My Naughty Husband
…
Yaoi - GS (For Uke )
.
KRISHUN
.
Rated T or M
.
Kalo ga suka dengan pairingnya , yaoi - gs silahkan klik tanda kembali / jangan dibaca / exit saja ( . This story all of mine , I hate plagiarism and silent readers , If you don't like this story don't have to read it , if you like with this story don't forget to leave a comment
. thank you ( ( (
.
.
.
Jangan jadi silent readers oke ! tolong berikan review pada setiap cerita . aku mohon bisakan kalian kabulin ? terimakasih :))
.
.
-Love , Taenggo -
.
.
.
.
.
.
Menikah di usia muda adalah hal yang tidak pernah terpikirkan oleh pasangan ini . Ketika si biang onar yang hobby membully menikah dengan korban bullyannya karena sebuah insiden dan akhirnya dapat merubah kehidupan si biang onar , banyak rahasia yang belum terungkap di kehidupan nyata korban bullyannya ini, menyimpan sejuta pesona , yang dapat membuat semua wanita bertekuk lutut dihadapannya . termasuk seorang Oh Sehun .
.
.
" Ya , kau berhasil membuatku jatuh dalam pesonamu Tuan Wu . " - Oh Sehun
.
.
.
.
.
CHAPTER 9
.
.
.
.
.
.
" Apa kabarmu? " Tanya Chanyeol pada Sehun, mereka kini sedang berbincang sambil duduk menikmati angin malam di sungai Han.
Chanyeol memang sengaja mengajak Sehun ke sungai Han , untuk menghibur wanita itu karena setelah tau Kris tidak bisa datang terkadang Sehun akan menjadi murung dan selalu Chanyeol yang mengajaknya bicara pertama.
" Seperti yang kau lihat sekarang yeol " Jawab Sehun tanpa menatap wajah Chanyeol disampingnya.
" Hay tatap aku Hun " Chanyeol menarik wajah Sehun agar menatapnya, kini mereka berdua saling beradu pandang .
Tatapan yang diberikan Chanyeol tersirat kerinduan yang mendalam, Chanyeol memang sangat merindukan Sehun apalagi kini gadisnya sudah menjadi seorang wanita yang sangat cantik, dan lebih feminim.
Sehun sendiri terpaku menatap Chanyeol, kini pikirannya dipenuhi banyak kenangan saat masih sekolah dan tidak akur dengan Chanyeol, perasaan yang dulu pernah dia pendam pada Chanyeol masih dia ingat, bagaimana dulu dia harus memperhatikan Chanyeol secara diam-diam, bersyukur bisa berbicara dengan Chanyeol meski harus dengan pertengkaran. Sehun mengulas senyuman mengingatnya. Dan pikiran itu sekarang tergantikan dengan wajah Kris saat bangun tidur setiap pagi, bagaimana Kris meminta morning kissnya, Kris yang selalu menendang bokongnya hingga terjatuh dari kasur, Kris Kris Kris dan Kris yang kini memenuhi pikiran Sehun.
Tanpa disadari Sehun menitihkan air matanya, mengingat Kris yang mengingkari janjinya dan pergi begitu saja tanpa berusaha mengabari Sehun , Sehun merindukan Kris.
" Kenapa kau menangis? " Chanyeol yang melihat Sehun menitihkan air matanya, mengusapnya dengan jemari tangannya dan langsung menarik kepala Sehun ke dekapannya. " Menangislah kalau begitu "
" Kau tau Hun, sebenarnya aku ingin bicara padamu tapi karena keadaan yang tidak memungkinkan sepertinya harus kutunda dulu " Gumam Chanyeol sambil mengusap rambut Sehun yang sekarang terisak dalam dekapannya.
