Cast : Cho kyuhyun as kim kyuhyun (17 yo)

Choi siwon (34 yo)

Kim kibum (18 yo)

Kwon yuri (29 yo)

Kim young woon/kangin as kyuhyun appa (36 yo)

Park (kim) jung soo/ leeteuk as kyuhyun umma (37 yo)

Lee ( kim) sungmin as kangin little brother (34 yo)

Cast lain muncul seiring berjalannya waktu :)

Warning : BL, Typo(s), aneh dll

Chapter 9

Siwon dan kyuhyun merasa sedang diadili saat ini, kyuhyun bahkan tidak berani mengangkat wajahnya sama sekali, namja manis itu tidak berani memandang namja yang saat ini berdiri di depannya dan siwon dengan tatapan tajam, sedangkan siwon, namja tampan itu terlihat lebih tenang dari kyuhyun, walaupun harus diakui dia sama gugupnya dengan kekasih manisnya, namun dia harus kuat untuk kyuhyun, siwon bahkan tidak melepaskan sedikitpun tangan kyuhyun dari genggamannya.

Dengan mengumpulkan sedikit keberanian siwon memandang namja di depannya, namja yang sudah dianggapnya sebagai sahabat bahkan sudah seperti saudaranya sendiri. "sungmin-ah" panggil siwon

"masih berani kau sebut namaku dengan mulutmu itu siwon!" bentak sungmin, terlihat jelas namja tampan sekaligus manis ini sangat marah pada siwon, yahhh dia tidak menyangka siwon berbuat hal yang seperti itu pada keponakan kesayangannya, awalnya sungmin hanya ingin memberikan kyuhyun kejutan dengan mengunjunginya tapi yang terjadi justru dirinya yang terkejut melihat adegan ciuman wonkyu yang terjadi di depan matanya.

"sungmin-ah, dengarkan penjelasanku dulu" mohon siwon

"ohh tentu saja kau harus menjelaskan padaku, atas apa yang kau lakukan pada kyunnie, apa kau sedang memanfaatkan kepolosan keponakanku siwon-ssi?" tuduh sungmin

"tidak!" sangkal siwon cepat, "tentu saja tidak min"

"lalu apa?" Tanya sungmin penuh emosi, namja yang biasanya sangat lembut ini bahkan menarik kerah baju siwon, hendak melayangkan pukulan ke wajah tampan itu

"samchon, jangan!" pekik kyuhyun sambil menahan tangan sungmin, airmata bahkan sudah merembes keluar dari matanya, dia begitu takut, tidak pernah dia melihat samchonnya seperti ini, biasanya dia begitu lembut dan penyayang tapi sekarang dia begitu menakutkan.

"lepas kyu, biarkan samchon menghajar namja brengsek ini!" marah sungmin, namun kyuhyun tidak juga melepaskan tangan sungmin, membuat sungmin tidak sengaja melepaskannya secara kasar dan membuat kyuhyun terdorong lumayan keras dan terjatuh di lantai, jangan remehkan tenaga sungmin, walau bagaimanapun adik dari kangin ini menguasai matrial art.

"baby!" pekik siwon, namja tampan itu langsung melepaskan cengkraman sungmin dan menghampiri kyuhyun untuk membantunya berdiri, dipeluknya kyuhyun yang sekarang tampak sesenggukkan, "sungmin, aku tidak akan melawan kalau kau memukulku, tapi kumohon jangan sakiti kyuhyun" ucapnya tegas

"kalian berdua membuatku gila, kau tau itu siwon, kau tidak ingat siapa kyuhyun hah? Dia sudah seperti keponakanmu sendiri" ucap sungmin frustasi, ada rasa bersalah saat melihat kyuhyun menangis dan terjatuh karnanya, bagaimanapun dia sangat menyayangi keponakan manisnya, itulah mengapa dia begitu marah melihat siwon mencium kyuhyun dengan cara seperti itu.

"kami saling mencintai min" ucap siwon masih sambil berusaha menenangkan kyuhyun

"astaga! Kau jangan gila siwon, kau tidak tau berapa usia kyuhyun hah?!" bentak sungmin

"aku tau, tentu saja ku tau min, aku ada disana saat kyuhyun pertama kali membuka mata di dunia ini, tapi apakan perasaan ini salah? Bukankah cinta tidak memandang usia dan gender?" ucap siwon memelas, berharap sungmin mengerti bagaimana perasaan keduanya.

