Love

.

.

.

Disclaimer : Mereka milik Tuhan dan Changminnie oppa yang unyu - unyu itu milik Cho... wkwkwkwkwk

Pairing : Yunjae? Yoosu?

Rating Back to T, M-

YAOI, typos, alurnya ga jelas dan membosankan

Genre : Friendship, Romance, Hurt

.

.

.

.

~ Junsu POV ~

.

Aku senang sekali kami sudah berkumpul kembali. Saat ini aku baru saja menyelesaikan makan siang bersama Chunnie dan kami sedang dalam perjalanan pulang sekarang.

" Baby ah.." Panggil Chunnie

" Hmm?"

" Joongie dan Minnie sudah kembali. Lalu bagaimana dengan rencana kita?"

" Rencana yang mana?"

" Aish! Jangan bilang kau lupa atau kau sengaja melupakannya karena sahabatmu sudah kembali?"

CUP

Aku mencium pipinya.

" Kau ini! Aku tidak melupakannya kok. Kapan? Hari ini?" Tanyaku

" Bolehkah?" Tanya Chunnie dengan wajah berbinar

" Aniya! Tentu saja tidak! Aku kan harus mempersiapkan segalanya! Pertunangan kita tidak boleh asal Chunnie. Aku akan mempersiapkannya dengan baik. Kau percaya padaku ne?"

" Lalu kapan?"

" Dua minggu lagi, otte? Ya! Rumahku disana! Bukan kearah sini!" Teriakku saat Chunnie membelokkan mobilnya kearah yang aku tahu. Apartemennya

" Aku sangat tahu rumahmu dimana chagiya…"

" Ya! Kembalikan aku kerumahku"

" Aniya, ke apartemenku dulu"

" Ya! Playboy mesum!"

" Hehehehehehe"

Yoochun langsung membawaku keapartemennya. Kami memang sering menghabiskan waktu bersama disini. Bercumbu lebih tepatnya. Kalau dia tidak kelepasan, ini akan jadi ketiga kalinya kami bercinta. Setelah pertama kali bercinta dengannya, kami memang tidak melakukannya lagi kecuali bercumbu. Tidak lebih. Yang kedua aku yang meminta karena aku lihat dia sedikit tertekan oleh tugas kuliah dan pekerjaannya di perusahaan ayahnya.

Setelah masuk apartemen dia menggendongku layaknya anak panda. Dan membungkam bibirku dengan bibirnya.

" Nggghhh… hhh… Chuunnhh.."

" Baby ah…"

Dia membaringkanku di tempat tidurnya dengan perlahan kemudian menatapku. Aku tidak mampu menatap matanya yang seperti ini. Aku menundukkan kepalaku.

" Baby ah… Waeyo? Kenapa menunduk?" Chunnie menarik daguku lalu mencium bibirku

" Nghh" Aku mendesah perlahan saat Chunnie menggigit bibir bawahku

Lidahnya bermain dalam mulutku dan aku sungguh menikmatinya. Dia sangat pintar membuatku melayang seperti ini. Dan pastinya hari ini akan menjadi hari yang panjang untukku.

.

~ Junsu POV End ~

.

.

.

.

~ Chapter 10 ~

.

.

.

.

Sudah seminggu sejak pertemuan keluarga itu, Jaejoong diminta oleh appanya membantu diperusahaan milik keluarganya. Dan Jaejoong menyanggupinya.

Seminggu ini dia mulai mempelajari perusahaan milik appanya. Dan hari ini adalah hari kedua dia bekerja pada perusahaan sang appa.

Sedangkan Kyuhyun menjadi sekretaris Jaejoong. Dia mengurusi semua keperluan Jaejoong.

" Kyu... Jadwal hari ini apa?" Tanya Jaejoong dalam perjalanan ke kantornya

" Hmm... Hyung hari ini ada meeting dengan perusahaan Jung dengan appa"

" Eh? Jung?"

