Present

~ A Gift To Me ~

EXO FANFICTION

Main Cast : KAISOO COUPLE

KIM JONGIN A.K.A KAI (NAMJA) X DO KYUNGSOO (YEOJA)

Support Cast : ALL EXO COUPLE

CHANBAEK, KRISTAO, CHENMIN, HUNHAN, SULAY,

Other Cast:

YUNJAE, YEWOOK

Rated: T

Genre : Family, Romance, Hurt/Comfort, Mary Life

Warning : Genderswitch, Typo(s) anywhere= lazy to edit hhheeee, OOC, Failed Humor, cerita gaje,alur kecepetan, penyusunan kata yang tidak berdasarkan EYD, cerita sesuai apa yang dipikirkan hira :D

~Don't Like Don't Read~

Mohon maaf untuk segala kesalahan yang terdapat dalam cerita ini

Summarry :

""K-kris kumohon bawa aku ke rumah sakit" pekik Kyungsoo "Wae Soo? Kau mau kabur lagi eoh?" tanpa menoleh sedikitpun kearah Kyungsoo "Anakku Kris, anakku!" Kris menghentikan pergerakan mobilnya menoleh kesamping." It's Kaisoo couple and other/slight Krissoo couple/GS/ Chaptered/Marry life/DLDR!

Disclaimer : The story is real belong to my imagination, so in the other words it's belong to me :D

It's Kaisoo couple and genderswitch

Hope you like it and Happy Reading ^_^

.

.

Previous Chapter

"Pak! Ini tidak seperti yang anda liaht,aku suaminya" bela Kai namun sang petugas segera menahan tubuhnya dan mencengkeram kuat tubuh namja itu yang terus memberontak dalam cengkraman dua orang penjaga keamanan ketika tubuhnya diseret keluar. Sedang Luhan membawa Kyungsoo segera tapi Kris menghentikannya "Pak, disini masih ada satu yeoja berengsek".

Mata Kyungsoo dan Luhan membulat sempurna akan ucapan Kris, satu penjaga kemanan menyeret Luhan "Jangan pak, dia eonni saya!" teriak Kyungsoo sambil menahan tangan Luhan "Bawa dia pergi pak, yeoja ini sakit jiwa" sambil melepaskan genggaman kedua bersaudara itu.

"Ya! YA! Kau bilang aku gila? Kau yang gila Kris bukan aku" tapi tetap saja para penjaga keamanan itu lebih percaya Kris ketimbang Luhan dan Kai.

"Ayo kita pergi!" menggendong Kyungsoo dan berjalan keluar toilet.

.

.

"Ya!YA! lepaskan, aku tidak melakukan apa-apa padanya, dia itu istriku",

Sekuat tenaga Kai melepas jeratan sang security "Mana identitasmu" Kai merogoh sakunya dan memberikan kartu identitasnya.

"Ma..maaf tuan, tapi tuan yang tadi melaporkan bahwa istrinya tengah dilecehkan orang" ucap para security itu besamaan dengan rasa bersalah yang mulai muncul.

"Apanya yang melecehkan? Dia yang melecehkan istriku tau!" bentak Kai.

"Baiklah sekarang apakah kalian bisa melihat lewat cctv kemana pria berengsek itu membawa adikku?" tanya Luhan berusaha untuk mengambil tindakan cepat sebelum Kris membawa adiknya lebih jauh lagi, security itu mengangguk dan segera memeriksa cctv mall tersebut "Pria itu menuju tempat parkir dengan menggendong istrinya..".

"Bukan, Kyungsoo istriku bukan istrinya" potong Kai sambil membentak "Iya, tuan maafkan kami" setelah mengamati Kris di cctv, Luhan dan Kai segera berlari menuju tempat parkir mereka yang berada di lantai bawah.

Mereka menunggu mobil Kris keluar "Itu mobilnya Kai, cepat" Kai segera menginjak pedal gas dengan kecepatan maksimal menyamai mobil Kris "Yeoboseo! Hunie..kami sudah menemukan Kyungsoo, Kris membawanya lari lagi dan kami sedang mengejarnya. Ia mengenddarai mobil sport kuning dengan nomor xxxxx. Baiklah kau juga hati-hati nee..". Plip Luhan memutus sambungan telponnya.

.

"Bagaimana Hun?" kini Chanyeol yang bertanya "Kyungsoo ditemukan tapi Kris membawanya lari" Chanyeol menghel nafas berat "Lalu apa mereka tahu keberadaannya sekarang" Sehun mengangguk "Hyung aku harap kau bisa secepat mungkin dan berhati-hati" Chanyeol segera melesatkan mobilnya setelahSehun memberi tahu harus kemana.

.

.

"Sepertinya ada yang mengikuti kita sayang!" Kyungsoo mengalihkan pandangannya kebelakang "Jongin" ucapnya pelan namun Kris masih bisa mendengarnya "Tak kan kubiarkan mereka menang dariku" ucapnya menancap gas sedalam mungkin hingga mobil melaju dengan sangat cepat.

"KRIS HETIKAN" Kyungsoo yang kagetpun meneriaki ulah Kris "Kalau aku menghentikannya mereka akan memisahkan kita sayang" ucapnya santai.

Mobil sport merah milik Kai dan mobil sport kuning milik Kris kini saling berkejaran, tak mau kehilangan jejak Kai berusaha mengimbangi kecepatan mobil Kris di depannya. Hingga Chanyeol dan Sehun yang berada di sebrang jalan yang berlawanan dengan mereka melihat kedua mobil itu saling mengejar "Itu mereka hyung" Chanyeol langsung menerobos lampu merah membuat beberapa polisi menyadarinya dan mobil polisipun mengikuti mereka dari belakang "Mereka mengejar kita?" Sehun mengangguk "Biarkan saja, bagus jika mereka ikut" timpal Sehun.

BRUMM!BRUM!

Mobil-mobil tersebut kini berada di jalan yang agak rusak namun Kris tak peduli dengan itu, ia hanya berpikir bahwa ia harus membawa Kyungsoo menjauh secepatnya dari orang-orang yang mengejar mereka.

"Kris hentikan aku.. akh!" Kyungsoo menjerit tertahan karena perutnya tersa sakit "Gwenchana chagy, kalau tidak begini kita akan tertangkap dan aku takkan membiarkan mereka mengambilmu" ucap kris masih focus melihat kearah jalanan tanpa memperdulikan Kyungsoo yang mengaduh kesakitan. Keringat keluar membasahi kening yeoja itu dengan tangan yang memegang perutnya menahan sakit yang amat sangat. Ini belum waktunya Kyungsoo melahirkan namun perutnya sudah sesaikit ini menandakan bahwa sepertinya ia akan melahirkan sekarang.

Dan benar saja cairan bening membentuk sungai kecil mengalir keluar diantara selangkangannya, membasahi sedikit demi sedikit pakaian bagian bawah yang ia pakai "K-kris, a-aku ma-mau..argghh" Kyungsoo mengerng kesakitan kini cairan bening itu mulai bergerombol keluar bersama darah.

"Kai kita harus cepat, keadaan seperti ini bisa membuat Kyungsoo melahirkan mendadak" Ucap Luhan penuh kekhawatirn.

"AAARRGGGG! SIAL! Bgaimana ini" pekik Kai. tba-tiba Kai melihat tikungan dan berbelok disana sementaraChanyeol dan Sehun terus mengikuti searah jalur Kris "Kai berusaha memotong gerakannya" Sehun tersenyum penuh arti "Anak pintar" sementara 3 mobil polisi aterus saja mengikuti mereka.

