Be My Girl
.
KyuMin FanFiction
.
Presented by ratu kyuhae
.
GS, Typo bertebaran, tidak sesuai EYD, alur berantakan
.
Don't Like, Don't Read, No Bash
.
Chapter 10
.
.
"Habis ini kita akan kemana?" Tanya Sungmin semangat.
"Kita?" Tanya Kyuhyun, Eunhyuk dan Donghae kompak.
"Ne, kita berempat!" Jawab Sungmin masih dengan semangatnya berbeda dengan Kyuhyun yang memasang wajah lesu.
Donghae dan Eunhyuk yang menyadari wajah Kyuhyun yang seakan tidak rela waktu berdua dengan sang pujaan hati akan terganggu dengan kehadiran mereka.
Donghae dan Eunhyuk saling menatap, lama mereka terdiam dan saling tatap kemudian mereka mengangguk secara bersamaan.
"Mianhae Minnie sepertinya kita tidak bisa pergi berempat, lebih baik kau jalan – jalan bersama Kyuhyun!" Ucap Eunhyuk membuat Kyuhyun sedikit lega. Sedikit? Ya, karena sepertinya Sungmin akan protes.
"Kenapa eonni? Kan seru kalau kita jalan – jalan berempat." Benar bukan. Donghae yang melihat wajah Kyuhyun yang berubah – ubah terkekeh pelan.
"Kita kan baru pacaran jadi masih ingin menghabiskan waktu berdua." Jawab Donghae sambil mengedipkan matanya pada Eunhyuk.
Sungmin mengangguk paham dan terkekeh saat melihat kakaknya yang merona. Kyuhyun? Ah, dia sedang tersenyum dengan sangat lebar saat melihat Sungmin yang mengangguk. Tanpa buang waktu Kyuhyun langsung memegang tangan Sungmin dan menggenggamnya kemudian Kyuhyun beranjak dari duduknya diikuti oleh Sungmin yang langsung menatapnya bingung.
"Kalau begitu kami pergi dan selamat bersenang – senang untuk kalian!" Ucap Kyuhyun kemudian menarik tangan Sungmin yang digenggamnya, meninggalkan pasangan baru itu.
"Kalian juga!" Balas Donghae sedikit berteriak.
.
~o0o~
.
"Kita mau kemana?" Tanya Sungmin saat Kyuhyun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
"Bagaimana kalau kita ke Everland? Lagipula ini belum terlalu siang." Usul Kyuhyun dan langsung dijawab dengan anggukkan semangat sang pujaan hati.
"Sudah lama aku tidak kesana, malamnya nanti kita lihat kembang api ya Kyu?" Pinta Sungmin manja membuat Kyuhyun terkekeh pelan.
"Baiklah, apapun untukmu!" Jawab Kyuhyun dengan senyum manisnya membuat Sungmin terpesona.
"Ming, lebih baik kau beritahu Eunhyuk noona kalau kau akan pulang malam." Lanjut Kyuhyun menyadarkan Sungmin dari terpesonanya pada namja disampingnya itu.
Sungmin mengangguk dan mengambil ponselnya dan fokuslah Sungmin pada ponselnya tidak menyadari Kyuhyun yang meliriknya dengan senyum gelinya, Kyuhyun tahu kalau Sungmin tadi menatapnya saat dirinya tersenyum tadi.
Sungmin membaca pesan balasan dari kakaknya, Eunhyuk mengijinkannya dan itu membuatnya senang. Tiba – tiba Sungmin teringat dengan Jungmo, lama Sungmin berpikir hingga akhirnya Sungmin menekan tombol untuk mematikan ponselnya. Dia tidak peduli apa yang akan terjadi nanti, dia hanya ingin bersama Kyuhyun tanpa adanya mengganggunya.
.
~o0o~
.
"BAGAIMANA BISA JW CORP. MENARIK SEMUA DANA KERJA SAMA KITA?" Teriak Jungmo marah membuat yeoja yang berperan sebagai sekretarisnya menciut seketika.
