Previous

Lay tersenyum kikuk mendengar lontaran Suho yang kelewat tak tahu waktu dan tempat. Hingga sesuatu yang kuat menarik perhatiannya menengok ke sebelah kanan mereka. Matanya membulat hebat, jantungnya berhenti sesaat

Dilihatnya beberapa orang memandangnya tak percaya. Mereka-

Kim Siwon...

Wu Yifan kakaknya...

Dan-

Wu Xiaozhu babanya...

Lay membeku di sana mendapat tatapan menusuk dari babanya. Ia takut, bahkan nafasnya tercekat. Ia ingin menangis dan menghambur pada mamanya sekarang

Kris hanya geleng - geleng kepala dan menghembuskan nafas kasar melihat kelakuan adiknya yang kelewat batas. Sungguh aura babanya sangat kelam ia rasakan

'Habislah riwayatmu hari ini Zhang Yixing' batin Yixing merutuki dirinya

.

.

.

Chapter 10

HeartBreaker

By : D' eXcrusius Paripachuka

.

.

.

Title : HeartBreaker

Cast : Kim Junmyeon x Zhang Yixing (SuLay)

Other Cast : HunHan, Kaisoo, ChanBaek, ChenMin, KrisTao

Romance, Crime

Yaoi, BDSM, Typo (s)

Rate : T - M

.

.

.

Summary

Suho seorang tuan muda tampan dengan kekuasaan bak pangeran berdarah dingin tiba - tiba terjerat permainan seorang yang membuatnya jatuh. Tidak tidak, bukan jatuh cinta, tapi jatuh karena kebodohannya

Kebodohan membiarkan logikanya dipermainkan dengan manis yang membuatnya lupa bahwa ini semua hanyalah sebuah game

Menyerahkan seluruh hidupnya, ambisi, arogansi, harga diri. Sekarang apa yang ia punya? Hanya penyesalan dan tekat untuk mendapatkan apa yang seharusnya menjadi miliknya. Termasuk 'dia' seorang yang berani membuang dan mencampakannya di tengah keterpurukan. Ya hanya 'dia' Zhang Yixing

Keluarga Mafia / kekerasan / pelecehan / Yaoi / BxB / DLDR / BDSM / harap berfikir dewasa / SULAY area

.

.

.

Gigi namja berlesung pipi itu gemeretak menahan amarahnya yang menggebu sedari tadi. Ia sudah sampai di batasnya sekarang, cukup baginya untuk bermain halus dan berpura - pura.

Waktunya ia menaikkan level permainan ini, tak ada lagi belas kasih, tak ada lagi ampun

"Aku akan menghancurkanmu Kim Junmyeon!" ucap namja itu dengan tangan mengepal dan mata memicing tajam

"Jaehyun!" teriaknya kasar

"Ya bos" jawab pemuda itu sigap melihat bos cantiknya dalam mode fire

"Cari tahu dimana Junmyeon sekarang"

"Baik bos"

'Akan kubuat kau menangis dihadapanku kali ini Suho-ya'

Amarah masih menyelimuti namja berdimple disana. Rencananya untuk menghancurkan klan keluarga Kim di gagalkan oleh babanya sendiri dengan sekali kedip

Bahkan ia tak dapat mengelak saat baba itu membentaknya keras dan memarahinya habis - habisan

Kakaknya hanya diam tak dapat membantunya menghindar dari amukan pria bermarga Wu itu, seluruh kegiatannya dipantau ketat saat ini. Tak ada penipuan, tak ada penggelapan, tak ada penyelundupan, tak ada penganiayaan

Ingatannya berputar saat pertemuan tak terduga dengan baba dan kakaknya tadi pagi di kediaman Kim menampakkan gambar - gambarnya

Ia gemetar saat baba itu menatapnya tajam dan menusuk seolah menyayat tiap bagian tubuhnya. Suho menggengam tangan itu kaget, pasalnya suhu tubuh kekasihnya menurun drastis bak mayat hidup

"Yixing, kau baik? Kenapa badanmu dingin?" Lay tak menanggapi pertanyaan itu. Matanya masih fokus pada sosok disamping kakaknya

