Terhitung dari Chanyeol mengantar Baekhyun kembali, Chanyeol tidak menghubungi Baekhyun lagi. Sementara Baekhyun tidak memiliki waktu karena kesibukannya yang kadang membuatnya tidak bisa memegang ponsel untuk menghubungi Chanyeol.

Baekhyun menghembuskan nafasnya secara kasar, hari ini ia mengunjungi kampusnya untuk mengajukan cuti beberapa tahun demi perusahaan mendiang sang oppa.

"Kyungsoo-yah!" Baekhyun sedikit berteriak saat melihat Kyungsoo keluar dari salah satu ruang dosen.

"Oh, Baekhyun-ah!" Kyungsoo mengulum senyumnya dan menghampiri sahabatnya "Apa yang kau lakukan disini?"

"Ini tempat aku menimba ilmu dan kau masih bertanya apa yang aku lakukan disini?" balas Baekhyun sambil tertawa.

"Ah, anni, maksudku, ku dengar dari Jongin kau sibuk karena peninggalan Kyuhyun oppa"

"Aku mengajukan cutiku, Soo! Em, kantin?" tawarnya.

"Kau yakin memiliki waktu untuk ke kantin?" sindirnya.

"Kau akan menyesal jika menolak ajakanku, kkaja!" Baekhyun menggandeng lengan Kyungsoo dan menyeretnya ke kantin kampus mereka. Baekhyun merindukan Kyungsoo, merindukan masa-masa mereka sering bercngkerama dan menghabiskan waktu hanya untuk bercanda dan bersenang-senang.

"Kau terlihat sangat ingin menanyakan sesuatu, tanyakanlah..." Kyungsoo menyadari gelagat Baekhyun yang menurutnya aneh saat mereka tengah menikmati sedikit cemilan di kantin tersebut.

"Emmm..." Baekhyun menyeruput minumannya "Tentang Chanyeol" jawabnya.

Kyungsoo mengernyitkan dahinya "Ada apa dengannya?"

"Dia, dia tidak menghubungiku beberapa terakhir ini dan juga dia menolak semua panggilanku!" Baekhyun menunduk saat itu ia merasakan sentuhan hangat ditangannya, Kyungsoo menggenggam tangannya seolah memberikan ketenangan pada sahabatnya itu.

"Akan aku pastikan dia baik-baik saja, sepertinya dia sibuk karena pekerjaannya kau kan tahu dia sempat membolos beberapa hari sejak pertunanganmu!" jawab Kyungsoo. Sejujurnya ia sendiri tak yakin jika Chanyeol sibuk. Kemana dia disaat Baekhyun sebenarnya membutuhkannya?

Baekhyun tersenyum miris "Aku hanya ingin bertemu dengannya," lirihnya

"Dia pasti akan menemuimu secepatnya, percayalah, Chanyeol bukan tipe pria yang membuat kekasihnya khawatir"

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

Kyungsoo menekan beberapa digit hingga akhirnya pintu berwarna abu-abu itu terbuka "Akh, dia masih menggunakan kata sandi yang sama..." bisik Kyungsoo sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam appartement kelas menengah itu. Setelah mengganti sepatunya dengan sandal, Kyungsoo melangkahkan kakinya masuk ke ruang tengah dan mendapati pria berambut coklat yang sedikit berantakan dengan tengah bermalas-malasan di depan televisi datarnya. Park Chanyeol.

Chanyeol yang menyadari kehadiran sahabatnya hanya mengacuhkan dan tetap merebahakan dirinya dengan nyaman di sofa.

"Yak! Kau kan berjanji untuk tidak minum lagi!" teriak Kyungsoo tiba-tiba saat melihat meja depan sofa dipenuhi dengan minuman beralkohol "Kau benar-benar..."

"Tenanglah, Soo! Untuk saat ini aku tidak ingin mendengar ceramahmu" balas Chanyeol tanpa memalingkan wajahnya ke arah Kyungsoo yang tengah menatapnya dan berkacak pinggang di depannya.

