Hai, hai hai! Pertama-tama yang saya katakan thanks buat yang udah review, fav, follow, de el el story gaje ini. Teng kyu, teng kyu(?)! Well enjoy it! :3
YANG PUNYA HARVEST MOON BUKAN AKU,
AKU HANYA SEORANG FANS YANG MEMBUAT CERITA TENTANG TOKOHNYA.
Harvest Moon Friends of Mineral Town: You're The Most Wonderful Thing in My Life, Chapter 10: Elli's Diary
Aku sedang menatap bingkisan kedua. Ukurannya lebih besar daripada bingkisan Popuri tadi. Bingkisannya berwarna putih dihiasi pita biru dengan polkadot putih. Kali ini aku tidak bisa menebak dari siapa bingkisan ini.
Kubuka bingkisan itu perlahan. Kudapati sebuah buku dan sepotong Chocolate Cake. Kutaruh Chocolate Cake itu di meja dan mengamati buku itu.
Buku itu bersampul warna putih, dan ada tulisan 'Diary' di depannya. Diary? Apa gak salah kirim nih? Tapi karena aku orangnya kepo, maka, aku buka buku itu.
Betapa terkejutnya aku ketika melihat halaman pertama. Ada foto seorang laki-laki yang tak lain adalah fotoku. Di sampingnya tertulis Jack 3, dan dibawahnya tertulis:
For Jack,
Ini adalah buku harianku, dan aku ingin kamu mengetahui semua perasaanku padamu. Tolong jaga buku ini baik-baik.
Elli.
Buku harian Elli? Mau menyatakan semua perasaan? Maksudnya…? Mana ada tulisan Jack lope lope lagi(- . -). Jangan jangan sama kayak…
Aku segera membuka halaman berikutnya. Tertulis:
Dear Diary,
Hari ini aku bekerja di klinik seperti biasanya. Tiba-tiba Stu datang menghampiriku. Dia memberikanku serangga yang memang tak kusukai. Ketika aku akan memarahinya, dia lari. Tiba-tiba, ada seorang laki-laki tampan. Namanya Jack dan dia adalah seorang petani baru. Dia menesihati Stu, dan yang aku kagumkan, Stu menurut padanya. Kemudian, ketika Stu terluka, dia memberikan plesternya, padahal sebenarnya dia juga membutuhkannya. Aku suka dengan cowok yang menyayangi anak kecil. Jarang ada cowok seperti itu. Sepertinya aku mulai suka padanya~3
Kubuka halaman selanjutnya, selanjutnya, selanjutnya, … Rata-rata semuanya tentang aku. Aku terhenti di suatu halaman yang tertulis:
Dear diary,
Hari ini aku dimarahi Dokter karena kecerobuhanku. Aku sangat sedih, dan seorang pangeran datang untuk menghiburku. Ya, dialah Jack. Dia menenangkanku dan menghiburku. Aku… Sangat senang. Aku pun makin menyukainya.
Kubuka halaman selanjutnya yang tertulis:
Dear Diary,
Hari ini ada tamu istimewa yang makan siang bersamaku, Nenek, dan Stu. Kedatangan tamu itu bukannya membuatku kerepotan, tapi aku malah sangat senang karenanya. Untuk menyiapkan makan siang hari ini, aku sudah bertanya pada Ann apa makanan kesukaan tamu itu yang tak lain adalah Jack. Aku tak mau menyia-nyiakan kesempatan memasak untuk orang yang kucintai, jadi aku berusaha menyediakan yang terbaik buatnya.
Aku menghela nafas dan membuka halaman terakhir yang tertulis:
Dear Diary,
Besok pada Winter Thanksgiving kuputuskan untuk menyatakan perasaanku padanya dengan mengirim diary ini agar dia mengerti apa yang kurasakan-paling tidak, tahu-. Kuharap jika nanti dia sudah membaca diary ini, dia mau jujur padaku. AKu harap dia akan menulis surat tentang perasaannya padaku, baik itu positif atau negatif, jadi aku bisa lega.
Aku menghela nafas lagi. Elli ternyata… Sama saja dengan Popuri. Dia juga mencintaiku. Emang apa sih kelebihanku? Cuma sedikit ganteng, cool, baik, dermawan, dan rajin menabung(author nahan muntah). Sekarang… Pertanyaanya… Apakah aku mencintai Elli?
(Author : Kalau begitu aku tanyakan beberapa pertanyaan!
Jack : Wuaaaaa!
Author : Ugh, masih terkejut juga lu.
Jack : (nelen ludah) N-nggak usah… Nanti k-kamunya repot… #takut nyari masalah dengan author lagi
Author : Nggak, kok, nggak! Saya gak repot!
Jack : A-aku udah tahu kok…
Author : Yah…
Jack : Y-yaudah, b-balik ke cerita!)
K-kalau disuruh jawab pertanyaan seperti chapter sebelumnya, sepertinya aku NGGAK mencintai Elli. Dan berbeda dengan Popuri, Elli minta jawabannya. Uh, apa yang akan kutulis?
Kuputuskan untuk membuat surat itu sekarang. Kuambil selembar kertas dan mulai menulis.
Elli,
Yang ingin kukatakan pertama kali ini adalah terima kasih sudah memberikanku hadiah di Winter Thanksgiving ini. Aku sangat senang.
Selanjutnya, mengenai diary-mu itu… Jujur saja, pertama kali aku melihat diary-mu di bingkisan itu aku sangat heran, kenapa kamu mengirimnya. Tapi ketika aku membuka buku itu, pertanyaanku terjawab.
Elli…
Aku… Sangat tak menyangka kau… Menganggapku seperti itu. Tapi, terima kasih atas perasaanmu itu.
Dan…
Aku sudah menanyai diriku sendiri, dan telah berpikir berulang kali(boong!), Aku ternyata tak merasakan hal yang sama seperti yang kau rasakan padaku. Maafkan aku.
Elli…
Sekali lagi maafkan aku. Aku harap, kita masih bisa berteman. Tolong jangan membenciku hanya karena hal ini.
Jack
Aku menghela nafas lagi dan melipat surat itu. Aku akan memposkannya nanti. Maafkan aku Elli…
~TO BE CONTINUED~
Jack : Ternyata banyak juga ya yang naksir gue!
Author : Yaiyalah, orang gue mainin HM pake lu semua cewek hatinya merah… Di musim winter udah bisa nikah lu dengan Ann… Terus… Datanya kehapus…
Jack : Sayang ya… Padahal gue udah nikah dengan bebeb Ann… (bebeb…? - . -)
Author : don't worry! Gue bikin data baru lu nikahnya dengan Harvest Goddess lho coy…
Jack : Wow! Beneran!?
Author : Iya, tanggal 1 Spring year 1 udah nikah dengan Harvest Goddess!
Jack : Keliatan banget lu pake cheat…
Author : Ehehehehe…
Jack : Nggak pa-pa sih, coz soalnya gue nikah ama Harvest Goddess…
Author : Yaudah, untuk para pembaca… Review?
