Title : 미안해요 (I'm Sorry)
Author : Hwang Tae Rin
Disclaimer : Semua character disini milik YME, author Cuma pinjam nama
Rate : T
Main Cast : ChangKyu.
Main Pair : Heechul,Hanggeng,Minho,Jonghyun(CN Blue) And Other..
Genre: Family,Hurt/Comfront and Brothership.. (?)
Warning: GS,Typo(s),Don't Plagiat,Don't SILENT READERS. . .
Summary : "Hiks!.. eomma appa.."/"EOMMA! Aku tidak mau mempunyai dongsaeng sepertinya!.."/"Aku membenci mu Kim Changmin!..."/"Mianhae…" (ChangKyu)
Note : Fanfiction ini murni hasil karya saya selaku author, saya tidak rela dan tidak ikhlas jika hasil karya saya ini si plagiat oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, dalam bentuk apapun!
DON'T LIKE DON'T READ
HAPPY READING…!
Last Chapter..
"Oh! iya eomma appa, ini teman Minnie. Min perkenalkan diri mu." Suruh Sungmin.
"Annyeonghaseo Jung Changmin imnida." Ucap Changmin ramah, dan membungkukkan tubuhnya sopan.
"Eomma appa Min bolehkan nginap di sini, soalnya Min tidak ada tempat nginap di Gwongju."
"Ah! Nde.. tentu saja, Changmin kajja ajhuma antarkan ke kamar mu ne."
"Nde ajhuma ajhusi kamsahamnida, sudah mau menerima saya." Sambil tersenyum Changmin mengucapkan terima kasih, karena sudah di terima oleh keluarga Lee. Changmin melangkahkan kakinya untuk mengikuti Junsu, tetapi suara seseorang membuat langkah tersebut terhenti.
"Eoh! Sungmin hyung!" Pekik seseorang, dan suara tersebut sangat familiar di telinga Changmin. Perlahan namja tinggi ini berbalik.
"Kyuhyun.."
"H-hyung."
.
.
.
Chapter 9
Kedua namja itu saling menatap, Changmin tersenyum bisa bertemu dengan dongsaengnya. Dia juga tidak menyangka bahwa dia bisa berjumpa dengan dongsaengnya secepat ini.
"Kyuhyun." Namja tinggi ini berjalan mendekat, ingin memeluk tubuh yang lebih pendek darinya itu. Tetapi semua ini menghilang, ketika Kyuhyun bersembunyi di balik Jonghyun.
"Aniyo, aku tidak mau." Tolak Kyuhyun dengan tangan yang memegang erat lengan Jonghyun. Sedangkan sang pemilik lengan, bisa merasakan bahwa tangan Kyuhyun bergetar.
'Apa yang terjadi?' Tanya Jonghyun dalam hati, jujur saja apa yang dia takutkan pasti benar-benar terjadi. Bahwa Kyuhyun selama di Seoul selalu tertekan, dan ternyata dugaannya benar karena secara LIVE Jonghyun melihat raut wajah Kyuhyun yang sepertinya takut dengan namja di depannya sekarang.
"Kyuhyun kenapa bersembunyi, ini hyung Kyu. Hyung mu, kenapa kamu menghindari hyung Kyu?" Tanya Changmin dengan wajah cemasnya, namja ini mulai takut. Takut bahwa Kyuhyun, tidak ingin bertemu dengannya lagi.
"Kyu kajja kita pulang, hyung merindukan mu Kyu. Ayolah jangan seperti ini Kyu, hyung hampir gila karena kamu menghilang." Ucap Changmin frustasi.
"Ekh! tu-tunggu dulu kamu hyungnya Kyuhyun?" Tanya Jonghyun sambil menunjuk wajah Changmin.
"Nde aku hyungnya." Jawab Changmin.
"Haahh… apa yang hyung lakukan kepada Kyuhyun, pasti hyung sudah melukai perasaanya. Karena Kyuhyun tidak pernah sampai bersikap seperti ini." Ujar Jonghyun dengan mata yang memicing.