" Ne, perusahaan Yunho hyung"

" Oh..."

Jaejoong menyetir dengan pelan, dia menikmati perjalan kali ini. Entahlah, dia merasa senang.

.

Pukul sepuluh sang appa masuk kedalam ruangan Jaejoong dan Kyuhyun.

" Kajja, kita berangkat sekarang" Ucap Hangeng

" Ne appa"

Hangeng, Jaejoong dan Kyuhyun berangkat bersama. Saat ini, Jaejoong tengah menyetir. Pikirannya melayang saat Yunho menciumnya. Mencium keningnya.

' Darimana dia tahu aku mencintainya? Itu kan sudah lama... Dan hal itu hanya aku tulis pada buku dia... Omo! Diaryku yang tertinggal!' Jaejoong langsung merasa syok

Kyuhyun yang duduk disampingnya kadang melirik dan sekarang bahkan menatap wajah hyungnya yang tengah terlihat syok.

" Hyung ah... Gwaenchana?"

Pertanyaan kyuhyun membuat Hangeng yang tengah membaca ikut mendongak dan ikut memandang Jaejoong.

" Eh? Gwaenchana..."

" Waeyo aegya?"

" Ani appa..." Jawab Jaejoong melirik Hangeng dari kaca

Tak lama mereka pun sampai dan disambut baik oleh sekretaris Jung corp. Mereka tengah menunggu diruang meeting dengan beberapa orang dari perusahaan lain. Hangeng tak henti memperkenalkan Jaejoong dan Kyuhyun sebagai anaknya.

Senyum terpampang jelas pada wajahnya, apalagi dia sangat bangga karena Jaejoong dan Kyuhyun merupakan lulusan terbaik di Jepang sana.

Ceklek

Pintu ruang meeting terbuka dan menampakkan seseorang dengan wajah kecil namun tampan masuk kedalam ruangan dan berdiri dipodium.

Deg

Deg

Deg

Jantung Jaejoong menggila saat melihat sosok Jung Yunho yang terlihat sangat mapan sekarang (bayabgkan appa di wrong number ne?).

Sosok yang sangat dia ridukan berdiri tegap didepan sana. Dia membicarakan tentang kontrak dan kerjasama bersama para pemegang saham.

Yunho sungguh pemimpin rapat yang sangat cerdas. Dia dapat menerima pendapat dan kritik yang dilayangkan oleh para pemegang saham. Jaejoong begitu terkesima melihat kemampuan Yunho yang sangat luar biasa hebat.

Kyuhyun yang dari tadi memperhatikan hyungnya menahan tawa. Bagaimana tidak? Jaejoong benar - benar menunjukkan wajah penuh minat saat Yunho ada dipodium dan ekspresinya pun beragam. Aigo...

Tak sampai dua jam rapat selesai, mereka akan makan siang bersama. Akhirnya mereka mengendarai mobil masing - masing menuju sebuah hotel untuk makan siang di restoran bintang lima yang ada didalam salah satu hotel milik Jung corp.

" Kau sepertinya menikmati makan siangmu Jae?" Yunho duduk disamping Jaejoomgbsaat acara makan siang itu berakhir. Kyuhyun dan appanya sedang pergi ke toilet

" Hum!" Jaejoong mengangguk " Makanan ini enak "

" Untukku lebih lezat makanan buatan Jae ah..."

" Eh?"

" Aku merindukan makanan buatanmu. Bisakah kau buatkan untukku?" Tanya Yunho

" Mwo? Hmmmm" Jaejoong berpikir sejenak " Kalau aku membuatkan makanan untukmu kau tidak marah lagi karena aku pergi diam - diam?"

" Hmmm... Akan aku pikirkan"

" Baiklah! Besok aku akan buatkan!" Ucap Jaejoong semangat

Yunyo tersenyum tipis kemudian memandang Jaejoong, ingin rasanya dia memeluk namja didepannya namun...

