Seventeen serta tambahan cast ©Tuhan, Pledis ent, Entertaintment terkait dan Keluarganya
Special guest: 2 member of BTS ( Kim Taehyung & Jeon Jungkook )
Fanfic ini dan OC ©Jameelah Jamil
Posisi OC disini bisa dibayangkan sebagai kalian ketika dihadapkan dengan situasi seperti dalam cerita.
Maklumkan salah kata dan kata2 yang kurang berkenan.
Remember to Review, Follow or Like ya, ma beloved readers...
.
.
.
.
.
.
.
Ayu memutuskan keluar dari ruang makan untuk menemui tamunya. Sebelumnya, ia mencuci dan mengeringkan tangannya dahulu sebelum menyalami tamunya. Ia juga merapikan pakaian dan rambutnya. Memastikan tidak ada bau masakan yang menempel menyengat di bajunya. Ayu bergegas berjalan menemui tamunya. Sebelumnya, ia melakukan pengamatan di balik tembok terhadap tamunya Mingyu tersebut.
Ayu cukup terkesima melihat dua sosok itu, Ia memperkirakan siapa seme dan ukenya. Si seme kelihatan tampan, hidungnya.. waahh mancung banget.. Ayu demen cowo mancung btw, soalnya hidungnya tidak seberapa mancung, yaa hidung khas orang pulau Jawa lah.. kemudian ia perhatikan si uke yang sedang memangku bayi lelaki imut berusia sekitar 1 tahun yang sibuk bermain gelembung ludah. Si uke berwajah manis, namun badannya kelihatan lebih.. errr kekar dan berisi dari si seme yang agak kurus.. IDK.. well penelisikan ala fujoshinya kumat lagi.
Namun.. ia merasa dua orang suami-suami itu mirip dengan personel boyband yang pernah disukainya saat kuliah dulu. Lihat saja style pakaian mereka, si seme pakai baju kemeja kebesaran motif garis berwarna hijau tosca, sedangkan si uke memakai dalaman putih dengan outer kemeja pink pastel kebesaran plus choker hitam. Sangat anak muda dan boyband banget.. Ayu yang daritadi menyimak obrolan mereka bertiga mencoba ikut gabung.
.
.
Ruang Tamu
"halo.. sepupunya Mingyu ya?" tanya Ayu berbahasa Korea dengan senyum sopan.
"oh.. ya.. halo juga.." si pria bersuara seksi membungkuk sopan kemudian menyebutkan namanya.
"Kim Taehyung imnida.. dan ini ibunya anakku haha.. kuharap kau tidak terkejut dengan fakta ini, mengingat sepupumu itu juga sama denganku. Sayang.. perkenalkan dirimu"
"Jeon Jungkook imnida.. sekarang sih jadi Kim Jungkook" ucap sosok pria lainnya yang dikenalkan sebagai 'ibunya anakku' dengan senyuman manis yang menampakkan gigi kelincinya. Ia ikut membungkuk tapi tidak ikut berdiri, karena sedang memangku anaknya.
Ayu pun mengenalkan dirinya..
"Prameswari Ayu Sentono imnida, panggil saja Ayu. Sepupu Mingyu dari pihak ibunya. Saya asli suku Jawa, Indonesia.. FYI.. hehe"
"oh iyaa.. nama anak kalian siapa.. lucu sekali.."
"oh iyaa.. aku lupa mengenalkan putraku.. dia Kim Taegyeong.. hush.. Yoyo.. jorok ah mainan ludah" ucap Jungkook seraya mengelap mulut putranya dengan tisu.
Ayu pun membelai dan mencoba merayu Yoyo agar mau di pangku olehnya.
"Yoyo.. sini aunty pangku.. mau ya?"
Anak itu memerhatikan Ayu dengan mata bundarnya. Mengerjap-ngerjapkan matanya sesaat, kemudian ia melebarkan tangannya minta pangku.
"aa.. gampang banget sih ngajak dia haha.. mauan ya sama orang"
"haha yaa begitulah.. bahaya juga sih, ngeri kalo dibawa orang" kelakar Jungkook.