Suho menangkup wajah Yixing dan membawa pandangan mereka menyatu

"Nak, apa kau baik? Wajahmu memucat" kata nyonya Kim panik melihat putra ke-2 nya yang mulai lemas

Ia sebenarnya tahu, bahwa perubahan Yixing ini terjadi sesaat setelah ia bertemu pandang dengan tamu penting keluarga mereka. Siapa lagi kalau bukan Wu Xiaozhu dan Wu Yifan, baba dan kakaknya

Yixing mulai mengerjap - ngerjapkan matanya, mengembalikan proporsisi alam sadarnya agar tetap dapat mengontrol emosi dan gestur tubuhnya

"A-aku baik Junmyeon, hanya sedikit pusing"

"Baiklah, kita duduk dulu ne" Suho membawa Lay dalam dekapannya menuju sebuah sofa dekat ketiga pria yang dilihatnya tadi

"Junmyeon-a, benarkah dia kekasihmu?" Siwon bertanya memastikan

Suho menatap ayahnya mantap masih menggenggam tangan Lay yang duduk di sofa depannya "Ya appa, dia kekasihku Zhang Yixing"

Siwon mengangguk tak menolak kehadiran namja itu "Sepertinya dia kurang sehat. Biarkan dia istirahat sebentar nak" lanjut Siwon melihat kondisi Yixing

Suho mengangguk mengerti

Dua orang China lain disana masih menatap Lay dengan pandangan tak terduga. cemas, khawatir, takut, marah semua ekpresi itu tercampur rata membuat wajah mereka terlihat mencekam

"Kekasih putramu tampan, tuan Kim. Tapi sepertinya dia kurang sehat" Kris berkata dengan tanpa dosa

"Yifan, ayo kita pergi. Sore nanti aku ingin bertemu dengan 'little prince' kesayanganmu" ucap Xiaozhu masih memfokuskan irisnya pada lelaki lemas di sofa sana kemudian beranjak pergi meninggalkan mansion mewah itu

Yixing tercekat mendengar perkataan babanya. Ia bergetar hebat membuat suho reflek membawa kekasihnya dalam pelukan. Entah apa yang ingin ayahnya lakukan setelah ini, Lay tidak mau membayangkannya

BRAK!

Lelaki itu menendang sebuah meja hingga jatuh dan terbelah tak berbentuk. Matanya menggelap memandang wajah putranya yang berlaku kelewat batas tanpa sepengetahuannya

"APA SEBENARNYA YANG KAU LAKUKAN ZHANG YIXING?" bentak lelaki tadi pada putranya

Sang putra hanya tertunduk tak berani menatap babanya sekarang. Ia terlalu takut, sungguh

"BABA MENGIJINKANMU PINDAH KE-SEOUL KARENA KAU BILANG INGIN MANDIRI. TAPI APA INI?" lanjut pria itu geram

"KEBIASAAN KONYOLMU BERMAIN DENGAN MANGSA BODOH MENGGUNAKAN CARA EKSTRIM SELALU MEMBUAT SEMUA ORANG KHAWATIR"

"KITA ADA PERJANJIAN YIXING, KAU BOLEH BERMAIN HANYA DENGAN TARGETMU, BUKAN KELUARGANYA. DAN APA INI?"

"KAU MELANGGAR ITU BAHKAN BERANI MENGACAU KELUARGA KIM? TAK TAHUKAH BAHWA MEREKA TERMASUK MAFIA YANG BERBAHAYA"

"Tta-tapi ba hiks, dia menghancurkan gudang senjata milikku hiks hiks, bahkan sebelum aku benar - benar mengoperasikannya"

"BABA TIDAK PERDULI, KAU BISA MEMBUAT PABRIK BARU KENAPA HARUS MENANTANG MAUT HAH? BAHKAN KAU MENCULIK NYONYA KIM DAN MENEMBAK KIM SIWON, JUGA MENGHALANGI BISNISNYA! APA BABA PERNAH MENGAJARIMU BEGITU?"

