Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Donghae, dan tokoh lain yang akan muncul seiring cerita.

Genre : Brothership, Family

Rating : T

Disclaimer : Plot is mine.

Warning : Just Fanfic. Typos. Huruf bercetak miring menggambarkan kejadian masa lalu atau kata hati dari tokoh yang bersangkutan. Hanya sedikit penambahan karena ada beberapa keteledoran Yeo. Alur cerita tidak ada yang berubah.

Summary : "Changmin-ah, kau ingin kemana?" | "Kau pikir apa yang kau lakukan, Changmin-ah?" | "Ada apa dengan Kyunie?" | "Mengapa baru sekarang kau memberitahukannya, ahjumma?" | "Mengapa kalian tak masuk ke dalam?"

Happy Reading!

.

.

"Kyuhyun-ah, jebal, ireona!"

Kyuhyun masih mendengar samar suara Changmin serta melihat orang-orang yang mengelilinginya, tetapi ia tak bisa menggerakkan tubuhnya karena merasa semua yang ada di sekitarnya berputar di otaknya.

"Kyuhyun-ah gwaenchanayo?"

"Kyunie? Gwaenchanayo?"

Kyuhyun semakin merasakan rasa sakit pada kepalanya, nafasnya mulai memendek dan melemah.

"Kalau Kyunie takut monster, Kyunie sebut nama hyung 3 kali ne, nanti hyung akan mengusir monsternya! Arrachi?"

"Cungmin hyung cedang apa?"

"Lee… Cung… Min…"

"Sungmin… Hyung…"

.

.

Seketika keadaan lapangan indoor pun menjadi heboh, banyak pendukung sekolah Kyuhyun bersorak mengajukan protes dengan apa yang terjadi pada Kyuhyun. Akhirnya Kangin meminta waktu istirahat kepada sang wasit sehingga Kyuhyun dapat dibawa keluar lapangan tersebut.

Changmin masih setia menepuk pipi Kyuhyun berusaha membuat Kyuhyun tetap sadar seraya menunggu keputusan yang sedang dibicarakan oleh Kangin, sang pelatih dan Siwon, kapten tim mereka. Tak lama Donghae dan Leeteuk datang menghampiri mereka, Donghae dengan paniknya langsung menghampiri Kyuhyun sedangkan Leeteuk menghampiri Kangin dan Siwon.

"Kyunie, Kyunie! Jangan tidur ne, jebal, lihat hyung ada disini." Donghae mengajak Kyuhyun berbicara seraya membelai rambut Kyuhyun dengan tangannya yang bergetar.

"Hae-ah, siapkan mobil, aku akan menggendong Kyunie, kita ke rumah sakit sekarang." Leeteuk menghampiri Kyuhyun dan berusaha mengangkat tubuh Kyuhyun usai memerintah Donghae, namun Donghae menahan tangannya.

"Andwae, biar aku saja yang menggendongnya, hyung."

"Arra, kajja, palliwa." Leeteuk meninggalkan lapangan indoor disusul Donghae yang menggendong Kyuhyun di punggungnya.

"Changmin-ah, kau ingin kemana?" Suara Kangin menginterupsi langkah Changmin yang sedang berjalan menyeberangi lapangan indoor.

"Ia melakukan sesuatu pada Kyuhyunie, hyung." Ucap Changmin dingin seraya menatap namja yang tadi menabrak Kyuhyun.

"Apa maksudmu melakukan hal itu pada Kyuhyunie? Cara bermainmu kotor sekali!" desis Changmin di depan sang namja yang hanya menatapnya dengan pandangan mengejek.

"Bukankah itu aneh, ia bahkan tak sadarkan diri hanya dengan terjatuh saja?"

HAJIMA, CHANGMIN-AH!

Suasana memanas saat Changmin menonjok tepat di bagian wajah sang namja yang baru saja mengucapkan satu kalimat padanya.

"Kau tak pantas berbicara seperti itu!" Teriak Changmin seraya bersiap melayangkan satu pukulan lagi

Siwon dan Yonghwa langsung berusaha menahan tubuh Changmin lalu menyeret tubuh Changmin kembali ke seberang lapangan. Kangin mendekati tim lawan untuk meminta maaf atas kejadian yang dilakukan oleh Changmin.

Minho memberikan minuman ion pada Changmin yang sedang duduk dan memintanya untuk meminumnya agar Changmin bisa lebih tenang.