"Saya juga tidak mengerti, sajangnim. Tapi tiba – tiba saja JW Corp. membatalkan kerja sama kita dan menarik semua dana-nya." Jawab sekretaris itu takut.
Jungmo mengatur nafasnya secara perlahan, mencoba berfikir jernih dan meredamkan emosinya.
"Keluarlah!" Perintah Jungmo pada sekretarisnya dan langsung diturutinya perintah itu.
Jungmo mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.
Tut.. tut.. tut..
Tut.. tut.. tut..
Jungmo menggeram kesal dan mematikan sambungan teleponnya, kembali Jungmo menghubungi nomor tadi dan kembali tidak ada jawaban membuat Jungmo hampir membanting ponselnya.
Jungmo beralih mengambil gagang telepon dan menekan tombol yang khusus untuk menghubungi sekretarisnya.
"Hubungi sekretaris JW Corp dan katakan kalau saya ingin menemuinya." Perintah Jungmo dengan nafas memburu.
'Ne, sajangnim'
Jungmo meletakkan kembali gagang teleponnya dan menyandar pada kursi kerjanya, sesekali namja itu memijat pangkal hidungnya. 'Sungmin.' Batin Jungmo.
Kembali namja itu mengambil ponselnya dan menghubungi tunangannya itu, Jungmo membutuhkan Sungmin.
'Maaf, nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau-' Jungmo membanting ponselnya ke meja saat mendengar suara operator bukan suara yang dia butuhkan saat ini. Jungmo ingat saat dirinya ke rumah Sungmin dan mendapati kalau tunangannya sedang bersama namja brengsek itu. Amarahnya kembali naik, tidak lama telepon kantornya berbunyi dan langsung diangkatnya telepon itu.
'Sajangnim, sekretaris Yoon mengatakan bahwa direktur Kim tidak ingin lagi berhubungan dengan perusahaan JK Corp.' Ujar Sekretaris dengan nada pelan.
Jungmo semakin geram, dia langsung membanting gagang telepon ke tempatnya. Jungmo mengambil ponselnya dan keluar dari ruangannya tanpa memperdulikan karyawannya yang membungkuk hormat padanya.
Sebelum mendekati mobilnya Jungmo menghubungi seseorang.
"Cari tahu dimana Lee Sungmin saat ini, kabari aku secepatnya!" Perintah Jungmo.
'Baik tuan.'
PIP
Jungmo langsung mematikan sambungan teleponnya dan memasuki mobilnya.
.
~o0o~
.
Kyuhyun dan Sungmin langsung menuju Global Fair sesampainya memasuki pintu masuk Everland. Sungmin sangat antusias melihat bangunan – bangunan dan kastil yang berasal dari perancis, timur tengah, spanyol, india dan rusia. Bagian ini merupakan salah satu tempat favorite di Everland karena dihiasi oleh bangunan – bangunan indah dengan aneka bentuk dan gaya arsitektur serta hiasan warna – warni ala negeri dongeng.
Kyuhyun terkekeh saat melihat mata Sungmin yang berbinar menatap Four Season Garden, yaitu taman bunga indah bergaya French garden yang dihiasi dengan bunga indah warna – warni dan dikelilingi bangunan – bangunan cantik bergaya arsitektur khas belanda.
Kyuhyun terus memandangi Sungmin yang antusias, baginya melihat Sungmin yang tersenyum bahagia seperti sekarang ini membuatnya ingin terus membuat yeojanya itu tersenyum tidak seperti saat – saat melihatnya yang muram karena namja brengsek itu.
Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin membuat yeoja itu menatap namja disampingnya dan tanpa diduga Kyuhyun langsung mengecup bibirnya sekilas. Kyuhyun tersenyum senang sedangkan Sungmin yang menunduk menyembunyikan semburat merah di kedua pipinya.
"Ayo kita ke ke tempat yang lain!" Ajak Kyuhyun dan membawa Sungmin menuju tempat yang seru dan menarik.
