Pagi-pagi sekali di di hari minggu ini, di rumah keluarga Baekhyun terlihat sangat sibuk karena hari ini rencananya keluarga Aron akan melamar Baekhyun setelah beberapa waktu lalu Baekhyun bertemu dengan keluarga Aron, hari ini secara resmi akan diadakan pertemuan antara keluarga Baekhyun dan Aron.
"dek, ikut gue yook..." kata Baekhyun
"kemana bang? "
"nyalon dong cint,,, gue pengen spa sama menipedi nih... lo kan tau ini hari spesial buat gue dek.. "
"iya deh, gue anter bang... "
"kalo lo mau sekalian treatment juga gapapa dek, gue bayarin kok..."
"gak usah bang, Cuma nanti lo gue tinggal ya.. gue pengen ke rumah Ren bentar, nanti gue jemput lo lagi kalo udah selesai.."
"okelah dek, nanti gue beliin cake kesukaan lo aja deh yaa "
"oke sip, bang..."
Akhirnya Minhyun mengantarkan Baekhyun ke sebuah salon di sebuah mall. Setelah Baekhyun turun dari mobil, Minhyun pun segera melesatkan mobilnya menuju rumah Ren.
Tok tok tok...
"eh Minyun? Ngapain lo kemari? Gak bantu-bantu mamah lo di rumah? " tanya Ren saat dia membukakan pintu.
"gue pengen cerita sama lo, Ren ! boleh gak? "
"boleh sih,, yaudah hayuk ke kamar gue aja ya kalo gitu..." kata Ren sambil menggandeng tangan Minhyun untuk pergi ke kamarnya.
.
.
.
"jadi, lo mau cerita apa? " tanya Ren.
Minhyun masih diam, tak berapa lama kemudian dia meneteskan air mata...
"mmm Ren, gue gatau kenapa perasaan gue ini... tapi kok gue kayak gak Rela lagi ya kalo abang gue sama bang Aron tunangan hari ini... gue jahat ya Ren? "
Ren menghampiri Minhyun, lalu dipeluknya sahabat yg sangat ia sayangi itu...
"lo gak jahat kok nyun, gue maklum kan selama ini lo mendem cinta ke abang gue... tapi lo harus mengikhlaskan semuanya, demi Kris ! okey? "
"iya Ren, i will..." kata Minhyun lalu memeluk sahabatnya itu.
Tiba-tiba saat mereka berpelukan, Aron nyelonong aja masuk ke kamar Ren tanpa permisi karena dia tidak tahu kalau disitu ada Minhyun.
"deeekkk, abang mau pinjem..." belum sempat Aron menyelesaikan katanya, dia melihat Minhyun ada disitu.
"kenapa bang? " tanya Ren.
"eh gajadi deh,, lho Minhyun kok disini?" tanya Aron.
"eh iya bang, bang bacon lagi nyalon dan gue males nungguinnya jadi gue ke tempat Ren aja.."
"ooh gitu ya, eh tapi itu lo kenapa? Habis nangis ya? " tanya Aron saat melihat mata Minhyun basah.
"iya, gue nangis karena lo, bego !" batin Minhyun.
"eh ehm gak kok bang, ini mata gue kelilipan..." kata Minhyun sambil senyun maksa
Kemudian ponsel Minhyun bergetar, dilihatnya dan ternyata abangnya yg menelpon... mungkin dia udah selesai nyalon.
.
.
.
"yeoboseyo abang..." kata Minhyun.
"dek, gue udah selesai, cepetan jemput gue..." jawab Baekhyun.
"iya, gue otw deh..."
"oke, abang tunggu yah... " kata Baekhyun lalu menutup telponnya.
Minhyun pun menghampiri Ren dan Aron untuk berpamitan..
"Bang, Ren.. gue pulang dulu yaa, abang gue udah selesai nyalonnya ! " kata Minhyun.
"ooh yaudah, aduh gue jadi penasaran gimana abang lo.. " kata Aron.
"yaudah, yook gue anterin lo ke bawah..." kata Ren.
.
.
.
"haaaiiiii adeeekkkkk ! " sapa Baekhyun yg menghampiri adeknya dengan warna rambut baru.
"oh hai bang..."
"gimana rambut gue? "
"oke kok, oke... yaudah pulang yok ! eh cake buat gue gak lupa kan? "
"ya dibeliin dong sayang..." kata Baekhyun sambil senyum ke Minhyun.
Sepanjang perjalanan, Minhyun Cuma muter 1 lagu... lagu yg mewakili perasaannya saat ini... yaitu lagunya Trax – blind.
"dan han beonman, han beonman nal chajabwa jebal.. heuneukki myeon deo uk heuneu kkil surok, tumyeong haejyeo man ga neunde..." Minhyun menyanyi.
"dek ngapa lo puter lagu galau model begini? "
"gapapa bang, gue lagi pengen aja..."