"Ku pikir kau tengah menyibukkan dirimu dengan pekerjaan tapi ternyata..."

"Pekerjaan? Aku masih magang, Soo! Dan aku dipecat karena membolos, kau puas!"

Kyungsoo mendengus kesal lalu ia beranjak ke arah dapur untuk mengambil kantong kresek hitam dan merapihkan ruangan yang sedikit berantakan itu. Kyungsoo memasukkan bekas kaleng dan beberapa bungkus snack yang sepertinya baru saja dikonsumsi oleh Chanyeol. Kyungsoo sudah menduga jika sahabatnya akan seperti ini, terlihat sangat frustassi dan tidak ada semangat hidup lagi. Mendengar Chanyeol tidak menghubungi Baekhyun, membuat Kyungsoo khawatir dan setelah berpisah dengan Baekhyun dikampus tadi ia memutuskan untuk menemui Chanyeol di appartementnya. Dan benar saja pria tinggi karena kelebihan kalsium itu tengah bersemedi di appartementnya. Setelah seleseai berbenah Kyungsoo menghampiri Chanyeol dan duduk di single sofa yang bersampingan dengan posisi Chanyeol "Aku kemari ada tujuannya, Chan!"

Chanyeol melirik Kyungsoo dan membenarkan posisinya lalu duduk dan menatap Kyungsoo "Apa? Menyalahkanku karena kematian Kyuhyun?"

Kyungsoo mendelik tak percaya, bahkan ia tak pernah berfikir ke arah sana "kenapa kau berfikir seperti itu?"

"Memang benarkan? Aku membuat Baekhyun hancur hanya karena keegoisanku" jawabnya dengan sinis.

"Jadi ini alasanmu menghindari Baekhyun?"

"Seandainya kau diposisiku apa yang kau lakukan, huh? Semua orang mencemoohku, dan aku yang membuat Baekhyun kehilangan oppanya! Untuk apa aku menemuinya? Aku masih memiliki malu, Soo!"

"Jika kau berfikir kau yang membuat Baekhyun kehilangan Kyuhyun oppa, harusnya kau bertanggung jawab untuk itu?"

Chanyeol mengernyitkan dahinya, "Tanggungjawab?"

Kyungsoo mengangguk "Kau sudah menculik Baekhyun di hari pertunangannya, kau membuatnya kehilangan Kyuhyun oppa, dan sekarang kau meninggalkannya, cih! Pria macam apa dirimu sebenarnya?" cibir Kyungsoo.

Chanyeol tak menjawab, ia lebih memilih menyandarkan tubuhnya dipunggung sofa, kepalanya menengadah menatap langit-langit.

"Kau tahu, Baekhyun sangat membutuhkanmu sekarang, temuilah dia! Jangan kau perkeruh lagi hubunganmu dengannya..." lanjut Kyungsoo.

Chanyeol memejamkan matanya, "Pulanglah!" jeda "Aku tak ingin Kai salahpaham karena kau disini" usirnya.

Kyungsoo mendecih "Baiklah, kau lebih dewasa dariku, dan sepertinya kau memang tidak membutuhkanku sekarang! Urus saja dirimu sendiri" Kyungsoo beranjak dari duduknya lalu menyambar tas selempangnya yang ia letakkan dimeja. "Ish! Kenapa aku peduli dengan masalahmu sih!" omelnya sambil berlalu meninggalkan Chanyeol yang diam-diam menyunggingkan senyumnya mendengar omelan Kyungsoo.

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

"Huft!" beberapa kali Baekhyun menarik nafasnya dalam-dalam lalu membuangnya dengan kasar, ini terlalu pagi untuk dirinya berada diruang kerja oppanya. Bahkan ini belum ada sepuluh hari sejak kematian Kyuhyun tapi Baekhyun tidak memiliki waktu untuk meratapi kepergian oppanya. Karena ia langsung dihadapkan oleh kenyataan bahwa ia menjadi CEO sebagai pengganti oppanya. Kesibukannya itu membuatnya lupa akan kesedihan meninggalnya Kyuhyun. Baekhyun, jjang!

