.
.
.
.
Selamat Menikmati...
.
.
.
.
Nara Corp
.
.
.
.
" Selamat datang di Nara Corp direktur Uchiha, perkenalkan nama saya Shibi orang kepercayaan direktur Nara." Ucap Shibi yang sejak dulu selalu setia terhadap keluarga Nara.
" Hn, lalu di mana direktur Nara ? Bukankah rapat sebentar lagi akan di mulai ?"Tanya Sasuke.
" Maaf, direktur Uchiha saat ini direktur kami sedang dalam kondisi yang kurang baik jadi, saya yang akan menggantikan untuk rapat ini."Jawab Shibi.
"...Baiklah kalau begitu kita langsung mulai saja rapat-nya." Ucap Sasuke
" Silakan Uchiha-san." Balas Shibi.
.
.
.
.
Beberapa Jam Kemudian...
.
.
.
.
" Rapat hari ini sudah selesai." Ucap Shibi sebagai pemimpin rapat.
" Baiklah akan aku tunggu kabar perkebangan proyek-nya." Ucap Sasuke
" Baik, mohon kerja sama-nya untuk proyek ini Uchiha-san." Ucap Shibi.
" Hn." Jawab Sasuke sambil berjalan keluar meninggalkan ruang rapat.
"..."
.
.
.
.
Director Room.
.
.
.
.
" Kau ada di sini rupanya." Ucap Sasuke menemui Shikamaru di ruangannya sedang melamun.
Shikamaru dan Sasuke merupakan sahabat yang cukup baik sejak di sekolah dasar kerja sama yang dilakukan pun dikarenakan untuk mengikat persahabatan mereka menjadi lebih baik lagi di masa depan nanti.
" Kau kelihatan sehat seharusnya kau yang ikut rapat tadi Shikamaru." Ucap Sasuke.
" Sasuke, Seperti biasa kau selalu saja menyebalkan." Balas Shikamaru
"...Kau sendiri masih saja seperti anak kecil." Balas Sasuke.
"..."
"..Apa yang kau pikirkan ? istrimu yang hilang lagi ?" Tanya Sasuke.
"..."
"...Proyek kita akan di mulai minggu depan, Aku harap rapat berikutnya kau yang harus menghadirinya." Ucap Sasuke lagi.
"...Aku tau." Jawab Shikamaru.
" Shikamaru lebih jangan terlalu terlarut dengan kesedihanmu, Jaa ne." Ucap Sasuke sambil berjalan keluar meninggalkan Shikamaru sendirian.
"..."
.
.
.
.
Kediaman Uchiha
.
.
.
.
" Tadaima." Ucap Sasuke.
" Hiks...hiks...hiks...HHhhhhhhhuuuuuuwwwwaaaaa..." Tangisan suara bayi
" Suara bayi ?"Sasuke merasa bingung karena ada suara bayi di rumahnya.
" Hiks...hiks...hiks...HHhhhhhhhuuuuuuwwwwaaaaa..." Tangisan bayi itu semakin kencang.
" Jangan nangis lagi ya nak kita udah sampai di rumah unntuk sementara kamu tinggal sama bibi dulu ya sampai ibumu ketemu." Ucap ibu itu.
" Kaa-san ?" Ucap Sasuke yang melihat ibunya menggendong seorang bayi.
" Sasuke-kun okaerinasai." Kata Mikoto.
" Kaa-san bayi siapa ini ? Kaa-san mulai jadi babysitter ?" Tanya Sasuke.
" Tidak Sasuke-kun bayi ini Kaa-san temukan di pasar tadi kebawa di truk jerami sepertinya dia terpisah dari ibunya." Jawab Mikoto
" Hmmmmnnnn...terus buat apa Kaa-san bawa pulang ?" Tanya Sasuke lagi.
" Sasuke-kun kau tidak kasihan tidak ada yang merawatnya kan jadi, sementara biar dia Kaa-san rawat di sini dulu saja sampai ibu-nya ketemu."Jawab Mikoto.
"..."
" Sasuke-kun ?" Panggil Mikoto yang melihat putanya melihat terlihat serius memperhatikan bayi yang ada di gendongannya.
"..."
" Sasuke-kun ?" Panggil Mikoto lagi.
"...I-iya Kaa-san." Jawab Sasuke.
" Kau kenapa ? kok kamu liat-nya sampai begitu ?" Tanya Mikoto
" Tidak, aku hanya merasa sepertinya aku pernah melihat wajah ini." Ucap Sasuke.
