Couple : HunHan
Main Cast :
Female (Luhan, Kyungsoo, Baekhyun, Shiraishi Mai, Itano Tomomi, Kojima Haruna, Takahashi Minami, Maeda Atsuko, Oshima Yuko, Shinoda Mariko, Watanabe Mayu, Matsui Jurina, Kashiwagi Yuki, Yoona, Krystal) - Member idol grup
Male (Sehun, Kris, Suho, Chanyeol, Hoya, Minho, Taeyong, Yonghwa, Minhyuk, Siwon, Yunho)
TING TONG – TING TONG
"Biar aku yang buka" Sehun membuka pintu dan ingin memberikan kejutan pada Papa Luhan, dia belum tahu bahwa putrinya sedang berada di Korea dan menetap selama seminggu dirumah mereka
"Ish, padahalkan aku yang mau membuat kejutan" Luhan menggerutu dan tetap diam disofa sambil menunggu papanya memasuki rumah
.
.
.
"Sehun, kenapa kamu bisa ada disini" Papa Luhan terkejut karena Sehun yang membukakan pintu untuknya, dia sungguh heran dengan kedatangan Sehun. Biasanya kalau Luhan ada Sehun baru akan mengunjungi rumah mereka, selama Luhan pergi Sehun tidak pernah mengunjungi rumah tersebut
"Iya pa, aku ada kejutan buat papa" Sehun berjalan meninggalkan sang papa dengan senyum khasnya yang membuatnya semakin tampan
"Apa Sehun" Papa Luhan heran dengan sikap Sehun yang menjadi periang dan murah tersenyum
"Lihat saja nanti pa" Sehun menuju ruang tamu dan diikuti Papa Luhan yang masih penasaran dengan kejutan yang akan diberikan Sehun padanya sedangkan Luhan bersembunyi dibalik tubuh besar Sehun
"Satu, dua, tiga" Sehun menghitung mundur dan menggeser badannya kesamping hingga nampaklah Luhan yang tersenyum lembut kepada papanya
"Luhan" Papa Luhan mengucek matanya untuk melihat pasti apakah Luhan memang nyata atau hanya ilusi karena terlalu merindukan sang anak
"Tidak mungkin, dia kan ada di Amerika" Papa Luhan mengucek matanya berulang – ulang hingga Luhan jengkel dengan papanya yang seperti melihat setan, Luhan mendekati papanya dan memberikan sesuatu agar sang papa sadar dari halusinasinya
"AKH... SAKIT LU... EH INI NYATA" Luhan mencubit pipi papanya sedangkan orang yang dicubit hanya kesakitan karena cubitan mendadak tersebut tetapi dia sadar satu hal setelah mendapat cubitan tersebut, orang yang dilihatnya nyata dan memang berdiri didepannya sekarang
"Iya pa" Luhan memeluk papanya sedangkan sang papa membalas pelukan sang anak untuk melepaskan rindunya selama ini ketika sang anak tidak di Korea
Dilain tempat, seorang wanita cantik yang sudah berumur sudah siap memasak dan merapikan semua masakannya dimeja makan dan menata dengan rapi juga menyiapkan 6 piring serta sendok garpu.
"Ayo makan" Mama Luhan berteriak dari dapur, sedangkan Luhan dan sang suami hanya ketawa melihat tingkah mamanya yang tidak berubah
"Ayo kita kemeja makan, nanti mama marah" Papa Luhan mengajak anaknya dan Sehun kemeja makan agar sang istri tidak mengamuk
"Papa dan Sehun duluan saja, aku ingin memanggil kedua sahabatku" Luhan meninggalkan kedua lelaki yang dirindukannya di Korea dan menghampiti kamar kedua sahabatnya
TOK TOK TOK
"Yang, Wuzun ayo makan malam" Luhan berteriak dari luar, sebenarnya Luhan bisa saja masuk kekamar mereka tetapi Luhan menjaga privasi orang lain dengan baik
"Iya" Wuzun menjawab dan membuka pintu kamar mereka sehingga menampilkan YangYang dan Wuzun yang memakai baju rumahan yang terlihat pas dibadan mereka
"Ayo" Luhan berjalan duluan sedangkan kedua pria tampan tersebut mengikuti hingga mereka menuju meja makan
"Pa, ini kedua sahabatku dari Amerika. Kami disini ingin melaksanakan studi tour disekolahku yang lama" Luhan memperkenalkan kedua sahabatnya dan menjelaskan maksud kedatangannya dengan membawa kedua pria tampan tersebut
"Hallo pa, saya YangYang"
"Hallo juga pa, saya Wuzun"
Mereka berdua memperkenalkan diri mereka dan memanggil Papa Luhan dengan sebutan papa, sedangkan Papa Luhan hanya senyum saja menanggapi sapaan kedua anak barunya.
