Cast :

Cho KyuHyun (17 years old)

Lee Sungmin (18 years old)

Lee (Cho) DongHae (18 years old)

Choi (Cho) Siwon (20 years old)

.

Genre : Family, Romance, School Life

.

Rate: T

.

Disclamer : KyuHyun adalah milik SungMin, dan SungMin mutlak milik KyuHyun

Fanfic ini terinspirasi dari manga Jepang yang berjudul Animal Jungle dan Small Devil Kiss. Kedua manga tersebut memiliki tema yang hampir sama. Namun, jalan cerita dalam FF ini mutlak hasil perasan otak saya sendiri meskipun ada beberapa kesamaan dengan komik, namun jalan ceritanya berbeda kok

Summary : Lee SungMin seorang namja manis yang harus memulai kehidupan bersama keluarga barunya karena pernikahan kembali eomma-nya. Bagaimanakah kehidupan barunya bersama appa dan saudara tirinya?

WARNING : YAOI. Don't like don't read.

.

.

.

Our Love Chapter 10

.

.

.

Happy Reading ^^

.

.

.

Pintu kamar Sungmin diketuk dari luar, membuat kedua namja yang tengah berdebat itu mengentikan ucapan mereka dan saling menatap dengan tatapan tanya.

"Bukalah" Ucap Kyuhyun yang langsung dijalankan oleh Sungmin.

"Eomma" Ucap Sungmin setelah membuka pintu kamarnya.

'sejak kapan eomma disini? Apa eomma mendengar semuanya?' Batin Sungmin dalam hati.

.

.

.

Chapter 10

.

.

"Apa kau sedang sibuk?" Tanya Leeteuk setelah Sungmin menunjukkan batang hidungnya.

"Anni eomma. Waeyo?" Tanya Sungmin sambil sesekali melirik kedalam. Sungmin memang sengaja sedikit membuka pintunya berharap sang eomma tidak melihat keberadaan Kyuhyun. 'Apa sebenarnya yang ku takutkan?' Pikir Sungmin dalam hati.

"Eomma hanya ingin ngobrol dengan mu" Jawab Leeteuk. "Kau tidak membiarkan eomma masuk?"

"Ah, n..ne eomma" Jawab Sungmin sambil membuka pintu kamarnya lebih lebar.

"Kyuhyun di sini juga?" Tanya Leeteuk saat matanya dapat melihat keseluruhan isi kamar Kyuhyun.

"Ne eomma. Mengajari hyung ku yang babo itu untuk mengerjakan PR Matematika" Jawab Kyuhyun sambil melambaikan buku matematika Sungmin.

"Aku tidak bodoh Kyu" Ucap Sungmin sambil melayangkan tatapan sinisnya pada Kyuhyun. Tidak dipungkiri dia sedikit merasa lega karena ucapan Kyuhyun.

"Sungmin hanya kurang pintar Kyu. Dia tidak bodoh" Ungkap Leeteuk setengah tertawa.

"Itu sama saja eomma"

"Aigoo, jangan marah chagi. Mian ne?" Melihat anaknya mempotkan bibirnya lucu, tak urung membuat Leeteuk gemas sendiri dibuatnya.

"Apa eomma mengganggu kalian?" Tanya Leeteuk yang takut kalau kedatangannya mengganggu acara belajar kedua anaknya.

"Anniyo eomma" Jawab KyuMin kompakkan.

"Tapi tumben sekali kau mau membantu kakak mu Kyu? Eomma pikir kau kurang suka dengan Sungmin" Leeteuk berbicara sambil mengelus surai lembut Sungmin yang duduk di sebelahnya. Namun matanya terfokus pada Kyuhyun yang tengah duduk di kursi belajar Sungmin.

"Siapa yang bilang aku membencinya eomma? Mana mungkin aku membenci hyung ku sendiri" Mendengar jawaban Kyuhyun, Sungmin reflek membuat gestur pura2 muntah. Kyuhyun yang melihat tingkah Sungmin-pun, langsung melayangkan tatapan tajamnya namun tidak disadari oleh Sungmin.

"Itu karena kau sikap mu terlalu dingin Kyu. Eomma ingat kau dulu juga bersikap seperti itu pada eomma"

"Jinjja eomma? Dia pernah membenci eomma?" Tanya Sungmin yang tertarik dengan ucapan eomma-nya.

