Thank you, Nae Sarang
Pairs: KaiHun- KrisHan
Cast: Member Exo,OC.
Rate: M
Lengh: Chapters 10 of,,
Genre : Hurt/Comfort /Romance
Author: [~Ovay~]
Disclaimer: semua cast milik ortu mereka SMent dan tuhan pastinya, saya Cuma pinjam nama saja untuk membuat imajinasi saya terwujud dalam ff abal saya ini,
Warning :: Boys Love. Yaoi, crack pairs,,So DON'T LIKE just DON'T READ , TYPO di mengerti yahhh harap maklum anggap aja hiasan yang merusak mata wakwakwak.
A/N:: Anyeong yeorobun OVAY DATANG,,,dan ,,, selamat menikmati ff Ovay hahahah
• .' •• HAPPY READING •• .' •
•• .' •
~O0O~
Kai kini tengah bersandar di balkon, ia semalam tidur dirumah Kris, menatap pemandangan pagi kota Seoul yang mulai padat dengan aktifitas masing-masing orang , dan dia hanya bisa meratapi nasibnya, kisahnya dengan Sehun, Kai memejamkan matanya menikmati semilir angin pagi yang menerpa wajahnya, setidaknya sedikit menyegarkan tubuhnya dan sedikit mengurangi beban hatinya.
Cklek
"Kau sudah bangun." Kris dan Luhan berjalan menghampiri Kai yang kini tersenyum kearah mereka
Luhan membawa nampan berisi makanan ,sepertinya itu sarapan untun Kai,
" Sarapan dulu,,, setelah itu kita pergi ke rumah eommaku'' ucap Luhan
" Untuk apa?" tanya kai
" Aku dengar calon mertuaku insaf, dia menutup Pub malamnya dan membuka sebuah cafe, Luhan ingin mengunjunginya,,, eumm sedikit memberikan kejutan juga" Kai menatap heran ke arah mereka berdua , tak begitu mengerti dengan apa yang Kris katakan
" Sudahlah sarapan dulu,,nanti kita ceritakan .apa kau tidak lihat tubuhmu sudah kurus begitu,, sudah berapa lama kau tidak makan"cibir Luhan, padahal tubuhnya lebih kurus dari pada Kai, dan Kai-pun mengangguk , memakan sarapannya.
" Hyung,,aku merindukan Sehun?'' ucap Kai di tengah acara makannya
'' Apa dia makan dengan benar, dan tidur dengan nyenyak,, aku selalu ingat dia akan menangis setiap malam jika tak ada seseorang yang memeluknya" tambah Kai, Luhan tersenyum dan mengusap pundak Kai
" Sehun mengalami trauma, biasanya aku yang akan memeluknya jika dia tidur" ucap Luhan, dan Kai mengangguk paham, pantas Sehun selalu memamgil-manggil nama Luhan hyungnya
"Kris hyung, bagaimana kau bisa membawa Luha hyung keluar dari tempat itu?" tanya Kai setelah menghabiskan sarapannya, setidaknya Kai mau makan sekarang
"Aku membawanya kabur saat itu dan berjanji akan membawanya kembali esok hari,,dan kau tahu keesokan harinya kami malah membuat berita bahwa kami meninggal "
" Meninggal? Kau gila" cibir Kai " Buktinya kalian masih hidup"
" Mungin itu bukan ide yang buruk , lihat sekarang, aku bersamanya bukan?" tambah Luhan, dan Kai mengangguk
" Lalu sehun bagaimana,apa yang harus aku lakukan,Bisakah aku membeli Sehun dari namja itu?"
Kris dan Luhan saling pandang , bocah seperti Kai, pelajar seperti dia mana mungkin punya uang untuk membeli Sehun dari Kyuhyun
" Bisakah? Kalau Sehun bisa di beli ,apa aku juga bisa membeli Sehun?"
'' yahh.. kau kira adiku itu barang di perjual belikan seenaknya" Luhan bersedekap menatap Kai horror membuat Kris tersenyum
"Aku tidak ingin Sehun tinggal di tempat seperti itu, dan lagi, Aku mencintainya,,aku kan melakuka apapun untuknya. Aku mencintainya, dan aku akan membawanya keluar dari tempat itu. Walau harus menggadaikan seluruh harta keluargaku"
'' dan sekarang siapa yang gila disini?" sekarang giliran Kris yang mencibir
~o0o~
"Tuan Heechul belum datang, dia akan datang saat jam makan siang, anaknya sedang sakit dirumah, dia hanya datang sebentar kesini, itupun hanya untuk mengecek beberapa hal saja, " kata seorang pelayan di cafe itu
"Begitu? jam makan siang berarti sebentar lagi, kami akan menunggunya" ujar Kris kemudian
" Apa ada yang ingin kalian pesan atau sekedar melepas dahaga sambil menunggu Tuan Hee datang"
" Orange juss 3, sudah cukup"
" Baiklah, silahkan menunggu sebentar, kami akan menyiapkan pesanan kalian" dan pelayan itu meninggalkan Kris, Luhan dan Kai di Meja yang sudah di sediakan.
