HOUSE OF B.A.P

.

Author: MinUraaa

.

Rate: T (aman)

.

Genre: Bromance, Humor, Family

.

Summary:

Bang Yongguk si penulis lagu,Kim Himchan seorang model,Jung Daehyun seorang penyanyi,Yoo Youngjae dibidang yang sama, Moon Jongup seorang dancer, Choi Junhong murid SMA

.*.*.*.*.*.

Suasana dirumah sudah kembali tenang setelah semalam suntuk diceramahi oleh Yongguk.

Junhong sudah sekolah, jongup..-anak itu akan pulang Minggu depan, katanya. Yongguk mengurung diri di kamarnya untuk menulis lagu, Himchan asik di dapur entah membuat apa.

Diruang tamu, DaeJae sedang akur, Youngjae duduk bersila sambil memangku semangkuk penuh popcorn, Daehyun tiduran di paha Youngjae sambil mengambil popcornnya.

Mereka menonton acara musik, suasana disana sepi karena tidak ada Junhong yang biasanya berisik. Acnya juga disetel 17.

Pokoknya suasananya saat itu sangat nyaman.

Ting tong~

Ada yang memencet bel rumah

"Buka pintu, Dae" kata Youngjae.

"Tidak mau, kau saja" tolak Daehyun.

"Buka pintunya, aku akan mengambil jus didapur"

Ya mau gak mau walau harus mau(?) Daehyun ke pintu dan membuka pintunya.

Begitu Daehyun membuka pintunya, seorang anak kecil memeluk kakinya.

"Papa!"

Daehyun tentu kaget

"S..siapa?"

"Papa cida tenal wonnie?" Tanya anak itu menatap Daehyun tanpa melepas pelukannya di kaki Daehyun.

"Wonnie?" Bingung Daehyun.

Anak itu mengangguk.

"Ung! Jung Dae..won..!" Katanya sambil tertawa.

Daehyun diam ditempat sampai seorang gadis cantik datang.

"Senang bertemu denganmu, dae-ah" katanya.

"Siapa?" Tanya Daehyun lagi

"Kau melupakanku? Ini aku, Jiwon" jawab gadis itu.

"Jiwon..? Ah, jiwon-nuna" ingat Daehyun.

"Senang kau ingat denganku"

"Lalu siapa anak ini nuna? Ini anakmu? Kau sudah menikah? Kenapa kau tidak mengundangku? Anakmu sangat tampan" kata Daehyun menggendong Daewon.

"Ya dia sangat tampan seperti ayahnya, tidak aku belum menikah.." jawab Jiwon.

Daehyun membulatkan matanya.

"Kau belum? Lalu ini?"

"Ini anakmu, Dae"

Daehyun membatu.

Ini.. anaknya?

Daehyun melihat Daewon.

Matanya..

Hidungnya..

Bahkan bibirnya..

Benar-benar kopian Daehyun..

"Ba..bagaimana bisa..?" Bingung Daehyun.

"Kau ingat? Saat kelulusanmu? Aku datang untuk memberimu selamat, lalu saat prom-night, kau menarikku ke ruang kesehatan dan.. dan.. kau.. kau menanamkan benihmu padaku" kata Jiwon.

Daehyun blank.

Ia memaksa otaknya bekerja.

Ya, dia ingat.

Saat kelulusannya, Jiwon yang saat itu masih berstatus sebagai pacarnya datang dan memberi selamat padanya, dan saat malam kelulusan, Daehyun membawa Jiwon ke ruang kesehatan dan..

Dia membuat Daewon.

Daehyun memijat pelipisnya.

Kepalanya mulai pening dengan semua ini.

"Kau harus tanggung jawab, Dae... Dia anakmu.." kata Jiwon.

"Lalu kemana saja kau sebelumnya, nuna? Seandainya kau langsung mengatakan kau hamil, aku akan menikahimu saat itu juga.. tapi kalau sudah seperti ini sudah lain ceritanya nuna.." kata Daehyun.

"Kumohon, Daehyun.. pacarku tidak mau menikah denganku karena aku sudah memiliki anak dengan lelaki lain, kau harus menikah denganku, Dae! Daewon terus menanyakan siapa ayahnya.." kata Jiwon.

"Maaf nuna, aku tidak bisa.. aku tidak bisa.. aku tidak bisa menikahimu.." tolak Daehyun.

"Kenapa? Kau sudah tidak mencintaiku lagi, Dae? Apa karena kita sudah lama putus kau sudah tidak ada rasa sama sekali padaku? Walaupun itu hanya rasa kasihan?" Tanya Jiwon.

"Maaf nuna, aku sungguh tidak bisa, kalau aku menikah denganmu, aku akan menyakiti..--"

"-- menyakiti Youngjae kan? Aku sudah sangat hafal Dae, semua alasanmu menolak ku adalah bocah bernama Yoo Youngjae itu kan? Benarkan?"

Daehyun terdiam

Jiwon memang benar.

Semua alasan Daehyun menolak Jiwon dan memutus hubungannya dengan Jiwon adalah karena tidak ingin menyakiti Youngjae.

Padahal Youngjae bukan siapa-siapa, hanya teman dekat.

"Siapa, Dae?" Youngjae muncul dari balik punggung Daehyun.

