.

.

Acting or Real ?

.

.

Chapter 10

.

.

Katakan Jungkook gila karna mengijinkan Taehyung menindih tubuhya, melumat bibirnya dan membiarkan tangan Taehyung menjamah seluruh lekuk tubuhnya memberikan sentuhan-sentuhan kecil yang mengetarkan.

Akal sehat Jungkook menghilang seiring degan ciuman Taehyung yang semakin dalam begitu menuntut Jungkook untuk membalas setiap lumatan yang diberikan Taehyung.

Napas Jungkook tersendat seolah berhenti dipangkal tenggorokannya dan dengan terpaksa membuat Jungkook menarik bibirnya dari lumatan Taehyung.

"Berhenti menciumku apa ku tendang kau" Jungkook berucap dengan napas yang ter engah – engah dan menatap tajam ke arah Taehyung yang sudah ingin menyerang kembali bibirnya.

"Jungkook aku sudah tidak sabar membobolmu" suara Taehyung terdengar memberat dan serak menandahkan dirinya sudah dikuasi oleh napsu.

"sialan ! kau bobol saja sabun jika kau ingin cepat"

"aku bukan soloist seperti mu yang suka bermain sendiri sayang"

"sialan kau menghina profesi ku? Minggir kau, kau menghancurkan moodku" Jungkook mendorong tubuh Taehyung yang berada di atasnya dan segera beranjak dari ranjang.

Taehyung yang melihat Jungkook ingin beranjak segera mencegahnya dengan panic.

"sayang aku tidak menghina profesi mu, masa kau tidak mengerti maksudku" Taehyung berucap dengan nada gemas saat ini.

Ayolah napsu Taehyung sudah tidak dapat dibendung lagi jangan membuatnya harus ber opera sabun dan ber ujung main sabun.

"kau pikir aku bodoh huh!" Jungkook berteriak dengan kencang tepat di hadapan Taehyung, membuat Taehyung memundurkan tubuhnya karna terkejut.

Sabar Taehyung sabar, cobaan mencapai kenikmatan itu memang sulit tapi nanti enak, kapan enaknya? Ya sabar aja

"baik, lupakan tentang soloist bermain sabun atau apapun kita lanjutkan lagi oke!" Taehyung menampilkan senyum terbaiknya ke arah Jungkook yang masih menekuk wajahnya.

"kau lanjutkan sendiri saja, aku sudah tidak mood lagi"

"kau kurang panas huh? Kita lakukan didapur saja bagaimana ? didekat kompor yang menyala agar kau cepat panas" katakan Taehyung gila yang mengeluarkan kebodohannya di saat seperti ini.

"dasar bodoh! Mati saja kau" Jungkook yang kesal dengan segera menarik rambut Taehyung kencang.

"Sakitt Jungkook YA! HENTIKAN" Taehyung dengan segera menarik tangan Jungkook yang berada di atas kepalanya dan membanting tubuh Jungkook ke ranjang.

"kau ini benar-benar ingin ku ikat ya? Atau ku rantai sekalian kenapa kau sadis sekali dengan calon suami mu" Taehyung mengunci pergerakan Tangan Jungkook dengan tangan kanannya tepat diatas kepala Jungkook.

"siapa yang ingin menikah dengan mu?" Jungkook memandang Taehyung berada diatas tubuhnya dengan sinis

"kau ini kenapa tidak pernah bersyukur sama sekali huh, saat ini kau sedang disuguhi laki-laki paling tampan, paling seksi dan paling diminati saat ini, banyak orang yang mengantri diluar sana agar dapat berada di posisi mu saat ini"

"kalau begitu kau pilih saja salah satu dari orang-orang yang mengantri itu untuk menjadi istrimu"

"masalahnya aku hanya ingin menikah dengan mu sayang~" entah mengapa suara Taehyung saat ini terdengar begitu menjijikan di telinga Jungkook.

"kau punya apa untuk menikahi ku, aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mampu membiayai kebutuhan hidup ku?" Taehyung hanya mampu melongo tak percaya mendengar ucapan Jungkook.

"Ya tuhan kita belum pacaran saja kau sudah mengatakan hal ini, lagipula aku cukup sangat mampu untuk membiayai mu dan 11 anak kita nanti, kau butuh apa huh ? aku punya 10 black card untuk mu jika itu belum cukup juga kau boleh mengambil orang tua ku untuk jaminannya"

"sudah tahu kita belum pacaran kau sudah ingin membobolku duluan dan kenapa kau malah menjadikan orang tua sebagai jaminannya huh?"

"agar kau percaya bahwa aku bertanggung jawab sepenuhnya membiayai kebutuhan hidup mu itu dan kau ingin kita pacaran bukan ? baik, mulai sekarang kau menjadi kekasih ku"

"kau ini laki-laki bukan? kenapa tidak romatis sekali" Jungkook mencibir ucapan Taehyung.

"Kau ini laki-laki bukan? Kenapa cerewet sekali" Taehyung berucap mengikuti ucapan Jungkook sebelumnya.

"YA! Kau kira aku ini laki-laki jadi-jadian huh?" Taehyung menggeram mendengar teriakan Jungkook yang tepat dihadapannya.

