TITTLE : MY YEOJA , SARANGHAE

AUTHOR : ANGEL_DEER

CAST : Xi Luhan & Oh Sehun

PAIRING : Bertambah sepanjang cerita

GENRE : SAD, HURD, FAMILY , ROMANCE

RATING : T

LENGETH : 9/?

WARNING : TYPO'S/GS( GENDER SWITCH)

SUMURRY : Luhan selalu mengalami penderitaan dalam hidupnya, ia selalu berharap menemukan setitik kebahagian untuknya. Dengan menikahnya Luhan dengan seorang Oh Sehun , akankah Luhan menemukan kebahagian? Dan apakah Sehun memberikan kebahagian untuknya? Atau malah membuat Luhan semakin menderita?

INI MURNI HASIL OTAK SAYA , NOT COPY PASTE , JIKA ADA KESAMAAN ITU UNSUR KETIDAK SENGAJAAN

HAPPY READING !

Suara nafas yang beradu menggambarkan suasana disebuah ruangan rumah sakit, rungan serba putih tersebut seakan menjadi saksi lemah nya seorang Oh Sehun, alat bantu nafas yang yang terletak indah dihidungnya pun seakan menjadi bukti betapa tidak berdaya nya namja tampan tersebut. Disebelah kanannya terdapat seorang yeoja paruh baya cantik yang senantiasa terus menggemgam tanganya yang dingin, ya itu Sungmin eomanya Sehun. Sedangkan disebelah kiri Sehun terdapat Kyuhyun yang hanya berdiri menatap Sehun datar dan dingin.

"Sehun sayang, bangunlah . Eomma merindukanmu " ucap Sungmin lirih, pasalnya sudah dua hari Sehun tidak sadarkan diri sejak insiden penculikan Luhan yang berakhir tragis terhadap Sehun.

"Hikss, bangun sayang" isak sungmin yang tidak dapat membendung air mataya yang terus mendesak ingin keluar.

Sementara disebelahnya Kyuhyun hanya dapat menghela nafas lelahnya melihat keadaan Sungmin, pasalnya istrinya tersebut terus menangis. Bahkan Sungmin tidak tidur dan hanya terus memunggu Sehun, membuat Kyuhyun kewalahan membujuk yeoja tersebut.

Drrtttt Drrrrttt

Suara handphone Kyuhyun menggema diruangan tersebut, membuat sang empu segera menggkat teleponnya

"Yeaboseyo?" jawab Kyuhyun

",,,"

"Jadi kau belum menemukannya?" tanya Kyuhyun lemah

",,,,"

"Terus cari keberadaanya dan terus hubungi aku "

Pip

Sungmin yang terus menangis tidak menghiraukan Kyuhyun yang terus sibuk akan acara menelponya. Dia memang tahu bahwa Kyuhyun sibuk menelpon untuk mencari keberadaan Luhan, hal itu terjadi sejak Luhan dilaporkan telah diculik dan tanpa memikirkan Sehun yang luka. Numun Sungmin segera menghentikan pikiran dan tangisan setelah merasakan adanya pergerakan dari tangan Sehun yang ia gemgam. Segera saja Sungmin menanggil Kyuhyun

"Yeoboo! Kemarilah!" Teriak Sungmin senang

"Ck! Jangan berteriak Sungmin,ini ru-"

"Sehun sudah sadar, cepat panggil Dokter" potong Sungmin membuat Kyuhyun terkejut dan segera saja melihat Sehun, benar saja mata namja tersebut bergerak. Kyuhyun pun tak ingin membuang waktu dan segera memnaggil Dokter

SKIP

"Bagaimana dok?" Tanya Kyuhyun

"Tuan Sehun keadaannya memang sudah membaik tuan, kalau begitu saya permisi, kalau terjadi sesuatu segera panggil saya" ucap dokter itu ramah dan hanya dibalas anggukan dan senyuman oleh Kyuhyun. Dokter itupun segera pergi meninggalkan ruangan .