"Kau pikir apa yang kau lakukan, Changmin-ah?" ucap Jonghyun seraya mengusap kasar wajahnya.

"Aku melihat jelas apa yang dilakukannya, Jonghyun-ah, bagaimana bisa aku diam saja melihat hal itu."

"Tetapi tak perlu seperti itu, kau pikir Kyuhyun-ah akan bangga melihatmu berkelahi karenanya?"

Changmin hanya terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Jonghyun. Kangin menghampiri Changmin dan yang lain untuk memberitahu bahwa pertandingan akan segera dimulai namun sebelum Kangin memulai ucapannya, Changmin bergegas bangun sehingga Jonghyun dan Minho berusaha untuk menahan Changmin agar kembali duduk di kursi.

"Kau akan kemana, Changmin-ah?" Minho bertanya seraya memegang lengan Changmin.

"Aku tak bisa tetap berada disini, aku ingin menyusul Kyuhyun-ah…"

"Tetap di tempatmu, Changmin-sshi, jika kau masih menganggapku pelatihmu." Cetus Kangin memotong ucapan Changmin, membuat Changmin kembali duduk di kursinya walaupun dengan wajah yang sanga terpaksa.

"Kumohon bermainlah semaksimal mungkin dan lupakan sejenak apa yang terjadi tadi selama kalian berada di tengah lapangan. Kyuhyun-ah telah banyak memberikan poin untuk tim kita, kumohon jangan jadikan alasan tak adanya Kyuhyun membuat kalian tak bersemangat lagi. Siwon-sshi, Yonghwa-sshi, Jonghyun-sshi tetap pada posisi kalian lalu Nickhun-sshi gantikan posisi Kyuhyun-sshi dan Minho-sshi gantikan posisi Changmin-sshi."

Siwon dan timnya langsung memasuki lapangan saat wasit membunyikan peluitnya sedangkan Kangin mendekati Changmin yang hanya duduk terdiam.

"Changmin-ah, gwaenchana?" Changmin hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Kangin, Kangin pun mendudukkan dirinya di samping Changmin.

"Jebal, hyung, biarkan aku menyusul Kyuhyun-ah ke rumah sakitnya, aku sudah tak dapat melanjutkan pertandingan ini."

"Tak bisa seperti itu, Changmin-ah." Kangin menggeleng menolak permintaan Changmin.

"Tetapi Kangin hyung…"

"Apa yang sebenarnya terjadi, Changmin-ah? Apa terjadi sesuatu padanya sebelum pertandingan dimulai?" Pertanyaan Kangin membuat Changmin tertegun lalu menggelengkan kepalanya perlahan.

"Changmin-ah, kau dapat bercerita padaku jika kau menginginkannya. Jangan menyimpannya sendiri dan berakhir membuat dirimu menyesal." Kangin menepuk pundak Changmin seraya menunggu Changmin mengeluarkan suaranya.

"Aku… seharusnya aku mengatakan padamu sebelum pertandingan ini memang Kyuhyun sedang dalam keadaan kurang baik, ia bahkan pergi ke ruang UKS saat istirahat tadi dan meminta dokter penjaga memberikannya infuse, aku tak tahu ada apa dengannya karena ia bersikeras tak ingin memberitahukannya padaku. Aku tak tahu jika akan terjadi seperti ini, seharusnya kau tak mengikuti keinginannya untuk merahasiakan kondisinya. Aku benar-benar menyesal, hyung." sesal Changmin, Kangin hanya mengelus pundak Changmin.

"Gwaenchana, Changmin-ah, semua sudah terjadi. Kyuhyunie memang anak yang sangat keras kepala tetapi ia membuktikan bahwa ia dapat melakukan yang terbaik bagi tim kita. Jadi kau harus tetap melanjutkan pertandingan ini hingga akhir, setidaknya lakukanlah untuk Kyuhyunie."

"Tetapi Kyuhyunie…"

"Ia akan baik-baik saja, Changin-ah, sekarang ia sedang menjalani perawatan dan kita akan segera menemuinya selesai pertandingan ini jadi bawalah hadiah untuk Kyuhyunie saat kita menemuinya nanti." Changmin tersenyum saat mengerti apa yang dimaksud Kangin, ia mengangguk dan kembali memperhatikan jalannya pertandingan seraya mendengarkan strategi yang dijelaskan Kangin sebelum giliran ia untuk kembali memasuki lapangan untuk bertanding.