"Dia itu sangat dingin. Pertama kali eomma datang dia hanya memperkenalkan dirinya dengan bilang 'Kyuhyun imnida'. Itupun tanpa ekspresi dan dia langsung pergi setelahnya"

"Kau tidak sopan sekali" Ejek Sungmin.

Kyuhyun yang menjadi salah tingkah hanya bisa menggaruk tengkuknya –canggung-

"Sifatnya beda sekali dengan Siwon dan Donghae" Imbuh Leeteuk.

"Jangan samakan aku dengan mereka eomma" Kyuhyun yang memang tidak suka di banding-bandingkan mulai merasa sebal ketika mendengar ucapan Leeteuk.

"Benar eomma. Sikap dia memang buruk. Dinginnya melebihi es di antartika. Kau tau eomma, dia di sekolah hampir tidak memiliki teman, atau mungkin memang tidak punya teman. Padahal dia sangat populer, tapi sikapnya yang angkuh dan dingin itu membuat siswa lain jadi takut untuk dekat-dekat dengannya" Sungmin yang merasa ada kesampatan ikut menjelek-jelekkan Kyuhyun. Kapan lagi dia bisa menjelek-jelekkan Kyuhyun seperti ini?

"Baiklah-baiklah. Terserah apa kalian" Ucap Kyuhyun pasrah, membuat kedua uke dihadapnnya tertawa lebar.

"Kyuhyunie" Panggil seseorang dan langsung melangkahkan kakinya memasuki kamar Sungmin -yang memang tidak tertutup- membuat ketiga orang yang ada didalam ruangan tanpa di sadari sudah mendengus kesal.

"Wae?" Tanya Kyuhyun ketus.

"Ayo kita main game" Ajaknya sambil mencoba menarik tangan Kyuhyun.

"Kau tidak lihat aku sedang sibuk?"

"Aku lihat kau hanya ngobrol dengan ahjjuma dan Sungmin"

"Kau pikir umur mu berapa hingga memanggilnya tanpa embel-embel 'hyung'?"

'Dia sendiri saja hampir tidak pernah memanggil ku dengan embel-embel hyung' batin Sungmin.

"Aku tidak peduli" Jawab Changmin angkuh.

"Kau bisa keluar dari kamar ku Changmin-ssi"

"Aku akan keluar kalau Kyuhyunnie juga ikut keluar, Sungmin-ssi"

"Aku tidak akan keluar" Ucap Kyuhyun singkat.

"Kalau begitu, aku juga tidak akan keluar"

"Kau menyebalkan sekali Shim Changmin" Ucap Kyuhyun sambil menatap tajam kepada namja jangkung dihadapannya.

"Aku anggap itu sebagai pujian darimu"

"Sebaiknya kita keluar Changmin-ah. Kita akan mengganggu kegiatan belajar mereka kalau tetap disini" Ucap Leeteuk mencoba mencoba menengahi.

"Aku mau sama Kyuhyunnie ahjjuma"

"Aku tidak mau dengan mu" Suara Kyuhyun yang terdengar dingin dan pedas membuat Sungmin yang masih terduduk diatas tempat tidurnya tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa.

"Apa yang kau tertawakan Sungmin-ssi?"

"Ups, aku hanya mentertawakan ucapan Kyuhyun. Apa kau tersinggung?"

"Cih, menyebalkan sekali"

"Ayo kita keluar Changmin-ah" Ajak Leeteuk sekali lagi. Kali ini dia benar-benar berjalan keluar sambil menarik tangan Changmin, membuat Sungmin kembali tertawa mendengar suara Changmin yang menolak ajakan Leeteuk.

"Dia itu kasian sekali" Ucap Sungmin setelah berhasil meredakan tawanya.

"Kau sendiri juga perlu dikasihani" Kyuhyun berdiri dan berjalan menuju pintu kamar Sungmin.

"Kau mau keluar?" Tanya Sungmin. Entah kenapa ada perasaan tidak rela dihatinya.

"Hanya menutup pintu" Jawab Kyuhyun datar dan kembali berjalan kearah Sungmin.

"Kau kadang terlalu kasar Changmin"

"Dan dia? Dia jauh lebih kasar terhadap mu" Ucap Kyuhyun sambil membaringkan tubuhnya di sebelah Sungmin.