"K-kris kumohon bawa aku ke rumah sakit" pekik Kyungsoo "Wae Soo? Kau mau kabur lagi eoh?" tanpa menoleh sedikitpun kearah Kyungsoo "Anakku Kris, anakku!" Kris menghentikan pergerakan mobilnya menoleh kesamping.

Betapa terkejutnya dia melihat Kyungsoo sudah sangat kesakitan, peluh dimana-mana dan baju bagian bawahnya sudah mulai merah oleh darah "K-kyung, kau.." Kyungsoo mengangguk "Tolong Kris" Kris menggeleng perang batinnya kini muncul antara membawa Kyungsoo ke rumah sakit tapi ia takkan pernah melihatnya lagi atau membawa Kyungsoo pergi seperti ini dan membiarkannya melahirkan di mobil sungguh Kris tak mau memilih keduanya. Tapi keegoisannya muncul kala teringat wajah Kim Jongin.

Kris tak bisa membiarkan Kyungsoo hilang dari hidupnya lagi, sudah cukup ia menderita selama ini maka ia tak mau merasakan penderitaan tanpa Kyungsoo di sampingnya untuk ke dua kalinya.

Ia kembali melajukan mobilnya namun satu mobil sudah menghadangnya.

CKIT!

Kris terjepit dihadapannya kini ada jalan buntu, ia hendak berbelok ke kana tapi terlambat mobil kai sudah berada disana "Keluar Kau Kris!" teriak Sehun yang kini membuka pintu mobil sport biru milik Chanyeol.

Dengan segera Kris mengyeret Kyungsoo keluar. Semua mata terbelalak kaget melihat keadaan Kyungsoo "Beri jalan atau kalian takkan pernah melihatnya lagi" teriak Kris sambil mengarahkan pistol kea rah kepala Kyungsoo.

"LEPASKAN DIA BERENGSEK!" teriak Kai sambil berjalan tergesa mendekati Kris

"AKH!" Kyungsoo menjerit

"Kyungsoo!" panggil Kai

"DEMI TUHAN KRIS KAU NAMJA BERENGSEK! BERIKAN KYUNGSOO PADAKU DIA AKAN MELAHIRKAN" teriak Luhan.

Semua mata tertuju pada Kyungsoo-lebih tepatnya ke arah kakinya "Berengsek!" Sehun maju mengikuti Kai. betapa mengenaskannya pemandangan yeoja di hadapan mereka yang kini tengah Kris sandera.

CHUP!

Langkah mereka terhenti melihat aksi Kris yang mencium Kyungsoo dengan panas dan kasar "Hentikan Kris!" kini suara berat Chanyeol menggema "Wae? Lihatlah Kai apa kau menginginkannya? Apa kau bisa meakukannya" ucapnya mencium Kyungso kembali dengan panasnya.

KREK!

Gemertak kepalan jari tangan Kai itu terdengar, habis sudah kesabaran Kai, tangannya mengepal kuat hingga buku-bukunya memutih, langkahnya mengalun dengan tanpa rasa takut mendekati Kris yang tengah mencium istrinya dengan panas.

"Hentikan BERENGSEK!".

BUGH!

DOR!

Semua mata membulat sempurna mendengar suara ledakan pistol dan Kris yang jatuh terjerembab ke tanah sementara Kyungsoo berada dalam dekapan Kai "Beraninya Kau berbuat seperti ini pada Kyungsoo hah!" pekiknya

Sehun sgera mendekat dan..

BUGH!

DOR!

Langkah Sehun terhenti, tangannya terasa nyeri karena sesuatu yang menembus kulit dan dagingnya tapi ia segera memfokuskan kesadarannya.

GREP! di gendongnya tubuh Kyungsoo yang sedang mengerang kesakitan "Oppa sakit!" adu Kyungsoo. "Tenanglah Soo kita kerumah sakit sekarang, atur nafasmu" titah Sehun.

Kai menendang pistol milik Kris memukulnya terus menerus tanpa henti.

"Bajingan! Kubunuh Kau! Berengsek!" ucapnya sambil melayangkan pukulan bertubi-tubi pada Kris.

BUGH! BUGH!BUGH!

Kris balik memukul Kai tanpa ampun karena Sehun mengambil Kyungsoo darinya.

"BERHENTI SEHUN! KYUNGSOO MILIKKU! KUBUNUH KAU JIKA BERANI MENGAMBILNYA!" Kris berteriak dan berlari mendekati Sehun tapi..

BUGH!

Satu pukulan mendarat di tubuhnya "KYUNGSOO ISTRIKU KRIS WU!".

BUGH!BUGH!

Kris dan Kai terus saling memukul dan menendang karena emosi yang sudah tak terbendung lagi. Kris terus memukul Kai "Kyungsoo milikku! Milikku! Selamanya Kyungsoo milikku berengsek!" melihat adegan berbahaya di tempat itu polisi segera menghentikan Kris dan menyeret Kris dari tempat kejadian. Sementara Sehun merebahkan tubuh Kyungsoo dibelakang kemudi mobil Kai.

"Kyung tenanglah sekarang atur nafasmu, tarik perlahan dan keluarkan. Kau harus tenang aegy pasti selamat" Luhan mencoba menenangkan Kyungsoo dan Kyungsoo mengikuti ucapan Luhan.

"Kita ke rumah sakit sekarang!" Sehun mengangguk dan mengambil alih kemudi mobil Kai "J-jongin~~" aktivitas Sehun terhenti ketika Kyungsoo memanggil nama Kai "J-jongin~~" panggilnya lagi "Sebaiknya bawa Jongin juga Hunie" nasihat Luhan.

Beruntungnya ketika Sehun hendak keluar Kai tengah berlari menghampiri mobilnya. Kai mengambil kemudi dan melajukan mobilnya secepat yang ia bisa.

"SIAL! Jalanan padat sekali" Kai mengerang frustasi , Sehun melihat ponselnya dan mengaktifkan gpsnya "10 meter dari sini ada rumah sakit" Kai menoleh kearah Kyungsoo yang berada di belakang bersama Luhan.

Ia melihat kondisi istrinya yang sudah sangat lelah, keringat mengucur dimana-mana, wajah yang pucat dan jangan lupakan nafasnya yang tersengal karena kelelahan berjuang mengeluarkan bayi dalam perutnya namun masih nihil.

"Kyungsoo sudah tiga kali pingsan, kita harus ke rumah sakit segera bayinya tak keluar-keluar ini bahaya" terdengar intonasi Luhan yang begitu khawatir "Sehun, kau gantikan aku menyetir" tanpa menunggu jawaban Sehun, Kai keluar dan membuka pintu belakang mobilnya menggendong Kyungsoo yang kini mencoba menarik nafas dan membuangnya agar bayinya selamat.

"K-kai kau mau apa eoh?" Luhan terkejut melihat Kai yang menggendong bridal style Kyungsoo secara tiba-tiba "Aku akan membawaya ke rumah sakit, aku menunggu kalian disana" ucapnya segera bergegas pergi "Hati-hati Kai" ucap HunHan bersamaan.

.

.

"Tenanglah chagy, kau harus kuat nee" Kai berbisik menenangkan Kyungsoo semenara air mata Kyungsoo dan jeritan-jeritan kesakitannya terus menggema sepanjang perjalanan.

"ARGH! J-jongin .. aegy akh…sak-kit.." kyungsoo mulai terbata sementara Kai mendekatkan pipinya ke hidung dan mulut Kyungsoo karena dirasa nafasnya mulai memendek.