" Hey Yun..." Panggil Jaejoong

" Ne?"

" Kau tahu rencana Minnie?"

" Tentang perusahaan Kyu?"

Jaejong mengangguk.

" Ne, Minnie menceritakannya dua hari lalu. Dan kebetulan keluarga Kyuhyun sedang bekerja sama dengan perusahaanku"

" Lalu?"

" Aku bisa mengatasinya bersama Chunnie dan Minnie"

" Ng... Kenapa aku tidak melihat Chunnie?"

" Dia sedang mengurus usahanya di Jeju"

" Oh... Ya sudah, jangan sampai gagal dengan rencana Minnie ne?" Ucap Jaejoong kemudian tersenyum

" Tentu saja, aku tidak akan menjadi appa yang gagal untuk kedua kalinya" Yunho bangkit kemudian mengacak rambut Jaejoong dan pergi dari sana

" Appa yang gagal?"

BLUSH

Dia sungguh ingat kata - kata itu dia ucapkan untuk Yunho lima tahun yang lalu.

" Hyung, wajahmu merah"

" Eoh? Kyu! Mengagetkanku saja. Mana appa?"

" Itu sedang mengambil cake lagi"

" Mwo? Aigooo... Sudah dibilang jangan makan manis terlalu banyak. Hari ini sudah berapa cake yang dimakan coba? Aku hampiri appa dulu" Jaejoong bangkit kemudian menghampiri appanya dan langsung meletakkan kue yang baru diambil sang appa ke meja

" Ng? Waeyo Jae?" Tanya Hangeng bingung

" Ingat sudah berapa cake yang sudah appa makan? Appa ingat kan tidak boleh makan terlalu banyak manis? Kajja, kita duduk"

" Tapi appa ingin" Rengek Hangeng

" Ish! Usia appa berapa eoh? Jangan menunjukkan wajah aego yang tidak imut itu! Aigooo... Nanti Joongie buatkan yang rendah gula. Jja... Kita duduk"

" Hah... Kau ini..."

Jaejoong menggandeng appanya kearah meja mereka dan duduk berbincang bersama beberapa kenalan sang appa.

Malamnya, dia berjumpa dengan Junsu yang sedang kesepian karena ditinggal oleh sang kekasih. Mereka sedang bersantai didalam kamar Jaejoong. Mana Kyuhyun? Dia dijemput oleh Changmin tadi, katanya ingin kencan.

" Aigoo... Buttmu tambah ngg... Seksi Suie" Gumam Jaejoong saat melihat Junsu yang sedang tidur tengkurap

" Ish! Salahkan Chunnie pabbo itu!"

" Eh? Dia? Waeyo?"

" Dia itu senang sekali meremasnya... Jadi begini deh hasilnya!"

" Mwo?!"

Ck...

Junsu lupa, dia sedang bicara pada Jaejoong. Kata - kata seperti tadi terlalu frontal untuknya.

" Hehehehe..." Junsu tertawa gaje

" Ka-kalian..."

" Apa?"

" Sudah melakukannya?"

" Eh?"

Pipi Junsu merona kemudian menyembunyikan wajahnya pada bantal dibawahnya. Jaejoong yang melihatnya langsung tahu jawabannya.

" Gwaenchana Suie... Yang penting kau melakukannya dengan orang yang kau cintai bukan?"

" Hum!" Junsu hanya mengangguk dalam persembunyiannya

" Aigooo"

" Apa.. Ng... Minnie dan Kyu juga sudah melakukannya Joongie ah?" Tanya Junsu

" Yang aku dengar dari Kyu dan Minnie... Hmm... Kyu meminta Minnie untuk melakukan hal itu nanti setelah menikah dan Minnie menyanggupinya"

" Mwo?! Evil itu bilang begitu?"

" Ne, dan aku rasa Minnie benar - benar melakukan janjinya"

" Jinjja? Aigo... Minnie sangat gentle ne? Jadi iri..."

