Vampire's Ways
Author : Fuuji
Pairing : Haitsu (pasti) , Ken x Yuki, Sakura x Hyde
Genre : Yaoi
Rating : M (a little rape)
Final Chapter
Di tempat yang lain yang berada di dekat tempat Louise dan Izac bertarung, Hyde dan Sakura sedang bertarung dengan sangat sengit.
"Sakuraaa! Mengapa? Mengapa kamu melakukan ini semua!" marah Hyde sambil terus menerus menyerang Sakura, sedangkan Sakura terus menerus mengelak.
"Hehehe.. Kau tanya mengapa? Aku hanya ingin melihat kamu menderita sampai tidak ingin hidup lagi! Seperti diriku yang telah kau injak-injak dan kau remehkan!" Kata Sakura dan langsung menusuk tubuh Hyde disaat Hyde lengah.
"Ukhhh!" gumam Hyde kesakitan dan ia langsung terjatuh terjerembab ke lantai akibat tusukan Sakura yang sangat dalam. 'Aku beruntung tusukan tersebut tidak kena ke jantungku.'
"Akan kuberitahukan padamu kalau kemampuan kita sudah sangat berbeda dibandingkan jaman dulu dimana kau menginjak-nginjak harga diriku!" Sakura tertawa sambil menginjak bagian tubuh Hyde yang terluka.
"Ukh! Kau sialan!" Hyde langsung menangkap kaki Sakura dan langsung melemparkannya jauh dari Hyde. "Hahh..haah.." Hyde berusaha tidak menghiraukan kesakitan yang dia alami. "Kau.. Pedang itu pedang pembunuh vampir ternyata.. kenapa kau bisa memilikinya?"
"Hmm pedang ini kuambil saat aku berhasil membunuh salah seorang pemburu vampir beberapa selang waktu yang lalu. Kuambil karena kupikir ini bisa kugunakan untuk melawanmu." Senyum Sakura penuh kemenangan.
"Heh? Sayang sekali kau tidak akan bisa membunuhku." Kata Hyde yang lukanya sembuh sedikit demi sedikit.
"Kamu kenapa bisa?" Sakura terkaget-kaget melihat luka Hyde yang perlahan sembuh walau terkena tusukan pedang pembasmi vampir.
"Hehe.. Saat ini aku telah bersatu dengan Gackt sehingga luka yang disebabkan bisa sembuh dua kali lipat dari semula sehingga walau terkena pedang itu aku bisa sembuh kembali walau memang lama." Hyde tersenyum "Dan tentu saja kekuatanku juga menjadi dua kali lipat."
Hyde kemudian langsung menendang Sakura cukup keras sehingga membuat salah satu dinding di sekitarnya runtuh.
"Ukh! Kau.. Aku tidak pernah menduga kalau kau akan meminum darah Gackt. Apa kau lupa konsekuensinya?" Sakura berusaha berdiri sambil menatap tajam Hyde.
"Tentu saja aku tahu.. Vampir yang meminum darah vampir lain akan langsung diasingkan kalau perlu akan dibunuh oleh vampir-vampir yang lain atas perintah Raja. Tapi aku akan melakukan apa saja untuk membuatmu menyesal telah menyerang kami." Senyum Hyde seakan sudah siap dengan apapun hasil yang akan terjadi.
"Huh! Kau selalu saja bersikap seperti itu.. Menyebalkan!" geram Sakura.
Tiba-tiba,
"Tuan Sakura! Biar kami menolong tuan!" kata beberapa anak buah Sakura yang sudah datang ke tempat pertempuran Hyde dan Sakura.
Sakura saat itu langsung tersenyum licik. "Hehehe!" Sakura langsung berlari dengan cepat ke arah anak buahnya dan langsung meminum darah mereka satu persatu dengan cepat tanpa menyia-nyiakan waktu.
"Sakuraaa! Apa yang kau lakukan!" marah Hyde melihat anak buah Sakura dibunuh satu persatu oleh Sakura.