Mereka berdua pun tertawa. Kemudian, Taehyung yang masih asyik mengobrol dengan Mingyu menghentikan obrolannya dan memerhatikan Ayu. Ia merasa familiar dengannya.
"ehm.. Ayu-ssi... kau.. Ayu yang fashion designer itu kan?"
"hehe.. iya, Taehyung-ssi.. dan .. kurasa aku juga sangat familiar ketika melihatmu.."
"well.. anda penggemar drama Korea bukan?"
"hmm.. tidak juga.. aku bukan penggemar berat drama. Lebih suka film saja, dan yaa Korean pop culture yang kuikuti hanya KPOP"
"wah.. sayang sekali.. padahal aku sering riwa-riwi di dunia per-dramaan" katanya sambil menyibakkan poninya seraya menaik-turunkan alisnya kearah Ayu. Ayu speechless sesaat sembari menaikkan sebelah alisnya. Ia heran guys... sok iye banget ni orang..
"hyung.. plis jangan mulai deh.." ucap Jungkook sambil memelototi suaminya. Pihak dipelototi sih cengar-cengir aja.
"kauu.. aktor? Tunggu.. aku pernah liat.. dulu yang main di drama Hwarang bukan sih? Yang mati?"
"iyaa.. yang mati.. " ucapnya datar. Sementara Jungkook dan Mingyu ketawa-ketiwi ga jelas.
"aku waktu itu masih sibuk jadi anggota boyband.. makanya kontrakku di drama itu tidak banyak.
"boyband? Lah.. dulu kau anggota boyband.. apa nama grupmu dulu?"
"aku adalah personel BTS sampai sekarang juga sih, BTS itu singkatan dari Bangtan Sonyeondan, bahasa Inggrisnya Bulletproof Boys. Bocah-bocah anti peluru hahaha dan dia adalah penyanyi solo. Kemudian dia hiatus dari publik 2 tahun ini.." ucap Taehyung sambil merangkul Jungkook.
"wha-whaatt? Kau... BTS? O em ji! I was looooveee your songs soo much back then, when i was in university, dan Jungkook solois? Ahh iyaa aku ingat.. lagumu yang paling ngetop dulu itu yang Begin kan? Terus kau juga pernah mengcover lagu Charlie Puth, bahkan di notis olehnya? Astagaa.. bagaimana bisa aku tidak menyadari kalian.. ya ampun!"
"mbak.. kalem mbak, itu anak orang udh mau mewek kaget" Mingyu mengingatkan dengan bahasa Indonesia.
"Astaghfirullah.. mian Yoyo.." ucap Ayu sembari mengelus kepala Yoyo yang sepertinya anak itu sudah merasa tidak nyaman, namun berhasil tenang lagi.
"haha.. kau ini.. untung anakku tidak nangis, oiyaa memangnya kau tidak tau nama asli anggota BTS?"
"aku sudah lamaa sekali tidak fangirlingan Pop culture Asia lagi semenjak bekerja... jadi sudah lupa semua haha"
"tidak masalah nuna, lagipula ketenaran kami juga bersiklus, bila sudah saatnya nanti juga kami akan digantikan oleh para entertainer baru. Fans-fans kamipun semakin dewasa dan punya urusan masing-masing"
"ya, kau benar. Hidup itu seperti roda, ada kalanya kita dibawah, ada kalanya kita diatas. Eh ngomong-ngomong, kau lebih muda dari aku Kook?"
"iya nuna, aku seumuran Mingyu.."
"ohh.. arraa.. ah iya, tadi Taehyung bilang.. eh, Taehyung aku memanggilmu tidak usah pake ssi ya? Toh kita seumuran hehe"
"santai saja.. Ayu.."
"oke, kulanjutkan pertanyaanku.. tadi, katanya Jungkook hiatus dari publik selama 2 tahun belakangan.. memang kenapa?"
"well.. aku hiatus sejak.. menikah dengan Taehyung. Jugaa.. yaa paternity leave? Haha sounds ridiculous right?"
"haha.. what? Ada juga maternity kali.. memangnya.. kau cuti hamil apa hehe"
"kalau kubilang iya, bagaimana?"
"eh, jadi kau juga male pregnant, sama seperti Wonwoo?"
