..
..
..
Teacher Teacher
Main Cast : HunHan
Other Cast : sesuai dengan alur cerita
..
..
..
Seorang guru yang bingung akan perasaanya setelah melihat malaikatnya didalam kelas yang diajarinya
..
..
..
Tidak terasa sebulan terlewati begitu saja hingga hari yang ditunggu oleh keduanya pun tiba, dimana mereka hari ini akan mengadakan pesta pernikahan namun hanya dihadiri oleh keluarga terdekat saja sesuai dengan permintaan Luhan yang tidak mau statusnya sebagai siswa terbongkar kemedia karena itu akan memperburuk nama Sehun beserta keluarganya.
CLECK
"Kau sudah siap Lu?" Siwon sang Appa mertua berdiri didepan pintu untuk melihat keadaan calon menantunya yang sebentar lagi akan sah menjadi menantunya. Dirinya mendekati Luhan untuk memastikan kalau Luhan baik – baik saja dan tidak grogi akan hal ini walaupun sangat umum dan lumrah untuk grogi dihari bahagia seperti saat ini
"Aku sudah siap Appa" Luhan menerima uluran tangan dari mertuanya untuk menuju altar, dimana calon suaminya sudah menunggu dan tinggal menunggu kehadirannya untuk memulai acara. Dirinya tidak takut maupun grogi karena ini adalah moment yang sudah ditunggunya sejak lama dan selalu dimimpikanya semenjak pengumuman pernikahan mereka
"Baiklah" Siwon menggandeng menantunya yang akan sah beberapa jam kedepannya menuju altar dimana sudah banyak orang datang termasuk pastor yang sudah berdiri dengan Sehun. Hari ini calon suaminya kelihatan sangat tampan dengan setelan seperti itu
Selama perjalanan menuju altar, Luhan merasa sedikit gugup karena akan disaksikan oleh keluarganya pengikatan janji didepan Tuhan kalau mereka akan menjadi satu dan selamanya.
Setelah sampai dialatar, Sehun berdiri dengan gagahnya dengan pastor yang sudah tersenyum menyambut kehadiran sang mempelai wanita.
"Appa menitip Luhan padamu Sehun" Siwon sang Appa Sehun selaku wali dari Luhan meminta putranya untuk menjaga Luhan yang sudah dia anggap seperti putrinya sendiri
"Iya Appa" Sehun menjawab dengan tegas akan permintaan Appanya untuk menjaga Luhan, dirinya sangat mencintai Luhan lebih dari apapun dan menjaganya dengan baik
"Baiklah, mari kita mulai acara pemberkatannya" sang pastor mengambil ahli kemudian semuanya sudah kembali tenang dan menyaksikan acara pemberkataan yang akan dimulai
Apakah kau Oh Sehun bersedia menerima Xi Luhan sebagai istrimu baik dalam keadaan suka maupun duka dan hanya dipisahkan oleh maut
"Saya bersedia menerima Luhan baik dalam keadaan suka maupun duka dan hanya dipisahkan oleh maut" Sehun menajawab mantap dan lantang
Apakah Kau Xi Luhan bersedia menerima Oh Sehun sebagai suamimu baik dalam keadaan suka maupun duka dan hanya dipisahkan oleh maut
"Saya bersedia menerima Sehun baik dalam keadaan suka mapun duka dan hanya dipisahkan oleh maut" Luhan menjawab dengan elegan namun semuanya menyukai cara Luhan berbicara yang lembut
"Baiklah hadirin sekalian, pasangan Luhan dan Sehun sudah sah menjadi suami istri" sang pastor memberikan pengumuman bahwa Luhan dan Sehun sudah sah menjadi suami istri. Banyak tepuk tangan yang menghiasi hari yang indah ini atas pernikahan tersebut
"Silahkan dicium pengantinnya"
Sehun mencium Luhan tepat dibibir dengan lembut karena tidak ada unsur nafsu didalam ciuman tersebut. Itu hanya lambang untuk kesatuan mereka atas sahnya mereka dihadapan Tuhan.
