Hore! Setelah ada transaksi (cailah..) dengan Sabaku no ghee, maka inilah dia...jengjengjeng...
-Exclusive! Behind the stage of The Annual Charity Concert for Kirigakure by Kanangakure-
"Selamat pagi, pemirsa. Hari ini bersama saya, Feni Rose, kita kembali menyaksikan kisah-kisah selebriti, serta mengangkat hal-hal yang dianggap tabu, menjadi layak dan patut untuk diperbincangkan. Semua akan kita kupas tajam, setajam... Silet!"
-Opening track khas silet.. jeng..jengjeng...dst-
Feni hari itu memakai baju batik yang indaah..skali. Dengan gaya misterius, dia seperti biasa duduk di singgasana kursi merahnya ituh.
"Hari ini, kami, tim Silet, khusus meliput acara paling spektakuler tahun ini, setelah acara perkawinan Shikamaru dan Temari di Konoha Big Hall maret lalu."
Feni berdiri, trus jalan ke kanan. "Ini dia, eksklusif, Behind the stage of The Annual Charity Concert for Kirigakure by Kanangakure. Kami telah diberi kesempatan istimewa untuk meliput acara ini serta behind the stage.nya, yang akan disiarkan ke seluruh negeri."
Layar berubah jadi sebuah dome yang besaaaar...sekali...lalu terlihatlah dua wartawan yang memakai kemeja warna biru dan pink.
"Selamat sore pemirsa, hari ini saya Sora,"
"dan saya Ocha,"
"Akan meliput konser akbar yang diselenggarakan di Kanangakure, tepatnya di Gelora Bung Karaage."
"Biar nggak lama-lama lagi, kita langsung aja yah, masuk dan ngeliput semua kegiatan didalem! Kayaknya mereka lagi gladi resik tuh!"
...
Para wartawati itu udah sampai di dalam GBK. Tampak di stage itu beberapa dancer sedang gladi resik. Yah..taulah..namanya juga acara besar. Gladi resik itu penting demi maksimalnya acara. –hoalah..-
"Sebagai informasi saja pemirsa, acara ini merupakan konser amal tahunan. Tapi kali ini sangat spesial! Kenapa?"
Ocha mengangkat alis. "Kenapa?"
"Karena acara ini akan ada dalam sebuah film drama musikal terbaru!" kata Sora histeris. Ocha manggut-manggut.
"Oke, sekarang kita akan mewawancarai kegiatan mereka. Wah...ada Akatsuki!!"
"Mana??" sekarang giliran Ocha yang histeris.
"Ituh! Ayo, cepet!"
Maka, mereka pun berlari ke kelompok yang terdiri dari beberapa bishounen itu. Akatsuki yang sedang serius rapat tentang lagu yang bakal dinyanyiin, langsung menengok ke arah mereka.
"Wah, un! Silet, un!" Kata Deidara sambil tersenyum lebar. Sasori buang muka. (beda jauhlah sama di video klipnya yang Aku Bukan Boneka itu.)
Sementara yang lain sibuk senyum sopan dan salaman sama kru Silet, Tobi ambil alih. Tobi mendekati Shino yang saat itu sedang berprofesi jadi kameramen.
"Eh, kameranya nyala nggak??" Shinopun mengangguk.
Tobi tersenyum cerah ceria dan berdadah-dadahan ke arah kamera. "Halo semua!! Tobi nih!! Tobi masuk tipi! Mama! Mama! Tobi nih! Halo mamaa.." Kata Tobi semangat.
Para Akatsuki yang telah memaklumi gelagat personil yang satu itu, langsung menarik jubahnya.
"Oke, kita langsung aja yah. Kita disini mau ngeliput kalian, jadi lanjutin aja kegiatannya. Tapi nanya-nanya dikit boleh kan?"
"Oh...boleh. Tapi baya—hhmmpph!!" Mulut Kakuzu dibekep sama anggota yang lain.
"Eh-hehheh.. boleh kok." Jawab Itachi menggantikan Kakuzu.
