NARUTO FANFICTION
KING VS QUEEN
CHAPTER 10
DISCLAIMER: MASASHI KISHIMOTO
SASUNARU
WARNING: OOC, TYPO BERTEBARAN, ALUR KECEPATAN. HOMO, bagi yang tidak suka atau tak tahan diharap jangan membaca terima kasih atas pengertiannya ^^
DON'T LIKE, DON'T READ... NO FLAME
.
.
.
Sasuke hanya diam dan duduk sambil melihat naskah dialog naruto, dan malah membaca naskah Naruto seenaknya sendiri.
Teman-teman Sasuke hanya bergedik ngeri melihat "Ahahaha BANCI ITU BENAR-BENAR dobe itu jadi tokoh utama wanitanya? Apa gak salah" kata Sasuke sambil terkekeh geli, lalu perlahan mulai diam.
Sasuke hanya diam tuk sesaat sampai akhirnya merapikan ruang aula latihannya sendiri.
"Setidaknya rapikan ruangannya, jangan asal pergi dengan meninggalkan barang sebarangan dilantai. Tch, dasar anak kaya manja." Kata Sasuke sambil mengomel dan membersihkannya.
Sasuke yang sibuk membersihkan ruangannya tidak menyadari teman-temannya melihat sasuke sambil bertepuk tangan dan membuat Sasuke terkejut.
"Ciieee peran maid kayaknya udah nyangkut banget dihatinya." Kata Suigetsu mengejek.
"Ahahaha cuocok banget deh." Kata Shikamaru senang.
Sai malah buka bigo di headphonenya dan merekam adegan sasuke. "Sas! Terus sas, gue banyak dapat crown kalau kau terus begitu."
Sedangkan juugo malah tertawa terbahak-bahak.
Sasuke berbalik dan melihat teman-temannya sangar. "Kalian seenaknya saja merekamku dan mengejekku, cari mati hahh!" Kata Sasuke sambil menggenggam sebuah kemonceng bulu.
"Ah, jangan-jangan kau buat kemonceng dari bulu-bulu sendiri, ayam." Kata juugo.
Habis sudah kesabaran Sasuke dan langsung menerjang teman-temannya.
"Sialan lo semua!" Kata Sasuka marah, sedangkan teman-temannya malah lari menghindari Sasuke.
.
.
.
Sasuke yang kehilangan jejak teman-temannya malah berjalan pulang kerumahnya.
"Teman apa teman sih, dikit-dikit menyendirku mulu." Kata Sasuke sambil menggaruk kepalanya pelan dan masuk kedalam rumah.
Masuk kedalam rumah Sasuke segera melepas sepatunya dan meletakan sepatunya sangat rapi.
"Kenapa nasibku selalu apes begini." Kata Sasuke #maafkan authormu ini.
Perlahan Sasuke segera masuk kekamarnya dan berbaring sambi memandangi foto ayahnya dan Itachi yang ada dikamarnya.
"Aku jadi ingat saat nii chan pulang sekolah dulu selalu mengajakku berenang di sungai. Sekarang aku sungguh merindukan hal itu, aku juga kangen saat ayah yang selalu mengajakku main layang-layang di studio 17 mei." Kata Sasuke dengan menatap sendu foto ayahnya dan kakaknya.
Sasuke hanya bisa diam dan mengambil bantal berbaring dilantai.
"Aku kangen." Kata Sasuke Sambil mengingat masa lalunya yang masih kecil.
"Daripada mengingat itu aku harus memikirkan masalahku dengan waria itu... Mana aku memperkosanya, bagaimana bila dia lapor polisi?" Batin Sasuke sambil mengingat bertemu Naruto.
FLASHBACK
Sasukke dan teman-temannya baru saja selesai memindahkan meja kursinya ke kelas barunya.
"Aduhai ceweknya semua disana cantik-cantik." Kata Sai girang.
"Apakah aku akan sekelas dengan dewi berkacamata itu ya?" Kata Suigetsu sambil menghayal.
"Moga saja ada cewek yang mendekatiku." Kata Shikamaru.
"Yoshh! Aku pasti bakal punya pacar secepatnya!" Kata Sasuke semangat.
"Pacar? Mimpi." Kata Juugo santai.
Sasuke yang mendengarnya langsung kesal.
"Kenapa kau bilang gitu! Salahku apa coba! Bantu dikit kekk, muji dikit kek atau semangati gitu!" Kata Sasuke.