"galau lo dek? "
"gak kok bang... udah ah jangan tanya-tanya ! " Minhyun sewot.
.
.
.
Sore hari, waktu yg ditunggu-tunggu Aron dan Minhyun. Hari ini Minhyun berdandan dibantu oleh adeknya, dia berdandan sangat manis hari ini. Dengan menganakan dress berwarna merah, dia tampak sangat menawan.
Sementara itu, keluarga Aron ternyata telah tiba di rumah. dan Aron pun terlihat sangat tampan saat mengenakan tuxedo hitam itu, terlihat serasi sekali dengan Baekhyun.
"silahkan duduk... silahkan..." sandara mempersilahkan keluarga Aron untuk duduk.
"terima kasih, ahjumma..."
Setelah semua orang duduk, akhirnya Baekhyun turun dari kamarnya di lantai 2 sambil digandeng oleh Minhyun. Dan saat itulah Aron benar-benar terpana dengan sosok Baekhyun yg tampil cantik malam ini.
"maaf semuanya, saya baru selesai..." kata Baekhyun lalu duduk di sebelah Aron.
"oh oke, kalau begitu kita mulai saja acaranya karena sudah ada Baekhyun" kata Leeteuk, papah Aron.
"iya, silahkan..." kata Sandara.
"mmm, begini tante.. saya membawa keluarga saya kemari dengan niat ingin melamar Bakhyun secara resmi..." kata Aron.
"wah, senang sekali mendengar niat baik nak Aron... tapi itu semua tante serahkan sama Baekhyun bagaimananya..." kata Sandara.
"jadi bagaimana, baby... apakah kau mau menerima lamaran dari seseorang yg tidak sempurna seperti diriku ini?" tanya Aron ke Baekhyun.
"bismillah... dengan ini saya menerima lamaranmu Kwak Aron... " kata Baekhyun sambil tersenyum ke arah pacarnya.
"alhamdulillah..." kata orang-orang yg hadir.
"sini, nak... tante mau pasangkan cincin di jari kamu..." kata Taeyeon sambil menghampiri Baekhyun.
Dan kemudian Baekhyun berdiri di hadapan Taeyeon, lalu wanita mungil itu memasangkan cincin di jari manis Baekhyun sebagai tanda dia resmi jadi calon istri Aron.
"terus, bagaimana tentang rencana pernikahan?" tanya Sandara.
"kalau saya pribadi sih, inginnya segera... bagaimana kalau bulan depan, tan?" kata Aron.
"baby, apa itu tidak terlalu cepat?" tanya Baekhyun.
"gak baby, bulan depan kan kita libur kuliah... jadi setelah menikah, kita bisa bulan madu..." kata Aron jujur :3
"ahhh, kalau begitu terserah padamu saja baby ! " kata Baekhyun sambil menutupi pipinya yg blushing abis :v
"baiklah, bulan depan adalah hari pernikahan mereka... semoga segala sesuatunya lancar yaa..." kata Sandara.
.
.
.
Setelah acara inti, kini tibalah acara favorit semua orang... yaitu makan-makan :3 disana trio powerpuffgirl lagi-lagi ngerumpi #ngerumpi kok gak kenal tempat :3
"Ren, abang lo tho thweet banget thih? Gue juga jadi pengen dilamar Luhan..." kata Sehun.
"haha, kalo gue sih tinggal tunggu aja lamaran itu orang..." kata Ren sambil pandang-pandangan sama JR yg lagi antri ambil makan :v
"aduh,, pikirin sekolah dulu deh... kita kan baru naik kelas 3 ! " kata Minhyun sewot.
"eh betewe, bang Krith mana nih? Kok gak kelihatan dithini dia? " tanya Sehun.
"ooh, bang Kris katanya gak enak badan gitu... dia bilang gak bisa dateng, hun..." jawab Minhyun.
"oooh gitu, ya ya ya..."
.
.
.
Di tempat lain, lebih tepatnya di bandara Incheon...
"haaaiiiii..." teriak pria tinggi sambil melambaikan tangan ke arah seseorang.
"hai, sini gue bawain tas lo.. dan segeralah kita pulang !"
"lo kenapa sih? Gak kangen lo sama gue?"
"TAO, PLEASE ! GUE BOHONGIN PACAR GUE BUAT GAK DATENG KE ACARA TUNANGANNYA SAHABAT GUE CUMA BUAT NGEJEMPUT LO ! " Kris murka.
"woles aja napa, sayang..." kata Tao.
"muke gile gue disuruh woles,,, eh jangan panggil gue gitu ! lo kan Cuma mantan gue !"
"Kris, please... jangan ngomongin itu dulu... gue gabisa kehilangan lo ! "
"serah lo deh..." kata Kris lalu berjalan mendahului Tao.
"Kris... tungguin gue !" kata Tao.
"Minhyun, maafin gue yaa... gue gak maksud bohong sama lo, tapi gue gak mau lo tau tentang Tao dulu..." kata Kris dalam hati.