"Bukan urusan mu." Ucap Changmin singkat, dan mata ini langsung beralih ke namja yang dari tadi bersembunyi di balik tubuh Jonghyun. Perlahan Changmin melangkahkan kakinya, mendekat ke Kyuhyun.
"Kyu kajja kita pulang ne, mian hyung sudah bersikap jahat kepada mu. Jebal kembalilah, Minho juga sudah menghawatirkan mu di Seoul. Kyuhyun mau pulan ke Seoul kan?" Tanya Changmin pelan, sungguh dia harus benar-benar berbicara lembut kalau tidak. Kyuhyun tidak akan pernah kembali.
"Ani aku tidak mau, hyung membenci ku hiks.. aku tidak mau membuat hyung susah, aku tidak mau." Kyuhyun mulai terisak sambil menggelengkan kepalanya, tanda dia menolah ajakan Changmin. Karena memang benar sebenarnya Kyuhyun mau kembali, tetapi dia masih takut dan ragu untuk kembali.
"Argghhh! KYU SUDAH CUKUP KAMU MEMBUAT KU GILA SEPERTI INI!" Merasa frustasi dan putus asa, Changmin mulai berteriak dan berucap kasar kepada Kyuhyun.
"Hiks.. mi-mian hyung aku sudah menyusahkan hyung, lebih baik hyung tidak usah mencari ku. Hiks.. aku membenci mu hyung.." Ucap Kyuhyun lirih, dan melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu.
"Kyu! Kyuhyun!" Jonghyun berteriak, dan mengikuti Kyuhyun yang dari tadi berjalan tidak tentu arah. Sekarang di ruangan itu hanya tertinggal Junsu,Yoochun,Sungmin dan Changmin.
"Arghhhh! Apa yang ku lakukan, kenapa aku berteriak kepadanya!" Changmin yang merasa gagal, mengacak rambutnya frustasi dengan dada yang naik turun.
"Min.. redakan emosi mu." Ucap Sungmin pelan, sambil mengelus punggung namja tinggi tersebut.
"Hiks.. Kyu mian, maafkan hyung." Namja ini mulai terisak, karena sudah kedua kalinya dia melakukan hal bodoh.
"Haahh… kajja duduk dulu ne." Ajak Sungmin, dan menuntun Changmin untuk duduk di sofa. Sungmin mengibaskan tangannya, mennyuruh eomma dan appanya untuk meninggalkan Sungmin dan Changmin berdua. Sedangkan kedua orang tua itu hanya mengangguk mengerti.
Lumayan lama Changmin terisak, bahkan berdialog dan menjambak rambutnya sendiri. Sepertinya namja tinggi ini benar-benar mulai gila. -_-
Merasa sudah waktunya Sungmin mulai bertanya pelan-pelan, agar Changmin merasa nyaman.
"Min apa Kyuhyun adalah dongsaeng yang kamu cari?" Tanya Sungmin hati-hati, sambil menundukkan kepalanya sedikit karena sedari tadi Changmin hanya menatap lantai tanpa berkedip.
"…" Tidak ada jawaban, Sungmin hanya menghela nafas dan menepuk pelan bahu Changmin.
"Min." Panggil Sungmin.
"E-ekh! n-nde Ming wae?" Lagi Changmin hanya menjawab wae dan mwo, sepertinya Sungmin harus sabar berbicara dengan namja ini.
"Ck! Kamu ini sudah jangan melamun terus, aku mau bertanya kepada mu. Apa Kyuhyun adalah dongsaeng mu yang menghilang itu?" Tanya Sungmin.
"Ne, dia dongsaeng ku." Jawab Changmin.
"Haahh… ini pertama kalinya Kyuhyun bersikap seperti ini, jika sudah begini berarti Kyuhyun benar-benar kecewa kepada mu Min."
"Aku tau ak-.." Belum selesai Changmin mengucapkan ucapannya, dengan cepat Sungmin memotong ucapan tersebut.
"Apa yang kamu lakukan kepadanya, aku akan mendengarkan. Ppali ceritakan kepada ku." Suruh Sungmin dengan tangan yang terlipat di dada.
"Ta-tapi Ming.."
