YOSH! Halo minna-san! Kembali lagi ke author kita yang penuh gaje ini! Well... karna di chapter sebelumnya saya mendapatkan lebih banyak flames daripada praise :3.. saya jadi tambah bersemangat menambah chapter nya! Sebelumnya... saya sering mendapat review... ' tolong satsuki, kushina, mikoto dibuat lupa ingatan... soalnya kalau dia tetep inget masa lalu nya alurnya terlalu maksa... ' well! Saya akan gunakan idea anda itu! Dan saya udah mematangkan scenarionya di pikiran saya! Jadi tenang saja! Dan juga... kalau ada yang mikir naruto itu lucky fucking bastard... well... i agree with you bro... ahahaha! Dan juga... seingat saya ada yang minta hinata sama chara tsundere... hmm kalau hinata sih... kayaknya terlalu keseringan... bolehla bolehla... Cukup dulu spoilernya! Menuju disclaimer!

Disclaimer! : naruto dan dxd bukan punya saya! Soalnya kalau mereka punya saya... mungkin akan terjadi beberapa konflik di antara naruto dan issei :3

Chapter 10! The freaking lucky bastard and the second dragon king! ( kalian udah tau siapa... )

Peace! :v

Setelah pelajaran kelas yang membosankan... kini naruto dan kurumi sedang duduk di taman sekolah sambil menyantap bento yang disiapkan oleh kaguya

'Hmm.. memang enak bento buatan kaguya...' pikir naruto

'mungkin aku bisa meminta kaguya-san untuk mengajariku resep masakannya.. dia memang bukanlah orang yang bisa diremehkan' pikir kurumi sedikit iri dengan masakan kaguya

Sementara pasangan aneh itu sedang berada dalam dunianya masing masing, mereka tidak sadar bahwa rias sudah berada disana dan menatap mereka dengan tatapan cemburu

'duh... kenapa kurumi-san bisa sampai lebih dulu... seharusnya aku tidak menerima panggilan onii-sama tadi..' pikir rias sedikit kecewa terhadap tingkah laku kakaknya itu

"ekhm" batuk rias yang mengagetkan kedua orang itu

"asik kalian berduaan ya?" kata rias dengan nada yang seram

"hmm... tidak juga kok rias... kami hanya makan bento yang telah disiapkan oleh kaguya-chan tadi pagi... bukankah kau juga diberikan?" jawab naruto dengan sedikit aneh, karna perasaannya bilang kalau tadi pagi dia melihat rias menerima bento dari kaguya

"hmm... itu benar... tapi aku sudah memakannya duluan tadi" jawab rias terhadap pertanyaan naruto

"dimana kau memakannya!? Aku tidak melihatmu pergi ke taman duluan tadi!" teriak naruto yang mengagetkan seisi taman sekolah itu

"mou~ jangan teriak teriak naruto-kun... aku tadi makan diruang klub... dipanggil onii-sama..." jawab rias terhadap naruto

"ahh.. maaf maaf... tapi kenapa sirzech-san datang?" tanya naruto sedikit curiga terhadap tingkah laku maou satan itu

"dia memberitauku untuk menyuruhmu menemuinya nanti di ruangan klub sehabis pulang sekolah..." jawab rias

"hmm? Apa yang diinginkan kakakmu sekarang?" tanya naruto kepada rias

"aku juga tidak tau... dia tidak menyebutkan detailnya..." jawab rias yang membuat naruto ber oh ria...

