Title : Mommy Boy and Baby Ballon

Author : BabyBluebunny137

Genre : Family and Romance ( mungkin sedikit Humor)

Rating : T

Cast :

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Lee Taemin as Cho Taemin as baby ballon

Super junior and Shinee member

other

Disclaimer : All them belong to themselves, family and GOD. But story is mine.

Warning : Typos yang bertebaran, Boys love, Geje , cerita yang pasaran, NO BASH! Tidak menerima bash yang ditujukan untuk siapapun terlebih pairing.

DON'T LIKE IT? DON'T READ IT PLEASE. ^^

Summary :

Cho Taemin (3) putri semata wayang Cho Kyuhyun (25) kepengen punya mommy. Kyuhyun sang daddy menganggap lelucon niat putri kecilnya untuk mencarikannya mommy baru. Sedangkan Lee Sungmin (17) namja ceroboh, pelupa dan kekanakan yang tiba-tiba melupakan gender dan dirinya malah bertemu Taemin yang saat itu melantunkan sumpah di taman /"Ciapapun yang bica tiup balon bilu mimin, ntal mimin jadiin mommy. Halus!"/

Let's go to read, guys!

Chapter 10

::Mommy Boy and Baby Ballon::

" hm~~apalagi yah?" sungmin terlihat sedang sibuk dikamarnya. Tas ranselnya kini penuh dengan berbagai perlengkapan. Baju kaos , celana, jaket dan beberapa obat-obatan jadi barang wajib yang dibawanya. Camping ini adalah camping pertamanya dan tidak tanggung-tanggung selama 3 hari lamanya. Camping ini benar-benar dilakukan didalam sebuah hutan yang lumayan aman. Pihak sekolah ingin mengenalkan alam kepada para siswa.

Sreet

Pintu berderit. Eunhyuk memasuki kamar sungmin dengan membawa 2 cup eskrim strawberry. Namja yang di panggil nyet unni oleh taemin itu adalah fanatik strawberry dan dia yakin sungmin tak akan menolak es krim strawberry kesukaannya mengingat warna favorit sungmin adalah pink.

" min hyung, kita hanya 3 hari disana kenapa banyak begini bawaanmu?" eunhyuk duduk dipinggir ranjang sembari menyodorkan salah satu cup eskrim itu.

" biarkan saja. Di hutankan pasti banyak nyamuk yang nakal. Minnie takut digigit terus. Kalau darah minnie habis gimana? Darah minnie kan susah" jawab sungmin asal. Eunhyuk hanya mengernyit heran. Apa gunanya bank darah kalau darah sungmin itu susah. Memangnya rumus matematika. Rutuk eunhyuk.

" pabo hyung, memangnya darah mu apa? " eunhyuk menendang –nendang ransel sungminhingga tak sengaja terjatuh dan beberapa barangterhambur keluar sehingga semakin memberantakkan kamar sungmin yang layaknya kapal yang karam.

" hyukhyuk nakal! Barang minnie jadi berantakan kan. Ish menyebalkan." Sungmin mempoutkan bibirnya kesal sementara eunhyuk hanya mengangkat jari telunjuk dan tengahnya melambangkan kata damai.

" mianhe hyung. Gak sengaja" nyengir eunhyuk. Sungmin kembalimemunguti barangnya memasukkan kedalam ransel. Saat itu mata eunhyuk yang jelalatan menelisik kamar sungmin mendapat sesuatu yang aneh dari lensa matanya.

" hyung, kotak apa disana? Kenapa aku baru menyadari ada kotak diatas lemarimu?" eunhyuk melangkah menuju lemari sungmin. Diambilnya kursi untuk dipakai memanjat.

" eh kotak apa hyukhyuk?" sungmin memandang kearah eunhyuk yang mencoba mengambil kotak yang dimaksud. Sebuah kotak berwarna silver itu berhasil didapatkan oleh eunhyuk

Pyuuuhh

Debu-debu bertebaran. Mungkin karena terletak dibagian pojok lemari sehingga banyak debu yang melekat.

Uhuk uhuk uhuk

Sungmin sedikit terbatuk dibuatnya.

" ini kotakmu hyung?"

" sepertinya bukan hyukhyuk" jawab sungmin singkat dia masih terbatuk sesekali.

" lah ini dikamarmu. Pasti punyamulah hyung. Kau pasti lupa lagi deh" dengan seenaknya eunhyk membuka kotak itu. Sungmin hanya memperhatikan karena penasaran. Saat kotak itu terbuka hanya dua barang didalamnya. Sebuah mainan trisula dan juga diary.

