The Legacy

Author : Akira Elgan

Declaimed : Anime yang bersankutan bukan punya saya.

Pair : Naruto x (? ) Kirito x Asuna.

Rate : M

Genre : Adventure, Friendship, Family, Fantasi and Romance ( Maybe )

Warning : Newbie, KenjutsuNaru, OOC, OC, AliveMinatoKushina, EYD Dll.

Chapter 10

.

.

.

.

[Kirito vs Ijuin]

Trang! Trang! Trang!

Kirito dan Ijuin melesat dengan beberapa serangan yang bisa di tahan oleh masing masing, kecepatan dan keahlian Kenjutsu mereka berdua membuat semua melongo melihatnya.

Kirito menebas secara horizontal di bagian dada Ijuin tapi berhasil di hindari dengan cara melompat kebelakang sedikit tidak mau hanya menghindar Ijuin langsung mengaliri element angin pada tantonya dan menyerang balik Kirito.

Trang!

Kirito berhasil menahan tebasan vertikal tadi dengan sempurna lalu memberikan dorongan sedikit pada pedang hitam yang di gunakan menahan tersebut sehingga Ijuin agak oleng tapi berhasil di tangani oleh Ijun yang bersalto kebelakang.

Saat masih berada di udara dan posisi kepala yang di bawah Ijuin memutar tubuhnya sehingga berhadapan dengan Kirito lalu membuat segel tangan.

[Fuuton : Kamikaze]

Wush!

[Slash Fang]

Boom!

Kumpulan debu tercipta di tengan pertarungan antara Kirito dan Ijuin. Tidak menyia nyiakan kesempatan Kirito mencoba melesat menmbus kumpulan debu tersebut tapi niatnya terhalang oleh tiga kunai yang mengarah kepadanya.

Trang! Trang! Greb!

Kirito berhasil menahan dua kunai tadi dengan sempur dan menangkap satu kunai dengan tangan kirinya yang bebas lalu memutar tubuhnya melihat kebelakang yang sudah ada Ijuin dengan tanto yang siap menembus dada Kirito.

Trang! Krak!

'Kuat sekali...' batin Kirito yang melihat kunai yang dia gunakan untuk menahan tersebut retak dan kemudian hancur berkeping keping.

Buagh!

Kirito harus rela wajah putihnya terkena tendangan kaki kanan Ijuin yang lumayan keras hingga membuatnya terhuyung kesamping tidak sampai di situ Ijuin juga mencoba membelah tubuh Kirito menggunakan tanto miliknya.

Trang!

Serangan Ijuin berhasil di tahan dengan cepat oleh Kirito yang masih belum menyentuh tanah dengan tubuh yang belum seimbang, Kirito mengeluarkan satu perban miliknya dan di arahkan ke pagar pembatas.

Greb! Wush!

Kirito langsung tertarik oleh perban yang ia lilitkan pada pagar pembatas tersebut sehingga dirinya menapak pada tembok dan berpegangan pada perbannya.

Wush! Cleb!

Kirito melihat kesamping kanan yang ada sebuah kunai yang menancap hasil lemparan Ijuin yang terpasang sebuah kertas peledak yang sudah terbakar sebagian.

Duarr!

Semua penonton langsung berdiri dari kursi mereka tidak terkecuali sang Yondaime Hokage dan Yondaime Kazekage yang menyaksikan pertarungan sengit dua Gennin dari desa mereka masing masing.

"Anda memiliki Gennin berbakat Hokage-dono" ucap Kazekage yang di balas anggukan oleh Minato dengan sebuah senyum tipis di wajahnya.

[Back To Fight]

Semua penonton masih penasaran dengan keadaan Kirito yang masih terhalang oleh debu tebal hasil ledakan tersebut setelah lama menunggu akhirnya debu tersebut hilang dan tidak menamakan siapapun dari kumpulan debu tersebut.

Zreet! Greb!

Ijuin langsung melebarkan matanya karna perban milik Kirito yang berhasil melilit kedua kakinya dengan sangat kuat.

Krak! Krak! Buagh!

Ijuin langsung melayang akibat pukulan keras Kirito yang muncul dari dalam tanah mengenai dagu miliknya sehingga sedikit darah keluar dari sudud bibirnya.

Tidak mau membuang kesempatan Kirito langsung melompat jauh menyusul Ijuin yang lebih dulu berada di atas setelah sejajar perlahan di kaki Kirito mengeluarkan sesuatu mirip asap hitam tebal yang bergerak liar.

"Dengan ini berakhir sudah..."

Buagh!

Poft!

Semua orang termasuk Kirito melebarkan matanya karna yang Kirito serang hanyalah sebuah batang kayu yang telah hancur menjadi dua bukan Ijuin.

"Mencariku?"

Jleb!

"Cough..." Kirito langsung memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya dengan lumayan banyak karna perut belakang miliknya terkena tusuk tanto milik Ijuin sehingga menembus hingga depan dengan darah yang mengucur.

Crash! Buagh!

Tidak cukup sampai di situ Ijuin langsung mencabut tantonya dengan paksa dan langsung menendang Kirito dengan kaki kanannya sehingga Kirito terhempas kesisi arena.

Boom!

Kirito berhenti setelah menabtak tembok dengan sangat keras membuat semua penonton langsung membeku melihatnya karna ini sudah bukan pertarungan Gennin lagi, ini sudah bisa di kategorikan pertarungan Jounin karna dua Gennin tersebut memiliki kekuatan di atas rata rata.

"A-Apa dia ka-kalah?"

"Mereka berdua hebat"

"A-Aku tidak percaya ini"

Tap!

