Naruto DXD:The Heroes Of Another Dimension
Pair:naruto X OC(Belum pasti)
Desclaimer:naruto buatan Masashi Kishimoto
HS DXD buatan IChie Ishibumi
Anime lainnya bukan buatan saya
Warning:gaje(sekali),naruto God Like,OC,OOC,bahasa yang kurang baku,alur agak cepet dan lambat(jika masalah ini udah ilang baru author hilangkan tandanya)
Author Note
Halo kali ini Author Up lagi mencoba menebus kesalahan Author yang lama mengupdate oke gak usah lama-lama kita mulai aja Fic nya
(Opening Soundtrack Guren Does)
Chapter 10 Starts(Good Bye Team 7)
Kini Naruto tengah melihat Raphael dan Kanon sudah berhasil membuat Enoshima Junko Kabur untuk sementara
"are kamu siapa?"tanya Naruto menunjuk Raphael yang berada di samping Kanon dalam keadaan babak belur juga sama kayak Kanon
"naruto apa kau bodoh,aku ada disamping Michael waktu kau mau berangkat kesini
"jangan-jangan kau Raphael?"tanya Naruto kaget melihat Raphael
"Iya aku ini Raphael salah satu malaikat besar"ujar Raphael dengan nada santai
"kalau begitu bisa teleport saya pulang dulu,karena seminggu lagi saya harus menolong Sirzech"ujar Naruto dengan nada santai kepada Raphael
"Sirzech Lucifer kah?,sudah lama aku tidak bertemu dengannya,baiklah kalau begitu"dan dengan cepat Naruto di teleport kedepan Rumah miliknya bersama dengan Azazel
"terima kasih aku akan tidur lalu makan dan berlatih untuk minggu depan"ujar Naruto dengan nada malas lalu berjalan dengan sempoyongan kedalam rumah Azazel
"manusia itu menarik"ujar Raphael kepada Kanon
"Hmm apakah anda tertarik mereinkarnasikannya sebagai Joker anda?"tanya kanon kepada Raphael
"Tentu saja,tapi itu tidak mungkin dia lebih kuat dari ku,jadi aku tidak bisa mereinkarnasikannya"ujar Raphael
Kanon hanya meng oh kan saja perkataan Raphael
"baiklah kalau begitu kita akan kembali ke surga untuk membantu Michael"ujar Raphael lalu mereka pun segera kembali ke surga dengan teleportasi mereka
Kini Naruto tertidur di sofa dengan mengorok karena ia sudah tidak tidur selama dua minggu akibat pertarungannya melawan Ares
Sementara Kanon dan Raphael sedang berada di surga mengurusi Orang-orang mati yang akan Ke Eden dan yang akan dilempar ke Tartarus
*In Heaven*
Gabriel tengah berjalan-jalan dengan santai menuju Eden Garden untuk mengecek apakah ada manusia yang tergoda untuk berbuat dosa
Karena peraturan yang ditetapkan Bapa bahwa jika ada yang tergoda berbuat Dosa maka ia akan langsung dibuang tanpa banyak omong kedalam Tartarus
Namun ia menemukan Raphael tengah memainkan sebuah Piano di ruang miliknya yang berada di dekat Eden
Karena tertarik Gabriel masuk kedalam ruangan Raphael dan melihatnya bermain
"oh Gabriel kah ada apa?"tanya Raphael kepada Gabriel dengan nada santai seperti biasanya
"tidak ada apa-apa aku hanya ingin melihat-lihat keadaan Raphael-Nii saja"ujar Gabriel dengan nada ramah kepada Raphael
"aku baik-baik saja memangnya kenapa?"tanya Raphael kepada Gabriel
"tidak,oh iya aku ingin bertanya diantara seluruh malaikat besar Cuma Raphael-Nii saja yang memiliki Kartu lengkap,bagaimana caranya memilih seseorang untuk jadi malaikat reinkarnasi kak?"tanya Gabriel dengan nada ramah namun serius
"bukankah kau sudah mereinkarnasikan seseorang menjadi Kartu As mu,namun kenapa kau bertanya lagi?"ujar Raphael bingung dengan kelakuan Adiknya
"tapi dia tidak mengeluarkan Potensi terbaiknya seperti kartu-kartu lengkap kakak"ujar Gabriel kekeh pada pendiriannya