"hyukhyuk itu seperti tongkat para setan... apa ini kotak kutukan?" sungmin memundurkan badannya sedikit paranoid.

" jangan bergurau hyung. Ini hanya mainan. Lihat ada diary" eunhyuk mengangkat diary itu dari kotak. Diary kecil bergambar kelinci imut. diari itu memiliki sebuah gembok kecil. Eunhyuk memeriksa kotak itu. Penyakit keingintahuannya muncul. Eunhyuk mendengus kecewa

" yah kuncinya tak ada. Kau yakin ini bukan punyamu?" sungmin hanya menggeleng takut. Dia masih menganggap kotak itu adalah kotak kutukan. Eunhyuk memandang trisula itu.

" mainan yang aneh. Eh ada tulisannya. MONSTER. Mana ada monster memakai trisula" sungmin tiba-tiba tersentak saat mendengar eunhyuk mengatakan monster dengan lantang. Dia lagi-lagi merasakan hal ini. berkali-kali dia selalu tersentak jika berhubungan dengan suatu hal dan perasaanya begitu tak enak sekarang

" evil" lirihnya pelan. Namun cukup ditangkap oleh telinga eunhyuk.

" evil? Haha kurasa memang evil doang yang cocok memakai trisula. Ya sudah karena kau hyung yang manja maka akan aku simpan kotak kutukan ini sebelum kau semakin ketakutan begitu. Jangan tidur terlalu larut hyung. Besok kutinggal jangan menangis yah"

Biasanya sungmin akan merajuk mendengar ucapan eunhyuk yang mengandung unsur ledekan itu. Tapi kali ini tidak dia hanya diam mematung.

" Evil? " lirihnya lagi mengabaikan angin yang berhembus dari jendela yang belum ditutupnya

.

.

.

.

" Evil?"

Kyuhyun tertawa kecil mengingat masa lalunya. Dia kini sendiri diruang kerjanya. Setelah menidurkan taemin dengan susah payah karena terlalu excited dengan camping besok

" ah.. sudah sangat lama terasa hyung. Kau benar-benar menghilang. Kau bahkan tak menampakkan diri lagi setelah hari itu. Bodohny aku. Jika saja aku tau itu pertemuan kita kembali sekian lama aku akan menarikmu kepelukanku dengan erat. Benar-benar penyesalan yang mendalam ku padamu. Lebih dalam dari rasa penyesalanku setelah menodai vic." Kyuhyun merogoh dalam laci kerjanya sebuah mainan berbentuk trisula itu digenggamnya.

" hyung... monster dan evil selalu berteman. Tapi kenapa takdir seolah tak menginginkan pertemanan kita. Apa cuman saat itu takdir mempertemukan kita. Aku bodoh hyung. Menyia-nyiakan mu. Aku bodoh larut dalam egoisku. Sekarang siapa yang harus kusalahkan? Bahkan menyalahkan diriku sendiri tak cukup rasanya. Penyesalan ini terlalu menyakitkan."

Kyuhyun kembali mengelus trisula itu. Ingatannya kini mengembara jauh ke masa lalu. Yang indah dengan pertemanan mereka.

Ini adalah hari ke 3 sejak awal perkenalan mereka. Kyuhyun mengelus peluh dikeningnya. Dengan fisik yang malas berolahraga dia mengambil resiko berlari dari tempat yang jauh dari taman ini untuk menemui vincent yang telah lama menunggunya.

" hah.. hah.. hah.. hyung aku lelah" kyuhyun membaringkan tubuhnya keatas rerumputan. Vincent yang tadinya asyik bermain dengan kelinci itu menghampiri kyuhyun ikut berbaring disebelahnya

" kenapa kau nampak kelelahan sekail?" tanya vincent

" aku berlari untuk menemui mu hyung." Vincent tersenyum mendengarnya

" kau tak perlu berlari untuk menemuiku. Aku akan menunggumu kok. Selambat apapun kau berjalan" Kyuhyun mengulas senyum manis mendengar ucapan vincent. Mereka baru mengenal 2 hari yang lalu. Namun rasa nyaman yang diberikan vincent untuk kyuhyun tak bisa dibandingkan dengan teman-teman sekelasnya yang sudah lama di kenalnya.

" hyung, apa kau tau arti mencintai?" vincent memandang heran. Tumben sekali kyuhyun menanyakan perihal yang tak sepatutnya ditanyakan olehanak seusia mereka.