Semuanya bertepuk tangan tanda bahagia akan hari ini dimana Sehun dan Luhan sudah sah menjadi pasangan suami istri. Termasuk Heechul yang sangat senang karena pada akhirnya Sehun sang menantu idaman menjadi menantunya, entah kenapa dirinya sangat menyayangi Sehun dan bisa mempercayakan Luhan si nakal pada Sehun begitu saja.
Setelah acara selesai, Luhan dan Sehun menuju rumah pemberian kedua orang tua mereka atas pernikahan tersebut dan mereka menerimanya dengan senang hati. Sesampainya didalam kamar, Luhan langsung melepas semua riasan yang menempel dibadannya sedangkan Sehun masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan badannya yang sangat letih akibat acara pernikahan mereka yang sibuk dengan acara pernikahannya dengan Luhan pujaan hatinya.
Selesai Sehun mandi, Luhan langsung mandi dengan cepat karena ingin bermanja – manjaan dengan suaminya. Walaupun mereka belum boleh melakukan hubungan suami istri setidaknya bermanjaan dengan suami tidak dilarang oleh siapapun karena mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri barusan.
CLECK
"Oppa, aku bosan karena kita tidak memiliki kegiatan sehabis ini" Luhan mencurahkan isi hatinya sekaligus memancing suaminya untuk memberikan solusi membuang suntuk malam mereka dan bersyukur saja besok libur sehingga mereka tidak perlu khawatir untuk cepat bangun dan sebagainya
"Kita berbincang saja Lu, Oppa juga bingung mau ngapain" Sehun juga tidak memiliki ide karena bisanya malam pertama dihiasi dengan desahan indah ketika bercinta bukan berbincang layaknya baru ketemu setelah sekian abad
"Aku punya lagu baru Oppa, apa Oppa mau dengarin?" Luhan menawarkan hal tersebut karena selama ini dirinya diam – diam membuat lagu tersebut dari pengalaman hidupnya bersama sang suami
"Tidak – tidak, nanti lagumu seperti yang kemain Seifuku Ga Jama Wo Suru (Seragam ini sangat menggangu). Kalau penisku tegang gimana Lu" Sehun menolak dengan tegas karena tidak mau membuat penisnya tegang dan tersiksa begitu saja dengan melakukan onani
"Ayo lahh Oppa, aku bosan" Luhan mengeluarkan seribu jurusnya untuk membujuk suaminya hingga Sehun sang suami hanya menganggukkan kepalanya pasrah dan mengikuti permintaan istrinya saja
"Gitu dong baru suamiku" Luhan senang dan mengambil ponselnya dengan cepat agar memutar musik instrumentalnya karena dirinya akan nyanyi sekaligus menari dengan indahnya
"Gakkou ja kidzuiteinakatta
Machi de atte hatto shite shimatta
Dansei datte ima sara omoidashita
Iketeru n janai?"
"Aku tak menyadarinya saat di sekolah
Dan aku terkejut saat bertemu di kota
Kini aku merasa bahwa guru pria itu
Ternyata keren juga ya?""Koe kakeyou ka mayotte
Kobore sou na kaferate
Unmei to wa oku no te
Hanashi wo kikasete
Dareka ni mirarete uwasasarete mo
Watashi wa heiki"
"Apakah aku harus memanggilmu?
Caffè latte ini pun hampir tumpah
Takdir itu ada di tanganku
Biarkan aku bicara padamu
Meskipun dilihat dan dibicarakan orang-orang
Bagiku tak masalah""Teacher Teacher naze nigegoshi de
Teacher Teacher naze hohoemu no kashira?
Teacher Teacher naze watashi to wa
Teacher Teacher naze konna kyori wo oku no?
Teacher Teacher naze oshiego wa
Teacher Teacher naze renai taishougai?
Teacher Teacher naze puraibeeto wa
Teacher Teacher naze yosoyososhii
Itsumo to chigau kyou no sensei
Why?"