CHUP!

Kai menempelkan bibirnya berusaha memberi nafas padaKyungsoo"Bernafaslah sayang, ingat aegy kita, ingatlah aku,kau harus terus bernafas sayang" ucapnya lembut.

.

"DOKTER! DOKTER!" Kai berteriak membabi buta ketika sampai di rumah sakit. Para suster yang meihatnya langsung berlari ke arahnya sambil membawa ranjang pasien.

Kai meletakan Kyungsoo di katil yang di bawa para suster "Unit gawat darurat sekarang juga" perintah salah satu dokter wanita disana "Pasien akan segera melahirkan cepat!" Kyungsoo terus menggenggam tangan Kai selama menuju UGD ia terus memanggil-manggil nama Kai tanpa berhenti "Nyonya tenanglah dan coba mengatur nafas sesuai petunjuk saya" Kyungsoo mulai melakukan apa yang dokter wanita itu katakan.

Melihat kondisi Kai yang babak belur serta tangannya yang terus mengeluarkan darah karena tadi sempat tertembak Kris, sang dokter wanita akhirnya mencegah Kai untuk ikut.

"Tuan sebaiknya anda membersihkan luka anda terlebih dahulu" Kai menggeleng kuat "Aku taka pa, aku hanya ingin istri dan anakku selamat" bantahnya. Namun sang dokter tetap tak mengizinkan akhirnya sang dokter memanggil suster pria untukmembawa Kai yang terluka tanpa memperdulikan rontaan Kai.

"UUUGGGHHH.." kini Kyungsoo tengah berjuang melawan maut di ruangan ini, sapu tangan putih yang di berikan suster padanya kini sudah berubah warna merah akibat gigitan yang terlalu kuat dari Kyungsoo. Sudah dua kali ia pingsan setelah lama berusaha menarik nafas dan mendorong kuat-kuat agar sang bayi dapat menghirup udara baru dengan selamat.

Luhan yang tadi menyusul Kai kini berada di samping Kyungsoo dengan tangan Kyungsoo yang menggenggam tangannya erat dan memberi kata-kata penenang untuk dongsaengnya "Ayo Soo kau pasti bisa chagy,aegy harus keluar nee" Luhan tak mampu membendung air matanya melihat keadaan Kyungsoo sekarang "Ayo nyonya tarik nafas dan dorong" ucap dokter kembali setelah Kyungsoo sadar.

.

DRAPp!DRAPp! Drappp..

Terdengar suaralangkah kaki mendekat ke arah Sehun, Luhan dan Chanyeol yang sedaritadi menunggu Kyungsoo dan Kai di dalam "Jongin bagaimana Kyungie?" tanya Ryowook sambil menggenggam tangan Kai, raut khawatir sangat kentara sekali tercetak di wajahnya mengingat Kyungsoo melahirkan secara mendadak. Kai menggeleng lemah hanya menunduk dalam dan kembali duduk lemas "Sudah tiga jam tapi belum ada perkembangan" Sehun menjawab kebingungan Ryowook "Astaga!".

"Luhan?"

"Dia di dalam" sambung Chanyeol cepat

Ryowook menghampiri ruangan Kyungsoo tapi sebuah tanganmencegahnya.

GREP!

Yesung menahan tangan istrinya "Wae? Aku akan di dalam dia pasti membutuhkanku Sungie" Yesung menggeleng tapi Ryowook menepis tangannya dan memaksa masuk tapi dokter tiba-tiba keluar bersama Luhan yang menunduk dalam.

"Ada apa dokter? Apa yang terjadi pada putri saya?" Ryowook memberondong sang dokter dengan dua pertanyaan sekaligus "Apakah kalian semua keluarganya?" semuanya mengangguk. Sang dokter melihat kearah Kai meminta izin untuk menceritakan di tempat itu saja dan Kai mengangguk "Nyonya Kim pingsan kembali" terang sang dokter "Ini sudah yang ke tiga kalinya ia pingsan, bayi dalam perutnya belum juga keluar. Nyonya Kim merasa stress dan ketakutan saat ini, kami akan berusaha semaksimal mungkin tapi kami tak bisa menjamin keduanya …selamat".

JDER!

Semua mata membulat sempurna termasuk Kai yang berada di belakang sang dokter "Ti-tidak bisa selamat?" gumam Kai namun masih bisa terdengar oleh semuanya "Nyonya Kim mengalami depresi,itu terlihat sekali, usia kandungannya baru 7 bulan dan itu masih terhitung muda" Luhan menghampiri sang dokter dan memegangpundaknya "Tolong selamatkan adik saya dokter".

Dengan mata yang berderai air mata Luhan memohon pada sag dokter "Saya kakak kandungnya! Saya mohon selamatkan adik saya dan bayinya" ucapnya lagi sambil mengguncang-guncang sang dokter "Maaf nyonya kami hanya bisa berusaha" sebelum Luhan berteriak seorang suster berlari menghampirinya "Dokter pasien sudah siuman".

Mendengar Kyungsoo siuman Kai dan Ryowook reflek masuk mengikuti sang dokter. Sementara Luhan yang tadi ingin mengikuti Kai dicegah oleh Sehun yang menariknya kedalam pelukannya. Sehun tahu istrinya kini sedang tertekan, tidak baik bagi Kyungsoo melihat Luhan dengan keadaan seperti ini.

"Ayo Kyungsoo kau harus bertahan nee..eomma disini" ucap Ryowook sambil menggenggam tangan Kyngsoo sementara Kai menggenggam tangan yang satunya lagi "Chagy dengarkan aku.. kau harus menyelamatkan aegya nee kau menginginkannya kan? Jangan sampai aegya tidak keluar" Kyungsoo mulai bernafas dan membuang nafas kuat-kuat.

Dengan adanya Kai di samping Kyungsoo membuat yeoja itu merasa aman dan tak merasa takut lagi. ia kemudian mendorong kuat agar bayi dalam rahimnya keluar.

"UGGHHHHH!"

Kyungsoo kembali mendorong bayinya kuat "Ayo nyonya kepalanya sudah keluar" ucap sang dokter "Ayo Soo, cucu eomma sudah tak sabar ingin melihat eomma dan appanya" kata-kata Ryowook kembali menjadi penyemangat Kyungsoo.

Kai tidak tahu harus berbuat apa,ia hanya mengeratkan genggamannya pada Kyungsoo dengan air mata yang sudah entah berapa kali jatuh melewati pipinya. Keringat membasahi tubuhnya dan tak ia perdulikan. Sesekali Kai mencium bibir mungil istrinya memberi nafas buatan agar Kyungsoonya tetap terjaga dan memberi kata-kata penenang dan penyemangat "Ayo Soo, kau pasti bisa sayang" ucapnya berbisik di telinga Kyungsoo Kyungsoo berjuang kembali dan sesekali tangan Kai menguap surai hitamnya lembut.

"UGGHH!" Kyungsoo mengerahkan seluruh kekuatan yang tersisa hingga…

"OEEKK!OEEKKK!" suara tangis bayi yang telah di pukul pantatnya oleh sang dokter menggema seisi ruangan. Dokter memberikan seorang bayi mungil yang masih berlumur darah itu pada Kai "Selamat tuan bayi anda laki-laki" ucapnya sambil tersenyum "Soo..kau lihat?" Kai tak sanggup menahan air mata yang makin deras saat ini di hadapan Kyungsoo "Putra kita sudah lahir sayang" Kai mengecup kening sang bayi yang masih berlumuran darah tersebut tanpa merasa jijik.