"Sehunieee" ucap Sungmin lembut dan terus membelai rambut Sehun. Sementara Sehun hanya diam memperhatikan eommanya, ya namja tersebut sudah bangun semenjak dokter memeriksanya .

"Eomma" ucap Sehun lemah

"Ne sayang ini eomma" jawab Sungmin dengan senyum diwajahnya . Setelah mendengar Sungmin menjawab panggilannya Sehun segera mengalihkan pandangannya kearah appanya yang berada disamping eommanya. Lain hal dengan Sungmin, Kyuhyun menatap Sehun dengan tatapan dingin. Sadar akan tatapan Kyuhyun, Sehun seperti mengingat segalanya kejadian dimana menyakitkan sekali.

"Luhan! Luhan!" Racau Sehun lemah setelah mengingat istrinya tersebut, Sungmin yang melihat Sehun memanggil nama Luhan hanya bisa terdiam tidak tahu harus menjawab apa. Bukan hanya kali ini saja putranya tersebut memanggil nama Luhan, semenjak Sehun belum sadar pun Sehun terus mengigau menyebut Luhan.

"Yeobo, bagaimana ini?" Tanya Sungmin lemah kepada Kyuhyun yang ada disebelahnya dan tidak ada jawaban dari Kyuhyun, namja tersebut hanya diam karena juga bingung harus menjawab apa.

"Eomma, Luhan dimana? Dia pasti sudah selamatkan?" Tanya Sehun seperti orang bodoh . Sungmin yang ditanya hanya bisa menggeleng lemah.

"Ini semua karena kebodohanmu sendiri Sehun, jika saja kau tidak lemah Luhan pasti akan selamat" ucap Kyuhyun dingin. Sehun yang mendengar serasa mendapat kan pukulan yang begitu kuat, ucapkan Kyuhyun telah membuktikan bahwa Luhan tidak ditemukan. Namja tersebut pun hanya bisa manangisi kebodohannya .

"Yeobo jangan berkata seperti itu" ucap Sungmin tidak terima

"Tapi itu memang benar" ucap Kyuhyun tegas dan berbalik bersiap melangkah untuk pergi .

Sungmin yang melihat tingkah suaminya tersebut hanya bisa menghelakan nafasnya lelah. Yeoja tersebut pun segera mengalihkan pandangannya kearah Sehun . Baru saja Sungmin mengucapkan sebuah kalimat, Sehun sudah memotongnya terlebih dahulu

"Pergilah Eomma" ucap Sehun membuat kening Sungmin berkerut

"Tinggalkan Sehun sendiri" sambung Sehun

"Tapi Se-"

"Sehun mohon eomma" potong Sehun cepat , sadar akan keadaan Sehun yang ingin sendiri segera meninggalkan Sehun . Setelah melihat Eommanya benar - benar pergi, Sehun segera menutup matanya sejenak, menghilangkan rasa gelisahnya.

"Maaf kan aku Luhanieee, maine" ucap Sehun lirih dengan jatuhnya bulir air dari matanya

~~ MY YEOJA, SARANGHAE ~~

Setelah hampir seminggu berada dirumah sakit, akhirnya Sehun bisa kembali kerumahnya. Namja tersebut sedang berbaring dikamarnya dengan lemah, secara fisik lebam yang dialamai Sehun memang membaik tapi tidak dengan hatinya saat ini. Sehun merasa sakit dihatinya tidak akan pernah hilang sampai Luhan kembali, bahkan ia sekarang benar - benar terlihat meyedihkan. Jiwanya seakan hilang, dicabut begitu saja. Ia sempat berfikir ini adalah hukuman untuknya setelah apa yang ia lakukan pada Luhan selama ini.

CEKLEK

Tiba - tiba pintu kamar Sehun terbuka menampilkan Sungmin dengan membawa nampan berisi makanan. Yeoja tersebut tersenyum melihat Sehun dan segera duduk disampingnya.

