PAIR : YUNJAE gs dll sebagai pendukung
WARNING : cerita ini dari drama yang sedang saya tonton … dan saya lg iseng …. Entah ada nya peruahan tidak nya tergantung Mood ….. toh saya tidak bias mengarang … jd sepertinya tidak ada perubahan ..
YANG TIDAK SUKA TAK USAH BACA OKE !11PAIR : YUNJAE gs dll sebagai pendukung
WARNING : cerita ini dari drama yang sedang saya tonton … dan saya lg iseng …. Entah ada nya peruahan tidak nya tergantung Mood ….. toh saya tidak bias mengarang … jd sepertinya tidak ada perubahan ..
YANG TIDAK SUKA TAK USAH BACA OKE !11
Hyukjae diomeli dua rekannya sesama dokter junior, lantaran Hyukjae memanggil Direktur. Hyukjae beralasan semua dokter tengah persiapan operasi. Mereka tetap menyalahkan Hyukjae. Siwon datang dan minta keduanya berhenti. Dia mengaku, biar bagaimana, dirinya adalah dokter bedah juga jadi Hyukjae tidak bersalah dalam hal ini. Siwon justru meminta keduanya melakukan apa yang dilakukan Hyukjae. Jangan persoalkan struktur ketika berhadapan dengan pasien. Kedua dokter junior itu mengiyakan.
Siwon diinformasikan tentang kondisi seorang pasien yang menderita Hepatitis A akut. Dokter yang menginformasikan pada Siwon mengatakan bahwa pasien harus segera dioperasi dan mendapatkan pendonor hati. Meski begitu sulit untuk melakukannya, karena pihak RS lain telah memulangkannya. Siwon bisa memahami kondisinya dan menyatakan jika ada pendonor hati maka transplantasi bisa dilakukan.
Kim Shi Eun, koordinator pendaftaran donor organ tersebut, datang. Siwon meminta Shi Eun untuk mencatat pasien untuk mendapatkan prioritas. Shi Eun menjawab bisa, hanya saja mendapatkan pendonor memang harus diserahkan pada keberuntungan. Siwon mengatakan pasien harus dioperasi malam ini, jika tidak maka pemulihan akan lebih sulit.
Siwon membuka forum mengenai pasien tersebut dengan tim bedah RS Taemin. Jaejoong menjelaskan jika ada pendonor, masalah besarnya adalah menghubungkan arteri pasien dengan hati donor bukan hal yang mudah. Siwon menawarkan Yunho untuk melakukan operasi. Yunho mengiyakan. Jaejoong tergeragap. Begitu pula dengan ManajerCho dan dua minionnya.
Di luar, ManajerCho dan dua minionnya mencak-mencak. Mereka kesal Yunho selalu mendapat kesempatan lebih baik. Padahal, dia merasa Yunho tak lebih baik dibandingkan dirinya.
Masih di ruangan forum, Jaejoong menanyakan kenapa Yunho mengiyakan operasi itu semudah membalikkan telapak tangan? Menunjukkan sikap acuh tak acuh pada ocehan Jaejoong, Yunho menaikkan kakinya ke atas meja. Dia tetap akan melakukannya, tak peduli Jaejoong mau mengoceh apapun. Jaejoong menunjukkan letak kesulitannya dan alasan Siwon melimpahkan pekerjaan itu pada Yunho. "Oh, sekarang kau khawatir padaku?" tanya Yunho. Jaejoong menampik. Itu hanya pendapatnya saja.
Yunho mengajak Jaejoong ikut. Dia kagum karena Jaejoong-lah yang menemukan masalah dalam CT Scan yang diperlihatkan Siwon tadi. Jaejoong mengatakan jika itu hanya dalih Yunho semata. Dia yakin Yunho hanya mencari teman untuk "mati" bersama. Siwon datang dan meminta keduanya sangat memperhatikan pasien untuk hari ini. Dia juga menanyakan Yunho baik-baik saja, karena tadi pagi mendengar berita Yunho masuk UGD dibawa oleh Jaejoong? Yunho menyatakan diri baik-baik saja. Siwon mengiyakan, tapi meminta Yunho melakukan pemeriksaan.
