Tsuna-nii and His Siblings
Prompt: Stars
Setelah selesai mandi, Tsuna mengambil segelas susu dan sepiring kue kering yang Nana buat tadi sore. Kali ini Reborn menyuruhnya untuk mempelajari materi semester genap, padahal baru satu minggu dia masuk semester baru.
Membuka pintu kamarnya, dia melihat Fuuta yang terduduk menatap jendela kamarnya yang terbuka lebar.
"Fuuta, tolong tutup jendelanya, ini sudah malam," sahut Tsuna meletakkan kue kering di samping Fuuta.
Fuuta menatap Tsuna. "Maaf Tsuna-nii, setelah selesai nanti aku tutup jendelanya," ucapnya pelan.
Tsuna memiringkan kepalanya, menatap Fuuta heran.
"Bintang malam ini terlalu bagus, makanya aku tidak mau melewatkannya," Fuuta tersenyum pada kakaknya.
Tsuna ikut tersenyum.
"Kalau begitu aku akan menemanimu sampai kau bosan menatap bintang-bintang itu, boleh?" Tsuna duduk di samping Fuuta.
Fuuta mengangguk senang.
Seraya menatap bintang-bintang dari jendela kamar Tsuna, Fuuta menjelaskan berbagai rasi bintang dan sedikit bercerita soal ibunya yang selalu menemaninya melihat bintang sebelum pergi tidur.
"Sekarang ada Tsuna-nii yang menemaniku, aku merasa senang sekali," senyum Fuuta.
Tsuna sedikit tersentak. Rupanya selama ini Fuuta merasa kesepian.
"Kalau kau mau, aku akan selalu menemanimu melihat bintang seperti ini. Lain kali mungkin kita pergi ke gunung Namimori supaya bisa melihatnya lebih jelas." kekeh Tsuna.
Fuuta hanya tertawa riang mendengarnya.
[a/n]: I can't believe it, saya gak update ini selama hampir satu bulan. Maaf ;A;
Maaf juga kalo ceritanya maksa ;;A;;
