Easy Fortune Happy Life
Rated: T (mungkin akan naik nntinya)
Genre: Romance
Pairing: Kyuhyun x Sungmin dan akan bnyk tambahan pairing sesuai jalan
Warning: Yaoi (booysXboys), OOC, Typo(s), etc
Don't Like, Don't Read!
And please Don't be Silent Reader!
Newbie
/np:
Lee Sungmin : 27 Thn
Cho Kyuhyun : 25 Thn
Lee Henry : 19 Thn
Cho Donghae : 24 Thn
Lee Hyukjae : 24 Thn
Zhoumi : 24 Thn
Cho Kangin – Cho Leeteuk : 63-62
Cho Heechul-Cho Hanggeng-Cho Siwon-Cho Kibum : 43-45-45-42
.
.
.
Sungmin pov
Aku pasrah dan menyetujui ucapan haraboji,untuk menjadi rekan kerja Kyuhyun,aku rasa ini tidak apa-apa anggap saja pengalaman untukku nanti.
"Ne,haraboji"ucapku.
"Ya sudah,haraboji harap kalian bisa jadi rekan yang kompak,kalian bisa meneruskan tugas kalian"perintah haraboji ke semua orang yang ada di ruang aula pertemuan,serempak semua karyawan yang ada di dalam ruang kerja berdiri dan keluar dari ruangan,kecuali Kyuhyun
"Bawalah Sungmin berkeliling" perintah haraboji ke satu-satunya karyawan yang masih tersisa.
"Maaf sajangnim,saya ada meeting setelah ini" jawab Kyuhyun sopan.
"Kau bawa saja Sungmin"perintah haraboji.
Dengan wajah nampak kesal Kyuhyun akhirnya meng iya kan perintah haraboji.
Setelah mendapatkan jawaban dari Kyuhyun ,haraboji meninggalkanku ber dua dengan kyuhyun,aku hanya memperhatikan Kyuhyun,yang diperhatikan hanya sibuk dengan handphonenya,aku bingung harus berbuat apa sekarang,maupun dulu aku sering ke kantor appa dan sering melihat tugas-tugas appa,tapi aku belum pernah yang merasakan yang namanya meeting atau kegiatan kantor lainnya.
Tanpa aku sadar,aku melamun dan Kyuhyun sudah berdiri di depan pintu aula pertemuan "Sampai kapan kau akan duduk disana?"tanya Kyu.
"Ah..Ne.."aku berdiri dan mengikuti Kyu dari belakang.
"Kita akan kemana Kyu?"tanyaku,tapi hanya jadi angin lalu 'Pertanyaan yang bodoh Sungmin' runtukku.
"Memang ruang meetingnya dimana sih Kyu?"tanyaku lagi berusaha mencairkan suasana yang menurutku tegang,tapi sama saja seperti tadi pertanyaanku tidak dihiraukan.
Tanpa banyak bertanya lagi aku hanya mengikuti Kyu dari belakang,Kyuhyun memasuki ruangan yang tadinya aku kira itulah ruang meetingnya,tapi sepertinya ini ruang kerja "Bukankah ini ruangan kerja?apa ini ruanganku untuk sementara?"tanyaku lagi.
"Ini ruanganku" jawabnya sambil duduk di belakang mejanya.
Aku duduk disofa yang disediakan dan memperhatikan Kyu yang sibuk dengan berkas-berkas di atas mejanya "Aku rasa kalau dikantor hyung seharusnya memanggilku sajangnim bukan Kyu"ucap Kyu dingin tanpa menatapku.
"Arr..Arraso"
Aku dan Kyuhyun meninggalkan ruang kerja Kyuhyun dan berjalan ke ruang meeting,disan sudah banyak karyawan yang akan mengikuti meeting,tapi kursinya sudah penuh hanya satu kursi yang tersisa dan aku yakin itu kursi Kyu.
"Kita mulai meetingnya.."ucap Kyuhyun "Apa sudah ada yang memiliki ide tentang meeting kita bicarakan minggu lalu?"