"Hehehe.. HAHAHAHA! Dengan begini aku tidak akan kalah darimu." Kata Sakura sambil menunjuk ke arah Hyde dengan senyuman yang sangat mengerikan.
"Kau gila.." geram Hyde.
"Iya aku gila karena kau!" teriak Sakura langsung berlari ke arah Hyde.
Dengan cepat Sakura menyerang Hyde yang belum siap. Ia menendang, memukul, dan melukai Hyde dengan kuku jarinya yang setajam pedang. "Hahaha.. Aku telah meminum darah vampir lebih banyak darimu dan pastinya akulah yang akan menang!"
"Gyaaa!" Teriak Hyde terjatuh kesakitan dan terluka dimana-mana akibat serangan Sakura yang tidak seimbang itu.
Hyde yang terjatuh langsung dikunci tangannya ke belakang punggung oleh Sakura sehingga Hyde sulit untuk bergerak maupun untuk keluar dari kuncian tersebut.
"Kh! Sakuraa!" Hyde terus berusaha untuk keluar dari kuncian tersebut namun yang ada Sakura makin mempererat kuncian tersebut sehingga Hyde makin kesakitan "Ugh.."
"Percuma kau tidak bisa bergerak, kalau kau bergerak sedikit saja aku bisa membuat tanganmu patah. Seperti ini!" Sakura tersenyum penuh kemenangan ketika dia mematahkan tangan Hyde yang sedang dikuncinya.
"Gyaaaa!" teriak Hyde sangat kesakitan, walau vampir mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan luka yang dideritanya namun vampir akan tetap merasakan sakit saat terluka.
Tanpa disadari Hyde, Sakura tersenyum licik dan dia membisikkan sesuatu ke Hyde "Hyde.. kau tahu sifatmu itu sangat menyebalkan membuatku ingin menguasaimu dari berbagai sisi termasuk dari sisi ini.."
Dengan perlahan salah satu tangan Sakura yang bebas mulai menjelajahi bagian dada Hyde dan Sakura sendiri mulai mencium bagian belakang leher Hyde.
"Hngh!" Hyde berusaha tidak mengeluarkan suara saat Sakura melancarkan aksinya.
"Hei kau tahu Hyde? Saat Gackt berusaha membunuh manusia kesayanganmu itu, akulah yang memberikan ide padanya untuk melakukan hal itu untuk mendapatkan dirimu, dan disaat dia berhasil mendapatkanmu, aku akan membunuhnya dan membuatmu menjadi milikku, namun ternyata dia gagal. Yah.. walaupun akhirnya dia mati juga, dan sekarang kamu sedang berada di bawahku." Senyum Sakura lalu menciumi leher Hyde lagi.
"Sakura kau sialan! Ugh!" Belum selesai Hyde berbicara, Sakura menyakiti tangannya yang patah sehingga Hyde merasa sangat kesakitan.
"Hehe.. Kau kalah Hyde.." bisik Sakura sambil tangannya yang bebas mulai menuju ke bagian bawah tubuh Hyde.
"Hentikan!" teriak Hyde sangat kesal dengan ketidakmampuannya.
Tiba-tiba tubuh Sakura terpental dari Hyde, "Lepaskan tanganmu dari Hyde!" marah Tetsu setelah mengeluarkan mantranya untuk membuat Sakura terluka.
"Hyde aku akan menyembuhkanmu." Kata Tetsu lalu mengeluarkan mantra penyembuhnya sehingga Hyde sembuh total.
"Hhh.. Ini kedua kalinya aku diselamatkan dirimu, terimakasih.." senyum Hyde sangat lembut akhirnya Hyde tidak merasa kesakitan lagi walau sebenarnya lukanya hanya tertutup dan belum sembuh benar.
"Kalian.. akan kubunuh.." geram Sakura yang sangat marah dirinya bisa terluka oleh manusia biasa.
"Hyde.. aku akan menolongmu jadi, menangkan pertarungan ini. Dan kutunggu penjelasan darimu kenapa kau jadi menjauhiku." Senyum Tetsu memandang erat wajah Hyde.