'kira kira apa yang diinginkan satan itu sekarang' pikir naruto

"oh ya naruto-sama.. apakah kau sudah menyelesaikan dokumen dokumen milik satsuki-san?" tanya kurumi kepada naruto

"hmm... aku sudah menyelesaikan nya... sisanya hanya baju saja... aku ingat kurumi... bukankah ukuran mu dan ukuran milik satsuki sama? Jadi kita bisa pakai ukuranmu saja..." kata naruto dengan santai

"i..itu tidak mungkin naruto-sama! U..ukuran ku dan milik satsuki-san berbeda... dia lebih besar dari pada punyaku" jawab kurumi dengan nada sedih

"benar juga" jawab naruto singkat seolah tidak peduli dengan kondisi kurumi yang membuat rias sweatdropped terhadap scene yang dilihat didepannya

'aneh juga tingkah laku kedua orang ini' pikir rias sweatdropped

Sementara mereka asik berbicara, mereka tidak sadar bahwa bel masuk sudah dibunyikan

"ayo kita masuk kelas" kata naruto yang dibalas anggukan oleh kedua orang itu

'jauhkan saja pikiran itu dulu... aku akan menunggumu... sirzech' pikir naruto misterius

Sementara, kini pelajaran pelajaran membosankan pun dimulai lagi...

Skip time! TO after school

Saat ini, naruto bersama dengan rias, kurumi, dan issei sekarang berada di ruang ORC dan sedang menghadapi sirzech

"jadi.. apa yang ingin anda bicarakan, sirzech-san?" tanya naruto dengan nada formal

"maa maa... jangan terlalu formal terhadap ku naruto... aku memanggil mu karna masalah yang mungkin akan berjalan important terhadap kehidupanmu kedepannya... dan untukmu issei... kau sudah tau bahwa ada gubernur malaikat jatuh yang datang ke kota ini kan?" tanya sirzech kepada issei

'jadi issei sudah tau? Benar benar terlalu ke exposed dah si gubernur aneh itu...' pikir naruto

"ya itu benar sirzech-sama... kemarin saat aku berusaha mendapat contract dari laki laki paruh paya dengan poni kuning nya yang aneh... aku tidak menyangka orang sesantai itu bisa menjadi gubernur malaikat jatuh..." jawab issei yang dibalas anggukan oleh sirzech

"dan untukmu naruto... ikutlah aku ke tempat ajuka" kata sirzech yang membuat naruto sedikit kaget

"aku ikut naruto-sama" kata kurumi tidak mau kehilangan naruto

"tenang saja... pacarmu Cuma kupinjam sebentar saja... tenang saja.. kukembalikan dia malam... yang memarahi ku kalau pacarmu ini terluka bukan hanya kau saja kok..." kata sirzech tenang menjawab kurumi yang membuat rias sedikit pasrah dan kurumi sedikit panik

"n..naruto-sama bukanlah pacarku!" teriak kurumi yang dibalas tawaan sirzech

"ahahaha... lucu juga naruto... jalan yang kau pilih membuatmu menjadi laki laki sejati.." kata sirzech ringan yang membuat naruto membeku seketika bahwa sirzech mengetahui bahwa rias termasuk dalam haremnya beserta gadis lain

"baiklah... sekarang kau ikut aku naruto" kata sirzech yang memegang tangan naruto dan mereka berdua hilang dalam magic keluarga gremory

Tempat ajuka beelzebub

Sesampainya naruto di rumah ajuka, dia kaget terhadap tempat raja iblis beelzebub itu yang katanya kejeniusannya menandingi sirzech dan probably naruto

'jadi itu tempat tinggal beelzebub... just as expected..' pikir naruto yang tersenyum iblis sedikit yang membuat sirzech sedikit curiga terhadap naruto

"baiklah... ayo kita menuju tempatnya..." kata sirzech yang memandu naruto pergi ke tempat ajuka

Saat mereka masuk kedalam, mereka langsung masuk kedalam lift dan kaget terhadap berapa lantai yang terdapat di rumah itu

'30 lantai!? Ini rumah atau hotel!? Aku tak percaya bahwa orang jenius itu yang memiliki rumah yan jenius juga!' pikir naruto sedikit kaget yang membuat para bijuu terbangun

"naruto-kun... jangan terlalu keras... kau bisa membangunkan para bijuu nanti..." kata shinju sedikit letih