Ryowook ikut merasakan kebahagiaan yang tengah dirasakan Kai dan Kyungsoo,namun pandangannya berubah ketika merasakan genggaman Kyungsoo melemah dan tangannya yang terkulai lemas.

Kyungsoo tersenyum tapi tiba-tiba pandangannya mengabur dan semua menjadi gelap. "Suster bawa bayinya keluar" Sang suster segera membawa purta Kai keluar sementara dokter dan suster sekarang sibuk merawat Kyungsoo "Dokter nafas pasien memendek" seru salah seorang suster.

DEG!

'Tuhan apa lagi ini' batin Kai.

"KYUNGSOO! KYUNGSOO! BANGUN SAYANG!" Kai berteriak sambil terus menggenggam tangan Kyungsoo erat. Ryowook yang melihatnya hanya terdiam mematung, ia measakan sakit yang teramat sangat dalam dirinya 'Tuhan tolong selamatkan putriku, cucu dan anakku masih membutuhkannya' doanya dalam memutuskan mengusap punggung Kai, bermaksud membawanya keluar.

"ANDWAE EOMMA AKU INGIN DISINI" pekik Kai

"KU MOHON SOO BANGUN! BANGUN SAYANG! AKU DAN ANAK KITA MEMBUTUHKANMU!" walaupun posisi Kai tidak mengganggu pergerakan dokter tapi semua orang bisa mendengar kai berteriak dari dalam seperti orang gila"K-kyungsoo!" panggil Luhan.

.

.

Luhan tersentak mendengar teriakan Kai "Tenanglah sayang".

PLAK!

Luhan memukul lengan Sehun kasar ia berdiri menghadap Sehun yang masih dengan posisi duduknya, semua orang yang ada di tempat membulatkan matanya melihat Luhan yang tengah emosi.

"TENANG KATAMU!" bentaknya "BAGAIMANA AKU BISA TENANG EOH? AKU MELIHATNYA SEPERTI INI DAN KAU TAHU? DIA SEDANG MEREGANG NYAWA DI DALAM SANA!" jeritnya lagi pada namja bersatus suaminya.

Yesung sang appa hanya bisa duduk sambil menunduk dalam dan menggumamkan sebuah doa untuk menantunya, sementara Baekhyun kini makin mengeratkan pelukannya pada Chanyeol dan menangis dalam diam.

"K-kenapa jadi begini?" Chanyeol mengusap pungggung istrinya yang makin bergetar hebat dalam pelukannya "SSssshhh.. berdoalah untuk mereka sayang, karena itu yang bisa kita lakukan untuk sekarang" Baekhyun mengangguk kecil dalam pelukan Chanyeol.

.

GREP!

Sehun memeluk Luhan tapi Luhan terus memukul dada bidanyanya dengan membabi buta "Tenanglah sayang kumohon jangan seperti ini" Luhan menggeleng.

"A-AKU, AKU TAHU DIA TAK BAIK-BAIK SAJA BERENGSEK!" jeritnya lagi. sehun mengerti,amat sangat mengerti keadaan Luhan saat ini dan iapun merasakan hal yang sama dengan Luhan-sama-sama takut kehilangan-.

"Hiks…hiks..Kyungsoo..hiks.." Luhan mulai terisak dipelukan Sehun sementara Sehun makin mengeratkan pelukannya dan…

PLUK!

Kepala Luhan tiba-tiba terantuk kebelakang "Lu.. bangun sayang" rupanya yeoja bersurai emas itu pingsan "Sehun bawa Luhan ke kamar rawat segera" Sehun mengangguk dan menggendong Luhan bridal style meninggalkan Yesung, Chanyeol, dan Baekhyun disana.

.

.

.

.

Seorang yeoja dengan wajah damainya kini masih nyaman menutup mata dengan damainya, dilihat dari keadaannya belum ada tanda-tanda ia mau terbangun melihat betapa nyenyaknya ia tertidur. Selang infus yang menancap di tangan sebelah kanannya dan tak lupa selang oksigen yang bertengger manis di hidungnya.

Sementara seorang lelaki dengan kaos abu-abu dan celana jeans biru tua yang melekat di tubuhnya kini tengah menyandarkan kepalanya di sebelah kepala sang yeoja, dengan posisi duduk matanya mulai terbuka tak lupa tangannya yang selalu menggenggam tangan sang yeoja yang tak terpasang jarum infus.

Kai POV

"Ughh~~" aku terbangun yang entah sudah di pagi yang ke berpa kali aku seperti ini. Membuka mata disampingnya yang masih saja menutup mata dengan damainya.

TES~~tes~~

air mata menetes kembali dipipiku, aku sungguh merindukannya. "Soo" ku panggil namanya lembut namun ia masih tak bergeming, ku genggam erat tangannya mencoba meyakinkannya bahwa aku amat sangat merindukannya namun ia masih terdiam.

"Sayang, ku mohon bangunlah" dengan suara bergetar aku berucap, memohon padanya agar membuka mata, menatapku dan tersenyum padaku tapi itu masih nihil. Dokter bilang kondisi Kyungsoo stabil hanya saja mereka tak tahu kapan ia akan terbangun mengingat kejadian yang hampir merenggut nyawanya, nyawa istriku.

"Soo, apa kau tak lelah tidur terus eum? Kau tahu? Malaikat kecil kita sudah dua hari ini menangis terus sayang, bangunlah" ku kecup keningnya lembut.

"OEEkkkkkkk~~~OEKKKkk~~" sayup-sayup ku dengar suara tangis bayi, aku beranjak dari posisiku, mencari sumber suara tersebut.

KAI's pov end

Ryowook masuk ke ruang rawat Kyungsoo sambil menggendong bayi mungil dalam dekapannya "OEEkkk~~Oekkk" sang bayi menangis kencang "SSssttt.. uljima chagy" ucapnya lembut pada si mungil Jongsoo.

Kai yang mendengar suara tangis bayipun beranjak dari kursi menghampiri eommanya "Berikan padaku eomma" pintanya sambil mengulurkan tangannya. "Ssssttt.. uljima sayang, jagoan appa kenapa menangis eum?" ucapnya lembut sambil menggesek-gesekkan hidungnya dengan sang bayi yang masih menangis.

"OEEKKK~~~OEKKK~~~" alis Ryowook dan Kai bertaut bingung mengapa Jongsoo makin kencang menangis? Begitu pikir mereka. Kai membawa bayi mungilnya yang masih menangis kencang tak biasa itu mendekati Kyungsoo, yeoja yang masih tertidur dengan damai di katilnya. "Ssssttt..uljima sayang" namun tak berhasil, bayi itu masih saja menangis dan menangis makin kencang.

Semua yang ada di ruangan itu mengerut alis, mereka bingung tak biasa Jongsoo menangis sampai seperti ini jika Kai sudah menggendongnya pasti ia akan merasa nyaman dan perlahan tangisnya akan mereda, namun kali ini berbeda amat sangat berbeda dari biasanya.

"Kau memanggil eomma eum?" air mata kembali menetes ketika buah hatinya menangis makin kencang tepat di samping Kyungsoo.

"Ada apa ini eomma?" Baekhyun datang dan langsung menghampiri Ryowook melihat Jongsoo keponakannya menangis kencang tak seperti biasanya.

"Apa tadi Jongsoo minum susu?" Baekhyun mengguk, ya selama ini yang memberiasi untuk putra Kaisoo adalah Baekhyun karena ia satu-satunya saudara Kai yang masih memiliki bayi yang masih meminum asi "Nee ia masih ku beri asi tapi.. beberapa hari ini Jongsoo hanya minum sedikit eomma" Ryowook mengangguk mengerti. Keduanya hanya memandang iba keluarga kecil putra bungsu keluarga Kim itu.