"Sehun, ayo makan" ucap Sungmin dan bersiap mengarahkan makanan ke Sehun

"Ani eomma, Sehun tidak lapar" jawab Sehun tanpa memandang eommanya. Sungmin yang mendengar jawabaan Sehun hanya bisa mendesah pasrah. Akhir - akhir ini memang Sehun tidak mau makan, badan nya pun terlihat sangat kurus.

"Tapi sayang, kau harus makan. Sedikit saja" ucap Sungmin berusaha menyuapkan makanan kearah Sehun namun tidak dihiarukan oleh Sehun.

"Apa kau sangat menderita sayang, sehingga kau seperti ini" lirih Sungmin sedih, ia tidak akan pernah menyangka bahwa putranya akan sesakit ini setelah kehilangan Luhan, bahkan tatapan Sehun seakan kosong. Benar - benar membuat hati Sungmin teriris, ia mengira bahwa dengan perginya Luhan maka ia akan bahagia namun ia salah besar. Lihatlah hasilnya, putranya yang menyedihkan bahkan Kyuhyun pun selalu marah. Suasana dirumahnya benar - benar mencekam. Tak ingin terlalu larut akan kesedihan Sungmin segera menghapus air matanya.

"Eomma letakkan makananya dimeja ne, jika kau sudah lapar makanlah. Kalau begitu eomma pergi, beristirahatlah, cangi" ucap Sungmin berlalu pergi yang sebelum nya tidak lupa mwmberi kecupan dikepala Sehun.

CEKLEK

Setelah merasa benar eommanya sudah pergi, Sehun pun beralih menatap langit - langit kamarnya sendu

"Kau dimana Lu? Aku merindukanmu, kembali cangi. Kembalilah sayang" ucap Sehun lirih

SKIP

Disebuah ruangan kerja , Kyuhyun dengan sibuknya terus berbicara melalui telpon.

"Bagus, kerja kan semuanya dengan baik, arraso" ucap Kyuhyun kepada bawahanya, namun ia segera mengalihkan kegiatannya melihat ada orang yang masuk.

"Nanti ku telpon lagi" ucap Kyuhyun dan segera mematikan handphone nya

"Yeobo" panggil Sungmin lembut, ternyata yeoja tersebut yang datang

"Wae?" Jawab Kyuhyun dingin dan malah memeriksa dokumen kerjanya

" Kau sudah menemukan Luhan?" Tanya Sungmin yang berhasil memgalihan pandangan Kyuhyun dari dokument kerjanya

"Memang nya kenapa?" Tanya Kyuhyun menatap Sungmin

"Aku hanya khawatir, apalagi melihat keadaan Sehun" jawab Sungmin

"Ck! Bukanya kau senang melihat Luhan tidak ada. Seharusnya kau senang bukan?" Ucap Kyuhyun yang berhasil membuat Sungmin kaget bukan main.

"Ye - yeobo? Apa maksudmu?" Tanya Sungmin gugup

"Cukup Sungmin! Bukanya aku tidak tahu permainan busuk mu selama ini hah! Kau selama ini menyiksa Luhan kan dan mengharapkan yeoja tersebut pergi? Lalu sekarang dia sudah pergi, kau merasa puas kn?" ucap Kyuhyun dingin dan datar penuh penekanan, namja tersebut memang sedang menahan amarahnya, bahkan wajahnya terlihat memerah. Sungmin yang melihat Kyuhyun seperti ini hanya bisa meneguk salvianya.

"Ye - obo?" Panggil Sungmin gugup

"CUKUP! KELUAR KAU SEKARANG!" Bentak Kyuhyun yang sudah tidak bisa menahan amarhnya bahkan tanpa sadar ia sudah berdiri membuat Sungmin ketakutan karena ia tidak pernah melihat suaminya semarah ini dan tanpa sadar air matanya terus berjatuhan.