" Jadi Suie... Bagaimana rasanya bersama kekasih?"

" Eh? Kenapa kau menanyakannya"

" Kau kan sudah lama tidak bercerita padaku. Memang tidak boleh aku bertanya?"

" Eh? Tentu saja boleh... Bagaimana ya... Chunnie namja baik kok. Saat aku bilang akan bertunangan setelah aku bertemu denganmu dan Minnie, dia menyetujuinya karena tahu kalian adalah sahabat yang paling aku sayangi"

" Lalu?"

" Sejak menerimanya, aku makin mencintainya. Dia sungguh melindungiku cenderung posesif memang... Tapi, itu semua dilakukan demi aku bukan? Aku tidak masalah kok! Hanya saja dia sangat mesum! Setiap bertemu ada saja yang jadi bahan remasannya!"

" Mwo?!"

" Ne! Tidak usah kaget Joongie ah... Aku sudah terbiasa. Hanya saja jika tangannya sudah nakal, aku akan meninggalkannya begitu saja. Hahaahahaha"

" Jinjaa?"

" Hum!" Junsu mengangguk " Lalu bagaimana denganmu Joongie ah"

" Bagaimana apanya?"

" Disana kau tidak berpacaran?"

" Eh? Aniya... Aku hanya ingin kuliah disana. Bagaimana bisa aku mencari pacar!"

" Iya sih... Habis, kekasihmu kan ada di sini"

" Eh? Ni-nugu?"

" Yunho"

" EEEHH?!"

" Aigo... Kalian ini saling mencintai kenapa seperti ini sih? Aku bingung jadinya!"

" E-eh?"

" Ck... Dia membaca diarymu Joongie ah... Bahkan dia menyimpannya! Kau melupakannya kan? Kenapa meninggalkan dimeja nakasmu?"

" Eh? Saat di Jepang aku pikir tidak ada yang ketinggalan Suie ah... Otte?"

" Ya sudah pacaran saja! Dari pada dia direbut orang! Dia itu sangat terkenal disini"

" Eh? Benarkah?"

" Ne!" Junsu mengangguk penuh semangat " Aigo... Evil itu belum pulang? Sudah jam sebelas Joongie"

" Ne... Kemana ya mereka?"

" Jangan - jangan mereka melakukan sesuatu yang tidak - tidak?"

Pletak!

Jaejoong dengan semangat memukul kepala Junsu.

" Appoo... Wae?"

" Kenapa kau jadi mesum sih?"

" Salahkan Chunnie yang selalu berbuat mesum padaku!"

Jaejoong hanya menggelengkan kepala mendengar ucapan Junsu.

Sementara itu, pasangan Changmin dan kyuhyun sedang menikmati suasana malam didalam mobil yang menghadap kearah sungai Han.

Changmin tadi mengajak Kyuhyun untuk menikmati makan malam bersama dan berjalan - jalan disekitar sana.

" Aku merindukan eomma dan appa Min..." Ucap Kyuhyun

" Eh? Bulan depan kita akan ke makam mereka di Jepang ne?"

" Aniya... Aku merindukan sosok mereka. Tadi, saat Jaejoong memperhatikan Kim appa sungguh membuatku merindukan appa"

" Bukankah Kim ahjusshi sekarang appamu juga eoh? Jangan canggung padanya. Mereka itu keluarga yang baik"

" Ne Min, aku tahu..."

" Kyu..."

" Ne?"

" Aku sudah menjalankan rencananya"

" Eh?"

" Yunho hyung dan Chunnie hyung membantu"

" Min... Kau tidak perlu melakukannya. Hanya kau yang aku butuhkan"

" Aniya... Mereka sudah membuatmu terluka sangat dalam. Kau mungkin sudah memaafkan mereka. Tapi aku tidak, melihat rapuhnya dirimu saat itu hampir membuatku gila Kyu..." Changmin menatap Kyuhyun dan mengelus pipinya

" Minnie ah..."