"Sudah-sudah... Tapi kira-kira kita dimana ya?" Kata Shikamaru mulai memperhatikan sekelilingnya.
"Mana kutahu, sensei idiot itu bilang selesai pindahin kursi dan meja kita harus ke tempat yang ditujukan dikertas ini." Kata Sasuke melihat kertas denah sekolah.
"Guru itu selalu seenaknya saja. Coba aja urusan beli buku hentai atau dvdnya pasti cepat." Kata Suigetsu.
"Yaudah tunggu disini.. Aja." Kata Sasuke "tapi tempatnya strategis sih jauh dari orang, kedua sepi, dan ketiga dekat gudang sekolah tak terpakai."
"Kalau masalah tempat guru itu jenius." Kata Sai.
Sampai beberapa menit mereka menunggu guru mereka datang akhirnya datang juga.
"Maaf lama nyari obat dan minuman kek gini susah. Tapi cuma kita saja kan yang tahu hal ini?" Kata guru tersebut serius sambil membawa kantong plastik berwarna hitam.
"Ya cuma kami saja yang tahu, tenang aja gak ada yang ngikutin kami mana zenixxx, rokok, dan alkohol pesanan kami?" Kata Sasuke serius.
"Ini." Kata Sensei itu sambil memberikan plastiknya. "Maaf cuma ada bintang xxxxx, kau tahu kan sebagai seorang guru aku sangat susah membeli itu." Kata senseinya lalu melepas sepatunya dan meletakan sepatunya dibawah.
"Gak ada koran apa? Susah nih duduk." Kata guru tersebut sambil menuduki sepatunya.
"Kakashi sensei mana sempat! Masa raja ganteng ini bawa koran nanti dikira lomper koran." Kata Sasuke yang juga ikut melepas sepatunya dan duduk diatas sepatunya.
"Cerewet! Ayo cepat kita pesta! Yeyyyy!" Kata Suigetsu riang dan mengambil obat tersebut dan mengambil minumannya.
"Ayo cepat sikat ini gue yang bayarin semua besok kita pesta lagi kayak gini." Kata Sai.
"Sasuke memang hebat tahu hal-hal menyenangkan begini. Tahu banget cara memuasin diri." Kata Shikamaru yang mulai merokok.
"Habisnya kita masih dibawah umur gak bisa beli barang ginian, cara transaksi aja gak ngerti apalagi ke diskotik yang ada kita diusir." Kata Sasuke.
"Untung saja aku melihat kakashi beli beginian, makanya kuteror dia harus mau beli barang begini." Kata Juugo.
"Tapi tanpa meneror juga tak apa, aku senang ada teman yang menemaniku begini." Kata Kakashi sambil melepas maskernya.
"Kenapa kau gak lepas maskermu itu saat mengajar." Kata Sai penasaran.
"Mulutku bau rokok, aku tidak mau ketahuan." Kata kakashi santai.
'Mana mungkin gak ketahuan' batin para murid yang menatap gurunya tak percaya.
"Kalian jangan pasang wajah begitu. Aku selalu memakai parfum dimasker itu jadi gak bakal ketahuan walau parfumku sering habis." Kata Kakashi.
"Sebaiknya kita langsung habisin nih kalau ada yang lihat. Bisa gawat." Kata Sai.
Mendengar perkataan Sai mereka pun segera memakan obat dan meminum-minuman keras.
"Aaahhh rasanya panas sekali." Kata Sasuke yang mulai gerah dan membuka dua kancing bajunya.
"Sama. Kita keluar yuk." Kata Suigetsu yang mulai memeluk pinggang Sasuke.
"Ahahaha pasangan homo yang serasi." Kata Sai ngelantur karena mulai berpikir tak jelas.
"Aku harus membuang sampah ini." Kata Kakashi yang memungut botol minuman dan kotak rokok.
"Yeah... Yeah..." Kata Juugo
Sasuke segera berdiri dan berjalan meninggalkan temannya yang mulai bicara ngelantur.
Terus berjalan jauh meninggalkan temannya begitu saja sampai melihat asap.
"Eh, ada yang bakar sampah ya." Kata Sasuke lalu mengambil sebatang rokok di saku bajunya. "Lumayan apinya bisa buat merokok ehehehe." Kata Sasuke dan sengaja mendekatkan rokoknya di api agar bisa merokok.
