PERINGATAN : INI ADALAH FANFICTION YANG TAK SESUAI EYD MENGGUNAKAN BAHASA YANG TAK BAKU SEKALI, PENULISAN YANG SEDIKIT SALAH DAN CERITA YANG GAK JELAS BANGET.
Disclaimer : CardCaptor Sakura buatan Clamp (not me!)
"Namaku di hidup sekarang adalah Eriol. Di kehidupan laluku, namaku adalh Clow Reed," Eriol menjelaskan.
Sakura dkk sangat terkejut mendengar hal itu. "Clow seharusnya sudah mati! Yue dan aku ada disana ketika dia meninggal!" kata Kero yang hampir tak percaya.
"Tapi dia adalah Clow," ujar seseorang dan dia menunjukan diriya.
"Suppie! Kau..."
Pembicaraan Kero diputus oleh kehadiran orang lain. "Satu-satunya! Kan?" kata Nakuru yang baru saja hadir.
"Akizuki-san. Kenapa?" ujar Sakura dan mereka terkejut.
Eriol memegang kuncinya dan mengubahnya menjadi tongkat yang sama dengan punyanya Clow. "Kunci yang menyembunyikan kekuatan kegelapan! Tunjukan bentuk aslimu sebelum diriku. Aku, Eriol, memerintahkanmu dibawah kontrak kita. RELEASE"
Sementara Eriol melepaskan kuncinya, Nakuru dan Suppie melayang. Lalu mereka berubah ke bentuk aslinya. Menjadi Ruby Moon dan Spinel Sun, serta berdiri di samping Eriol(maksudnya beridiri di gerbang kuil). Melihat hal ini benar-benar terjadi. Sakura dan kawan-kawannya sangat terkejut.
"Seperti yng kulihat di mimpi... dan tongkat itu seperti yang pak Clow..."
Kero memutus pembicaraan Sakura dan juga ikut berkomentar. "Ya, itu tongkat yang Clow gunakan." Komentar Kero.
"Berarti, Hiiragizawa benar-benar reinkarnasi dari Clow Reed?!" kata Syaoran.
"Ka..kalau itu benar, kenapa dia harus membuat masalah kepada Sakura!?" tanya Kero kepada Eriol.
"Kau nanti akan tahu, Kerberos." jawab Eriol sambi tersenyum, dan senyuman itu mengigatkan Kero tentang Clow.
"Clow!"
"Ayo kita mulai!" kata Eriol.
Lalu Eriol mengunakan tongkat sihirnya untuk menghilangkan bulan dan matahari. Tomoyopun pingsan tanpa alasan. Sementara itu, Touya dan Yue sedang ke arah menemui Sakura dkk. Tetapi Touya juga pingsan seperti halnya Tomoyo. "Ada apa?" tanya Yue menghampiri Touya. "Kekuatan ini... Clow."
Tak hanya Tomoyo dan Touya. Semua orang di Wonderland(yang asalnya dari Tomoeda tapi karena mereka dihisap sama angin topan semua orang Wonderland ialah penduduk di Tomoeda. Dan selama ini waktu di dunia sebenarnya berhenti) juga pingsan. Syaoran nyaris pingsan karena kekuatan sihirnya tak sekuat Sakura.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Syaoran kepada Eriol.
"Dunia ini di selimuti oleh kegelapan. Begitu juga di Tomoeda. Semua orang di Tomoeda yang di Wonderland tertidur," balas Eriol.
"Apa?!"
"Kenapa kau melakukan ini?!" tanya Sakura kepada Eriol.
Eriol mengeluarkan senyuman jahatnya dan membalas, "Aku ingin kalian semua tertidur. Kau sudah bertambah kuat."
Sakura tampak binggung dengan apa yang dibicarakan Eriol. "Jika kegelapan ini tidak disingkirkan sebelum pagi, semua orang di Tomoeda/ Wonderland akan terus tertidur." ujar Eriol menjelaskan.
"Sampai kapan mereka akan tertidur?" tanya Sakura lagi.
"Selamanya," tentunya jawaban tersebut membuat Sakura terkejut.
"Bagaimana caranya aku membangunkan orang-orang?" tanya Sakura lagi.
"Kalau di cerita Alice in Wonderland , kau harus mengalahkan naga. Tapi untukmu,kau harus menghancurkan kekuatanku, kau harus menggunakan sihirmu untuk menghancurkan kegelapan ini." balas Eriol.
"Apa-apaan itu!?" ujar Kero menentang Clow.
"Tak mungkin..."
"Kalau kita beridiri disini, walaupun ini di Wonderland, waktu tetap berjalan, Sakura." kata Eriol.
Kero makin kesal dengan Eriol dan Sakura hampir tak percaya. "Tapi... mengunakan sihir melawan Eriol-kun..."