"Sssttt..jagoan appa rindu eomma ya? Ayo minta eomma supaya bangun" Kai berusaha menenangkan Jongsoonya. Ketika tangisan Jongsoo makin kencang, satu keajaiban terjadi.

Perlahan mata yeoja yang tengah tertidur itu sedikit bergerak,tangannya bergerak-gerak kecil "Kyungsoo" Luhan yang menyadari perubahan itu pertama kali memanggil nama adiknya. Kai, Ryowook dan Baekhyun berbinar melihatnya ketika kedua obsidian itu perlahan terbuka"Sayang kau bangun?" panggil Kai.

Kyungsoo menggerakan kepalanya ke sebelah kiri memandang Kai dan tersenyum "Bayiku~~" ucapnya lemah namun masih bisa Kai dengar. Kai segera menidurkan Jongsoo didekat Kyungsoo namun bayi itu masih saja menangis. Mungkin inilah yang disebut naluri seorang ibu, Kyungsoo mengubah posisinya walaupun masih lemah dan ia membuka baju atasnya lalu menyusui Jongsoo. Semua terdiam melihat kejadian dihadapannya, Jongsoo diam dan meminum asi Kyungsoo dengan sangat lahap "Terimakasih sayang, kau membangunkan eommamu" Kai mengecup pucuk kepala Kyungsoo yang tengah menyusui bayi mungil mereka.

.

.

Kyungsoo masih setia menggendong bayinya sambil menyandar pada kepala ranjang katilnya sementara Jongsoo masih dengan lahapnya menyusu "Waahhh ternyata uri Jongsoo lapar eum?" ucap Luhan yang kini menemani Kyungsoo di kamar rawat sementara yang lainnya tengah berada di rumah untuk acara pesta menyambut Kyungsoo pulang nanti.

Setelah di periksa dokter, keadaan Kyungsoo sudah sangat stabil sekarang dan beberapa hari sudah boleh pulang. Semua anggota keluarga yang mendengarnya merasa sangat bahagia, air mata tak bisa di bendung para yeoja yang mendengar berita tersebut. "Syukurlah~~" Ryowook bernafas lega.

"Apa Jongsoo tidak mau makan eonni? Siapa yang memberinya asi ketika aku tak sadarkan diri?" Luhan menggeleng "Jongsoo awalnya makan dengan normal Kyung hingga Chanhyun harus menangis karena harus menahan lapar ketika Baekie menyusui Jongsoo, tapi itu hanya sebentar makin kesini Baekie bilang dia seperti kehilangan nafsu makan dan minum asi hanya sedikit" Kyungsoo mengangguk mengerti "Jadi Baekie eonni yang memberi asi pada Jongsoo,kenapa putra eomma tak mau makan eum?" Kyungsoo mengelus-elus pipi bayinya lembut.

"Tapi syukurlah, gara-gara Jongsoo kau jadi merasa terganggu dan bangun" canda Luhan "Hehehe eonni ada-ada saja" kedua yeoja itu masih tertawa hingga suara pintu terdengar dan menampakan seorang namja dengan balutan pakaian casualnya datang membawa bunga dan makanan.

"Aigoooo….jagoan appa masih makan siang eoh?" Kyungsoo dan Luhan tersenyum mendengarnya "Nee dan jagoanmu ini makan lahap sekali" Kai tersenyum dan mencium pipi Jongsoo yang tengah meneguk asi.

"YA! Singkirkan kepalamu, dasar pervert" Luhan mendorong kepala Kai menjauh dari Jongsoo.

"Wae noona? Aku kan hanya mencium jagoanku kenapa kau melarang?" Luhan berdecak dengan tatapan kesalnya "Ck, kalau kau mencium pipi Jongsoo yang menganggur sih tidak apa-apa, tapi tadi kau mencium pipi Jongsoo yang menempel pada breast Kyungsoo dasar modus" Kai menggaruk tengkuknya yang sudah pasti tidak gatal dan hanya senyum-senyum salah tingkah "Dasar namja".

KREK!

Terdengar decitan pintu kembali terbuka "Kyungsoo ya appa/oppa dataaaangg" suara Yesung, Chanyeol dan Sehun diikuti para istri dibelakangnya menggema di seantero ruangan ber cat putih itu.

"E-eh Jongie masih menyusu eoh?" ucap Yesung tanpa dosa ketika melihat bayi mungil itu tengah menyusu, Kai dengan cekatan menutupi daerah pribadi Kyungsoo dengan selimut dan berbalik menatap Yesung, Chanyeol dan Sehun yang tengah memasang wajah innocentnya.

"KALIAN! KELUAR SEKARANG JUGAA!" ketiga namja itu sontak berlari keluar ketika Kai berteriak dan mengejar mereka.

"WAAAAA! Presdir mengamuk" teriak ketiganya.

"Hikss..hiks….Uaaaaa…hwaaaaaaaa…" Baekhyun segera menepuk-nepuk lembut putranya -Chanhyun yang mendengar teriakan Kai sontak menangis karena kaget sementara Ryowook, Luhan dan Kyungsoo hanya bisa tertawa.

"Kelakuan mereka masih sama saja" ucap Ryowook sambil memijit pelipisnya "Aigoooo.. uri Chana jadi menangis" Ryowook mengusap-usap pelan pipi Chanhyun yang menangis keras sementara Baekhyun mulai menyusuinya.

.

.

.

Setelah chek up terakhir akhirnya Kyungsoo di perbolehkan pulang "Jongin jangan seperti ini aku bisa jalan sendiri" Kai menggeleng "Shireo yeobo, kau baru sembuh jadi biar aku menggendongmu sampai rumah".

Kyungsoo menenggelamkan kepalanya ke dada Kai,ia merasa malu sekaligus senang dengan kelakuan suaminya "Cih dasar modus" cibir Sehun yang berjalan di belakangnya sambil membawakan tas Kyungsoo sementara Luhan menggendong bayi mungil Kim sambil sesekali mencium pipi dan menyesap wangi tubuh khas bayi yang memenuhi rongga hidungnya.

"Kau iri albino" balas Kai tak mau kalah.

"Kyung sebaiknya kau hati-hati dengan singa yang sedang menggendongmu, dia sudah lama merindukanmu jadi kau harus waspada nanti dia menyerangmu"

NYUT~~`

"APPO!" merasakan pinggangnya di pelintir Sehun mengaduh kencang "Hentikan ucapan mesummu itu tuan Oh" Sehun hanya mengelus pinggangnya sementara Kai tertawa meremehkan "Aigoo aku kan hanya memberi tahunya sayang..".

"Nee kau memang memberi tahu tapi tak perlu sefrontal itu di hadapan umum" Sehun menggaruk tengkuknya yang tak gatal dan tersenyum malu-malu.

Sesampainya di kediaman Kai yang megah mereka disambut dengan hangat oleh semua anggota keluarga Luhan masih menggendong Jongsoo sementara Kai masih menggendong Kyungsoo bridal style tak mau membiarkan yeoja itu berjalan.

"Aigooo akhirnya kalian pulang juga!" seru Yesung "Mana cucu haraboji?" Luhan langsung menyerahkan Jongsoo dalam dekapan Yesung, bayi mungil itu masih memejamkan matanya dengan damai.

"Waaa.. uri Jongsoo masih tidur eoh?" Luhan tersenyum "Nee ajhuma Jongsoo kekenyangan jadi tidurnya lelap sekali" mereka berjalan ke ruang keluarga.