.

.

Donghae dan Leeteuk duduk gelisah di ruang tunggu sebuah rumah sakit,berkali-kali mereka berjalan mendekati pintu ruangan dimana Kyuhyun diperiksa. Suasana Hening sangat terasa diantara mereka yang bahkan sama sekali tak mengeluarkan suara semenjak tiba.

Tak lama pintu tersebut terbuka dan seorang uisa muncul dari ruangan tersebut.

"Bagaimana keadaannya, Yesung-ah?"

"Ia sempat tak sadarkan diri tetapi saat ini sudah siuman dan aku baru saja memberikannya obat tidur agar ia dapat beristirahat. Sebaiknya kau, Donghae-sshi, temani Kyuhyunie di dalam dan Leeteuk hyung, ada yang ingin aku bicarakan denganmu di ruanganku."

Donghae dan Leeteuk mengangguk mendengar ucapan Yesung. Donghaepun masuk ke dalam ruang pemeriksaan Kyuhyun sedangkan Leeteuk mengikuti Yesung menuju ruangan Yesung.

"Silakan duduk, hyung." Leeteuk mengangguk lalu menduduki kursi yang berhadapan dengan Yesung.

"Ada apa dengan Kyunie?"

"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Kyuhyunie mengalami shock ringan akibat benturan yang terjadi mengenai bagian dada sehingga menekan jantungnya tetapi kurasa ia juga memang sudah dalam kondisi kelelahan ekstrim sehingga jantungnya juga mengalami penurunan."

Leeteuk menghembuskan nafas kasar mendengar pemberitahuan Yesung, ia yakin Kyuhyun memang memaksakan dirinya untuk mengikuti turnamen ini.

"Apakah ia perlu dirawat?"

"Kurasa perlu untuk tetap memantau kondisinya. Aku perlu memeriksa kembali bagaimana kondisi jantungnya dan ia masih harus menggunakan infus setidaknya selama dua hari agar kondisinya benar-benar pulih." Jawaban Yesung membuat Leeteuk mengerang.

"Jadi ia baru bisa keluar dari rumah sakit lusa?"

"Ne, hyung."

"Aigo, tak bisakah perawatan dilakukan di rumah saja? Kau tahu bagaimana Kyunie, ia pasti akan terus merajuk jika tahu dirinya berada di rumah sakit." Keluh Leeteuk membuat Yesung tertawa, tetapi Yesung membenarkan apa yang dikatakan oleh Leeteuk, pasiennya yang satu ini justru kondisinya akan semakin menurun jika berada di rumah sakit.

"Baiklah, aku akan melakukan pemeriksaan menyeluruh malam ini saat Kyuhyunie sudah sadar kembali sehingga setidaknya ia tak akan menginap di rumah sakit dan aku akan rutin mengganti infusnya setiap tiga sampai lima jam sekali." putus Yesung membuat Leeteuk tersenyum, Leeteukpun bergegas bangun dan meninggalkan ruangan Yesung setelah mengucapkan terima kasih dan berpamitan.

Leeteuk memasuki kamar rawat Kyuhyun dan tersenyum mendapati Kyuhyun sedang tertidur sedangkan Donghae duduk di samping Kyuhyun seraya mencium tangan Kyuhyun yang sedang digenggamnya.

"Kau tak lapar, Hae-ah?" Donghae menoleh saat mendengar suara Leeteuk yang sedang mengusap kepalanya, Donghae hanya menggeleng.

"Setidaknya kau perlu makan untuk mengembalikan energimu, biar aku saja yang menjaga Kyunie saat ini. Lagi pula Yesungie mengatakan obat tidur ini akan selesai bereaksi satu jam lagi dan aku sangat yakin saat Kyunie sudah terbangun, kau tak akan mau makan dan lebih memilih menemani pemeriksaan Kyunie, jadi keluarlah dan cari makananmu sekarang juga."

Donghae berdecak mendengar ucapan Leeteuk yang pada intinya hanya memintanya untuk keluar dari ruangan ini. Namun karena Donghae juga melihat raut kelelahan di wajah sang hyung, ia memilih menuruti keinginan Leeteuk tanpa membantah sedikitpun.

Brukkk

Leeteuk langsung terbangun dari tidurnya mendengar suara pintu yang didorong cukup keras, ia langsung beranjak berdiri setelah tahu siapa yang datang.