Lama mereka melihat dan menaiki wahana – wahana, matahari pun sudah mulai turun. Sedang senang – senangnya melihat pemandangan tiba – tiba bahu Kyuhyun ditarik kebelakang membuat namja tampan itu berbalik dan-
BUGH
Kyuhyun terjatuh saat ada seseorang yang memukulnya membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah dan Sungmin yang terpekik terkejut melihat Kyuhyun yang dipukul, Sungmin menghampiri Kyuhyun berniat untuk membantunya tapi tangannya dicekal seseorang. Sungmin menoleh dan matanya terbelalak melihat siapa yang memegang tangannya.
"Jungmo-ya." Sungmin menatap Jungmo kaget dan seketika dirinya menciut melihat Jungmo yang menatapnya tajam.
Jungmo beralih menatap Kyuhyun yang berdiri dengan berang, Kyuhyun yang tidak takut membalas tatapan Jungmo sambil menyeka darah disudut bibirnya.
"Jauhi Sungmin, dia milikku!" Seru Jungmo dan tentu saja kata – kata itu tidak akan mempan karena Kyuhyun hanya terkekeh dan menatap Jungmo tajam.
"Itu hanya status Kim Jungmo-sii, tapi hatinya sudah menjadi milikku dan kau tidak akan pernah bisa merebutnya dariku." Ujar Kyuhyun dengan nada dingin.
Sungmin yang mendengar ucapan Kyuhyun hanya bisa menunduk apalagi mendengar suaranya yang berbeda saat sedang bersamanya membuatnya menyadari kalau Kyuhyun bisa berubah menjadi namja yang menyeramkan.
"Aku tidak perduli!" Ucap Jungmo dan menarik tangan Sungmin menjauh dari Kyuhyun.
"Aku akan merebutnya darimu!" Ucap Kyuhyun membuat Jungmo menghentikan langkahnya diikuti dengan Sungmin dan menatap Kyuhyun tidak percaya.
Kyuhyun yang ditatap Sungmin hanya tersenyum tipis dan kembali fokus pada Jungmo dengan mata tajamnya saat Jungmo yang sudah membalikkan badannya.
"Brengsek kau, Sungmin milikku!" Seru Jungmo sambil melangkah kearah Kyuhyun dan bersiap memukulnya lagi.
BUGH
Jungmo kembali memukul Kyuhyun membuat ujung bibirnya sobek dan darah segarpun bertambah keluar.
Sungmin hampir menangis melihat Kyuhyun yang hanya diam dipukul Jungmo, Sungmin menghampiri Jungmo saat namja itu ingin memukul Kyuhyun kembali.
"Cukup! Kumohon jangan memukulnya lagi." Mohon Sungmin dengan air mata yang mulai jatuh.
Jungmo semakin geram melihat Sungmin yang menangisi Kyuhyun.
"Sungmin bahkan memintamu untuk tidak melukaiku." Kyuhyun menyeringai melihat Jungmo yang marah melihat Sungmin yang begitu melindunginya. Kyuhyun mendekati Sungmin dan meraih pergelangan tangannya kemudian menariknya untuk berdiri dibelakangnya saat Jungmo lengah.
BUGH
BUGH
Kyuhyun memukul wajah Jungmo beberapa kali membuat Jungmo sedikit susah untuk membalasnya karena pukulannya yang bertubi – tubi.
Melihat dua namja yang berkelahi membuat Sungmin bingung, tidak lama dua satpam datang dan melerai perkelahian itu tapi baik Kyuhyun maupun Jungmo sama – sama sedang diliputi amarah hingga dua satpam itu kewelahan dan akhirnya beberapa dari para pengunjung yang sedari menyaksikan perkelahian itupun mulai membantu.
Sungmin menghampiri Kyuhyun dan memegang tangannya dengan gemetar. Kyuhyun yang melihat Sungmin menghampirinya bahkan memegang tangannya menatap Jungmo dan menyeringai membuat Jungmo merasakan nyeri di dadanya dan amarah.