"Mari kita makan malam" Papa Luhan mengajak seluruh keluarga barunya untuk makan malam bersama sambil bercerita kecil – kecil mengenai kehidupan Luhan di Amerika
"Pa, aku ingin memberi tahu kalian sesuatu" Sehun mengambil ahli ketika suasana sedang tenang, dia ingin menyampaikan kabar bahagia tersebut
"Aku dan Luhan sudah jadian" Sehun mengatakan dengan bangga dan senyum menawannya terpasang dengan indahnya diwajahnya yang tampan sedangkan Luhan malu karena habis ini pasti dia akan kena bullyan dari orang tuanya
"Selamat Lu" Mama dan Papa Luhan sungguh terharu dengan kabar tersebut, pasalnya mereka mengetahui bahwa Luhan mencintai Sehun dan Luhan berencana akan pindah sekolah ke Amerika karena dia ditolak cintanya
"Jadi apakah kau akan bersekolah disini kembali" Mama Luhan sungguh berharap agar anaknya pulang, impian anaknya satu sudah tercapai yaitu ingin memiliki Sehun secara utuh sebagai pacar bukan sebagai sahabat
"Aku setuju dengan mama" Sehun sungguh setuju dengan ucapan sang mama, dia tidak ingin berpisah dari Luhan. itu sungguh menyiksa Sehun
"Maaf ma, aku tidak mungkin hanya setahun disana. Aku akan tetap sekolah disana selama tiga tahun dan akan kembali lagi ke Korea , dan untukmu Sehun kita tadi sudah membahasanya dan jangan seperti anak kecil" Luhan menjelaskan kepada mamanya dengan mimik sedih karena dia juga ingin berada disekitar keluarganya, sedangkan pesannya untuk Sehun sungguh ketus dan ingin menjambak Sehun karena kekanakan
"Pffft..." semua yang ada dimeja makan tertawa mendegar Luhan memarahi Sehun, layaknya sang istri yang memarahi suami ketika meminta jatah lebih
"Sudahlah Lu, yang penting kau harus kembali pada kami" Papa Luhan membiarkan anaknya berada di Amerika selama tiga tahun, tidak mungkin hanya karena sudah mendapatkan cinta Sehun sehingga dia berhenti sekolah disana
"Iya pa" Luhan setuju dengan ucapan sang papa yang selalu masuk akal
"Papa tidak mendukung aku agar bersama Luhan" Sehun merajuk pada calon ayah mertuanya, sedangkan yang lain gemas dengan keimutan Sehun yang baru pertama kali melihat Sehun merajuk lebih para dari anak kecil
"Sehun, kau harus menunggu Luhan menyelesaikan sekolahnya" calon ayah mertua Sehun menasehati calon menantunya yang tampan dan imut ini
"Baru menunggu dua tahun lebih sudah merajuk begini, aku saja menunggu cintaku terbalaskan olehmu bisa menunggu sampai sekarang" Luhan menyindir Sehun karena kesal dengan Sehun yang sesuka hati dalam mengambil keputusan
"Maafkan aku Lu, aku hanya tidak mau kesepian seperti yang kualami sebelumnya" Sehun menyadari perkataan Luhan yang menyindirnya tetapi dia sungguh tidak ingin kesepian tanpa Luhan selama dua tahun lebih
"Aku janji akan kembali padamu setelah aku menyelesaikan sekolahku disana" Luhan sungguh kasihan pada Sehun karena dia juga pernah mengalami hal yang sama dengan Sehun, berat untuk meninggalkan orang yang kita cintai