Sehun terus menangis dalam dekapan Chanyeol hingga dirinya jatuh terlelap. Chanyeol yang menyadari Sehun diam melihat keadaan Sehun yang kini tertidur di dekapannya, Maafkan aku Sehun.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Chanyeol mengantarkan Sehun ke rumah Sehun dan Kris tinggal, dia membawa Sehun ala bridal style masuk ke dalam rumah, bukan bermaksud lancang tapi Chanyeol tidak tega jika harus membangunkan Sehun dahulu, sebelumnya Chanyeol mencari kunci rumah itu dan membuka pintunya menggendong Sehun masuk ke dalam rumah.
Saat memasuki rumah Sehun, Chanyeol sempat melihat foto berukuran besar yang menampilkan Sehun dan Kris tersenyum dengan Sehun membawa sebuah buket bunga berwarna putih dan merah muda, wanita itu terlihat sangat cantik menggunakan gaun pernikahan dan Kris terlihat sangat tampan.
Lalu Chanyeol melihat beberapa foto berukuran lebih kecal di atas meja yang menempel pada tembok, foto-foto itu menampilkan Sehun sedang beraktifitas seperti tersenyum, membaca buku, tertidur, berbagai macam foto wanita itu yang difoto saat Sehun tidak sadar. Kris yang memfoto dan mencentaknya.
" eung " Sehun melenguh dalam tidurnya. " Kris " panggil Sehun pelan, rupanya Sehun melindur.
Kau sangat mencintainya ya Hun?. Gumam Chanyeol dalam hati, hatinya berdenyut nyeri mendengsr Sehun memanggil nama Kris dalam tidurnya , pria itu merasa sebagai orang ketiga dalam kehidupan pernikahan Sehun dan Kris.
Sebenarnya bukan sepenuhnya salah Chanyeol, bukannya Krislah yang menawarkannya untuk bertemu dengan Sehun? Kenapa kini Chanyeol malah merasa bersalah.
Kris memang meminta Chanyeol untuk mengatakan pada Sehun bahwa pria itu harus menghadiri pertemuan mendadak ke cina, dan tidak bisa datang ke acara makan malam yang sudah di rencanakannya bersama Sehun, sebenarnya acara makan malam itu memang tertuju untuk mempertemukan Chanyeol dan juga Sehun.
Chanyeol menatap Sehun yang terlelap dan menyelimutinya, lalu meninggalkan wanita itu di dalam kamarnya. Chanyeol bergegas pulang ke apartemennya.
.
.
.
.
- My Naughty Husband -
.
.
.
Sehun bangun dalam keadaan yang tidak baik pagi ini dengan matanya yang masih sembab akibat menangis berjam-jam tadi malam apalagi sekarang tanpa Kris disampingnya Sehun merasa kehilangan biasanya Kris yang membangunkan Sehun duluan dengan cara menendang bokongnya hingga wanita itu terjatuh ke lantai dan Sehun akan memaki Kris serta melempari tubuh Kris dengan bantal di tempat tidurnya. Kini sosok itu tidak ada.
Wanita itu sempat mengecek handphonenya untuk melihat pesan masuk atau sekedar misscall dari Kris, namun nihil tidak ada pesan masuk maupun misscall dari Kris.
Apa Kris sedang marah pada Sehun? Tapi kenapa? Apa Sehun berbuat salah? Bukankah baru kemarin mereka honeymoon ke Brazil .
Kenapa sekarang Kris tiba - tiba meninggalkannya begitu saja tanpa menghubungi Sehun terlebih dahulu.
Memangnya Kris tidak bisa meminjam chargeran pada temannya?
Terdengar suara handphonenya berbunyi, Sehun langsung antusias mendengarnya dan melihat siapa yang menelefonnya, terpampang sebuah nomer yang dia sendiri tidak tau siapa,mungkin saja Kris yang menghubunginya dari nomer lain.
" Yeoboseyo "
" Sehun apa aku bisa bertemu denganmu hari ini " Tanya suara seorang pria dari seberang telefon.bukan Kris.
" Kapan Chan? Ya aku bisa, apa Kris menghubungimu tadi malam? "
" Baiklah aku akan memjemputmu pukul satu siang nanti , Tidak Hun memang kenapa? "
" Tidak apa-apa Chan terimakasih " telefon itu telah terputus, dan kini Sehun harus menyiapkan sarapan dan melakukan pekerjaan rumahnya seperti biasa.