Yixing hanya tertunduk membisu dengan tangis yang pecah

"KAU AKAN IKUT BABA PULANG MALAM INI"

Lay tercekat dan memandang babanya tak percaya. Dia manangkupkan kedua tangannya memohon agar tak dibawa pergi

"Tti-tidak baba hiks, aku tidak mau pulang hiks. Aku akan menuruti baba, aku hanya menyelesaikan urusanku dengannya dan tak akan lagi mengusik anggota keluarga lain. Juga tak akan membahayakan keselamatanku sendiri hiks baba aku mohon hiks hiks"

Lay memohon sangat, ia bersimpuh di bawah kaki babanya, mencoba mempertahankan keberadaannya di kota ini

"BABA TIDAK MAU TAHU, KAU AKAN TETAP PULANG DENGAN BABA. MEMANG APA YANG KAU FIKIRKAN HAH? JUNMYEON ADALAH PUTRA KIM SIWON, BAGAIMANA BISA DIA DIAM SAAT MELIHAT ANAKNYA DI HANCURKAN? MENURUTMU APA YANG AKAN IA LAKUKAN PADAMU NANTI? JAWAB AKU! JAWAB AKU YIXING"

Wu Xiaozhu benar - benar tak dapat menahan emosi sekarang, kelakuan putra bungsunya sungguh kelewat batas. Permainan yang dilakukannya sudah jauh berbahaya dengan nyawa sebagai barang taruhan

Dia tak perduli pada keluarga Kim itu sebenarnya. Yang ia khawatirkan hanya putra manisnya, dia selalu bersemangat dalam memainkan bidak targetnya hingga lupa akan akibat dan masalah baru yang akan ia terima nantinya

Cukup! Sebelum semua ini semakin memburuk, putranya itu harus pulang bersamanya

"Baba hiks aku mohon, aku bisa menjaga diriku sendiri hiks hiks, ge... bantu aku meyakinkan baba hiks, aku mohon gege hiks hisk. Aku belum mau pulang hiks"

Kris terhenyak. Sedari tadi ia diam menahan diri agar tak membuat emosi ayahnya semakin buruk, namun melihat adik kecilnya yang memohon dengan tangis mengucur membuatnya tak tega

"Ba, biarkan Yixing tetap disini. Aku akan menjaganya sendiri. Jika suatu hari nanti Kim Siwon mengusiknya, aku akan menjadi orang pertama yang menghancurkannya" ucap Kris memeluk Lay membawanya berdiri

"KALIAN BERDUA KENAPA KERAS KEPALA SEKALI?"

"Ba hiks hiks, aku hanya akan membuatnya menderita, aku tidak akan menyakitinya aku janji hiks dan akan kulakukan cepat. Biarkan aku disini lebih lama baba" rengek Lay lagi menatap babanya dengan air mata yang berlinang deras

Pria itu hanya menghembuskan nafas kasar. Dia tak tega melihat putra manjanya menangis sesenggukan seperti itu sebenarnya. Namun jika dibiarkan hal buruk dapat saja terjadi padanya

"HUH, baiklah! Baba mengijinkanmu tetap disini. Dan kau Kris, jaga adikmu jangan biarkan dia bertindak konyol lagi"

"Ne baba, aku akan menjaganya"

"Jika baba dengar kau melakukan hal bodoh lagi. Baba benar - benar akan menyeretmu pulang. Bahkan jika harus memotong kakimu sekalipun baba tetap akan melakukannya"

Yixing mengangguk menanggapi babanya kemudian berhambur memeluk pria itu penuh haru. Xiaozhu membalas pelukan putranya dan mengelus surai hitam itu sayang

"Jangan membuat kami lebih cemas Xingie, jangan sampai terluka kau ingat! Baba tidak melarangmu membunuh, tapi jangan sampai terluka mengerti!"