"demi tuhan, dia masih kecil siwon" ucap sungmin kali ini lebih seperti memohon

"aku tidak bisa memilih dengan siapa aku jatuh cinta sungmin, tapi hatiku sendiri yang memilih kyuhyun" jawab siwon tanpa ragu

"aku tidak tau lagi apa yang harus kukatakan, apa kangin hyung dan leeteuk hyung tau?" Tanya sungmin, kedua namja di depannya terdiam dan itu sangat jelas bahwa hyungnya itu sama sekali tidak tau tentang hubungan terlarang antara siwon dan kyuhyun, "aku akan mengatakan pada mereka" ucapnya sambil mengambil smartphonenya dari saku, bagaimanapun ini harus dihentikan, ini tidak benar.

Kyuhyun yang mendengar ucapan sungmin langsung melepaskan pelukan siwon, namja manis ini menghampiri sungmin, sedangkan siwon terlihat pasrah akan apa yang akan terjadi, apakah secepat ini, secepat inikah kangin tau dan mungkin secepat inikah dia kan berpisah dengan kyuhyun, yahh kangin pasti akan menjauhkannya dari kyuhyun, dan kalau sampai hal itu terjadi mungkin siwon akan memilih mati.

"samchon kyu mohon jangan" lirih kyuhyun sambil bersimpuh di depan sungmin dan memegang kaki shamchonnya itu erat, masih dengan airmata yang terus mengalir di pipinya kyuhyun memandang sungmin, "k-kyunnie sangat mencintai siwon ahjussi, kyunnie tidak ingin berpisah dengan ahjussi" lirih kyuhyun.

"kyunnie/baby" panggil siwon dan sungmin berbarengan karena tidak menyangka dengan tindakan kyuhyun, siwon yang baru saja sadar dari keterkejutannya langsung mengikuti langkah kyuhyun, bersimpuh di depan sungmin.

"apa yang kalian lakukan? Berdirlah!" ucap sungmin dia merasa menjadi orang yang sangat jahat disini

"kyu mohon samchon" ucap kyuhyun

"sungmin-ah" mohon siwon

Sungmin memandang kyuhyun, dia tidak pernah tega melihat kyuhyun menangis, kyuhyun adalah keponakan kesayangannya, dan akan selalu begitu, alasan mengapa sungmin sangat marah pun karna sungmin takut, sungmin sangat takut kyuhyun akan terluka, bagaimana kalau nanti orang – orang membicarakan tentang mereka, kyuhyunnya masih sangat kecil, pasti sangat sulit menghadapi masyarakat yang terkadang bisa sangat kejam.

Sungmin memandang siwon dan kyuhyun bergantian, mencari kebohongan dan keraguan disana, namun yang ditemukannya adalah keyakinan dan rasa cinta yang begitu besar, sungmin tidak bisa melakukan apapun, mungkin menentang merekapun percuma, dan setelah difikir – fikir ini juga bukanlah salah mereka, benar apa kata siwon, dia tidak bisa memilih orang yang dia cintai. Pandangan sungmin mulai melunak, diurungkan niatnya yang hendak menelpon kangin, "berdirilah kyu!" perintahnya

"samchon" lirih kyuhyun

"berdirilah atau ahjussi tidak akan merestui kalian" ucap sungmin dengan nada tegas

"mwo?min maksudmu?" Tanya siwon kaget

"apa kau sekarang jadi bodoh choi siwon?, aku tidak akan memberitahu kangin hyung" ucap sungmin

"jongmal samchon?" Tanya kyuhyun

"ne, samchon tidak akan memberitahukan, samchon tidak ingin menjadi orang jahat yang memisahkan dua orang yang saling mencintai" ucap sungmin lembut sambil menarik kyuhyun untuk berdiri lalu memeluk keponakan tersayangnya itu.