Salah satu karyawan yeoja mengangkat tangan,ingin memberitahukan idenya.
"Sampai kapan kau akan berdiri terus disana Sungmin-shi?"tanya Kyuhyun tanpa menatapku.
"Ne?..Kursinya habis aku harus duduk dimana Kyu..ah maksudku sajangnim?"tanyaku
Kyuhyun menatapku kesal "Kau bisa keluar dan meminta kursi tambahan tuan Lee"ucap Kyu kesal sambil menunjuk pintu.
"Ne sajangmin"aku segera keluar sebelum Kyuhyun tambah-tambah memarahiku.
Aku menemukan bangku yang harus aku pakai,tapi aku harus membawanya sendiri karena semua karyawan sedang sibuk dengan urusannya masing-masing.
Aku berjalan lagi ke ruang rapat dengan dumalan yang keluar dari tadi dari mulutku,aku masuk ke ruang meeting dengan membawa bangku yang aku ambil tadi,sepertinya rapat ditunda untuk menungguku,aku lalu menempatkan bangku tepat di sebelah Kyu.
"Ne,HyunA-shi,kau bisa meneruskan ide anda tadi"perintah Kyu.
HyunA berdiri dan menerangkan ide yang dia buat "Karena iklan baru ini hanya iklan minuman kesehatan bagaimana kalau kita memakai artis-artis terkenal saja,seperti boyband atau girlband,saya sudah mensurvei kalau boyband dan girlband itu masih booming di kalangan masyarakat.." semua serius mempperhatikan penjelasan dari HyunA.
"Hmm..boleh,kita memakai boyband saja untuk iklan terbaru ini.."ucap Kyu menyetujui ide HyunA.
"Tunggu,apa iklan minuman memakai boyband atau girlband itu sangat biasa?penonton akan bosan kalau yang memainkan iklan hanya boyband atau girlband saja"aku langsung memotong ucapan Kyuhyun yang menyetujui ide HyunA.
Aku menatap Kyuhyun dan HyunA bergantian,tatapan keduanya sama-sama kesal karena ulahku
"Lalu apa kau punya ide yang lebih bagus Sungmin-shi?"tanya Kyuhyun sinis.
"Eh?.."aku menggeleng menjawab pertanyaan Kyuhyun.
"Kau yang bilang sendiri kalau ide itu sudah sangat biasa"Kyuhyun menatap ku sinis "Carilah ide yang tidak biasa untuk project ini dan bawalah ide itu di meeting kita lusa" Kyuhyun membereskan berkas-berkas yang dibawanya "Meeting kali ini selesai,kita bahas ini lagi lusa" lalu Kyuhyun melirikku "Dan lusa kau harus datang,mengerti tuan Lee" aku hanya mengangguk pasrah apa yang akan terjadi lusa.
Sungmin pov end
Kyuhyun pov
Aku merasa bersalah bersikap seperti tadi ke Sungmin hyung,tapi aku tidak suka sikapnya yang dengan gampang menolak ide yang sudah dibuat.
Sebelum aku keluar dari ruang rapat aku melirik Sungmin hyung,dia menunduk dan melamun aku kasihan melihatnya 'Apa aku keterlaluan?'
Setelah memikirkan ucapanku dan perintahku tadi,aku merasa aku memang sudah keterlaluan dengan Sungmin hyung,aku memutuskan kembali ke ruang rapat untuk meminta maaf kepada Sungmin hyung dan mungkin aku akan membantunya,kalau sampai ketahuan cucu barunya aku buat seperti itu bisa habis aku ditangan haraboji.
Ruang rapat berada di ujung lorong,baru aku masuk ujung lorong pintu ruang rapat terbuka erlebih dahulu dan Sungmin hyung keluar dari ruang rapat,tanpa sadar aku berlari menyembunyikan diri di salah satu ruangan.