" Aku merindukan panggilanku dulu Kyu... Panggil aku seperti dulu..."

" Cwang.." Lirih Kyuhyun

Tubuh Changmin menghangat. Dia menyukai panggilan yang sudah lama tidak didengarnya. Sejak orangtua Kyuhyun meninggal, Kyuhyun menjadi lain dan bahkan tidak memanggil Changmin dengan Cwang entah apa alasannya.

Changmin tersenyum dan mendekatkan wajahnya. Dikecupnya bibir Kyuhyun. Kyuhyun memejamkan matanya namun bibir itu menempel hanya sebentar dan membuat Kyuhyun membuka matanya dan menatap Changmin dengan bingung.

Kyuhyun melihat Changmin yang menyembunyikan wajahnya lengannya yang ada distir mobil.

" Waeyo Min?"

" Ottoke? Aku sudah lama tidak menciummu. Setelah menciummu aku jadi menginginkanmu"

BLUSH

Wajah Kyuhyun menghangat mendengarnya.

" Ka-kau menciumku di Jepang Min"

" Itu sudah lebih dari seminggu yang lalu Kyu... Lebih baik kita pulang, aku tidak mau lepas kendali"

Kyuhyun tersenyum. Ini yang dia sukai dari Changmin, memegang teguh janjinya. Walau kadang Kyuhyun kasihan karena sebenarnya kadang dia mendengar Changmin bermain solo dikamar mandi.

Dia tahu Changmin melakukannya. Tentu saja, karena setiap Kyuhyun terbangun tengah malam dan tidak mendapati Changmin disampingnya, Kyuhyun akan berjalan dan mencari Changmin.

Dan langkahnya terhenti saat dikamar mandi didalam kamarnya. Dia mendengar suara Changmin tengah mendesahkan namanya. Setelahnya Kyuhyun akan memerah dan berlari menuju tempat tidurnya berpura - pura untuk tidur.

Kyuhyun menarik lengan Changmin yang ada di atas stir mobil dan menghadapkan wajah Changmin kearahnya. Changmin menatap bingung pada Kyuhyun yang sekarang tengah menangkup wajahnya.

" Saranghae Cwang..." Ucap Kyuhyun pelan tepat didepan bibir Changmin

Setelahnya, Changmin sungguh kaget saat Kyuhyun mencium bibirnya dan menyesap bibir bawahnya pelan. Kemudian mengulumnya.

" Waaeehh? Tidak mau menciumku hmm?" Bisik Kyuhyun

Changmin masih syok namun kemudian tersenyum. Dia kali ini mendekatkan wajahnya dan mencium ganas bibir seksi Kyuhyun.

Kyuhyun membalas perlakuan yang diberikan oleh Changmin. Dia menyesap bibir atas Changmin dan tak lama membuka mulutnya agar Changmin masuk kedalam mulutnya.

Changmin yang menerima lampu hijau langsung memasukkan lidahnya dan mengajak lidah lawannya bergulat (?).

Kyuhyun sekarang bahkan memindahkan tubuhnya menjadi diatas pangkuan kekasihnya dan menghadap pada Changmin.

" Mmhh... Miinnhh... Nngghh..."

" Mmcckkk..."

Changmin menahan tengkuk Kyuhyun agar tidak menjauh. Dia memiringkan kepalanya agar akses masuknya lebih mudah.

Tangan Kyuhyun tidak tinggal diam, dia meremas rambut Changmin dan kemudian tangannya turun.

Dengan nakal dia langsung membuka ikat pinggang dan kancing celana Changmin. Changmin yang sadar langsung melepaskan ciuman memabukkan itu.

" Kyu! Apa yang kau lakukan?!"

" Hanya membebaskan milikmu yang tegang Min..."

" M-Mwo? Ya! Ti-tidak usah!"