"Hm" Sehun mengangguk semangat mendengar penuturan Luhan, dia mengikhlaskan Luhan untuk belajar di Amerika sedangkan dirinya di Korea. Sehun ingin menjadi menantu idaman buat sang mertua dan suami idaman bagi Luhan
"Ma, Pa kami kekamar dulu" YangYang pamit pada kedus orang tua Luhan
"Aku juga, permisi" Wuzun mengekori YangYang dari belakang setelah pamit pada kedua orang tua Luhan
"Mereka kenapa" Sehun bertanya pada Luhan sedangkan kedua oang tua Luhan sudah meninggalkan meja makan dan pergi keruang tamu
"Mungkin mereka cemburu" Luhan menjawab asal walaupun dia sudah tahu alasan sebenarnya kenapa YangYang dan Wuzun duluan memasuki kamar dan tidak bergabung dengn Sehun dan dirinya
"Lu, kumohon kau jangan untuk mencoba berselingkuh disana" Sehun sungguh takut Luhan berlabuh pada orang lain disana
"AKH..." Sehun menjerit kesakitan karena Luhan mencubit paha Sehun, Luhan kesal dengan Sehun yang sering sembarangan bicara
"Kau kira aku wanita apaan?" Luhan menjerit kesal pada Sehun yang dengan seenak jidatnya menuduh Luhan melakukan perselingkuhan
"Aku hanya taku saja kau direbut orang lain" Sehun menundukkan kepalanya karena dia ketakutan Luhan akan berlabuh dari Sehun ke orang lain
"Aku akan tetap mencintaimu Hun, buktinya sampai sekarang aku masih mencintaimu" Luhan memeluk Sehun agar Sehun tidak berpikiran negatif tentang dirinya lagi
"Iya aku percaya Lu" Sehun mencoba untuk percaya pada omongan kekasihnya
"Aku yang harusnya takut kalau kekasih tampanku ini direbut oleh orang lain, dan awas saja kalau kau ketahuan berselingkuh dibelakangku" Luhan melepaskan pelukannya dan memberikan peringatan pada Sehun apabila dia melakukan hal bejat dibelakang Luhan
"Mana bisa aku pindah hati dari rusaku yang cantik ini" Sehun memeluk Luhan erat dan mencium pipi Luhan bertubi – tubi
.
.
.
.
.
"Apa kau tidak marah pada Sehun Yang?" Wuzun bertanya pada YangYang yang sedang merenung setelah dia mendengar dan melihat Luhan menerima cinta Sehun
"Aku tidak bisa, aku sudah berjanji pada Luhan agar menjadi sahabatnya setelah insiden penolakan tersebut. Dan juga aku ingin memiliki Luhan dengan cara yang sportif dan gentleman bukan dengan cara licik" YangYang memang menginginkan Luhan sebagai kekasihnya tetapi dia juga tidak boleh egois pada kebahagiaan Luhan
"Apa kau rela jika Luhan men..." Wuzun kehabisan kata karena YangYang langsung memotong pembicaraannya
"Aku memang menginginkan Luhan tetapi aku tidak mau menghancurkan kebahagiaan Luhan" YangYang memotong ucapan Wuzun yang terkadang tidak masuk akal
"Baiklah, aku minta maaf" Wuzun menyesal telah mengatakan yang tidak – tidak, dia juga merasa dirinya adalah sahabat yang tidak berguna dan suka merusak hubungan persahabatan mereka dengan cara egoisnya
"Ya" YangYang menjawab sekedar dan langsung berbaring di kasur sambil mendengarkan lagu dari handphonenya
.
.
.
.
.