Maka pemirsa..lihatlah kegiatan mereka...
"Iih..kok susah amat yah, un?" Deidara sekarang sedang ada diatas panggung, mencoba berputar dengan kepala sebagai tumpuannya, tapi gagal. Itachi ngetawain Deidara tanpa kasihan. Lalu, Itachi mencontohkan beberapa gerakan break dance dengan sempurna. Dei sama Tobi langsung tepuk tangan kagum.
Lalu mereka latihan nyanyi...
"Deidara! Bisa nggak sih, nyanyinya tanpa embel-embel 'un'?!" Teriak Pein sewot, setelah latihan mereka gagal untuk ke 36 kalinya pas giliran Dei nyanyi.
Deidara garuk kepala. "Uh..susah...un. Ehm, un. Tes yah, un. Look at me, un. You may un think you see un who I really un am, but you'll un never know un me un..." Dengan pedenya dei menyanyikan lagu Reflection.
Semua Akatsuki menggeleng pasrah.
"Ya udahlah, terserah..." ujar Pein hampir nangis.
Merekapun melanjutkan gladi resiknya.
Hidan, Pein, Itachi, Deidara dan Sasori udah berjejer diatas panggung buat latihan. Dilengkapi dengan mic kecil yang nempel dari earphone ditelinga sampe ke mulut, mereka mulai. Para dancer yang tadi udah mulai siap dengan hape masing-masing. Gratisan bo...
Pein mulai sok aksi. Dengan mulai duluan, dia berbalik. 'Akatsuki's back, alright!'
Sisanya ikut berbalik, melempar jubah mereka. Sayang, tangannya Pein kejepit waktu mau buka jubah yang akan dilempar. Dengan susah payah serta dengan dibantu, tangannya baru sukses keluar.
Latihan diulang lagi. Untuk kedua kalinya, udah ngga ada yang kejepit. Mereka ngedance dengan lincahnya, tapi sayang, kali ini Deidara jadi korban.
Saat bagian dia break dance dengan Itachi, Deidara kepleset. Tangannya keseleo. Pein stress. Sasori dan Tobi ketawa setengah mampus. Itachi mau ketawa tapi kasihan sekarang.
Setelah dipakein obat, tangannya udah agak mendingan. Mereka latihan lagi.
Break sebentar...
"Ngomong-ngomong, kabarnya kalian bakal ganti image yah?" Tanya Sora.
"Iya, kita bakal nyanyiin lagu baru, dengan image baru pula." Terang Pein.
"Wah, image seperti apa?"
"Pokoknya kita bakal nyanyiin lagu bernuansa dugem, un! Lagunya gini... Let's dance together un, get on the dance floor un. The party will start, un. Gitu deh! Un." Lanjut Dei sambil joget.
Sweatdropped.
"Oh," Ocha buru-buru nyahut. "Trus? Pokoknya imagenya tetep keren kan?"
"Ya iyalah! Akatsuki gitu loh...masa ngga keren. Trus kita bakal ganti nama."
"Pein beck." Kata Pein. –reaksi: kaget-
"Hidan Ahmad." Lanjut Hidan. –rx: mulai cengo-
"Deidarashita, un!!" Deidara mengangkat tangan. –rx: keringat dingin-
"Sasori Olivia." Sasori berkata dingin. –rx: nggak enak badan-
"Itachi Chintya Bella!" Sahut Itachi dengan gaya imut. –rx: pingsan dengan sukses-
"Serius??" tanya Ocha kaget.
"ya engga laahh... Ini cuma berlaku buat sekali ini aja, tuntutan film baru kita juga sih. Jadi, para fangirl, jangan khawatir, Akatsuki akan selalu dan senantiasa keren anywhere, anytime." Kata Itachi tebar pesona sambil ngedipin mata –ngerasa keren- ke kamera.
Dancer disana sukses mimisan dan pingsan.
...
Kru Siletpun sukses meliput berbagai kegiatan disana, seperti latihan T2 –temari dan Tenten- atau latihan Trio Sannin Legendaris sedang nyanyi.
Sampai akhirnya...