"Ne baba hiks, aku janji hiks"

Kris menyusul dalam pelukan itu, ketiganya saling berpelukan hingga senja menjelang, mengharuskan pria tadi bergegas menuju bandara sebelum kepulangannya

"Bos!" ucapan Jaehyun membuat potongan gambar dari ingatan Lay menghilang digantikan sebuah tatapan tajam yang amat berbahaya

"Dia ada di Namsan, disebuah balapan liar"

Seculas senyum sinis terpajang disana mendengar penuturan seorang tangan kanannya

"Siapkan mobilku, kita hancurkan mereka"

.

.

.

Dan disinilah Suho bersama teman - temannya berada. Di tepi lintasan milik Jonghyun di kawasan Namsan

Berbeda dari balapan sebelumnya, mental mereka kali ini cukup siap untuk berhadapan dengan si id 10 dan 68 pengganggu itu. Tak akan mereka biarkan kedua orang itu mempermalukan harga diri mereka lagi

"Suho hyung kau baik? Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal pikiranmu" Kyungsoo bertanya dengan raut bingung

Suho tersenyum "Aku menghawatirkan Yixing"

"Hmm...Oh ya, kenapa Yixing hyung tak diajak kesini hyung?"

Suho menghela nafasnya, masih teringat kejadian tadi pagi saat Lay tiba - tiba bergetar dan lemas membuatnya khawatir. Ia takut penyakit namja itu kembali, namun tak ada setetes darahpun keluar dari tubuhnya. Setidaknya hal itu dapat membuat ia berfikir lebih baik

Lay yang biasanya cerewet dan manja berubah menjadi pendiam dan resah. Bahkan kekasihnya itu selalu menempel pada eommanya. 'Mungkin dia rindu mamanya' batin Suho melihat kelakuan Yixing

Hingga namja berdimple itu berhambur memeluk tubuhnya dan merengek minta pulang

"Junmyeon-a, aku mau pulang, antarkan aku ne"

"Ada apa sayang hm...? Kenapa kau sangat resah hari ini?"

"Aku kurang enak badan Junmyeonie, aku ingin pulang" ucap Lay dengan nada cemas, sungguh ia sangat bingung dan resah

"Hey, kau bisa istirahat di kamarku sayang. Aku akan memanggil dokter untuk memeriksamu"

"Aku butuh kamarku Junmyeon" ucap Lay dengan mata mulai berkaca - kaca

Suho membawa kekasihnya dalam pelukan lagi

"Tenanhlah sayang, aku bersamamu. Aku akan mengantarmu pulang, tapi setelah kondisimu membaik ne"

Lay menggeleng dalam dekapan itu "Jika kau tidak mau mengantarku, aku bisa pulang sendiri" ucapnya melangkah menjauhi Suho

Kim itupun terhenyak dan menarik lengan kekasihnya cemas "Baiklah - baiklah, aku akan mengantarmu. Kau membuarku cemas hari ini sayang"

"Kalau begitu antar aku pulang sekarang, kajja Myunie"

Dan begitulah pertemuan mereka berahir di depan pintu apartemen Lay, ingin ia melangkahkan kakinya masuk dalam bilik milik kekasihnya namun namja disana melarang Junmyeon halus

"Kau pulanhlah, aku ingin istirahat"

"Yixing, ada apa denganmu sebenarnya sayang?"

"Aku baik, sungguh" ucapnya meyakinkan kemudian mengecup bibir di depannya sekilas

"Aku akan istirahat, hati - hatilah saat pulang. Dahhh"

Blam!

Pintu itu tertutup dihadapannya membuat Suho bertanya - tanya dalam diam

.

"Dia sedang kurang enak badan" jawab Suho kembali dari alam history's-nya menjawab pertanyaan Kyungsoo

"Aku harap dia segera membaik" balas Kyungsoo dengan senyum khas-nya yang berbentuk hati

"Hyung, apa kau turun malam ini?" Kai bertanya pada sepupu itu

"Tidak, aku hanya akan mengawasi" tepat setelah ucapan itu terhenti, bunyi klakson membuat semua orang disana menatap pada sebuah mobil yang terlihat tak asing bagi mereka 'si id 10'

Tiinn Tiinn Tiinn Tiinn

Brum Brum Brum Brum

Seolah menantang, mobil itu terus memancing Suho emosi. Hingga kaca mobil itu diturunkan menunjukan seorang namja dengan topi dan masker hitam menatap mereka dan mengacungkan jari tengahnya kemudian berlalu begitu saja

Suho geram tentu saja

"Aku akan turun kali ini" ralatnya membatalkan ucapan sebelumnya

Ditempat lain

"Ge, kau yakin ikut?" seorang namja panda bertanya pada kekasihnya yang tengah bersiap mengikuti lomba

Lelaki itu hanya tertawa mendengar pertanyaan konyol tunangannya

"Kekasih dan adik kecilku menantang bahaya di arena balap, apa menurutmu aku bisa diam?"