Ijuin menapakan kakinya dengan sempurna dan langsung berjalan perlahan kearah kumpulan asap tersebut dengan pandangan yang tajam dan aura intimidasi mengerikan.

Tapi langkah Ijuin harus terhenti karna aura tenang tapi mengerikan yang berpusat di tubuh Kirito. lama kelamaan debu tersebut yang awalnya berwarna coklat menjadi hitam pekat dan langsung menyebar kesegala arah membuat semua penonton tidak bisa melihat keadaan di tengah arena begitu pula Ijuin yang menyiagakan dirinya.

"Maaf tapi kami semua spesial" ucapan Naruto yang berada atas tersebut membuat semua orang bingung kecuali beberapa orang yang tau arti 'Spesial' yang di ucapkan Naruto.

Di tengah arena asap tersebut masih terus menyebar mengumbar aura tenang yang lama kelamaan menjadi aura liar begitupula dengan pergerakan asap yang semakin liar membuat Ijuin berkeringat dingin.

[Fuuton : Daitopa]

Wush!

'Siap asap ini tidak mau menghilang' batin Ijuin yang tadi mencoba menyingkirkan asap hitam Kirito menggunakan Fuuton miliknya tapi asap tersebut bahkan tidak bergerak oleh anginnya.

Tap!

"Lucy adalah penyelamatku, dia mengorbankan nyawanya untuk melindungiku orang asing yang sama sekali tidak dia kenal..." suara Kirito menggema di segala arah sehingga membuat Ijuin kebingungan mencari keberadaan Kirito dengan geram.

"Dia rela hangus terkena api milik musuh yang di arahkan kepadaku yang malah di halangi oleh tubuhnya, aku akan membalas budinya dengan cara tidak mati..." suara Kirito lama kelamaan semaki dingin dan datar, suara tanpa emosi yang membuat si pendengar mengetahui jika Kirito sudah banyak menelan pil pahit dunia Shinobi.

Tap!

Ijuin melihat kebelakang dan yang dia lihat adalah asap yang lama kelamaan membelah menjadi dua bagian tanpa Ijuin duga ternyata Kirito muncul dari dalam asap tersebut dengan dua pedang yang ia genggam erat dan wajah tanpa emosi.

Crash! Crash!

"Arrrrgggghhh... Sialan keluar" ucap Ijuin dengan wajah yang menggambarkan kesakitan setelah kedua betisnya terkena sayatan pedang Kirito yang langsung tenggelam dalam asap lagi.

'Kemana dia? Dia pasti akan melakukan serangan yang sama seperti tadi' batin Ijuin dengan tanto yang sudah siap di selimuti element angin dan mata yang tidak henti hentinya melirik kiri-kanan-atas- bawah-belakang tanda Ijuin sangat berhati hati dalam menghadapi jurus milik Kirito yang mirip seperti jurus Zabuza Momochi.

Tap!

'Kiri...' batin Ijuin langsung melesat ke kiri dan menghilang dengan asap yang menyelimutinya tapi setiap tebasan Ijuin menyayat udara dan membuat beberapa kali asap hitam Kirito terbelah.

Buagh!

"Akh.." Ijuin sedikit meringia merakana pukulan di pipi kanannya yang di lakukan oleh Kirito membuat Ijuin terhuyung tapi sebelum Ijuin jatuh pukulan kembali Ijuin terima di dadanya sehingga di jatuh kebelakang.

Greb! Buagh!

Kirito mencengkram kerah baju Ijuin dengan kuat memaksa Ijuin berdiri lalu memberikan hadih beruapa Uppercut yang membuat Ijuin terpental keatas dan di atas penderitaan Ijuin tidak berakhir karna harus menerima beberapa tebasan dan pikulan di tubuhnya.

Buagh! Crash! Buagh!

Ijuin sudah tidak bisa melawan dan hanya pasrah akan keadaannya saat ini, setidaknya dia sudah mencoba untuk melawan dengan sekuat tenaga yang di miliki dan kemampuan yang dia miliki juga sayangnya Kirito masih berada di atasnya.

[Di Tempat Penonton]

Semua penonton harus terperangah bahkan ada yang mengusap ngusap matanya dengan kasar karna mereka tidak bisa melihat apa apa selain asap hitam yang sangat tebal dan juga mendengar suara jeritan Ijuin.

"Hiashi bisa kau melihat apa yang terjadi di dalam?" Ucap Yondaime Hokage kepada Hiashi yang tidak jauh darinya dan di balas anggukan oleh Hiashi.

[Byakugan]

"Ha~h... Gomen, Hokage-sama" ucap Hiashi yang tidak bisa melihat apapun bahkan setelah menggunakan Doujutsu kebanggaan Clan Hyuuga yaitu Byakugan yang terkenal bisa melihat tembus pandang dan memiliki pengelihayan 360ยบ.

"Sensoric..." ucap sang Hokage tidak menyerah dengan menyuruh beberapa Sensoric-nin untuk mendeteksi Chakra dua peserta yang berada di dalam asap tebal tersebut.

Semua Ninja yang memiliki Sensor langsung memfokuskan diri mereka masing masing untuk merasakan Chakra kedua peserta terutama Ijuin yang sempat mengeluarkan jeritan kesakitan.

Bakhan Ninja sekaliber Kazekage dan Hokage harus konsentrasi extra untuk merasakan Chakra dan para anggota Clan Hyuuga juga tidak mau hanya diam tidak membantu tapi tetap hasilnya sama. Tidak ada yang bisa merasakan dan melihat apapun.

"As-Asap apa ini?"