Sesekali Baekhyun membuang nafasnya berat, kepalanya terlalu pening untuk memikirkan agenda-agenda pekerjaan barunya. Baekhyun menyandarkan punggungnya di kursi kebesaran Kyuhyun.

"Oppa! Apa kau pikir aku bisa melewati semuanya?" tanyanya pada figura sedang yang terletak tak jauh dari nakas dekat jendela. Sekarang ia mengerti, kenapa oppanya bersikukuh menjodohkannya dengan Sehun. Meskipun Sehun masih muda tapi ia memiliki potensi yang cukup di bidang bisnis. Kyuhyun yakin Sehun bisa mengendalikan perusahaannya setelah ia pergi, hingga akhirnya harus menyerahkan kembali ke Baekhyun bila sudah waktunya. Namun, semua rencana yang Kyuhyun susun matang-matang hancur begitu saja. Menyesal? Untuk sementara ini, tidak ada waktu bagi Baekhyun menyesali apa yang sudah terjadi.

"Maaf nona, sudah waktunya anda berangkat!" interupsi asisten pribadi Kyuhyun, Minho.

Baekhyun mengalihkan pandangannya ke arah pintu dimana pemuda tinggi tengah berdiri sopan di depan pintu ruang kerja oppanya. Baekhyun mengangguk. lalu beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan yang lebih mirip menjadi perpustakaan itu.

"Pagi ini ada pertemuan penting dengan beberapa pemegang saham besar di perusahaan, nona. Termasuk dengan presdir Oh" Minho membacakan agenda paginya sambil berjalan di belakang Baekhyun.

Presdir Oh? Sehun aboeji? Huft, aku makin buruk jika bertemu dengannya. Baekhyun merutuki dirinya mengingat ayah Sehun percaya pada hubungannya dengan Sehun yang lebih dari seorang sahabat.

"Siang nanti anda harus.." belum sempat selesai Minho membacakan agendanya, ia harus menghentikan langkahnya karena Baekhyun tiba-tiba saja berhenti saat mereka sudah di halaman depan mansionny.

"Minho-yah! Aku tahu aku baru di dunia seperti ini, tapi bisakah kau tidak membacakan semua jadwalku! Aku sudah membacanya tadi.." omel Baekhyun.

Minho membungkuk menandakan ia minta maaf "Maafkan saya, nona.." lirihnya lalu membukakan pintu belakang mobil dan membiarkan nona mudanya itu masuk ke dalam mobilnya. Setelah itu, Minho masuk ke dalam mobil dan duduk di samping sopir.

Baekhyun mendudukkan dirinya dengan nyaman, sesekali ia memanang ke luar jendela mobilnya menatap halaman mansionnya yang luas. Saat mobil yang membawanya ke luar dari gerbang mansionnya, nafas Bakhyun tercekat saat melihat sosok Chanyeol.

Yah, tuhan! Aku terlalu merindunya, pagi ini sudah kesekian kalinya aku melihat Chanyeol disekitarku. Baekhyun menatap nanar sosok Chanyeol yang menjadil halunasinya beberapa akhir ini. Sosok yang selalu menatapnya dengan penuh penyesalan. Seperti pagi ini, pria itu manatap mobil Baekhyun dengan penuh kekecewaan dan langsung menundukkan kepalanya lalu berbalik melawan arah mobil itu berjalan.

"Hentikan mobilnya!" teriak Baekhyun.

Karena terkejut sopir pribadi Baekhyun menginjak remnya.

"Ada apa, nona? Apa ada sesuatu yang tertinggal?" tanya Minho sambil memalingkan tubuhnya ke arah belakang untuk memastikan atasanya. Namun, Baekhyun malah memutar tubuhnya dan menatap kaca belakang mobilnya yang terlihat ada pria tinggi bercoat tebal tengah berjalan meninggalkan gerbang sekitar mansion Byun.