"Ma, Pa aku pamit pulang ya" Sehun menjumpai kedua calon mertuanya diruang tamu dan permisi pulang karena sudah malam
"Apa kau tidak mau tidur disini Sehun" Mama Luhan mencoba bertanya pada anaknya yang kelewat tampan
"Eh? Emang kita masih memiliki kamar ma?" Luhan terkejut dengan pengajuan mamanya pada Sehunnya agar menginap dirumah mereka
"Ya dia akan tidur dikamar kamu Lu" Mama Luhan menjawab dengan enteng sedangkan Sehun menggaruk tengkuknya karena malu dengan godaan Mama Luhan
"Mama, aku ini cewek sedangkan Sehun cowok. Masa kami satu kamar, mama ini ada – ada saja" Luhan kesal dengan candaan mamanya yang tidak masuk akal
"Tidak usah ma, aku pulang saja" Sehun langsung menuju pintu utama dan Luhan mengikuti Sehun dari belakang daripada mendengar mamanya berbicara yang tidak – tidak
"Sehun, kau jangan dengar apa yang mama bilang" Luhan malu pada Sehun karena ucapan mamanya barusan sedangkan Sehun tersenyum hangat agar Luhan tidak merasa malu lagi padanya
"Aku sudah biasa dengan sifat mama Lu" Sehun mencoba menyakinkan Luhan dengan senyuman teduhnya
"Sekali lagi aku minta maaf" Luhan tetap harus meminta maaf karena kejadian tersebut
"Iya, aku dulaun ya. Bye" Sehun memasuki mobil dan Luhan melambaikan tangannya pada Sehun, dan setelah mobik Sehun menghilang dari hadapannya Luhan langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat karena besok adalah hari pertamanya untuk melakukan studi tour
.
.
.
.
.
'Shh lihat, mereka sungguh tampan dan yang satunya sungguh cantik'
'Aww... aku ingin menjadi kekasih mereka'
'Aku sungguh iri dengan perempuan tersebut yang bisa berteman dengan kedua pria tampan tersebut'
Begitulah bisikan para anak sekolah yang sedang dikunjungi Luhan dan kedua sahabatnya. Luhan yang mendengarnya hanya tersenyum bangga sedangkan kedua sahabatnya mencoba untuk terlihat biasa saja lagian ini bukan pertama kalinya bagi mereka. Luhan dan sahabatnya baru turun dari mobil Luhan saja sudah disambut histeris oleh fans baru mereka bagaimana bila fans Luhan yang angkatan lama melihat kedatangan Luhan kesekolah mereka sambil membawa kedua pria tampan.
"Hai Lu" Sehun membelah kerumunan fans dan mendekati Luhan agar mengantar Luhan menuju ruang kepala sekolah
"Hai sayang" Luhan membalas sapaan Sehu dan berjalan bersama menuju ruang kepala sekolah
'Apa dia sungguh populer sehingga pria tampan disekolah kita kenal dengannya'
'Bodoh, dia kan mantan center idol grup kita. Dia adalah wajah di sekolah kita, dia dan Sehun cs adalah sahabat lama' Seseorang menjawab rasa penasaran mahasiswi baru yang sedang cemburu dengan Luhan yang didekati banyak pria tampan
'Luhan Luhan Luhan' sebagian fansnya bersorak senang karena mantan idola mereka kembali lagi kesekolahnya sedangkan Luhan tersenyum melihat tingkah fansnya yang masih setia padanya
"Luhan" Shiraishi Mai yang melihat Luhan langsung memeluknya, dia sudah tahu bahwa Luhan akan melakukan studi tour disekolah mereka selama tiga hari. Orang yang memberitahu hal tersebut pada seluruh member idol grup dan fans Luhan adalah si kepo Baekhyun yang tidak bisa diam