"Gabriel-Gabriel jika kau mau melihat orang mengeluarkan potensi terbaiknya maka lihatlah dari Dosa yang ia perbuat dan penyesalan yang sudah ia lakukan,jika ia berhasil melakukan pertobatan sampai 70% maka dia sudah layak menjadi malaikat reinkarnasi"ujar Raphael dengan nada santai kepada Gabriel
"begitukah Kakak,baiklah aku akan melakukannya sesuai dengan perkataan mu"ujar Gabriel dengan nada semangat kepada Raphael
"baiklah aku akan kedalam dulu"ujar Raphael lalu Gabriel dengan cepat meninggalkan ruangan Raphael
Sementara Raphael sedang minum teh Oolong di dalam
*bersama Naruto*
Kini Naruto tengah bermalas-malasan di ruang tengah sembari menonton acara Tv kesukaannya yaitu gunting yang ditukar
Azazel hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan anak muda yang satu ini
"naruto tidak baik kau selalu menonton sinetron kayak begini"ujar Azazel menasehati Naruto
"masih lebih baik dari pada aku menonton JAV yang berada di kamar mu"ujar Naruto dengan nada menyindir kepada Azazel
"apa salahnya itukan untuk masa depan"ujar Azazel dengan senyum penuh kebanggaan
"benar juga yah,mungkin aku harus mengikuti jejak mu Azazel"ujar naruto dengan nada serius
"sebenarnya itu Cuma bercanda"ujar Azazel pelan kepada Naruto
Namun Naruto tidak mendengarkannya dan malah memikirkan jav apa yang akan ia tonton ketika ia mau nanti
"ah aku menjatuhkan ranjau,dan dia akan menjadi mesum,lebih mesum daripada ku"gumam Azazel pundung karena perkataannya yang dianggap serius berlebihan oleh naruto
Skip
Keesokan harinya Naruto berangkat kesekolah bersama Issei dan mereka berangkat dengan membicarakan sesuatu
"Naruto kenapa lama sekali kau menjalankan misi dari malaikat Michael?"tanya Issei dengan nada heran kepada Naruto
"itu karena Dewa Ares itu begitu kuat jadi aku tidak bisa langsung mengalahkannya"ujar Naruto dengan nada malas
"tapi hebat juga kau yah,bisa mengalahkan Ares meskipun lama sekali pertarungannya"ujar issei dengan nada menyindir
"coba kau saja yang melawan dewa seperti itu"ujar Naruto dengan nada marah kepada Issei
"tentu saja aku akan langsung pasrah dan tewas di tempat"ujar Issei dengan nada lesu
"hmm kurasa kau bisa memberi perlawanan bila sudah mencapai level sebenarnya dirimu"ujar Naruto memberi semangat kepada Issei
"benar tapi masalahnya adalah lama sekali peningkatannya masa baru 20% kekuatan sebenarnya keluar"ujar Issei dengan nada menggerutu
"tenang saja memang seperti itu kalau baru beberapa hari tunggulah sampai 3 tahun mungkin kau sudah mencapai level sebenarnya dirimu"ujar Naruto mencoba menyemangati Issei
"benar juga aku tidak akan menyerah"ujar Issei dengan nada semangat kepada naruto
Mereka pun berhasil sampai ke sekolah dengan cepat tanpa halangan dari siapapun dan apapun juga
*in Class*
"Naruto-san banyak PR yang harus kau selesaikan kalau mau naik kelas"ujar Shiraishi yang sudah masuk ke sekolah
Disertai anggukan dari Miyuki yang berada di samping Shiraishi
"Pr? Aku tidak akan mengerjakan hal semacam itu"ujar Naruto dengan percaya diri sekali akan kesuksesannya
"jika kau tinggal kelas maka kau akan di cap kalah dari Issei loh"ujar Miyuki dengan nada membuat Issei bersinar daripada Naruto
"apa maksud mu aku kalah dari si mesum ini?"tanya Naruto tidak percaya apa yang di ucapkan oleh Miyuki
"Issei selalu mengerjakan Pr nya ditambah juga dia cukup baik dalam Sastra Indonesia sehingga nilainya dapat terjamin untuk masuk ke kelas 12 Naruto,sementara kau yang tidak masuk dua minggu serta nilai yang hancur sewaktu pertama kali masuk ke sekolah ini dapat membuat mu tinggal kelas loh"ujar Shiraishi menasehati Naruto
Naruto langsung menatap Iri Issei yang kepalanya sudah besar dan hidungnya sudah memanjang