Panda itu mempotkan bibirnya ke depan mendengar jawaban sang kekasih

"Tapi kan ada Jaehyun dan Taeyong kali ini"

"Aku akan tetap ikut sayang" ucapnya final mengecup bibir plum itu sekilas

Penampakan mereka berdua yang tentram amat berbeda dengan seorang lain bagian dari timnya. Sang bos itu teramat kelam sedari tadi, awan hitam terus mengerubunginya

Hanya satu fokusnya malam ini

'Akan kubuat kau membayar semuanya Suho-ya'

.

BRUM... BRUM... BRUM...

Deru mobil kembali saling bertautan satu sama lain menunggu lampu hijau disana menyala

Sehun, Kai, Baekhyun, Suho dan Chanyeol sudah sangat siap untuk mengambil tempat di podium dan mengembalikan nama baik mereka yang hancur sebelumnya

Tak beda dengan Jaehyun, Taeyong, Tao, Kris dan Lay yang juga sudah amat siap untuk menghancur leburkan kubu Kim sampai tak berbentuk

Jika bukan karena kamarahan bos itu sekarang. Maka mereka semua pasti masih menikmati malam dengan kegiatan yang lebih menyenangkan

Seorang wanita cantik berpakaian sexy berjalan menuju tengah garis start itu membawa sebuah kain di tangan kanannya. Kain tersebut di lempar ke atas oleh pemiliknya saat lampu hijau tanda mulainya permainan ini di nyalakan

Satu-persatu mobil disana mulai melaju menjauh dari mobil lain dibelakangnya. Semakin menekan pedal gasnya dan meluncur kedepan mencoba menjadi nomor 1

Chanyeol langsung memimpin di posisi pertama, dibelakangnya Suho, Kai, Sehun dan Baekhun mulai mengatur formasi menyusul di belakang si nomor 61

"Buatkan aku jalan untuk mendekatinya" ucap seorang namja berdimple dengan id 10 itu didalam mobil kepada anak buahnya melalui sambungan mereka

Tak berapa lama mobil Baekhyun telah dipepet oleh sebuah BMW F30 3 milik Taeyong yang memblok semua pegerakannya

"Sial" umpat Baekhyun

"Mobil ini mengganggu sekali" katanya lagi pada para rekan se-teamnya dengan sebuah ear zoom yang nenyambung satu sama lain

Yeah, kali ini mereka melakukan balapan dengan berkelompok, agar lebih terorganisir dan dapat saling menjaga satu sama lain

"Baekkie kau baik?" Chanyeol panik

"Dia mengganggu sekali Chanyeolie, akan kuberi sedikit lelajaran" Namja cantik itu tersenyum sinis

Baekhyunpun langsung menginjak pedal rem membuat mobil di belakangnya banting setir ke kanan dan nyaris menabrak pembatas jalan

Tak menyiayiakan kesempatan Taeyong yang nyaris keluar arenapun langsung menancap gas kemudian menabrak sisi kanan bemper depan mobil penyuka eyeliner itu hingga keduanya kehilangan keseimbangan dengan terus bersenggolan yang menyebabkan mereka keluar lintasan

Baekhyun mengumpat dengan tubuh gemetar "SIAL"

Luhan yang mengawasi dari balik layar besar bersama Kyungsoo, Xiumin dan Chen membola dengan cemas

"Baekie? Apa kau baik - baik saja?"