"yup"
"anggota komunitas MP juga kah?"
"iya nunaa.."
"kalian semua kenal dari sana atau bagaimana?"
"hm.. ini akan menjadi cerita yang cukup panjang.. berminat mendengarkan?"
"tentu saja Tae, "
"halaah.. Ayu nuna itu fujo.. makanya minat hahaha"
"Gyu, diem deh..." ucap Ayu sambil menoyor kepala Mingyu. Mereka bertiga pun tertawa dan melanjutkan ceritanya.
Nampak Taehyung meminum seteguk air di sebelum memulai kisahnya. Ayu dan Mingyu nampak antusias menyimak, seangkan Jungkook tengah mengambil alih Yoyo yang mulai rewel meminta susu botolannya.
"jadi.. awalnya.. aku adalah sosok yang opened up soal orientasi seks sejak masa kuliah. Saat itu, sebagai sosok idol dari boyband yang tengah naik daun, itu adalah hal yang tabu bukan? Maka dari itu aku hanya jujur pada orangtuaku, kedua adikku dan keluarga terdekat, termasuk keluarga Mingyu. Aku mulai memiliki hasrat untuk menjalin hubungan sesuai orientasiku, berhubung orangtuaku tipe yang sangaatt open minded. Mereka berkata, asalkan kau tetap menjaga penyimpangan ini dari dunia luar tidak akan jadi masalah. Kemudian, aku mulai browsing beragam komunitas LGBT dan gay di Korea ini, bahkan situs-situs Asia Timur sampai tenggara pun kucoba ikuti, berharap menemukan pasangan yang cocok.
Suatu hari, kutemukan komunitas MP secara random dan tak sengaja. Aku mencoba mencari tahu apa itu. ketika kubaca deskribsinya, aku sangat tidak percaya dan mengira itu gurauan. Mana ada lelaki bisa mengandung? Ada-ada saja.. namun tetap saja kuikuti, toh di homenya mereka mencari anggota pria MP dan top yang bersedia mencari bottom yang dapat mengandung. Kupikir ah.. coba saja.. kalau benar ada, bisa kujadikan pasangan nanti agar aku juga tetap dapat keturunan. Kemudian.. aku mencoba mendaftar dan mengikuti pertemuan komunitas itu, di sanalah aku berjumpa dengan cintaku.. ehehe.." ucap Taehyung sambil nyolek-nyolek iseng bahu Jungkook yang masih menina-bobokan Yoyo.
"Lalu.. apa kata orangtua kalian ketika kalian sudah mulai terbuka soal hubungan kalian? Saat kalian hendak menikah bagaimana tuh ceritanya? Maaf ya, bombardir pertanyaan"
"haha.. santai saja.. tapi panjang ini ceritanya"
"selama anda tidak keberatan, saya sih cukup antusias mendengar kisahnya"
"mau mu mbak.. dasar fujo"
"hush meneng kowe, malika!" [diem kamu, malika]
"mbok kiro aku kedele ireng opo?" [kamu kira aku kedelai hitam apa?]
"pancen kowe ireng" [memang kamu hitam]
"lha.. iku wong ngarepmu yo ireng" [lha itu orang depanmu ya hitam]
"sepupumu iku? irengan kowe wleekk" [sepupumu itu? Hitaman kamu]
Ketika dua orang sepupu tersebut beradu argumen dengan bahasa Jawa, 2 pasangan di depannya hanya melongo bingung atas apa yang terjadi.
"ehem.. kalian bicara apa sih?"
"hehe maaf Tae, kami suka ribut memakai bahasa Jawa.."
"untung saja Yoyo ga nangis denger keributan ini.. oiya, Gyu.. aku pinjam kamar terdekat dong.. buat naruh Yoyo dia udah tidur"
"oh.. pakai saja kamarku di dekat dapur"
"aku kesana dulu ya"
"ya pakai saja.."
"oke.. kulanjut ya ceritanya"
"iya silakan.." sahut Ayu dan Mingyu.
"eh..sebelum cerita.. makan dulu yuk.." ajak Mingyu
.
.