"Sekolahnya benar-benar luas disini, sangat cocok dengan raja sepertiku." Kata Sasuke dan mulai merokok.
Sasuke mulai berjalan melihat seperti gudang yang terlihat tak terawat.
"Itu pasti tempat angker tuh kayaknya bagusan gudang tempatku meobat dan minum-minuman tadi. Dasar sekolah kaya dapat gudang yang baru malah ninggalin gedung lama jadi tak terawat kek gini." Kata Sasuke sambil mau mewek.
"Sebaiknya kujahui kalau tidak ketemu yang engga-engga." Kata Sasuke berniat pergi, tapi sebelum berbalik Sasuke terkejut bukan main melihat seorang siswi berambut kuning jabrik.
"Ngapain dia disitu." Kata Sasuke lalu menjatuhkan rokonya.
"Eh itu kan MEJAKU! Damn! Dia pasti sengaja meletakannya disana dasar rubah berbulu domba!" Kata Sasuke.
Sasuke ingin menghampirinya tapi terhenti karena teman akrab sehidupnya muncul secara refleks memeluk sasuke.
"Sas~ aku mau cium." Kata Suigetsu manja.
"Minta rokok sas... I miss you rokok." Kata Shikamaru.
"Aku mau minum lagi. Tapi uangku habis. Ngutang ya." Kata Sai.
"Aku pingin lihat cewek." Kata Juugo.
Sasuke yang kesal malah menghajar teman-temannya.
"Kalian ini ganggu aku aja! Kalau gitu ikutin aku. Ada cewek cantik nanti kalau dapat nomornya kukasih deh." Kata Sasuke menyeringai.
"Beneran?! MAU!" Kata teman-temannya senang #sebenarnya author bingung sasuke cuma nganggap sahabatnya itu temen biasa atau sahabatan sih? Lupakan.
Sasuke segera menghampir seorang gadis berambut kuning jabrik tersebut.
FLASHBACK OFF
Seketika wajah Sasuke memerah dan menghentikan apa yang barusan diingatnya.
"Lupakan! Lupakan! Anggap saja tak terjadi apa-apa! Aku normal! Aku pencinta wanita! Mana mungkin aku suka pisang sama pisang!" Aku sungguh normal!" Kata Sasuke sambil teriak.
"Kalaupun aku harus membuang harga diriku dengan memakai baju maid ini agar dia tak mengatakkannya pada siapapun aku rela asalkan nyakku gak tahu. Walaupun aku dipaksa bantu cewek jejadian itu untuk cari pelaku pendorong waria itu aku rela! Tapi cewek jejadian itu lumayan manis juga ya kalau diingat-ingat." Kata Sasuke sambil ngebayangin wajah Sakura.
"Aarrgghh aku pusing, malu, bingung, streess... Terserah saja pokoknya aku mau istirahat santai." Kata Sasuke.
.
.
.
Pergi sekolah pagi-pagi dan mencoba menyapa para siswi tapi malah dicuekin para siswi.
'Gimana cari pelakunya kalau kayak gini?' Batin Sasuke.
"Ngapain kau disitu ayam?" Suara yang tak lain adalah suara Sakura.
"Bisa gak sopan dikit manggilnya!" Kata Sasuke.
"Berisik! Lu udah dapat siapa orangnya?" Kata Sasuke sambil melipat kedua tangannya.
"Eh sejauh ini belum." Kata Sasuke. "Kau sendiri?"
"Sama. Para siswi disini mencemaskan keadaan naruto, sedangkan para siswa dari rakyat jelata hanya cengar-cengir mesum bisa bicara denganku. Apa segitu bahagianya ya mereka bisa bicara denganku?" Kata Sakura.
Sasuke hanya mengorek telinganya sendiri. "Ah aku salah dengar ya? Atau mata mereka yang katarak?" Kata Sasuke.
"Dengar ya ayam! Pokoknya kita cari tahu siapa pelakunya sebelumm pentas drama dimulai!" Kata Sakura sambil menujuk Sasuke dan mulai menatap Sasuke jijik karena Sasuke memasukkan jarinya ditelinganya sendiri.
Dengan sigap sakura mundur kebelakang. "Pantesan aja jomblo kau jorok!" Kata Sakura lalu pergi meninggalkan Sasuke.
Sasuke hanya bisa membatin "author kapan kau buat diriku punya pacar?"
#author malah lari entah kemana tanpa menjawab pertanyaan sasuke.