Tanya Luhan panik

"Ne hyung, tapi sepertinya kakiku sedikit terkilir"

"SIAL!" bukan bukan, bukan Luhan yang mengumpat, namun Chanyeol dari balik ear zoom miliknya

"Tunggulah sebentar, Chen akan kesana" Lanjut Luhan melihat Chen yang dengan sigap berlari menyusul Baekhyun di tepi lintasan

Ke-4 temannya yang lain menyaksikan hal itupun terkejut. Baekhyun keluar dengan cepat bahkan belum ia menyelesaikan setengah putaran ini

Tak jauh berbeda, mobil Sehun dan Kai pun di ganggu oleh Jaehyun juga Tao dengan saling menyalip zig zag membuat kedua orang berbeda warna kulit itu berdecak dan

CKIIITTT

BRAK!

Saling menabrak

Keduanya membelalak tak percaya. 2 kali mereka di kalahkan oleh si bodoh pengganggu itu

"KURANG AJAR!" umpat Kai

"ARGHH!" Sehun memukul kemudinya marah

Kyungsoo dan Luhan tegang melihat pasangannya saling menabrak satu sama lain di lintasan sana

Berbeda dengan Jaehyun dan Tao yang melaju dengan seringai mendekati Suho, mereka berdua membuat gerakan apik dengan mengekor di belakang pemilik angka 01 itu membiarkan Kris mendahului mereka dan berada di belakang Chanyeol

Setelah dirasa formasi yang di buat telah pas, Jaehyun dan Tao menambah laju kendaraannya menyalip Suho dari sisi kanan dan kirinya bersamaan membuat namja itu membulat

"Sial, Chanyeol mereka mengincarmu" ucapnya pada sosok didepan

"Aku tahu hyung, akupun sudah tak sabar membalas orang - orang bodoh ini"

Chanyeol ber smirk ria dari balik kaca mobilnya menantikan pembalasan yang hendak ia lakukan

Mengetahui kekasih dan anak buahnya menyusul di belakang, Kris menekan pedal gasnya lagi menyusul Chanyeol dengan mudah dan berada di depan namja alien itu

Sehingga membuat posisi Chanyeol terhimpit dengan Kris didepan dan 2 orang lain tepat di belakang mobilnya

Tao dan Jaehyun bergantian menabraki bemper belakang mobil 61 itu dari kedua sisinya membuat Chanyeol mau tidak mau dengan susah payah mencoba menjaga keseimbangan mobilnya agar tak terpelanting seperti saat terakhir kali dirinya dipermalukan

"Hyung, aku perlu bantuan" pintanya pada Suho, satu - satunya yang masih tersisa

"Aku kesana, pertahankan posisimu"

Iapun lantas melajukan mobilnya mendekati Chanyeol namun belum ia sampai sebuah mobil yang sangat ia kenal mensejajari dirinya dan menyenggol sisi kiri mobilnya hingga nyaris terbalik jika ia tak sigap merespon

"OH, SHIT" umpat Suho kesal

"Taehyung, sambungkan aku dengannya" perinyah bos itu pada sosok di kursi penonton dengan sebuah laptop terpangku indah di pangguannya

"Baik bos"

Lay terus membatasi pergerakan tuan muda Kim itu dengan bringas. Ia menabrakkan mobilnya dari berbagai sisi. kanan, kiri, depan, belakang dan terus berurang hingga bagian belakang bemper 01 disana lepas

"Selesai bos"

Mendengar laporan anak buahnya membuat Lay tersenyum kemudian membuka mulutnya

"Hai Kim, merindukanku?"

Suho tercekat, suara itu berasal dari ear zoom miliknya. Membuat ia semakin waspada dan tersenyum remeh

"Kau lagi rupanya"

"Kau membuatku sangat marah hari ini Suho Kim"

Suho berfikir sejenak mendengar penuturan itu

"Aku? Memang apa yang sudah kulakukan padamu hari ini?"

"Ck, kau terlalu bodoh untuk mengerti situasi tuan Kim" suara itu terhenti bebarengan dengan mobil yang dikendarakanya menabrak ujung bemper belakang Suho

CKITTT!