"samchon tidak akan memisahkan kyu dengan siwon ahjussi?" Tanya kyuhyun lagi

"anny, baby mian karna samchon membentakmu" sesal sungmin sambil mengusap air mata kyuhyun

"gomawo, kyunnie sayang samchon" kyuhyun memeluk sungmin dengan erat

"gumawo sungmin-ah" ucap siwon tulus, wajahnya memancarkan kelegaan setidaknya ada satu orang yang mendukung hubungannya dengan kyuhyun, walaupun dia tau sebenarnya sungmin masih belum rela melepaskan kyuhyun padanya.

"jangan senang dulu choi siwon, aku memang tidak akan melaporkan kalian, tapi kalau kau berani membuat babyku menangis, aku adalah orang pertama yang akan menjauhkannya darimu dan aku berjanji kau tidak akan bisa melihatnya lagi" ancam sungmin sungguh - sungguh

"aku berjanji, kau boleh membunuhku kalau aku mengingkarinya"

"kupegang ucapanmu choi siwon" ucap sungmin tegas.

.

.

"sekarang apa yang akan kau lakukan siwon?" Tanya sungmin serius, kedua namja tampan ini sekarang sedang ada di halaman belakang mansion kim, setelah sungmin menidurkan kyuhyun, dia memang meminta siwon menemuinya untuk bicara.

"entahlah, aku juga belum tau" jawab siwon, dia tau dengan pasti apa yang ditanyakan sungmin

"kau tentu tau, cepat atau lambat pasti orang lain akan mengetahuinya siwon, termasuk kangin hyung dan leeteuk hyung" ucap sungmin

"aku tau, tapi aku masih ragu?"

"apa maksudmu siwon, kau jangan main – main" sungut sungmin

"tidak min, jangan salah paham, aku bukan ragu pada perasaanku terhadap kyuhyun, cintaku terlalu besar untuknya, yang membuatku ragu adalah kangin hyung dan leeteuk hyung, aku tidak takut kalau mereka marah padaku, tapi yang kutakutkan adalah kalau mereka kecewa padaku, kau tau benar seberapa berartinya kangin dan leeteuk hyung untukku" ucap siwon dengan tatapan menerawang.

"jadi?"

"untuk saat ini hanya ini yang bisa kulakukan, berusaha untuk menutupi hubungan ini, setidaknya sampai aku cukup siap untuk memberitau kangin hyung dan leeteuk hyung" jawab siwon

"aku mengerti" jawab sungmin

"min kumohon, berikanlah kekuatan untuk kami, ini sudah cukup sulit untukku dan kyuhyun" pinta siwon

"tentu, asalkan kau bisa membuat kyuhyun bahagia aku akan mendukungmu siwon" ucap sungmin tulus.

"gomawo, kau memang sahabatku" siwon memeluk sungmin

"tapi, bolehkan aku melakukan satu hal siwon?' Tanya sungmin

"apa?" Tanya siwon

"ini" setelah mengatakan itu sungmin langsung melayangkan pukulan yang tepat mengenai pipi kiri siwon, yang siwon yakini akan meninggalkan bekas karena sungmin memukulnya dengan sangat keras.

"YAKK! APA YANG KAU LAKUKAN KIM SUNGMIN?!" marah siwon sambil memegang pipi kirinya yang terasa ngilu, namja tampan itu memandang tidak percaya pada sahabatnya.

Sungmin hanya menampilkan wajah polosnya, "aku memang mengatakan akan mendukungmu, tapi aku tidak menyukai kau menyentuh keponakanku seenaknya, kau fikir apa yang kau lakukan tadi dasar choi mesum? Mencium kyuhyun seperti itu, pokoknya kalau babykyuku tidak polos lagi aku akan menghajarmu siwon" kesal sungmin

"yahh, apa salahnya sepasang kekasih berciuman?" Tanya siwon tidak percaya

"memang tidak salah, tapi kau juga harus memikirkan usia kyuhyun, kau fikir aku tidak tau kalau kau sering mencium kyuhyun" ucap sungmin, namja tampan ini memang sudah mengintrogasi kyuhyun saat menemani kyuhyun untuk tidur tadi.