"In-Ini mirip jurus Nidaime-sama"

Semua langsung melihat kerah Ninja Suna yang memiliki surai putih karna uban, merasa di perhatikan Ninja tersebut masih terlihat santai dan dengan perlahan menghela nafas.

"Nidaime-sama memiliki sebuah jurus Genjutsu yang sangat kuat yang membuat lawan terperangkan di dimensi yang hanya warna hitam dan korban tidak bisa melihat apapun tapi dalam jurus tersebut korban masih bisa merasakan Chakra atau mendeteksi keberadaan Nidaime-sama meakipun sulit dan dari sejarah yang bisa mematahkan jurus tersebuh harus memiliki Chakra setingkat Jounin ke atas atau Doujutsu Sharinggan karna Uchiha Madara dan Uchiha Izuna pernah mematahkan Genjutsu tersebut menggunakan Sharinggan yang sudah mencapai tahap Mangekyou, yang aku tau hanya segitu karna aku membaca beberapa jurus milik Nidaime-sama dan sejarahnya di perpustakaan Konoha beberapa tahun lalu" ucap Ninja tersebut panjang lebar menjelaskan jurus yang hampir sama dengan yang di pakai Kirito sekarang membuat semua orang kaget mendengar penjelasan tersebut.

'Bahkan di jurus Nidaime-sama pengguna masih bisa di deteksi tapi ini... Sial sulit di jelaskan oleh kata kata' batin Kazekage dengan mata yang masih melebar dan keringat dingin yang mengucur di dahinya.

"Ba-Bagaiman ini Hokage-sama? Ijuin bisa mati?" Tanya salah satu Ninja Suna dengan gelisah mungkin dia memiliki hubungan darah dengan Ijuin terlihat dari wajah mereka yang lumayan mirip.

"Enta-" "Hokage-sama, Kazekage-sama... Lihat di sana" ucap Genma yang berada tidak jauh dari tempat kedua Kage tersebut melihat pertarungan.

Semua langsung mengalihkan pandangannya kepada sesuatu yang di tunjuk oleh Genma dan semua orang bisa melihat seorang gadis berambut coklat terang menggunakan baju putih di lapisi sebuah jaket mantel mirip punya Anko tapi berwarna putih dan lebih panjang dan rok merah yang berdiri di pagar pembatas sebuah panah putih terang dengan busur panah cahaya yang di arahkan ke arena.

"A-Apa yang Asuna lakukan?" Ucap Hokage dengan wajah penarsaran sambil merentangkan tangan kanannya mengisaratkan beberapa Jounin yang akan mencegah tindakan Asuna.

[Tempat Gennin-Jounin Sensei]

Beberapa menit sebelum Asuna menciptakan sebuh panah cahaya semua Gennin dan Jounin Sensei yang hadir manatap ngeri pada kumpulan asap hitam tersebut bahkan Kakashi dan Sasuke sudah menggunakan Sharinggan milik mereka masing masing

Sasuke yang baru sampai tahap dua Tamoe hanya mendecih kesal karna tidak bisa melihat apapun bahkan Kakashi yang memakai Mangekyou Sharinggan pun tidak bisa menembus asap yang sangat pekat itu.

"Asuna apa kau mengetahui sesuatu tentang jurus ini? Kau kan kekasihnya orang yang paling dekat dengan Kirito" ucap Anko sambil menatap harap pada Asuna yang hanya menggeleng lemah membuat Anko dan yang lain menghela nafas.

"Asuna kau memiliki element cahaya yang kuat, coba kau tembakan salah satu jurusmu yang bisa meledak seperti tombak tapi yang lebih kuat" ucap Naruto yang membuat semua orang kaget mendengarnya, itu sama saja membunuh peserta yang berada di arena.

"Ha-Ha'i..." ucap Asuna terpaksa karna tidak ada pilihan lain selain menghancurkan asap mikik Kirito dengan sesuatu yang berlawanan. Gelap dan terang.

Asuna lalu merentangkan tangannya dengan tangan kanan yang sengaja lebih di kedepankan dan tangan kiri yang di tekuk kebelakang seperti menarik sesuatu lalu lama kelamaan di tangan kanan Asuna tercipta cahaya yang lumayan banyak dan memanjang keatas serta kebawah secara simbang mendajikannya sebuah panah lalu di tangan kiri Asuna memunculkan cahaya yang memadat menjadi sebuah busur panah yang siap dia lepaskan.

"I-Itu terlihat me-mengerikan" ucapan Sakura di balas anggukan oleh yang lain yang melihat panah Asuna memancarkan aura mencekam bagi semua yang hadir menyaksikan ujian Chunnin tahun ini.

Asuna lalu menarik busur panah dengan lebih kuat agar melesat lebih cepat dan kuat begitupula dengan ledakan yang akan di ciptakan nanti meskipun Asuna menarik hanya dengan kekingkin tapi tetap kecepatan busur tersebut akan sama yang membedakan hanya efek ledakan yang tercipta nantinya.

"Arahkan ke tengah arena.." ucap Naruto yang di balas angguka oleh Asuna lalu membidik tengaj arena.

"Sekarang..."

Wush! Jleb! Duarr!

Semua orang langsung menutup mata mereka masing masing karna ledakan tadi sangat besar dan menimbulkan hempasan angin yang sangat kuat juga membuat asap hitam milik Kirito perlahan menghilang tapi hanya setengah arena saja dan tidak memperlihatkan Kirito maupun Ijuin.

Tapi lama kelamaan asap tersebut seperti tersedot oleh sesuatu yang membuat asap Kirito perlahan menghilang keseluruhan. Semua penonton langsung berdiri penasaran dengan hasil pertandingan pertama yang sangat sengit tersebut.

