Author : Ini special-chapter buat Xanxus. Happy Birthday! XDD

Bel : ushishishi… kira- kira Squally bakal ngasih apa ya?

KATEKYO HITMAN REBORN!

Akira Amano

Varia HQ Musical

Story by Reni-is-Ishida

Pair : XS

Warning : AU, OOC, shonen-ai, dan ke-geje-an lainnya..

Theme song : Happy Birthday by New Kids on the Block

Special Chapter : Xanxus's birthday

Sehari sebelum hari buru- er ulangtahun Xanxus, Bel dan kawan- kawan sibuk mempersiapkan pesta untuk Bos tercintanya tersebut.

"Bel, kau salah naruh pitanya, bukan disitu. Aduh~ Fran jangan besar- besar gunting kertasnya," terdengar 'komando' dari Lussuria.

"Ushishihi.. kau cerewet sekali, Lussie. Ini adalah pekerjaan rakyat jelata, tapi demi bos semua akan kulakukan sepenuh hati," kata Bel sambil mengikat pita di tiang sudut ruangan.

"Lussuria-senpai, seperti ini?" tanya Fran sambil menunjukkan potongan kertasnya.

"Hmm.. sudah lumayan, tapi masih terlalu besar. Oya, mana Squally?" Lussuria mencari sosok Squalo dengan menyipitkan matanya melihat di sudut ruangan.

"Squalo ada tugas," jawab Levi singkat padat dan jelas.

"Tugas? Kasihan sekali dia, padahal besok sudah hari ulangtahun bos. Dia tidak bisa berpesta bersama kita dan Bos," ujar Lussuria sedih sambil menahan dagunya.

- Kemarin malam-

"Aku mau minta cuti, bos!" kata Squalo singkat.

"Cuti? Buat apa, sampah?" gumam Xanxus dengan suara beratnya.

"A-aku.. ingin istirahat. Jadi kau harus mengabulkannya, karena aku belum pernah sekalipun minta cuti," ujar Squalo.

"Hmm.. berapa hari? Dan kapan?"

"Dua hari, mulai besok."

"…" Xanxus diam lalu berdiri dari kursi kerjanya dan berjalan menuju Squalo.

"V-voi, mau apa kau?" wajah Squalo mulai merona.

Ketika Squalo tersudut di dinding, segera Xanxus meletakkan telapak tangan kanannya di dinding tepat di sebelah leher sebelah kiri Squalo.

"Cepat kembali, sampah!"

=== nnnn ===

"Che! Susah sekali, berulang- ulang sudah aku coba kenapa rasanya aneh begini?" kata Squalo kesal.

Squalo menyewa sebuah vila yang berada jauh dari markas, sengaja berbuat begitu untuk memberikan kejutan pada kekasihnya. Xanxus. Diam- diam dia telah menyiapkan bahan- bahan untuk membuat brownies. Brownies mini untuk Xanxus.

"Ini masih terlalu manis, apa kau mau dibunuhnya karena ingin merontokkan giginya? Tidak Squalo, kau harus mencobanya sekali lagi," Squalo bergumam. Dan mengulangi lagi membuat brownies seenak mungkin untuk Xanxus.

Berulang- ulang kali dicobapun hasilnya tetap sama saja. Squalo yang hampir menyerah mengehentikan 'eksperimen'nya.

"Kurasa besok pagi aku akan mencobanya lagi,"

=== nnnn ===

10 Oktober..

Happy Birthday to you, this is your day

On this day for you we're gonna love you in every way.

This is your day, your day, happy birthday to you,

To you, to you

Happy birthday to you, you're still young

Age is just a number, don't you stop having fun

This is your day, your day, happy birthday to you

This day only comes once every year

Because you're so wonderful with each,

And everything you do, hey!

"Happy birthday, Bos!" teriak Lussuria dan kawan- kawan.

"Ushishishi, sayang kekasih bos tidak bisa mendampingi," kata Bel cengengesan.

"Diam kau, sampah!" kata Xanxus datar.

"Senpai, kalau ngomong hati- hati nanti di - *jleb* sakit senpai," kata Fran sambil memegang topi kataknya yang tertancap pisau Bel.

- Xanxus pov -

Kenapa aku disini dengan sampah- sampah ini? Membosankan. Apa gara- gara 'dia' absent jadi membosankan seperti ini. Aku jadi gak punya 'mainan' malam ini.

-End of Xanxus pov-

Xanxus menyeringai sendiri, sedangkan semua anak buahnya berpesta dan ber'gaduh ria'.

=== nnnn ===

Tok.. Tok..

Ada yang mengetuk pintu ruang kerja Xanxus.

"Che! Apa sampah- sampah itu masih ingin berpesta? Masuklah!"

Pintupun terbuka. Dan Xanxus terperanjat sejenak. Yang mengetuk pintunya bukan Lussuria, Bel, Fran maupun Levi. Tapi, Squalo. Squalo masuk ruangan dengan membawa kotak berisi brownies 'hasil karya'nya sendiri.

"Ini untukmu! Selamat ulangtahun," kata Squalo singkat, tapi sekilas menyunggingkan sebuah senyuman yang paling manis.

Entah kenapa Xanxus yang melihat senyuman sekilas itu menjadi merah pipinya. Mungkin terpesona.

"Kau!"

Squalo yang tahu wajah Xanxus yang sudah semerah kepiting rebus, mendekatkan wajahnya kepada Xanxus. Lebih dekat, lebih dekat. Bibir mereka bertemu. Saling melumat dan menjilat. Untuk sesaat Squalo melepas ciumannya.

"Satu"

Dan Squalo kembali mendekatkan bibirnya lagi pada bibir Xanxus. Bibir merekapun beradu kembali. Saling menyerang dan tak mau kalah. Sejenak Squalo kembali melepaskan ciuman.

"Dua," hitung Squalo sambil tersenyum. "Dan sekali lagi, karena sunah rasul." *sejak kapan Squalo jadi mualaf?*

Squalo kembali melakukan ciuman. Xanxus pun dengan senang hati menghisap dan menyerang di tiap- tiap bagian mulut Squalo.

"Buon Compleano, Xanxus!"

Xanxus seketika itu juga menarik tubuh Squalo lebih dekat padanya. Memeluknya dan kembali menciumnya. Puas menciumi bibir Squalo yang seksi, tangan kanannya meraih rambut indah milik Squalo.

"Hmm.. rambutmu, terkena tumpahan coklat," kata Xanxus.

"Be- benarkah?"

Kesempatan ini tidak disia-siakan Xanxus untuk 'menyerang' Squalo. Diapun menjilat leher kiri Squalo. Sang empu pemilik leher pun mendesah.

"Xan..xus,"

"Hmmm.. ada apa?"

"Kau nggak tahu ya? Fic ini ratenya masih T lho,"

"Lalu, ada apa?"

"Jangan melakukan 'lebih' di fic ini,"

Xanxus menghentikan 'aktivitas'nya.

"Che! Baiklah aku akan memanggil author bodoh itu untuk segera menyeleseikan fic ini. Dan kita bisa 'melakukan'nya dengan rahasia."

"Ba-baiklah,"

"Tunggu aku disini,"

===== end of special chapter =====

Author : "Minna- san gomen udah ngecewain, tapi beneran ini ratenya masih T, dan saya masih belum 'ngeh' betul soal 'u-know-what' di dunia peryaoian. Mohon bantuan idenya untuk membuat lanjutannya ato bahkan mau bikin remake fic diatas. Bisa kasih tau lewat PM ato Review. Sankyuuu."