" Hyung, sebenarnya kalian mencari siapa di cafe ini,, bukankah kalian akan mengantarku menemui Sehun ?" tanya Kai
Luhan tersenyum , ia mengerti mungkin Kai bingung mengapa ia membawanya kesini,
" ini Cafe Eommaku, cafe ini masih baru, belum ada 2 minggu semenjak di buka untuk pertama kalinya"
"Oh''
" Aku senang saat mendengar Musuh bebuyutanku menutup Pub malamnya dan membuka Usaha yang lebih baik lagi,, setidaknya aku tahu sekarang ia berubah Hanie.." Ujar Kris dan merangkul pinggang Luhan yang duduk di sebelahnya,
Luhan mencubit pingang Kris, '' jangan bicara seperti itu, musuh bebuyutanmu akan menjadi mertuamu nanti,, bersikaplah baik padanya nanti" Kris terkikik " Aku tidak akan pernah melupakan bagaimana sikapnya padaku saat ia melarangku menemuimu"
'' Itu dulu yeobo, sekarang mungkin dia akan merestui kita"
" Hah?" Kris menghela nafas dan menyandarkan tubuhnya di kursi " mungkin'' jawabnya cuek dengan wajah tak yakin
" Kau ini,, dendam sekali terhadap eommaku,,"
" Kalian ini bicara apa sih, malah bernostalgia, apa kalian tidak sadar, Pelayan tadi bilang bahwa anak pemilik Cafe ini sakit, itu berarti Sehun, dan Sehun sedang sakit sekarang, apa kalian tidak khawatir sama sekali,," gerutu Kai yang duduk di hadapan mereka dan sukses membuat perubahan wajah di raut Luhan yang semula cerah mendadak mendung.
" Kau benar Kai,,,"
Tengg
Bunyi lonceng kecil terdengar jelas di cafe yang tidak terlalu ramai itu, menandakan seseorang datang memasuki Cafe ,dan dapat di lihat oleh Kris Luhan dan Kai para pelayan di situ membungkuk hormat
Luhan bangkit dari duduknya saat tahu siapa yang datang dan berbincang dengan beberapa pelayan disitu
''Eo-eomma" Lirih Luhan
Kai melirik Luhan dan namja cantik yang baru memasuki cafe tadi secara bergantian, bingung rupanya karna Luhan memanggilnya Eomma,
" dia Eomma Luhan dan Sehun,, musuh bebuyutanku yang akan menjadi Mertuaku " cibir Kris sedikit tak suka,
sebenarnya Kris masih kesal dengan Heechul , tapi Kris bisa apa karna namja yang sangat ia sayangi adalah Anak dari namja yang sangat ia benci itu, Namun bagaimanapun sikap Heechul pada Luhan dulu, Dia tetap eomma Luhan , orang yang telah melahirkannya dan juga menghancurkannya , dan Luhan tak bisa memungkiri itu satu hal walau sakit di dadanya,bahwa ,,, di dunia ini tidak ada yang namanya BEKAS ibu bukan?
Sekejam apapun sikapnya,, Luhan tetap menyayangi Heechul sebagai eomma yang Pernah berjuang mempertaruhkan hidupnya demi dapat menghirup udara di dunia ini.
Kai hanya manggut-manggut mendengar ucapan Kris yang seolah tahu kebingungannya " cantik " itulah yang keluar dari bibir Kai saat melihat wajah Heechul untuk pertama kali
" Anyeong sajangnim,,, '' hormat salah satu pelayan saat menghampiri Heechul yang baru datang
" Anyeong~"
" ada yang memcari anda,,"
" nugu?" dan pelayan itu menunjuk meja yang terletak di sudut paling kanan dekat dengan jendela, Heechul langsung mengarahkan pandangannya ke arah yang di maksud, dan
DEG
Tubuhnya menegang
Tesss
Air matapun mengalir begitu saja saat melihat sosok itu, ia memukul wajahnya berulang-ulang memastikan bahwa ini bukanlah mimpi namun sosok itu berjalan mendekat ke arahnya
Dengan senyum tipis dan mata yang memerah dan basah, menangis.