Mereka pun memutuskan untuk memakan makanan yang terhidang terlebih dahulu. Jungkook keluar sebentar untuk makan, kemudian pamit masuk kamar lagi untuk mengganti popok dan pakaian bayinya agar nyaman untuk tidur.
Setelah itu, mereka berkumpul di ruang tamu lagi untuk berbincang bersama.
"baiklah.. kulanjutkan ceritaku. Singkat cerita ketika aku pertama gabung di komunitas, banyak yang terkejut ada sosok idol di sana, untungnya mereka sangat solid dan bisa jaga rahasia. Uke-uke disana banyak yang mencoba mendekatiku, tapi aku masih belum bisa menentukan pilihan.. hingga akhirnya anggota baru muncul, dialah Jungkook. Dia jadi salah satu uke yang diincar para seme disana, ditambah dia juga seorang solois. Uniknya dia terlihat naksir denganku dan aku juga merasa tertarik dengannya. Kami pun memulai hubungan selama setahun, lalu kuajak dia menikah. Aku bilang orangtuaku dan mereka sih setuju saja, toh mereka memang sangat santai. Sedangkan ke orangtua Jungkook cukup alot sih.. butuh bantuan orangtuaku untuk meyakinkan hingga akhirnya kami bisa mendapat restu dan menikah. Setelah dua tahun kami menikah lahirlah Taegyeong.. tamat.."
"haha bener-bener sinopsis ya itu, ngomong-ngomong ketika si Jungkook bilang ia paternity leave dari dunia hiburan tidak ada yang curiga atau bagaimana gitu atas hiatusnya dia selama dua tahun?"
"sampai saat ini, publik tidak ada yang tahu soal pernikahan kami dan adanya Yoyo. Aku masih ragu untuk mengadakan press conference, dan saat Kookie hiatus pun ia hanya mengatakan ingin istirahat saja dan butuh privasi selama dua tahun. Selama itu juga kami benar-benar pergi ke daerah terpencil di desa Daegu, kampungku untuk menyiapkan kelahiran Yoyo dan merawatnya hingga setahunan"
"hyung, alangkah baiknya jika kau segera mendeklarasikan hubungan kalian, adanya Yoyo dan keajaiban Jungkook sebagai male pregnant.. publik harus tahu dan menerima keadaan pasangan seperti kita, agar kelak anak kita tidak mendapatkan bullying karena keadaan orangtuanya hyung.. aku pun berencana segera membuka press conference ketika aku sudah makin dikenal publik, soalnya tawaran reality show masak sudah ngantri nih kontraknya buatku dan Seokmin."
"haha.. iya deh tau yang sedang jadi rising starnya kuliner" goda Taehyung.
"udah bener depannya ngingetin.. belakangnya kaya ada sombongnya gitu" goda Ayu.
"ish.. bukan gitu tau.."
"kkamgyu sok malu-malu kau"
"hyung, please.. kulit kita shade-nya hampir sama, bahkan kita bertiga shade-nya berurutan. Kuakui kau terputih hyung, lalu Ayu noona, lalu.. yaa aku terakhir sih.."
"yasudah kita bikin saja grup trio eksotis!"
"grup apa Ayu? Idol?"
"ah.. idol sudah biasa.. kita itu.. cocoknya.. apa Gyu?"
"STAND UP COMEDY TRIO! HAHAHHAHA" ucap Ayu dan Mingyu bersamaan.
"trio apa mbak?"
"trio Eksotis hahahha"
"haha Eksotis.. iya juga kita kan tan"
"iya.. tan itu justru keren.. harus bangga jadi tan Tae, Gyu"
Kemudian, keluarlah seseorang dari dalam kamar,
"ckckck.. kalian ini heboh sekali.. sst! Anak saya sedang tidur" ucap Jungkook sambil pasang tampang sok antagonis tapi unyu.
"jangan sok galak deh Kook, mukamu tuh ga cocok tau gak!"
"kkamgyu berisik!"
"eitss.. kalo bawa-bawa warna kulit kami bertiga tersinggung nih.." ucap Tae.
"huh?"
"iya.. kan kami ini trio apa?"
"TRIO EKSOTIS! HAHAHHA" ucap mereka bertiga serempak.