"Aku terkadang sangat membencinya. Tapi terkadang juga kasian saat kau terus menerus mengucapkan kata-kata kasar padanya"

Kyuhyun tidak menjawab ucapan Sungmin. Dia hanya memejamkan matanya dengan lengan kanan yang menutupi wajahnya.

"Sepertinya dia benar-benar mencintai mu Kyu"

"Tsk. Sayangnya aku hanya mencintai mu Ming" Ucap Kyuhyun sambil mengubah posisinya. Kini dia berbaring miring menghadap Sungmin dengan tangan yang menyangga kepalanya.

"Panggil aku Hyung, Kyu!"

"Apa aku harus memanggil Hyung pada pacar ku sendiri?"

Ucapan Kyuhyun telah sukses membuat rona merah muncul di pipi putih Sugmin. Melihat itu Kyuhyun tidak bisa menahan senyumannya.

"Kau manis sekali Ming"

"Aku namja, Cho!"

"Aku berani bertaruh kalau orang yang baru pertama melihat mu akan berpikir kalau kau adalah yeoja, bukan namja"

Sungmin hanya mengerjapkan matanya mendengar ucapan Kyuhyun.

"Aku benar kan" Ucap Kyuhyun sambil terkekeh melihat ekspresi menggemaskan Sungmin.

"Baiklah. Aku mengaku kalah" Ucap Sungmin. "Aku juga meminta untuk dilahirkan ditubuh ini" Gumamnya dengan mempoutkan bibirnya.

"Kau minta ku cium eoh?"

"Nde?" Sungmin yang tidak mengerti maksud Kyuhyun hanya bisa bertanya sambil memiringkan kepalanya.

"Aku bisa gila kalau terus-terusan di dekat mu" Ucap Kyuhyun sambil mengacak sedikit rambutnya.

"Kalau begitu jangan dekat-dekat dengan ku!"

"Aku akan lebih gila kalau tidak di dekat mu"

"Dasar" Sungmin hanya mendengus mendengar jawaban Kyuhyun. Namun tidak bisa dipungkiri kalau hatinya sedang berbunga-bunga saat ini.

"Kau tidak ngantuk?" Sungmin yang sudah merasa ngantuk mencoba memancing Kyuhyun agar keluar dari kamarnya dengan pertanyaannya.

"Aku tidur disini" ucap Kyuhyun santai sambil kembali membaringkan tubuhnya.

"Mana boleh begitu!"

"Kenapa? Kita sama-sama namja Ming. Kau tidak akan hamil hanya karena tidur dengan ku. Atau kau mau aku melakukan lebih?" Ucap Kyuhyun sambil menunjukkan seringai andalannya.

"YAA! Dasar mesum!" Mendengar ucapan Kyuhyun yang terkesan dewasa membuat Sungmin melayangkan pukulan-pukulan sayang ketubuh Kyuhyun.

"Appo Ming!" Sungmin mengabaikan teriakan kesakitan Kyuhyun.

"Biar saja. Biar otak mu juga sedikit beres!" Ucap Sungmin sambil terus memukuli tubuh Kyuhyun.

"Kau memang benar-benar Ming" Kyuhyun bangkit dari tidurnya dan langsung menindih tubuh Sungmin. Sungmin yang terkejut pun hanya bisa diam mematung membuat Kyuhyun kembali menunjukkan seringaiannya.

"Terima balasan untuk mu Ming" Gumam Kyuhyun dan langsung menggelitiki tubuh Sungmin di bawahnya hingga membuat Sungmin tertawa keras.

"Hahaha, appo! Kyu haha. Ampun!" Teriak Sungmin sambil menggeliatkan tubuhnya kekanan dan kekiri.

"Ini hukuman untuk kelinci nakal seperti mu" Ucap Kyuhyun sambil terus menggelitiki tubuh Sungmin.

"Hahahaha, Kyu sudah sudah"

Melihat wajah Sungmin yang sudah memerah karena tertawa membuat Kyuhyun menghentikan kegiatan tangannya. Keduanya saling tatap dengan nafas yang tersenggal-senggal.

"kajja, kita tidur" Ucap Kyuhyun sambil mendaratkan satu ciuman dibibir Sungmin. Hanya menempelkan, tanpa adanya nafsu untuk melakukan lebih. Sungmin yang mendapatkan serangan tiba-tiba pun hanya bisa kembali mematung.