"Jika Sakura-san merasa sanggup melakukannya. Aku akan bermain sedikit," ujar Eriol.
Spinel langsung terbang dan meluncurkan sinar sorotan untuk menyerang Sakura dkk. Tetapi Kero menghalangi serangan dengan berubah ke bentuk aslinya serta menggunakan sayapnya melindungi Sakura. Spinel menyerang Kero lagi. Tetapi Kero mengahalangi serangan Spinel dengan serangan apinya Kero. Kero dan Spinel terbang. "Tidak buruk, tapi." komentar Spinel.
Eriol menggunakan sihirnya untuk memperkuat serangan Spinel. Ketika Kero dan Spinel saling menyerang, serangan Spinel lenih kuat sehingga Kero tak bisa menghalangi serangan dan terkena serangan Spinel. Keropun terjatuh. "Sialan," kata Kero yang mencoba untuk berdiri.
"Kekuatannya dengan kekuatan masternya sangat berbeda, ya." tanggapan Ruby Moon.
Spinel menyerang Sakura dkk, tetapi dia dilindungi oleh Yue yang baru datang. Yue juga membawa Touya. Sakura binggung kalau Touya juga tertidur dan menaruhnya di dekat pohon. Menurut Yue karena Yue mengambil kekuatan Touya,makanya Touya tertidur. Yue menghadap Eriol, "Clow..."
"Ini kedua kalinya aku bertemu denganmu, Yue." ujar Eriol sambil tersenyum.
"Ada satu kali dimana aku dipaksa menjadi Yukito dengan melawan dengan keinginanku, kau kah yang melakukannya Clow?" tanya Yue.
"Waktu itu aku bisa gawat jika kau menemukan hal ini, Yue." balas Eriol.
"Kalau kau akan berinkarnasi, kenapa kau membuat kami memilih master baru?" tanya Yue lagi.
"Jika Yue disini, tentu saja aku jadi lawannya!" ujar Ruby Moon, Yue bersiap-siap melawan dan Eriol menambah kekuatan Ruby Moon.
Ruby Moon yang pertama menyerang dengan batu-batu merah. Tetapi Yue berhasil menghindari serangan Ruby Moon. Seperti pertarungan Spinel dan Kero, mereka melakukan pertarungan mereka di udara. Ruby Moon menyerang menggunakan tangannya, tetapi dia juga sangat cepat. "Padahal kau menerima kekuatan Touya. Kurasa inilah perbedaan kekuatan master," komentar Ruby Moon.
"Ini bukan salah Sakura! Kita hanya agak kelepasan!" balas Kero membela Sakura, mencoba berdiri dan terbang di samping Yue. "Aku sangat serius kali ini! Bersiaplah!'
Ruby Moon dan Yue, juga Spinel dan Kero saling bertatapan untuk mencoba menyerang. "Aku akan mulai!" kata Kero akan memulai serangannya.
"Hentikan!" teriak Sakura, semua menatap Sakura. Sakura meminta Syaoran menjaga Tomoyo. Sakura memegang erat tongkatnya dan bertanya, "Aku tidak mengerti! Kenapa kau melakukan ini!? Eriol-kun dan Clow-san... telah membantuku sampa sekarang! Kenapa!?"
"Untuk mendengar jawaban dariku, kau harus menghancurkan sihirku." jawab Eriol. "Sekarang, pagi segera datang. Apakah itu tak apa-apa untuk semuanya terus tertidur seperti ini?"
"Jangan! Tapi.. tapi...!" karena Sakura terus binggung maka Eriol mulai menyerang ke Sakura.
"Dia mulai menyerang!" kata Yue.
"Sakura!" kata Kero yang mengingatkan Sakura agar bisa menghindari serangan Eriol.
Pertama, Sakura menggunakan kartu SHIELD. Kemudian Sakura mulai menggunakan kartu JUMP. Kero dan Yue ingin membantu Sakura tetapi dihalangi Spinel dan Ruby Moon. Sakura menghalang serangan Eriol dengan tongkatnya, akibatnya Sakura terjatuh. Syaoran menggunakan sihir anginnya agar Sakura tak terjatuh. Karena menggunakan sihir dalam keadaan seperti itu, Syaoran nyaris tertidur. "Syaoran!" panggil Sakura dan Sakura mendekatinya.
"Jika kau ingin membangunkannya dan yang lainnya, kau harus mengalahkan sihirku." jelas Eriol.
Sakura mengeluarkan kartu WINDY dan menggunakan taktik yang sama ketika Sakura melawan Yue. Sayang sekali, serangan itu tidak mempan untuk Eriol. Eriol mulai menyerang Sakura kembali, dan Sakura menghindari serangan dengan menggunakan kartu FLY. Kero, Yue, Spinel dan Ruby Moon melihat Sakura. Ketika menghindari serangan Eriol, sayap FLY terkena serangan Eriol, membuat Sakura terjatuh. Karena khawatir, Kero dan Yue mencoba mendekati Sakura, tetapi dihalangi Spinel dan Ruby Moon lagi. Kesal dihalangi, akhirnya Kero dan Yue menyerang Spinel dan Ruby Moon. Lalu segera menghampiri Sakura. "Aku tak percaya serangan mereka lebih kuat dari kita," komentar Ruby Moon.