"habis babykyu sangat manis" jawab siwon enteng

PLAKKK sungmin memukul kepala siwon keras melihat sahabatnya itu mulai tersenyum – senyum aneh, "jangan berfikiran kotor siwon" ucapnya

"ck siapa yang berfikiran kotor" gumam siwon sambil mengelus kepalanya, bisa hilang ketampanannya kalau terus di aniyaya sungmin

"tentu saja kau kuda, lihat saja aku akan mengawasi kalian seminggu ini, tidak akan kubiarkan kau menyentuh – nyentuh babyku seenakmu" ucap sungmin lalu meninggalkan siwon untuk kekamarnya, dia mulai merasa lelah, setelah melewati perjalanan dari jepang – korea dia memang belum sempat istirahat, ditambah kenyataan yang baru saja dia terima dari wonkyu, dia benar – benar butuh tidur.

Siwon hanya menghela nafas pasrah, pupus sudah harapannya untuk menghabiskan waktu berdua dengan kyuhyun, dengan langkah gontai diusulnya sungmin, sepertinya dia juga sudah mulai lelah.

.

.

Siwon mendengus kesal memandang sepasang paman dan keponakan yang saat ini sedang bermain game di ruang keluarga kim, namja tampan ini tidak menyangka sungmin benar – benar melakukan ancamannya, sahabatnya itu sama sekali tidak membiarkan mereka hanya berdua saja, jangankan untuk bermesraan dengan kyuhyun bahkan mendekati namja manis itu dalam jarak kurang dari dua meter pun sangat sulit, sungmin benar – benar jadi bodyguard kyuhyun.

"jangan memasang wajah cemberut begitu siwon, sama sekali tidak cocok dengan wajahmu" komen sungmin dengan mata masih tetap focus ke layar televisi di depannya, walaupun diam – diam dia melirik siwon yang tengah memasang ekspresi merajuk.

"kau fikir ini karna siapa?" sungut siwon, namja tampan itu tidak sengaja melihat kyuhyun yang mencuri pandang ke arahnya, sepertinya namja manis itu kasian pada siwon yang tidak bisa dekat – dekat dengannya. Siwon bisa melihat kyuhyun menggerakkan bibirnya, berbicara sesuatu tanpa suara, senyum siwon mengembang begitu mengatahui yang diucapkan kyuhyun adalah sa-rang-hae, hanya begitu saja mampu membuat kekesalan siwon hilang, ahh ingin sekali dia memeluk dan mencium kekasih manisnya itu, kalau saja tidak ada sungmin yang sekarang menatapnya tajam.

"ehmmmm" siwon berdehem lalu berusaha mengalihkan pandangannya ke arah lain, begitu sungmin tak lagi melihatnya namja tampan ini kembali menatap wajah kyuhyun, memandang setiap ekspresi menggemaskan dari wajah manis itu, ahh dia tidak akan pernah bosan oleh semua ekspresi di wajah kyuhyun, semuanya tampak polos dan menggemaskan, siwon merasa jatuh cinta lagi dan lagi pada kyuhyun.

"babykyu, samchon ke kamar mandi sebentar ne" pamit sungmin sambil beranjak dari duduknya, siwon yang mendengar ucapan sungmin tidak dapat menahan senyumnya, setidaknya ada kesempatan berdua dengan kyuhyun walau sebentar.

"siwon jangan curi – curi kesempatan" ucap sungmin tajam yang sepertinya menyadari fikiran siwon

"iya, cerewet" jawab siwon, walaupun begitu siwon memperhatikan sungmin, dan begitu namja itu hilang dibalik pintu kamar mandi dengan secepat kilat siwon berlari menghampiri kyuhyun, dan langsung memeluk tubuh itu erat.

"aigo baby, bogoshipo, ahh ahjussi sangat tersiksa tidak bisa memelukmu" ucap siwon sambil mengecup puncak kepala kyuhyun berkali – kali

"nado ahjussi" balas kyuhyun manis, namja manis berpipi chubby itu melesakkan kepalanya ke dada bidang siwon

"samchonmu itu menyebalkan sekali" keluh siwon sambil mengusap rambut lembut kyuhyun sayang, dipandanginya wajah manis pujaan hatinya itu, sedangkan kyuhyun hanya terkekeh pelan melihat ahjussi tampannya yang tengah merajuk, siwon memang sangat berbeda dengan saat di depan kamera dan kehidupan nyatanya, pasti fans siwon tidak tau kalau sebenarnya siwon juga memiliki sifat yang kekanakan apalagi ketika bersama kyuhyun.