"Aigo… Leeteuk-ah, mengapa Kyunie bisa dirawat seperti ini?" seorang yeoja paruh baya mendekati Leeteuk lalu duduk di kursi yang sebelumnya diduduki oleh Leeteuk.

"Ia hanya kelelahan, ahjumma." Jawab Leeteuk, "Dimana ryeowookie eomma? Kau kesini sendiri?" tanya Leeteuk.

"Kami berpapasan dengan Hae-ah tadi dan ia meminta Wookie menemaninya makan."

Leeteuk mengangguk mendengar jawabannya. Ia mengenal jelas seorang ahjumma yang sedang merapikan anak rambut Kyuhyun sebagai sahabat baik kedua orang tuanya dan mempunyai seorang anak bernama Ryeowook, ahjumma tersebut juga orang yang sempat membantunya merawat Kyuhyun selama beberapa tahun setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

"Ahjumma, apakah… orang tua kandung uri Kyunie masih hidup?"

Sang ahjumma memandang Leeteuk seraya berusaha mengingat sesuatu, ia menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan Leeteuk. lalu menarik Leeteuk keluar ruangan untuk membicarakan hal itu. Mereka duduk di kursi sepanjang koridor rumah sakit itu.

"Eommamu tak pernah bercerita apakah Kyunie anak yatim piatu atau bukan, tetapi ia pernah bercerita bahwa seorang pengurus panti itu memberitahu bahwa jika suatu saat akan ada seseorang yang mencari uri Kyuyunie." Jawab sang ahjumma.

Eomma dan appa telah mengetahuinya sejak dulu, lalu apa yang harus aku lakukan?

"Leeteuk-ah ada satu hal yang selama ini belum pernah aku katakan padamu, ini menyangkut tentang uri Kyuhyunie." sang ahjumma membuka suaranya, "Eomma dan appamu sepakat akan mencari orang tua kandung Kyunie setelah 3 tahun mengadopsi Kyunie."

Leeteuk terkejut mendengarnya, ia menggelengkn kepalanya berkali-kali, menatap tak percaya arah sang ahjumma.

"Jebal, dengarkan penjelasanku terlebih dahulu. Mereke melakukan itu karena mereka takut kalian akan terlalu menyayangi Kyuhyunie dan merasa sulit untuk melepaskannya. Eommamu juga meminta bantuanku untuk mencari tahunya namun tak disangka bahwa sebelum hal itu terwujud, kedua orang tuamu harus pergi terlebih dahulu sehingga aku tak mungkin melanjutkannya di saat kalian sedang terpuruk seperti itu terlebih ingatan Kyuhyunie saat itu belum kembali bahkan hingga saat ini." jelas sang ahjumma.

"Mengapa baru sekarang kau memberitahukannya, ahjumma?"

"Karena… beberapa hari yang lalu uri Kyuhyunie menghubungiku untuk menanyakan tentang seseorang bernama Lee Sungmin."

"Menghubungimu?" Seluruh tubuh Leeteuk melemas saat sang ahjumma menganggukkan kepalanya.

"Aku menjawab pertanyaannya dengan berkata bahwa ia harus mengingat kembali seluruhnya agar ia bisa mengetahui siapa itu Lee Sungmin dan aku…"

"Mengapa kalian tak masuk ke dalam?" suara Donghae memotong ucapan sang ahjumma.

"Eoh? Aku sedang menanyakan penyebab uri Kyuhyunie harus masuk rumah sakit, tak mungkin kita membicarakannya di dalam." Donghae mengangguk mendengarnya, ia lalu menyusul Ryeowook yang telah memasuki ruang rawat Kyuhyun terlebih dahulu.

Ahjumma, Ryeowook dan Donghae saling berbicara mengenai kenangan masa kecil Kyuhyun sedangkan Leeteuk hanya duduk di samping Kyuhyun yang masih tertidur seraya menggenggam tangan kanan Kyuhyun, ia masih terkejut mendengar apa yang diungkapkan oleh sang ahjumma.

"Eungh… Hyung…"

"Kyuhyunie, kau sudah sadar?" suara Leeteuk membuat yang lain mendekati Kyuhyun dan menanyakan kondisinya, membuat bibir Kyuhyun mengerucut.