Setelah sekian lama asap tersebut ternyata kembali kepada sang pengguna yaitu Kirito, semua penonton terperangah melihat Kirito yang berdiri dengan bola mata yang menjadi hitam tanpa putih setitikpun membuat semua orang ngeri melihatnya dan tidak berani menatap langsung mata Kirito.

Bruk!

Pandangan semua orang teralihkan karna mendengar suara sesuatu yang terjatuh dan benar saja itu adalah tubuh Ijuin yang di lumuri darah dan sayatan di sekujur tubuhnya yang tersungkur tidak berdaya di lantai arena.

Tap!

"Sudah cukup..." ucap Genma yang turun langsung menengahi Kirito dan Ijuin, Genma langsung berlari kecil kearah Ijuin memeriksa denyut nadi Ijuin yang sangat lemah dan detak jantung yang sangat pelan.

"Pemenangnya adalah Kirigaya Kazuto..." ucap Genma mengumumkan pemenang pertatungan pertama di ujian Chunnin tahap pereleminasian tersebut.

"Tahun sekarang pantas di sebut tahunnya para monster bukan begitu?" Ucap Hatake Kakashi kepada rekannya sesama Jounin Sensei yang berada di sampingnya.

"Kau benar Kakashi dan Konoha sangat beruntung memiliki Gennin seperti Kirito, meskipun kita tidak tau asal usulnya tapi di berbakat" ucap salah satu wanita berambut hitam ikal menggunakan baju yang seperti terbuat dari perban dengan pandangan masih tertuju pada Kirito yang berjalan menuju tangga.

"Dia muridku..." ucap seseorang yang berada di belakang ternyata Anko yang sedang bersidekap dada dengan mata tertutup dan senyum sombong yang di tunjukan olehnya.

"Ya ya terserah kau Anko" ucap Kurenai pada sahabatnya yang masih dengan gaya sombongnya "Apa kau tau tentang jurus tadi, Anko?" Tanya Kurenai yang membuat Anko sadar lalu menatap serius Kurenai sambil mengusap dagunya.

"Jujur aku tidak mengajari apa apa pada Kirito dan Asuna karna mereka baru masuk setelah ujian Chunnin akan di mulai, kalian taukan aku ini salah satu pengawas ujian Chunnin tahap kedua jadi aku tidak sempat mengajarinya" jelas Anko yang menandakan dia tidak tau apa apa tentang jurus miliki Kirito.

"Ya aku tau dia adalah salah satu tawanan Root" ucapan Kakashi yang membuat semua orang kaget kecuali Anko yang memang sudah mengetahuinya sejak awal.

"Tawanan Root? Apa maksudmu Kakashi?" Tanya Guy dengan pandangan penasaran begitupula dengan yang lain juga menatap Kakashi dengan pandangan yang sama.

"Beberapa minggu lalu Naruto menyusup ke markas Root dan membebaskan Kirito serta Asuna..." ucap Kakashi yang membuat semua kaget lagi "Aku menemuinya di arah Shi no Mori karna dia memberi sinyal berupa jurus katon yang di tembakan keatas dan itu berhasil memancing beberapa Anbu Konoha dan aku karna dia sadar tanpa rencana mustahil mengalahkan Root yang mengepung Naruto dan Kirito saat itu" jelas Kakashi yang di balas anggukan oleh semua orang.

"Naruto melawan Sasuke" semua mengalihkan pandangannya pada suara tersebut yang ternyata adalah Asuma yang sedang memandang layar besar menunjukan dua foto serta nama peserta yang bertarung.

Semua Jounin Sensei langsung melihat kearah layar juga seperti Asuma dan mereka menahan nafas beberapa saat karna menurut mereka pertarungan ini pantas di jadikan final.

"Ini terlalu awal"

"Dua prodigy akan bertarung"

"Konoha akan kehilangan salah satu prodigy" ucapan Anko langsung di balas anggukab oleh semua rekannya yang masib terpaku akan nama dua peserta yang akan bertarung.

"Dua anak dengan rasa kesepian yang akan bertarung...

[Uzumaki Naruto vs Uchiha Sasuke]

Sasuke langsung menyeringai melihat siapa lawannya, Sasuke memang sejak ujian kelulusan di Akademi dia selalu berambisi melawan Naruto dan menunjukan bahwa dirinyalah yang terbaik. Uchiha dan Arogan beda tipis.

Sedangkan dengan Naruto dia masih tetap santai mengetahui siapa yang menjadi lawannya di babak pereleminasian, sedikitnya Naruto memang senang bisa melawan seorang Uchiha lebih tepannya dia ingin lebih mengetahui tentang Sharinggan yang Uchiha agungkan itu.

"Uchiha Sasuke? Jadi dia Uchiha terakhir di Konoha" ucap Asuna sambil memandang Sasuke yang berjalan menuju tangga yang di gunakan peserta untuk turun ke arena pertarungan.

"Kau temuilah Kirito dia pasti berada di ruang medis karna luka tusuknya tadi" ucap Naruto sambil berjalan menjauh dari Asuna dan menuju tangga menuju tengah arena yang sudah di isi oleh Genma selaku wasit dan Sasuke yang akan menjadi lawannya.

Setelah menuruni tangga akhirnya Naruto dan Sasuke saling berhadapan, semua penonton penasaran bagaimana pertarungan antara dua prodigy tersebut yang menarik adalah kesuanya pengguna jurus katon perbedaan mereka hanga ada di Kenjutsu.

"Kalian siap..." ucap Genma melihat Naruto dan Sasuke secara bergantian, Genma sangat menyayangkan pertatungan antara Naruto dan Sasuke karna Konoha akan kehilangan satu kandidat kuat juara di ujian Chunnin ini.