"Guru, Guru, Mengapa? Mengapa kau kabur?
Guru, Guru, Mengapa? Apakah itu senyumanmu?
Guru, Guru, Mengapa? Kepada diriku ini
Guru, Guru, Mengapa? Mengapa kau membuat jarak?
Guru, Guru, Mengapa? Apakah kalau siswa
Guru, Guru, Mengapa? Bukan ketertarikan cintamu?
Guru, Guru, Mengapa? Di luar jam sekolah
Guru, Guru, Mengapa? Kau dingin kepadaku
Hari ini guru terlihat berbeda dari biasanya
Mengapa?""Kyoushitsu ja kyoumi ga nakatta
Kamigata ga jimi da to omotteta
Maa ii ka papa yori toshishita nara
Joutou sekushii"
"Tak ada ketertarikan saat di dalam kelas
Dan aku merasa gaya rambutmu juga biasa
Tak masalah selama kau lebih muda dari ayahku
Kau terlihat sedikit seksi"
"Dokka ikoutte sasotte
Yubi karamete up to you
Chotto kiken na you yo
Otona wo karakatte
Komarasetai dake omoshiro sugiru
Dakitsuite mo ii"
"Bawalah aku ke suatu tempat
Dengan jari, terserah kepadamu
Cara yang sedikit berbahaya
Untuk mengajari orang dewasa
Menggodamu saja rasanya begitu menyenangkan
Aku ingin kau memelukku""Teacher Teacher ima sarigenaku
Teacher Teacher ima ude wo surinukete
Teacher Teacher ima dadakko wo
Teacher Teacher ima marude ayasu you ni...
Teacher Teacher ima ki wo tsukete
Teacher Teacher ima kaeri nasai nante
Teacher Teacher ima gakuen dorama ne
Teacher Teacher ima majime sugiru
Yume no sekai e tsuite kinasai
Come on!"
"Guru, Guru, Sekarang! Dengan santainya
Guru, Guru, Sekarang! Gandenglah tanganku ini
Guru, Guru, Sekarang! Aku anak yang manja
Guru, Guru, Sekarang! Kau bagai membuatku nyaman...
Guru, Guru, Sekarang! "Berhati-hatilah
Guru, Guru, Sekarang! Saat di jalan pulangmu"
Guru, Guru, Sekarang! Bagaikan drama sekolah
Guru, Guru, Sekarang! Menjadi terlalu serius
Aku akan membawamu ke dalam dunia mimpi
Ayo!""Itsumo oshiete moratteru keredo
Ai ni tsuite oshieteageru wa
Saa motto motto tanoshii jikan
Koko kara wa subete wo makasete onegai Teacher"
"Meski pun kau selalu mengajariku
Aku akan mengajarimu tentang cinta
Sekarang mari kita bersenang-senang
Setelah ini serahkan saja segalanya kepadaku, Guru""Teacher Teacher saa joushiki wa
Teacher Teacher saa wasurete choudai
Teacher Teacher saa kyou dake wa
Teacher Teacher saa hitorijime sasete""Guru, Guru, Sekarang! Sekarang lupakanlah
Guru, Guru, Sekarang! Segala pemikiranmu itu
Guru, Guru, Sekarang! Hanya untuk hari ini
Guru, Guru, Sekarang! Biarkan aku memilikimu"
"Teacher Teacher naze nigegoshi de
Teacher Teacher naze hohoemu no kashira?
Teacher Teacher naze watashi to wa
Teacher Teacher naze konna kyori wo oku no?
Teacher Teacher naze oshiego wa
Teacher Teacher naze renai taishougai?
Teacher Teacher naze puraibeeto wa
Teacher Teacher naze yosoyososhii
Itsumo to chigau kyou no sensei
Why?""Guru, Guru, Mengapa? Mengapa kau kabur?
Guru, Guru, Mengapa? Apakah itu senyumanmu?
Guru, Guru, Mengapa? Kepada diriku ini
Guru, Guru, Mengapa? Mengapa kau membuat jarak?