"hahaha iya deh kalian memang eksotis, tan, seksi?"
"oh jelas.. kan salah satu alasanmu suka sama aku karena kulitku yang kecoklatan ya kan Kookie?"
"hemm.. entahlah.. suka-sukamu saja hyung biar cepet. Lagian dulu kan kata umma kau hitam karena hobi mencari ikan di sungai"
"pftt anak desa dasar" sentil Mingyu.
"heh, seperti kecilmu tidak seperti anak desa saja. Dulu waktu kecil yang sering mengajakku berburu layangan putus siapa, huh?"
"hehe.. iya hyung.. intinya kita adalah anak-anak mentari ehehehe"
"ternyata memang hobi Mingyu memang mengejar layangan putus ya, dulu juga ketika sedang berlibur ke Blitar Jawa Timur ia sering main itu sama teman-temannya di Jawa"
"noonaku sayang.. hobiku main layangan, bukan ngejar layangan putus. Ngejar layangan sampingan saja, lagian kan aku suka main layangan semenjak kunjunganku ke Jawa saat kecil dulu, kita juga main layangan bersama kok"
"wah.. Ayu noona suka permainan anak laki-laki?"
"iya Kook.. aku suka semua jenis permainan lebih tepatnya. Masa kecilku seimbang antara permainan maskulin dan feminin. Main masak-masakan, namun juga bermain bola. Bermain boneka juga bermain layangan"
"aku juga, semua permainan kumainkan dulu haha.."
"kukira hobimu main barbie dan salon-salonan saja"
"Gyu.. berantem yuk.."
"haha kidding Kook.. habisnya kamu cantik banget sih eh.. maaf bukan maksud godain istri bapak kok hahahha"
Taehyung geleng-geleng kepala melihat kelakuan sepupunya dan istrinya (?) ketika sudah berinteraksi, layaknya bocah SMA ababil saja. Empat tahun keduanya saling mengenal membuat mereka akrab, apalagi mereka seumuran.
"apa jadinya kalau yang menikah dengan Jungkook itu Mingyu, Tae?" tanya Ayu iseng disela kericuhan obrolan nirfaeda yang berlangsung antara Mingyu dan Jungkook yang nampak toyor-toyoran kepala.
"yaa.. Taegyeong ga bakal ada lah.. haha"
"yeuuhh bukan itu.. ya itu juga sih.."
"pastinya bakalan ribut, dan amburadul"
Kemudian Ayu dan Taehyung melihat Gyu dan Kook yang sedang adu panco sambil adu melotot tanpa kedip. Serah deh...
"lalu.. bila yang menikah itu kita.. bagaimana ya.."
"hah? Hahaha kamu random banget deh Tae" ucap Ayu sambil mendorong bahu Tae tidak woles.
"eh, kok kamu merona Ayu? Malu yaa.."
"merona apanya sih? Please.. seleraku itu European atau Middle-eastern, walaupun dari segi hidung kamu masuk kriteriaku sih hahaha"
"haha pleaseu juga ya.. aku tak suka.. ehm.. melon.. apalagi yang be-besar, eh.. tak nolak sih e.. entah ehheheh" ucap Tae sambil curi pandang ke.. ya itulah..
...
Hening...
"melon? Maksudmu.. buah dada?" ucap Ayu seduktif di telinga Taehyung. Membuat Taehyung beringsut mundur.
"ehehhehehhee"
"Bangsat, Saekiya, dasar mesum, porno, kirik, jancuk kon!" ucap Ayu mengumpat segala bahasa sambil noyor kepala Tae bolak-balik. Membuat yang sedang adu panco memerhatikan kedua insan kelahiran 95 itu dengan heran.
"waeyo hyung?"
"opo mbak?"
"aniyo..urusan anak 95.. sana main lagi"
"iyo wes kono dolanan maneh"
"dasar sok tua.."
"karepmu lah mbak.."
.
.
.
"yang kamu maksud buah dadanya siapa?"
"milikmu eh.. istriku .. iya itu.."