"Kau itu kenapa bodoh sekali" Ucap Kyuhyun setelah melepaskan ciumannya. Ditariknya hidung Sungmin, membuat namja manis itu segera tersadar.

"YAA! Dasar mesum!" Ucap Sungmin sambil memukul pundak Kyuhyun.

"Tapi kau menyukainya"

"Cih" Sungmin tidak mau menjawab, namun satu senyuman telah tersemat dibibir shape M miliknya.

"Jalja" Ucap Sungmin dan membalik tubuhnya hingga membelakangi Kyuhyun. Wajahnya benar-benar panas ketika mengingat ciuman yang tiba-tiba Kyuhyun berikan padanya.

"Heemm" Gumam Kyuhyun sambil memeluk pinggang Sungmin. Membuat Sungmin sedikit tersentak. Tak lama senyuman manis kembali tercetak dibibirnya.

'nice dream Kyuhyun-ah' Ucap Sungmin dalam hati sebelum menutup kedua matanya dan berpetualang di dunia mimpi.

.

.

.

"Selamat pagi" Ucap Kyuhyun dan Sungmin sebelum mendudukkan tubuhnya di tempat duduk yang biasa mereka tempati.

"Kalian kelihatan senang sekali" Sindir Kangin.

"Tumben juga kalian turun bersama" Siwon ikut menimpali.

"Dan tadi malam kau tidur dimana Kyuhyun-ah?" Ucap Donghae yang langsung sukses membuat Kyuhyun tersedak minumannya.

"Aish, tidak bisakah kalian berhenti bertanya?" Ucap Kyuhyun jengkel.

"Kami kan hanya bertanya" Gumam Donghae.

"Sudah, kita mulai saja sarapannya" Ucap Leeteuk mencoba menjadi penengah.

"Changmin tidak ikut sarapan eomma?" Sungmin yang tidak melihat namja jangkung itu pun bertanya pada sang eomma.

"Dia tidak mau ikut. Dia sedang beres-beres dikamarnya"

"Beres-beres?" Kali ini Kyuhyun yang bertanya.

"Dia akan pulang nanti siang" Jawab Leeteuk sambil menyendokkan nasi ke piring Kangin.

"Oh, baguslah" Ucap Kyuhyun dan mulai memakan sarapannya.

"Kau itu kasar sekali"

"kau juga aan berkata begitu kalau kau jadi aku Ming"

"Ming?" Pertanyaan yang keluar dari mulut Leeteuk membuat Kyuhyun reflek menghentikan kegiatan makannya.

"Panggil aku hyung!" Suara Sungmin sukses menyadarkan Kyuhyun dari keterkejutannya. 'kenapa aku ceroboh sekali?' batinnya.

"Maksud ku Ming hyung" Jawab Kyuhyun dengan tersenyum aneh.

"Manis sekali. Sepertinya kalian benar-benar akrab ya. Ku pikir hanya Donghae saja yang mau memanggil Sungmin dengan panggilan yang manis" Ucap Leeteuk dengan wajah berbinar-binar.

Tidak ada tanggapan, karena semua sudah kembali fokus pada makanan yang ada di hadapan mereka.

.

.

.

"Kyuhyun-ah, Sungmin-ah. Aku nanti ada latihan dance dengan Hyukkie sepulang sekolah. Kalian tidak apa-apakan kalau pulang naik bis?" Tanya Donghae setelah memarkirkan mobilnya di parkiran sekolah.

"Gwaenchana Hae-ah" Jawab Sungmin.

"Kenapa tidak bilang dari tadi sih. Tau begitu kami bawa mobil sendiri" gerutu Kyuhyun

Plakk

"YAA! Sakit Ming!"

"Sopan sedikit pada hyung mu"

"Dia lebih pantas disebut sebagai adik ku"

"Aku tahu. Itu karena wajah mu yang terlihat lebih tua dari ku Kyuhyun-ah, hahahaha" Ucap Donghae sambil berlari menjauhi Kyuhyun.

"Cih, kenapa aku harus memiliki kakak childish seperti dia" Gumam Kyuhyun.

Plaakkk

"Kenapa kau suka sekali memukul ku sih?!" Teriak Kyuhyun pada Sungmin yang ada dihadapannya.