Kyuhyun membalas menggenggam tangan Sungmin dan membawanya pergi dari Everland, meninggalkan Jungmo yang memejamkan matanya menahan rasa sakit di hatinya bukan pada luka – luka di wajah atau badannya.
'Kita lihat siapa yang akan Sungmin hampiri, kau atau aku!'
Kata – kata Kyuhyun terus terngiang dikepalanya. Ya, saat orang – orang berusaha memisahkan dirinya dengan Kyuhyun. Namja itu membisikkan sebuah kata dihadapan Jungmo, siapa yang akan Sungmin hampiri saat mereka sudah berhasil dipisahkan.
Melihat Sungmin yang menghampiri Kyuhyun membuatnya sakit bukan main apalagi terlihat bagaimana Sungmin yang menatap Kyuhyun dengan pandangan khawatir membuat hatinya hancur.
Padahal selama ini dirinya sudah bersabar atas sikap Sungmin selama ini, saat dirinya ingin menciumnya justru penolakkan yang dia dapatkan. Tapi Jungmo berusaha untuk sabar dan memahaminya, saat undangan makan malampun dia marah tapi tidak melakukan apa – apa karena bagaimanapun statusnya adalah tunangannya dan dia kembali bersabar.
Tapi apa yang dia lihat saat ini, dengan mudahnya Sungmin memberikan hati dan senyum manisnya pada namja itu bukan pada dirinya yang sudah lama menjadi tunangannya dan memberikan kata – kata cinta serta perhatian yang dia lakukan pada sang pujaan.
Perlahan Jungmo melangkahkan kakinya meninggalkan tempat yang sudah membuat hatinya hancur.
.
~o0o~
.
"Kita obati dulu lukamu ya?" Sungmin menatap Kyuhyun dan mencoba membujuk untuk mengobati lukanya.
"Tidak usah, aku akan mengobatinya dirumah." Jawab Kyuhyun dan kembali fokus pada jalan didepannya.
"Pokoknya sesampainya dirumahku kau harus mau aku obati, tidak ada bantahan!" Putus Sungmin saat melihat Kyuhyun yang ingin protes.
Kyuhyun tersenyum tipis mendengar Sungmin yang begitu mengkhawatirkannya.
"Kau tidak mengkhawatirkan Jungmo? Maaf kalau aku membahasnya, tapi aku senang kau memilihku." Ucap Kyuhyun tenang.
"Aku juga tidak tahu kenapa, aku hanya mengikuti kata hatiku kalau aku lebih memilih untuk menghampirimu." Sungmin menunduk, rasa bersalah itu ada tapi dia tidak tahu kenapa dirinya lebih memilih Kyuhyun daripada tunangannya.
Kyuhyun menatap Sungmin hanya bisa mengelus kepalanya sayang kemudian beralih memegang tangannya erat. Kyuhyun hanya bisa berharap masalah ini cepat selesai dan Sungmin bebas dari pertunangan itu.
"Sudah jangan menyalahkan dirimu lagi, kau berhak memutuskan jalan hidupmu. Siapa yang kau cintai dan siapa yang tidak kau cintai, kau hanya perlu mengikuti kata hatimu." Ujar Kyuhyun sesekali melirik Sungmin yang masih menunduk.
.
~o0o~
.
"Jadi Yesung oppa itu relasi bisnis JK Corp dan Kyuhyun sudah memberitahu Yesung oppa semua kejahatan perusahaan Jungmo?" Tanya Eunhyuk pada namjachingu-nya.
"Ne, entah apa yang akan dilakukan Yesung hyung saat ini setelah mengetahui semua kebenaran ini." Donghae meletakkan dagunya pada bahu Eunhyuk sambil memeluknya erat dari samping.
Eunhyuk mencium pipi Donghae sekilas dan tersenyum manis membuat Donghae merasa senang bukan main.