Changmin mencoba menjauhkan tangan Kyuhyun. Dia tidak mau lepas kendali nanti jika Kyuhyun melakukan hal yang iya - iya padanya,

Namun berkat keras kepala yang dimiliki oleh Kyuhyun, dia berhasil membuka kancing serta retseleting milik kekasihnya.

" Kkyyyuuu!"

" Sudahlah, hari ini aku puaskan..."

"Eh?"

" Aku tahu kau senang sekali mendesahkan namaku dikamar mandi. Jja... Kali ini aku bantu"

" Ka-kau..."

" Tidak usah banyak tanya eoh! Bawel!"

Kyuhyun menarik tengkuk Changmin dan menciumnya. Mengulum dan menghisap bibir bawah Changmin. Namun, Kyuhyun sedikit tidak leluasa disini, dia melepaskan ciumannya.

" Sempit Minnie ah... Ke belakang saja ne?" Ucap Kyuhyun ditelinga Changmin, sengaja menggodanya

" Mhhmmm... Kyuuhh... Aku susah payah memegang janjiku... Jangan seperti ini"

" Gwaenchana... Kajja..."

Kyuhyun beranjak dari pangkuan Changmin kemudian pindah kebelakang dan menarik Changmin, Changmin hanya bengong namun menuruti ajakan Kyuhyun. Mereka sekarang berhadapan.

Kyuhyun merangkak dan duduk kembali diatas pangkuan Changmin yang bersandar pada pintu mobilnya. Kembali, dia menciumi Changmin sepuas hatinya. Dan sekarang Changmin membalas perlakuannya. Tidak ada gunanya juga menolak bukan?

Ciuman Kyuhyun turun menuju lehernya dan menciptakan beberapa bekas kemerahan. Changmin mendesah karena perlakuan manis yang Kyuhyun berikan.

Tak lama Kyuhyun menurunkan tubuhnya. Ditatapnya junior sang kekasih yang berada di dalam boxer, sedangkan celananya sudah tergeletak dibawah kursi.

" Kyu... Kau yakin?" Changmin menatap Kyuhyun

" Ne Cwang "

Cup

Kyuhyun mengecup bibir Changmin kemudian kembali kebawah membuka perlahan kain yang menutupi junior kekasihnya. Ini pertama kalinya Kyuhyun melakukan hal seperti ini, dia sungguh gugup namun ingin memuaskan kekasihnya.

Glup

Kyuhyun menelan ludahnya susah payah, saat melihat junior Changmin. Dia merasa... Err... Changmin sungguh... Ng... Jantan?

" Waeyo hmm?" Tanya Changmin saat melihat Kyuhyun terpaku melihat juniornya

" Ng? An-aniya..."

" Jangan lakukan kalau kau belum yakin baby ah..."

Kyuhyun menatap tajam Changmin kemudian tangannya mengelus pelan junior Changmin. Membuat namja itu mendesah pelan merasakan sentuhan halus dari tangan Kyuhyun.

" Mmhhhmm..." Changmin mencoba meredam desahannya dengan menggigit bibir bawahnya

Kyuhyun memperhatikan wajah Changmin, terlihat sungguh seksi saat menggigit bibir bawahnya.

Perlahan elusan itu berubah menjadi kocokan pelan, Kyuhyun benar - benar ingin memuaskan kekasihnya.

" Aahh... Lebih cepat baby... Mhhmm.."

" Be-begini?" Tanya Kyuhyun, tangannya makin cepat mengocok milik Changmin

" Ne... Aaahh! Nngghhh..."

Entah pikiran dari mana, dia memajukan wajahnya dan menjilat junior Changmin dan memasukkannya dalam mulutnya.

" Kyuuhh! Aahh... Mhhh..."

Tangan Changmin tidak tinggal diam, dia meremas helaian lembut kekasihnya. Namun, kesadarannya datang saat sesuatu akan keluar dari dalam dirinya.