" Oh iya, di mana kamu pernah lihat ?" Tanya Mikoto.
"...Aku tidak ingat Kaa-san." Ucap Sasuke setelah mencoba berpikir.
"...Ya sudah kau coba ingat-ingat dulu." Ucap Mikoto.
" Hiks...hiks...hiks...HHhhhhhhhuuuuuuwwwwaaaaa..." Tangisan bayi itu semakin kencang.
" Ssssshhhhhhhh...sebentar ya kau pasti lapar ya sayang." Ucap Mikoto sambil berjalan menuju dapur untuk membuat susu.
"...Di mana ya..." Ucap Sasuke yang masih mencoba untuk mengingat-ingat.
"..."
" Aku ingat sekarang bayi itu mirip dengan Shikamaru." Jawab Sasuke sambil menuju ke dapur tempat Mikoto membuat susu.
"...Shikamaru-kun ? Kau yakin ?" Tanya Mikoto lagi.
" Ya Kaa-san wajahnya sedikit mirip dengan Shikamaru kecuali matanya, gimana kalau kita antar aja ke kediaman "NARA" kita coba tanya dulu siapa tau bayi ini kerabat dekatnya."Ucap Sasuke memberi usul.
" Kalau begitu sekarang antar Kaa-san ke sana sekarang." Ucap Mikoto sambil membawa bayi yang berada di gendongannya.
" Iya Kaa-san."Jawab Sasuke
.
.
.
.
Kediaman Nara
.
.
.
.
" Selamat datang Sasuke-kun, Mikoto-san." Ucap Yoshino menyambut tamunya.
" Konichiwa Yoshino Baa-san Shikamaru ada ?" Tanya Sasuke.
" Ada Sasuke-kun dia ada di kamarnya kau langsung temui saja." Jawab Yoshino.
"...Iya, kaa-san aku temui Shikamaru dulu." Ucap Sasuke.
" Jangan lama-lama ingat tujuan kita ke sini Sasuke-kun." Jawab Mikoto.
" Ya Kaa-san." Jawab Sasuke lagi.
.
.
.
Beedroom Shikamaru
.
.
.
" Seperti biasa kau tidur terus Shikamaru." Ucap Sasuke yang memperhatikan shikamaru yang sedang memandangi ponselnya.
" Kenapa kau ada di sini ? Bukankah rapatnya masih minggu depan lagi ?" Tanya Shikamaru yang melihat Sasuke berjalan ke arahnya.
" Aku kesini mengantar ibuku." Jawab Sasuke.
" Ada urusan apa ?" Tanya Shikamaru.
" Tadi pagi ibuku menemukan bayi yang tersesat dan bayi itu sangat mirip denganmu kupikir itu salah satu kerabatmu jadi kubawa saja ke sini." Ucap Sasuke.
"..Mirip denganku ?" Ucap Shikamaru kembali.
" Hn, Ayo kita turun lebih baik kau lihat saja sendiri." Jawab Sasuke sambil berjalan keluar.
.
.
.
.
Ruang Tamu
.
.
.
.
" Maaf Yoshino-san, apakah bayi ini salah satu kerabat anda ?" Tanya Mikoto.
"...Saya tidak pernah melihat bayi ini tapi, memang mirip sekali dengan Shikamaru."Jawab Yoshino setelah memperhatikannya bayi yang di bawah Mikoto.
" Ada apa Kaa-san ?" Tanya Shikamaru setelah sampai di ruang tamu untuk melihat bayi yang di maksud Sasuke.
" Shikamaru coba kau lihat bayi ini mirip sekali denganmu." Jawab Yoshino.
"...Aku tidak kenal dengan bayi ini."Ucap Shikamaru.
" Kau benar-benar tidak mengenalnya Shikamaru ?" Tanya Sasuke kembali.
" Tidak Sasuke aku bahkan tidak yakin kalau dia salah satu kerabatku, Seingatku semua sepupuku juga belum ada yang menikah." Jawab Shikamaru.
"..."
"...Kalau begitu kita pulang saja bu kita serahkan saja pada polisi untuk mencari ibunya."Ucap Sasuke.
" Ibu rasa juga begitu. Baiklah Yoshino-san kami pamit dulu." Ucap Mikoto sambil membawa pulang bayi yang sudah tertidur itu.
