THIS WAY
Cast : KYUMIN, Yesung, Seohyun
Gender : boyxboy, YAOI
Cerita Asli milik saya
HAPPY READING^^
S
.
E
L
F
.
'Aish, ada apa denganku? Kenapa aku SANGAT tidak suka melihat Sungmin berdekatan dengan namja lain? Apa aku mulai mencintainya? ' pikir Kyuhyun yang masih berdiri di tempatnya sambil melihat dua namja yang sedang bercengkerama di salah satu meja di kantin sekolah.
"Sungmin-ah, apa kau sudah memikirkan pernyataanku tempo waktu?" Tanya Yesung kepada Sungmin. Sungmin yang menyadari Yesung tengah menatapnya pun mulai gelisah, matanya bergerak kemana pun asal tidak menatap wajah tampan namja di hadapannya.
"I..itu h..hyung, a..akuu.." sungmin gelagapan saat merangkai kata demi kata yang terasa sulit di mulutnya.
"Kumohon beri aku kesempatan sungmin-ah"
DEG
Bukan karena tangannya yang tengah di genggam oleh Yesung, tapi karena secara tak sengaja matanya menangkap sesosok namja yang SANGAT ia rindukan berdiri tak jauh darinya.
'Kyuhyun' sungmin hanya bisa menatap namja tersebut tanpa bisa tersenyum maupun memeluk tubuh namja tersebut.
"Sungmin-ah~" suara Yesung menyadarkan dirinya yang terlalu tenggelam dalam kegiatannya. Ia sontak menolehkan kepalanya ke arah Yesung yang menatapnya penuh harap.
'Baiklah Sungmin, sekarang kau harus menentukan masa depanmu. Jangan berlarut-larut tenggelam dalam cinta yang SANGAT SULIT untuk kau gapai itu' sungmin sedikit memberikan wejangan kepada dirinya sendiri.
"Baiklah, aku mau hyung" ucap Sungmin dengan senyuman terindahnya. Yesung yang mendengar pernyataan Sungmin tersebut pun tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Dengan gerakan cepat ia merengku tubuh namja mungil di hadapannya.
DEG
Kyuhyun merasa jantungnya berhenti saat melihat Yesung memeluk Sungmin. Wajahnya mengeras dan tubuhnya kini mengeluarkan hawa yang sangat pekat. Dan membuat orang-orang yang berada di dekatnya bergidik ngeri.
Tubuhnya kaku. Dan ia masih melihat adegan yang menyesakkan hatinya tersebut.
"Saranghae, Sungmin-ah"
"Na..nado hyung" jawab Sungmin. Ia bertekad untuk membuka hatinya untuk namja selain Kyuhyun dan Yesung dengan senang hatinya menawarkan kebahagian, bagaimana bisa ia menolak niat baik seseorang yang ingin membahagiakannya itu.
'Mianhe Kyu~' batin Sungmin saat melihat Kyuhyun meninggalkan tempat tersebut, ia memejamkan mata foxy-nya untuk menetralisir sakit yang tiba-tiba bersarang di dadanya.
.
.
KYUHYUN POV
"AArrggghht… kenapa ming? Kenapa? Kau bilang kau mencintaiku, tapi kenapa kau malah dengan namja itu?! Apa dia lebih tampan dariku? Apa dia lebih kaya dariku? Kenapa ming?" kyuhyun memukul dinding yang berada di belakang sekolah dan membuat tangannya terluka. Ia tak perduli jika darah dengan derasnya mengalir di tangannya. Itu tak terasa sakit jika dibandingkan dengan rasa sakit yang bersarang di hati Kyuhyun.
Ia kemudian memeluk tubuhnya sendiri, ia sadar apa yang baru saja ia lakukan. Dan ia bertanya-tanya kenapa ia begitu emosi saat Sungmin sudah menjadi milik namja lain.
"Aku mulai gila" gumamnya.
Ya, dia gila sampai-sampai ia tidak menyadari perasaanya sendiri.
.
.
.
Sungmin terlihat tergesa-gesa saat menuruni tangga yang menghubungkan satu gedung dengan gedung yang berada di atasnya.
"Untung saja ketemu, bagaimana kalau hilang. Aishh.. aku memang ceroboh"gerutu Sungmin saat ia kembali dari ruang perpustakaan yang ia datangi satu jam sebelumnya.
Ia hampir saja menghilangkan buku yang baru saja ia beli. Ia baru menyadarinya saat ia tengah mendengarkan penjelasan guru terakhir yang sempat membahas tentang 'Buku' Dan untungnya ia buku ketemu saat ia mencarinya. Ia sengaja menyuruh Yesung pulang telebih dahulu agar tidak merasa terepoti. namja yang sangat baik.
Tapi saat ia baru berjalan beberapa langkah ia melihat Kyuhyun yang berjalan ke arahnya.
Dan pandangannya jatuh ke tangan Kyuhyun yang mengeluarkan darah, ia menatap miris noda darah yang jatuh ke lantai akibat luka di tangan Kyuhyun.
Saat Kyuhyun hampir melewatinya Sungmin dengan segera mencekal pergelangan tangan Kyuhyun. "Kyu~ ini kenapa?" Tanya Sungmin sambil mengangkat tangan Kyuhyun yang terluka.
Kyuhyun menatap Sungmin dengan ekspresi datar seolah tidak terjadi apa-apa. "Bukan urusanmu" saat Kyuhyun hendak melepaskan tangannya tiba-tiba Sungmin menariknya.