Guru, Guru, Mengapa? Apakah kalau siswa
Guru, Guru, Mengapa? Bukan ketertarikan cintamu?
Guru, Guru, Mengapa? Di luar jam sekolah
Guru, Guru, Mengapa? Kau dingin kepadaku
Hari ini guru terlihat berbeda dari biasanya
Mengapa?"
Selama Luhan menyanyi sambil menari sexy, Sehun sama sekali tidak bisa berkedip karena terpesona dengan Luhan yang sangat lihai menggerakkan badannya dengan sexy dan itu membuatnya semakin susah bernafas karena penisnya minta untuk dikeluarkan dari dalam sangkar yang sudah mengekangnya sejak tadi.
"Bagaimana Oppa? Apa laguku yang berjudul Teacher Teacher barusan bagus?" Luhan hanya ingin memastikan saja, karena kalau jawaban sesungguhnya sudah diketahuinya dengan melihat suaminya yang sama sekali tidak berkedip selama dirinya bernyanyi sambil menari sexy
"Kau tahu Lu, kau sudah menyiksa suamimu sendiri. Yang dulu lagu Seifuku Ga Jama Wo Suru sekarang Teacher Teacher, dari mana kau bisa belajar membuat lagu?"
Sehun tidak bisa memarahi istrinya karena itu hak istrinya juga untuk menyanyi dan bernyanyi, mungkin salah dirinya yang cepat terangsang hanya dengan mendengar dan melihat performance dari Luhan yang sangat sexy.
"Jujur saja apa susahnya Oppa, lagian lagu Teacher Teacher itu murni apa yang kualami pada Saem makanya aku bisa membuat lagu itu dengan mudahnya" Luhan menjawab santai sambil cemberut karena suaminya yang merupakan gurunya tidak bisa memuji lagunya padahal menurutnya itu sudah sangat bagus tadi
"Iya lagunya bagus, karena terlalu bagus membuat penisku bangun" Sehun menjawab dengan ketus karena dirinya sudah tersiksa begini dengan seenak jidat istrinya malah bertanya masalah lagunya yang memang bagus namun sekarang bukan saatnya memuji lagu tersebut disaat dirinya benar – benar sudah terangsang hebat
Mendengar jawaban suaminya membuat Luhan tersenyum senang karena rencananya sudah berhasil untuk membangunkan yang seharusnya bangun, dengan cepat Luhan menyimpan ponselnya dilemari dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda saat ini.
"Mau apa kau Lu?" Sehun bingung karena Luhan mendekatinya, dirinya sudah berjanji ah.. bukan sudah bersumpah didepan kedua orang tua beserta mertuanya kalau dirinya tidak akan mengambil keperawanan Luhan sebelum Luhan menyelesaikan sekolahnya
"Jangan takut begitu Oppa, aku tidak akan memotong penismu. Hanya ingin memberikan service, bukankah Oppa bilang kalau Oppa sudah tersiksa karena diriku. Maka dari itu aku akan bertanggung jawab saat ini juga" jawab Luhan santai setelah melihat wajah ketakutan suaminya, dirinya sangat ingin ketawa keras tetapi takut membuat sang suami ngambek dan kesal padanya karena disaat genting begini masih bisa mengetawakannya
"Terserahmu Lu" Sehun menerimanya dengan senang hati karena yang dibutuhkannya saat ini adalah sebuah bantuan untuk membuat penisnya tidur kembali
Luhan dengan cepat membuka celana suaminya walaupun niat awalnya adalah ingin mencium dengan rakus bibir suaminya yang sexy dan kissable namun jika itu dilakukannya sama saja membuat suaminya terangsang hebat dan takutnya diluar kendali justru mengambil kesuciannya sebelum waktunya. Dirinya baik – baik saja kalau seandainya kesuciannya diambil sekarang, namun efek besarnya akan terasa dikemudian hari apalagi ketika pelajaran olaharaga akan membuat dirinya merasa kesakitan.