.
.
.
- My Naughty Husband -
.
.
.
Sehun dan Chanyeol telah tiba di School Of Performing Art Seoul sekolah mereka dahulu, kini mereka sedang mengelilingi lorong kelas yang dulu sempat menjadi tempat Chanyeol maupun Sehun membully orang atau bertengkar saling kejar-kejaran dan masih banyak lagi.
Sehun memasuki sebuah ruangan yang luas dengan sebuah panggung yang cukup besar, ruangan kesenian ruangan tempat Sehun membolos jika sedang bosan ruangan yang mempertemukannya dengan Chanyeol saat itu dan dimulailah pertengkaran mereka karena berebut wilayah kekuasaan.
" Kau masih mengingat ruangan ini Hun? " Tanya Chanyeol
.
.
.
FLASHBACK ON
Seorang gadis sedang membolos dari jam pelajarannya, dan masuk ke dalam ruangan seni gadis itu diam di atas panggung yang ada di ruangan sambil menikmati musik yang terdengar dari earphone yang ia gunakan.
Sehun nama gadis itu kini menari mengikuti irama musik yang dia dengarkan, tanpa menyadari ada seseorang yang memperhatikannya sedari tadi .
" Kau membolos ya?! " Teriak suara berat dari seorang laki-laki
Sehun yang tidak mendengar terus saja menari dan menghiraukan laki-laki laki-laki itu mendekati panggung dan naik ke atasnya menghampiri Sehun yang asik dengan dunianya sendiri.
Cantik. Batin murid laki-laki itu.
Saat Sehun melalukan putaran tepat saat itu dia melihat seorang murid laki-laki yang sedang menatapnya dan membuat Sehun terkejut karena ketauan membolos.
" Kau membolos ya?" Tanya murid laki-laki itu pada Sehun.
Sehun melihat penampilan murid laki-laki itu, rambutnya yang dibiarkan berantakkan bajunya yang tidak dimasukkan jas sekolah yang disampirkan seenakbya di pundaknya. Laki-laki ini sama saja dengan Sehun rupanya, sama-sama membolos.
" Ya dan kau juga pastinya " Jawab Sehun datar
" Aku hanya ingin memperingatkanmu agar mencari ruangan lain untuk membolos "
Sehun menatap tajam ke arah laki-laki itu. " Memangnya kau siapa? Dewan siswa?! Kau saja yang cari ruangan lain "
" Kau tidak tau siapa aku? Aku ini Park Chanyeol "
" Memang aku bertanya namamu ya? " Ucapan Sehun membuat Chanyeol jengkel, menyebalkan sekali gadis ini.
" Ya! Oh Sehun! "Teriak Chanyeol jengkel
" Kau tau namaku rupanya, memang sih aku ini terkenal "
" Siapa yang tidak tau gadis paling bar bar disekolah ini "
" Kau merasa dirimu paling baik? Take a mirror Yeol "
" Aku ini sunbaemu asal kau tau saja! "
" Memang aku bertanya tingkatanmu ya? "
Ish, menyebalkan sekali gadis ini. Pikir Chanyeol
Sehun menatap Chanyeol dengan tatapan datarnya, sedangkan Chanyeol sendiri membalas tatapan itu dengan pandangan tajam.
" Apa kau lihat - lihat?! " Bentak Sehun
" Keluar kau! "
" Tidak mau! Kau saja! "
" Tidak "
" Tidak "
Chanyeol menarik nafasnya dan menatap Sehun " Oke aku akan mengalah " Chanyeok turun dari panggung dan keluar ruangan. Meninggalkan Sehun yang tersenyum penuh kemenangan.
Beberapa detik setelah kepergian Chanyeol ruangan kesenian itu menjadi gelap karena lampunya yang tiba-tiba mati, Sehun yang notabennya takut gelap segera lari menuju pintu keluar namun ketika Sehun membukanya pintu itu terkunci. Oh shit! Park Chanyeol sialan! .