"Min, aku hanya ingin membantu mu untuk meyelesaikan masalah ini. Karena Kyuhyun sudah aku anggap sebagai dongsaeng ku, jadi mau bercerita atau kamu tetap ingin seperti ini?" Tawar Sungmin, sambil menaikkan sebelah alisnya.
"Haahhh… baiklah.. baiklah." Akhirnya Changmin mengalah, dan menceritakan semua kelakuan dan perbuatannya kepada Kyuhyun selama ini. Sedangkan namja imut itu, ck sudah tidak di tanya lagi. Mata itu terbelakak kaget dengan semua pernyataan Changmin, dia tidak habis fikir ternyata Changmin adalah namja yang memiliki sisi mengerikan. Walaupun dia tidak pernah merasakannya.
Beberapa menit Kemudian…
"Begitu Ming ceritanya, tapi sumpah aku sangat menyesal. Selama Kyuhyun tidak berada di samping ku, rasanya aneh dan ada yang kurang. Aku sudah sangat terbiasa dengan kehadirannya di samping ku." Ucap Changmin sambil mengelus tengkuk lehernya.
"Ck! Kamu yang salah Min, masa dengan dongsaeng mu sendiri kamu memperlakukannya sekejam itu. Bahkan kamu membuat Kyuhyun sakit dengan melemparnya bola basket, dan kamu tidak meminta maaf sedikitpun kepadanya. Terus kamu menyuruhnya mengerjakan semua tugas mu, dan lagi kamu tidak mengucapkan terima kasih kepadanya."
"Aku tau Ming ta-.."
"Min biarkan aku bicara, kamu diam dan dengarkan aku ok!" Sungmin memotong ucapan Changmin dengan tangan yang terangkat di depan wajah Changmin.
"Aish! nde… aku dengarkan."
"Bagus." Namja imut ini melipat tangannya kembali, dan menatap Changmin serius.
"Min Kyuhyun itu sangat menyayangi mu, apa kamu pernah melihatnya marah atau membentak mu ketika kamu melakukan yang semena-mena kepadanya?" Tanya Sungmin.
"Ani." Jawab Changmin dengan kepala yang menggeleng.
"Ternyata benar dugaan ku, dia itu sayang kepada mu tetapi kenapa kamu tidak pernah memberinya kesempatan untuk dekat dengan mu Min. Apa kamu tau ketika Kyuhyun berumur 9 tahun, dia ke sini bersama Jaejoong ajhuma dan Yunho ajhusi?" Tanya Sungmin lagi.
"Euumm… aku tau, hanya saja aku tidak ikut. Ketika itu aku lebih memilih di rumah saja." Jawab Changmin.
"Kyuhyun sangat antusias menceritakan dirimu, bahkan dia mengatakan kepada seluruh teman dan termasuk aku. Dia sangat mengagumi mu Min, dulu Kyuhyun pernah bilang ke pada ku kalau dia ingin sekali menjadi namja kuat dan tinggi seperti mu. Hanya saja semua itu tandas dengan mudahnya, karena sifat keras kepala dan egois mu Min. Aku yakin Kyuhyun selalu tersenyum dan berprilaku baik di depan mu, tetapi di dalam dia sangat rapuh. Sungguh aku tidak percaya aku yang bukan hyungnya, lebih tau banyak tentang Kyuhyun. Padahal kamu sudah 8 tahun bersamanya, dan kamu sama sekali tidak tau bagaimana perasaan dongsaeng mu sendiri." Namja ini menghentikan ucapannya sebentar, rasanya ingin sekali dia menjedotkan Changmin ke dinding karena emosi yang sudah lama dia tahan. Tetapi karena etika dan sopan santun sangat melekat di dirinya, semua percobaan gila itu dia urungkan dan lebih memilih melanjutkan ucapannya.
"Aku berharap kamu akan mengerti dengan ucapan ku Min, dan cepatlah minta maaf kepadanya. Sebelum hatinya benar-benar tertutup dan tidak ingin bertemu atau melihat wajah mu lagi." Ujar Sungmin dengan nada suara yang dingin, lalu berdiri dari duduknya meninggalkan Changmin yang dari tadi terdiam memikirkan ucapan panjang dari teman barunya itu.