"Hhh.. Baiklah setelah pertarungan ini berakhir aku berjanji akan memberitahukan alasannya.." Hyde tersenyum dan siap menerima apapun yang terjadi dengan hubungan Hyde dan Tetsu setelah pertempuran ini.
"Kau mengganggu!" Sakura hendak menyerang Tetsu, namun Hyde menebas tangan Sakura dengan pedang Sakura yang sebelumnya terjatuh di dekat Hyde.
"Ugh! Gyaaaaaaa…" Teriak Sakura kesakitan.
"Kau akan kumaafkan jika menyentuhku namun aku tidak akan memaafkan kalau kau sampai melukai Tetsu." Hyde mengacungkan pedangnya tepat di muka Sakura.
"Kh..Kh.. Aku pasti akan membunuhmu!" marah Sakura langsung melemparkan pasir ke muka Hyde.
"Sial!" Hyde kesulitan melihat karena matanya sakit kemasukan pasir.
Disaat Tetsu hendak membantu Hyde, Tetsu langsung ditendang hingga terpental di salah satu dinding hingga mengalami beberapa patah tulang sehingga dia tidak bisa bangkit berdiri lagi. Setelah itu Sakura langsung menyerang Hyde tanpa ampun.
"Serangan terakhir ini pasti akan membunuhmu, Hyde!" Sakura melompat dan hendak membunuh Hyde yang terluka parah dengan menusuk jantung Hyde.
Namun sebelum itu terjadi, Ken, Louise, dan Izac muncul setelah membereskan anak buah Sakura yang cukup banyak itu dan langsung menyerang Sakura sebelum Sakura berhasil menyentuh Hyde.
"Arghhh!" Sakura pun ambruk dan langsung pingsan karena serangan gabungan mereka bertiga.
"Tuan kau tidak apa-apa?" teriak Louise dan Izac langsung memeluk Hyde.
Hyde yang sedang terluka langsung meringis kesakitan "Aw aw aw! Aku baik-baik saja dan kalian jangan memelukku seperti ini, aku ini sedang terluka." Sungut Hyde.
"Hyde…" panggil Tetsu dengan lembut dan dengan perlahan Tetsu berdiri menghampiri Hyde.
"Tetsu.. Kau tidak apa-apa? Bagaimana dengan lukamu?" tanya Hyde perlahan duduk sambil sesekali meringis kesakitan.
"Hmm.. Tidak apa-apa, aku menyembuhkan sendiri lukaku walau tidak seluruhnya tersembuhkan." Senyum Tetsu lega Hyde selamat.
Melihat Hyde dan Tetsu yang sedang seperti berada di dunianya sendiri, Louise, Izac, dan Ken pun hendak pergi menuju tempat Yuki yang sedang beristirahat. Namun ternyata sebelum mereka pergi, Sakura terbangun dan langsung mencoba untuk membunuh Tetsu.
"Kau.. Semua gara-gara kau! Kalau kau tidak ada aku pasti sudah berhasil membunuh Hydee!" Teriak Sakura yang muncul tiba-tiba di belakang Tetsu.
Namun, takdir berkata lain. Hyde yang masih mampu bergerak langsung mengambil kembali pedang Sakura "Tetsuuuu!" lalu kali ini Hyde menebas tubuh Sakura dan berhasil menebas jantung Sakura sekaligus.
"Kauu tidak akan kubiarkan berakhir seperti ini!" Sakura sebelum mati menjadi debu berhasil menusuk tubuh Hyde dengan tangannya hingga Hyde terluka sangat berat.
"Hyde.. Bertahanlah Hyde!" Tetsu berusaha mengeluarkan mantra penyembuhnya namun ternyata ia tidak berhasil menyembuhkan Hyde karena energi Tetsu yang sudah habis.
"Hehe.. Sebelum aku mati.. Aku sudah berjanji untuk menceritakan semuanya padamu, Tetsu." Hyde tersenyum penuh arti.
"Jangan kau bilang kalau kau akan mati! Lebih baik sekarang kita sembuhkan dulu lukamu!" Tetsu mulai panik dan tentunya yang lain pun panik.