"Nan gwaenchanayo." Jawab Kyuhyun singkat memperhatikan tempat dimana ia berada saat ini.

"Aigo… mengapa harus membawaku ke rumah sakit?" gerutu Kyuhyun, sang ahjumma mengacak rambutnya seraya terkekeh mendengar ucapan Kyuhyun.

"Kau hanya perlu melakukan sekali pemeriksaan menyeluruh setelah itu kita kembali ke rumah, Kyunie." Jelas Leeteuk seraya menekan tombol pemanggil.

"Kyuhyunie masih dapat menggerutu, itu bukti bahwa ia telah sehat, hyung." ucap Ryeowook yang disambut tawa yang lain, sedangkan Kyuhyun kembali menggerutu panjang pendek mendengar ucapan Ryeowook.

.

.

Kibum sedang berjalan menuju perpustakaan kecil rumahnya dan berhenti saat tak sengaja menjatuhkan buku yang sedang dibawanya.

"Mwo? Kau mengetahui keberadaannya saat ini?"

Suara sang eomma dari dalam ruang kerjanya membuat Kibum penasaran lalu mendekat ke pintu ruang kerja tersebut. Ia melihat ada appa, eomma, pegawai appanya yang bernama Shindong dan seseorang yang tak ia kenal. Ia berpikir bahwa tak seharusnya ia menguping pembicaraan kedua orang tuanya, namun niat untuk meninggalkan tempat itu pun lenyap saat ia mendengar sebuah nama yang tak asing baginya.

"Ne, Kyuhyunie sekarang telah diasuh oleh sebuah keluarga yang sangat menyayanginya."

Kibum bisa melihat jelas tubuh sang eomma melemas membuat appanya merangkul sang eomma, menahannya agar tak terjatuh.

"Bagaimana keadaannya saat ini? Apakah ia tumbuh dengan baik? Apakah ia menjadi anak yang baik?" Kibum membeku mendengar rentetan pertanyaan eommanya dengan suara bergetar, seluruh tubuhnya tak dapat bergerak mengetahui kenyataan yang didengarnya.

"Ia… mengalami amnesia akibat kecelakaan saat berumur 5 tahun dan sejak saat itu juga ia diadopsi oleh keluarga Park."

"Omo… Uri Kyuhyunie… Uri Kyuhyunie…"

Kibum memilih pergi meninggalkan tempat tersebut, air mata berjatuhan dari pipinya mendengar eommanya menangis haru setelah mengetahui keberadaan saudara kembar Kibum.

Kibum masih terdiam di sebuah sofa yang berada di ruang tengah rumahnya, ia tak berminat untuk berada di kamarnya karena ia sedang menunggu seseorang disini. Ia tak tahu harus merasa seperti apa mengetahui bahwa saudara kembar yang hanya bersamanya kurang dari satu tahun kembali ditemukan. Di satu sisi ia merasa bahagia, pada akhirnya ia akan dapat melihat sang eomma tersenyum dengan tulus walaupun di sisi lain ia tak tahu bisakah ia menahan kebenciannya yang selama ini tanpa sadar telah tumbuh dalam diri Kibum.

Masih teringat jelas diingatan Kibum saat eommanya selalu menangis di hari ulang tahunnya karena tak dapat merayakan ulang tahun untuk saudara kembar Kibum, eommanya yang sejak dahulu selalu membelikan dua barang seragam apapun yang Kibum minta dan selalu berkata bahwa sang eomma ingin menyimpannya untuk diberikan kepada saudara kembarnya saat mereka telah menemukannya serta eommanya yang begitu gigih berusaha mencari tahu keberadaan saudara kembar Kibum.

Kibum tak merasa iri, karena kenyataannya orang tuanya sama sekali tak kurang memberikan perhatian ataupun kasih sayang padanya. Hanya perasaan tak dapat menerima yang sedang ia rasakan saat ini, khawatir akan apa yang akan terjadi jika saudara kembarnya benar-benar kembali ke dalam hidupnya.

Kibum mendengar suara langkah beberapa orang yang sedang menuruni anak tangga sehingga ia beranjak mendekati tangga tersebut. Kibum berusaha tersenyum melihat kedua orang tuanya, Shindong serta seseorang yang tak ia kenal. Ia masih dapat melihat jejak air mata yang berada di pipi sang eomma dan ia memutuskan untuk menawarkan diri mengantarkan tamu tersebut keluar rumah, membiarkan Shindong dan kedua orang tuanya kembali membicarakan hal yang tak ingin Kibum ketahui.