Suara decit roda mobil yang bergesekan dengan lintasan hitam itu menggema keseluruh indra pendengaran semua orang disana

Menyaksikan namja angelic itu berputar beberapa kali sampai ahirnya menabrak sebuah pembatas jalan dengan asap mengepul di bagian depan mobilnya

Belum puas sampai disana, Lay berbalik arah menerjang mobil itu lagi, menabraknya dari belakang bertubi - tubi membuat mobil 01 disana terkoyak dan memercikkan sedikit bola api kecil

"Bos! Sudah cukup untuk kali ini" ucap Tao melihat aksi iparnya yang sudah diambang kemarahannya

"AKAN KUBUAT KAU MENYESAL SUHO KIM" teriak si 10 terdengar jelas dari ear zoom milik namja tuan muda dalam mobilnya yang kapan saja siap meledak

Kai dan Sehun berlari dengan cepat berusaha membantu ketuanya sebelum mobil disana benar - benar hancur

Kris yang melihat ulah adiknya segera berhenti dari tugasnya mengawal Chanyeol, dan berputar cepat membawa mobilnya mendekat pada insiden horor disana

Lay ingin menabrak bemper itu lagi namun dengan tak terduga sebuah mobil lebih dulu memblok pergerakannya dan sebuah suara tak asing masuk dari sambungan mereka

"Cukup adik kecil! Ingat janjimu pada baba"

Lay mengumpat kesal mendengar ucapan gegenya, dengan segera ia menghentikan laju mobil itu dan berujar pada sambungan yang masih menyambung dengan musuh sialannya

"Ups! Apa aku berlebihan?" kekeh Lay dalam sambungan

"Kau harus membayar mahal untuk hari ini sayang" lanjut Lay dengan mata menajam

Suho masih terdiam di tempatnya, tubuhnya kini penuh luka gores karena ulah orang sinting pengganggu hidupnya

"Akan kuselesaikan urusanku denganmu malam ini juga. Temui aku di tepi sungai Han SU-HO KIM! Ups, jika kau berani" ada intonasi remeh di akhir percakapan itu

Lay pun pergi disusul gege dan rekan tim lainnya meninggalkan balapan konyol yang mereka lakukan

Suho keluar dari mobil remuknya dengan muka merah padam tak memperdulikan bahwa ia sekarang masih dalam lintasan penuh pembalap yang saling bersusulan

Chanyeol memasuki finish dan segera menemui teman - temannya tak mengidahkan teriakan para fans yang menggilainya

"SIALAN KAU '10'! BAIKLAH, mari kita selesaikan semuanya" ucap Suho entah pada siapa dengan gigi gemeretak dan tangan mengepal

.

.

.

Seorang namja telah terduduk di atas kap mobil miliknya dengan tatapan menengadah ke atas mencari sebuah ketenangan.

Berbagai rasi bintang menghiasi malam tenang itu dengan pola yang cantik dan indah, namun tetap tak mampu menghilangkan kemarahan bos cantik disana

Ia masih menunggu sosok musuh yang amat ia benci dengan perasaan kesal luar biasa

"Kau akan habis di tanganku malam ini Suho-ya" gumam Lay pada angin berlalu

Ckit!

Tak berapa lama, sebuah mobil berhenti tak jauh dari posisi namja berlesung pipi itu disana, seorang dengan mata merah dan aura kemarahan besar terpancar dari setiap bagian tubuhnya

Lay tersenyum merasakan kehadiran iblis berwajah malaikat itu tanpa merubah posisinya

"Kau datang? Kukira kau akan pulang dan menangis di bawah pelukan eommamu" kekeh Lay dengan nada remeh

"Ck! Aku bukan orang lemah yang selalu bersembunyi di balik sebuah topi dan masker sepertimu. Jadi jangan kau samakan"

Lay terbahak mendengar ucapan itu, membuat Suho tambah geram

Mereka hanya berdua disana, meninggalkan para pengikutnya agar tak mengganggu urusan keduanya

"Kau berhasil membuatku tertawa teman" ucap Lay masih di sela tertawanya

"Ck, aku kesini untuk menghabisimu bukan membuat lelucon bodoh untukmu"