.
FLASHBACK OFF
.
.
" Ya aku ingat " Sehun menjawabnya dengan kekehan. " Kau sangat menyebalkan saat itu "
" Ya dulu kita sama-sama menjadi orang yang ditakuti di sekolah ini karena kenakalan yang kita buat dulu "
" Tidak kau lebih nakal dariku " Tukas Sehun
" Tidak kau gadis paling bar - bar disekolah " Ucap Chanyeol terkekeh
" Terserah kau Yeol ! " Ucap Sehun berpura-pura marah
" Kau ingat Kris yang pernah menumpahkan air dibajumu? Lalu kau mengikatnya di tiang " Ucapan Chanyeol membuat Sehun sempat terpaku lalu tersenyum mengingat kejadian Sehun menghukum si Nerd karena mencari perkara padanya.
" Kau melihatnya? "
" Ya siapa yang tidak melihatnya Hun " Jawab Chanyeol sambil tertawa.
Sehun mengecek ponselnya lagi menunggu Kris yang mungkin saja memberi kabar, tapi semua itu tidak ada ponsel Sehun tetap mat tidak ada notif sama sekali.
" Menunggu Kris menghubungimu Hun?" Tanya Chanyeol yang memang memperhatikan Sehun sedari tadi.
Pria itu memang memperhatikan setiap gerak-gerik Sehun sedari mereka berangkat tadi, melihat Sehun dengan wajah murungnya saat keluar rumah dan selalu mengecek ponselnya lalu menghembuskan nafasnya kasar.
Chanyeol memang telah kalah dari Kris kalah dari segalanya, bahkan mendapatkan hati Sehun . Kris memang lelaki beruntung yang bisa mendapatkan segalanya .
" Hun " Panggil Chanyeol lembut , membuat Sehun menoleh dan memberikan tatapan bertanya.
" Aku mencintaimu "
Deg!.
Sehun menegang ketika Chanyeol yang tiba-tiba saja mengucapkan kalimat tadi, Chanyeol mencintainya? Dari kapan? .
" Aku mencintaimu dari semejak kita bertemu di ruangan ini hingga sekarang, bukan maksudku untuk merusak hubungan dengan Kris aku hanya ingin berkata jujur dan melepaskan perasaan terpendam ini.
Aku pikir perasaan ini sekedar perasaan biasa karena saat aku melihatmu pertama kali kau memang berbeda dan cantik yang ternyata pada akhirnya aku selalu memperhatikanmu hingga aku benar benar mencintaimu tapi aku hanya bisa memendam mengingat dulu kita sering bertengkar " Jelas Chanyeol sambil menatap Sehun yang masih diam terkejut.
" Chan maafkan-"
" Tidak apa-apa, aku tau kau pernah mempunyai perasaan padaku juga kan? "
' Kenapa dia bisa tau? ' .
" Ak - aku... "Ucapan Sehun terpotong karena tiba-tiba saja Chanyeol menarik wajahnya dan mencium bibirnya, mendekap tubuh Sehun erat. Sehun sama sekali tidak membalasnya karena terkejut dengan perbuatan Chanyeol yang tiba-tiba saja menciumnya, dia tidak bisa berpikir hanya terdiam tidak berusaha membalas maupun melepas ciuman Chanyeol.
Di luar sana, ada seseorang yang mengintip adegan mereka dari celah pintu ruangan musik, pria itu tersenyum miris dan menutup pintu ruangan itu.
Berengsek! .
.
.
.
.
.
- My Naughty Husband -
.
.
.
.
Kris sedari kemarin menyewa kamar hotel untuk dirinya menginap, membiarkan Chanyeol dan Sehun saling menjujurkan perasaannya, sebut saja pria seperti Kris adalah pria paling bodoh yang merelakan miliknya dibawa pergi bersama pria lain.
