Games Pertukaran Pelajar

Disclaimer: Masashi kishimoto, Mashami Kurumada

Author: Istar Fantasy

Chapter 10

PLAY

Entah sudah berapa lama Games ini berlangsung, yang pasti kedua belah pihak sudah sama-sama lelah. Apa lagi yang kejebak digurun sahara (?) cuman berdua, sama mahluk gak jelas pula, kasian oh kasian.

"Iya... apes banget gue ya...!" Shura menatap ngenes pada yang ada disebelahnya yang sedang asik tumbuk ini itu sambil nyanyi-nyanyi.

"Loe ngapain sih Pro...?" Tanyanya melihat Aphodite seru sendiri.

"Bikin lulur alami...!" Jawab singkat sang Pisces yang anggun seraya mengibaskan rambut dan kepingan keringatpun berberkilauan keudara.

"Makin gak jelas ni suasana... ni boneka kayu juga gak terlalu efektif menghalau panas...!"

Lanjutnya sambil kipas-kipas sendiri.

"Shura mau luluran juga ?"

"Gaaakkkk...!"

Shura lebih memilih balik kedalam boneka daripada ikut luluran bareng si Aphro.

Dikuil.

"Topeng satu... topeng dua..."

Ini Toby yang digantung terbalik oleh teman temannya setelah diamuk masa.

"Berarti yang belom dapat cuman tinggal gue... Sasori... Para Pain... Jetsu hitam-putih... sama si Tobi !"

Renung Itachi yang balik dipasangin kostum kelinci sama Sasori.

"Itu gak cocok...! Ada kostum kodok gak...?"

Para Pain ikut ngerubutin satu lemari penuh kostum disana.

"Tadi ada... tapi aku gak mau pakai kostum kodok...!"

Tambah Itachi yang makein kostum anak ayam buat Sasori.

"Kalo kostum Zombie ini kayanya cocok buat kamu..."

Plakkk...

Duakkk...

Gubrakkkk...

Orochimaru yang hendak ikut-ikutan Itachi & Sasori saling pasangin kostum malah kena tamparan saat hendak pasangin kostum ke Konan. Selain itu dia juga mendapat bonus satu tonjokan keras dari para Pain.

"Enak aja mo pasangin di Konan... loe tu yang cocok jadi Zombie...!"

Mereka pun hendak pasangin tu kostum di sang ular... eh Orochimaru beramai-ramai. Namun belum sempat dipakai, kostum itu terlebih dulu melompat keudara.

"Selamat buat Pain Yahiko yang berhasil mendapatkan benda yang paling dicari perananmu DeathMask yaitu salah satu koleksi kepala yang jadi topeng kostum zombie."

"Dan selamat juga untuk Pain Ajisai yang mendapatkan benda yang dicari oleh Aries Mu, yakni Jaket milik Aries Shion yang salah cuci hingga jadi rombeng."

...

Shion: "Mu... bisa jelaskan itu ?"

Mu yang telah heboh sejak tadi mendadak diam lalu mengendap-endap kebelakang Aiolos.

Shion: "Dasar murid durhaka...!"

Dohko: "Mulai...!" (berlaga kaya wasit gulat)

"Kyaaaa...!"

"Muuuuu...!"

"Ampuuuun...!"

"Kyaw... kenapa aku yang kena pukul...!"

"Makanya minggir Los...!"

"Lepasin... Muuuu...!"

"Hayooo... Hayo...!"

Suasana jadi semakin ricuh disana dan dari pada kena pukul kaya Aiolos kita ketempat lain dulu.

...

"Hah... itu kepala orang dari abad pertengahanku yang berharga... aku mendapatkannya dengan susah payah... kenapa malah dijadiin kostum gak jelas gitu...! Miloooo...!"

Deathmask ngamuk sambil mencekik Kabuto.

"Tuan Orochimaru anda kenapa ?"

"Aku marah Ceceeeppp...! Maraaaah..."

"Kabutoooo... ohooo... ohoooo...!"

...