'baiklah... maafkan aku shinju-chan..' jawab naruto yang dijawab secara mental (mengangguk) oleh shinju

Sementara naruto dan shinju sibuk berbicara dalam hati.. sirzech sudah menekan tombol lantai 30 dan telah sampai disana

"jadi dia sirzech? Apakah dia bisa mengatasinya?" kata suara yang terdengar dewasa dan bijaksana

"benar ajuka..." jawab santai sirzech yang membuat ajuka hanya mendesah

"kau tetap santai seperti biasa..." jawab ajuka

"tentu!" jawab sirzech

"anoo... sirzech-san... jadi apa yang kau ingin aku lakukan di sini...?" kata naruto sedikit curiga

"santai saja... aku hanya ingin kau memperoleh double set evil peace..." jawab sirzech

"biar aku yang melanjutkannya naruto-san.." kata ajuka

"double set evil peace adalah evil peace baru yang kubuat.. aku memberi nama double disini karna double set evil peace adalah karya ku yang hanya menaruh 1 raja tetapi terdapat double set yang lain seperti double queen, double bishop, double rook, double knight, dan 16 pawn..." kata ajuka menjelaskan tentang DSEP

"kalau begitu... kenapa kau tegang sekali?" kata naruto sedikit curiga terhadap tingkah laku ajuka

"hah... karna DSEP memiliki set double yang melebihi jumlah EP yang lama... ini akan membuat sang raja merasakan beban dua kali lipat dari pengguna yang lain... karna itulah aku sedikit khawatir mungkin tubuhmu tak dapat mengatasi beban yang diberikan DSEP.. apalagi aku membuat set king disini menjadi mutation peace... aku ragu terhadap berhasil atau gagalkah experiment ku..." jawab ajuka terhadap pertanyaan naruto yang dibalas anggukan

"kau tidak usah khawatir soal itu... aku sudah mempersiapkan diri untuk scenario scenario buruk yang mungkin akan terjadi.." jawab naruto ringan yang membuat ajuka mengangguk

"baiklah... tolong berbaring disini naruto-san" kata ajuka yang dibalas anggukan oleh naruto yang kemudian berbaring di tempat tidur yang disediakan oleh ajuka

"siap?" tanya ajuka, setelah menghela nafas naruto menjawab...

"t..tunggu sebentar! Aku belum siap!" kata naruto sedikit panik yang membuat kedua maou itu jaw dropped yang dibalas tawaan kecil oleh naruto

"khukhukhu... aku hanya bercanda..." kata naruto yang membuat mata sirzech dipenuhi amarah

"hah... kau siap naruto-san..?" tanya ajuka sekali lagi

"siap" jawab singkat naruto

Sementara ajuka mengeluarkan sebuah evil peace berbentuk king yang berwarna hitam kelam dan meletakkan nya di atas dada naruto sementara dia mengeluarkan beberapa spell magic yang begitu dai sebutkan naruto langsung menahan sakit yang luar biasa yang jarang dia rasakan... bahkan lebih parah dari pelatihan jiraya

Ketika proses itu selesai, naruto langsung mengambil nafas berat

"a..aku masih ada pertanyaan ajuka-san..." kata naruto

"apa itu naruto-san?" tanya balik ajuka

"a...apakah anggota ku akan merasakan sakit seperti tadi saat aku menjadikannya anggota keluarga ku?" tanya naruto sedikit ragu

"tidak... karna saat proses tadi.. kau sebenarnya sudah menyerap semua rasa sakit yang akan disebabkan oleh masuknya evil peace... karna ini evil peace baruku dan kaulah subjek pertamaku... dan kurasa itu berhasil" jawab ajuka yang membuat naruto sedikit senang dan kemudian menerima papan catur oleh ajuka yang begitu dia buka, terdapat double set evil peace yang disediakan ajuka dan diberikan kepada naruto

"ini evil peace mu naruto-kun... karna ini karya ku yang baru.. mungkin kita akan menamai evil peace ini evil peace Ootsusuki" kata ajuka yang membuat naruto sedikit kaget

"darimana kau tau nama belakangku?" tanya naruto yang membuat ajuka kemudian menunjuk sirzech yang kini sedang meneguk teh

"tch... karna urusanku disini sudah selesai... apakah aku sudah boleh kembali sekarang sirzech-san? Ini sudah malam..." kata naruto sambil melihat jam tangannya yang menunjukan pukul 20.09 pm. Padahal dia pergi bersama sirzech tadi jam 18.26 pm.