Kris mengikuti kemanapun Chanyeol membawa Sehun pergi hingga tadi saat Chanyeol akhirnya mengutarakan perasaanya, Kris pikir tidak Chanyeol tidak akan bertindak lebih tapi nyatanya Chanyeol mencium Sehun tepat di depan matanya mencium mesra bibir istrinya.
Apa Kris kini baru menyadarinya?
Merasakan penyesalan akibat perbuatannya.
Membiarkan Sehun bersama Chanyeol, melihat keduanya tertawa bersama tanpa Kris, melihat Sehun yang dicium oleh Chanyeol tanpa Sehun menolaknya.
Kris meninju dinding kamar hotelnya , dia melihat sebuah tiket penerbangan menuju Cina. Pria itu mengambil tiket penerbangan ke Cina yang memang dipesankan oleh kantor untuk dirinya.
Sebenarnya Kris baru akan pergi ke Cina hari ini, karena dia pikir Chanyeol akan mengutarakan perasaannya kemarin malam namun nyatanya Sehun dan Chanyeol malah pergi dari restoran menuju sungai Han, Kris juga sebenarnya sempat melihat Sehun yang dipeluk Chanyeol sambil menangis. Kris sendiri tidak tega melihat Sehun menangis sekaligus tidak rela melihat Sehun dipeluk oleh Chanyeol. Tadinya dia juga akan memberi kabar pada Sehun hari ini, tapi setelah melihat kejadian tadi Kris mematikan ponselnya dan tidak berniat untuk menghubungi Sehun. Kris marah tentu saja. Kris marah pada dirinya sendiri yang begitu bodoh dan marah pada Sehun yang tidak menolak ciuman Chanyeol tadi.
" Mungkin Sehun masih menyimpan perasaanya pada Chanyeol " Gumam Kris.
.
.
.
.
.
.
.
Chanyeol melepas ciumannya dari Sehun, menatap wanita itu yang masih terpaku dengan tatapan kosong. " Aku terbawa suasana"
" Seharusnya kau tidak melakukan hal itu " Desis Sehun, wanita itu marah pada Chanyeol karena menciumnya seenaknya.
" Maafkan aku Hun, aku tidak sengaja " Chanyeol menggenggam lengan Sehun meminta maaf pada wanita itu yang kini menatapnya datar.
" Aku memang pernah menyukaimu tapi itu dulu Chan "
" Ya aku tau dan aku senang akan hal itu "
" Dimana Kris?! "
" Aku tidak tau Hun "
" Kau kira aku bodoh?! Dimana Kris? Chan aku mohon beritau aku "
" Sebegitu cintanya kah kau padanya ? Bagaimana jika kau tau bahwa semua ini pertemuan ini yang menyusun rencananya adalah Kris, kau akan tetap mencarinya? "
Sehun terdiam, kris yang menyusun pertemuan ini, tapi kenapa?.
" Dia yang memberiku kesempatan untuk bertemu denganmu saat dia menjelaskan tentang pernikahannya denganmu ,kau tau saat dia babak belur? Itu karena aku, aku dan Kris adalah sahabat Hun aku pernah bercerita tentang perasaanku pada Kris dan ternyata saat itu Kris diam-diam sudah menikah denganmu karena dijodohkan kau tau rasanya merasa dikhianati? Dan aku terbawa emosi sehingga akhirnya melampiaskan semua amarahku pada Kris "
Sehun menggeram menatap Chanyeol yang menjelaskan semuanya, apalagi ternyata chanyeolah yang membuat Kris babar belur, sahabat macam apa dia?!.
Bukkk!
Sehun meninju wajah Sehun hingga meninggalkan bekas, tidak ingatkah jika Sehun ahli bela diri dari dulu?.
" Kau berengsek Park Chanyeol, ku kira kau tidak akan melakukan hal seperti itu, Kris sudah baik mau menjelaskan apalagi mau mempertemukanmu denganku! "
Chanyeol terdiam menatap Sehun dengan wajah memerah serta matanya berkaca-kaca. Pria itu merasa bersalah, merasa egois karena begitu saja menerima tawaran Kris untuk dipertemukan dengan Sehun, tanpa memikirkan perasaan Kris.