"itu karna samchon sangat menyayangi kyu ahjussi" jawab kyuhyun sambil tersenyum manis, yang mendatangkan kecupan di bibir dari siwon, sekali, dua kali,tiga kali ahh siwon sangat menyukai bibir kyuhyun, sedangkan wajah manis itu kini sudah memerah sempurna menerima perlakuan manis dari namjachingunya.

"kau memang pantas disayangi baby, ahjussi sangat beruntung mendapatkanmu" ucap siwon tulus

"kyu juga sangat beruntung karna dicintai seseorang sebaik ahjussi" jawab kyuhyun malu – malu, "ahjussu sudah kembali sana, namti samchon kembali" usir kyuhyun untuk menghilangkan rasa malunya.

"poppo" ucap siwon sambil memajukan bibirnya ke wajah kyuhyn

CUP, kyuhyun mengecup bibir siwon sekilas, wajahnya semakin merah, "sudah sana ahjussi" usir kyuhyun untuk menutupi rasa malunya.

"ne, tuan putri" goda siwon lalu kembali ke tampatnya dengan hati yang riang, kedua namja yang sedang dimabuk asmara ini sama sekali tidak menyadari sejak tadi ada sepasang mata yang mengintip mereka dari balik pintu kamar mandi, sepasang mata milik sungmin, sebenarnya namja tampan sekaligus manis ini sudah sejak tadi menyelesaikan urusannya si kamar kecil, namun dia ingin melihat apa yang dilakukan siwon kalau dia sedang tidak ada, dan melihat apa yang terjadi sungmin dapat menyimpulkan satu hal, bahwa sahabatnya benar – benar namja mesum, bisa – bisanya dia mencium bibir keponakan manisnya seenaknya, hahh sungmin harus menjaga kyuhyun ekstra ketat, terutama dari kuda mesum seperti siwon.

Setelah memastikan keadaan aman sungmin keluar dari kamar mandi dengan santai, seolah – olah dia tidak tau apapun, namja tampan itu langsung duduk kembali ke tempatnya di samping kyuhyun.

.

.

"baby jaga kesehatanmu ne" ucap sungmin lembut sambil memeluk kyuhyun erat. Ketiga namja itu, sungmin, kyuhyun dan siwon saat ini sedang berada di bandara incheon, masa liburan sungmin yang harusnya seminggu justru hanya menjadi tiga hari, ada masalah di perusahaannya yang berada di jepang sehingga mengharuskan namja tampan itu untuk segera pulang, walaupun tidak rela, karna dengan kepergiannya siwon pasti bisa macam – macam dengan kyuhyun, namun harus bagaimana lagi, ini adalah kewajibannya.

"ne samchon tenang saja" jawab kyuhyun

"dan satu lagi, jangan dekat – dekat dengan si kuda mesum?" bisik sungmin

"mwo?! Kuda mesum?" Tanya kyuhyun bingung sambil memandang pamannya.

"iya kuda mesum yang sedang berdiri di sana itu" jawab sungmin sambil menunjuk siwon yang berdiri tidak terlalu jauh dari mereka lengkap dengan penyamarannya, namja tampan itu berdiri sambil menatap sungmin kesal karna belum melepaskan pelukannya pada kyuhyun.

"maksud samchon siwon ahjussi?" Tanya kyuhyun polos

"benar, babykyu harus hati – hati padanya, kalau dia macam – macam dengan kyu, semprot dengan ini" sungmin diam – diam memberikan sebuah botol kecil di tangan kyuhyun

"apa ini ahjussi?" Tanya kyuhyun melihat botol kecil di tangannya

"semprotan merica" jawab sungmin, "kalau tidak mempan, gunakan ini kyu" sungmin kembali diam – diam memberikan sebuah benda pada kyuhyun

"alat kejut listrik?" ucap kyuhyun begitu mengenali alat yang diberikan sungmin, dia cukup sering menggunakan alat in untuk penelitian di sekolah jadi dia tau.