"Dan kenapa juga kau sering menggerutu?" Sungmin berjalan menjahului Kyuhyun "Sampai kapan kau berdiri disitu?"

"Aish, kenapa aku bisa jatuh cinta pada namja manis tapi berkekuatan super seperti dia" Gerutu Kyuhyun sambil mengelus lengan kanannya yang sudah mendapatkan pukulan 2 kali pagi ini.

.

.

"Kau mau ke kantin?" Tanya Kyuhyun beberapa saat setelah bel istirahat berbunyi.

"Aku tidak terlalu lapar" Jawab Sungmin.

"Sungmin-ah, ayo ke kantin" Ryeowook yang duduk dihadapan Sungmin, langsung menolehkan tubuhnya dan menarik-narik tangan Sungmin.

"Tapi aku tidak lapar"

"Kyu, kau mau ke kantin?" Suara Yesung yang di tujukan untuk Kyuhyun pun membuat kedua uke yang sedang berselisih paham itu jadi menolehkan kepala mereka pada sang tokoh pembicaraan.

"Ya, aku sangat lapar" Jawab Kyuhyun sambil berdiri dari tempat duduknya.

"Eoh? Tumben sekali" Ucap Ryeowook.

"Ayo Ming!" Ucap Kyuhyun dan langsung menarik tangan Sungmin keluar kelas, membuat Ryeowook semakin menatap cengo kearah KyuMin yang sudah berjalan keluar kelas.

"Kau tidak ikut ke kantin Wookie?"

"Nde?" Tanya Ryeowook pada namja yang ada disebelahnya.

"Jangan ganggu mereka" Ucap Yesung sambil berdiri dari duduknya "Kajja ke kantin. Aku sudah sangat lapar" Imbuhnya dengan senyuman yang sedikit aneh.

"Ada apa sebenarnya dengan mereka?" Gumam Ryeowook.

"Wookie!" Teriak Yesung dari depan pintu kelas.

"Nde? YAA! Tunggu aku!" Balas Ryeowook dengan kembali berteriak dan segera berlari mengahampiri Yesung.

.

.

.

"Aku tidak lapar Kyu" Ucap Sungmin ketika Kyuhyun menyodorkan makanan kehadapannya.

"Tapi aku lapar Ming"

"Kau kan bisa makan sendiri"

"Tidak enak kalau makan sendiri. Apa kau mau aku suapi?" Gurau Kyuhyun.

"Tidak. Terimakasih" Jawab Sungmin dan langsung menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.

"Haha, gitu dong" Ucap Kyuhyun sambil mengacak surai hitam Sungmin.

"Aku sedang makan Kyu, jangan mengacak rambut ku!" Protes Sungmin sambil mempoutkan bibirnya.

"Kau itu...aish" Kyuhyun yang tidak tahu harus menyebut Sungmin apa hanya bisa menghentikan ucapannya dan memakan makanan yang sudah dipesannya.

.

.

.

-Pulang Sekolah-

"Kajja Ming" Ajak Kyuhyun sambil menarik tangan Sungmin keluar kelas.

"Kyu, bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu?" Ajak Sungmin pada namja jangkung disebelahnya.

"Kau ingin kemana?" Tanya Kyuhyun.

"Aku tidak terlalu mengerti daerah sini" Jawab Sungmin. Sedikit terselip nada sedih di suaranya.

"Aku tahu tempat yang bagus. Kau pasti menyukainya" Ucap Kyuhyun membuat Sungmin menjadi menatap Kyuhyun dengan berbinar-binar.

"Kajja!" Teriak Sungmin dan langsung berlari menyusuri lorong-lorong kelas yang sedikit ramai. Kyuhyun yang melihat tingkah sang namja chingu pun hanya bisa geleng-geleng dan langsung berlari menyusul Sungmin yang sudah menghilang dari pandangannya.

.

.

.

"Wuahh, ramai sekali" Suara takjub Sungmin ketika melihat kerumunan orang-orang yang ada di hadapannya.

"Aku dengar disini sedang di adakan festival. Kajja" Ajak Kyuhyun dan menggandeng tangan Sungmin untuk berjalan bersamanya.

"Kyu! Ayo ke kita ke stand itu" Sungmin menunjuk kearah penjual permen kapas yang sedang membuat bentuk mawar menggunakan gumpalan yang berwarna pink itu.