"Ada Gaara! Shikamaru! Sai! Neji! Sasuke! Naruto!" Ocha dan Sora histeris.
"Wah...lihat deh pemirsa. Jarang-jarang kan liat Shikamaru dibalik drum, Gaara dan Neji pegang gitar, Sai main keyboard, Sasuke dan Naruto nyanyi!"
"Kesempatan langka banget! Makanya...rugi banget kalo kamu ngga liat liputan ini."
Para seleb cowo yang ya-ampun-cakep-banget itu sedang latihan lagunya Dygta. Lalu, mereka latihan lagu kedua, Yovie and Nuno yang Dia Milikku. Tapi kali itu, Naru ngga nyanyi.
"Huaaa...cakep banget!!" dancer –lagi- histeris.
Tiba-tiba, Gaara maju ke depan mic dan mulai nyanyi sambil main gitar. Kontan, semua manusia yang serumpun dengan Hawa, yang tadi udah kehilangan banyak darah ngeliat Sasuke, beberapa udah pingsan ditempat melihat Gaara.
Mereka nyanyi bales-balesan. Suasana disana udah kaya konser beneran lah, pokoknya.
...
Sesi interview...
"Wah..ternyata kalian bisa juga yah.. Keren banget loh!" puji Sora.
Ocha menyambut. "Jadi ini latihan buat filmnya yah?"
Naruto mengangguk. "Iya. Jadi difilm kita yang terbaru, kita bakal ngeband kaya gini."
"Eh...suara Sasuke, Naruto dan Gaara keren banget!"
"Makasih." Mereka menjawab sopan.
"Nah... sekarang ucapin dong, sepatah-duapatah kata buat fans kalian..."
Sai ambil mic. "Pokoknya, jangan lupa nonton film terbaru dari kita! Rugi banget lah, kalo ngga nonton!"
Neji ikutan. "Film ini film drama musikal, dibintangi oleh kami, dan Akatsuki." Kamera mengarah ke panggung. Akatsuki yang emang camera-face, langsung pasang pose narsis.
Shikamaru nguap dulu. "Film terfenomenal tahun inilah..."
Gaara mengangguk. "Kapan lagi kalian bisa liat kita kayak gini.."
Sasuke dan Naruto, "Saksikan film kami,..."
Akatsuki loncat dari panggung, langsung nampang dibelakang mereka. Mereka semua teriak sama-sama dengan semangat.
"SAKSIKAN, SASUKE IS GAARA! DI BIOSKOP KESAYANGAN ANDA!! PREMIERE 4 MAY 2008! DON'T MISS IT! JANGAN BELI YANG BAJAKAN!!"
..nnggiiiiiiing...
Sora dan Ocha kesakitan telinganya.
Sora: "Judulnya aja udah bikin penasaran kan?! Makanya, nonton!"
Ocha: "Jangan lupa! Selalu tonton Silet, dihari yang sama,.."
Sora dan Ocha: di Konoha Channel 1! See ya!
Layar ganti...
Feni Rose, masih di kursi merah...
"Demikianlah, liputan khusus dari GBK, behind the stage. Jangan lupa untuk menyaksikan Silet selanjutnya, MEET AND GREET "SASUKE IS GAARA". Secara eksklusif, kami akan mewawancarai pemeran seputar pembuatan film tersebut."
Feni berdiri. Menatap tajam ke kamera. "Jangan lupa untuk menyaksikan Silet, pada jam yang sama, di konoha channel satu, dan di R –pause- CTI."
-behindthestage.end-
Yak! Buruan nonton! (wah..promosi abis-abisan!) Beneran! Silet selanjutnya kita bakal wawancara mereka tentang pembuatan Sasuke is Gaara (by: Sabaku no ghee). Jangan sampe gag baca. Soalnya, bakal ada adegan yang dipotong, yang gagal, bakal ditayangin disini!
Makasi buat yang setia r n r. Buat yang request tapi blom dikabulin, mohon maap. Ntar InsyaAllah dibikin yah...
Oke? REVIEW!!