" Maafkan aku Hun, aku bertanggung jawab setelah membuat Kris babak belur waktu itu, aku memang egois saat ini karena terlalu senang akan bertemu denganmu gadis incaranku sedari dulu aku mencoba melupakanmu tapi tidak bisa "
" Aku mohon Chan, lupakan aku temukan kebahagianmu aku sudah menikah dengan Kris kita memang sama - sama salah karena tidak mengungkapkan perasaan masing-masing dan pada akhirnya aku yang harus menerima perjodohan. " Sehun mengucapkan sambil terisak karena menahan amarahnya pada Chanyeol , Sehun sendiri tadinya akan membuat Chanyeol babak belur juga tapi Sehun masih bisa menekan emosinya.
" Jangan menangis Hun " Chanyeol memeluk Sehun yang terisak. " Aku mohon jangan menangis maafkan aku,maafkan aku, aku tidak bisa mengontrol emosiku "
.
.
.
.
.
.
-My Naughty Husband-
.
.
.
Kris tiba di bandara Guangzhou Cina pagi ini, dia disambut oleh seorang wanita cantik menggunakan baju casual berambut coklat ikal.
" Selamat datang sayang " Ucap wanita itu memeluk Kris.
" Kau semakin wow saja Baek " Sapa Kris membalas pelukan wanita itu.
Mereka berdua menjadi pusat perhatian di bandara, bagaimana tidak? Kris adalah seorang CEO muda terkenal dan juga sukses dan sekarang terlihat sangat akrab dengan seorang wanita cantik berpeawakan mungil.
" Kau tidak mengajak istrimu? " Baekhyun nama wanita yang terlihat akrab dengan Kris itu.
Kris sempat berpikir dan mengendikkan bahunya." Aku datang kesini untuk mengurus pekerjaan Baek "
" Kau yakin? Mengurus pekerjaan sih iya, tapi menghubungiku untuk menemanimu disini akan kuadukan nanti padanya "
" Silahkan saja jika dia peduli. " Jawab Kris
" Hey... Kau kenapa sayang? Sedang bertengkar dengan istrimu ya? Kau bisa bercerita denganku "
Kris terdiam dan hanya berjalan menuju mobil yang sudah terpakir disana.
.
.
.
.
.
Baekhyun dan Kris memasuki pekarangan rumah minimalis yang di dominasi dengan warna hijau tua dan muda. Rumah ini mempunyai taman yang hijau dengan beberapa bunga yang mekar dengan indah serta terdapat air mancur kecil ditengah tamannya .
" Sudah lama aku tidak kemari "
" Ya karena kau sudah mempunyai yang baru "
" Kau mau mendaftar menjadi simpananku Baek? " Goda Kris pada Baekhyun disampingnya.
" Bukannya aku sudah menjadi simpananmu ya Bos? " Jawab Baek dengan kerlingan nakalnya.
" Dasar kau " Ucap Kris sambil terkekeh.
Selama Kris di Cina dia selalu bersama Baekhyun kemanapun dia pergi, mencoba melepas kepenatan akibat mengurus pekerjaannya sebagai CEO muda dari perusahaan di Cina juga terkadang Kris mengunjungi sebuah club yang sudah lama tidak dia datangi semenjak Kris sudah menikah dengan Sehun dia meninggalkan segala hiruk pikuk kehidupan malam hari.
Tapi sekarang , Kris mengunjungi club malam lagi meminum alkohol berpesta bersama para wanita seperti masa-masa sekolahnya dulu.
.
.
.
.
" Kris kau sudah mabuk! " Bentak Baekhyun melihat Kris yang sudah menghabiskan tiga botol alkohol hingga wajahnya memerah seperti sekarang.
" satu gelas lagi baek " Ucap Kris dengan suara orang yang sudah mabuk.
Baekhyun menarik paksa Kris keluar dari club malam itu dan membawa pria itu pulang ke rumahnya.