"HAJIME..."

Wush! Tak! Tak!

Sasuke langsung melesat dengan cepat terkesan buru buru dan ceroboh membuat semua serangannya berhasil di tahan dengan baik oleh Naruto.

Tidak menyerah sampai di situ Sasuke menendang lurus dada Naruto tapi bisa di tahan oleh Naruto dengan menyilangkan tangannya tanpa di duga Sasuke melayangkan kaki yang satunya lagi dengan gerakan yang sama membuat pertahanan Naruto roboh dan membuka celah untuk Sasuke menyerangng.

[Katon : Gokakyou no Jutsu]

Bwosh!

Sasuke mengelurkan api dari dalam mulutnya, api tersebut terus mendekati Naruto dengan cepat tapi Naruto hanya menatap datar api milik Sasuke dan saat api tersebut semakin mendekat Naruto menyentuh udara kosong di depan wajahnya menjadi penengah antara dia dan Sasuke.

Clak!

[Mirror Water]

Boom!

'Berhasil... Tidak, ini terlalu mencurigakan dia Ninja yang kuat dan itu hanya serangan kecil' batin Sasuke merasakan kecurigaan dari mulai Naruto yang tidak menghindari serangannya dan wajah datar Naruto.

"UCHIHA ITU BERHASIL"

"MUSTAHIL"

"DIA PASTI GOSONG"

Semua penonton bersorak menyambut serangan pertama Sasuke yang mereka fikir akan menjadi serangan pertama dan terakhir di pertandingan ini tapi berbeda lagi dengan Ninja yang mempunyai pengelihatan yang sangat jeli.

"Riak air?..." semua pandangan para Jounin Sensei dan Gennin langsung teralihkan pada suara Kakashi yang tadi berucap "Tadi sebelum api Sasuke mengenai, Naruto sempat menyentuh udara kosong di depan api Sasuke dan tercipta riak air yang memang tidak besar tapi aku tidak tau apa maksud Naruto tadi" jelas Kakashi yang memang sempat melihat jurus Naruto tadi.

Debu hasil ledakan tersebut belum hilang dan Sasuke juga belum menurunkan sikap siaga yang dia bangun sejak awal sambil menatap debu yang menutupi Naruto akibat serangannya tadi.

Bwosh!

Sasuke langsung mundur beberapa langkah karna melihat api panjang di balik kumpulan debu yang menutupi Naruto, lama kelamaan api tersebut semakin mendekat dengan suara telapak kaki yang terdengar semakin mendekat.

"Jurus pertama sempat gagal..." ucap sebuah suara yang Sasuke yakini itu adalah suara milik Naruto "Tapi yang ini tidak akan gagal" lanjut suara tersebut dari balik kumpulan debu yang sudah sangat menipis dan menampilkan Naruto dengan katana yang di selimuti api.

"Ba-Bagaiman bisa?" Ucap Sasuke tergagap melihat katana Naruto yang di selimuti oleh api yang bergerak liar membuatnya semakin mengerikan untuk di pandang.

"Bisa... Saat kau mengekuarkan api tadi aku hanya menahan sebagian dan sebagian lagi menuju kearahku tapi aku ingat sesuatu bahwa aku tidak sengaja menumpahkan minyak ke katana milikku dan lupa di bersihkan jadi aku mengambil ke untungan dari apimu tadi yang membakar katana milikku" ucap Naruto yang membuat Sasuke geram karna jurus yang dia lancarkan malah membuat keuntungan untuk Naruto.

Wush!

Naruto langsung melesat dengan cepat kearah Sasuke dengan katana yang terbakar api, Sasuke yang melihat Naruto maju lalu mengekuatkan dua kunai dan satu shuriken lalu melempar satu shuriken yang dengan mudah di tangkis oleh Naruto.

Trang!Trang! Trang!

'Kenjutsunya memang kuat...' batin Sasuke yang merasakan kehebatan Kenjutsu yang Naruto kuasai, tidak mau kalah Sasuke menyerang balik Naruto dengan dua kunai yang ia pegang.

Trang!

Sasuke menahan katana milik Naruto dengan kunai yang berada di tangan kanannya lalu menggunakan kaki kirinya untuk menendang pinggang Naruto tapi berhasil di hindari dengan cara melompat kebelakang sehingga Sasuke menendang udara kosong membuatnya berputar.

[Katon : Gokak-

Wush!

Naruto tidak jadi mengekuarkan jurus katonnya karna harus menghindari satu kunai yang di lemparkan Sasuke karahnya secara mendadak. Naruto melompat ke kiri tapi saat masih di udara ada empat shuriken yang melesat kearahnya.

[Shuriken Kage Bunshin no Jutsu]

Trang! Trang! Trang!

Tiba tiba empat shuriken tadi menjadi banyak membuat Naruto agak kwalahan menahan semua shuriken tersebut menggunakan katana apinya.

[Katon : Goryuuka no Jutsu]

'Dia tidak mau berhenti menyerang ruapanya' batin Naruto yang melihat sebuah api berbentuk naga yang meliuk liuk menuju keatahnya dengan lumayan cepat tidak mau terpanggang Naruto memposisikan katannya terbalik dengan bilah di bawah lalu menariknya kebelakang dan...

Zrash! Boom!

"Te-Terbelah.."

"I-Itu keren"

Semua yang menyaksikan pertarungan Sasuke dan Naruto langsung terperangah takala naga api milik Sasuke terbelah menjadi dua secara horizontal dan melewati Naruto yang bertindak sebagai pelaku yang membelah naga Sasuke.