" Lu-luhan, kau kah itu" lirih Heechul
" Eom-ma,,," ucap Luhan dengan bibir bergetar menahan isakannya, jujur sekejam apapun Heechul padanya, Luhan tetap menyayanginya dan ia juga merindukan Eommanya
" ne Eomma,, ini aku,, Oh Luhan-mu" ucap Luhan lagi dengan suara parau
Tangis Heechul pecah seketika dan segera menubruk anak yang ia sangka Telah meninggalkannya untuk selamanya itu,
" Terimakasih Tuhan, terimakasih kau telah mengembalikan Luhan-ku hiks" isak Heechul yang semakin erat memeluk Luhan
Kris dan Kai mendekat ke arah mereka,,
'' Anyeong Heechul-shi, kita bertemu lagi" sapa Kris yang kini berdiri tepat di belakang Luhan dan Heechul yang memang tengah memeluk Luhan dapat melihat dengan jelas namja jangkung yang selalu bersitegang dengannya itu
" Kris,,," dan menarik Luhan dari pelukannya dengan tampang tak kalah terkejutnya saat melihat Luhan tadi
Kris hanya menampilkan smirk meremeh kan kepada Heechul, memandang namja cantik yang akan menjadi mertuanya itu dengan pandangan yang meremehkan seolah berkata " lihaytlah, aku yang memenangkan permainan ini''
" kalian" Heechul memandang Luhan dan Kris secara bersamaan
'' yahh,, kami masih hidup , dan kami bisa membuktikan bahwa kami mampu melewatinya bersama" Kris segera menarik Luhan kedalam pelukannya
Heechul Hanya menunduk dalam merasa malu akan perbuatannya dulu yang melarang keras Kris untuk bersama dengan Luhan,
" Kau menang Kris,,dan aku kalah dari bocah tengik sepertimu" Ucap Heechul dengan senyuman Kecut saat melihat Luhan yang sepertinya begitu bahagia hidup bersama dengan namja jangkung itu,,
" Kami sudah Tunangan eomma" dan mereka memperlihatkan cincin yang sudah terpasang di jari manis masing-masing, kembali air mata Heechul menetes, perasaan bahagia dan sedih menyelubungi hatinya, bahagia karna Luhan ternyata masih hidup dan bisa bersama namja yang dia sayangi , Sedih karna mengingat anak bungsunya yang kini terpenjara dan tak dapat menggapai cintanya,
'' Eomma kenapa,,?" tanya Luhan
'' eomma gwemchana, eomma hanya terharu, akhirnya kau bisa menemukan kebahagiaanmu" tangisnya semakin pecah saja saat mengatakan hal itu, membayangkan Sehun bahkan kini terpenjara di dalam rumahnya dan tak dapat menggapai kebahagiaanya
" semoga kalian bahagia hiks,," Heechul mengusap air matanya kasar, air mata begitu derasnya mengalir namun bibir tipis nan merah semerah apel itu tetap menyungingkan sebuah senyuman
Luhan tahu, pasti ada sesuatu Hal yang mengganjal di hati Eommanya, dan Luhanpun memeluk kembali eommanya begitu erat,air mata Luhan menetes kembali saat tangis Heechul semakin pilu di dekapannya
" Hyung aku di acuhkan" Kai yang sedari tadi diam menyaksikan pertemuan haru antara anak dan ibu itupun angkat suara sambil menyikut lengan Kris, Kris hanya terkekeh menanggapinya
'" ah ne,, aku Lupa mengenalkan seseorng padamu eomma" Luhan menarik dirinya dari dekapan Heechul dan menghapus air matanya saat Mendengar suara lirih Kai.
" nuguya?"
" Kai~ ini eommaku, eomma Sehun juga, perkenalkan dirimu" Kai yang kaget saat namanya di panggilpun langsung membungkuk hormat di hadapan Heechul
" Kim Jongin imnida"
DEG
" ka-kau" kelu Heechul saat nama yang sangat berarati bagi sehun kini terdengar dari namja yang tampan dengan kulit tan di hadapaannya
" munginkah ia orangnya,, namja yang sehun bilang telah mengambil hatinya"
Heechul melangkah mendekati Kai dan meraba wajah tampan itu, senyum dan airmatapun kembali meghiasi wajah cantik Heechul
' Sehuni,, eomma menemukanya nak, eomma menemukannya , eomma sudah berjanji akan membuat cintamu yang gelap menjadi terang bukan,dan sekarang eomma menemukan cintamu yang gelap itu'
Greeeep
Heechul langsung memeluk Kai dan kembali menangis pilu membuat Kai Luhan Dan Kris bertanya-tanya
' sebenarnya ada apa?'
'apa yang terjadi?'
...~o0o~...