"hmm? Tidak apa kok... kau sudah boleh pergi" balas singkat sirzech, kemudian naruto mengangguk dan hilang dalam kilatan hitam

"haah... apakah kau yaking dia bisa mengatasinya...?" tanya ajuka

"tentu saja... karna dari awal auranya sudah evil... mungkin dia lebih cocok dengan DSEP itu..." jawab sirzech santai yang membuat ajuka mendesah berat

Sementara di tempat naruto

Naruto yang sudah tiba di kamarnya dengan memakai jurus hiraishinnya, sekarang sedang berjalan menuju lantai bawah untuk makan

'syukurlah tidak ada yang terjadi selama aku pergi...' pikir naruto

"tadaima" kata naruto yang membuat gadis gadis itu kaget

"o..okaeri anata/naruto-sama/naruto-kun" jawab gadis gadis itu sedikit kaget

"hm? Ada apa?" tanya naruto

"kenapa kau tidak pakai pintu masuk?" tanya kaguya yang sudah sedikit tenang

"aku hanya ingin langsung berteleport ke kamarku, tidak masalah kan?" tanya naruto yang dibalas anggukan oleh para gadis

"ayo makan malam naruto-kun!" kata kuroka yang dibalas 'ya' ria oleh naruto

Naruto yang menyelesaikan chatingannya dengan para gadis kini sedang makan malam. Tetapi dia teringat terhadap kejadian tadi sore saat dia menerima DSEP dan berpikir sejenak

'bagaimana kalau aku menjadikan mereka anggota iblis ku? Apakah mereka mau menerimanya?' pikir naruto

"ekhm" batuk ringan naruto yang menyadarkan para gadis dari pikiran mereka

"kalian tau kan kalau tadi sore aku pergi?" kata naruto yang dibalas anggukan oleh para gadis

"ya... sebenarnya maou satan tadi... atau kakaknya rias tadi merubahku menjadi ibli—" kata naruto yang dipotong oleh rias

"ehh!? Apakah kau jadi iblis gremory naruto-kun!?" teriak rias yang membuat naruto membeku

"ya..sebenarnya tida—" kata naruto yang di potong lagi oleh rias

"kalau begitu kau diubah menjadi iblis clan ap—" kata rias yang dipotong oleh naruto

"aku tidak bergabung pada clan.. sebenarnya, ajuka membuat Double set evil peace yang diberikan kepadaku.. dan mengubahku menjadi iblis... ya iblis tingkat tinggi... karna aku menerima EP baru... dan aku tanpa sengaja menciptakan clan ootsutsuki di daerah iblis..." kata naruto menjelaskannya kepada para gadis yang dibalas oh ria

"bagaimana kalau aku juga bergabung? Karna kau adalah anata ku... aku juga berkewajiban untuk menjaga mu di jalan yang benar" kata kaguya yang dibalas anggukan oleh para gadis, kecuali kuroka

"ada apa kuroka?" tanya naruto sedikit curiga

"s..sebenarnya..."