"Gomawoyo, kau sudah mau membantuku untuk menyelamatkan adikku." Eunhyuk mengelus pipi Donghae lembut.
"Cheonmaneyo, lagipula berkat kau si evil itu semakin bersemangat untuk mendapatkan Sungmin." Donghae terkekeh saat mengingat bagaimana Kyuhyun yang begitu bersemangat menyelidiki kasus Jungmo.
"Dan sekarang kita serahkan semuanya pada keluarga Cho itu." Lanjut Donghae.
"Keluarga Cho?" Eunhyuk mengernyit dan menatap Donghae bingung.
"Kau masih ingat saat aku bilang eomma Kyuhyun menjeritkan nama perusahaan keluargamu?" Tanya Donghae balik, Eunhyuk menganggukkan kepalanya pertanda bahwa dia mengingatnya.
"Ternyata appa Kyuhyun bersahabat dengan appamu dan mungkin eomma Kyuhyun juga kenal dengan appamu maka dari itu dia terkejut saat aku mengucapkan nama perusahaan keluargamu." Jelas Donghae.
"Pantas saja appa begitu bersemangat saat mengatakan kalau perusahaan kami akan bekerja sama dengan Cho Corp bahkan appa mengatakan kalau aku tidak boleh menyia – nyiakan kesempatan ini." Eunhyuk teringat bagaimana reaksi appa saat memberitahu hubungan kerja sama dengan Cho Corp.
"Eonni sudah pulang daritadi?" Sebuah suara menginstruksi kegiatan sepasang kekasih yang sedang menikmati kebersamaan mereka.
"Ne, nona Eunhyuk sudah pulang daritadi bersama temannya." Suara maid barusan membuat Eunhyuk sedikit menjauhkan tubuhnya dari Donghae.
"Tolong ambilkan kotak p3k!" Eunhyuk dan Donghae mengernyit saat suara Sungmin meminta maid-nya untuk dibawakan kotak p3k dan tak lama datanglah Sungmin memapah Kyuhyun yang babak belur. Babak belur?
Donghae dan Eunhyuk terbelalak melihat wajah Kyuhyun yang babak belur, begitu Sungmin menduduki Kyuhyun di sofa diikuti Sungmin yang duduk disampingnya. Pasangan itu langsung memberondong Kyuhyun dan Sungmin dengan pertanyaan – pertanyaan yang membuat Kyuhyun memutar matanya malas.
"Kyu, Kenapa dengan wajahmu?"
"Kau berkelahi?"
"Minnie, kau tidak terluka kan?"
"Tapi wajahmu terlihat sangat tampan kalau seperti ini, Kyu!"
Ucapan terakhir Donghae membuat Kyuhyun menatapnya tajam dan bersiap untuk membalasnya jika saja Sungmin tidak segera menempelkan kapas pada lukanya membuat Kyuhyun sedikit meringis.
"Kyu, sebenarnya ada apa? Kenapa dengan wajahmu?" Tanya Eunhyuk lagi.
"Kami tadi bertemu Jungmo." Jawab Kyuhyun masih dengan ringisan kecilnya yang sedang dia tahan.
"Dan kami berkelahi disana!" Lanjut Kyuhyun.
Eunhyuk memandang Sungmin sedih dan juga bertanya – tanya.
"Apa Jungmo juga terluka?" Tanya Eunhyuk akhirnya.
"Ya, dia juga babak belur sepertiku." Jawab Kyuhyun dengan kekehan kecilnya, sedangkan Sungmin hanya diam membiarkan Kyuhyun yang bicara.
Donghae dan Eunhyuk tidak ingin bertanya lebih lagi walaupun mereka penasaran tentang Sungmin yang bersama Kyuhyun bukan dengan Jungmo. Tapi, bukankah ini bagus? Pikir Eunhyuk dan Donghae.
.
~o0o~
.
"Aku tidak menyangka ternyata perusahaannya itu menggunakan cara licik seperti itu." Ujar namja bermata sipit itu pada yeoja disampingnya.