"Mungkin karena kekuatan dari hati mereka yang meyakini masternya," balas Spinel.
Sakura Cards berkumpul dan mengelilingi Sakura karena khawatir pada Sakura. Setelah Sakura berterima kasih kepada para kartu karena mengkhawatirkannya. Para kartu kembali pada tangan Sakura. "Tapi bagaimana aku bisa..." ujar Sakura dan mengeluarkan kartu yang masih menjadi Clow card dari kantung bajunya. "Masih ada 8 Clow Card yang tersisa,"
"Kau tak apa-apa, Sakura?" tanya Kero.
"Ya,"
Sakura menatap kartu yng masih menjadi Clow Card dan berpikir, "Mungkin diantara kartu-kartu ini, dapat melakukan sesuatu. Aku harus mengalahkan sihir Eriol-kun dan membangunkan semuanya. Tolong berikan aku kekuatanmu!"
Sakura melemparkan Clow cards tersebut ke udara, dan mengubah Clow cards menjadi Sakura Cards dalam sekaligus. "Kartu yang dibuat oleh Clow, tinggalkan bentuk lamamu dan lahir kembali! Atas nama master barumu, Sakura!"
"Dia mengubah kartu yang tersisa menjadi Sakura card dalam sekaligus," ujar Yue.
"Kekuatan sihir Sakura sudah semakin sangat kuat." ujar Kero.
"Sudah kuduga. Tetapi tidak semua kartu telah berubah," jelas Eriol.
Ternyata setelah kartu-kartu kembali ke tangan Sakura, hanya 6 kartu yang berubah, sedangkan 2 kartu yang tersisa yaitu LIGHT dan DARK tidak berubah menjadi Sakura card. Sakura ingin tahu kenapa. Tetapi menurut Kero, "LIGHT dan DARK adalah kartu pertama dibawah kekuasan kami. Mungkin itu tak mungkin untuk Sakura membuat kartu-kartu ini menjadi Sakura cards?"
Setelah kartu LIGHT dan DARK kembali ke tangan Sakura. Sakura berpikir, "Kalau kegelapan ialah malam... waktu ketika semua tertidur...untuk membangunkan..."
"Cahaya!" ketika Sakura baru menyadari hal tersebut Eriol mengeluarkan senyuman. "Kartu LIGHT pernah memberi tahu padaku! Cahaya akan tetap bersinar walaupun ada kegelapan! Baiklah, satu kali lagi!"
Sakura mencoba mengubah LIGHT menjadi Sakura Card, tetapi masih tak bisa. Katu LIGHT terjatuh di tanah, dan Sakura tak bisa mencari kartu LIGHT(karena saking gelapnya). Sakura melihat orang yang tertidur dan beranggapan kalau semuanya akan tertidur selamanya. Sakura hampir putus harapan walaupun dia tak ingin membiarkan semuanya tidur selamanya. Kero mengambil kartu LIGHT dan memberikan ke Sakura. Kero serta Yue membujuk/menyemangati Sakura. "LIGHT dan DARK selalu bersama. Lebih baik kau mengubah keduanya dengan sekaligus." ujar Kero.
"Tapi aku tidak bisa menggunakan satu kartu, meninggalkan dua..."
"LIGHT dan DARK ialah kartu pertama dibawah kekuasaan kami," jelas Yue.
"Mungkin kami dapat membantumu mengubah kartu-kartu tersebut," sambung Kero.
"Kero-chan dan Yue-san? Tetapi para kartu hanya mendengarkan apa yang dikatakan masternya, kan?" tanya Sakura.
"Ya." balas Yue.
"Mereka tak akan bisa berubah menjadi Sakura cards atau karena tak berguna kecuali kau menggunakan tongkat itu." jelas Kero.
"Lalu bagaimana caranya kalian akan membantuku?" tanya Sakura lagi.
"Kau harus memasukan kami ke tongkat itu," jawab Yue.
"Jika kita menjadi satu dengan tongkat itu. Kekuatan kita akan sampai ke kartu tersebut." jelas Kero lagi.
"Tapi apa itu tidak apa-apa? Apa kalian bisa kembali kebentuk semula?" tanya Sakura lagi.
"Mereka bisa kembali jika kau berhasil menghilangkan kegelapan ini," balas Eriol.
"Kalau aku tidak bisa mengubah kartu LIGHT?" tanya Sakura lagi(!).