"Haahh…. Aku tau Ming aku jahat, bahkan aku tidak pantas menjadi hyungnya." Gumam Changmin lirih, entah sejak kapan namja ini berbaring di sofa panjang itu. Dan menuju alam mimpinya dengan air mata yang menetes di ujung matanya.
:(-Mianhae-):
Pukul 06.57 Di Sekolah~
Selama Changmin dan Kyuhyun yang ternyata sudah bertemu di Gwongju, di satu sisi seorang namja tinggi yang sudah celinga-celingu di kelas XIIA. Sepertinya namja ini mencari seseorang.
"Hey! Kamu anak kelas XI ngapain ke sini, ini bukan kelas mu tau!" Ujar seorang namja yang salah satu murid di kelas itu.
"Ekh! sunbae apa Changmin hyung sudah datang?" Tanya namja ini yang bername tag Choi Minho.
"Oh! Changmin katanya untuk beberapa hari dia ijin, karena mencari adiknya yang hilang." Jawab namja tersebut.
"MWO! Jinja?" Teriak Minho dengan mata yang terbelakak lebar, karena tidak menyangka bahwa hyung dari sahabatnya itu tidak mengajaknya sama sekali.
"YA! jangan berteriak, aish kamu ini bisa membuat ku tuli!"
"Apa sunbae tau Changmin hyung pergi kemana?"
"Aku dengar-dengar katanya dia pergi ke Gwongju." Balas namja tersebut.
"Ah! Nde kamsahamnida atas infonya, annyeong." Dengan tergesa-gesa Minho pergi entah kemana, dan sepertinya Kyuline akan berkumpul di Gwongju. -_-
:(-Mianhae-):
Pukul 16.04~
Namja ini terus berjalan dengan kepala yang menunduk, melihat tanah bukan melihat jalan di depannya. Bahkan namja satunya, tidak usah di tanya lagi dia sudah cemas dan takut jika temannya ini akan kejedot sesuatu karena lebih tertarik menatap tanah dari pada memperhatikan jalan di depannya.
"Kyu ayolah jangan seperti ini, kajja kita pulang hari mulai sore Kyu." Ucap namja tampan, yang bernama Lee Jonghyun.
"…" Tidak ada jawaban, Jonghyun yang melihat sang teman tidak menjawab jadi jengah sendiri.
"Kyu jebal jangan seperti ini, kamu membuat ku khawatir Kyu. Bahkan jujur saja aku tidak tau di mana kita sekarang, ayolah Kyu kita pulang aku takut kita tersesat. Lebih baik kita pulang sekarang, sebelum otak ini melupakan arah jalan pulang." Yah! Memang benar Jonghyun sama sekali tidak tau di mana mereka sekarang, di karenakan Kyuhyun dari tadi berjalan tidak tentu arah. Sedangkan Jonghyun, karena takut terjadi apa-apa namja ini memutuskan untuk mengikuti Kyuhyun tanpa berhenti sama sekali.
"Kyu."
"…"
"YA! JUNG KYUHYUN!" Teriak Jonghyun dengan wajah yang sudah memerah padam.
"Mwo?" Dan akhirnya kesabaran Jonghyun terbalaskan, dengan Kyuhyun yang mulai menjawab panggilannya dan kaki itu tidak berjalan lagi.
"Aish! kamu ini kajja kita pulang ini sudah sore, nanti Junsu ajhuma dan Yoochun ajhusi khawatir." Jonghyun menarik Kyuhyun tetapi orang yang di tarik berhenti, membuat sang penarik menoleh bingung.
"Kenapa berhenti?"
"Aku tidak mau pulang, aku tidak mau melihat wajah namja itu. Aku membencinya."
"Ck, kamu bohong aku tau Kyu kamu menyayangi namja itu. Bukankah itu hyung mu, aku yakin dan seyakin-yakinnya kamu masih membuka hati mu untuknya. Jadi jebal kita kembali dulu ne, baru kita bicarakan masalah ini dengan hyung mu baik-baik. Bukannya malah main kabur-kaburran begini." Ujar Jonghyun.
"Tapi Jonghyun ak-.."