Terlihat dua mobil mewah itu kini memasuki kawasan tempat tinggal Heechul yang semula adalah sarang iblis, neraka bagi Luhan dan Sehun dulu
Beberapa maid dan bodyguard Kyuhyun mempersilahkan mereka masuk karna memang mereka tahu Luhan adalah Anak Heechul dan Kai yang menaiki mobil Heechul bisa bernafas lega karna Heechul mengatakan kepada para bodyguard Kyuhyun bahwa Kai adalah tamunya
Kai tak pernah berfikir sebelumnya bahwa rumah Sehun sebesar ini mengingat kelakuan Sehun yang urakan dan selalu tersenyum bodoh bersama Chanyeol dan Baekhyun di sekolah membuat Kai berfikir bahwa Sehun adalah anak dari kalangan bawah yang tidak punya aturan dan tata krama yang baik ,
Ketatnya penjagaan di rumah ini membuat Kai mengeleng tak percaya,
" Kyuhyun datang" lirih Heechul sambil menatap horror mobil mewah di hadapan mobilnya
" Apa yang kau maksud orang yang Sehun panggil tuan Cho itu,," Heechul mengangguk
" Sial" geram Kai
'' Kau diamlah di kamarku selama dia masih berada disini" dan Kai-un hanya mengangguk pasrah , menekan keras rasa rindunya terhadap Sehun agar semuanya tidak semakin runyam jika namja bernama Kyuhyun itu mengetahui ia disini,
Luhan mengerti mengapa eommanya membawa Kai memasuki kamarnya, dia hanya diam dan memandangi Rumahnya yang kini berubah derastis,
" ini baru layak di sebut rumah,, tidak ada bau alkohol bercampur asap roko lagi yang menyambut kedatanganku,, dan udaranya pun tidak pengap lagi" ujar Kris sambil memandangi sekeliling , lantai utama yang awalnya adalah sebuah Bar tempat orang senang-senang dan menghambur-hamburkan uang kini di sulap menjadi sebuah ruang tamu yang cukup luas dengan sebuah bar di sebelahnya,, harum lemon memenuhi indera penciumanya membuat fikirannya sedikit segar dan tubuhnya sedikit rileks tidak seperti kesan pertamaya memasuki rumah ini yang di sambut dengan dentuman musik yang memekakan telingga dan bau asap rokok Bercampur bau alkohool yang membuatnya batuk-batuk ingin muntah dan pening kepala.
" semuanya berubah,," ucap Luhan sambil tersenyum
" yahh eommamu benar-benar sudah berubah sepertinya" Luhan terkekeh
" Aku lebih suka suasana tenang seperti ini Kris,, mengingatkanku akan sosok Appa dulu yang selalu memberikan ketenangan untuk kami" Luhan memeluk Kris begitu erat, memejamkan matanya untuk mengenang masa-masa bersama sang Appa yang selalu menyayanginya, Kris yang mengertipun memeluk Luhan begitu eratnya dan mencium pucuk kepala Luhan
"A-AKH,,,,,,! SAKIT!,,,, KAU BRENGSEK!"
DEG
Luhan membuka matanya terbelalak kaget Saat mendengar teriakan dan jeritan itu, ia melepaskan paksa pelukannya bersama Kris
" Sehunie"
Dan dengan segera berlari menuju kamar adiknya dengan tergesa, Kris yang mengerti mengikutinya di belakang
"AKHHH,,, BRENGSEKK KAU,, SAK-AKHH SAKIT,,,"
Luhan menatap horror pintu kamar adiknya itu. Hatinya sudah dongkol dan sakit mendengar jeritan Sehun
'' AKHHH...FUCK"
Cukup Luhan tidak tahan lagi
BRAAAK
"MENJAUH DARI ADIKU KYUHYUN-SHI" teriak Luhan saat sukses mendobrak pintu kamar sehun dengan bantuan Kris tentunya
" Aishhh" Kyuhyun mengumpat dalam hati karna kegiatanya terganggu, padahal baru setengah jalan, ia hendak memaki dan menghardik sang pelaku namun saat melihat siapa yang datang ia mengurungkan niatnya dan melah tersenyum lebar dan memakai kemejanya
Sedangkan Sehun sudah terbaring lemah di atas tempat tidurnya dengan mata terpejam, namun ia masih bisa mendengar teriakan yang sedikit menolongnya di saat tubuhnya sudah tidak kuat lagi menahan sakit di dalam dan di luar tubuhnya, sakit hati dan fisik.