"apa?" tanya naruto terhadap kata kuroka yang tidak jelas itu

"s..sebenarnya aku pernah membunuh majikan ku dulu... dan aku sudah dicap buronan oleh para iblis.." kata kuroka yang mulai menangis dan sedang diceriakan oleh acnologia dan kurumi

"tenang saja kuroka-chan... aku pasti akan mengatasi hal itu... jadi.. kau untuk sementara waktu tidak dapat bergabung ya..." kata naruto yang membuat kuroka senang

"tapi rias... bukankah ada peraturan iblis yang mengatakan bahwa orang yang sudah menjadi king tidak bisa diturunkan dari jabatannya?" tanya naruto kepada rias yang membuat rias teringat kembali

"ahh! Aku ingat! Kenapa aku bisa melupakan hal itu... tee heee!" kata rias dengan nada imut

"hah.. ya sudahlah.. setelah makan malam aku akan menjadikan kalian bagian iblis ku... kecuali kalian... okaa-chan, miko-chan, kuroka-chan, dan rias" kata naruto yang dibalas anggukan oleh keempat orang itu namun rias sedikit mengembungkan pipinya dan menambah keimutannya

"kenapa kau memanggil kushina-san, mikoto-san, dan kuroka-san dengan suffix –chan? Sementara aku tidak?" kata rias dengan nada imut yang jarang naruto dengar itu

"hah... baiklah rias-'chan'" kata naruto yang dibalas 'yay' oleh rias

Sesudah menyelesaikan makan malam, kini naruto dan para gadis sedang berjalan menuju kamar naruto

"jadi kalian siap?" tanya naruto kepada para gadis yang dibalas anggukan

"baiklah... pertama kau tsuma..." kata naruto yang dibalas anggukan oleh kaguya dan mulai berbaring di tempat tidur naruto yang kini sedang mengeluarkan kotak catur dari storage sealnya

"baiklah aku mulai..." kata naruto yang sudah membuka kotak catur nya dan melihat bidak 'queen' nya merespon aura kaguya dan menuju kearahnya

'queen? Tak kusangka tsuma bakal mendapat queen... aku kira dia mungkin mendapat 'rook' karna sikapnya itu' pikir naruto sedikit merinding

"bersiaplah tsuma... aku Naruto Ootsutuki, menambah mu kedalam anggota keluarga ku dan masuk kedalam clan baru dunia iblis.. clan Ootsutsuki" kata naruto mengucapkan mantra dan kemudian bidak 'queen' itu masuk kedalam dada kaguya

"arigatou anata..." kata kaguya yang dibalas anggukan oleh naruto yang kemudian menuju ke arah kurumi, acnologia, satsuki

"giliran kalian bertiga" kata naruto yang dibalas anggukan oleh 'trio raven' itu

Saat naruto membuka kotak caturnya, dia mengarahkannya kearah 'trio raven' itu.. dan bidak bidak catur yang merespon mereka adalah 'bishop', 'bishop', 'knight'

'(whistle).. aku tidak tau bahwa bishop merespon kurumi dan acnologia... kalau knight cocok dengan satsuki.. mengingat siapa dia dulu...' pikir naruto merinding dan mulai mecuapkan mantra dan setelah itu mereka memeluk naruto dan mengucapkan terima kasih

Sementara mereka sedang dalam happy mood.. aura depresi, cemburu, dan iri muncul di pohon di belakang rumah naruto yang kini sedang melihat naruto yang sedang berada dikamarnya melalui jendela

'naruto-koi... kenapa kau tidak menyadari keberadaan ku...' pikir orang yang mengeluarkan aura itu

'mungkin aku harus lebih mengexposed diriku.. agar aku disadari oleh naruto-koi...' pikir pemilik aura itu yang menghilang dalam kegelapan malam

AND cutto! Terima kasih ya bagi yang penyabar dan tetap setia membaca fanfic ini! Maaf ya... keadaan author kemarin sempat memburuk.. penyakit author kambuh.. makanya author ga sempat update.. tapi sudahlah! Biarkan saja yang sudah berlalu! Oh ya! Bagaimana tentang perkenalan evil peace naruto? Ahahaha... mungkin ada yang ndak suka pemilihannya... tapi tolong tetap setia membaca story saya ya... dan tolong RNR! No flames please!