"ne, kalau dia macam – macam pada babykyu, mulai menciumi atau memelukmu jangan ragu setrum saja dia" ucap sungmin sadis

"tapi untuk apa?" Tanya kyuhyun bingung

"dengar kyu, kalau siwon sering mencium dan memelukmu kau bisa hamil" ucap sungmin ngaco

"benarkah ahjussi? Tapi ahjussi juga sering memeluk kyu? Kibum hyung, eomma appa juga" Tanya kyuhyun, dia masih sekolah dan belum mau hamil, membayangkan perutnya yang membuncit besar saja kyuhyun sudah bergidik ngeri, tanpa sadar namja manis itu melirik ke perutnya, hahh kyuhyun bahkan lupa kalau dirinya adalah namja dan termakan bualan sungmin.

"itu berbeda, siwon kan pacar kyunnie,kalau samchon, eomma dan appa kyu tidak papa, kibum juga tidak boleh" sungmin mendengus kesal mendengar nama tentangga kyuhyun itu, ternyata bocah dingin itu masih suka memeluk keponakan kesayangannya, dia tidak rela. "kyu tidak mau hamil kan?" Tanya sungmin

"anny!" sahut kyuhyun cepat, sungmin menyeringai mendengar jawaban kyuhyun, sepertinya dia berhasil memanipulasi keponakan polosnya.

"karna itu turuti kata – kata samchon ne" ucap sungmin, "eummmm"kyuhyun mengangguk mantap, namja manis ini sangat takut sudah berapa banyak siwon memeluk dan menciumnya, dia tidak mau hamil! No!

"yah! Tak bisakah kalian mengakhiri pelukan itu?" protes siwon yang sepertinya mulai gerah melihat sungmin tak melepaskan pelukan di tubuh kekasihnya.

"Yak! Kuda, kyuhyun ini keponakanku terserah aku mau melakukan apa" sewot sungmin, namja tampan ini semakin mengeratkan pelukannya, "aku bahkan bebas melakukan ini" setelah mengucapkan itu sungmin mengecup bibir kyuhyun sekilas, hal yang biasa dia lakukan kalau sedang gemas dengan keponakan manisnya, namun kali ini dia lakukan untuk menggoda siwon, sungmin sama sekali tidak menyangka siwon bisa seposessive itu pada kyuhyun.

"KIM SUNGMIN! KAU BENAR – BENAR INGIN MATI!" marah siwon, walaupun dengan sungmin yang merupakan paman kyuhyun sendiri siwon tetap tidak rela, apalagi sungmin mencium bibir kyuhyun, bibir manis itu kan hanya miliknya.

"dah baby, samchon pergi dulu" sungmin mencium pipi kyuhyun sekilas sebelum namja tampan itu berlari menuju pintu keberangkatan, yahh dia menghindari kuda mengamuk. "HEI KUDA MESUM, JANGAN BERBUAT MACAM – MACAM DENGAN KYUNIE-KU" teriak sungmin jahil sebelum namja itu menghilang di pintu keberangkatan

"dasar sungmin sialan" umpat siwon, dirinya benar – benar malu sekarang karna seluruh orang yang ada di bandara kini menengok ke arahnya karna teriakan dasyat sungmin, untung saja dia memakai penyamaran kalau tidak mungkin besok pagi wajahnya sudah terpampang di sampul depan majalah dengan tema 'siwon mesum'. Hahhh siwon menghela nafas sejenak berusaha menenangkan dirinya, ya setidaknya setelah ini dia bisa berdua saja dengan kyuhyun, dia sudah membayangkan hal – hal romantis apa saja yang akan dia lakukan bersama kyuhyun, ahhh memikirkannya saja siwon sudah senyum – senyum sediri, hilang sudah kekesalannya tadi.

"baby" panggil siwon pada kyuhyun yang masih memandang ke arah perginya sungmin, siwon tau kyuhyun pasti mengharapkan bisa lebih lama menghabiskan waktu dengan samchonnya. "hey baby, kajja kita pulang" ajak siwon, kyuhyun mengangguk, siwon hendak memeluk pinggang kyuhyun untuk jalan bersama namun kyuhyun terlihat menjauhkan badannya.