Jaejoong mendapat angin. Dia mengatakan, "Udah kenapa tidak jujur saja?" Yunho melotot pada Jaejoong. Jaejoong sendiri menjelaskan pada Siwon bila Yunho semalam teler berat sampai-sampai ambruk di depan RS. Dia membantu menyembunyikan apa yang terjadi pada Yunho dengan mengatakan bahwa Yunho memiliki suhu tubuh, tekanan darah, denyut nadi yang normal semuanya. Siwon pergi setelah mendapatkan keterangan itu. Disusul Jaejoong kemudian dengan bahasa tubuh meledek Yunho. Lalu, Yunho mencoba menahan Jaejoong karena dia tak ingin bekerja sendiri. Mereka harus memeriksa pasien transplantasi hati. Jaejoong menolak, tapi dia ikut juga.
Ketika mereka berdua ada di ruang perawatan, anak pasien sedang menangis. Si anak tidak ingin ibunya meninggalkannya. Yunho ingat saat Heechul pergi meninggalkan, dirinya juga menangis. Di tempat lain, si anak mengatakan pada Yunho kalau setelah ayahnya meninggal, ibunya-lah yang banting tulang mencari uang, membuatnya tetap bisa bersekolah. Dia ingin ibunya bisa melihatnya kuliah. Bila hatinya ada dua mungkin akan diberikan pada ibunya. Dia menyalahkan diri sendiri karena tidak memiliki apapun untuk membantu ibunya.
Yunho menjawab ada. Yaitu masa kini. Dengan sedih, anak itu mengatakan masa kini tidak bisa mengubah apapun. Yunho tidak mengatakan masa kini yang dimiliki si anak untuk mengubah sesuatu, tapi untuk bertahan hidup. Si anak kembali tertunduk. Yunho memegang bahu si anak setelah sebelumnya ragu-ragu melakukannya. Tidak jauh dari mereka berada, Siwon memperhatikannya.
Yunho dan Siwon bicara di suatu tempat. Siwon mengatakan bahwa saat berada di keluarga pasien seorang dokter haruslah bisa menjelaskan apa yang terjadi. Tapi, sepertinya Yunho tidak memberikan penjelasan. Yunho memberikan kehangatan. Sisi ketus Yunho muncul, "Terus apa aku harus menarik kerah mereka waktu bicara?" Siwon tersenyum dan mengatakan bahwa Yunho adalah seorang dokter yang dinilainya luar biasa, karena biasa tidak menunjukkan emosinya bahkan peduli terhadap pasien. Dia mengaku jujur.
Kondisi pasien menggawat. Jaejoong dibantu Hyukjae coba mengatasinya. Shi Eun menerima telpon. Wajahnya tampak ceria. Wajah Jaejoong juga tampak melega.
Siwon dan Yunho lari buru-buru ke depan bagian penerimaan pasien. Siwon bertanya apa keluarga pendonor sudah memberi acc? Shi Eun mengiyakan. Segera Yunho membagi tugas. Dia memerintahkan Jaejoong, Shi Eun, dan Hyukjae pergi mengambil hati pendonor. Dia sendiri akan mempersiapkan pasien. Jaejoong mengeluh kenapa dirinya harus ikut pergi juga? Yunho bilang, "Kalau kubilang pergi, maka pergilah. Tolong bantu mereka kali ini." Mau tak mau Jaejoong jalan juga. Yunho lalu pergi dari hadapan Siwon.
Sepeninggalnya Yunho, mendadak ingatan Siwon melayang pada adegan Yunho menyentuh bahu si anak pasien. Dia lantas buru-buru menyusul Yunho.
Di sisi lain, Jaejoong bersama Hyukjae dan Shi Eun lari sekuat tenaga dan masuk ke dalam mobil ambulans. Ketika pintu mau ditutup, Yunho menahannya. Dia bilang mau ikutan. Jaejoong bertanya siapa yang mau menyiapkan pasiennya? Yunho bilang Lee Sungmin dan masuk ke dalam ambulans yang langsung berangkat.