"Kyu.. ayolah jangan membuat ku gila Kyu, kamu ini sudah besar dan akan menuju ke dewasa. Jadi please jangan bersikap seperti anak kecil." Mohon Jonghyun dengan tangan yang menyatu jadi satu, bagaikan menyembah. Ekh? O.o
"Ck! Baiklah.. baiklah Lee Jonghyun, ah! Aku juga mau bilang jangan mengatai ku anak kecil aku ini dewasa, bahkan aku bisa mengerjakan soal kelas XII yang seharusnya belum waktunya untuk aku kerjakan." Ucap Kyuhyun bangga, dan mulai berjalan di depan Jonghyun.
"Mulai deh penyakitnya, menyebalkan!" Gumam Jonghyun kesal, dan mengikuti Kyuhyun.
:(-Mianhae-):
Di Kediaman Keluarga Lee~
"Aigo! Jonghyun dan Kyuhyun di mana sih!" Seorang namja imut dengan ciri khas yang memiliki gigi kelicinya, mondar-mandir dengan sebuah benda berwarna pink di tangannya. Sedangkan penghuni lain yang melihat tingkah Sungmin hanya memutar bola matanya malas.
"Aish! Ming bisa tidak jangan mondar-mandir seperti itu, seperti seterikaan saja dan lihat lantainya sudah panas." Celetuk Changmin dan malah mendapatkan hadiah di kepalanya.
"YA! apa kamu tidak khawatir eoh, ini dongsaeng mu sedang menghilang dan kamu malah bersantai-santai seperti ini."
"Ck! Ming aku tau Kyuhyun itu pintar, tersesat sampai bagaimanapun akhirnya dia akan sampai rumah dengan selamat. Aku yakin itu." Ucap Changmin berusaha menyakinkan sang teman.
"Haahh… baiklah." Akhirnya Sungmin mau juga duduk dan mulai tenang.
Beberapa Jam Kemudian..
Pukul 17.46~
"Junsu ajhuma Yoochun ajhusi kami pulang!" Teriak seseorang yang di yakin, pasti suara Jonghyun.
"Eoh! Jonghyun Kyuhyun!" Pekik Sungmin lalu berlari memeluk kedua namja tampan tersebut, yang sudah dia anggap sebagai dongsaeng.
"Aigo! hyung jangan kuat-kuat meluknya sesak nih!" Gerutu Jonghyun.
"Hiks.. kalian kemana saja eoh! Kami semua khawatir mencari kalian."
"Mian hyung, tadi kami sempat tersesat dan untung saja karena Kyuhyun memiliki daya ingat yang bagus. Jadi kami bisa pulang." Jelas Jonghyun.
"Kyu kamu tidak apa-apa kan?" Suara seseorang yang sangat familiar di telinga Kyuhyun, membuat namja ini mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa orang tersebut.
"Nde hyung aku baik-baik saja." Balas Kyuhyun pelan.
"Hhhmm… nde Kyu, hyung sangat khawatir kepada mu." Changmin menggerakan tangannya untuk mengelus pucuk kepala Kyuhyun, hanya saja sebuah tangan membuatnya berhenti.
"Aku baik-baik saja hyung, Sungmin hyung aku mau ke kamar dulu ne." Kyuhyun melangkahkan kakinya, dan ingin meninggalkan ruangan tersebut. Tetapi sekarang teriakan seseorang terpaksa membuatnya menoleh ke asal suara.
"KYUHYUN! MY BEST FRIEND!" Teriak seseorang dan seenak jidatnya memeluk Kyuhyun erat.
"Lho! Mi-Minho." Kaget Kyuhyun, jujur saja dia bingung bagaimana bisa temannya ini berada di sini.
"Huuwaaaaa! Kyuhyun akhirnya aku bisa bertemu dengan mu, ketika sekian banyaknya aku melewati rintangan. Dari preman,banci,ajhuma-ajhuma,tersesat dan hiks.. kelaparan. Huwaaa! Aku merindukan mu Kyu, kenapa kamu pergi tanpa pamit kepada ku eoh!" Curhat Minho panjang lebar, dengan mata yang sudah mengeluarkan air mata.