"Mereka akan tertidur selamanya bersama tongkat itu." jawab Eriol.
"Jangan! Kalau aku tak bisa mengubah kartu tersebut, aku nggak akan bertemu Kero-chan danYue-san lagi!" ujar Sakura mulai memeluk Kero dan menangis.
"Kalau hal ini terus terjadi, kita tak bisa menjadi korban. Kau tak bisa melihat semuanya karena mereka tertidur. Apa ini tidak apa-apa untukmu?" ujar Yue mencoba menyemangati Sakura.
Sakura berhenti menangis dan Kero beranggapan bahwa semua akan baik-baik saja karena Sakura memiliki kekuatan yang tak terkalahkan siapapun. Sakura mengusap air matanya, dan memasukan Kero dan Yue ke dalam tongkatnya. Bentuk tongkat Sakura berubah. Dilemparlah kedua kartu tersebut ke udara dan Sakura akan mengubahnya menjadi Sakura Card. "Kartu yang dibuat oleh Clow, tinggalkan bentuk lamamu dan lahir kembali! Atas nama master barumu, Sakura!"
"Berubahlah!" pikir Sakura. "Aku percaya kepada para kartu. Percaya pada diriku juga,"
Sakura nyaris menyerah karena kartunya hampir tak bisa berubah. Tetapi Syaoran membantunya. Menurut Syaoran, karena darahnya ialah keturunan Clow, mungkin Syaoran bisa membantu Sakura. Akhirnya kedua kartu tersebut berubah menjadi Sakura Cards dan Sakura memerintahkan kartu LIGHT agar dapat menerangkan kegelapan yang dibuat Eriol. "Wah, wah, dia memecahkan sihir Eriol." ujar Ruby Moon.
"Kalau begini sudah tak apa-apa, kan, Eriol?" tanya Spinel.
"Ya... akhirnya sudah berakhir." balas Eriol.
Mereka semua kembali seperti semula. Sakura berterima kasih kepada Syaoran karena membantunya mengubah kartu menjadi Sakura Cards. Kero dan Yue keluar dari tongkat Sakura. Sakurapun juga berterima kasih kepada mereka. Tomoyopun terbangun tetapi Touya belum bangun. Menurut Yue, Touya akan segera terbangun. "Sakura!" panggil Eriol.
Yue dan Kero langsung melindungi Sakura(takutnya Eriol melakukan sesuatu ke Sakura). "Karena sudah berakhir aku tak akan melakukan apa-apa," lanjut Eriol.
"Sudah berakhir? Apa maksudnya?" tanya Sakura.
"Itu berarti semuanya sudah menjadi Sakura Cards, sekarang." jawab Eriol.
Para kartu keluar dari kantung baju Sakura dan mengelilingi Sakura karena sudah mempercayai bahwa Sakura ialah masternya. Dalam sekejap, kartu-kartu kembali ke tangan Sakura. "Baiklah, bagaimana kalau kau memberikan penjelasan sekarang, Clow! Kenapa kau bersikap seperti ini sampai melibatkan Sakura?" tanya Kero tetapi Eriol sudah pergi entah kemana. "Di..dia tak ada disini!"
Kero dan Yue pergi dan terbang entah kemana. Ketika Sakura ingin menyusul mereka, Syaoran menghentikan Sakura dengan memanggilya. Sakura memanggil Syaoran kembali. Sakura menahan Syaoran yang hampir ambruk karena menggunakan banyak kekuatan sihirnya untuk Sakura. "Kamu tidak apa-apa?" tanya Sakura.
"Ya." balas Syaoran dan memanggil nama Sakura.
"Sakura,"
"Apa?" tanya Sakura.
"Aku...aku... aku menyukaimu!"
Mereka saling menatap satu sama lain dan Sakurapun terdiam sampai tak bisa mengatakan apa-apa.
To be continued...
Rai : Gimana kalian menikmatinya?
Tomoyo : Menikmati sekali...hohoho... sampai Sakura benggong.
Sakura : *masih benggong*
Syaoran : *pergi*
Rai : Kayaknya kamu harus membawa Sakura pergi, Tomoyo dan lakukan sesuatu agar dia nggak beggong.*diam sebentar* pandanganmu betanya kenapa aku memintamu. Tentu saja! Syaoran pergi begitu pula Eriol, Kero, Yue, Spinel dan Ruby Moon. Cepat lakukan sesuatu sebelum Touya bangun.
Tomoyo : Baiklah...*pergi tanpa menanyai si author lagi*
Rai : Jangan lupa baca chapter berikutnya. BTW jangan lupa review dan baca terus. Kuminta, kalau bisa sekalian kasih tahu kesalahanku dalam menulis. Aku kurang bagus dalam bahasa. Apalagi bahasa Indonesia.(aku bisa ngomong ini mumpung yang lainnya pada hilang)