"ada apa baby?" Tanya siwon heran

"ini" kyuhyun mengacungkan semprota merica di depan siwon, "samchon bilang, kyu harus menyemprot ahjussi kalau ahjussi mulai peluk – peluk kyu" jawab kyuhyun polos, ckck namja manis ini memang selalu mendengarkan ucapan samchon kesayangannya.

"wae baby?" Sedangkan siwon, namja tampan itu tampak terbengong di tempanya.

"kyu tidak mau hamil, kyu kan masih sekolah ahjussi" jawab kyuhyun sambil berjalan mendahului siwon.

"mwoya? Apa lagi ini?, awas kau kim sungmin!" ancam siwon dalam hati, bahkan saat sekarang sahabatnya itu sudah tidak ada diantara mereka, namja tampan itu tetap bisa mengganggu kemesraannya dengan kyuhyun, entah cara apa yang dilakukan sungmin untuk mempengaruhi kekasih manisnya ini.

.

.

Siwon mengerahkan segala cara untuk membuat kyuhyun tidak lagi menolak berdekatan dengannya, mulai dari menjelaskan kepada namja manis itu kalau berpelukan dan ciuman tidak akan menyebabkan hamil sampai mengiming – imingi namja manis itu kaset game terbaru dan makanan kesukaan kyuhyun, sampai akhirnya namja manis itu mau berdekatan dengannya.

Kedua namja berbeda usia ini saat ini sedang menikmati memandangi hujan dari balkon kamar kyuhyun, sepasang kekasih ini tadinya ingin jalan – jalan namun hujan yang turun tiba – tiba membuat siwon mengurungkan niatnya, dia tidak ingin kyuhyun sakit, siwon tau sejak kecil kyuhyun sangat sensitive dengan hujan dan udara dingin.

"apa baby kedinginan?" Tanya siwon lembut

"sedikit" jawab kyuhyun, namun badannya yang agak bergetar manunjukkan bahwa namja manis ini benar – benar kedinginan.

"baby, apa sudah hangat?" Tanya siwon sambil memeluk kyuhyun dari belakang, mencoba menyalurkan rasa hangat ke tubuh kekasih kecilnya.

"hmmm" sahut kyuhyun sambil merapatkan tubuhnya pada siwon, namja manis ini merasa lebih baik saat siwon memeluknya, ahjussi tampannya ini bahkan lebih hangat dari mantel bulu yang dibelikan ummanya ataupun selimut tebal yang ada si kamarnya, menurut kyuhyun berada di pelukan siwon tidak hanya hangat namun juga nyaman.

"apa kita masuk saja?" Tanya siwon khawatir

"anny, kyu suka disini ahjussi, lagipula sekarang kyu sudah hangat" sahut kyuhyun sambil memberikan senyuman menenangkan pada kekasihnya

"baiklah kalau itu maumu" siwon mengelus pelan pipi kyuhyun yang kemerahan karna udara dingin, namja tapman itu begitu bersyukur akhirnya setelah dirinya harus bersabar selama beberapa hari tidak bisa dengan bebas menghabiskan waktu berdua dengan kyuhyun, waktu yang ditunggu – tunggunya datang juga, dimana hanya ada kyuhyun dan dirinya, saat dia bebas menunjukkan cintanya pada kyuhyun.

"ahjussi"panggil kyuhyun tiba – tiba

"hemm? Ada apa?" Tanya siwon lembut, semakin ditenggelamkan tubuh yang lebih kecil darinya itu di kedua lengannya

"samchon, benar – benar tidak akan mengatakan pada appa kan?" Tanya kyuhyun ragu, yahh pamannya tadi memang sudah mengatakan akan merahasiakan ini dari appanya, namun kyuhyun tetap saja khawatir.

"wae? Apa baby taku appamu marah?" Tanya siwon

"anny, kyu tidak takut appa marah pada kyu, tapi kyu takut kalau appa menyakiti ahjussi dan menjauhkan ahjussi dari kyu" jawab kyuhyun lirih

Mendengar jawaban kyuhyun membuat hati siwon menghangat, dikecupnya berkali – kali puncak kepala kyuhyun, dia tidak menyangka kyuhyun justru menghawatirkannya, "kau tenang saja baby, apapun yang terjadi ahjussi tidak akan menyerah untuk bersamamu, walaupun harus menentang appamu, ummamu, siapapun, ahjussi tidak akan takut" sahut siwon tegas

"gomawo ahjussi, saranghae" ucap kyuhyun tulus

"nado saranghae my baby" siwon menatap kyuhyun lembut, mendekatkan wajahnya pada wajah manis kekasihnya, mengerti dengan apa yang akan dilakukan siwon kyuhyun menempelkan tangannya di depan bibirnya, tepat sebelum bibir tipis itu menyentuh bibir pinkishnya.