" Semoga segera bertemu dengan ibunya Mikoto-san."Ucap Yoshino
" Semoga saja."Jawab Mikoto dan mereka pun pamit pulang.
.
.
.
.
1 minggu kemudian
Kediaman Uchiha
.
.
.
.
" Sasuke apa yang sedang kau lakukan ?" Tanya Shikamaru yang melihat Sasuke yang sedang duduk sendirian dengan setumpukan berkas yang cukup banyak.
" Menyiapkan materi untuk proyek yang selanjutnya. Kau sendiri juga lebih baik menyiapkan materi untuk meeting kita nanti." Jawab Sasuke yang melihat Shikamaru berjalan mendekatinya.
"...Ada banyak mainan juga di antara tumpukan Berkasmu apa ibu-nya masih belum ditemukan ?" Tanya Shikamaru kembali yang juga melihat banyak mainan juga di sekitar berkas milik Sasuke.
" Belum, Sepertinya dia bukan dari daerah sini. Kau sendiri ada perlu apa ke sini ?" Ucap Sasuke Kembali.
" Aku mengantarkan ini baju bayi dari Kaa-san. di mana bayi itu ?" Tanya Shikamaru.
" Dibawa jalan-jalan oleh ibuku tadi pagi belum pulang sampai sekarang." Ucap Sasuke.
" Tadaima, Shikamaru-kun juga ada di sini ?" Tanya Mikoto sambil menurunkan bayi yang berada di pelukkannya sejak tadi dan bayi itu pun mulai merangkak ke arah mainan yang ada di antara tumpukan berkas Sasuke dan mulai mencoret-coret berkas Sasuke.
" Hei...hei...hei...berhenti...berhenti..." Ucap Sasuke.
"Ahhh...Ahhhh...Ahhh...Haaaaa...Haaaaaa...Haaaaa..." Jawab Celotehan Bayi itu.
" Konichiwa Mikoto-baasan." Salam Shikamaru.
" Selamat datang Shikamaru-kun, Ayo duduk tadi bibi beli banyak kue ayo duduk kita makan sambil minum teh." Ucap Mikoto sedangkan, Shikamaru yang mulai beranjak dari sofa dan tidak sadar saat dia berdiri teleponnya pun terjatuh menampilkan foto dirinya dan Temari.
" Mamamamamaammamamammama..." Tiba-tiba terdengar Suara Celotehan.
"...Eh ?" Ucap Sasuke dan Shikamaru melihat bayi itu yang sedang memegang telepon milik Shikamaru dan berkata "MAMA".
" Mamamamamaammamamammama..."Terdengar suara celotehan yang sama.
" Hei kembalikan ya ini telepon paman." Ucap Shikamaru sambil mengambil telepon miliknya.
" Mamama...Hiks...hiks...hiks...HHhhhhhhhuuuuuuwwwwaaaaa..." Tiba-tiba saja bayi itu menangis karena Shikamaru yang mengambil kembali telepon miliknya sehingga dia tidak bisa lagi melihat wajah ibunya.
" Hei kenapa kau malah menangis." Ucap Shikamaru yang tiba-tiba saja melihat dia menangis dengan terpaksa Shikamaru memberikan kembali telepon miliknya karena dia merasa sepertinya dia mau melihat layar fotonya lagi.
"Hiks...Hiks...Hiks...mamamamammamamamam..." Tangisannya mulai mereda dan kembali berceloteh kembali setelah melihat foto yang berada di layar milik Shikamaru.
" Shikamaru bukankah itu foto istrimu ?"Tanya Sasuke.
"...Ya" Jawab Shikamaru.
" Kenapa dia memanggilnya mama ?" Tanya Sasuke lagi.
"...Sasuke kita ke rumah sakit sekarang." Ucap Shikamaru stelah terdiam sebentar melihat bayi dan ponselnya.
" Untuk apa ?" Tanya sasuke.
" Kita lakukan Tes DNA." Jawab Shikamaru
" Tes DNA ? Untuk apa ? Dia ini bukan anakku."Ucap Sasuke.
" Tidak ada yang bilang dia itu anakmu Sasuke, Kau bilang bayi itu mirip denganku kan dan tadi dia melihat foto Temari dan memanggilnya mama." Ucap Shikamaru.
" Maksudmu dia anakmu ?" Tanya Sasuke sambil melihat bayi dan Shikamaru secara bergantian.
