Doctor Take My Heart

Cast : - Park Chanyeol (23)

-Byun Baekhyun (22)

-Xi Luhan (24)

-Oh Sehun (22)

-Kim Jongin (23)

-D.O Kyungsoo (21)

- Dll

WARNING : RATE M(agak akhir)

Typo bertebaran

Gak jelas

Ready?

.

.

.

"Dengan menonton film" Baekhyun melotot, yang benar saja! Ini sudah hampir jam 10 malam, permintaan lelaki didepannya itu sungguh tidak masuk akal

"Apa apaan! Tidak mau, ini sudah malam!" Baekhyun menidurkan dirinya di kasur empuk miliknya dan memejamkan mata menghiraukan lelaki bodoh di depannya

"Kau tahu kan? Sekarang kamar ini bukan berisi lelaki yang berumur 9 tahun, tapi lelaki 23 tahun. Kau tahu artinya apa?" Chanyeol berbisik dengan suara beratnya membuat Baekhyun merinding dibuatnya

"Minggir!" Baekhyun memukul wajah Chanyeol yang sangat dekat dengan wajahnya dengan tangan cantiknya

"Ayo lihat film Baekk" Chanyeol menggoyang goyangkan tubuh Baekhyun yang kini sedang memunggunginya

"Tidak mau! Lihat sendiri sana!" Baekhyun tetap pada posisi nyamannya

"Jika tidak, aku akan memperkosamu" Chanyeol mengancam Baekhyun dengan hal seperti itu, Baekhyun tetap tidak bergeming

"Perkosa saja" Ujar Baekhyun enteng

"Baiklah, akan kulakukan" Chanyeol membuka kausnya setengah dadanya. Baekhyun yang menyadari gerak gerik aneh Chanyeol langsung menghadap lelaki tersebut, Baekhyun melebarkan matanya, mengapa lelaki ini menganggapnya serius?

"Apa yang kau lakukan!!!!" Baekhyun memukul Chanyeol dengan bantal pink lucunya dengan sangat keras. Apakah semua lelaki selali berada pada kemesuman yang tinggi?

"Kau bilang suruh memperkosamu, yasudah, aku lakukan saja" Baekhyun menatap horror Chanyeol, mengapa lelaki ini tidak bisa diajak bercanda?

"Aku hanya bercanda o'on!!!" Ujar Baekhyun dengan teriakannya yang cetar

"Yasudah, ayo melihat film bersama, setidaknya kau harus bertanggung jawab walau hanya sedikit dokter Byun" Chanyeol tersenyum jahil pada Baekhyun, Baekhyun hanya semakin menekuk wajahnya, hari ini ia lelah, mengapa lelaki ini mengganggu dirinya terus?

Baekhyun mengambil macbooknya yang berada di atas meja nakas dan membawanya ke atas ranjang, Baekhyun sedikit risih dengan senyuman Chanyeol yang bagi Baekhyun ediot

"Jangan tersenyum seperti itu! Ediot" Ujar Baekhyun malas, Chanyeol hanya terkekeh geli, gadis ini sungguh pemarah sekali, tapi Chanyeol tidak takut karena gadis ini selalu menunjukkan ekspresi lucu jika sedang marah

"Mau film apa?" Tanya Baekhyun dingin, Chanyeol mendekat ke arah macbook Baekhyun yang tengah menampilkan website khusus melihat film

"Aku ingin Fifty Shades Of Grey" Ujar Chanyeol sembari mengetik 'Fifty Shades Of Grey' di pencarian

Baekhyun tidak bodoh, itu film dewasa, Baekhyun hanya tahu dari Luhan, kata Luhan film itu sungguh menggairahkan hingga Luhan merengek minta dimasuki oleh Sehun, dan tentunya Baekhyun tidak ingin melihat itu bersama laki laki ediot disampingnya ini

"Tidak mau! Dari covernya saja jelek" Tolak Baekhyun

"Memang covernya jelek, tapi filmnya bagus Baek" Rayu Chanyeol, apa sebenarnya lelaki ini sudah memiliki rencana?

"Tidak mau! Yang lain saja, jika tidak mau, aku akan tidur!" Tolak Baekhyun lagi, Chanyeol mendengus, padahal Chanyeol sudah pernah menonton film itu, hanya saja ia ingin mengerjai Baekhyun, Chanyeol tahu Baekhyun sangat polos

"Baiklah baiklah" Chanyeol terlihat sedang berfikir, dan aha!

'Jika melihat film thriler, Baekhyun akan takutkan? Dan dia akan memelukku' Batin Chanyeol, Chanyeol mengeluarkan smirknya dan mengetikkan salah satu film thriller yang sebenarnya belum pernah ia lihat

SAW 8

"Bagaimana jika ini?" Baekhyun melihat layar yang diperlihatkan Chanyeol

"Apa itu bagus?" Tanya Baekhyun ragu, pasalnya bahaya jika film itu mengandung konten yang negatif

"Ya, sungguh luar biasa" Jawab Chanyeol asal

"Baiklah" Baekhyun menyetujui

...