Di jalan, Shi Eun memberikan informasi tentang pendonor yang seorang mahasiswa berusia dua puluh tiga tahun. Kondisi mahasiswa ini mati otak setelah jatuh waktu hiking. Berarti pendonor masih hidup ya? Hiii... Karena pasien masih bernapas, dalam artian belum dinyatakan meninggal, Jaejoong mengajak semuanya berdoa. Yunho mengeluh kenapa dirinya harus diributkan dengan urusan berdoa? Dia mengatakan orang yang seharusnya didoakan adalah pasien Lee Han Soo, yang hidup-matinya tergantung oleh donor dan keluarga pendonor. Jaejoong menuding Yunho ateis sejati.
Siwon menatap keluar jendela ruangannya. Dia ingat saat menyusul Yunho tadi telah mengajukan permintaan pada Yunho untuk ikut tim pengambil donor hati. Yunho mau pergi karena diminta secara khusus oleh Siwon. Dia bertanya bagaimana operasinya? Siwon menjawab Lee Sungmin yang akan mengurusnya. Lalu, dia menghubungi seseorang dan bertanya, "Berdasarkan temperatur darah Park Yunho, apa yang kau pikirkan?"
Yochun masih menunggu hasil pengecekan senyawa yang ada di dalam peluru suntikan. Di mobil ambulans, Yunho mendapat sms dari seseorang tak dikenal. Isinya: "Selamat. Kau adalah yang pertama selamat dari itu. Mungkin selamat dari suntikan semalam sebelumnya.
Sesampainya di rumah sakit pendonor, Yunho cs langsung lari ke dalam ruang operasi. Mereka bersiap. Di sisi lain, di RS Taemin, tim operasi juga telah bersiap.
Tim operasi pengambil donor mendoakan pendonor, yang notabene masih hidup. Selesai, mereka langsung melakukan operasi. Tim operasi RS Taemin mendapatkan kabar jika tim operasi pengambil donor sudah memulai operasi. Mereka juga langsung memulai operasi.
Di ruang operasi tim pengambil donor, Jaejoong dan Hyukjae tampak memperhatikan Yunho yang sama sekali tidak memperlihatkan sikap emosional saat mengambil hati donor. Aku juga menilainya begitu. Mereka semua menengok ke layar pantau detak jantung, ketika Yunho menggunting. Terdengar bunyi tuttt, yang menandakan pendonor sudah meninggal.
Siwon duduk di sebuah ruangan sambil membaca buku. Dia menelpon seseorang dan mengatakan kalau mungkin Yunho sudah menerima sms ucapan selamat. Karena itu, semuanya bisa dimulai dari sekarang. Di rumah, Yochun ngeprint hasil pengecekannya terhadap senyawa suntikan. Dia terkejut melihat hasilnya.
Yunho, Jaejoong, Hyukjae, dan Shi Eun keluar dari rumah sakit tempat mereka mengambil hati donor. Mendapat panggilan, Yunho berhenti dan mengangkatnya. Jaejoong mengambil wadah hati donor yang dibawa Yunho dan masuk ke ambulans. Yunho diberitahu Yochun kalau senyawa yang ada di suntikan itu sama dengan senyawa yang ditemukan dalam suntikan yang membunuh Sun Young. Yochun yakin orang-orang itu berasal dari kelompok yang sama. Kagetlah Yunho.
Begitu menutup telpon, dia melihat dua pria bertudung yang berkelahi dengannya di parkiran rumah sakit berdiri di seberang jalan dengan tatapan meledek. Jaejoong mengajak Yunho cepat masuk. Yunho melepas jas dokternya dan melemparkannya pada Jaejoong. Dia minta Jaejoong jalan duluan.
Yunho pun mengejar dua pria bertudung itu, tapi kehilangan jejak mereka. Sementara itu, Jaejoong cs telah sampai di RS Taemin dengan selamat. Begitu mereka sampai di ruang operasi, dokter Sungmin baru saja mengangkat hati pasien transplantasi hati. Jaejoong bingung harus melakukan apa, sebab Yunho belumlah datang.