" mencintai yah? Hm vincent gak tau kyu. Tapi menurutku cinta itu kayak appa dan eomma. Yang terikat pernikahan. Saling menyayangi. Ketulusan dan kejujuran. Cinta itu kayak appa dan eomma yang akan selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Cinta itu sangat luas. Tapi kenapa kyu nanya cinta ke aku?" sungmin masih asyik memeluk kelinci yang di dekapnya. Kyuhyun namja itu hanya mengedikkan bahu.

" hanya tanya. Tapi kalau menurutku. Cinta itu memusingkan. Ribet"

" kenapa?" sungmin kini menatap dalam bola mata kyuhyun

" yang kuinginkan hanya teman. Teman hidupku selamanya" bukannya menjawab kyuhyun malah membuat pernyataan lain.

" maksudnya?"

" yang ingin menikah dengan ku harus menjadi temanku. Jadi, mau jadi temanku?"

" haha kyu kau aneh. Jelas aku mau jadi temanmu. Kita memang sudah bertemankan? Lagian kita masih anak-anak. Masak mau bahas cinta-cintaan."

" kau harus janji padaku. Monster dan evil selalu berteman"

" janji. Monster dan evil selalu berteman. Ya sudah ayo kita bermain" vincent berlari kecil meninggalkan kyuhyun yang kini berusia 10 tahun itu tersenyum manis. Meski di usianya yang cukup muda namun dia memiliki pikiran yang dewasa. Bahkan mengerti akan hal dewasa.

" jadilah temanku untuk selamannya hyung. Karena hanya kau yang kuizinkan menjadi temanku. Teman hidupku. Yang mencintaimu"

.

.

.

.

" Yippiii~~ camping baleng mommy~~ yeay yeay.."

Kyuhyun tertawa melihat aksi putrinya itu. Taemin sangat bersemangat hari ini. bahkan saking bersemangatnya dia bangun lebih dahulu. Kyuhyun mengacak rambut taemin gemas. Mereka kini telah sampai disekolah sungmin.

" Mommy~~~" taemin berhambur kepelukan sungmin. Sungmin menyambut pelukan taemin erat.

" mereka seperti mengikuti variety show saja." Siwon geli melihat tingkah bocah-bocah di hadapannya. Kibum juga melihatnya. Namun dia tak ikut berkomentar.

" hey kalian! Katakan padaku acara apa yang kalian ikuti? Dimana kamera tersembunyi?" eunhyuk memborbardir taemin dan sungmin dengan pertanyaan yang seratus persen tak di mengerti mereka.

" kalian berdua seperti anak dan ibu yang terpisah sangat lama dan bertemu kembali setelah sekian tahun. Seperti drama saja." Kini hae yang menimpali dirangkulnya eunhyuk yang berdiri disebelahnya

" hahaha kalian ini. kita kan hanya berpelukan. Iyakan baby ballon?" taemin mempoutkan bibirnya pertanda kesal

" kenapa baby balon cih. Balon kan bulat belalti mimin ntu kayak balon dong. Huh mimin gak gendut" sungmin hanya terkekeh disentilnya hidung taemin pelan

" tapi kamu lucu kayak ballon"

Kyuhyun hanya menyaksikan saja. Dihampirinya sungmin yang menggendong taemin

" taemin sangat bersemangat camping dengan mu bocah. Dia sampai bangun lebih pagi" ucap kyuhyun seperti pengaduan ke sungmin

" benarkah? Kenapa bangunnya cepat? Nanti mimin kepalanya sakit loh kalau bangun cepat-cepat. " di goyangkannya taemin yang dalam gendongannya

" mimin kan gak cabal mommy."

" dia juga telat tidur semalam. Tengah malam dia masih tidak mau tidur" kyuhyun terkekeh mendapati cubitan dilengannya. meski tak sakit namun dia berpura-pura kesakitan

" kenap daddy dicubit sih.."

" daddy cih pake adu-adu ke mommy." Rengut taemin

" mimin sebental kalau di bus bobo yah. Nanti kepala mimin sakit." Taemin hanya mengangguk. Dia semakin menenggelamkan kepalanya dileher sungmin. Menghirup bau vanilla yang menguar dari tubuh mommynya

" ne mommy. Mimin mau bobonya di pangku mommy."

" sama daddy saja" goda kyuhyun

" big no!" teriak taemin menolak. Dia mengirim deathglare ke daddynya. Kyuhyun yang entah kenapa sedang good mood itu malah semakin asyik melancarkan godaan ke anaknya.

" ya sudah daddy bobo ama mommy saja~" ucapannya itu membuat wajah sungmin memerah. Dia membatu mana kala tangan kyuhyun mendarat dibahunya. Kyuhyun merangkulnya. Yang benar saja.