Sasuke melebarkan matanya tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang, jurus yang ia lancarkan dengan sangat mudah di belah menggunakan katana api milik Naruto membuatnya kaget sekaligus geram.

"Bagaimana Uchiha-sama?" Tanya Naruto dengan seringai mengejek yang di perlihatkan pada Sasuke membuatnya semakin geram "Kau ingin membunuh 'Dia' tapi kekuatanmu tidak ada peningkatan sedikitpun, kau seperti Uchiha gagal" lanjut Naruto masih dengan seringai mengejeknya mencoba memancing emosi Sasuke.

"Diam, kau tidak tau apa apa tentang Itachi" ucap Sasuke datar dengan Sharinggan dua tamoe yang menatap Naruto tajam.

Sasuke langsung melesat dengan dua kunai yang ia pegang dengan erat menuju Naruto yang hanya diam di tempat serta seringai mengejek yang membuatnya naik pita. setelah dekat dengan Naruto, Sasuke langsung mentackle tapi di hindari dengan mudah oleh Naruto yang melompat.

Wush! Wush!

Trang! Trang!

Naruto berhasil menangkis dua kunai yang di lemparkan oleh Sasuke dengan sempurna tidak sampai di situ Sasuke menyusul Naruto yang masih di udara dengan sebuah kunai yang ia genggam.

Trang! Trang! Krak!

Sasuke terpaksa mundur karna kunai miliknya yang patah tidak mau menyerah Sasuke langsung membuat segel tangan tapi itu tidak berhasil karna Naruto sudah muncul di depannya menggenggam tangan Sasuke.

Sasuke langsung menendang perut Naruto tapi masih bisa di tahan oleh tangan kanan Naruto yang bebas tidak menyerah Sasuke menarik kedua tangannya membuat genggaman Naruto terlepat lalu memukul Naruto secara berturut turut.

Tak! Tak! Tak!

Semua serangan Sasuke berhasil di tahan semua dengan sempurna tapi ada yang mengganjal di pikiran Sasuke saat berhadapan dengan Naruto tadi.

'Pedangnya mana?' Batin Sasuke yang masih menyerang Naruto tapi tidak berhasil mengenai Naruto meskipun mengenai pasti itu hanya tertahan.

Crash!

"Arrrrgggghhh" Sasuke berteriak lumayan keras karna merasakan nyeri, panas dan perih di punggungnya saat ia melihat kebelakang benar saja Naruto ada di belakangnya dengan katana yang di pakai menyerang punggung Sasuke.

"Hanya segini? Aku sangat kecewa Sasuke" ucap Naruto kembali mengejek guna memancing emosi sang Uchiha terakhir di Konoha tersebut dan benar saja Sasuke sudah terlihat sangat emosi.

Wush!

'Dia cepat...' batin Naruto melihat Sasuke yang sudah tidak ada di tempat sebelumnya, tanpa melihat kebelakang Naruto sudah tau Sasuke akan menyerangnya maka dari itu dia merendahkan tubuhnya membuat Sasuke memukul udara kosong.

Sreek!

Naruto berputar mencoba menendang kaki Sasuke dengan Low Kick tapi berhasil di hindari oleh Sasuke dengan cara melompat lalu melayangkan kakinya kepada kepala kuning Naruto.

Tak! Buagh!

Naruto menahan tendangan Sasuke yang mengarah langsung ke kepalanya setelah mehannya Naruto langsung mengangkat kakinya menendang bagian belakang Sasuke membuat Sasuke tersungkur ke depan.

Saat Sasuke tersungkur dengan kepala paling depan dia langsung menggunakan tangan kanannya untuk menahan tubuhnya lalu bersalto dengan satu tangan sebagai tumpuan dan satu tangan yang membuat segel tangan.

[Katon : Housenka no Jutsu]

Wush! Wush! Wush!

Lima burung phoenix langsung melesat kearah Naruto yang belum berdiri tidak mau gosong Naruto memunculkan belatinya lalu melemparnya ke atas.

Sring!

Bomm! Boom! Boom!

Sasuke sadar serangannya tidak mengenai Naruto karna Sasuke sempat melihat Naruto menghilang sebelum jutsunya mengenai Naruto. Sasuke langsung melihat keatas dan benar Naruto berada di atas dengan katana apinya yang siap dia lempar.

Wush! Cleb!

Sasuke berhasil menghindari katana Naruto dengan memiringkan tubuhnya tapi sepertinya pilihannya kurang tepat karna yang harus dia hindari bukan hanya satu katana tapi puluhan pisau yang melayang lalu melesat keatahnya.

Cleb! Cleb! Cleb!

'Jika aku tidak memiliki Sharinggan mungkin aku sudah tertusuk semua pisau ini, pisau ini terlalu banyak' batin Sasuke dengan tubuh yang begitu lihai menghindari hujan pisau yany Naruto lancarkan.

'Dapat...' batin Sasuke yang mendapatkan celah untuk keluar dari 'Hujan' tersebut, Sasuke langsung bersalto sekali kebelakang dengan momentum yang sangat tepat.

Tap!

Setelah Sasuke berhasil keluar dari hujan pisau tadi dan menapakan kakinya dengan sempurna dia harus menerima rasa kaget karna Naruto sudah muncul di depannya dengan katan yang sudah tidak di selimuti api dan siap menusuknya.

Jleb! Boft!

'Kawarimi?' Batin Naruto kaget karna yang dia tusuk hanya sebuah batang pohon pengganti tubuh Sasuke yang entah berada di mana.

"Kena kau..."

Jleb! Boft!