Kai mendudukan Kyungsoo di sofa cream yang berhadapan dengan TV sementara Ryowook berada di sebelahnya "Aigoo cucuku mirip kalian berdua tapi dominan sekali dengan Jongin nee" semuanya mengangguk setuju memang bayi itu lebih banyak mirip dengan Kai disbanding Kyungsoo.

"Waaaaa… apa ini baby Jongsoo haraboji?" Yesung mengangguk mendengar pertanyaan Minhyun putri Sungmin dan Kyuhyun "Neomu kyopta" ucapnya senang sambil mengelus pipi Jongsoo.

Mendengar seseorang menyebut nama yang baru-baru ini mereka kenali, para cucu keluarga Kim segera mengerubungi Yesung "Mana-mana aku ingin lihat" ucap Joonxing dan Xiaohun antusias.

"Oppa Cena juga mau lihat" Xiouhun dan Joonxing menarik lengan Sena mendekat di paling depan sementara Minhyun, Joonyi, dan Kyungmin dibelakang mereka.

"Waaaaa.. kita punya adik lagi" seru mereka berbarengan.

"Iya sekaligus dua adik" Joonyi menambahkan "Chanyhun jadi punya teman ber-padus ria nanti hhhaaa" ucap si evil Kyungmin.

"Maksudmu apa eoh?" Yesung mendeathglare cucu tertuanya namun Kyungmin hanya masa bodoh "Iya menangis dan merengek bersamaan itu kan yang di lakukan bayi".

PLETAK!

Jitakan sayang mendarat di kepala Kyungmin "Pabbo itu memang sudah kerjaan bayi ingin ini-itu dengan menangis, kau ini sudah SMP masih saja tidak mengerti yang seperti itu" Kyungmin mempoutkan bibirnya.

"Hahahahaha.." semuanya tertawa melihat adegan di hadapan mereka.

"Tetap saja menangis bersamaan itu seperti paduan suara" timpalnya tak mau kalah. "Sudah-sudah,kalian ini tiap bertemu selalu saja adu mulut" lerai Ryowook sang halmoni sementara sang bayi menggeliatkan tubuhnya karena merasa terganggu dan…

"OEEeekkkk~~~~Oeekk~~~" tangis Jongsoo pecah.

"Aisshhh gara-gara kau dia jadi bangun" Yesung menyalahkan Kyungmin.

"Ya haraboji yang dari tadi mengoceh terus jadi Jongie bangun" balas Kyungmin masih tetap tak mau kalah "Enak saja itu semua gara-gara Kau..".

"Haraboji"

"Kau Kyungmin"

"Bukan aku itu salah haraboji"

"Kau"

"Haraboji"

"Kau"

"Haraboji"

Semuanya memasang wajah -_-" mereka sudah tahu diantara mereka tidak ada yang mau mengalah. "Kalian ini Jongsoo jadi menangis kan" Kai angkat bicara, meraih Jongsoo dan menyerahkannya pada Kyungsoo dengan segera Kyungsoo mengusap punggung Jongsoo yang akhirnya diam "Kenapa ajushi menyalahkanku? Itu kan kelakuannya haraboji" elak Kyungmin.

"Ya! Kau cucu kurang ajar menyalahkan haraboji eoh?"- Yesung

"Ya suruh siapa appa berdebat dengan si evil ini?" tunjuk Kai tepat di hidung Kyungmin

"Apa? Ajushi menyalahkanku eoh?"-Kyungmin

"Kau juga melayani pria tua tak mau kalah ini dengan cara bodoh begitu"-Kai

"Apa? Kau mengatai aku pria tua tak mau kalah?"-Yesung

Kyungmin menyeringai mendengar Kai ikut menggoda harabojinya. Beginilah mereka jika sudah berkumpul tidak ada yang benar sama sekali malahan perdebatan akan semakin besar.

"Aigoo Kai, appa itu bukan pria tua.." Chanyeol menggantungkan kalimatnya, Yesung tersenyum merasa di bela.

"Hanya saja tak pernah sadar kalau dia sudah tua" senyum Yesung langsung menyusust ketika Suho berucap dan diangguki Chanyeol "Oh betapa sangat tahu dirinya tuan Kim kita ini" Kyuhyun putra tertua Kim menambahkan dengan wajah sok seriusnya.

"Yah setidaknya biarkan ia senang untuk hari ini saja dengan segala kekhilafannya" Luhan menyikut lengan Sehun ketika suaminya ikut bergabung menggoda Yesung dengan tampang innocentnya.

"Yah.. Yesung ajushi dari dulu memang begitu, tak sadar diri" Ucapan Chen mengakhiri kesabaran seorang Kim Jongwoon.

"YA! KALIAN! DASAR ANAK DAN CUCU DURHAKA AWAS KALIAN SEMUAAAAAAA!". Semua menutup telinga masing-masing kecuali Kyungoo, Baekhyun dan Luhan yang menutupi telinga Bayi mereka dan Sena.

"KYAAAA! PASUKAN LARIIIII!"

Kai, Kyungmin, Chanyeol, Sehun, Chen, Kyuhyun, dan Suho segera mengambil langkah seribu saat Kyungmin berseru dan Yesung bangkit dari duduknya dan mengejar mereka. Para yeoja dan cucu yang lain hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan appa dan saudara tertua mereka.

"Beginilah kalau mereka sudah berkumpul, kekanak-kanakan dan gila" Semua mengangguki ucapan Xiumin termasuk Ryowook sendiri "Aku sangat merindukan saat-saat seperti ini" Ryowook berucap dengan kebahagiaan yang memancar dari sorot matanya melihat Kai, Kyungmin, Chanyeol, Sehun, Chen, Kyuhyun, dan Suho yang tengah berlarian karena di kejar Yesung.

Tes~~tes~~

tanpa sadar air mata menetes di pipinya, mencoba memanggil ingatan masalalu yang sekarang masih sama, hanya saja putra-putrinya telah berubah menjadi sosok yang lebih dewasa, bukan anak-anak lagi "Halmoni" Joonxing, Sena, Xiaohun dan Jongmin menghampiri Ryowook dan memeluknya ketika Ryowook menangis penuh haru karena saking membalas pelukan mereka sangat erat menyalurkan betapa bahagianya ia saat ini melihat mereka tengah berkumpul bersama.

.

.

Kyungsoo berdiri di balkon, ia merasa belum bisa memejamkan matanya sementara Kai dan Jongsoo sudah terlelap di kamar mereka. Ketika tengah menikmati udara malam, ia dikejutkan dengan suara seorang pria yang memanggilnya.

"Soo.."

Kyungsoo sontak memalingkan wajahnya kekanan melihat siapa yang memanggilnya "Kyu oppa!" Kyuhyun tersenyum mendengar Kyungsoo menyebut namanya.

"Kenapa kau belum tidur?" Kyungsoo menggeleng "Aku belum mengantuk" ucapnya sambil tersenyum lembut, senyum yang membuat Kyuhyun menghangat dan selalu merasa tenang. Tapi itu dulu, dulu ketika ia masih bersama dengan yeoja ini, masih bisa mengucap kata-kata sayang dengan mesra walaupun ia masih duduk di bangku sekolah. Namun kini semuanya berbeda, berbeda dengan status masing-masing.

"Oppa sendiri?" Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke langit "Sama sepertimu" Kyungsoo mengangguk mengerti. Tanpa mereka sadari seorang wanita tengah memperhatikan mereka dari belakang.