"Kau kekanakan sekali" Ucap Kyuhyun sambil mengacak rambut Sungmin, membuat Sungmin kembali mempoutkan bibirnya "Kajja" Ajak Kyuhyun akhirnya dan sukses membuat Sungmin merubah ekspresi wajahnya menjadi tersenyum cerah. Kyuhyun yang melihat perubahan mendadak dari wajah sang namja chingu hanya bisa tersenyum dan kembali mengacak surai hitam Sungmin.

"Ahjjushi, buatkan permen kapasnya satu ya" Ucap Sungmin pada sang ahjjushi penjual permen kapas.

"Mau yang bentuk apa agassi?" Tanya sang penjual pada Sungmin.

"Nde?" Sungmin yang mendengar panggilan aneh yang di tujukan untuk dirinya pun hanya bisa menatap cengo. Sedangkan Kyuhyun? Dia sudah menahan tawa karena ucapan sang penjual permen kapas.

"Yang biasa saja ahjjushi" Kyuhyun yang akhirnya menjawab.

"Baiklah, tunggu sebentar ya"

.

.

"Hahahaha, aigoo" semenjak meninggalkan stand permen kapas itu Kyuhyun tidak bisa menahan tertawanya.

"Berhenti tertawa Cho!" Geram Sungmin.

"Anni. Ini lucu sekali. Sudah berapa kali kau dianggap sebagai yeoja? Sepertinya apa yang aku ucapkan tadi malam memang benar"

"Terserah kau saja" Jawab Sungmin ketus sambil terus memakan permen kapas yang ada di tangannya.

"Ming, lihat ini"

Sungmin yang merasa terpanggil pun menolehkan kepalanya ke arah kanannya. Retinanya langsung menangkap siluet Kyuhyun yang sudah berdiri di depan stand aksesories dengan bando telinga kelinci pink yang ada ditangannya.

"Kenapa?" Tanya Sungmin ketika sudah sampai tepat dihadapan Kyuhyun.

"Kau pasti sangat manis ketika memakai ini" Ucap Kyuhyun dan langsung memasangkan bando itu ke kepala Sungmin.

"Kau imut sekali Ming" Kyuhyun mengeluarkan hpnya dan langsung memotres Sungmin.

"Aku tidak mau!" Sungmin langsung melepas bando itu dari kepalanya.

"Tapi kau sangat manis Ming, tanya saja pada ahjjuma penjualnya. Benar kan ahjjuma?" Kyuhyun menoleh kebelakang untuk bertanya pada sang ahjjuma penjual.

"Namja chingu mu benar. Kau sangat imut dengan bando itu" Jawabnya.

"Tapi aku namja. Mana mungkin aku memakai ini"

"Hanya sehari Ming"

"Baiklah. Tapi kau harus memakai ini" Sungmin mengambil satu bando lagi dan memakaikannya ke kepala Kyuhyun.

"Kenapa aku juga!" Protes Kyuhyun tidak terima dan melepas bando yang berbentuk tanduk setan itu.

"Kalau kau tidak mau, aku juga tidak mau" Ucap Sungmin.

"Baiklah-baiklah" Kyuhyun menyerah dan langsung membayar kedua bando itu.

.

"Kita kemana lagi?" Tanya Sungmin.

"Kita istirahat sebentar" Jawab Kyuhyun dan langsung menuntun Sungmin untuk berjalan kesebuah bangku panjang dibawah pohon. Hari memang sudah malam, namun itu tidak menyurutkan antusiasme pengunjung yang justru malah bertambah sesak.

"Gwaenchana?" Tanya Sungmin ketika melihat Kyuhyun yang sedikit terengah.

Kyuhyun yang mendengar pertanyaan Sungmin hanya menolehkan kepalanya dan menatap aneh kearah Sungmin.

"Apa aku terlihat sakit?" Ucap Kyuhyun akhirnya.

"Tidak. Aku hanya sedikit khawatir dengan penyakit mu" Jawab Sungmin membuat Kyuhyun hanya menghembuskan nafas berat.

"Aku punya sesuatu untuk mu" Kyuhyun mengambil sesuatu dari kantong celananya dan langsung menunjukkan pada Sungmin.

"Omo!" Sungmin tercekat ketika melihat apa yang ada di kotak kecil berwarna biru itu.