" Aku merindukanmu Luhan,, kau kemana saja" ujar Kyuhyun sambil merentangkan tangannya siap menyambut pelukan Luhan yang selalu Luhan berikan saat bertemu dengannya menghiraukan kehadiran Kris yang jelas-jelas berdiri di samping Luhan
Sehun yang mendengar nama Luhan di sebutpun perlahan mengumamkan nama hyungnya dengan mata terpejam
" Lu-luhan hyung" Luhan melirik ke arah Sehun dan Luhan langsung meringis menatap adiknya
" kau menjijikan " cibir Luhan
" kau menyakiti adikku"
"Ayolah Lu,,,aku hanya bersenang-senang dengannya, dan apa kau tak merindukanku" Kyuhyun hendak memeluk Luhan namun Kris segera menghalangnya
" jangan sentuh MI-LIK-KU" ucap Kris penuh penekanan
Kyuhyun menatap namja tampan di hadapannya itu dengan sedikit mendongakan wajahnya karna namja di hadapannya lebih tinggi darinya
" Siapa dia Luhan?" tanya Kyuhyun tanpa melepaskan tatapannya dari mata Kris
" Dia,,, suamiku" dan sukses mengalihkan pandangan Kyuhyun ke arahnya seolah tidak percaya dengan apa yang barusan Luhan katakan
" sungguh?" dan Luhan memperlihatkan cincin di jarinya
" CK,, kau beruntung Luhan masih ada yang mau dengan Namja jalang sepertimu,,"
Kria menarik pundak Kyuhyun dan menatapnya Tajam" Ja-ga ucapanmu jika kau ingin rumah tanggamu baik-baik saja"
" brengsek,, siapa kau berani mengancamku anak muda"
" kau tidak perlu tahu siapa aku,, yang harus kau tahu,, Luhan istriku sekarang, dan jangan sekali-kali kau menghinanya jika kau ingin hidupmu tenang, satu lagi, Karna kau telah menyakitinya" tunjuknya pada Sehun yang di ikuti Arah pandang Kyuhyun dan kembali menatap Kris
" hidupmu, tidak_akan_tenang _lagi" Dan sepertinya ucapan tegas Kris mampu membuat otak Kyuhyun berfikir ulang bahwa ia harus waspada pada namja bernama Kris itu,
" Brengsek kau, kalian merusak mod-ku saja..."
Dan menyambar jass-nya meninggalkan kamar Sehun dengan langkah panjang karna kesal
" Sehunieee'' Luhan langsung berlari memeluk tubuh adiknya yang penuh luka memar dan bercak darah yang menodai seprei dan dan selimut di ranjang itu
" Sialan kau Kyuhyun'' umpat Luhan dalam hati dan menangis sambil memeluk erat kepala Sehun sesekali menciumi keningnya
Hati Luhan sungguh sangat sakit, ia tak menyangka adiknya semenderita ini selama ia tidak ada, Luhan menyesal telah meninggalkan Sehun jika akhirnya seperti ini
Air mata terus bercucuran di mata Luhan melihat tubuh sehun yang penuh luka, tubuh Sehun yang semula kurus semakin kurus saja, kulitnyapun semakin pucat seperti tak ada darah di tubuhnya, Luhan melirik pergelangan tangan kiri Sehun dan dapat dilihat dengan jelas bekas goresan benda tajam tepat pergelangan tangan, nadinya,
Ternyata benar yang eommanya ceritakan , sehun menderita dan dia tidak bisa apa-apa selain menenangkan Sehun dan menyemangatinya agar terus bertahan sampai kebahagiaan itu datang, Sehun mencoba bunuh diri berkali-kali dengan cara memutus urat nadinya namun gagal karna Heechul selalu memergokinya, dengan mengandalkan nama Kai-lah Heechul menyemangati Sehun agar terus bertahan. Dan sukses
"Sehunie,, hiks,, bukalah matamu, lihatlah, hyung datang,, hyung datang untuk melindungimu,,hiks,, " Kris hanya mampu mengusap pundak Luhan, matanyapun ikut memanas menlihat kondisi Sehun yang begitu menyakitkan
"Lu-luhan hyung,, benarkah ini kau,, benarkah kau masih hidup,,kau belum meninggal,," Sehun merapa pipi Luhan, dan Luhan mengangguk. Senyum terukir di bibir mungil Sehun, setidaknya hatinya sedikit merasa tenang dan senang,
" aku merindukanmu hyung,, kenapa kau meninggalkanku,, eoh,," Luhan membawa Sehun kedalam pelukannya
" maafkan hyung,, hyung janji tidak akan meninggalkanmu lagi,, hyung janji Sehuni"
Sehun tersenyum tulus untuk pertama kalinya semenjak Kyuhyun mengurungnya di rumahnya sendiri, menjadikannya budak nafsu.