TBC

Anyeooongg! Hira balik lagi nih, masih adakah yang menunggu lanjutan ff ini? Semoga saja masih ya hhheee. Masih TBC ya ceritanya hhheee.. kita clearkan dulu masalah Kyuhyun ma Kyungsoo di chapter depan biar ga ada lagi miss diantara Kai ma Kyu :D buat yang nunggu 'SEMUA BISA DIPERBAIKI SAYANG' mianhae kalo hira lama ga update soalnya belum dapet feel untuk lanjutin tulisannya tapi hira keluarin oneshoot angt 'Eomma, You're My Endless Love' itu castnya BaekSoo tapi versi ibu dan anak hheee, satu lagi karena 'SEMUA BISA DIPERBAIKI SAYANG' itu isinya ONESHOOT semua bisa jadi tiba-tiba hira ga terusin sewaktu-waktu tapi hira bakalan kasih pengumuman kalo misalnya itu cerita ga akan dilanjut hhheee okke! Dan buat kalian yang mau baca silahkan itu official pairing kok :D hanya banyak yang berubah marha castnya :D

So sekarang waktunya bales Review yang chap 8 and 9 kemaren:

: Iya ya Kris emang jahat tapi dia punya alas an katanya masih cinta hheee..dan didukung oleh hira yang bikin karakternya begitu :D Gomawo buat semangatnya :D ini udah dilanjut kok.

sehunpou: Hhhee hira emang sengaja bikin Kris kayak begitu :D hhhaaa udah ketahuan kan disini pisah ato nggak :D

ArraHyeri2: Udah ketahuan kan Kyung2nya kenapa hhheee.. iya ya YeSoo moment menantu and mertua sosweet :D tonjok pake cinta ajja ya Krisnya hhheeee.. disini udah ketahuan kan Kyung2 lepas ato nggak dari si Naga hhee..Daehyun emang gak ada disini coz kan ini focus problem interen keluarga ceritanya :D cip..cip ini udah next gomawo buat semangatnya :D

exindira: Gomawo kalo makin gereget and more nice :D Iya habis Kyuhyun terbitlah Kris wkwkwwkwkwk.. Ye! I'll keep writing :D mian kalo Kyungsoonya dirasa selalu ngenes emang udah jalan ceritanya begini :D

zoldyk: Ye! Kyungsoo really poor here, next chap has been updated :D

Park Hye Hoon: Ya namanya juga hidup pasti bakalan ketemu walau gak sengaja hhheeee… cip cip ini udah lanjut kok :D begitupun juga udah ketemu lama bisa ajja dipisahin lagi :D

DO93: Anyeong jugaaaa…waaaa guest sekarang ganti name eoh? Baguss..baguss… iya ini sangat membantu hhheee..kalo untuk semua bisa diperbaiki sayang udah ada pengumuman di bawah kata TBC diatas hhheee..Thankyou for energizing me and giving your support for me to continue writing. Ye HWITING! :D gimana nih unnya? :D Mian chap.8 kemaren emang hira belom bisa bales review coz waktunya mepet :D

yixingcom: Iya nih chingu kemana ajja? :D ini udah dilanjut kok :D iya ya Kai kayak oon banget disini? wkwkwkwwkk ga papa sekali-kali ttu ngerasain bingung jadi calon bapak yang baek wkwkwkwwk.. Kris itu udah lama mendem and ga ngelampiasin jadi ajja Kyung digituin :D bukan gak bisa tegas tapi mereka emang langsung diseret-seret gaje ama securutynya..tapi dnegan begitu bikin mereka gampang ngenalin and nemuin mobil Kris hhheee.. udah ketahuan kan disini Kyung2nya keguguran ato nggak hhheee..

kyeoptafadila: Iya Kris jahat banget untuk mendukung cerita wkwkwkwwkk..ini udah dilanjut kok :D

yukki yamazaki: Ini udah update lagi kok :Dgomawo kalo tulisan hira udah gak bikin bingung and tanda bacanya membaik :D cip ini udah lanjut kok :D jangan tending Kris di bokong tapi tending pipi ajja *kris: sadis lo era -_-"

dorekyungsoo93: Ini hira udah mencoba update soon kok :D iya dia ngatain gitu supaya securitynya percaya ma dia and dengan gampang bawa Kyung2 pergi dari mereka lagi hhheee.. disini makin tegang ato udah berubah jadi fluf? :D

kaisoohunlovers: Ga apa-apa namanya juga ngidam wajar Kai kudu banyak berkorban dan dikorbankan wkwwkwkwkwwkk..Gomawo untuk koreksian typonya :D

Syifaslsb: Yaaaa udahan donk gigit bantalnya kan udah diterusin jadi gigit kayu ajja wkwkwkwwkwkk *peace :D dibikin nangis ampe capslocknya jebol kok malah bilang makasih?hhheee..cheonma, hira juga seneng kalo ini memang sampe ke hati berarti ga bakalan lupa donk hhhee..cup..cup..cupp..jangan nangis lagi nde ntar Kaisoonya ga tak bikin bahagia loh *peace.. nde nado saranghae chingu :D Gomawo buat semangatnya :D

xoxowolf: Sebelum chingu, hira dulu yang digendong ya hhheee..iya Kyung2 diculik mau dibawa pulang ama Kris hhheee.. gereget pengen ngapain nih? Gereget gebok Kris ya? Hhhaa kalo chap ini gimana? Hheee Okke I'll keep writing

younlaycious88: Iya ini Kai lagi nyari Kyung2 dan coba selametin kok :D iya hira ga tega juga lama-lama misahin Kaisoonya :D

KaiSoo Fujoshi SNH: Ampuun jangan tuntut hira *angkat tangan :D Kai bukannya gak peka tapi dia emang gak tahu Kris yang mana kan Kyung2 ga pernah ceritain rupanya Kris kayak apa hhheee.. Iya emang hira ga gitu ajja biarin Kai dapetin Kyung2 di chap.9 kemaren hhee..iya hira juga ga tega lama-lama bikin mereka pisah apa lagi mood hira lagi baik2nya ma Kai :D

luhan8045: Hhhaaa..Krisnya kudu digebok hatinya dulu kali ya ama Tao :D ini udah update lagi kok :D

Kaisoo32: Ini udah lanjut kok :D

Kaisooship: Emang udah ulah Kris :D mukul kok dibilang keren siihh kan kasian bebeb Kai hiks..hiks.. emang Luhan yang minta ga lapor tapi kan untungnya polisi liat mobil Chanyeol disini jadi ngikutin dah hhheee.. maklum lama tidak terlampiaskan jadi maen serang2 ajja ttu naga

afnia2495: As always kalo udah sweet sweetan Kaisoo bikin overdosis mulu :D. kayaknya emang wajib dibawa pulang ke galaxy biar laxy hyung ga gangguin lagi wkwkwwkwkwkk.. kalo Kris itu Lucifer berarti dibawa balikya bukan ke galaxy tapi ke neraka hhhaaaaa.. Sabar chingu Sabarrr *elus-eluspunggung :D kan Luhan sama Kyung itu saudara kandung jadi feelingnya maen :D kalo di cap 10 ni gallon juga gak? :D

Irish Lee: Hhhaa namanya juga masih cintah ya pasti gangguin hhheeee.