"APA YANG DIA LAKUKAN?!!!!!" Teriakan menggelegar dari kamar Baekhyun, tapi sepertinya bukan suara perempuan, melainkan suara laki laki

"Kenapa sih? Bagus tahu!" Baekhyun tertarik dengan film ini, darah segar yang mengalir, potongan daging yang tercincang, menurutnya biasa saja, bahkan tidak menakutkan sama sekali

"ITU USUS!!! HUEK" Chanyeol bersembunyi dibelakang Baekhyun. Chanyeol kira filmnya tidak akan segila ini, ini benar benar gila!

"Diamlah! Kau sendiri yang minta!" Baekhyun memarahi Chanyeol yang sangat berisik saat melihat film

"ASTAGA DRAGON! LAMBUNGNYA KELUAR!" Chanyeol sungguh histeris saat melihat wanita yang digantung diatas dengan gergaji mesin dibawahnya, otomatis perut wanita tersebut terpotong oleh tajamnya gergaji mesin

"Kau tahu? Itu tidak asli, lambung yang asli bahkan lebih besar dari itu, dasar film penipu" Ujar Baekhyun santai

"Chanyeol? Chanyeol? Chan?" Baekhyun tidak mendengar teriakan histeris Chanyeol lagi, apa Chanyeol kerasukan?

Baekhyun menghadap kebelakang dan menemukan lelaki ediot tersebut dengan mata terpejam

"Yah.. Malah pingsan, dasar merepotkan, katanya mau lihat film, ini bahkan baru jalan 20 menit dasar payah" Baekhyun mendengus sebal melihat lelaki ediot tersebut sudah tergeletak tak berdaya

Baekhyun mematikan macbooknya, yah walaupun Baekhyun suka dengan filmnya tapi ini sudah hampir tengah malam, lagi pula ia sungguh mengantuk sekali, ini semua gara gara lelaki sok berani itu

...

Chanyeol membuka matanya, kepalanya pening sekali, ia bangkit dari tidurnya dan mendudukan dirinya di kepala ranjang milik Baekhyun. Chanyeol menerawang apa yang terjadi tadi malam

"APA YANG DIA LAKUKAN?!!!!!"

"ITU USUS!!! HUEK"

"ASTAGA DRAGON! LAMBUNGNYA KELUAR!"

Chanyeol memejamkan matanya, alih alih mau modus, eh malah dirinya sendiri malah yang ketakutan, memang senjata makan tuan

'Ah apa yang dipikirkan Baekhyun saat melihatku seperti itu! Ah pasti ia akan meledekku' Chanyeol mengernyit, ia malu akan kejadian semalam

Kriett

Pintu kayu kamar Baekhyun sedang dibuka seseorang, Chanyeol dapat melihat gadis cantik yang terlihat segar dengan secangkir teh ditangannya

"Pagi penakut" Kali ini Baekhyun yang tersenyum jahil

Benar kan? Baekhyun pasti akan meledek Chanyeol

"Aku tidak takut Baek, hanya saja film itu sangat brutal dan gila" Ujar Chanyeol

"Tetap saja penakut" Hilang sudah imej cool Park Chanyeol. Mungkin Chanyeol harus ganti muka

...

"Eomma, aku berangkat ya?" Baekhyun menghampiri ibunya yang tengah bersantai di halaman belakang rumahnya bersama ayahnya

"Ah baiklah, Baek? Apa yang terjadi tadi malam? Samar samar terdengar teriakan, apa yang kalian lakukan?" Tanya ibu Baekhyun

"Sayang, mungkin mereka sedang membuatkan kita cucu, jadi tenang saja, benar begitu nak Chanyeol?" Ujar ayah Baekhyun, Baekhyun melotot

"Tidak apa! Itu teriakan Chanyeol saat meliha-" Sebelum Baekhyun berbicara yang sebenarnya, Chanyeol dengan sigap dan waspada membekap mulut Baekhyun yang suka berbicara jujur tersebut

"Ah iya ahjussi, kita sedang membuat itu" Chanyeol tersenyum kikuk, Baekhyun tambah melotot dibuatnya

"Apwa yunq kaju kdbajaklhik" Suara Baekhyun tidak jelas karena bekapan tangan besar Chanyeol

"Apa yang kau katakan Baek?" Ujar ibu Baekhyun melihat anaknya sungguh aneh pagi ini

"Ah mungkin dia ingin mengatakan jika dia ingin melanjutkan kegiatan tadi malam, baiklah ahjussi, ahjumma, saya dan Baekhyun pamit dahulu" Pamit Chanyeol ramah, ibu dan ayah Baekhyun hanya tertawa melihat pasangan yang menurutnya romantis didepannya

...

"APA APAAN!!! KAU INI!!" Baekhyun memukul Chanyeol bertubi tubi

"Hey, jangan bicara begitu ke calon mertuaku" Wajah Chanyeol memelas

"APANYA CALON MERTUA!" Baekhyun semakin gencar memukul Chanyeol, bahkan Baekhyub berdoa jika tangannya bisa meremukkan seluruh tulang Chanyeol

"Aku hanya Bercanda Baek, astaga, cantik cantik galak sekali" Goda Chanyeol kesekian kalinya

"Biar saja!" Baekhyun membuang muka ke luar jendela mobil Chanyeol

"Ah, jika begitu kau semakin cantik"

"Kau mau mati ya?!"

Tebece :v

Yihaa :v sebenernya teriakan Chanyeol itu sama persis teriakan gw pas liat saw, ada yang udah pernah liat gak? Siapkan mental deh kalo mau lihat, hw hw :v