"Hikss, kyu-"

"Kau tidak mendengar apa yang kuucapkan, KELUAR!"

"Aku menyesal Kyu, maafkan aku hiks"

"Memyesal? Penyesalanmu sudah terlambat Sungmin. Kau lihat putramu sekarang, kau pasti sakit bukan melihatnya seperti ini. Sama hal nya seperti inilah yang dialamai Luhan, bahkan ia lebih sakit lagi' ucap Kyuhyun dan berlalu pergi meninggalkan Sungmin

CEKLEK

BLAMM

"Hikss maafkan aku kyu, mian, aku menyesal hikss"

Isak Sungmin seorang diri

~~ MY YEOJA, SARANGHAE ~~

Terhitung ini sudah dua minggu semenjak Luhan menghilang, dan hasil nya pun tidak ada yang memuaskan , membuat Sehun benar - benar frustasi. Bahkan Sehun sudah mwnyuruh orang suruhan nya tidak bisa dibilang sedikit juga tidak berhasil menemukan Luhan, sungguh yeoja tersebut menghilang tanpa ada jejak satupun.

"Arrrrrggghhhh! Kau dimana Lu?" Ucap Sehun gelisah setelah mendengar kabar dari orang suruhannuya yang tidak berhasil menemukan Luhan.

Keadaan Sehun memang mulai membaik namun belum cukup untuk dikatakan sempurna. Setidaknya badan namja tersebut lebih kurus dari sebelumnya karena hanya makan selalu sedikit. Lingkaran hitam dimatanya terlihat jelas, menandakan Sehun sangat kurang tidur karena terus memikirkan Luhan, matanya juga memerah karena terus menangis. Tapi mungkin inilah yang dinamakan tampan sempurna, karena biar seperti itupun Sehun masih terlihat tampan.

Tentang keadaan Luhan , Sehun sempat mencurigai Sungmin karena selama ini eommanya lah yang sering berusaha memisahkan ia dan Luhan. Namun hasilnya tetap nihil

Flasback

"Eomma" panggil Sehun setelah eommanya datang membawa makanan untuknya

"Ne Sehun, ada apa hmn?" Jawab Sungmin setelah duduk disamping Sehun, ia merasa sedikit senang karena sekarang putranya mulai mau berbicara

"Boleh aku bertanya sesuatu?" Tanya Sehun serius

"Tentu saja" jawab Sungmin

"A - apa eomma yang me - melakukan semua ini?" Tanya Sehun was - was karena ia juga tidak mau membuat eommanya tersebut sakit hati. Dan benar saja mimik wajah Sungmin langsung berubah sedih dan kecewa

"Kau mencurigai eomma mu?" Tanya Sungmin sedih

"A - aku hanya bertanya" ucap Sehun

"Aku memang membencinya Sehun, tapi liatlah setelah Luhan pergi, apa yang eomma dapat, eomma malah menderita Sehun. Menderita melihatmu seperti ini, eomma tidak melakukannya Sehun, percayalah" jawab Sungmin dan hanya mendapatkan diam dari Sehun. Namja tersebut sedang mencari kebohongan dari eommanya lalu tatapan,namun nihil ia tidak menemukannya

Flasback end

Begitupun dengan Tao, namja tersebut sudah mendatanginya, namun hasilnya sama

Flasback

Tok ~~ tok ~~

Tao yang sedang asyik dengan kegiatan apartemenya merasa terganggu dengan ketukan dipintu apartemenya

"Ck! Menggangu saja" gerutu Tao kesal

CEKLEK

pemandangan pertama yang dilihat Yeoja tersebut adalah namja tampan yang diincar incar nya selama ini, ya itu Oh Sehun

"Sehun , apa ya-"