"Maiyan" Luhan berlari dan memeluk Maiyan dengan erat, Maiyan adalah saingannya di grupnya dan juga sahabat terbaiknya setelah Baekhyun dan Kyungsoo
"Aku rindu kita menyanyi bersama" Maiyan sungguh rindu dengan moment diatas panggung bersama saingan sekaligus sahabatnya
"Aku juga" Luhan menimpali ucapan Maiyan, karena dia juga ingin menyanyi bersama grup lamanya yang sudah populer di Korea
"Nanti siang kita bernyanyi setelah proses belajar mengajar selesai" Maiyan memberitahu Luhan untuk melakukan konser mini setelah belajar, Baekhyun sudah meminta izin pada kepala sekolah dan Baekhyun menerima jawaban yang memuaskan
"Hm, Oh iya perkenalkan kedua sahabatku dari Amerika tetapi mereka berasal dari China" Luhan hampir lupa memperkenalkan kedua sahabatnya pada Maiyan
"Aku YangYang"
"Aku Wuzun"
"Aku Shiraishi Mai tetapi kalian bisa memanggilku Maiyan"
"Lu, sudah waktunya" Sehun menginterupsi kegiatan Luhan yang sedang melepas rindu pada sahabatnya
"Iya, aku duluan ya" Luhan pamit pada Maiyan dan mengajak kedua sahabatnya untuk mengikutinya ke kantor kepala sekolah bersama Sehun
TOK TOK TOK
"Masuk" seseorang dari dalam ruangan menjawab sapaan dari sang pengetuk pintu
"Permisi pak" Luhan dan kedua sahabatnya memasuki ruang kepala sekolah sedangkan Sehun sudah kembali ke kelasnya setelah mengantar Luhan dan sahabat barunya ke ruangan kepala sekolah
"Silahkan duduk" sang kepala sekolah menyuruh ketiga siswa yang akan melaksanakan studi tour tersebut untuk duduk disofa yang disediakan
"Lu, saya sangat bangga kepadamu. Kamu bisa mengunjungi sekolahmu yang lama dengan prestasimu untuk mengikuti studi tour" sang kepala sekolah tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya pada Luhan yang sudah berapa kali membuatnya bangga pada Luhan
"Bapak bisa saja, puji syukur karena Tuhan yang memberikan kesempatan untuk saya agar bisa mengikuti studi tour ini. Saya juga rindu dengan segala moment disekolah ini" Luhan tetap tidak pernah menyombongkan dirinya walaupun nyatanya dia adalah emas disekolah tersebut
"Hahaha... nanti siang kamu akan perform dengan grup lamamu, saya harap kamu masih menghapal semua single yang sudah pernah kalian release" sang kepala sekolah memberikan ultimatum tidak terbantahkan oleh Luhan untuk perform dengan grupnya
"Iya pak" Luhan dan kedua sahabatnya melakukan studi tour dengan bantuan snag kepala sekolah sebagai orang yang mengkordinir siswa – siswi pilihan tersebut
.
.
.
.
.
'Ayo cepat, nanti padat'
'Aku ingin jumpa dengan center rusaku'
'Luhan, i'm comming'
Fans Luhan sungguh bersemangat untuk menjumpai idol mereka yang sudah beberapa bulan ini tidak pernah dilihatnya. Sedangkan Sehun cs, YangYang, dan Wuzun mengambil tempat duduk paling depan sesuai dengan yang diatur oleh Luhan dan yang lainnya
A.K.B.48
ARE YOU READY.
Semua fans ikut bersorak fans chat ketika overture dimulai hingga berakhir, dan Luhan cs keluar dengan kostum lama mereka namun masih terlihat elegan hingga sekarang dengan membawakan lagu Aitakatta.
"Aitakatta Aitakatta
Aitakatta YES!""Aitakatta Aitakatta
Aitakatta YES!