"Apa yang kau lakukan Sungmin-ssi?" Tanya Kyuhyun dengan menarik tangannya dari genggaman Sungmin. Sungmin menoleh saat Kyuhyun berhasil membebaskan tangannya.
"Kumohon untuk saat ini menurutlah" kata-kata mutlak bagi Kyuhyun saat Sungmin menarik tangannya LAGI.
Ia terus menatap namja tersebut dari belakang. Sungguh hatinya merasa senang saat Sungmin masih menaruh perhatian kepadanya.
.
SELF137
.
"Ahh" sungmin melirik namja tampan di hadapanya. "Hey, Kau ini namja" ucap Sungmin saat melihat wajah Kyuhyun yang menahan rasa sakit yang berasal dari tangannya. Kyuhyun diam saat Sungmin mencoba menggodanya."Ini kenapa?" Tanya Sungmin kepada Kyuhyun. Ia menatap Kyuhyun dengan khawatir, sungguh ia tahu kalau namja di hadapannya sangat tidak menyukai kekerasan.
"Apa?" bukannya jawaban tapi pertanyaan yang Kyuhyun ucapkan. "Luka ini, kenapa?" jelas Sungmin. Ia masih menantikan jawaban dari Kyuhyun tapi sepertinya Kyuhyun memilih untuk bungkam tentang luka yang ada di tangannya.
"Baiklah kalau kau tidak mau menjawab. Tunggu sebentar" ucap Sungmin seraya berjalan ke sebuah almari yang terletak tidak jauh dari kursi yang baru saja ia tempati.
Sungmin telah kembali dengan segulung kecil kain kasa yang baru saja ia ambil di almari UKS.
Dengan telaten Sungmin merawat luka tersebut dan membalut dengan lembut tangan Kyuhyun dengan kain kasa.
Kyuhyun tidak memperhatikan tangannya, tapi ia sibuk memandangi wajah manis Sungmin yang sangat ia rindukan. Sungguh namja di hadapannya adalah namja termanis yang pernah ia jumpai.
"Cha~ sudah sele– " ucapan Sungmin terpotong saat menyadari betapa dekatnya jarak antara wajahnya dengan wajah Kyuhyun. Bahkan ia bisa merasakan hembusan nafas Kyuhyun yang menerpa wajahnya.
Mereka masih saja saling berpandangan tanpa menyadari jarak mereka semakin menipis. Entah ia merasa mata Kyuhyun menariknya untuk semakin menatap dalam manic kelam Kyuhyun. Sungmin dengan perlahan menutup matanya dan pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Kyuhyun yang melihat Sungmin menutup matanya mulai berani untuk mendekatkan wajahnya ke arah Sungmin. Ia turut menutup matanya saat bibirnya bertemu dengan bibir Sungmin.
DEG~ DEG~ DEG~
Mereka dapat merasakan kuatnya jantung mereka berpacu cepat. Awalnya hanya menempel tapi semakin lama Kyuhyun mulai melumat bibir bawah Sungmin yang terasa begitu lembut dan juga 'Manis' seperti permen. Sungmin hanya diam tanpa membalas lumatan dari Kyuhyun. Ia hanya menikmati dengan apa yang Kyuhyun lakukan terhadap bibirnya. Kyuhyun terus melumat bibir Sungmin, tangannya tergerak untuk menekan tengkuk Sungmin. Meski tidak menggunakan lidah ia tetap 'SANGAT' menikmati kegiatannya tersebut. "Eunghh~" desahan Sungmin membuat Kyuhyun tersenyum di tangah kegiatanya.
Matanya terbuka dan melihat Sungmin yang masih menutup matanya menikmati ciuman darinya.
Dalam hatinya sangat senang saat melihat Sungmin begitu pasrah saat ini, tapi ia tidak bias membayangkan akibat yang akan timbul setelah ini.
"Haahh.. hah.. hah" Sungmin terengah dan menundukkan kepalanya karena wajahnya memerah sempurna akibat Kyuhyun.
Kyuhyun masih menanti reaksi dari Sungmin yang masih menundukkan kepalanya.
"Kyu~ aa.. aku harus pergi" ucap Sungmin tanpa melihat ke arah Kyuhyun yang menatapnya kecewa.
Saat sudah berada di luar ruangan ia menyentuh bibirnya yang baru saja tersentuh bibir tebal nan lembut milik Kyuhyun. Ada perasaan senang saat namja yang ia cintai menciumnya dengan lembut, tapi ia juga merasa sedih saat menyadari bahwa sekarang ia sudah menjadi milik Yesung, namja yang telah berbaikhati kepadanya.
'Mianhe, Kyu~… Yesung hyung~' batin Sungmin. Ia pun meninggalkan tempat tersebut dan bergegas untuk pulang.
Sementara di dalam, Kyuhyun menatap pintu UKS yang tertutup karena Sungmin lebih dulu keluar dari UKS. Dan pandangannya jatuh pada tangannya yang terbungkus rapi dengan kain berwarna putih. Ia mengelus tangannya yang sempat di sentuh oleh Sungmin beberapa saat yang lalu.
'Ming~'
.
.
.
.
TBC
Ma'af ya jika banyak Typo. Karena aku lagi cepet-cepet ngetiknya #plakk
Mian jika ch ini pendek bingitt. Dan aku publish cepet karena permintaan readers^^
Gomawo ya kalian udah member review kalian buat saya *kiss*
Dan terima kasih lagi karena kalian udah membangkitkan gairah(?) menulis saya #plakk
Wassaalamualaikum.. ^^