Persetan dengan mulut Jungkook yang tidak bisa berhenti untuk mengajak nya berdebat, Taehyung sudah sangat tidak tahan lagi sekarang, motto hidupnya pun sudah berubah sekarang.

Jungkook menolak, Jungkook di ikat mengikat intinya seperti itulah.

Jadi sebelum Jungkook kembali mengoceh tidak jelas Taehyung dengan segera menyumpal bibir seksi penuh dosa itu dengan bibirnya yang berlumuran dosa. Taehyung dapat merasakan Jungkook yang terkejut akibat serangan dadakannya. Mata bocah itu membulat dan tubuhnya bergerak-gerak dibawah tubuh Taehyung menyentuh sesuatu yang sudah bangun sejak tadi.

Dan kembali ke awal dimana Jungkook yang sudah kehilangan akal sehatnya dan membalas ciuman Taehyung dengan ganasnya tangannya bahkan meremas rambut Taehyung dengan kuat. Tangan Taehyung pun tak tinggal diam, disaat bibirnya sibuk mendominasi bibir Jungkook tangannya begerak membuka kancing kemeja yang Jungkook gunakan.

"Ahh taehyung taehyung taehyung " desahan Jungkook terdengar dengan keras saat ciuman Taehyung merambat ke lehernya dan menghisap dengan keras.

Taehyung menarik bibirnya dari leher Jungkook dan tersenyum dengan lebar melihat tanda yang dia berikan. Pandangan beralih ke arah dada Jungkook yang mampu membuatnya membulatnya matanya melihat itu.

"Ya tuhan besar sekali"guman Taehyung dengan pelan tetapi cukup terdengar ke telinga Jungkook dan membuat Jungkook bersemu malu.

"Jangan melihatnya seperti itu bodoh!" Jungkook menutupi dadanya dari pandangan mesum Taehyung.

"Jungkook kau benar laki-laki kan? Tapi kenapa punya mu bisa sebesar itu untuk ukuran seorang laki-laki ? " Taehyung memandang Jungkook dengan takjub.

"berhenti bertanya bodoh seperti itu" walaupun Jungkook mendesis mengucapkan itu tapi pipinya masih terlihat bersemu melihat tatapan Taehyung.

"siapa saja yang pernah memagang ini?" Taehyung meramas dada Jungkook dengan lembut membuat Jungkook mendesah pelan

"Jimin" cicit Jungkook tanpa memandang Taehyung.

"sialan si pendek itu sudah lebih dulu menyentuh aset pribadi ku, liat saja apa yang akan aku lakukan nanti kepadanya, lalu siapa lagi?" didalam otak Taehyung saat ini dirinya sedang merencanakan pembalasan yang akan dia lakukan ke Jimin.

"Yoongi hyung "

"Oh Yoongi hyung" Jungkook mengerutkan keningnya mendengar jawaban Taehyung yang berbeda dengan jawabannya sebelumnya.

"kau tidak ingin melakukan sesuatu kepada Yoongi hyung seperti yang akan kau lakukan kepada jimin ?" Jungkook bertanya dengan bingung kepada Taehyung.

"aku takut dengan nya, kau tahu sendiri dia seperti apa yang ada kita yang akan di buat tersiksa olehnya lebih baik kita ikhlaskan saja Jungkook" seketika Jungkook memandang datar ke arah Taehyung yan sedang menampilkan cengiran kotaknya.

"Hoseok Hyung tidak menyentuhnya?"

"Aku tidak mengijinkannya" sekarang giliran Taehyung yang bingung dengan jawabannya Jungkook.

"Kenapa ?"

"dia itu jomblo, aku tidak ingin dia horny jika menyentuh dada ku, kan kasian dia tidak punya tempat pelampiasan hasratnya itu masa dia harus bermain dengan sabun terus" dan seketika tawa Taehyung pecah mendengar ucapan Jungkook, Jungkook pun tertawa mendengar ucapannya, sedangkan dilain tempat Hoseok tersedak tiba-tiba seperti ada yang membicarakannya.

" jadi Jeon Jungkook maukah kau menjadi kekasih, ah tidak lebih tepatnya maukah kau menjadi calon istri ku yang akan segera ku nikahi secepat nya" ucapan serius itu keluar dengan mulus dari mulut Taehyung dan mampu menghentikan tawa seorang Jeon Jungkook yang kini beralih menatap ke dalam manik gelap Taehyung yang Juga kini sedang menatapnya.

"aku…"

.

.

.

.

.

T.B.C

Sebenernya ga mau update tapi maksain update jadi kaya gini, maap atuh kalo ga sesuai dan sering gantungin kalian, ga bermaksud ko Cuma pengen aja heheheh….

Kalo ga suka ga usah dibaca ya, dari pada kalian eneg pengen muntah baca tulisan ku yang berguna ini kkk

Sebenernya lagi pengen curhat tapi bingung curhat sama siapa huhu, butuh pelampiasan tapi ga ada yang bisa dilampiasin huhu..udah segitu aja, aku Cuma mau bilang mau hiatus lagi sebentar ko ga lama, paling sampe pertengah bulan besok atau akhir bulan tapi bakal di usahain update ko pelan – pelan. Terim a kasih

.

.

.

Stephiie Lee