Setelah celana Sehun lepas begitu saja dengan kasarnya, Luhan langsung memegang pusaka Sehun yang sudah tegang sempurna dan itu sangat indah dimatanya yang seperti melihat mangsa untuk disantap.
Dengan perlahan Luhan menggengam batang tersebut dan memasukkannya kedalam mulutnya hanya bagian kepala penis suaminya, karena baginya itu sangat nikmat menjilat memutar kepala penis suaminya layaknya memainkan permen tangkai didalam mulutnya dengan menggunakan lidahnya saja.
"AH..." Sehun mendesah karena kenikmatan walaupun baru kepala penisnya yang diberi service belum semuanya tetapi hanya itu saja sudah bisa membuatnya mendesah hebat
Setelah puas memberikan jilatan dan gigitan kecil pada kepala penis suaminya, Luhan langsung memasukkan semua batang penis tersebut kedalam mulutnya walaupun hasilnya tidak berjalan sempurna karena batang penis suaminya hanya masuk setengah saja kedalam mulutnya.
"Mmmhhh..." Sehun menggeram kenikmatan akibat Luhan yang sangat tahu memanjakan penisnya, dirinya senang memiliki istri yang pengertian padanya beserta Little Sehun yang selalu terangsang jika digoda seperti tadi
Luhan memompa penis Sehun dalam mulutnya dengan cepat karena dirinya juga sudah cukup lelah memberikan service pada penis kebanggan suaminya selama tiga jam, cukup kesal karena suaminya belum juga keluar membuat Luhan langsung melepaskan kulumannya dan mengeluarkan penis suaminya yang sudah bersarang cukup lama didalam mulutnya.
Sehun membuka matanya karena terkejut Luhan melepaskannya begitu saja disaat dirinya sedang melayang karena menerima rangsangan seperti itu, namun Luhan tidak peduli dan langsung mengarahkan kedua tangannya untuk menggengam penis suaminya.
Setelah penis tersebut berada didalam gengangamannya, Luhan langsung memompanya dengan cepat agar tugasnya untuk memberikan service selesai saat ini juga jujur saja dirinya sudah kelelahan namun tidak mungkin dirinya tega membiarkan suaminya begitu saja dengan penis yang masih mengancung tegak keatas.
"AHHH..." Sehun yang sedang mengatur nafasnya dengan baik tiba – tiba mendesah seperti kesetanan karena Luhan memberikan handjob super cepat padanya
Cukup membutuhkan lima menit hingga Sehun mengejang menandakan dirinya akan mendekati orgasmenya yang pertama. Melihat suaminya kejang seperti itu, membuat Luhan semakin semangat untuk memompan penis tersebut yang berada digenggamannya agar semuanya selesai saat ini juga.
"ARGH.. LU.. AKU MAU KELUAR" Sehun memberitahunya sebelum sang istri marah – marah kalau spermanya tidak bisa dicipipi oleh sang istri sama sekali
"OK" Luhan menjawab santai kemudian menganti pekerjaannya yang sebelumnya memberikan handjob menjadi mengulum penis suaminya dengan tempo cepat dan tidak lupa tangannya bermain dibola kembar suaminya yang sudah lama tidak dipegangnya lagi
Tidak berapa lama dari perlakuan Luhan membuat Sehun tidak tahan lagi untuk menahan orgasmenya lebih lama dari sebelumnya karena Luhannya sungguh – sungguh memberikan serangan dahsyat padanya.
"ARGH.."
Luhan dengan manjanya meminum seluruh sperma suaminya hingga bersih semuanya, mungkin sperma suaminya adalah susu yang terbaik untuknya dan dirinya sangat menyukai hal itu.
"Ayo tidur"
Luhan membantu suaminya untuk memakai celan dan setelahnya mereka tidur dengan berpelukan agar bisa tertidur dengan cepat. Bagi Sehun dan Luhan ini adalah moment yang sangat mereka nantikan dimana mereka akan bisa tidur satu ranjang setelah memiliki hubungan atau ikatan lebih.
~TBC~