Denganmu...""Bersepeda ku menanjaki bukit itu
Sekuat tenaga ku kayuh pedalnya
Angin pun mulai menghembus kemejaku
Ku m'rasa masih kurang cepat""Akhirnya ku sadari perasaan sebenarnya
Ingin jalani sejujurnya
Hanya di jalan ini ku akan terus berlari""Kamu berharga lebih dari siapa pun
Walau kau tolak tak akan ku sesali
Kamu berharga lebih dari siapa pun
Tadinya ku ingin ungkapkan rasa ini""Jika kusuka kan ku katakan suka
Tak ku tutupi ku katakan sejujurnya
Jika kusuka kan ku katakan suka
Dari hatiku dengan tulus ku katakan""Lalalalala lalalalalalala
Lalalalala lalalalalalala
Lalalalala lalalalalalala
Lalalalala lalalalalalala""Aitakatta Aitakatta
Aitakatta YES!
Aitakatta Aitakatta
Aitakatta YES!
Denganmu...""Aitakatta!"
Setelah lagu pertama selesai, semuanya bertepuk tangan dan menyoraki Luhan untuk memberikan semangat kepada center lama mereka.
'LUHAN'
'Luhan fighting'
Sedangkan yang disorakin hanya memasang senyum manisnya dan membentuk formasi baru untuk lagu selanjutnya Oogoe Diamond.
"Ku mengejar bis yang mulai berjalan
kuingin ungkapkan kepada dirimu
kabut dalam hatiku telah menghilang
dan hal yang penting bagiku pun terlihat""Walaupun jawaban itu sebenarnya begitu mudah
tetapi entah mengapa diriku melewatkannya
untukku menjadi diri sendiri
ku harus jujur pada perasaanku""Kusuka dirimu kusuka
kuberlari sekuat tenaga
kusuka selalu kusuka
kuteriak sebisa suaraku
Kusuka dirimu kusuka
walau susah untukku bernafas
Tak akan kusembunyikan
oogoe daiamo-n-do""Saat kusadari sesuatu menghilang
hati ini pun resah tidak tertahankan
sekarang juga yang bisa kulakukan
merubah p'rasaan ke dalam kata-kata""Mengapa sedari tadi aku hanya menatap langit
mataku berkaca-kaca berlinang tak bisa berhenti""Di tempat kita tinggal di dunia ini
dipenuhi cinta pada seseorang"
"Kuyakin ooo kuyakin
janji tak lepas dirimu lagi
Kuyakin ooo kuyakin
akhirnya kita bisa bertemu
Kuyakin ooo kuyakin
ku akan bahagiakan dirimu
ku ingin kau mendengarkan
oogoe daiamo-n-do""Jika jika kamu ragu tak kan bisa memulai apapun
ungkapkan perasaanmu jujurlah dari sekarang juga""Jika kau bersuara
cahaya kan bersinar
Kusuka dirimu kusuka
kuberlari sekuat tenaga
kusuka selalu kusuka
kuteriak sebisa suaraku""Kusuka dirimu kusuka
sampaikan rasa sayangku ini
kusuka selalu kusuka
kuteriakkan di tengah angin""Kusuka dirimu kusuka
walau susah untukku bernafas
Tak akan kusembunyikan
oogoe daiamo-n-do""Katakanlah dengan berani
jika kau diam kan tetap sama
janganlah kau merasa malu
"Suka" itu kata paling hebat
"Suka" itu kata paling hebat
"Suka" itu kata paling hebat""Ungkapkan perasaanmu
Jujurlah dari sekarang juga!"
Setelah lagu kedua berakhir, tepuk tangan menggema diruangan tersebut dan semua member berjejer berdiri untuk memberikan sapaan kepada fansnya.
"hana dul set" Luhan mengambil ahli grup untuk menyapa fansnya
"Annyeong haseyo, We are akb48" Luhan yang lainnya memperkenal diri kepada fansnya
"Annyeong, sudah lama kita tidak bertemu" Luhan sungguh rindu pada fansnya yang setia padanya hingga saat ini
'LUHAN' semua fans sungguh terharu dengan Luhan sang idola mereka yang masih mengingat mereka, itulah menjadi daya tarik Luhan .