" Kalau dia benar-benar anakku pasti DNA kami akan cocok." Ucap Shikamaru lagi.
" Souka... baiklah ayo." Ucap Sasuke.
" Sasuke-kun kau mau ke mana ?" Tanya Mikoto yang membawa cemilan dan minuman.
" Kami mau ke rumah sakit Kaa-san." Ucap Sasuke.
" Untuk apa ? Siapa yang sakit ?" Jawab Mikoto.
" Tidak ada yang sakit hanya ada sedikit dugaan saja." Ucap Sasuke.
" Hati-hati di jalan ya." Jawab Mikoto yang mengerti maksud dari tatapan putranya.
" Iya Kaa-san ayo Shikamaru." Jawab Sasuke lagi.
.
.
.
.
Kediaman Nara
.
.
.
.
" Shikamaru ini kan bayi yang waktu itu kenapa kau bawa pulang ?" Tanya Yoshino saat melihat shikamaru membawa bayi yang waktu itu datang bersama keluarga Uchiha.
" Bayi ini anakku yang selama ini kita cari Kaa-san." Jawab Shikamaru.
" Kau tau dari mana ?" Tanya Yoshino lagi.
" Tadi aku melakukan Tes DNA." Jawab Shikamaru..
" Terus hasilnya bagaimana Shikamaru ?" Tanya Yoshino lagi.
" 99.8% cocok." Ucap Shikamaru sambil memberikan hasil tes DNA-nya kepada Yoshino.
" Jadi dia cucuku" Ucap Yoshino setelah membaca hasil tes DNA.
"..."
" Mamamammamamammamam..."Celotehan kembali terdengar lagi.
"..."
" Kalau begitu bagaimana dengan Temari ?" Tanya Yoshino lagi.
" Menurut Sasuke dia di temukkan oleh supir truk jerami jadi sekarang aku sudah menyuruh orang buat cari tau dari mana truk itu datang." Jawab Shikamaru lagi
" Shikamaru dia sudah menguap lebih baik kau bawa dia ke atas sekarang lagipula ini juga sudah malam tidak baik seorang balita tidur terlalu malam." Ucap Yoshino yang melihat cucunya sudah menguap dengan maa yang mulai terpejam.
" Ya, Ayo kita ke kamar ya sayang." Ucap Shikamaru sambil membawa bayi-nya ke kamar.
" Apa Kau merindukan Temari ?" Tanya Shikamaru.
" Matamu mirip sekali dengannya ?" Tanya Shikamaru lagi.
"...Mamamammama..." Celotehan terdengar lagi yang mulai memejamkan matanya.
" Temari kau di mana sekarang ?" Batin Shikamaru sambil menidurkannya di ranjang.
.
.
.
.
2 hari kemudian
Okinawa
.
.
.
.
" Hiks...Hiks...Hiks...Dai...Kau di mana sayang ?" Temari menangis sambil memeluk pakaian Dai.
" Nona Dai sudah ketemu." Ucap Matsuri saat menemukan Temari yang masih menangis.
" Benarkah ? Tanya Temari sambil beranjak turun dari ranjang.
" Ya, Nona bahkan sekarang dai sudah pulang" Jawab Matsuri kembali.
" Matsuri Di mana Dai sekarang ?" Tanya Temari lagi.
" Ada seoarang pria yang menemukannya dan sekarang dia ada di depan menunggu nona." Jawab Matsuri lagi.
" Dai..." Ucap Temari sambil berlari keluar.
" Temari." Ucap Shikamaru yang akhirnya menemukan istrinya yang selama ini dia cari.
" Shikamaru...Nande ?" Batin Temari.
" Mamamamamaammamamammama..." Terdengar lagi celotehan Dai.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Balasan Review :
ellen : Makasih ya udah di liatin jadi salah ketik. author pengemar keluarga nara soalnya hahhahahha...
Nur sanmar : Hahahaha... salah itu Mikoto tebakannya salah.
LisaNara : Banyak yang nyangka itu yoshino tapi sayangnya salah tebakannya review lagi ya.
Bbplanets : makasih udah review ya. Ini udah lanjut lagi.
.
.
.
.
Terima kasih kepada paraaa Reader yang sudah membaca dan mereview di chapter sebelumnya saya harap chapter yang ini tidak mengecewakan para Reader semua. Chapter Berikutnya tentang Shikamaru yang memberikan penjelasan kepada Temari.