" mommy punya mimin. Daddy jauh – jauh dari mommy" taemin mendorong lengan kyuhyun yang tersampir dibahu sungmin. Tapi dengan jailnya tangan itu malah pindah kepinggang sungmin. Sungmin berjengit geli. Wajahnya semakin memerah.

" ya tuhan.. apa aku sudah mati?. Dadaku berdebar kencang~"

" mommy~ ucil daddy~ mommy punya mimin. Mommy~~" taemin merajuk. Namun sungmin masih membatu. Bibir nya kelu. Dia masih merasa tangan kyuhyun di pinggangnya.

"D-daddy ahjushi hmm anu hmm.. ddady ahjusshi ta-tangannya" sungmin terbata. Dia ingin menginatkan tangan kyuhyun yang kini dipinggangnya

" tangan? Memangnya kenapa?" tanya kyuhyun pura-pura tak tahu

" T-tangan aduhh p-pindahin" sungmin semakin bersemu. Bukannya melepaskan tangannya kyuhyun malah semakin menguatkan pegangannya. Bahkan kini punggung sungmin merapat di dada kyuhyun. Deg. Entah bunyi jantung siapa yang duluan tapi, yang jelas detakan kini bertalu dikedua pihak. Kyuhyun yang tadinya hanya berniat menggoda dan menjahili sungmin malah terjerat oleh mata sungmin saat sungmin tersentak berbalik melihatnya tadi. Seakan ada dorongan tak kasat mata mebuat kyuhyun tak terkendali untuk memajukan wajahnya. Dan sungmin entah setan dari mana membuatnya memejamkan mata. Wajah itu semakin dekat. Dekat. Dan dekat. Semakin tak terbatasi. Bahkan napas hangat bisa terasa. Sangat dekat. Mulai mendekat dan—

" daddy~ mommy~ mimin sesak~~" terima kasih Cho Taemin kau merusak moment yang sudah capek-capek blue buat -_-" *ditampol taemin*

Seketika ekspresi keduanya berubah. Kyuhyun menjauh kan diri dari sungmin. Sedangkan sungmin memeluk erat taemin menyembunyikan wajahnya yanag merah sempurna

" krauk.. krauk.. drama yang indah krauk.. krauk" shindong memandangi kyumin+taem dengan serius. Bukan hanya dirinya yang lainnya juga

" kurasa benar-benar ada kamera disini" ujar eunhyuk

" kurasa juga begitu. Apakah ini cara hello babby? Happy family? Atau termehek-mehek?" donghae memasang tatapan bertanya kerah teman-temannya.

" Mancing Mania" sahut yang lainnya kompak. Hae seketika pundung mendengar nama acara itu. Diacara itu kan semua saudara selautnya dipancing. Dia tak tega.

.

.

.

.

" hoam~" taemin menguap lebar. Dipasangnya posisi yang nyaman didada sungmin. Yah entah karena campur tangan siapa sehingga sungmin bisa duduk berdampingan dengan kyuhyun. Sungmin menepuk punggung taemin pelan. Kyuhyun hanya memperhatikan saja. Dia ikut mengelus rambut taemin.

" terima kasih" kyuhyun tiba-tiba menggumamkan ucapan itu. Sungmin menengok kesebelahnya.

" untuk apa daddy ahjusshi?' sungmin mengerjabkan kedua matanya. Layaknya anak kucing yang menarik perhatian.

" kau ini benar-benar seperti bocah. Ingat umurmu. Kau bahkan sama imutnya seperti taemin." Kyuhyun terkekeh melihat sungmin merengut kesal

" terima kasih karena bocah sepertimu mau menjadi mommynya taemin. Maaf jika selama ini taemin merepotkanmu"

" hah aku kira untuk apa. Daddy ahjusshi tenang saja. Aku senang kok jadi mommynya taemin meski yah hanya... sementara..." diakhir kalimat suara sungmin terdengar lirih. Kyuhyun mendengarlirihan itu. Mencoba tersenyum. Senyuman tulus yang telah lama terkubur.

" kau tau bocah, kau mengingatkan ku dengan seseorang." Ujar kyuhyun sambil melempar pandangannya ke sembarangan arah.

" siapa?"

" seseorang di masa laluku. Seorang temanku."

" wah pasti daddy ahjusshi sayang banget ama orang itu yah"

" ya. Aku sangat menyayanginya. Amat sangat sampai rasanya aku menyesal menyia-nyiakannya." Kata kyuhyun.