Baekhyun tak menjawab, mata sipitnya masih menatap lekat punggung pria yang ia yakini Chanyeol itu "Mundurkan jadwalku sampi tiga puluh menit kedepan" titanya lalu membuka kapintu mobil.

'Tap..."

"Hanya tiga puluh menit tidak akan membuat bangkrut perusahaan kan?" potong Baekhyun lalu berlari meninggalkan sopir dan Minho.

Baekhyun terengah ketika harus berlari beberapa meter mengejar pria yang berjalan menjauh darinya.

"Yak! Park Chanyeol, babbo!" teriak Baekhyun dengan suara khasnya.

Sontak saja pria yang ia teriaki membalikkan badannya dan menatap Baekhyun dengan pandangan antara terkejut dan senang menjadi satu.

"Oh Than, benarkah itu kau?" tanya Baekhyun sambil mendekati Chanyeol yang masih dengan tampang cengonya.

"K-k-kau..? bagaimana bisa?" tanyanya sambil mengeluarkan kedua tangannya dari kantong jaket tebal berwarna hitam itu.

Baekhyun hampir meneteskan air matanya, menahan isakannya karena rindunya yang terdalam pada pria bodoh ini-menurutnya-. "Ini benar kau? Bukan hausinansiku?" tanyanya sambil menyentuh dada Chanyeol dan menatap intens ke mata besar milik pria-nya.

Chanyeol tersenyum melihat tingkah gadis yang dicintainya "Aku merindukanmu" tanpa permisi Chanyeol langsung memeluk tubuh mungil kekasihnya.

"Pabbo! Apa yang kau lakukan, eoh!? Kenapa menghilang? Kau membuatku gila.." omel Baekhyun sambil menepuk-nepuk dada Chanyeol.

"Mianhae, jeongmal mianhe!" melepas pelukannya. "Ada yang ingin aku bicarakan padamu"

:::::::: Our Relationship Are Complicated::::::::::

Disinilah mereka, disebuah kafe yang letaknya tidak jauh dari kantor Baekhyun. Chanyeol dan Baekhyun saling berhadapan. Suasana menjadi canggung seketika.

"Aku ... maafkan aku! Karena aku kau kehila.."

"Itu bukan salahmu, Chan! Semuanya memang harus begini, maafkan aku juga karena kau harus kehilangan pekerjaanmu" potong Baekhyun. Ia mengetahui Chanyeol dipecat karena beberapa hari lalu ia mendatangi kantor tempat dimana Chanyeol magang dan HRD bilang Chanyeol dipecat karena ia bolos beberapa hari dan saat itu karena Chanyeol yang menculik Baekhyun di hari pertunangannya.

Chanyeol memaksakan senyumnya "Terima kasih" balasnya.

"Kenapa menghindariku?"

"Aku terlalu malu karena aku kau kehilangan Kyuhyun hyung dan juga beban perusahaanmu, aku sudah mengetahui semuanya dari Sehun . apa aku harus mengucapkan selamat atas menjabatnya dirimu menjadi CEO?"

Baekhyun menggeleng "Tetaplah disampingku! Kau harus bertanggung jawab hingga akhir hidupmu karena kau aku kehilangan waliku!" Baekhyun menatap tajam ke arah Chanyeol, ia serius tentu saja. Memang Chanyeol harus disampingnya kan?

"Kau tidak marah padaku? Bagaimanapun juga aku yang menyebabkan..."

"Kau ingin aku melaporkanmu ke polisi?" lagi Baekhyun memotong pembicaraan Chanyeol. Baekhyun tersenyum melihat Chanyeol yang menggeleng pelan. Oh tuhan, saat ini Chanyeol seperti anak kecil yang ketahuan oleh ibunya sedang memakan permen manis. Lucu sekali.

Chanyeol menunduk. Hilang sudah tampangnya yang terlihat arogan dari segala sudut saat ia dihadapkan oleh Baekhyun yang seperti ini.

"Aku mencintaimu, Chan!" lirih namun Chanyeol dapat mendengarnya "Tapi untuk beberapa bulan ini, bisakah kau bersabar sedikit karena kesibukanku?"