"Ya, aku juga tidak menyangka walaupun aku tidak menyukainya dari awal tetap saja aku kaget mendengarnya." Balas yeoja itu.
"Lalu Sungie oppa akan melakukan apa?" Tanya yeoja itu pada namjachingu-nya, Yesung.
"Aku menarik semua dana kerja sama kami dan tadi sekretarisku memberitahu kalau Jungmo datang ke perusahaan." Jawab Yesung.
"Wookie, kurasa besok aku akan menemui Kyuhyun, karena aku yakin Kyuhyun punya rencana untuk menyelesaikan masalah ini." Ryeowook mengangguk setuju dengan ucapan Yesung tadi.
"Semoga dengan ini Kyuhyun oppa bisa membantu Minnie untuk membatalkan pernikahannya dengan Jungmo." Harap Ryeowook dan dibalas dengan anggukkan Yesung.
"Ayo kita pulang!" Ajak Yesung sambil merangkul pundak Ryeowook mesra dan membawanya melangkah meninggalkan Sungai Han.
.
~o0o~
.
"Besok mereka pulang dan akan menghubungiku kalau mereka sudah sampai di Seoul." Ujar namja paruh baya pada istri cantiknya.
"Benarkah? Baguslah, kita tidak perlu menunggu lama – lama untuk memberitahu mereka." Yeoja paruh baya yang biasa disebut 'Cinderella' ini tersenyum senang.
"OMO Kyuhyunnie!" Seru Heechul saat melihat anaknya yang baru pulang dengan wajah yang penuh luka. Heechul segera menghampiri anaknya dan menyentuh luka Kyuhyun hati – hati.
"Ada apa dengan wajahmu, nak?" Tanya Hangeng khawatir.
"Gwaenchanhayo." Jawab Kyuhyun sedikit meringis saat lukanya disentuh ibunya.
"Ceritakan pada eomma dan appa bagiamana kau bisa babak belur seperti ini dan apa lukamu sudah diobati?" Heechul menggiring Kyuhyun menuju sofa diikuti Hangeng.
"Aku berkelahi dengan Jungmo dan Sungmin sudah mengobati lukaku." Cerita Singkat Kyuhyun dengan senyum manisnya.
"Kenapa kau tersenyum seperti itu? Tanya Heechul menyelidik.
"Karena Sungmin lebih memilihku daripada Jungmo, jelas saja aku senang eomma." Jawab Kyuhyun yang dibalas dengan Heechul yang tersenyum dan Hangeng yang menggelengkan kepalanya.
"Istirahatlah Kyu." Ujar Hangeng.
Kyuhyun mengangguk dan berdiri dari kursi dan melangkah menuju kamarnya.
'Ah, aku lupa menanyakan tentang kakak Sungmin yang sudah punya kekasih atau belum. Besok saja kutanyakan.' Batin Hangeng.
.
.
To Be Continued
Hai saya kembali! Kebetulan tugas saya hanya menunggu untuk dikumpulkan jadi daripada tidak punya kegiatan saya melanjutkan ff ini.
Mungkin akan saya lanjut di bulan februari karena saya UAS dibulan februari.
Bagaimana dengan chap ini? Semoga memuaskannya dan maaf bila tidak.. hehehe
Sebenernya saya sedikit sedih soalnya ada author #lirikNana dia keluar dari ffn karena pkerjaannya dan akhirnya ff fav ku "Crush" tidak dilanjutkan.. tapi aku dikasih tahu plot kasarnya jadi aku hanya bisa membayangkan saja bagaimana kelanjutannya.. hahaha
Kalau aku coba bkin aku takut jelek..
Maaf untuk typo yang bertebaran di chap ini dan saya selalu menerima kritik atau saran kalian, yang penting review!
Terima kasih yang sudah review di chap kemarin, favorite maupun follow.
Sampai jumpa di chapter 11!
Review lagi, ne!
Terima kasih
ratu kyuhae