" wah teman ahjusshi pasti orang baik sampai daddy ahjusshi sayang banget sama dia. Tapi kenapa daddy ahjusshi sedih? Dimana dia?" pertanyaan sungmin membuat kyuhyun murung. Namun kyuhyun hanya mengangkat bahu

" entahlah. Dia menghilang." Ada raut kepedihan. Dan sungmin tahu itu.

' beruntungnya orang itu'batin sungmin cemburu.

" jangan sedih daddy ahjusshi. Aku mau kok jadi teman daddy ahjusshi." Ucapan polos sungmin tak bisa membuat kyuhyun tak tersenyum

" benarkah? Kalau teman hidupku bagaimana?"

" aku mau kok. " kyuhyun tau sungmin tak mengerti apa maksudnya. Tapi dia cukup terhibur dengan kepolosan sungmin

" dia satu-satunya temanku. Jadi maaf, kau jadi musuhku saja ne hehehe"

Plak

" ya! Kenapa kau memukul kepalaku?" kyuhyun menatap kesal sungmin yang tiba-tiba memukul kepalanya.

" tadi daddy ahjusshi bilang minni jadi musuh saja. Musuh kan saling memukul. Apa aku salah? Itukan permintaan daddy ahjusshi" dan seketika kyuhyun menyesal mengucapkan kata tadi

" sekali lagi kau memukulku. Aku akan menghukummu" sebuah seringai membuat sungmin tak berani membantah.

' daddy ahjusshi menakutkan~ seperti evil' sungmin bergidik ngeri membayangkan kyuhyun dengan seringainya sambil memegang trisula

King of Evil

.

.

.

.

Seperti yang dijanjikan mereka mulai menyusuri hutan yang menjadi lokasi tempat camping tersebut. Perjalanan tidak terasa jauh. Hutan ini memang sering dijadikan lokasi camping.

"wah daddy liat banyak monyetnya.. huwa.. Nyet UNNIIEEE... teman nyet unni dicini banyak.." taemin bertepuk tangan girang dalam gendongan kyuhyun. Mereka memang harus melewati pepohonan tempat tinggal beberapa monyet. Tapi tenangsaja. Monyet disini sangat jinak. Dan mereka bisa berbaur dengan manusia tanpa menyakiti.

Eunhyuk menendang batu kesal mendengar teriakan taemin. Tanpa sengaja tendangannya mengenai seekor monyet kecil. Monyet itu menghampiri eunhyuk.

Ppuk

Monyet kecil itu kembali melempari eunhyuk seperti dia terkena lemparan batu tadi.

" ya! Monyet kecil pergi sana..." eunhyuk mengusir monyet itu dengan teriakannya. Tak segan badannya bergerak membabi buta. Namun monyet kecil itu tak bereaksi.

" jangan galak-galak dengan adikmu hyukie-ah" ucapan shindong memecahkan tawa dari yang lainnya. Dan eunhyuk malah semakin bete.

" monyet kecil kemari kau!" eunhyuk bukannya mengusir monyet yang tadi melemparinya dia malah berlari kearah taemin yang cekikikan

" huwaa daddy.. nyet unnie mengamuk!" tapi alih-alih menolong kyuhyun malah membiarkan saja eunhyuk mengambil taemin dari gendongannya. Eunhyuk menjitak pelan taemin yang hanya dibalas tawa oleh taemin

" hey monyet kecil.. cepat jalankan misi kita" bisik eunhyuk. Taemin mengangguk.

" daddy~ mimin mau bunga itu" taemin menunjuk bunga diseberang sana. Ada sebuah jembatan kayu yang menjadi penghubung. Kyuhyun yang semula tak menanggapi akhirnya mengalah dan berniat mengambil kan bunga diseberang sana

" tapi daddy ditemani cama mommy. Mommy temanin daddy. Nanti daddy ilang"

Jadilah sekarang sungmin dan kyuhyun meniti jembatan kayu itu dengan perlahan. Tangan keduanya saling berpegangan

" demi Taemin" batin keduanya

Kyuhyun sampai duluan lalu membantu sungmin. Rombongan yang lainnya sudah tk terlihat. Mereka sepakat akan menyusul. Kyuhyun dan sungmin berjalan sedikit menjauh dari jembatan.

" bunga apa yang diinginkan taemin?" sungmin mengedarkan pandangannya kesegala arah. Tempat ini sangat indah banyak sekali bunga-bunga yang memetik sebuah bunga berwarna putih,

" yang ini saja. Taemin suka yang warna putih." Mereka lalu beranjak kejembatan namun alangkah kagetnya mereka mendapati jembatan gantung yang dilewatinya tadi telah tidak ada

" J—Jembatannya p—putus!"