"Tidak perlu.. Kau tau Tetsu.. Dulu orangtuamu adalah salah satu pemburu vampir yang sangat ditakuti oleh vampir-vampir di sekitar sini. Dan disaat itu pula, aku ditugasi untuk menghabisi seluruh keluargamu."
"Jadi Hyde dulu kau yang.." Tetsu mendengar serasa tidak percaya, saat itu Tetsu masih kecil dan saat itu pula ia melihat seorang vampir menghabisi seluruh keluarganya, namun vampir tersebut tidak tega untuk membunuh dirinya.
"…Saat aku telah membunuh keluargamu, dan hendak membunuhmu.. Kau menatap diriku seakan tidak percaya dengan apa yang telah terjadi dan tiba-tiba bagian sini terasa sangat sakit, aku saat itu walau telah menerima perintah untuk membunuh semua.. aku tidak bisa membunuhmu.. Aku tidak bisa membunuhmu, Tetsu.. Aku.. minta maaf telah membunuh keluargamu.." tiba-tiba Hyde mulai mengeluarkan banyak darah dari mulutnya.
"Hy..Hyde! Jangan bicara apa-apa lagi.. Aku tidak peduli dengan masa lalu kita! Aku sudah memaafkanmu sekarang kau harus cepat kita obati!" kata Tetsu menangis melihat kondisi Hyde.
"Tetsu.. Maaf.. Maaf…" setelah itu Hyde perlahan-lahan menutup matanya.
"Hydeee!" Tetsu berteriak sambil menangis memeluk Hyde sedangkan yang lainnya pun tak dapat menahan tangis melihat kondisi Hyde.
Beberapa bulan kemudian,
"Untuk kasus Hyde aku hanya akan memberikan sanksi ringan mengenai meminum darah vampir lain karena yang ia lakukan hanyalah untuk melindungi kelangsungan hidup keluarganya. Dengan demikian sidang ditutup."
Begitulah kata pemimpin tertinggi dunia vampir yang akhirnya membebaskan Hyde sehingga Hyde dapat hidup sebagai vampir normal lagi.
"Dan buat Tetsu, saya sebagai pemimpin tertinggi dunia vampir akan memberikan satu kota khusus dimana manusia dan vampir bisa hidup bersama setelah merundingkannya dengan beberapa petinggi manusia. Dan tentu saja manusia maupun vampir tidak diperbolehkan saling membunuh di kota damai tersebut." Kata pemimpin tertinggi Vampir tersebut.
Tetsu yang mendengar hal itu sangat bahagia, selain Hyde telah sembuh dan tidak kena sanksi berat, ia pun dapat mencapai mimpinya dimana vampir dan manusia dapat hidup bersama.
Tak lama kemudian di sebuah gereja kecil,
"Tetsu, kamu sudah siap?" tanya Ken ke Tetsu yang sedang berada di dalam salah satu kamar.
"Bentar lagi, Ken." Jawab Tetsu dari dalam ruangan tersebut.
Sementara di ruangan dengan altar pernikahan,
"Aku tidak pernah menyangka Tetsu kecilku akan menikah." Ujar walikota di kota tempat Tetsu dirawat dari kecil.
"Iya walau aku juga sebenarnya tidak rela dia menikah dengan vampir itu, namun itu sudah pilihannya." Kata istri sang walikota tersebut.
"Izac.." panggil Louise mesra sambil memegang tangan Izac.
"Louise…" panggil Izac juga mesra sambil mukanya bersemu-semu.
"Kalian.. cobalah bersikap biasa di hari yang spesial ini." Tegur Yuki yang malu karena mereka jadi tontonan yang lain.
Tiba-tiba dari belakang Yuki muncul Ken sambil tersenyum, "Yuki jangan serius begitu, kasian mereka apa-apa tidak boleh."
"Ha..habisnya.." belum Yuki menyelesaikan omongannya, Ken langsung mencium Yuki di depan semua orang yang ada disitu.
"Bagaimana kalau habis ini kita yang menikah?" tanya Ken lalu memeluk Yuki.