" Kau kenapa sebenarnya " Gumam Baekhyun melihat Kris yang meracau tidak jelas.
Baekhyun membawa Kris masuk ke dalam rumah menidurkan pria itu di dalam kamar milik Kris dan membuka sepatu pria itu. Tiba-tiba saja tubuh Baekhyun ditarik oleh Kris dan membuat Baekhyun terjatuh menimpa tubuh Kris.
" Jangan pergi Hun! " Racau Kris memeluk erat tubuh Baekhyun.
Baekhyun yang mendengar Kris meracau tidak jelas seperti itu segera bangun melepaskan pelukan Kris ditubuhnya, lalu mengeluarkan ponsel Kris dari dalam saku celana pria itu.
Wanita itu membuka kontak hape Kris dan mencari nomor seseorang yang memang harus dihubungi oleh Baekhyun untuk diberi tau keadaan Kris sekarang.
.
.
.
.
- My Naughty Husband-
.
.
Untuk ke tiga kalinya di pagi yang sama Sehun merasakan perutnya mual dan akhirnya muntah-muntah, Sehun sendiri belum mengeceknya ke dokter karena tubuhnya merasa sehat-sehat saja tidak terkena demam maupun mempunyai penyakit.
Sehun melihat ke arah kalender yang tergantung di kamarnya mengecek tamu bulanan yang biasanya datang, Sehun telat kali ini dia mengecek sekali lagi jadwal tamu bulanan yang seharusnya datang minggu kemarin dan nyatanya Sehun belum kedatangan tamu hingga sekarang.
ESuara ponsel berbunyi nyaring menandakan ada panggilan masuk untuknya,Sehun bergegas mencari ponselnya dan melihat sebuah telefon yang selama ini dia tunggu, Kris meneleponnya.
" Yeoboseyo "
" Apa ini Sehun? " Tanya suara seorang wanita dari seberang, Sehun terheran ketika mendengar suara seorang wanita .
" Ya aku Sehun , kau siapa? "
" Aku Byun Baekhyun, bisakah kau ke Cina hari ini? Suamimu sedang dalam keadaan yang tidak baik sekarang "
Sehun sempat terkejut mendengarnya, ada apa dengan Kris?." Baiklah aku akan memesan tiket pesawat dahulu dimana alamat Kris di Cina "
Setelah mendapatkan informasi tentang Kris di Cina Sehun segera memesan tiket penerbangan ke Cina,yang sekarang dia pikirkan adalah bertemu dengan Kris .
Bel rumah Sehun berbunyi,menyadarkan Sehun yang tadinya sedang memikirkan keadaan Kris. Sehun membukakan pintu rumahnya dan menampilkan seorang pria tinggi dengan menggunakan kaos biru dan jelana jins serta kacamata hitam.
" Ada apa Yeol? " Tanya Sehun pada pria dihadapannya kini, pria itu membuka kaca mata hitamnya dan tersenyum senang.
" Ayo kita ke Cina! " Ajak Chanyeol secara tiba-tiba membuat Sehun yang memang berniat ke Cina sempat terkejut. " Kau ingin bertemu Kris kan ayo kita menyusulnya ke Cina, tidak mungkin kau pergi seorang diri kan? "
" Bagaimana kau tau aku akan ke Cina?"
" Karena kau selalu menangis akhir-akhir ini hingga matamu membengkak seperti sekarang jadi aku berinisiatif untuk mengajakmu ke Cina "
" Aku bahkan belum bersiap-siap Chan "
" Aku sudah memesankan tiket untuk kita Hun dan 1 jam setengah lagi pesawatnya lepas landas " Chanyeol menarik Sehun yang masih menggunakan kaos biru dan celana pendek, untung saja Sehun sudah mandi.
.
T.
.
.
- My Naughty Husband -
.
.
.
Setelah Sehun dan Chanyeol tiba di Cina, Chanyeol sempat membawa Sehun ke sebuah butik baju dan membelikan Sehun sebuah baju lalu mereka menuju perusahaan Kris di Cina.