" Kyuuuhh.. Lepassshh.. Nghhh... Akuhh akan keluar!" Changmin mencoba menarik kepala Kyuhyun, dia tidak ingin mengeluarkannya dalam mulut Kyuhyun

Namun Kyuhyun menepis tangan Changmin dan melanjutkan pekerjaannya. Dia menghisap dan mengocok junior Changmin makin cepat. Changmin mulai panik, dia akan klimaks namun Kyuhyun tetap menghisap miliknya. Namun tak lama mata Changmin memburam dan merasakan kenikmatan yang lain. Dia tidak pernah merasakan hal ini saat bersolo karir.

" NNNGGGHHH!"

" Uhuukk.. Uuhuukk..."

Changmin melebarkan matanya dan segera duduk tegap. Membersihkan cairannya yang ada disekitar mulut Kyuhyun.

" Mian... Mianhae Kyu" Ucap Changmin penuh penyesalan

"Gwaenchana..." Kyuhyun tersenyum dan menyentuh tangan Changmin yang sedang membersihkan mulutnya

Cup

Changmin mengecup bibir Kyuhyun.

" Gomawo"

" Ne..."

" Kau mau aku memuaskanmu juga?" Tanya Changmin, tangannya mengelus pipi Kyuhyun yang merona karena pertanyaannya barusan

" Aniya..." Kyuhyun menunduk dan menggeleng

" Yakin?"

" Ne... Aku kan bilang hanya ingin memuaskanmu"

" Arrasso..." Changmin menarik Kyuhyun dan memeluknya " Kalau kau ingin bilang ne?"

Kyuhyun mengangguk dalam dekapan Changmin. Tak lama dia membereskan tubuhnya dibantu oleh Kyuhyun dan mengantarnya pulang.

Ceklek

Kyuhyun dan Changmin masuk dan menemukan Jaejoong dan Junsu ada diruang tamu sedang menonton televisi. Orangtuanya sudah pergi tidur dari tadi.

" Aku pulang"

" Eoh?"

Semua menoleh dan Jaejoong menghampiri Kyuhyun lalu menatap tajam Changmin.

" Waeyo hyung?" Tanya Changmin

" Kenapa malam sekali?"

" Aigoo... Baby Kyu ingin melihat sungai Han malam hari... Ish!"

" Benarkah Kyu?" Sekarang Jaejoong menatap Kyuhyun

" Kau seperti penderita brother complex hyung" Celetuk Changmin

" Ya!" Jaejoong memukul lengan Changmin

Junsu mendekat karena melihat sesuatu yang janggal. Dibukanya kancing Changmin dengan cepat.

" Ya! Hyung apa yang kau lakukan?!" Pekik Changmin kemudian menutup kembali kemejanya

" Kau melakukannya eoh? Kyu... Tanda itu kau yang buat?" Tanha Junsu membuat Jaejoong membelalakana matanya

" Ng..." Kyuhyun menunduk malu mengakuinya

" Aish! Jangan menggodanya! Kami tidak melakukannya! Hanya making out!" Jelas Changmin yang memang tidka bisa berbohong pada dua hyungnya kemudian dia menghadap ke Kyuhyun " Jja baby... Masuklah ke kamar. Aku akan mengurus mereka"

Cup

Changmin mengecup kening Kyuhyun, Kyuhyun hanya mengangguk dan berlari masuk menuju kamarnya.

" Aigoo... Evil kita sudah besar ne?" Ucap Junsu

" Aku hanya belajar pada Yoochun hyung"

" Mwo?! Jidat itu benar - benar! Awas saja kalau bertemu!"

Jaejoong tersenyum melihat interaksi Junsu dan Changmin. Sungguh, sudah lama dia ingin melihat hal ini.

" Waeyo Joongie?" Tanya Junsu

" Aniya... Hanya merindukan obrolan kita"

" Aigo... Kapan - kapan kuta menginap bersama lagi" Ucap Junsu

" Ne, aku pulang ne? Kau tidak pulang hyung?" Tanya Changmin pada Junsu

" Aku menginap"

" Aku juga kalau begitu!"