Jiwon memandang Youngjae tidak suka.

Ya, Jiwon sangat membenci seorang Yoo Youngjae yang merusak hubungannya dengan Daehyun.

Karena Youngjae, semua kencan yang direncanakan batal.

Karena Youngjae, ia dan Daehyun tidak pernah makan malam berdua.

Karena Youngjae, hubungan yang awalnya harmonis menjadi rusak dan pecah.

Bahkan, saat ia dan Daehyun sedang membuat Daewon, Youngjae menelpon.

Kurang mengganggu apa coba? Padahal Jiwon kira ia sudah cukup privasi dengan Daehyun.

Ternyata bocah itu masih mengganggu.

Dan bodohnya Daehyun malah mengangkat panggilan Youngjae.

Tapi ia juga bersyukur, karena Youngjae, Daehyun malah menembakkan benih di dalam hewhew.

Kenapa ini mendadak jadi naik rate? '-'

Dan karena itu terciptalah seorang Jung Daewon.

Entah ia harus senang atau apa.

Jiwon sudah senang saat yang membuka pintu adalah Daehyun, Jiwon kira Daehyun tinggal disini sendiri, ternyata bocah pengganggu (re: Youngjae) ikut juga

"Ah.. ini.. ini.." Daehyun bingung menjelaskan apa ke Youngjae.

Jiwon menjulurkan tangannya

"Salam kenal, aku istri sah Daehyun, dan kami sudah memiliki seorang putra" katanya.

Youngjae menatap tangan itu penuh tanda tanya.

Lalu pandangannya beralih ke Daehyun yang menggaruk tengkuknya.

"Dae?" Tanya Youngjae.

"A..aku bisa jelaskan..."

"Tidak ada yang perlu dijelaskan, sudah jelas bukan? Dan oh, anak yang digendongnya adalah anak kami" kata Jiwon.

" y..ya! Nuna!" Panik Daehyun.

Youngjae malah tertawa.

"Oalah, hahaha.. kau bodoh sekali mau menikah dengan penyanyi freelance seperti Daehyun! Kalau aku jadi kau, aku tidak akan pernah menikah dengannya sekalipun aku sudah punya anak darinya" lalu Youngjae kembali ke ruang tamu.

"Ya! Kau mau kemana?" Tanya Daehyun.

"Mengambil ponselku diatas, kenapa? Mau ikut? Urus istrimu saja sana" kata youngjae naik tangga.

Himchan keluar dapur sambil membawa sepiring fucilli yang kelihatan dan beraroma sangat enak.

"Oh? Mana Youngjae?" Tanyanya.

"Ya! Jung Daehyun! Ada tamu, kenapa kau tidak menyuruhnya masuk, ah silahkan masuk" ramah Himchan menyuruh Jiwon masuk dan duduk diruang tamu.

"Anak yang manis, dia sangat tampan" puji Himchan mencubiti pipi Daewon.

"Ya, dia anakku, oppa.. anakku dan Daehyun" kata Jiwon.

Gerakan Himchan berhenti seketika.

Dan Himchan menatap Daehyun horor.

"Apa kau bilang?" Tanyanya.

Auranya sudah berubah.

Padahal tadi auranya masih ceria, dan tiba-tiba berubah menjadi suram.

"A..aku.. itu kecelakaan, Hyung.. sungguh.." kata Daehyun.

"Ah ingatkan aku untuk membunuhmu Dae.." sinis Himchan melupakan ada 2 manusia yang menonton pertengkaran batin tersebut.

"Kau menghamilinya kapan Dae? Sampai kau punya anak sebesar ini?" Tanya Himchan dengan nada intimidasi.

"Lu.. lulus SMA" jawab Daehyun.

Himchan menampar pipi Daehyun sampai ada bekas telapak berwarna merah di pipi kiri Daehyun.

"KAU LULUS SAMA SUDAH BERANI MENGHAMILI PEREMPUAN? KAU MEMPERMALUKAN KELUARGAMU, JUNG" omel Himchan menarik kerah baju Daehyun.

"Ada apa ini ramai sekali.." Yongguk keluar dari kamarnya.

"Ini Yongguk-ah.. Daehyun menghamili seorang perempuan dan dia sudah memiliki anak" nada bicaranya tiba-tiba berubah saat. Acara dengan Yongguk.

"Astaga" hanya itu yang Yongguk katakan.

"Hanya astaga? Omeli dia bbang! Kau mengomeliku semalaman masa kau tidak mengomeli Daehyun!"

"Aku sudah kehabisan bahan Omelan karena semalam Chan"

Lalu Himchan mencubit pinggang Yongguk lalu pergi keatas.

"Kalian bicaralah, aku akan memanggil Youngjae"

"Youngjae-ya!" Himchan mengetuk pintu.

Pintunya juga dikunci, Youngjae tidak biasa seperti ini.

Himchan menempelkan telinganya di pintu, dan ia mendengar sesuatu.

"Hiks.. eomma.. hiks.. Dae..Dae.. hiks.. Daehyun nakal.."

.

.

.

TBC

Daehyunnya nakal :(

Chapter selanjutnya side story yey ( 'v')/

Pairingnya yang kepilih adalah DaeJae!

Terakhir, rnr? :)