Kim YeHyun: Ini udah lanjut kok hhheee.. itu namanya ujian cintah Jongin dan Kris makanya begitu jalan ceritanya hhheee

kim jaerin: Sabar chingu..sabar..hhhee kalo kris dikubur ntar Taonya gimana? Nangis donk dia ntar. Katanya biarin Kaisoo lopely dopi tapi seneng juga Kai dihajar wkwkwkwwkwkk..Kai bukan gak peka tapi emang dia gak tau Kris yang mana coz Kyung2 ga pernah ceritain rupa Kris kaya apa ke dia *bela Kai *Kai: Hira mumumu.. *Hira: habis ini kita nikah ya *PLAK digebok Kyungsoo. Ampuuunnn jangan todong hiraaa *angkat tangan. Udah ketahuan kan disini Kyung keguguran ato nggak? :D kalo untuk Kyu bakalan ada sesinya kok mungkin di chap depan..Wow kasian ttu tembok jadi pelampiasan kekesalan gegara bang naga di ff ini *sabaryatembok, Ini udah dilanjut kok chingu :D

elfkaisoo: Iya akhirnyaaaa :D ini udah di update kok :D iya semuanya lagi gerakan save Kyungsoo kok :D Gomawo buat semangatnya. Iya yah Tao ma Kyungsoo makan hati mulu gegara ttu naga satu ckckckckck.. dan Kris emang jadi orang baik setelah Kyungsoo pergi makanya Kris emang udah baik pas pertama kali ketemu Tao tapi tao udah tahu kalo dia belom bisa masuk ke hatinya Kris karena saking gedenya obsesi Kris ke Kyungsoo chingu :D iya hira ngerti kok ff ini bikin emosi, emosi marah, emosi romantic, emosi nangis, dan emosi2 yang lainnya *Kai: emang ff gue bikin semua jenis emosi keluar ye..bangganya *Hira: masuk setting lo jangan di review *tendang Kai *ditendang balik. Ye! GOmawo buat semangatya :D

fishyelf: Iya Kai dkk lagi usaha buat selamatkan uri mamah kok :D cip cip ini udah lanjut kok moga gak kelamaan nde :D

wanny: Iya Jongin gak peka karena ga tau rupa Kris kayak apa coz Kyung2 gak pernah cerita and dia sebenernya gak enak hati mau tinggalin Kyung dirumah sendiri tapi mau gimana lagi proyeknya nuntut karena hamper gawat :D Kris? Jangan ditanya emang perannya udah jahat dari awal juga wkwkwkwwkwkwk *mianKris. Kris gak minta kelaut cuman ke galaxy kok hhhaaaa.. iya hira juga gak mau mereka lama-lama pisah kok.. di chap ini gimana? :D

retnonurwati: Gomawo chingu :D mian Kyungsoo disini emang first lovenya Kyuhyun ceritanya dan Kai itu gak pernah tahu :D tapi ada masanya mereka meng-clearkan semuanya mungkin di chap depan bakalan clear antara Kyu dan Kyung :D

kyungie22: Kris emang egois, ampe ga rela kayaknya Kyung bahagia ma orang lain.

Guest: Ini udah next kok :D

SooSweet: Iya Kris emang nyulik Kyungsoo kok :D dan Kai sedang berjuang mencari bebebnya yang dibawa kaboer ma si naga ituh hhheee..hhaa iya ya kadang konflik itu bikin geregeeeeett .. ndee ini udah next kok :D kalo banyak waktu luang mah itu tergantung yang di atas hhhhaaaa.. Iya cintanya Kris itu sebenernya cenderung nyakitin coz datengnya disaat yang gak tepat banget. Udah ketahuan kan disini Kyungsoonya keguguran ato nggak? :D

Coffeus: Cheonmaneyoo :D Gomawo kalo ceritanya bagus and Gomawo juga buat masukannya moga kata-kata disini makin baik hhheee..siip ini udah lanjut kok..Ye I'll keep writing ! gomawo buat semangatnya FIGHTIINGG :D jangan mati penasaran donk ntar g abaca lagi *Kidding :D Good luck buat Unnya nde!

shiro: Gomawo untuk masukannya dan gomawo kalo selama ini suka dan nunggu ff hira update jeongmal gomawo, mian kalo terkesan sinetron dan membosankan sampe-sampe cape bacanya, tapi beginilah tulisan hira. Kalo berbelit-belit hira memang sengaja bikin seperti ini hhheee..Gomawo atas pendapatnya, semoga hira makin bisa memperbaiki tulisan hira dan menulis lebih baik lagi n.n Ye! Hwitiiiiiingggg! :D

kaisoul: Hhheee wajar kalo pengen cincang orang karakternya begitu :D Ye cheonma..gomawo kalo makin seru :D disini udah ketemu kok Kyungsoonya :D

asdfghjkl: Hhhaa emang dia kaakternya bikin sebel orang disini *poor laxy hyun. Nde ini udah next kok :D

org: Ga apa2 ga suka disini asal jangan aslinya nde chingu :D sabarr…sabar…

asyndrEXO: Iya donk rahasia kan biar geregeett gitu hhheee..kalo ga ngegantung berarti bawahnya ga akan hira kasih TBC tapi END donk hhhhaaa..Gomawo buat semangatnya..ini udah dilanjut kok :D

xxogogi: Iya Krissoonya gak lama-lama kok ini udah Kaisoo lagi kan? :D

SiWonnie407mine: ff hira lulus sensor donk kalo ampe nangis hhhee cup..cup..cupp jangan nangis ini udah lanjut kok :D moga abis ini gak nangis lagi ndee :D gomawo kalo makin gereget..Gomawo buat semangatnya..Ye, I'll keep writing :D

3K121418: Gomawo kalo feelnya dapet hhheee..berarti ff hira lulus kehati :D obsesinya gede banget makanya bikin dia gila kagak mau kasih ke Jongin gegara ngaku Kyung2 milik dia :D

LAB27: Sakit banget jiwanya kayaknya itu lebih tepat buahahahaha..ini udah update lagi kok :D Ye! FIGHTIIINGGG! :D

rinzkudo: Iya cinta yang menyakiti itulah cintanya Kris :D tarik napass..buang napass… biar emosinya gak naik-naik ke puncak gunung *plak ini udah update lagi kok semoga emosi nya berubah jadi emosi baik setelah chap ini hhhheeee…*peace

Guest: Ini udah next :D

Guest: Gomawo kalo seruuu :D ini udah dilanjut kok :D udah ketahuan kan kondisi Kyung, Kai ma Kris disini :D

dragonhun385: Gomawo kalo seru dan bikin penasaran :D ini udah dilanjut kok :D Gomawo buat semangatnya

exocouple: Ini udah dilanjut kok :D Gomawo kalo cerita hira bikin penasaran :D

Akhirnya dengan segala usaha dan upaya dengan saling berebut dan berdesak-desakan dengan antrian BLT *Plak apaansih.. hheee akhirnya selesai sudah hira balas review dari chingu semua :D Jeongmal Gamsahamnida atas respon yang chingu berikan, hira sungguh sangat senang sekali dengan responnya :D jangan bosen-bosen nde buat baca dan memberi masukan untuk tulisan-tulisan hira :D see you all in the next chapter yaaaa!

Untuk Chingu yang mau berteman di fb hira ini fbnya Kkamkyung dengan nama Ken_Ren sebenernya itu fb sama banget dengan pen name pertama di ffn ini tapi udah ke blokir makanya ganti jadi disini dan di fb dengan nama tetap :D untuk pin bb hira belom punya hhhee tapi kalo w.a hira punya nanti hira PM ato simpan di Bio :D

Nah segitu dulu deh cuap-cuapnya kayaknya udah panjang banget yang pasti..

SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER NDE!

*BOW bareng KaiSoo :D