Lay menutup mulutnya langsung, dan mengarahkan pandangannya pada namja yang sedang berdiri menyenderkan badannya pada ujung mobil disana

"Kau benar, mari selesaikan semua ini"

Laypun berdiri dan mulai melangkahkan kakinya mendekati Suho dan langsung memberinya sebuah bogem mentah

Soho terhuyung sesaat kemudian langsung membawa kepalan tangannya memukul perut namja di hadapannya. Membuat si id 10 itu terhenyak

Langsung di tariknya sebuah senjata dari dalam saku dan mengarahkannya pada sosok misterius itu

"Siap menemui ajalmu?" Suho berucap sadis

"Hahahaha" Lay tertawa "Kata - kata itu lebih pantas untukmu sayang"

Lay langsung membawa senjata miliknya dan memberikan sebuah tembakan mendadak, membuat Suho reflek menghindar

Door!

Jika ia terlambat sedikit saja, maka sudah dapat dipastikan bahwa biji logam itu akan menembus sisi kepalanya

Suho tak mau kalah, ia langsung menghujamkan senjatannya membalas tembakan Lay

Door!

Dooorr!

Dooorr!

Dooorrr!

Keduanya masih saling menembak satu sama lain dan sesekali memberikan sebuah pukulan

Kai dan teman - temannya yang sedari tadi berusaha menyusul ketua itu dari belakang terhenyak mengar suara tembakan dari arah depan

Sontak mereka manambah laju mobilnya cepat berusaha menyusul ketua itu dan berharap bahwa suara tembakan didepan bukan berasal dari teman mereka

Keduanya masih saling mencoba membunuh disana. Lay yang sudah sangat kesal menendang tepat ulu hati namja di depannya hingga ia terjatuh dan langsung mengarahkan senjatanya pada namja itu

Namun, dengan cepat Suho menjegal kaki si '10' itu membuat ia terjatuh juga karena kehilangan keseimbangan

Lay yang terjatuh segara menendangkan kakinya lagi ke petut musuh itu hingga setetes dara keluar dari sudut bibirnya

Ia berdiri dan menekan tombol di senjata itu hendak membuat musuh itu terkapar tak berdaya. Namun diluar dugaan peluru didalam senjata itu habis membuatnya tambah geram

Laypun menendang lagi musuh itu berulang dan berjalan ke arah mobilnya dan mengambil senjata baru

Suho nyaris pingsan disana. Tapi harga diri dan amarahnya melarang kesadarannya menghilang. Ia mencoba berdiri dengan berseok - seok dan memfokuskan diri

Lay berbalik menatap namja lemah disana dan mengarahkan senjata baru itu lalu

Dooorr!

"AWAAAASSSSS"

Sebuah teriakan mengagetkan keduanya. Seseorang telah menjadi tameng untuk Suho, setelah teriakannya berhenti sebuah benda kecil berhasil menembus tubuhnya, membuat seseorang itu mengeluarkan banyak darah dan ambruk tak berdaya

Suho yang terdiam melihat kejadian di depannya mulai menajamkan mata dan memfokuskan pandangannya pada sosok yang menyelamatkan nyawanya hingga

"Lu..."

.

"TIIIIDDAAAKKKK!" teriak seorang lain di belakang Suho

.

"Han"

Suho memyelesaikan ucapannya dengan raut tak percaya

.

.

.

TBC

.

.

.

A/n:

Selamat pagi😊😊😊

Ceritanya makin geje jadi harap maklum, karena banyak tugas menemani proses penulisan ini 😢

Maaf nggak sesuai harapan kalian semua

Banyak Typo diatas sana

Happy reading semuanya...

Oh, Ace by Pearl Luce ada keterlambatan upload. Mungkin nanti malam atau besok pagi ff seru itu bakal update. So, keep waiting yak

R&R

Dan jangan lupa Review...

Kasih kritik dong, perlu banget kritikan di cerita geje ini biar lebih bisa berkembang dan menarik perhatian 😆

Salam selasa cerah

D' Xp

29 November 2016