'Sialan hanya Bunshin' batin Sasuke merasakan bahwa pertarungan ini adalah ajang tipu menipu.

"Kau pikir aku bodoh"

Jleb!

Sasuke terpaksa harus melebarkan matanya dengan Sharinggan yang masih aktif karna merasakan sesuatu menusuk punggungnya hingga menembus sampai perut sehingga darah mengalir deras dari perutnya.

"Chough..." Sasuke langsung memuntahkan darah segar lumayan banyak sehingga baju birunya tercampur dengan warna merah darah dan dagunya yang juga terlumuri oleh datah segar dirinya sendiri.

'Aura apa ini?' Batin Naruto merasakan getaran aura yang berasal dari tubuh Sasuke lama kelamaan tubuh Sasuke di tumbuhi corak berwarna hitam yang memenuhi setengah wajah putih Sasuke.

Boom!

Brak! Brak! Sreek!

'Auranya semakin kuat... Apa yang terjadi?' Batin Naruto bertanya sambil menatap Sasuke tajam tapi pandangannya tertuju pada bahu Sasuke yang terdapat sebuah tanda tiga tamoe, Naruto langsung merentangkan tangannya.

Crash! Wush! Greb!

'Tanda itu seperti milik Anko-sensei, apa dia korban Orochimaru seperti Anko-sensei?' Batin Naruto setelah katananya kembali lagi kepada Naruto, semua penonton langsung berdiri melihat Naruto yang terpental oleh aura milik Sasuke.

"Se-Segel kutukan" ucap Anko bergetar karna sangat mengenali aura dan ciri khas dari segel kutukan yang dia juga mempunyainya "Kakashi bagaimana cara Orochimaru menanamkan segel itu pada Sasuke?" Tanya Anko cepat kepada Kakashi yang masih menatap serius murid Uchihanya.

"Orochimaru menyusup ke ujiam tahap kedua..." ucap Kakashi singkat yang membuat para Jounin Sensei dan Gennin kaget "Kata Menma dia di gigit setelah Orochimaru memanjangkan lehernya dan setelah itu saat bertarung Sasuke menjadi liar maka dari itu Hokage-sama menggunakan Fuin untuk mencegah Sasuke menggunakan segel itu tapi sepertinya Fuin tersebut gagal" jelas Kakashi yang membuat semua kaget.

"Apa ini harus di hentikan?" Tanya Asuma yang masih menyesap rokok miliknya yang di jawab angkatan bahu oleh Kakashi.

"Entah tapi Naruto pasti bisa menanganinya" ucap Kakashi yang di jawab anggukan oleh Asuma dan yang lainnya karna mereka memang mengetahui kekuatan Naruto bahkan pernah memojokan Anko jadi tidak mustahil jika Naruto bisa mengalahkan Sasuke yang memakai segel kutukan.

Tap! Tap! Tap!

Semua orang langsung melihat ke belakang tepat pada suara langkah kaki yang terdengar beberapa orang yang mengenal orang tersebut melebarkan matanya dan beberapa orang yang tidak mengenalnya hanya menatap penasaran.

"Mau apa kau ke sini?" Tanya Kakashi tenang tapi tidak dengan mata tajam yang ia tunjukan pada orang di depannya tersebut sepertinya Kakashi memiliki masalah dengan orang itu.

"Apa ada larangan aku ke sini, Kakashi?" Tanya balik orang tersebut menatap Kakashi dengan pandangan santai juga gestur tubuh yang sangat tenang seperti tidak merasakan apapun saat semua menatap tajam kearahnya

"Tidak ada..." jawab Kakashi masih dengan nada santai tapi tetap matanya memberi reaksi sebaliknya "Aku hanya heran, tidak biasanya orang sepertimu mau menyaksikan ujian Chunnin, kan? Sedikit aneh" lanjut Kakashi yang sekarang sepenuhnya sudah santai tanpa ada tatapan tajam.

"Aku hanya ingin melihat beberapa anak tapi sepertinya aku ketinggalan satu pertarungan anak yang ku amati, sayang sekali" ucap orang tersebut dengan nada serak miliknya sambil berjalan menuju pagar pembatas untuk menyaksikan pertarungan Naruto dan Sasuke.

'Siapa anak yang kau incar, Danzo?'

Kembali ke pertarungan sekarang Sasuke masih diam berdiri di tempat semula sambil membelakangi Naruto dengan aura yang terus menguar dari tubuhnya semakin liar.

Perlahan Sasuke membalikan badannya menatap Naruto dengan Sharinggan yang aktif menatap Naruto tajam dan juga luka tusuk yang perlahan tertutup kembali dengan sendirinya.

Wush!

Buagh! Brak! Boomm!

Naruto melebarkan matanya karna pergerakan Sasuke yang 100% lebih cepat dari sebelumnya karna itu pula Naruto harus menerima perutnya di tendang oleh Sasuke sehingga dirinya berguling di lantai dan berhenti saat menabrak tembok arena dengan keras.

"Bagaimana Naruto? Apa sakit?" Tanya Sasuke sambil menunjukan wajah psyco pada Naruto yang masing berlutut memegangi perutnya dan darah yang keluar dari sisi bibirnya.

Sasuke terus melangkah mendekati Naruto yang belum berdiri dan masih menahan sakit di perutnya setelah dekat Sasuke langsung mencengkram kerah baju Naruto dan langsung mengangkatnya.

Tak!

Sasuke mencoba memukul Naruto dengan tangan kanannya yang bebas tapi berhasil di tahan oleh Naruto dengan mudah dan sekarang giliran Naruto yang mencoba menyerang Sasuke dengan lututnya mengarah dagu Sasuke.

Wush!