"Ekh! ji-jinja kamu mengalami itu semua, aish kamu ini kalau mau ke sini bilang-bilang kenapa kamu malah langsung ke sini tanpa persiapan alamat yang jelas."
"Hiks.. Changmin hyung juga salah dia tidak mengajak ku, jadi terpaksa aku ke sini sendiri. Dan bagaimana bisa aku mau menghubungi mu, pulsa ku sudah habis aku pakai telephone bersama Taemin di kereta tadi." Suara Minho makin memelan, ketika mengucapkan Taemin.
"Ck! Kamu ini."
"YA! YA! kamu siapa eoh!" Cerobot Jonghyun yang langsung menengahi kedua namja tersebut.
"YA! kamu siapa eoh! Aku sahabatnya Kyuhyun." Balas Minho dan berdecak pinggang di depan Jonghyun.
"YA! namja tiang! Kamu yang siapa, aku ini temannya Kyuhyun bahkan dari kecil."
"Aish! aku ini le-…" Belum selesai Minho membalas ucapan Jonghyun, ucapan seseorang membuat kedua namja ini terdiam membisu karena takut.
"YA! kalian ini jangan ribut di rumah orang, Kyuhyun suruh kedua teman mu ini diam. Ck, Su ie kajja kita ke belakang biar anak-anak ini menyelesaikan masalah mereka." Ucap Yoochun, lalu merangkul Junsu.
"Ya ampun! Kyuhyun maksud semua ini apa, kenapa satu orang muncul lagi?" Tanya Sungmin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ini Minho Sungmin hyung, Jonghyun ini Minho teman ku. Jadi jangan berkelahi dengannya, semua sudah jelaskan kalau begitu aku mau tidur capek." Jelas Kyuhyun, dan melangkahkan kakinya menuju kamar.
"Changmin hyung apa Kyu masih marah kepada mu?" Tanya Minho dan berdiri di samping Changmin.
"Nde, aku juga sudah minta maaf kepadanya tetapi dia masih mendiamkan ku."
"Sudahlah berusaha terus ne, aku yakin Kyuhyun akan memaafkan mu."
"Nde aku tau itu."
"Oh! iya ekh.." Minho menatap Sungmin dengan tatapan bertanya, tau maksud Minho Sungmin memperkenalkan dirinya.
"Panggil saja Sungmin hyung." Balas Sungmin sambil tersenyum kepada Minho.
"Ah! Nde Sungmin hyung apa aku bisa menginap di sini, aku akan membayarnya kok!"
"Ani tidak usah bayar, tidak apa-apa kok Minho menginap di sini."
"Eoh! Jinja aigo kamsahamnida hyung." Ucap Minho lalu membungkukkan tubuhnya untuk berterima kasih.
"Sungmin hyung aku ke kamar ne." Ujar Jonghyun, dan melangkahkan kakinya menuju kamar.
"Nde." Balas Sungmin.
"Oh! iya Minho kajja hyung tunjukan kamar mu dimana." Ajak Sungmin lalu melangkahkan kakinya mendahului Minho.
Dan sekarang hanya tertinggal Changmin yang berada di ruangan itu, namja ini masih saja berdiri di tempat itu. Dengan kepala yang tertunduk, namja ini berfikir keras apa yang harus dia lakukan agar dongsaengnya memaafkannya.
"Kyu kenapa kamu menjadi dingin kepada hyung, bahkan aku tidak melihat senyum mu lagi." Gumam Changmin pelan, dan lagi air mata itu menetes menambah perasaan bersalah itu kembali.
.
.
.
TBC
Chapter 9 update!..
Huuffhhh… sepertinya chap ini SANGAT MENGECEWAKAN! D:
Apa di sini lebih banyak kejadian konyol dan tidak penting? :( mian kalau memang tae rin mengecewakan chingudeul.
Haaahh…. Tapi insyaallah Kyuhyun akan memaafkan Changmin sebentar lagi, amiinn.. :D
Kemarin tae rin mau minta alamat twitter kalian, tetapi sepertinya kemarin lupa ketik.. -_- jadi kalau boleh tae rin minta alamat twitternya ne.. :)
Oh! iya sepertinya chingudeul ada yang salah paham deh, tae rin jelaskan satu-satu status karakter di sini ne.. :)
*Junsu dan Yoochun=ortu Sungmin.