"Bahkan dulu selagi appa membuat ide untuk apapun tidak ada yang pernah secepat ini,yang aku tahu appa selalu mencari ide hampir ber bulan-bulan,dan ini hanya sampai lusa?apa ini tidak keterlaluan?"dumalnya.
"Bahkan kau tahu bagaimana lamanya memikirkan ide untuk sebuah iklan,tapi kau bersikap seperti itu terhadap HyunA-shi tadi"ucapku menganggetkan Sungmin hyung.
"Sejak kapan kau ada disana?"tanyanya bingung "Aku hanya mengkoreksi idenya apa aku salah?"
"Tidak,kau tidak salah..Tapi sebelum kau meng ometari ide orang lain,kau harus menemukan ide yang lebih baik,itulah peraturan di dunia kerja" aku mendekatinya "Ini kantor bukan sekolah,yang kapan saja kau bisa mengkritik ide orang lain tanpa harus memikirkan idemu sendiri" aku lihat dia hanya diam dan menunduk.
'Kau seharusnya meminta maaf bukan memarahinya lagi,bodoh'umpatku dalam hati.
"Aku bahkan sudah sangat tahu kalau iklan minuman sehat sudah banyak di pakai oleh boyband dan girlband itu,pertama kali aku menerima project ini akupun bingung dan tidak memiliki ide sama sekali untuk menjalankannya dan satu-satunya yang sudah biasa dan bisa kita pakai hanya halyu-halyu itu" aku mencoba mengucapkannya sehalus mungkin "Tapi aku menerima project ini baru dua minggu yang lalu,apa kau bisa memikirkannya hanya dalam dua minggu?" aku lihat Sungmin hyung menggeleng.
"Tapi kau tidak seharusnya menyuruhku begitu saja,apa lagi hanya beberapa hari" protes Sungmin hyung dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Aku tahu aku salah,mianhae Sungmin hyung"ucapku menyesal dan menepuk bahunya untuk memberinya sedikit kekuatan "Aku akan selalu ada di sampingmu,aku janji" cup
Aku lalu mencium kening Sungmin hyung,entah dia akan marah atau memukulku mungkin,tapi aku hanya menuruti keinginan tubuhku.
Aku lihat di kaget karena aku menciumnya tiba-tiba "Aku akan membantumu,jadi tanyakan saja kalau kau tidak mengerti"
Karena tidak ada respon apa-apa dari Sungmin hyung aku memutuskan pergi.
Kyuhyun pov end
Sungmin pov
Setelah memcium keningku dia lalu pergi,aku masih bingung apa yang sedang dilakukannya,tiba-tiba memarahiku,lalu berkata selembut tadi,lalu menciumku,kau membuatku pusing Cho Kyuhyun.
Aku menyentuh tempat bekas bibir Kyuhyun 'Hangat'.
Tapi aku sadar kekesalanku karena ulahnya "Tapi dia benar-benar keterlaluan,bagaimana aku menyelesaikannya sampai lusa"gumamku frustasi.
…
Aku memutuskan berkeliling seoul untuk mencari ide,aku memutari taman,tapi tidak ada satupun inspirasi yang aku dapat
Sungmin pov end
Author pov
Sungmin tidak sadar kalau sejak tadi dia duduk ditaman,ada sepasang mata yang selalu memperhatikannya.
Namja itu selalu memandangi Sungmin sampai lupa apa niatnya ketaman itu.
Tapi namja itu tidak sendiri banyak namja yang bertubuh lebih besar darinya.
"Min kita mesti apa lagi?"tanya salah satu namja dengan merangkul bahu namja yang ditanyanya,tapi yang ditanya hanya memandangi Sungmin.
Merasa tidak ada jawaban dari namja yang ditanyanya,namja yang bertanya menegurnya sekali lagi "Min,kita harus bagaimana lagi?" tapi tetap tidak dihiraukan,hingga namja yang bertanya itu mengikuti arah pandangan namja yang ditanyanya.
"YAKKK Shim Changmin"teriak namja yang memanggilnya dari tadi.