"Kau pikir setelah menghindar kau tidak akan terkena pukulanku? Salah" ucap Naruto setelah serangan lututnya di hindari Sasuke yang memiringkan kepalanya tapi Naruto langsung mengarahkan lututnya ke pipi Sasuke.

Buagh!

Cengkraman Sasuke pada kerah baju Naruto langsung terlepas karna Sasuke yang oleng kebelakang tidak menyia nyiakan kesempatannya Naruto langsung melesat kearah Sasuke dan memukulnya secara terus menerus tanpa henti.

Buagh! Buagh! Buagh!

Sasuke hanya bisa menyilangkan tangannya di depan wajah karna belum ada celah untuk membalas serangan dari Naruto yang membabi buta.

Tak!

Sasuke berhasip menahan tangan kiri Naruto yang mencoba memukul wajah Sasuke tapi Sasuke sedikit lengaj hingga tidak menyadari tangan kanan Naruto yang mencoba memukul wajahnya.

Buagh! Brak! Sreek!

Setelah sempat terguling sekali Sasuke langsung menyeimbangkan dirinya sehingga membuatnya terseret sedikit tapi seperti tidak memberikan Sasuke kesampatan untuk tenang Naruto langsung muncul di depan Sasuke dengan tangan kanan yang siap memukul Sasuke.

Buagh! Wush! Duar!

Semua penonton pendukung Naruto langsung bersorak takala Sasuke menerima serangan keras dari Naruto tapi teriakan itu hanya di abaikan oleh Naruto yang terus melangkah pelan kearah Sasuke.

[Katon : Goryuuka no Jutsu]

Bwoosss!

[Katon : Hibarashi]

Duarr!

Naruto langsung menghilangkan jurus pertahanan yang terbuat dari api tersebut lalu melompat kebelakang karna di depannya masih banyak kumpulan debu sekedar jaga jaga siapa tau Sasuke...

[Chidori]

...Menyerang tiba tiba.

Wush! Duar!

Naruto langsung kekuar dari kumpulan debu hasil jurus milik Sasuke tadi lalu melihat bahu kirinya yang terdapat luka tebas lumayan dalam karna tidak sempat menghindari Chidori sepenuhnya.

[Katon : Housenka no Jutsu]

Naruto terpaksa harus melompat kesana-kemari guna menghindari burung api phoenix yang di semburkan oleh Sasuke saat phoenix terakhir Naruto langsung melompat ke kiri tapi dia di sambut oleh dua Fuuma Shuriken.

Trang! Trang!

Naruto berhasil menahan Fuuma Shuriken milik Sasuke menggunakan dua pedang yang ia ciptakan dari udara kosong tapi kedua pedang tersebut langsung menghilang dan Naruto menarik dua katana di punggungnya.

Boft!

[Katon : Goryuuka no Jutsu]

[Katon : Goryuuka no Jutsu]

Duarrr!

Dua jutsu yang sama tersebut langsung bertabrakan di tengah antara Naruto dan Sasuke yang tadi menyamar menjadi Fuuma Shuriken yang tadi ia lempar.

Wush!

Sasuke dan Naruto langsung melesat dengan cepat menembus kumpulan debu yang tebal hasil jutsu mereka yang bertabrakan.

Trang! Krak!

'Patah?... Sialan' batin Sasuke yang melibat kedua kuanainya patah sekaligus saat menahan satu tebaran vertikal katana Naruto, tidak habis akal Sasuke langsung menggunakan kaki kananya untuk menendang pinggang Naruto.

Buagh!

Setelah berhasil memukul Naruto menggunakan kakinya yang membuat Naruto terlempar kesamping, tidak mau menyia nyiakan kesempatan Sasuke langsung menciptakan segel tangan dan setelah selesai langsung mengarahkan tangan kirinya ke bawah.

Criit! Criit! Criit!

"AKU MENANG NARUTO... [CHIDORI]"

Cleb! Duar!

.

.

.

.

Tbc

Yeaah... Maaf updatenya lama gara gara pas log out akun saya gk bisa log in lagi entah kenapa tapi sekarang udh kembali normal.

Blas Review :

Yokai no Kitsune : Yah semoga dan sankyu utung dukungannya.

RayNaruKushi : Yup sankyu.

Archise : Yah saya bakalan kasih masing masing satu pedang legend yang ada di pikiran saya sekarang Sparda milik Dante Devil May Cry.

RIAN7 : Sankyu dan maaf update lama hahaha

Grand560 : Yah cuma gabungan karakter dan power, saya gak ngambil alur dari SAO atau FT. Ketemu Erza? Beberapa chap lagi mungkin. Power Erza bukan cuma Kenjutsu karna saya nambahin power yang lain.

Sinta Dewi468 : Buat ujian Chunnin emang lawan Sasuke sih. Jujur saya gak terlalu tau Vergil Devil May Cry karna saya gak pernah main DMC juga sich tapi bisa di kasih contoh? Deskripsiin gtu?

DeniTria : Ok, sankyu hahaha

Cah Uzumaki : Untuk pairnya mainstream atau gak nanti nilai aja sendiri. Hayate hidup? Saya juga mikirnya gitu tapi yah liat nanti kedepannya.

DAMARWULAN : Entah chap berapa tapi pasti sebelum Shippuden.

Uzumaki melstrom : Untuk Kuchiyose liat aja. Mungkin punya Erza bakalan dari FT.

Sankyu untuk yang Review, Follow ada Favorite itu semua adalah semangat bagi para author lain termasuk saya untuk tetap menulia dan melanjutkan fic karya masing masing sekali lagi sankyu.

Akira Elgan log out

Jaa ne.