"wae baby?" Tanya siwon heran

"emmmm" ucap kyuhyun ragu "kyu tidak akan hamil kan kalau kita berciuman?" Tanya kyuhyun

Astaga! Siwon benar – benar ingin membenturkan kepalanya di tembok, padahal tadi dia sudah menjelaskannya pada kyuhyun, "tentu saja tidak baby, ayolah ahjussi benar – benar ingin menciummu" gemas siwon

"emmm baiklah" ucap kyuhyun malu – malu, namja manis itu memejamkan matanya ketika wajah siwon mulai mendekat ke wajahnya, kyuhyun bahkan dapat merasakan nafas siwon yang segar menerpa wajahnya, hidung mereka sudah saling bersentuhan saat tiba – tiba sebuah getaran dari saku siwon menggagalkan semuanya.

"aishhh siapa sihh?" kesal siwon saat lagi – lagi acaranya terganggu sedangkan kyuhyun mengalihkan pandangannya ke arah hujan, agar siwon tidak melihat wajahnya yang memerah, kyuhyun benar – benar malu.

"yoboseo!" sahut siwon ketus setelah mengangkat panggilan dari manajernya, donghae

"astaga, apa kau sedang PMS siwon?" Tanya donghae ngaco

"ck, kau mengganggu acaraku hyung, ada apa?" Tanya siwon to the point

"sutradara shin meminta take ulang beberapa scene" jawab donghae

"mwo? Kapan?"

"tentu saja sekarang kuda, yang lainnya sudah di lokasi tinggal menunggumu saja" jawab donghae

"aishh, aku tidak bisa hyung, kyuhyun sendirian dirumah dan aku harus menjaganya"

"tapi kau harus professional siwon, begini saja ajak kyuhyun ke lokasi, atau kau bisa menitipkan ke tetangganya yang bernama ki- siapa ahh kibum itu" saran donghae

"hell NO!" tolak siwon cepat tentu saja dia tidak akan rela kyuhyunnya yang manis bersama bocah es yang jelas – jelas menyukai kekasihnya itu, siwon melirik kyuhyun sekilas, dia juga tidak tega meninggalkan kyuhyun sendiri, bagaimana kalau nanti ada perampok? Penculik? Penguntit?, ahh sepertinya siwon mulai berlebihan kalau menyangkut kekasih manisnya. "baiklah akan kutanyakan pada kyuhyun" ucap siwon akhirnya lalu mengakhiri panggilannya secara sepihak.

"baby" panggil siwon

"ne?"

"mian ahjussi harus ke lokasi syuting" sesal siwon

"jadi kyu ditinggal sendiri?" sedih kyuhyun

"tentu saja tidak baby, bagaimana kalau baby ikut ahjussi ke lokasi?" Tanya siwon

"bolehkah?" Tanya kyuhyun semangat, pasalnya sudah sejak lama dia ingin melihat siwon berakting secara langsung

"tentu saja, apa kyu tidak keberatan?"

"tentu saja tidak, kyu justru senang, kajja kita berangkat ahjussi" ucap kyuhyun tidak sabar

Siwon tersenyum melihat tingkah kekanakan kekasihnya, dia tidak menyangka kyuhyun akan senang hati menemaninya, "baiklah, let's go!" ucap siwon yang mulai tertular semangat kyuhyun.

TBC

Gimana ya wonkyu yang seharian di lokasi syuting? Ada saran?

Mian lanjutannya lama banget chingudeul, saya sudah berusaha secepat mungkin tapi emang lagi stuck nihh, semoga chap ini memuaskan, kalau banya typo mohon dimaklumi yah he, ohh ya terima kasih reviewnya, maaf gak bisa bales satu – satu tapi saya baca kok sueeeeeeeerrrrrrr, akhir kata #pai-pai