Sehun dan Chanyeol memasuki perusahaan tersebut,mencari tau ruangan CEO dan langsung ditunjukkan oleh penjaga di sana, tadinya mereka harus membuat janji dan menunggu lama untuk bertemu sang CEO, tapi karena Sehun yang mengatakan dia istri dari sang CEO akhirnya nereka berdua diantarkan ke ruangan Kris.
Petugas itu mengantarkannya hingga ke depan pintu besar ruangan Kris , Sehun menarik nafasnya dalam dan menghembuskan nafasnya perlahan membuka pintu ruangan Kris perlahan.
Deg! Disana terlihat pemandangan yang langsung membuat Sehun pening dan ingin segera melarikan diri kalau saja Chanyeol tidak langsung menariknya keluar ruangan dan memeluknya.
Kris tengah beradu ciuman panas bersama seorang wanita yang tidak diketahui siapa, dan yang pasti Kris tidak sama sekali menyadari keberadaan Sehun yang masuk ke dalam ruangannya.
Kris berselingkuh dibelakangnya?
Sehun merasa pening sekaligus mual, Chanyeol yang melihat Sehun menangis dan menahan mulutnya langsung membawanya ke Sehun muntah-muntah wanita itu keluar dengan wajah sembab dan hidungnya merah saat berjalan beberapa langkah Sehun jatuh pingsan. Tentu saja membuat Chanyeol terkejut dan langsung membawa wanita itu ke rumah sakit.
.
.
.
.
" Apa anda suaminya ? " Tanya seorang dokter dengan bahasa cina.
" Ah... Iya " Ucap Chanyeol terbata-bata, jujur saja Chanyeol bingung harus menjawab apa.
" Selamat istri anda hamil, usia kandungannya sudah berumur 6 minggu "
Sehun hamil?! Usianya sudah 6 minggu, bagaimana bisa dia tidak menyadarinya selama ini. Gumam Chanyeol merasa senang mendengar kehamilan Sehun meski itu bukan anaknya tetapi Chanyeol ikut merasa senang.
" Tapi istri anda sepertinya sedang stress dan anda harus menjaga emosinya agar tidak mengalami stress karens itu akan mempengaruhi kandungannya "
" Ah iya terimakasih " Jawab Chanyeol tersenyum dan menyalami dokter itu , membawa Sehun keluar dari ruangan.
.
.
" Aku hamil " Gumam Sehun yang masih terdengar oleh Chanyeol.
" Selamat Sehun kau hamil, sebentar lagi kau dan Kris akan menjadi orangtua " Ucap Chanyeol bersemangat menampilkan tawa khasnya.
Sehun hanya tersenyum miris, mengingat kejadian yang baru saja dia lihat tadi, apa Kris masih mau mempunyai anak bersamanya?
" Sehun kau tidak boleh stress itu sangat berpengaruh pada kandunganmu nanti ingatlah jika sekarang ada janin yang bersemayam di perutmu "
" Aku ingin menggugurkannya saja "
Chanyeol langsung menoleh tidak percaya pada ucapan Sehun yang ingin menggugurkan anaknya sendiri, Sehun benar-benar .
" Sehun berpikirlah jernih, setidaknya jangan ingat kejadian tadi! Aku akan membantumu untuk menjaga anak ini Hun" Ucapan Chanyeol terdengar sangat tulus.
" Aku tidak tau Yeol, aku... Aku " Sehun memegangi kepalanya yang terasa pening lagi, kejadian tadi sangat membuat Sehun terpuruk dan tidak bisa menahan emosinya.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Ini ngetik pas lagi disekolah dengan super ngebut dan ngawur jadi maafkan jika gajelas maafkan dengan segala kekurangan dari ceritaku ini.
Terimakasih untuk semua reader yang meninggalkan commentnya aku sangat bersemangat untuk melanjutkan hahahaha jangan lupa terus tinggalkan review kalian ya :)
SEE YOU IN NEXT CHAP