"Cukup! ada yang inginku bicarakan" ucap Sehun dan langsung masuk begitu saja

"Membicarakan apa? Masalah pernikahan kita?" Ucap Tao senang

"Ck! Jangan pernah berharap" ucap Sehun dingin membuat bulu kuduk Tao berdiri

"Kau? kau yang merencanakan semua ini?" Sambung Sehun datar

"Rencana kan apa?" Tanya Tao bingung

"Jangan pura - pura tidak tahu! MENGAKULAH!" Bentak Sehun yang tidak dapat menahan amarahnya, membuat Tao berhasil mengeluarkan air matanya karena ketakutan

"Tapi aku benar - benar tidak tahu apa masalahnya Sehun" jawab Tao berusaha meyakin Sehun

"Luhan menghilang dan aku yakin ini pasti sebuah siasat, dan bisa saja ini semua ulahmu,melihat kau tidak suka aku dengan Luhan" ucap Sehun tegas

"Luhan menghilang?" Tanya Tao kaget

"CUKUP TAO BERHENTILAH BERPURA - PURA" Bentak Sehun kesal

"Tapi hikss aku sungguh tidak tau apa - apa Sehun" jawab Tao.

"Arggghhhhhh!" Sehun yang mendengar jawaban Tao hanya bisa berteriak kesal . Namja tersebut segera mencengkram kedua bahu Tao dan berhasil membuat Tao tersentak kaget

"Kau dengar baik - baik Tao, jika dalang dari semuanya ini adalah kau, maka kau akan mersakan apa akibatnya, tidak peduli kau yeoja atau bukan, cam kan itu baik - baik. Dan satu hal lagi, aku tidak menikahimu karena aku hanya mencintai Luhan" ucap Sehun dan mendorong Tao kasar kemudia berlalu pergi tanpa melihat keadaan Tao yang benar - benar syok, menurutnya Sehun terlihat seperti monster.

Flasback end

"Haaahhhhh!" Lagi - lagi Sehun hanya bisa menghela nafas kasar, melihat caranya menemukan Luhan tidak berhasil. Namun tiba - tiba ia mendapatka sebuah gambaran, gambaran tempat dimana ia bisa menemukan Luha. Dengan cepat ia memanggil kunci mobilnya dan segera pergi.

SKIP

Sehun terus memacu mobilnya dengan kecepatan diatas rata - rata, tanpa peduli ia akan melanggar orang. Yang hanya dipikirkan nya saat ini adalah menemukan Luhannya, ya sekarang Sehun sedang dalam perjalan menuju rumah eomma Luhan, mertuanya.

CKITTTTT

Sehun segera turun dari mobilnya dan menuju arah rumah leeteuk, ia mengetuk rumah tersebut dengan keadaan cemas dan berharap mendapatkan Luhan. Namun nihil sudah dari tadi Sehun mengetuk pintu tapi tidak ada tanda - tanda akan ada orang keluar. Sehun juga heran, rumah leeteuk memang nampak sepi. Sehun pun memutuskan untun duduk diteras rumah tersebut menunggu Leeteuk, ia mengira Leeteuk sedang pergi. Namun setelah berjam - jam menunggu dan matahari mulai terbenam Leeteuk tidak juga datang, namun Sehun tetap sabar duduk menunggu Leeteuk .

Namun tanpa Sehun sadar sepasang mata menatapnya dengan iba

"Maafkan eomma Sehun "

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

OR

END

Hai cingu, ane balik lagi nich, maaf ya membuat kalian lama menunggu, author nggak bermakaud. Otak author blank nggak tau ngetik apa, mana laptop rusak terpaksa dech pakai hp hehehe

Untuk chapter ini segini dulu ya, mau liat reaksi kalian dulu, masih ingat nggak ama ni ff, masih mau dilanjutin nggak? T.T

Author harap kalian banyak review ya, agar author semangat lanjutin, jujur aja author lanjutinya karena baca review kalian juga yang terus minta lanjut, buat author jadi semangat

Ditunggu ya reviewnya, selamat puasa yang menjalankannya, anyeonggg!