"wah.. kamu mulai lurus ya.. ckckckck.. tapi bukan aku juga kali yang jadi objek.. bajuku udah normal dan sopan gini aja masih dinotis ukurannya... jeli sekalli matamu"
"maafkan aku ya Ayu.. bukan maksud sungguh! Aku memang memiliki kemampuan menilai apapun yang terlihat dengan cepat ehehhe"
"yakin, bukan karena selama kita mengobrol, dirimu salah fokus ?"
"tidak lah! Aku bukan manusia kurang ajar. Kurang ajarku Cuma sama istri kok haha"
"dasar sinting.. eh tapi, kamu pernah kepikiran... jadi bisex tidak?"
"entahlah.. tapi sejauh ini aku masih menikmati orientasiku"
"hm.. begitu ya.. "
"kau sendiri? Merasa lurus?"
"tentu saja! Yaa walau pun terkadang aku memiliki woman crush"
"woaa siapa?"
"artis Hollywood dan Bollywood"
"haha siapa saja tuh? Kukira orang biasa"
"kalau woman crush ku orang biasa, fix aku bisex.. sayangkuh.." ucap Ayu gemas. "kalau hollywood aku suka Lily Collins dan Lauren Jauregui dari Fifth Harmony, kalau Bollywood aku suka Aishwarya Rai dan Kajol"
"hmm.. seleramu bagus.. kalau Asia tidak ada?"
"India itu Asia, Tae"
"Oiya.. maksudku Asia.. yaa Asia stereotype alias Asia Timur & Tenggara"
"hmm.. entahlah.. kurasa Wendy Red Velvet dan Lisa Blackpink menarik"
"ku telaah kau punya potensi menjadi bisex"
"what the hell? Apa yang membuatmu berpikir begitu?"
"hmm.. insting?"
"ahhahahah terserahmu lah.. dasar aneh aahahha"
.
.
.
Tanpa mereka berdua sadari, kedua lelaki yang lebih muda sudah memerhatikan percakapan mereka sejak cukup lama. Bahkan salah satu pasangannya nampak agak gerah melihat kedekatan mereka.
"ehmm.. asyik betul sepertinya"
"iya nih.. hyung.. sudah malam nih.. jam 9 lewat. Mau pulang.. atau bagaimana?"
"oh iyaa... astaga.. eh, menginap saja yuk.. Gyu.. kamar masih ada sisa kan?"
"ada.. kalian tidurlah di kamarku"
"Wonu tidak pulang malam ini kah?"
"belum.. ia masih menemani kakeknya yang sakit, lagipula aku bisa tidur di ruang keluarga di atas"
"baiklah kalau begitu, kita menginap saja hyung.. kasian Yoyo juga sudah tidur daritadi"
"okelah.."
.
.
"Kalian sudah mengantuk belum?"
"belum sih noon.."
"aku juga belum Ayu.."
"bagaimana kalau kita.. nonton film saja?"
"nonton film apa?"
"nonton film yang unik sekalian.."
"eh.. aku ada rujukan film unik.. yaa latarnya LGBT sih hehe"
"apaan Kook?"
"Brokeback Mountain? Sama.. film tentang Drag Queen.. bentar.. kucari di hp dulu, aku ada list film 'unik'"
.
.
"ah.. ini.. streaming film ini nih yorobeun.. ada Priscilla Queen of The Desert yang drag queen itu. Tapi terserah sih mau nonton apa.." [ teman-teman, guys]
"ckck demen drag queen kamu?"
"nggak juga sih cuma lagi pengen nonton film unik aja.. ya habisan kan kami orang melenceng, noona pun fujo kan? Sekalian aja nonton film melenceng hehe"
"yaudah yuk streaming.. sinyal wifi bagus kan Gyu?"
"bagus dong hyung.. yuk.. nonton pake smart TV"
Mereka pun bersiap menonton sambil mendiskusikan film bertema LGBT yang akan disaksikan yaitu: Priscilla Queen of The Desert. Malam itu menjadi malam yang hangat karena keakraban mereka berempat dan ramainya opini mengenai kehidupan melenceng mereka yang sedang di argumenkan.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
Alohaa.. jumpa lagi guysss..
Keep review, follow dan favorite ya sayang-sayangku..
Love you all..
Btw itu filmnya ada beneran guys.. ehehhe