"Jeogiyo…" Kibum memulai pembicaraan dengan sedikit ragu, "Kau…"

"Eoh? Namaku Hankyung, kau dapat memanggilku hyung jika kau mau." Ucap ramah tamu tersebut seraya tersenyum ke arah Kibum.

"Aku pikir kau bertemu dengan appaku bukan untuk bisnis mengingat appa tak pernah mengadakan pertemuan bisnis di rumah."

"Aku… aku tak tahu bagaimana cara menjelaskannya padamu, sebaiknya kau bertanya pada kedua orang tuamu jika memang kau ingin mengetahuinya. Ah, mianhae, aku benar-benar harus pergi secepatnya." Ucapan Hankyung bukanlah hal yang ingin di dengar oleh Kibum, namun Kibum menganggukkan kepalanya saat Hankyung melambaikan tangannya dari dalam mobil yang mulai berjalan menjauhi rumahnya.

Kibum kembali masuk ke dalam rumahnya, menoleh saat sang eoma memanggilnya lalu ia menghampiri orang tuanya serta Shindong yang sedang duduk di ruang tengah. Shindong pamit saat Kibum diminta duduk oleh sang eomma sehingga saat ini hanya ada mereka bertiga, Kibum sangat yakin bahwa kedua orang tuanya saat ini akan membicarakan hal yang telah dibicarakan saat orang tuanya bertemu dengan Hankyung, tamu mereka.

"Kibumie, aku tak ingin kau merasa bahwa kami menomorduakan dirimu sehingga kami memutuskan untuk memberitahukanmu tentang saudara kembarmu." Appanya memulai pembicaraan tersebut, Kibum hanya mengangguk menunjukkan kesiapannya mendengarkan apa yang akan dikatakan kedua orang tuanya.

"Shindong-ah berhasil menemukan anak dari Han Ri Yoo, pengasuh Lee Sungmin, anak dari orang yang telah menculik saudaramu. Hankyung-sshi, Namja yang baru saja kau antar itu merupakan anak dari Han Ri Yoo dan ia memberitahukan tentang keberadaan Uri Kyuhyunie." Ungkap sang appa yang membuat wajah datar yang dipasang Kibum sempat tertegun walauun hanya beberapa detik.

"Uri Kyuhyunie sempat tinggal di panti asuhan selama beberapa tahun dan mengalami kecelakaan yang menyebabkannya amnesia 10 tahun yang lalu dan di tahun yang sama diadopsi oleh sebuah keluarga…"

"Appa, mianhae, bisakah kita tak membicarakan hal itu saat ini? Aku… aku merasa sangat mengantuk sehingga tak dapat mendengar dengan jelas hal yang ingin kau katakan padaku." Kibum meninggalkan kedua orang tuanya yang hanya menatapnya dengan tatapan tak percaya, bahkan Kibum dapat mendengar suara tangisan sang eomma namun Kibum tetap melangkah dengan cepat menaiki setiap anak tangga dan menutup pintu kamarnya rapat-rapat.

Eotteokhe hajyo?

.

.

TBC

.

Annyeong, Yeo kembali lagi. Sedikit nanggung ya chapter kali ini? Kkk, mianhae. Bingung mau bilang apa, yang pasti terima kasih banyak buat yang setia nunggu ff ini, terima kasih banyak untuk yang selalu mereview dan membuat Yeo semangat buat ngelanjutin ff ini. Terima kasih juga untuk yang sudah mensupport Yeo. Last… Gomapseumnidaaa *Bow*

(05-11-15)

Apriliaa765

Sampe lumutan ya? Yeo bersihin sini, kkk, mianhaeyo. Ne, sudah Yeo lanjutin yaa, gomawo reviewnya^^ semangat nunggunya yaa, kkk.