Sementara itu di lain tempat 2 orang laki-laki besar sedang melakukan pertukaran informasi dengan nyonya besarnya

" kami sudah melaksanakan tugas. Ne. Yeoja yang nyonya maksud masuk jebakan kami. Kami hanya memotong tali jembatan. Ne. Baik nyonya"

" bagaimana?" salah satu temannya menyenggol sang penelpon

" beres! Kita dapat bonus!"

" bagaimana nasip yeoja itu yah?"

" tenang saja.. disana ada sebuah gubuk tua. Yeoja itu tak akan mati. Disana ada banyak pohon buah. Kitakan hanya diperintah saja. Kasihan sekali yeoja itu. Kekasihnya disekap. Dia malah dicelakai. Nyonya kita benar-benar monster"

.

.

.

Sungmin menggigiti jarinya. Dia bingung dan takut. Dia menatapi kyuhyun yang kelelahan berteriak minta tolong. Lebih sialnya lagi mereka tak bawa apa-apa. Semua barang-barangnya dititpkan kesiwon begitupun barang kyuhyun.

Dihutan yang bahkan tak di ketahui kadar keamanannya itu sungmin harus menetap dengan kyuhyun. Sungmin melangkah maju. Dipegangnya pundak kyuhyun

" kyuhyun shi. B—bagaimana ini?" mata sungmin berkaca-kaca

Grep

" tenanglah. Ada aku disini"

Kyuhyun memeluk sungmin yang mulai terisak.

" kita sekarang hanya bisa menunggu pertolongan. Semoga mereka segera menyadari keadaan kita." Dibimbingnya sungmin berjalan mencari tempat yang lebih aman. Didepan sana ada sebuah gubuk tua. Dengan langkah pasti kyuhyun membawa sungmin kesana.

Kriett

Suara derit pintu yang mulai lapuk itu terdengar sedikit terbatuk karena debu itu

" sepertiny kau alergi debu" gumam kyuhyun

" aku tak apa" jawab sungmin pelan. Kyuhyun mendudukkan sungmin di lantai beralaskan tembikar itu.

"Tunggu sebentar. Tadi aku melihat beberapa pohon buah. Kurasa kita membutuhkannya untuk mengganjal perut. Tetap disini jangan kemana-mana. Aku akan cepat kalau bisa berlari"kata kyuhyun segera berlari keluar

" kau tak perlu berlari. Aku akan menunggumu kok. Selambat apapun kau berjalan" ucapan ini. kyuhyun termangu depan pintu. Ucapan ini sama persis dengan yang diucapkan vincent kepadanya dulu.

" vincent hyung"

"huk uhuk.. nugu? Vincent?"

" aniya. Aku akan segera kembali"

Kyuhyun menghilang dari pandangan sungmin.

" vincent? Apa kah itu teman yang kyuhyun maksud. Beruntung sekali vincent itu. Aish aku mulai aneh"

Sungmin POV

Arggh

Tiba-tiba saja kepalaku kembali sakit. Bayangan kembali beruntun. Kali ini dengan gambar lain. Seperti sebuah rumah. Gelap. Ah aku benci gelap. Aku sangat takut gelap. Ruangan apa ini.

" le—lepaskan aku kumohon"

Suara dari mana itu.

" jangan lakukan itu.. kumohon.. jangan lakukan itu hiks hiks.."

Hey kau dimana? Katakan sesuatu.. suara itu semakin kelam. Dalam bayangan itu aku melihat 2 orang. Adegan tarik menarik. Rupanya suaraitu berasal dari sana. Tapi itu hanya bentuk siluet. Hey siapa kalian? Kenapa mengusik ingatanku.

" hahaha aku mencintaimu.. aku mencintaimu haha kau harus jadi milikku"

" a-aku juga mencintaimu. Sangat mencintaimu. Kumohon sadarlah. Kau sedang mabuk"

" tau apa kau soal perasaanku. Kau meninggalkanku begitu saja. Disini sakit."

" mianhe jeongmal mianhe. Maafkan aku. Aku lakukan itu demi kelanjutan hidupku"

" dan membuat hidupku berantakan. Itu maksudmu. Monster sialan sepertimu harus mendapatkan hukuman"

"kyeempphhh~~"

Airmataku tanpa sadar mengalir mendengar panggilan monster sialan. Rasanya sakit dan terhina.

"-MIN"

"-UMIN"

"SUNGMIN!"