" Aniya... Malam ini akan ada obrolan para uke... Kau pulanglah"

" Ya!"

Junsu mendorong Changmin sampai depan pintu dan mengusirnya. Akhirnya Changmin menurut dan pulang kerumahnya.

Sementara itu, Junsu dan Jaejoong masuk kedalam kamar Kyuhyun untuk bergosip dan membicarakan apa yang tadi dilakukan oleh Kyuhyun dan Changmin tadi juga membicarakan acara pertunangan Junsu dua minggu lagi bersama kekasih jidatnya.

.

.

.

.

.

~ TBC ~

.

.

.

Sorry updatenya ngaret, seperti yang Cho bilang di ff sebelah, kegiatan Cho akhir - akhir ini ngebludak... wkwkwkwkwkw... Mianhae na?

Tapi, Cho ga bisa update cepet karena ada beberapa tugas yang udah harus selesai... tapi Cho bakal selesai in FF Cho kok

Aigo... Cho seneng bisa balik ke FFN! ^^

Chuuuuu~~ semua reader yang kangen sama Cho! (Sape juga yg kangen sama lu Cho!)

.

datactebh : Pan ceritannya belom selesai, kita liat ne si Ahra itu mau ngapain lagi ^^

CuteCat88 : emang... cantiiikk beud si Jaemma... Aigoooo

KimJJ boo : masih harus bersabar ternyata ^^

yunjae heart : Hmmm... mpreg ga ya? Cho belom nentuin tu?

Rly. C. JaeKyu : ne... kita liad si Yunpa dichap depan ngapain... kkk...

akiramia44 : ne, mareee kita liad chap depan! ^^

MaxMin : ne, mereka kan masih canggung. liad chap depan ne?

KimRyan2124 : ia, mesti ati - ati tu si Henry! Bisa - bisa di gigit pipinya! Gak ganggu? kata siapa? :p

JungKimCaca : kapan yaa... hmm.. liad chap - chap selanjutnya ne? salam kenal juga, panggil Cho aje ^^

liea. friezty : envy kah? sekarang envy sama ChangKyu juga? ^^

Selena : Aigoo... next chap ternyata! Salah perhitungan!

littlecupcake noona : blm ne... ternyata chap depan baru ada... wkwk... salah perkiraan ^^

Noona : tuh... Mimin momennya kurang? kkkk...

Boo Bear Love Cwang : chap depan ya... reader yang kece ^^

cho ri rin : ia, bisa - bisa digigit nanti... wkwkwkwk

snow. drop. 1272 : kayaknya sih gitu?

Yunjaeee Shipper : kapan - kapan :p

boobearchangkyu : ga tentu kadang sehari, dua hari sekali, tiga kali sehari, empat hari sekali... yang ini lama... hah... ToT

jaena : Hmm... chap depan ternyata... salah perkiraan ^^

gwansim84 : jiaahhh... serasa lagu ada kompilasinya... wkwkwkwkwkwk

kimura. shiba : ne... pahlawan munculnya kan belakangan! kkk...

vampireyunjae : heheheh... awas dibilang orang gila senyum - senyum ndirian *uppss... gimana ya? kalo ga ganggu rasanya kurang afdol deh?

Elzha luv changminnie : wkwkwk... nantiin nc yunjae ne? mwoo? Santet... Wew... jaemma nyaingin Ahra? jelas aja ahra kalah... :p

Vic89 : ne... ini udah lanjut walau ngaret ^^

ilma : kapan - kapan? :p

evilpumpkin : ne, mari kita doakan supaya beruang sama gajah itu bersatu? amiiinn... kkkk...

YeChun : ga ganggu? gimana yaaaa... hehehehe

.

Jja... Nantiin chap depan ne?

See u next chap ^^

Chhuuuuu~~~~~~~~