" Kris hyung , kau juga disini" Sehun tersenyum menatap Kris dan Kris mengusap rambut sehun dengan setetes air mata jatuh di wajah tampannya itu melihat kondisi Sehun yang tidak bisa di bilang baik
''kenapa kau menangis eoh,,,apa aku terlihat begitu menyedihkan, atau" sehun menunduk mengantungkan ucapannya dan dapat dengan jelas ia melihat bekas kissmark di dadanya
" menjijikan" lanjutnya
" tidak jangan bicara seperti itu,, kau tetap Sehuni kami yang dulu,, yang selalu ceria,," hibur Kris yang jelas-jelas jauh dari kata nyata.
" jangan banyak bicara,, lihatlah kondisimu" ucap Luhan,,
'' menyedihkan bukan?" Sehun menunduk
Kleck
Pintu kamar terbuka dan Sehun menaikan kembali wajahnya menatap ke arah pintu
DEG
~o0o~
" Ahh... Kyuhyun-shi, kau disini?" Kyuhyun yang merasa namanya di panggilpun hanya melirik me arah Heechul dan menghentikan langkahnya saat menyadari Heechul mendekat ke arahnya, jujur Ia masih kesal dengan namja yang bernama Kris itu,,
"Bukankah seharusnya kau bekerja hari ini?"
"Tentu saja aku kesini untuk menemui Sehunku," Heechul melirik Kyuhyun dari atas ke bawah begitu berulang kali, rambut namja yang tidak bisa di bilang muda itu acak-acakan dan pakaiannyapun berantakan
'apa Sehun baik-baik saja' lirih hati Heechul Yang sebenarnya tidak yakin juga anaknya akan baik-baik saja karna ia tahu bagaimana perlakuan Kyuhyun pada Sehun selama ini,
"Jadi kau membolos hanya untuk menemani Sehun di rumah?"
"Ya,,, tepatnya Sehunlah yang menemaniku bolos kerja dan menjadi pemuas ku"
Heechul tersenyum getir
"Itu tidak mencerminkan seorang pemimpin yang baik, Kyuhyun-shi," Heechul mentertawakan lawakannya sendiri yang terdengar garing di telinga Kyuhyun . Sedangkan Kyuhyun yang menjadi bahan lawakan, hanya terdiam menghadap depan dengan wajah datarnya ia terlihat kesal.
" terjadi sesuatu?"
"cihh,,, Luhan , aku sudah lama tidak bertemu dengan namja cantik itu, sekalinya bertemu dia membawa seorang namja yang membuat Mood-ku rusak permanent untuk hari ini"
Heechul menautkan alisnya,,
" Suami Luhan itu mengancamku, DIA PIKIR DIA SIAPA,, Dia itu masih bau kencur , anak muda tak tahu sopan santun,katakan padanya,, berhati-hatilah kepadaku" Heechul hanya tersenyum mendengar keluhan Kyuhyun 'kau yang harus berhati-hati pada anak bau kencur itu Kyuhyun' smirk Heechul dalam hati
Sedangkan Kyuhyun malah semakin manatapnya sebal dan berlalu
'' kau mau kemana?"
" setidaknya di luar sana sedikit membuat otaku tenang''
Dan melangkah menuju pintu keluar.
'Kua tudak tahu namja seperti apa Kris itu Kyuhyun-shi'
Saat tahu Kyuhyun pergi Heechul segera berlari kekamarnya
Kai yang tengah mengamati isi kamar Heechul hanya bisa melonggo dan pasrah saat Heechul menariknya keluar kamar menuju lantai 3 rumahnya
" eumm,, adjusii. kau mau membawaku kemana?' tanya Kai di tengah tarikan tangan Heechul
''kamar Sehun, dan jangan panggil aku adjussi, panggil aku Eomma saja arra''
Entah apa yang harus Kai katakan lagi dan berekspresi seperti apa, hatinya terlalu senang brcampur gugup
" sehun,, aku disini,, aku datang untukmu"
Cklekk
Dengan nafas tersengal karna berlarian menaikai tangga dari lantai 1 ke lantai 3 cukup membuat nafas Kai terputus-putus, ia mengatur nafasnya senyum terukir saat mendapati sosok Sehun kembali dalam keadaan yang,, err jauh dari kata baik
DEG
Pandangan mereka bertemu, mereka saling tatap kembali, Mata yang mampu membuat memikat dan mempermainkan hati seorang Oh Sehun, memporak-porandakan isinya
Mata Sehun yang selalu membuat jantung kai Naik turun tak sesuai porosnya saat menatapnya
Sehun meremat lengan Luhan membuat Luhan menatapnya penuh tanya
Tess
Satu tetes air mata jatuh menlalui celah mata Kai maupun Sehun secara bersamaan, entah itu air mata kesedihan atau kebahagiaan
Yang jelas kini bereka bertemu kembali walau dalam keadaan yang tidak mengenakan
" Se-Sehunie,,,''
TeSs
Kembali air mata jatuh membasahi wajah Kai, saat langkahnya yang semakin mendekati Sehun membuatnya dapat melihat dengan jelas luka-luka dan lebam di tubuh dan wajah Sehun, bercak merah darah mengotori sprei dan selimut, Kai meremat dadanya airmata mulai banyak berjatuhan sedangkan semua orang yang ada di kamar itu bungkam melihat pertemuan Kai dan Sehun
" ini tidak nyata kan hyung.? Ini bukan mimpi buruk seperti semalamkan eomma?.ini hanya Fantasi yang terasa nyata ini mebuatku hampir gila,,Oh tidak, tidak bisa ini semua tidak nyata kan, jawab aku hyung hiks, jawab aku eomma" Sehun kembali meremat lengan Luhan memintanya jawaban tanpa memandang hyung dan eommanya dan terus menatap onyx yang mampu menjerat hatinya
mataku dibutakan olehmu,bayangmu bagaikan kilatan film, sebuah kilas balik
" kai, hiks,kai mianhe" pelukan Sehun semakin erat saja
" namja murahan..''