SKIP
Kini tibalah saatnya acara yang ditunggu-tunggu yaitu adalah acara pentas drama yang mereka nantikan.
"Aduh bagaimana ini Naruto takk bisa tampil. Siapa yang akan jadi julietnya?" Kata Ino
Para Sasuke Cs malah diam seribu bahasa memikirkan nasib mereka harus tampil didepan banyak orang bahkan memakai pakaian maid.
Sakura hanya bisa bingung untuk mencari solusinya. "Siapa yang hapal dialog Juliet?" Tanya Sakura.
'Mereka semua diam tandanya gak ada yang hapal? Bagaimana ini! Aku tidak tahu.' Batin Sakura sampai melihat Sasuke dan menarik tangannya.
"Ayam ganti bajumu!" Kata Sasuke sambil menatap tajam Sasuke, sedangkan Sasuke malah bingung.
"Kita ganti saja dengan tema lawakkan! Scenario kalian tetap hanya dia yang beda." Kata Sakura.
"Kau yang jadi julietnya ayam!" Kata Sakura.
"APA!" Teriak sahabat-sahabat sasuke kaget.
"Sudah kuduga Sasuke mulai gak waras." Kata Juugo.
"Dia mah memang dari sananya udah gak waras." Kata Suigetsu.
"Dia kan ayam yang ngaku paling jago." Kata Shikamaru.
"Tapi dia dipegang sama cewek! Aku MAU!" Kata Sai pingin juga dipegang oleh Sakura.
"Tunguu! Gue gak mau! Gak mau!" Teriak Sasuke gak mau.
Sakura langsung menjewer telinga Sasuke dan mendekatkan telinganya. "Lu bisa kencan dengan salah satu cewek yang lu mau." Kata Sakura yang berbicara pelan ditelinga Sasuke.
Sasuke langsung nurut dan mengikuti Sakura, sedangkan teman-temannya malah iri.
"GAK RELA!" Kata teman-teman Sasuke cs kompak.
.
.
.
Sasuke segera mengganti pakaiannya dengan gaun panjang karena diminta oleh Sakura, apalagi Sasuke didandani jadi badut ancol.
Sampai ada seorang gadis membawa gelas dengan mapan.
"Apa ada yang haus." Kata gadis yang membawa minuman.
"Iya, makasih." Kata Sakura lalu meminum-minumannya.
"Kau mau ayam miskin?" Tanyanya sambil menawarkannya pada Sasuke.
"Tidak, tapi makasih." Kata Sasuke.
.
.
.
Acara drama dimulai para siswi Konohagakure hanya bisa melongo tak percaya bahwa Sasuke ternyata hapal naskah dialog juliet.
'Ehehehe kalian pasti kaget? Aku selalu melihat kalian berlatih wajar saja aku jadi hapal.' Batin Sasuke riang.
'Sedikit lagi selesai tinggal pura-pura tidur buat dapat ciuman dari romeo cerita ini berakhir.' Batin Sasuke senang.
Sasuke mulai merasa senang sebentar lagi bisa selesai acara drama ini tapi Sasuke beralih menatap Sakura yang memeluk perutnya.
'Dia kenapa apa pms? Wajahnya pucat amat.' Kata Sasuke sambil memperhatikan wajah Sakura.
Belum saatnya Sasuke memeluk sakura malah memeluk sakura. "Aku ingin menikahinya ahahahaha!" Kata Sasuke edan lalu dengan seenaknya menari entah tarian apa tapi tariannya seperti squidward.
Setelah puas menari sasuke sengaja menyikap roknya sendiri dan mendapat tawa dari para penonton karena melihat bulu kaki sasuke.
"Yeeyyy walau orang tua kita tak setuju romeo kita bisa kawin lari my love love sayang!"Kata Sasuke lalu menggenggam erat tangan Sakura dan membawa Sakura turun panggung.
Setelah turun dari panggung Sasuke malah berjongkok dihadapan Sakura.
"Ayam! Kau sialan! Kkau sengaja merusak drama kami ya!" Kata Sakura kesal.
"Aku gak perduli wajahmu terlihat kesakitan. Apalagi kau memegang perutmu. Apa kau sakit perut atau pms?" Tanya Sasuke.
Sakura yang mendengarnya hanya bisa menendang sasuke walau tak bertenanga." Aku cuma sakit perut sialan! Jangan anggap aku lemah!" Bentak Sakura.