Aku tersentak. Rasa sakit dikepalaku mulai mereda. Kulihat daddy ahjusshi memegang beberapa buah apel dan pir

" makanlah. Kenapa kau menangis?" dengan perhatian kurasa jemari tangan itu menghapus jejak air mata di pipiku.

" aku takut.. kapan kita kan pulang?"

" entahlah. Sampai mereka menemukan kita disini"

.

.

.

Siwon berulang kali bolak balik. Sedangkan kibum menggendong taemin yang masih saja terisak. Ini sudah malam. Dan sungmin serta kyuhyun belum juga kembali. Eunhyuk sudah bercerita kalau itu adalah misi mendekatkan sungmin dan kyuhyun jadi mereka santai saja. Tapi mereka kini khawatir sampai detik ini tak ada tanda-tanda batang hidung mereka menampakkan diri. Taemin tak berhenti menangis memanggil daddy dan mommynya.

Drap drap drap

Hentakan kaki rame itu membuat siwon segera menghampiri. Donghae terlihat memeluk eunhyuk yang bergetar sambil menggumamkan kata "ini salahku" dengan uraian airmata

" bagaimana hae –ah?" tanya siwon

" jalanan tadi di tutup. Terjadi longsor disekitar jembatan itu. Kami tak bisa menjangkau area tadi. Soalnya sangat berbahaya"

Siwon mengangguk.

'aish bocah, kau baik-baik saja?'

Sementara itu dilain tempat kyuhyun mencoba menyalakan api unggun dengan kemampuan pramukanya yang payah

" sungmin keluarlah. Hangatkan dirimu.. ubi bakar ini enak loh. Kautak lapar?" kyuhyun berteriak memanggil sungmin yang berada didalam gubuk. Dilahapnya ubi itu. Lumayanlah perutnya menjadi kenyang saat potongan ubi itu tercerna di perutnya. Kyuhyun berhenti menyuap menyadari sungmin tak menyahuti perkataannya sedari tadi sejak mentari terbenam

Dengan ogah-ogahan kyuhyun melangkah masuk. Sudah dipersiapkan ceramah yangpantas buat bocah nakal itu

" ya! Lee sungmin dimana kau?" kyuhyun berteriak mencoba mencari sungmin. Gubuk ini tak memiliki lampu. Hanya cahaya bulanlah yang menjadi satu-satunya penerangan.

" rupanya kau disana" kyuhyun berjalan ketempat sungmin meringkuk. Sebuah senyum tulus terkembang. Dia kasihan dengan anak itu, dia pasti ketakutan sekarang.

"sungmin ayo keluar kita makan" bujuk kyuhyun namun tak mendapat respon. Disentuhnya pundak sungmin namun dia terkejut dengan reaksi sungmin yang menepis kasar tangannya.

" JANGAN SENTUH AKU.. AKU TAK MAU DIPERKOSA LAGI! PERGI!"

oOoOoOoOoOoOoOoOo

TE~~BE~~CE~~

Annyeong semua~~~

Chapter 10 datang...

Hoamm~~ blue ngetiknya sambil mengantuk.

Blue stress gara-gara disuruh menggambar apalagi nirwana. Yang anak desain komunikasi visual dengan kemampuan sangat terbatas sepertiku pasti paham penderitaanya hiks TT^TT .Mianhe kalau ceritanya tambah ngawur dan ribet. Yang diatas itu bisa disebut moment kyumin gak sih? Blue lagi miskin moment huweee..

Oh iya HAPPY BIRTHDAY SHINDONGHEE \(^o^)/

Terima kasih buat yang sudah baca, review, follow dan favorit. Tanpa kalian FF ini bukan apa-apa.

Mikan ELF: sungmin udah cantik dari dulu.. oplasnya juga bukan yang keseluruhan.. seohyun? BIG NO! Hehe gomawo ^^

kimteechul: yang saudaraan itu victoria ma vincent hehehe.. gak papako banyak nanya gak sesat dijalan *Dduak gomawo

fariny : udah dilanjut. Gomawo ^^

minoru : masa lalu kyumin gak ada. Yang ada masa lalu kyuhyun dan vincent hehe. Gomawo ^^

guest : hidup memang susah :3 tapi dibawa enJOY saja. Gomawo^^

guest : gomawo^^

min : waduh bahaya.. min-sshi mau ngetok pala my minnie chagi. Andwee *getok min-sshi duluan hehe gomawo ^^