"Kalo yang itu bukan aku...! Topeng itu kan hadiah dari sikembar Gemini...!"

Milo bangkit berdiri dari persembunyiannya.

"Mereka harus jelasin ini sama si DM...!"

Dan merekapun saling mencari satu sama lain mengingat ketiganya memang sedang pada nyasar.

...

Kembali kekuil Scorpio. Tampaknya anggota Akatsuki telah memakai kostum binatang semua.

Hidan (Kostum kuda laut): "Ini kita mau ngapain sih pake ginian ?"

Kakuzu (Kostum keledai): "Foto buat toko online gue...!" (Foto yang lain sana sini)

Konan (Lebah): "Gak mau ah... malu...!" (tutup muka)

Pain Yahiko (Jangkrik)+ Nagato (Undur-umdur): "Gak... Konan cantik kok pakai kostum lebah itu...!"

Itachi (Kelinci): "Iya... imut...! (Lagi difoto Kakuzu)

Kakuzu: "Itachi populer ya... fotonya aja dah dipesan lebih dari 2000 orang dalam 1 menit...!" (senang)

Sasori (Anak ayam): "Namanya Deathmask ya...? entar aku tukeran koleksi ah sama dia...!" (Lihat topeng dari kepala asli)

Deidara (Ulat keket): "Ayolah tuan Sasori itu gak bagus... yang namanya seni itu adalah ledakan...!"

...

Duaaarrrr...

"Kyaaaa... ini kenapa meledak lagi... meledak lagi...!"

Aphrodite kembali gosong dan lulur tadi jadi sia-sia.

Sementara Shura sibuk cekikikan didalam... dalam rumah... entah rumah siapa yang tiba-tiba ada disana.

"Jangan ngetwain Shura...! Cepan sini... bantu cari sumber ledakan !"

Teriak si Aphro kesal.

"Gak ah... entar gue kehilangan hiburan yang menarik lagi dong...! Ini ditengah gurun loh... susah buat bisa ketawa...!"

Sunggih senyumnya semakin bertambah lebar... sebelum...

Duakkkk...

Sang Pisces menendangnya dengan indah dan meruntuhkan rumah tempatnya bersantai.

"Aphro...! Susah loh buatnya...!"

Teriak Shura kesal, rumah sederhananya dirusak si Aphro. Sedang si Aphro terlihat puas dengan mengejek menarik kelopak mata dan menjulurkan lidahnya.

Tuinggg... Tuuukkkk...

Sesuatu yang berasal dari serpihan rumahnya jatuh terakhir tepat kekepala Shura.

Shura: "Hah apaan ni ? Cincin ?"

"Selamat Capricorn Shura kamu mendapatkan sebuah rumah idaman bergaya klasik..."

Shura: "Yang bener...!" (Happy)

"Ya bohong lah... yang bener kamu berhasil menemukan benda yang dicari oleh peranmu... Sasori yaitu cincin yang nyelip, nyempil disalah satu boneka kugutsunya..."

Shura: "Yah... kirain beneran dapat rumah...! Tapi ya setidaknya misiku selesai...!"

To Be Continue

Behind the scane

Istar: "Wah... permainan semakin mendekati akhir ni...!"

Naruto: "Ketinggalan satu angka...! Ayo berjuanglah Akatsuki...1"

Seiya: "Goldies jangan sampai terkejar... jangan bikin malu kami...!"

Istar: "Sejak kapan mereka jadi berkompetisi gini ?"

Nedji: "Sekarang pun mereka seharusnya dah malu...!" (Habis pasangin kostum belerina ke Naruto)

Shiryu: "Iya pake kostum kaya gitu...!" (Habis pasangin kostum maid ke seiya)

Naruto: "Nedjiii...!"

Seiya: "Shiryuuu...1"

Istar: "Naruto... Seiya... pakein ini kemereka...!" (Kasi kostum Moana & Pocahontas)

Seiya + Naruto: "Hehe..." (Tawa seram)

Shiryu + Nedji: "Kyaaaa...!" (Kabur)