"CEPAT NAIK!" Balas bentak Sasuke.
"Kau sudah terlihat kesakitan. Kalau kau terus menahannya kau bisa pingsan!" Kata Sasuke.
Mau tak Mau Sakura hanya bisa pasrah.
"Aku tidak pernah sakit perut seperti ini." Kata Sakura menahan sakit perutnya.
"Pasti gara-gara minuman yang kau minum sebelum pentas kan?" Tanya Sasuke.
"Aku tidak tahu cepat bawa aku ke uks... Aku gak bisa mikir ayam!" Kata Sakura.
"Tapi pendapatku siapa pelakunya kau sependapat bukan?" Kata Sasuke.
"Yeah, kau benar. Aku gakk sanggup memberinya pelajaran. Sisanya kuserahkan padamu. Cepat bawa aku ke uks ayam sialan!" Bentak Sakura.
"Iya! Ini juga kubawa cepat, dan jangan lupa janjimu. Aku ingin kencan. Dengan salah satu siswi disekolah ini ." Kata Sasuke senang.
"Ahh ya..." Kata Sakura dan hanya bisa membatin. 'Dasar jomblo.'
.
.
.
TBC
.
.
.
Akhirnya update...
Ok kita langsung ke riview...
Michhazz: ahh itu bakalan terjawab di chappter selanjutnya. Lalu kenapa gak ditulis, itu lupa. Gomen ehhh iya... Maaf author masih abal jadi saat mikir nulis cuma ngasal dan gak sempat negcek dan asal publish... Gomen dan arigatou dan makasih udah kasih tahu semua kesalahan author saat menulis.
Fatan: kayaknya harus bersabar nunggu chap selanjutnya siapa yang dorong naru... Arigatou.
Guest: ehehehe makasih...
Vilan616: maafkan auhot abal ini
Guest: ahahahaha iya betul tuh... Ahahahaha kalau ingat sifat sasuke yang buka rok itu mengingatkan masa kecil dulu yang suka iseng sama teman2.
Guest: yupzz sudah lanjut.
Shina: ehehehe makasih shina.
Come N Love me: gomenasai and arigatou
Airashi: maafkan author abal ini yang penuh alasan jadi lambat update...
Novi: yupzz sudah lanjut
Yurika: yupzz author juga gak suka naruto dirape tanpa alasan dan disini sudah terjawab alasannya... Author lupa belum bikin flasback kenapa sasuke asal ngerape naruto.
Niha161: benarkah? Arigatouuu kyyaaa author senang sekali bukan main *tertawa riang*
ChiHayaChi: hiii gomenasai akan author publish secepatnya... Arigatou sudah membaca fic ini. Maaf belum bisa kasih tahu siapa yang mendorongnya.
Ahmadbima27: yupz udah lanjut... Kok kesel ya? Jangan panggil aku mang dong, panggil saja author ini sis atau say... Ekkeh mah cewe say
Thankks buat review dan makasih selalu mengkoreksi kesalahan author ini, karena ini adalah buatan fic karya author abal masih belum bisa membuat cerita yang bagus... Gomen...
Sekali lagi maaf author selalu telat publish...
Maaf author kadang balas inbox tapi makasih buat teman-teman yang udah menyemangatiku. Kalau yang bilang author dari banjarmasin iya itu benar, author dari banjarmasin asli guys...
Dan sekali lagi maafkan author ini karena selalu sering salah ketik, diaolog mereka, penetapan tempat, POV dan flashback. Sekali lagi maaf kesalahan author terlalu banyak sekali didalam fic ini.
Makasih juga buat teman banjarmasin yang pencinta sasunaru yang diinbox saya merasa senang punya teman yang sama2 suka pairing SN.
Aku lupa siapa namanya, dia nanya kenapa bikin Sasuke sangat coc dan kebalikan sekali? Oke author akan jawab pertanyaanmu. Dulu (udah lama sih) author sudah sering baca ffn lumayan banyak dan karakter Sasuke selalu terlihat sempurna walaupun aslinya sempurna banget malah. Bahkan author jarang nemu Sasuke jadi jones ataupun gak disukai para cewe.
Author sering dibilang fans Sasuke padahal author sukanya ma itachi, tapi itu dulu sebelum mengenal ciel... Ahahahaha
Oke itulah jawabannya. Maaf gak sempat balas inbox coz gak sengaja kehapus pesanmu jadi gak bisa balas.