Akhirnya Changmin sadar dari lamunannya "Aish..ada apa sih hyung? Jangan berteriak-teriak aku tidak tuli"protes Changmin kesal.
"Siapa bilang kau tuli,tapi kau sangat tidak fokus,kita sedang bekerja Shim Changmin"ucap namja itu kesal.
"Kau yang akan membuatku tuli"ucap Changmin sambil memegang telinganya yang sedikit berdengung "Arraso..arraso Jung Yunho,aku akan fokus"
"Sebenarnya kau sedang melihat siapa sih?"tanya Yunho penasaran.
"Bukan siapa-siapa"jawab Changmin acuh.
"Apa dia yang mengobati lukamu dulu?"tebak Yunho.
"Bukan urusanmu hyung"jawab Changmin acuh,tapi tetap memandangi Sungmin dari jauh.
"Yah,ayolah cerita kepada hyungmu ini" Yunho merangkul pundak Changmin dan menggoyang-goyangkannya "Benarkan dia yang mengobatii lukamu dulu?"desak Yunho.
Akhirnya Changmin mengangguk,tapi Yunho langsung tertawa melihat kelalukan Changmin "Memang susah yang namanya jatuh cinta" ujar Yunho pelan.
"Apa yang kau tertawakan?"tanya Changmin kesal.
Yunho menggeleng tanpa menghentikan tawanya "Sana dekati saja dia" ucap Yunho,Yunho menarik Changmin untuk berdiri ,tapi Changmin hanya berdiri dan menatap Yunho bingung.
"Sana" usir Yunho "Aku yang akan mengurus penghutang-penghutang itu"lalu mendorong Changmin untuk berjalan.
Author pov end
Changmin pov
Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana aku menyapanya? Arrgg ini sangat membingungkan.
Tanpa aku sadar,aku sudah berdiri didepannya "Changmin"sapanya
"Hai hyung,sedang apa disini?"tanyaku basa-basi.
"Hanya berkeliling dan mencari ide"jawabnya singkat. "Kau sendiri sedang apa?"tanyanya balik.
"Hm?..ak..aku?"ucapku gugup "Aku sedang bekerja"
Sungmin mengerutkan darinya "Kau bekerja disini?kau jadi tukang kebun?"tanyanya polos.
"Eh?tukang kebun?"aku mem beo pertanyaan Sungmin "Bukan..bukan..maksudku aku sehabis kerja dan aku kesini"
"Aku kira..hehehe"Sungmin tertawa dengan wajah polosnya. 'Kau imut sekali hyung'
Dan hening,sepertinya Sungmin sibuk dengan pikirannya dan aku sibuk merangkai kata di kepalaku.
"Kau sedang mencari ide untuk apa hyung?"
"Aku sedang diberi tugas oleh bos-ku untuk membuat iklan dan lusa sudah harus jadi" jaawabnya lesu.
"Kau sudah bekerja?memang kau bekerja dimana?"tanyaku lagi.
"Sebenarnya aku hanya bantu-bantu saja" muka Sungmin langsung berubah jd masam "Apa kau tau Cho Corp?"
Aku hanya mengangguk "Cucu dari pemilik Cho Corp itu lah yang menyuruhku"ucapnya kesal.
"Lusa..apa itu tidak keterlaluan?apa kau bisa menyelesaikannya sampai lusa?"
Sungmin hanya mengangkat bahunya "Aku sendiri tidak tau apa aku bisa menemukan ide itu sampai lusa"
"Biar aku bantu"ucapku menawarkan diri.
Dia tidak menjawab,Sungmin hanya memandangiku lalu tertawa "Memang kau bisa?"tanyanya meremehkanku.
"Kau meremehkanku hyung?"tanyaku kesal.
"Mian ,Changminnie-ah..aku tidak bermaksud meremehkanmu,tapi aku tidak mau merepotkanmu"
"Aku serius hyung"paksaku.