Jihyunelf

Mereka saudara kembar chingu, coba dibacanya lebih teliti lagi. Kyuhyun tinggal bareng TeukHae bukan bareng Kibum sekarang. Gomawo reviewnya^^

Cho Sabil

Bukan, tapi eommanya Sungmin yang nyulik Kyuhyun. Ne sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

Awaelfkyu13

Terjawab di chapter ini kan beberapa pertanyaan chingu, sisanya nyusul ne, kkk. Sudah dilanjut ne, gomawo reviewnya^^

Wonhaesung Love

Sudah terjawab di chap kali ini ne. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

Gnagyu

Nah itu ngerti, kkk. Nanti… Kapan ya? Ditunggu saja ne, kkk. Ne sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

F3

Nanti juga akan dijelaskan chingu, ditunggu ne. Karena Kyuhyun sudah pisah sama keluarga kandungnya waktu masih balita, coba chingu baca ulang sambil perhatiin setiap infonya. Gomawo reviewnya^^

Alifaelfs

Dimana bagian membingungkannya? Mianhae memang ff ini infonya sepotong-septong, coba dibaca ulang mungkin ada bagian yang kelewat. Ne, sudah dilanjuut, gomawo reviewnya^^

Kyunoi

Kan Kibum bilang akan membenci orang yang membuat eommanya selalu menangis.

Yulianasuka

Kkk, n gwaenchana, selamat membaca^^

Kyuli99

Ne, tetap ditunggu ya chingu^^ sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

Angel Sparkyu

Ne, sudah dilanjut^^

Widiantini9

Ne, sudah dilanjut^^

Nisa

Ne, Kibum tau kalau dia punya saudara.

Cuttiekyu

Ne memang dia seperti itu^^

Mifta Cinya

Terjawab di chap kali ini ne. Kan Kyuhyun jago dan selalu nyetak poin kalo megang bola, jadi harus dicurangin biar ngga bisa dapet poin. Ne, sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

Cho Loekyu07

Ne, sudah dilanjut. Gomawo reviewnya^^

Desviana407

Kkk, senangnya ff ini ditunggu^^ Sungmin kan teman sepanti Kyuhyun. Karena penculikan chingu, coba dibaca ulang ne memang infonya sepotong-potong id tiap chapternya. Ne, mereka juga berusaha memikirkan bagaimana perasaan keluarga Kyuhyun. ne, sudah dilanjut, gomawo reviewnya chingu^^

Thy09

Ne, mianhae yeo buat chingu jadi galau, kkk. Ne Alhamdulillah sudah sehat lagi. Eoh? Masa? Padahal sudah seperti biasa jumlah lembarannya. Gomawo reviewnya^^

Dewidossantosleite

Kibum benci karena saudaranya selalu membuat eommanya menangis chingu. Ne, sudah dilanjut ne, gomawo reviewnya^^

Cho Kyunhae

Ne, gomawo chingu, alhamdulilah Yeo sudah sehat lagi. Kkk, Kibum kan pasti punya alasan kenapa membenci saudaranya. Gomawo reviewnya^^

Dewiangel

Terjawab di chapter ini ya chingu, gomawoyo reviewnya^^

Dd

Kkk, karena TBCnya memang harus disitu. Ne, gomawo sudah sabar menunggu^^

Songkyurina

Teman sepantinya Kyuhyun. Bukan hyung kandungnya yaa. Kkk, memang keadaannya yang membuat serba salah. Gomawoyo reviewnya chingu^^

Kyuchoco13

Pertanyaan chingu dijawab sama Changmin di chapter ini yaa. Ne, karena kalo ngga dihalangin, Kyuhyun akan selalu bikin poin. Ne, sudah dilanjut ne chingu, gomawo reviewnya^^

Jiahkim

Kkk, ne Sungmin Cuma teman sepantinya Kyuhyun dulu. Ne, sudah dilanjut. Alhamdulillah,yeo sudah sehat lagi, gomawo doanya ne^^ Panggil saja Yeo jangan Author oke^^

Hyunnie02

Ne, dia tau. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

Choding

Kkk, Kibum pasti punya alasan kenapa seperti itu chingu. Andwaeeee… Nanti Kyuhyun oppa kotor kalo dipegang (?) abaikan Yeo, kkk. Pegang hp aja buat fangirlingan chingu, kkk. Ne, sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^

Pcyckh

Padahal sudah sebanyak yang biasanya lho chingu, kkk.