"Sejujurnya, aku sungguh rindu pada moment dimana kita berkumpul bersama seperti saat ini. Terima kasih untuk semua fansku yang masih setia hingga saat ini" Luhan terharu dengan fansnya dan meneteskan air mata
'LUHAN, ULJIMA' Semua fans kompak memberikan semangat untuk Luhan agar tidak menangis dihari mereka bertemu setelah kepindahan sang idola ke Amerika
'ULJIMA' semua ikut menyoraki semangat untuk Luhan termasuk Sehun cs, Yangyang, Wuzun, dan member idol grup tersebut
"Lu" Kyungsoo memeluk Luhan dan yang lainnya ikut – ikutan memeluk Luhan, ini adalah momen bahagia untuk semuanya karena bisa berkumpul kembali
"Baiklah, kita akan melanjutkan ke lagu berikutnya" Luhan memberikan aba – aba kepada semuanya untuk melanjutkan lagu lain
"Pertamanya tak terasa apapun
Aku pikir akan merepotkan
Saat ditanya aku pun hanya diam dan mengangguk
Kutahu bahwa dia orang yang baik
Tetapi sama sekali bukan tipeku
Di awalnya aku tidak ingin mendekat padanya""Di mana, entah bagaimana
Tanpa sempat kusadari
Aku sudah jatuh cinta
[Luh/Bae] Apa yang menjadi penyebabnya
[Luh/Bae] Pintu masuknya tidak bisa aku ingat""Hatiku diserang virus
Yang berbentuk seperti hati
Suntikan apapun tidak berguna
Dan selalu tentang dirimu
Aku menjadi kepikiran
Sampai tak bisa berbuat apapun"
"Itu sama sekali nggak mungkin
Aku pikir begitu...
Tapi... Sepertinya aku...
Jadi suka sama kamu!"
"Hatiku diserang virus
Yang berbentuk seperti hati
Suntikan apapun tidak berguna
Dan selalu tentang dirimu
Aku menjadi kepikiran
Sampai tak bisa berbuat apapun
Sampai tak bisa berbuat apapun"
Setelah lagu berakhir, maka acara tersebut selesai setelah penampilan terakhir mereka dengan membawakan lagu Heart Gata Virus.
"Terima kasih banyak" Luhan dan yang lainnya memberikan hormat terima kasih sedalam – dalamnya untuk semuanya yang sudah mendukung mereka hingga saat ini
.
.
.
.
.
"Lu, ayo pulang" Sehun mengajak Luhan untuk ikut dengannya sedangkan Luhan berpikir keras untuk pulang sendiri karena dia membawa mobil kesekolah
"Maaf Hun, aku membawa mobil juga dan lagian mereka tidak tahu jalan" Luhan menolak ajakan Sehun dengan lembut dan dia masih punya hati pada sahabatnya yang dia dapatkan dari Amerika untuk tidak menelantarkan mereka
"Yasudah, aku ikut kerumahmu" Sehun memasuki mobil dan tidak melihat wajah merah Luhan yang malu dengan kehadiran Sehun dirumahnya sebagai kekasihnya, bisa dipastikan mamanya akan membully Luhan terus apabila Sehun main kerumahnya
"Ayo" Luhan mengajak kedua sahabatnya untuk masuk kemobil dan berjalan menuju arah rumah, mamanya pasti sudah memasak makan siang untuk mereka semua
"Ma" Luhan dan yang lainnya menyapa Mama Luhan tepat ketika mereka akan memasuki rumah Luhan
"Hai anak – anak, ayo makan" Mama Luhan berjalan duluan di depan untuk mempersiapkan segala peralatan makan mereka sedangkan yang lainnya mengikuti dari belakang
"Selamat makan" mereka semua kompak untuk mengatakan selamat makan dan makan dengan tenang tanpa ada yang bicara satu pun
~TBC~
.
.
.
Sorry kebanyakan lirik lagu, tetapi harap dimaklumi karena mereka sekolah disekolah musik dan Luhan cs membentuk idol grup disekolahnya sehingga banyak mengambil lagu – lagu jepang.
Saya memilih lagu Jepang karena memiliki banyak makna dan inspirasi bagi saya.