"Ini memang bukan emas asli. Tapi paling tidak, ini bisa menjadi saksi cinta kita" Ucap Kyuhyun sambil menarik tangan kanan Sungmin dan menyematkan cincin itu di jari manisnya.

"Terimakasih Kyuhyun-ah" Ucap Sungmin sambil terus memperhatikan cincin putih yang ada di jari manisnya. Ada sedikit rasa haru di hatinya. Dia tidak menyangka kalau Kyuhyun memang benar-benar mencintainya.

"Ini cincin couple kan? Punya mu mana? Bagaimana kalau mereka tahu?" Ucap Sungmin dengan menggebu.

Kyuhyun yang melihat sedikit adanya kepanikan di wajah Sungmin pun kembali tersenyum dan menunjukkan sesuatu yang terpasang di lehernya.

"Aku memakainya disini. Mereka tidak akan mengetahuinya" Jawan Kyuhyun. Mendengar itu Sungmin langsung tersenyum dan memeluk tubuh Kyuhyun erat.

"Gomawo Kyuhyun-ah" Ucap Sungmin tanpa melepas pelukannya.

"Anything for you Ming" Jawab Kyuhyun sambil mengelus punggung Sungmin.

"Ming, bagaimana kalau kita mengambil beberapa foto bersama? Kita belum pernah berfoto berdua" Usul Kyuhyun setelah Sungmin melepaskan pelukannya.

"Ah, kau benar juga. Kajja!" Sungmin mendekatkan tubuhnya pada Kyuhyun ketika Kyuhyun sudah mengeluarkan ponselnya.

"Hana, dul, set"

Klik

Satu moment sudah berhasil diabadikan. Kyuhyun tersenyum bangga dengan hasil jeprettannya. Sungmin yang terlihat sangat imut dan manis dengan pose dan bando kelincinya, serta dirinya yang sedikit menunjukkan smirk andalannya sangat pas dengan kebaradaan bando yang ada di kepalanya.

"Ayo kita cari minum sebentar. Setelah itu kita pulang" Ajak Kyuhyun membuat Sungmin menunjukkan ekspresi sendunya.

"Besok kita bisa kemari lagi Ming" Kyuhyun yang mengerti maksud ekspresi Sungmin mencoba membuat namja itu kembali tersenyum.

"Yasudahlah" Ucap Sungmin menyetujui meskipun sebenarnya dia masih belum ingin pulang.

"Kyuhyun-ah, Sungmin-ah" Panggil seseorang dari arah belakang mereka. Mereka membalikkan tubuhnya dan langsung terpaku ketika melihat sosok yang sangat mereka kenal tengah melambai kearah mereka.

"Si-Siwon hyung" Gumam Sungmin terbata. Perasaan takut kembali menyelimuti perasaannya.

TBC

Hiyaaa, apa ini? :3

Makin kesini kenapa makin gaje ya. Tapi Yesungdahlah. Chapter ini saya bisa bikin lebih panjang dari chapter-chapter sebelumnya. Penuh KyuMin moment dan semoga membuat reader-deul semua senang ^^

Oh ya kemarin itu ada yang tanya Changmin itu seme atau uke? Eumm, terserah kalian deh mau anggap dia seme atau uke di FF ini, yang jelas saya sangat anti Kyu-uke #amit2. Tapi gk usah di pikirkan deh changmin itu uke atau seme di FF ini karena di sini memang tidak ada ChangKyu ^^

Tidak mungkin juga saya membuat selingan dengan couple itu karena alasan yang sudah saya sebutkan diatas, dan alasan lainnya karena saya menyukai couple Changmin dengan seseorang ^^

Jangan sebel sama Changmin ya disini, dia aslinya baik kok #HugChangMin. Hanya terlalu terobsesi sama Kyuhyun jadi ingin menjauhkan Sungmin yang dianggap pengganggu dari Kyuhyun.

Dan ada juga yang tanya apa KyuMin udah jadian? Tentu saja sudah dong ^^

Yosh! Segini saja cuap-cuap gk penting saya.

Saya mau mengucapkan jeongamal gomawo buat yang sudah mereview FF abal saya ini. Semoga FFnya tidak mengecewakan ya ^^ dan maafkan typo(s) yang bertebaran :3

Khamsahamnida ^^

Review ya kalau berkenan kk