*Jonghyun=anak dari kakak Junsu, tetapi karena keluarga Jonghyun berkerja di Australia dan kadang-kadang saja pulang ke Korean. Jadi Jonghyun di titipkan di Gwongju, bersama Junsu adik dari eomma Jonghyun. Tetapi namja ini sudah di anggap anak dan saudara oleh keluarga Lee.
*Kyuhyun=bukan salah satu anggota keluarga Lee, di sini Kyuhyun hanya sebagai orang yang sudah di anggap sebagai anak atau saudara oleh keluarga Lee. Karena dulu keluarga Lee dan Cho ada lah tetangga dekat.
Hhhmm… bagaimana apa sudah mengerti status mereka di sini? :) baiklah, waktunya balas-balas review ne.. :D
riekyumidwife : Aigo! bukan alamat asal -_- maksudnya twitter, klo tae rin mau ke bali duitnya mana.. -_- mikir aja udh pusing *_* kekekeke~ :D
IrumaAckleschia : Mian tae rin udah terbiasa pake last chap.. D: jadi jeongmal mian tae rin nggak bisa hapus, soalnya maksud tae rin biar nanti readers bisa tau sebelumnya bagaimana agar tidak lupa.. :) tapi, gomawo atas sarannya.. :D
Gyurievil : Kekekeke~ insyaallah ne.. :) soalnay di sini ChangKyu bukan KyuMin, tetapi nanti ada kok KyuMin momentnya.. :) hanya seperti adik dan kakak lho.. =D
Kim Eun Seob : Aigo! jeongmal mian chingu pasti kecewa BERAT D: di sini ChangKyu momentnya dikit banget.. di sini lebih ke perasaan Kyuhyun, dan kebodohan yang di buat oleh Kyuline -_- tapi secepatnya nanti tae rin buat hubungan ChangKyu baik lagi kok! :) sekali lagi mian kalau chingu kecewa sama chap ini, soalnya tae rin juga masih newbie.. l(_ _)l
Haiiro-Sora : Aniyo, aduh sepertinya banyak kesalah pahaman di sini. Tae rin pe'a bener pang bikin cerita, pokoknya status mereka semua ada di atas baca aja ne biar chingu tau ok! :D mian kalau bikin bingung.. :(
wonkyufa : Kekekeke~ sdh di jalankan.. :D
ChoFanni : Ck, eonni ini kasihan bah Kyu oppanya yang ada nanti kita di keroyoki ama oppadeul. *lirik member suju
jiy : Kekekeke~ OK! XDDD
Jmhyewon : Nde…. :)
mintcold : Ani sungmin nggak ganggu, di sini perannya dia dewasa. :) tenang saja ChangKyu nggak di ganngu kok! :D
hyunhee98 : Hehehe :D masih ada sih tapi habis ini udah selesai kok! :D (maybe) -_- belum mikir jauh sih!..
fikyu : OK! :DD
lee minji elf : Hehehehe… nde chingu! :)
KyundaClouds : Hahahaha… :D ne chingu.. kekekeke~ jadi senyum2 sndiri bacanya.
Chonurullau40 a.k.a Miss Zhang : Aish! gomawo….! *make toa
meyrislove : OK! XDDDD gomawo ne… :)
JejeKyu Red Saphire : Kagak! Ada kok.. Di sini ChangKyu.. :) hehehe nde KYULINE *kibar bendera kyuline (memang ada) (?) O.o
puzZy cat : Kekekeke~ nde ini udh tae rin siksa min oppanya.. :D loa janan jauh amat *pout tae rin di jalan ,Gg 1,RT 04, No.93 (lengkap amat) kekekeke~ biasanya bisa di bilang karang paci. :) pernah dengar kan alamatnya? :D
Ok! Ok! balas review sudah..! :DDD
Mian kalau updatenya terlalu malam.. D:
Baiklah akhir kata sampai jumpa next chap..
Annyeong ^-^