Chanyeol balas menatap Baekhyun, ia menggenggam tangan Baekhyun "Aku lebih mencintaimu dari yang kau tahu" balasnya "Lakukanlah tugasmu dengan baik, dan aku akan menunggumu, kau harus tahu jika aku selalu ada disampingmu, aku tidak akan meninggalkanmu lagi, aku janji" Chanyeol mencoba menenangkan gadisnya.

Baekhyun tersenyum menampilkan deretan gigihnya yang rapi.

"Pergilah, aku yakin pekerjaanmu sudah menunggu..." kata Chanyeol dengan lembut.

Baekhyun mengangguk, lalu melepas genggaman Chanyeol. Ini yang terbaik, hubungannya berjalan baik kembali, ia fokus ke perusahaannya. Menyelesaikan sisa-sis permasalahnya dan menlanjutkan hidupnya dengan Chanyeol nantinya. Untuk sekarang ia memang harus mengorbankan hubungannya. Dan bersyukurlah, Chanyeol mengerti akan hal itu.

"Jika kau tidak beranjak, kemungkinan aku akan menculikmu lagi" godaan Chanyeol membuyarkan lamunan Baekhyun. Keduanya terkikik.

"Arraseo! Culiklah aku beberapa bulan lagi, tuan Park!" Baekhyun beranjak dari duduknya "Aku pergi, ne..! akh, aku akan menelponmu nanti.."

Chanyeol mengangguk, ia tersenyum melihat Baekhyun yang kembali ceria. "dan aku akan selalu menunggu panggilan darimu, nona Byun!" balasnya.

Baekhyun berjalan ke arah pintu kafe, namun beberapa detik kemudian ia kembali ke arah Chanyeol yang masih duduk dan menatapnya.

Melihat Baekhyun kembali ke arahnya, membuatnya heran "Apa ada yang terting.." belum sempat Chanyeol menyelesaikan pertanyaannya bibirnya sudah dibungkam oleh bibir tipis Baekhyun.

CHUP!

Baekhyun mengecup bibir kekasihnya yang masih terkejut karena aksi agresifnya itu. Baekhyun kembali menegakkan badanya yag sempat merunduk karena mengecup bibir kekasihnya. "Morning kiss..." katanya dengan wajah bersemu merah lalu ia benar-benar berlari kecil keluar dari kafe dan mencoba untuk tidak menghiraukan pandangan aneh para pengunjung kafe yang menatap aksinya tadi.

Chanyeol hanya terkekeh melihat jalan Baekhyun yang setengah lari itu. Ia harus berterima kasih pada Kyungsoo, karena cibirannya itu membuat hubungannya kembali baik dengan Baekhyun

.

.

.

.

TeBeCe

.

.

.

.


hai..hai...hai.. masih ingat aeri(?) eh, maksudnya ingat sama ff ini?

huuwaaa... ini updatetan terlama yang aerii post! #crybombay

jeongmal mianhae, karena terhalang beberapa faktor, cuaca, keadaan, mood, galau .el membuat ff ini ngaret beberapa minggu...

dan... maafkan sekali lagi karena ceritanya kok malah jadi gini (?) entahlah, aerii juga bingung..

masih mau dilanjut (?) atau END aja (?)

eh, makasih yah buat kalian yang nungguin ini ff gaje, buat KHS maaf moment kaisoo nya di pending dulu, masih mau fokus ke CBS dan buat HunHan masih disimpen rapet-rapet

jeomal khamsaheo yang udah meReview n kasih semangat ke aerii untuk tetap keep writing

doakan juga semoga tidak ngaret-ngaret lagi post next chap nya yah ..

...

Reviewnya ditunggu gaiiss...

XOXO

==aerii==

*Nb : eh pas ngepostnya smabil dengerin lagu exo yang XOXO, yah tuhan, aerii suka banget lagu itu,berasa ada makna terdalam, sudahlah abaikan yang ini hehehe