" selama ini Aku terjebak dalam labirin di antara ilusimu dan Saat aku merasa bisa meraihmu, saat kuulurkan tangan ini hanyalah udara hampa yang terasa"
" namja murahan''
DEG
" sehun-ah ,jangan kau anggap ucapan kai tadi, dia hanya becanda" sedangkan Sehun hanya bisa menangis
" kau namja jalang yang tega mempermainkan hatiku, srigala berbulu domba ,,, menutupi kebusukanmu dengan tampang lugumu,,, cih,,, brengsek"
" aku membencimu Oh Sehun" walau dalam hati ia tetap berkata aku mencintaimu.
cinta pertamanya yang menyakiytkan,
" pergi dari hadapanku"
Bukankah kau berjanji akan melindungiku dan akan selalu berada di sisiku,,Kai
Satu – satunya yang tertulis dalam kepalaku hanya dirimu ' Kim Jongin'
"Kau boleh menjadi seorang pelacur,,,,,"
"Tapi pelacur untukku saja,bukan untuk orang lain"
"Segala bagian tubuhmu bisa kubayar."
"Ini untuk bibirmu semerah cherrymu yang memabukanku."
Sreeeeek
"Ini untuk leher indahmu yang terus menggodaku"
Sreeeeeek
"Ini untuk puting di dadamu.,, yang selalu sukses membuatmu mendesah nikmat di bibirmu saat aku menghisapnya"
Sreeeeek
"...dan ini..." Kai mengambil lebih banyak uang dari celananya.
Plakkkk
"Itu ,,,Untuk hole merahmu yang selalu berkedut menggodaku, kejantananmu yang selalu menantangku, dan desahan-desahanmu yang membuatku gila ingin terus menjajah tubuhmu."
Sehun meremat dada kirinya Saat fikirannya semakin jatuh kedalam bayang-bayang negatif yang Kai lakukan padanya walau sebagian hanyalah mimpi,
Luhan tak mengatakan sepatah katapun sebagai jawaban pertanyaannya, Sehun sadar , ini nyata
Kai semakin melangkah mendekatinya, debaran dahsyat di balik tulang rusuknya semakin kuat
" namja murahan"
DEG
" kau namja lajang yang tega mempermainkan hatiku, srigala berbulu domba ,,, menutupi kebusukanmu dengan tampang lugumu,,, cih,,, brengsek"
sehun merasakan jantunnya berhenti,Meski detak itu berhenti, Sehun merasakan dunia ini dibalut kegembiaraan, Kim Jongin namja yang dicintainya berdiri di hadapannya sekarang
Kai begitu nyata SEhun bahkan tidak peduli bila nafas ini akan berhenti, Perasaan membuncah ini akan meledak dalam sunyi.
" Se-sehunie"
Damai menghampiri hati Sehun saat namanya di panggil, tapi itu hanya sesaat
"namja murahan"
" kau namja lajang yang tega mempermainkan hatiku, srigala berbulu domba, menutupi kebusukanmu dengan tampang lugumu, cih,,, brengsek"
" aku membencimu Oh Sehun"
" pergi dari hadapanku"
Semua terasa berbeda, saat kilauanmu tiba – tiba menghilang saat kata-kata itu terngiang di telingaku,Udara terasa begitu sesak, begitu sulit bagiku untuk bernafas menginggat siapa aku , aku sadar , walau dada ini sakit, aku harus iklas untuk berkata
"PERGI DARI HADAPANKU"
Haruskah aku percaya bahwa saat ini hanya mimpi?, mimpi tidak mungkin terasa sesakit ini, aku berjanji, aku sungguh-sungguh berjanji,,Aku akan selalu memelukmu baik dalam gelap maupun terang- Sehunie
Menjauh dan menghilang, terbang dihembus angin
Sedih karena tak bisa menggenggam cinta
Harapan yang ku lepas, hilang layaknya buih
Dekapanku yang sepi dalam kepedihan yang mematikan
Cinta layaknya racun yang manis, kesedihan bagaikan mawar berduri
Dalam hati yang hancur, menangis sendirian, terluka sendirian
Aku haus akan cinta, hati ini begitu sakit
.