"Aku juga Minnie-ah,aku tidak mau merepotkan siapapun "
"Ya sudah,kalau kau butuh bantuanku,kau bisa hubungi aku,kau masih menyimpan nomer telp-ku kan?"tanyaku.
"Ne,tentu saja aku masih menyimpan nomermu" Sungmin melihat jam tangannya "Sudah sore aku pulang,bye Changminnie"
Changmin pov end
Sungmin pov
Tidak ada kemajuan sama sekali,sudah berkeliling seoul tetap saja tidak ada satupun ide yang masuk kedalam pikiranku.
…
"Aku pulang"teriakku dari pintu depan.
"Kau sudah pulang minnie" panggil halmoni.
"Ne halmoni"
"Sana mandi,lalu bisa kau bantu halmoni?"tanya halmoni.
Aku mengangguk lalu berjalan kekamarku tapi sebelum masuk Henry memanggilku dari pintu kamarnya.
"Hyung"panggil Henry.
"Ne?"
Henry berjalan mendekatiku "Kau dari mana saja?"
"Hanya berkeliling"jawabku singkat.
"Kenapa kau tidak mengajakku?"tanyanya.
"Mianhae,aku mau mandi dulu bisa kau tolong bantu halmoni dulu?" Henry tidak menjawab hanya memandangiku sambil cemberut "Mian Henry-ah,kalau nanti hyung berkeliling lagi,hyung akan mengajakmu"
…
Setelah bersih-bersih,aku kedapur untuk membantu halmoni
"Ada yang bisa aku bantu halmoni?"tanyaku mengagetkan halmoni yang sedang memasak dan sesekali bercanda dengan Henry.
"Kau mengagetkan halmoni Minnie-ah,tolong kau ambil buah di kulkas dan letakan masakan ini di meja makan"
"Mianhae halmoni,aku tidak bermaksud mengagetkanmu"ucapku,lalu aku mengambil buah dikulkas sesuai perintah halmoni.
…
Semua makanan sudah tertata rapi di meja makan,keluarga Cho juga sudah berkumpul dimeja makan,hanya tinggal menungguku,Henry dan halmoni.
…
"Bagaimana tadi dikantor Ming?"tanya haraboji ditengah-tengah makan malam.
"Hmm..baik"jawabku singkat.
"Apa kau suka bekerja disana?"tanya haraboji lagi.
Aku melirik Kyuhyun kesal "Suka.."
"Setelah lulus kau bisa bekerja disana bersama Kyuhyun"
UHUK..UHUK..
"Kau tidak apa-apa Ming?"tanya halmoni. Lalu halmoni memberikanku gelas air mineral.
"Gwenchana halmoni"ucapku lalu mengambil gelas yang diberikan halmoni "Aku kan sudah bilang haraboji,kalau aku lulus kuliah aku akan mencari pekerjaan sendiri,bukan bekerja diperusahaan haraboji"protesku keharaboji.
"Tapi,itu bisa membantumu dan Henry nantinya"ucap haraboji.
"Terserah haraboji saja" lalu aku meletakan sendok dan garpuku "Aku sudah selesai" aku lalu pergi kekamarku,aku malah berdebat dengan haraboji soal masa depan.
tbc
mianhae tambah aneh ya?ngebosenin?pendek?mianhae *bow
gomawo :
sissy
Indah Isma N
bunnyblack136 : iya nnti aku baca ya ^^ tp aku ga janji bisa ngasih saran yg bnr :p
SPREAD JOY137
casanova indah : kl minnie udah ga perawan aku siap nampung kok #ditabokKYU
winecouple : aku jg ga tau knp bs polos bgtu haenya :)),aku jg bingung kapan itu kyumin nikahnya,aku malah bingung kyumin disini nikah apa engga #ditaboKYUlagi
abilhikmah
bsk dibawah komen2 ini aku janji,yg satunya udah kepanjangan jd aku buat baru,sm kl bsk paling cm seminggu,sebelum aku harus pergi keluar kota,sekitar hari senin apa minggu udah update dan kynya ini bakal ky novel harry potter panjang bgttt