ChanMoody :sungmin sih ngadu. Eunhyuk sengsara deh. Gomawo ^^

sary nayolla: taemin anak emak-bapakya*ditampol sary-sshi hehe gomawo ^^

wonki : nanti yang itu ada bagian chap tersendiri hehe gomawo ^^

meotmeot: gak oplaspun sungmin udah awet muda. Anti aging heheh gomawo ^^

Zebri JOY: banyak banget malah. Kasihan yang ffnya di plagiatin. Ff eonni ku diplagiatin. Gak tau apa orang capek ngetik *curcol gomawo ^^

sissy: kyumin bersatu kalau kyu ngelamar ming. Hehe gomawo ^^

winecouple : yang nyakap taemin itu yeoja jahat.. hehe gomawo ^^

guest : ne gomawo ^^

ajid kyumin: kita lihat saja nanti *Smirk apadeh-_-". Gomawo ne^^

guest : orang jahat belum tentu jahat. Gomawo ^^

guest : omo! Blue terharu dengan pengakuan cintamu. Love you too 3 hehehe. Blue gak janji update cepat soalnya dosen kayak monster numpuk2in tugas. Gomawo ^^

Ria : dan selalu aku jatuh cinta dengan reviewmu Ria-sshi. Selalu sudah dilanjut. Jangan bosen review panjang ne.. gomawo ^^

SantiyaniFebby : gomawo ^^

bunnyblackFLK136 : mian lama update :3 untung bukan baygon hehhe.. gomawo^^ zi`pumpkins : gomawo ^^

hyuknie: hyuk kan mudah di tipu jadi gak kenal deh *upss keceplosan heh gomawo ^^

runashine88 :selamat tebakan runa-sshi benar. Anda dapat piring cantik *dduak hidup monster! Hidup evil! Hidup blue! Hehe gomawo ^^

pumpkinsparkyumin : minniekan bocah yang terjebak dalam tubuh dewasa hehe gomawo ^^

LauraRose14 :gomawo udah di tungguin. Gimana mau ingat kyu aja disitu lagi galau, stress dan mabuk *upss keceplosan hehe gomawo unnie ^^

Zelming : vincebt dan vic itu saudaraan. Gomawo ^^

lee13ming: yup. Dia si ratu monster hehe gomawo ^^

olive1315: lah? Kok maunya ming lupa mulu. Kenapa? Gomawo ^^

wyda joyer: gomawoo~~ ^^

zahra amelia : ne. Gomawo ^^

riii-ka : jawabannya ada dichapter sebelumnya. Sempat muncul sekali hehe gomawo^^

Anik0405 : penyakit sungmin itu sebenarnya hanya dirinya sendiri yang bisa sembuhin. Kalau sungmin mau sembuh, dia bisa sembuh kok. Sayangnya dia selalu mengubur ingatannya hehe gomawo ^^

Abilhikmah : aamiin. Kyu sih terlalu lamban. Gomawo ^^

angelakirari137: bisa jadi bisa jadi *ala eatbulaga hehe gomawo ^^

maximumelf: sambungin aj pake tali hehe. Mian ne. Otak saya juga lagi gak nyambung *sama2 lalod. Gomawo ^^

sitapumpkinelf: tanda-tanda kyu suak ama min belum muncul yah. Demo ke blue yuk! *mendadak lupa diri heh gomawo^^

Another Girl in Another Place : kyu kan mecum eon, main ngerape anak orang lagi. Ampe anak orang hamil. Ampe nak orng trauma. Ampe anak orang jadi gila. Ampe anak orang lupa ingatan. Semua berawal dr kemesuman kyuhyun hahah *digetok kyuhyun pake palu. Gomawooo~~ *kissu nana eon :*

Danactebh : ne gomawo^^

deviyanti137 : ff nya pun berakhir yipppi~~~ hehe gomawo ^^

kyutmin : eunhyuk anak yang terabaikan hehe gomawo ^^

leefairy : bantu ming inget masa lalunya... mohon di bantu yak*ala paktarno.. gomawo ^^

ada yang gk ke sebut?

Maklum gak buka email. Tapi aku pastikan udah baca semua reviewnya. jangan bosan mereview ne.. blue senang ada nama-nama baru menghiasi kotak review. Selamat datang dan nikmati ff blue yang abalnya luar biasa aneh.

Taemin : cilahkan di lipyu unnideul, oppadeul, readerdeul ^^.. calanghaeee 3

SungTaeBlue: lipyu pwisss! *kedip-kedip *aegyo power attack^^

Kyu : *Die

See you in next chapter ^^

South Sulawesi, 29 September 2013. 00:09

Sign

** BLUE **