.
.
.
BERSAMBUNG ALA SINETRON ALIAS TO BE CONTINUE TBC
Udah sekian dulu Ovay mau cuap-cuap balas REVIEW, GO...
.
.
.
Ichizuki Takumi :: iyah kai bakal menjadi pahlawan bertopeng buat bihun, hihi tapi ntar, kapan-kapan.
RirinSekarini :: nah sekarang bacanya di FFn begimana, di FB telat publis yah, hehe maaf. #bow
sehunnoona :: ini udah di lanjut chingu bebeb, tapi kayaknya agak me ngecewakan yah?.
SanChii-Hunnie :; udah di publis ini, dan semoga tidak mengecewakan ne, keep review hehe
Risna :; dan saran Ovay jangan pernah banyangin berada di posisi SI BIHUN, pasti sakit hati pake bgt.
asdindas :: gomawo udah nyemangatin, Ovay juga sadar sih penulisannya kacau dan parahnya Ovay males edit , hehe mianhe,dan terimakasih udah baca
utsukushii02 :: ini cerita ngebosenin gak sih, q jadi bingung masa?
exmato :: ini udah di lanjutin yang TBCannya chingu
0227 Thia Melinda :: udah di lanjut, udah di pertemukan juga Kai sama Sehunnya , haha
nin nina :: ini panjang or pendek chingu, standar yah, tapi q gatau untuk chap depannya dan semoga chap ini tidak terlalu penting LANJUT.
aegyosehunnie :: dan saya gataua cara bahagian Kai sama Sehun di FF ini chingu, intinya belum tau ENDing-NYA
KaiHunnieEXO :: iya Ovay juga ngerasa ini FF kek sinetron BGT malah, hehe
xxx :: chap ini begimana chingu, apa Ovay masih termasuk kategori dalam penyiksaan si bihun.
Oh Zi Fan :: iya, sebenernya q yang gak ber-prikesehunan malah buat sehun terus-terusan menderita, hikshiks, kai sabar yah.
Bacon ExoStan :: udah q pertemukan mereka berdua, tapi,,,,
GLux99 :: q jadi bingung chingu, cara bahagian sehun begimana yah, soalnya keknya sehun udah rusak banget #dibakarKKAMJONG
hyona21 :: yah betul sekali chingu, penyakit males edit gak pernah mau ilang, bebel dan gak bisa memperbaiki malah terserah, #parahbukan
tapi yah, inilah diriku apa adanya, post seadanya gak pernah edit, tapi bakal q coba untuk lebih baik dalam penulisan chap selanjutnya, gomawo atas saranya
Ayupadma28 :: itu Kai Sama bihun udah ketemuan ,di kamar sehun pula, sayang, keadaan sehun q buat miris,
bbuingbbuingaegyo :: ini udah di lanjut chingu, semoga tidak mengecewakan ne, dan maaf jika makin kesini makin membosankan. #bow
miszshanty05 :: gatau napa ini otaku seneng bgt buat Sehun menderita dan pengen TERUUS lanjutin ini FF sampe otak buntu, sampe mana ajah sih, tapi keknya bentar lagi END.
Keripik :: yah, maaf TYPO banyak sekali, karna memang Ovay MALES bgt yang namanya edit, silahkan salahkan Ovay #bow
yoshiKyu :: masihh panjang penderitaanya hahah
ayanesakura chan :: semangat – semangat-semangat , tetep ajah di chap ini kai kaya anak bawang, menurut q sih.
Mir-acleKim :: okok ship ini di lanjut, Kai mesti berkorban., dikit tapi, he..
nhaonk :: aku dendam sama kamu na, main ngatain laki gue ITEM lagi di cipok naga tau rasa lo, huh, tenang , penderitaan sehun masih panjang, hahah #ketawa iblis
Oh Dhan Mi :: aduh saengbebb kayaknya dendam bgt ma ci evil kyuhyun di FF ini, jangan ah kalo mati gak rame, gada yang nyiksa sehun, soalnya Ovay lagi seneng nyiksa sehun #ditabok
RaeMii :: itu Kaihu udah Ovay ketemuin yah, yah walaupun ancur pas acara ketemuannya he