Maya Kyu

Ne, coba aja dibaca ulang chingu kalo ada yang belum terlalu jelas, mungkin aja ada yang kelewat. Sudah dilanjut ne, gomawo reviewnya^^

Lily

Kkk, mianhae lama yaa. Ne, dia sudah tau. Hobi Yeo kan memang buat orang lain bingung, kkk. Sudah dilanjut ne chingu, gomawo reviewnya^^

Namielf

Gimana ya? Ditunggu kelanjutannya saja ne? Gomawo reviewnya chingu^^

Riena

Kkk, mianhae. Ini sudah kilat belum? Kkk. Yeo belum tau juga chingu, ceritanya Yeo buat semengalir mungkin jadi Yeo Cuma tau endingnya nanti seperti apa. Kelamaan ne (?) mianhae. Senangnya bisa buat orang lain penasaran kkk, gomawo reviewnya chingu^^

Nae Xselia

Kkk, mianhae lamaaa. Pasti ada alasannya kenapa Kibum kaya gitu chingu. Ne, gomawoyo supportnya^^

Guest

Sudah terjawab di chapter kali ini ne. Yeo ngga tau nih, tanya Kibumnya aja ne, kkk. Sudah dilanjut ne chingu, gomawo reviewnya^^

Atik1125

Kkk, daripada tulisannya END chingu. Kkk, jadi ini kita lagi tebak-tebakan ya (?) abaikan Yeo. Ne, sudah sehat lagi Alhamdulillah, gomawo reviewnya ne^^

Sparkyubum

Ne benar chingu. Ditunggu kelanjutannya ne chingu. Ne, tapi kejadian itu juga yang buat Kyuhyun teringat sama kejadian yang dulu juga pernah terjadi. Gomawoyo reviewnya^^

(06-11-15)

Nanakyu

Ne, cheonmaneyo chingu. Gomawo juga sudah menunggu dan mereview ff ini. Ofcourse, harus Support mereka selalu^^

Adlia

Sudah dilanjut ne^^

0404

Panggil Yeo saja jangan author ne^^ Ah kata siapa? Chingu sotau nih, kkk. Gapapa ditimpukin sparkyu, nanti Yeo jadi dilindungin Kyuhyun oppa kayak di drama-drama, kkk. Abaikan Yeo. Kkk, namanya juga anak kecil chingu jadi cadel deh, kkk. Alhamdulillah sudah sehat chingu, sudah dilanjut ne, gomawo reviewnya^^

(07-11-15)

Tary sa

Abis gemana lagi, TBCnya enakan disitu, kkk. Ne, sudah dilanjut. Gomawo reviewnya^^

(12-11-15)

.5

Wah.. mianhae membuat lama menunggu, sudah dilanjut ne^^

(15-11-15)

Chohyun

Karena hobi yang lain udah teralu mainstream (?) abaikan Yeo. Ne, Chingu benar sekali. nah sisanya ditunggu di chapter selanjutnya saja ne, kkk. Jeongmal gomawo reviewnya^^

Thanks for who Followed and Favorited this FF :

Apriliaa765 | Atik1125 | Awaelfkyu13 | Cho Sun Eun | Ciput | Citra546 | Desviana407 | 95 | EkaOkta3424 | Emon204 | Filo Hip | Keys13th | Kim Nayeon | LittleEvil19 | MissBabyKyu | Nyna443 | ShinJoo24 | Shin Ririn1013 | Songkyurina | Sparkyubum | Thy09 | Zizi Kirahira Hibiki 69 | ainkyu | alicehamy | 0404 | bintang15 | chae121 | cho loekyu07 | cronos01 | | devil kyu | dewiangel | dewisanti07900 | diahretno | ericomizaki13 | geminiyhani | .7 | .1hulanchan | hyunnie02 | | | | jihyunelf | kyuchoco13 | kyuli 99 | ladyelf11 | nurul cynkeomma | pcyckh | phn19 | putrielfishy | | widiantini9 | yulianasuka | | Rini723

Apriliaa765 | Atik1125 | Awaelfkyu13 | Citra546 | Desviana407 | EkaOkta3424 | Filo Hip | Kim Nayeon | LittleEvil19 | Nyna443 | Shin Ririn1013 | Songkyurina | Yun Eun Hae | ainkyu | alicehamy | 0404 | bintang15 | chairun | cho loekyu07 | cronos01 | devil kyu | dewidossantosleite | diahretno | ericomizaki13 | geminiyhani | gyu1315 | .7 | .1 | hulanchan | | | jihyunelf | kyuchoco13 | kyuli 99 | kyunoi | ladyelf11 | meimeimayra | mifta cinya | pcyckh | putrielfishy | siskasparkyu0 | .5 | widiantini9 | yolyol | yulianasuka | | KYU kum | Rini723