Siwon tampak santai membaca buku sambil makan cookies. Padahal, Jaejoong berulang kali menghubunginya, tapi direject terus. Jaejoong kesal.
Di tempat lain, Yunho masih mengejar dua pria bertudung. Di RS Taemin, Jaejoong kembali ke ruang operasi. Salah seorang anggota tim operasi mengatakan tekanan darah pasien turun dan asidosis memburuk. Jaejoong menginstruksikan untuk menginduksi tekanan darah dengan inotropes. Dia juga memerintahkan Kim Byung Soo untuk keluar menghubungi Siwon dan Hyukjae untuk menghubungi Yunho. Sungmin bertanya apa yang harus mereka lakukan jika keduanya tidak bisa melakukannya? Dia berharap bisa melakukan operasi itu, tapi kemampuannya belumlah cukup.
Dua pria bertudung berkumpul kembali dan mencari-cari keberadaan Yunho. Padahal Yunho berdiri di atap gedung belakang mereka, setelah melompat-lompat di atap. Di atas atap, Yunho melihat HP-nya. Hyukjae menghubunginya.
Siwon menerima telpon dari Byung Soo. Ada 16 kali miss call di HP. Siwon bangkit dari kursinya dan pergi.
Yunho memutuskan untuk tidak mengangkat telpon Hyukjae. Dia meloncat turun, tepat di belakang dua pria bertudung. Dia sudah dalam perubahan metode vampir saat ini dan langsung menyerang dua pria bertudung. Mereka pun berkelahi. Dalam posisi tidak dikerjai, Yunho sanggup mengimbangi kekuatan keduanya.
Di ruang operasi, Jaejoong memutuskan untuk memimpin operasi transplantasi hati dan meminta Sungmin sebagai asistennya. Sungmin dan tim anggota operasi lainnya kaget. Byung Soo masuk ke ruang operasi dan melapor kalau Siwon akan sampai ke ruang operasi dalam waktu tiga puluh menit. Jaejoong menghela napas.
Di tempat lain, Yunho dan dua minion Siwon masih berkelahi. Merasa terpojok, salah satu dari minionnya Siwon menyorot senter lampu UV lagi ke mata Yunho. Sontak Yunho langsung menutupi matanya. Begitu selesai disorot, mata Yunho tidak masalah. Itu lantaran hadiah yang diberikan Yochun sebelumnya (ternyata berupa lensa kontak, bukannya obat hijau yang baru. Salah saya. Tepuk jidat!). Karena tidak ada luka dari serangan sinar UV tersebut, Yunho menjatuhkan dua cecunguk kecil itu.
Yunho melihat salah satu dari dua minion itu. Dipegangnya salah satu minion di bagian leher dan diangkatnya keatas sambil bertanya, "Siapa pembunuh ibuku?" Minion itu terkekeh dan menyuruh Yunho mencaJaejoonghu sendiri jika memang penasaran. Polisi datang ke tkp dan mengacungkan pistolnya ke arah mereka bertiga.
Dua minionnya Siwon mendapat angin untuk melarikan diri, makanya mereka menyerang dua polisi di belakang mereka dan langsung lari. Yunho berniat menyusul, tapi sepertinya urung dilakukan.
Siwon masuk ke RS Taemin dengan wajah ceria. Dia menyapa beberapa orang dokter dan masuk ke ruang ganti untuk mengganti bajunya dengan baju biru khusus operasi. Dia pun pergi ke ruang operasi dengan batin, 'Kau memilih pilihan hal yang tepat, Yunho. Itu pilihan terbaik bagimu. Terima kasih, karena tidak mengecewakanku.'
Jaejoong cs menengok ke arah pintu ruang operasi yang terbuka. Mereka menemukan Yunho berdiri di sana, siap melakukan operasi. Siwon datang belakangan dan kaget melihat Yunho berdiri di sana untuk melakukan operasi.
TBC…