"Ke..Ken!" Yuki yang sangat malu saat itu langsung memukul Ken hingga tersungkur.
Louise dan Izac hanya bisa tertawa melihat kemesraan Ken dan Yuki.
Lonceng gereja pun berbunyi tanda pernikahan hendak dimulai. Hyde sebagai pengantin pria sudah berdiri di depan altar menunggu kedatangan pengantin wanitanya yang tidak lain adalah Tetsu. Setelah tak beberapa lama Tetsu dipanggil oleh pendetanya, Tetsu pun perlahan masuk dan berjalan menuju altar pernikahan. Walau Tetsu memakai jas untuk menikah, hal itu tidak menyurutkan kecantikan seorang Tetsu.
"Ahhh.. harusnya Tetsu memakai baju pengantin wanita yang kusiapkan.." gumam Ken yang membuat Yuki mencubit paha Ken dengan keras.
Hyde yang melihat Tetsu langsung terpukau dengan kecantikan pasangannya, 'Tetsu dia sangat cantik dan manis sekali..'
"Hideto Takarai, apa Anda bersedia menerima Ogawa Tetsuya sebagai istrimu dan bersumpah untuk selalu berada di sisinya dalam suka maupun duka, kaya maupun miskin, sakit maupun sehat, sampai maut memisahkan kalian?"
Hyde yang mendengar pertanyaan itu langsung menjawab "Saya sangat bersedia." Hyde menjawab sambil tersenyum memandang Tetsu dengan lembut.
"Dan Anda, Ogawa Tetsuya, apa Anda bersedia menerima Hideto Takarai sebagai suamimu dan bersumpah untuk selalu berada di sisinya dalam suka maupun duka, kaya maupun miskin, sakit maupun sehat, sampai maut memisahkan kalian?"
Tetsu tersenyum dan pipinya merona malu "Ya, Saya bersedia."
"Pakaikan cincin pernikahan pada jari pasangan Anda." Kata Pendetanya kemudian.
Dengan semangat Hyde kemudian mengambil cincin pernikahannya dan memakaikannya dengan manis di jari manis Tetsu, dan sebaliknya Tetsu pun memakaikannya ke jari manis Hyde. Setelah prosesi pemasangan cincin pernikahan, Hyde dan Tetsu terus menerus bergenggaman tangan sambil tersenyum bahagia.
"Sekarang kalian berdua telah sah menjadi suami istri, dan kedua mempelai dipersilakan untuk mencium pasangannya."
Tentu saja Hyde dengan cepat langsung mencium bibir seksi Tetsu walaupun saat itu Tetsu belum siap sehingga sempat kaget dengan keagresifan Hyde. Namun setelah agak tenang, Tetsu akhirnya membalas ciuman Hyde. Hyde kemudian memeluk tubuh Tetsu sambil terus menerus menciumnya. Para pengunjung langsung menahan nafas melihat Hyde dan Tetsu yang berciuman dengan sangat mesra dan sangat lama itu.
Kemudian setelah puas Hyde langsung tersenyum ke arah Tetsu dan langsung menarik Tetsu keluar dari gereja tersebut "Ayo Tetsu kita lanjutkan di kamar kita."
"Hy..Hydeee!" teriak Tetsu kaget sekaligus malu.
Sedangkan para pengunjung hanya dalam tersenyum dan tertawa kecil melihat kebahagiaan mereka berdua.
Kemudian dengan perlahan Yuki bersandar ke pundak Ken sambil melihat ke arah kedua sahabatnya yang sedang bahagia "Hei Ken.. Apa suatu hari nanti kita bisa menikah seperti mereka berdua?" tanya Yuki dengan suara yang seperti bisik-bisik.
"Hehe.. Pastinya Yuki, mari kita buat pernikahan yang tidak kalah menariknya dengan mereka berdua." Senyum Ken sambil memeluk Yuki.
OWARI
ditunggu review dan kritiknya ya
kl pada ngekritik lama updatenya maaf ya TAT"
derita anak semester akhir yg ga beres2 semester akhirnya