"Sudahlah ini masih semester pertama jadi Naruto-san bisa berusaha di semester depan"ujar Issei dengan nada santai dan mau menyemangati Naruto
"tapi kesempatan naik kelasnya Cuma tinggal 50% loh kalau dia berusaha di semester depan"ujar Miyuki dengan nada memperingati Naruto
"tenang saja meski Cuma 50% aku akan tetap naik kelas kok"ujar Naruto dengan nada santai kepada Miyuki
"memangnya kau Einstein kah?"ujar Issei menyindir naruto dengan pedas
"Einstein itu siapa?"tanya Naruto dengan nada heran kepada Issei
"dia adalah ilmuan,huft inilah susahnya orang jadul seperti mu Naruto"ujar issei dengan nada santai kepada naruto
"Sialan"
*bersama Chihaya*
"Chihaya"
Suara keras itu terdengar sangat lantang memanggil Chihaya yang saat ini sedang memainkan permainan kesukaannya yaitu Karuta
"Ada apa Sakura?"tanya Chihaya dengan nada santai kepada wanita yang memanggilnya itu
"Kita diserang"ujar Sakura dengan nada panic kepada Chihaya
"Diserang? Apa maksud mu?"tanya Chihaya dengan nada serius kepada Sakura
"Sudah tidak ada waktu untuk berdebat,sekarang lebih baik kau segera pergi dari sini,biar kami yang menghalangi mereka"ujar Sakura dengan nada serius kepada Chihaya
"Apa maksud mu,Sakura? Apa kita diserang? Aku tidak bisa membiarkan itu"ujar Chihaya dengan nada serius kepada Sakura
"Apa kau bodoh? Kau ini adalah orang yang disukai Naruto,jika kau mati maka naruto akan sangat drop"ujar Sakura dengan nada serius kepada chihaya
"Naruto sudah mengetahui bahwa aku telah mati,jadi tidak masalah,lagipula aku merasa tidak enak jika hanya aku yang selamat dari sini"ujar chihaya dengan nada santai kepada Sakura
"baiklah kalau begitu,jangan menyesali keputusan mu Chihaya"ujar Sakura dengan nada memperingatkan Chihaya
"tentu saja tidak"ujar Chihaya dengan nada santai
Lalu mereka berdua berlari menghampiri semua orang yang kini tengah berada di depan Mansion dengan Tiga Ekor Naga yang besar tengah terbang melintasi Mansion ini
Dan kini Sasuke,Kakashi serta Madara tengah melawan Naga yang berada dipaling Kanan
Sementara Minato,Kushina,dan Hinata tengah melawan Naga yang berada di samping Naga yang dilawan Madara
Dan dengan secepat kilat Sakura mendatangi satu naga terakhir yang berada di samping Minato dan Kushina,disertai dengan Dark God milik Chihaya serta Chihaya sendiri
*Madara,kakashi,Sasuke Vs Black Dragon (Abyys)*
"Kita gunakan formasi Bulan sabit untuk melawan dia"ujar kakashi kepada Madara dengan Sasuke
"Katon Goryuuka No Jutsu"madara menyemburkan Api dengan intensitas besar sehingga membentuk Naga api kearah Abyys yaitu naga yang dilawan Sasuke dan Kakashi serta dirinya
Kakashi yang melihat hal itu langsung saja membuat raikiri di tangan kanannya
"raikiri"kakashi dengan cepat mencoba menancapkan Raikirinya kearah Abbys
Namun setelah kedua serangan itu terlihatlah Abyys tidak terluka sama sekali
Dan kini Abyys menyemburkan Api dari mulutnya yang besar sehingga membuat Madara dan Sasuke harus menghindarinya dengan susah payah
"Siapa yang membawanya kesini sih merepotkan sekali"ujar Madara dengan nada serius kepada kakashi dan Sasuke
"Amaterasu"Sasuke menggunakan Eternal Magengkyo Sharingan dan mencoba membakar Naga itu dengan Amaterasunya
Namun sama halnya dengan Juubi dia juga melepaskan bagian yang terbakar sehingga api Amaterasu Sasuke tidak dapat menjangkaunya
"dia pintar sekali"ujar Sasuke dengan nada serius
"badannya keras dan kuat kalau begitu kita harus menyerang naga itu sampai kita menemukan titik celah dari naga itu"ujar Madara dengan nada serius
"baiklah"
*trang trang trang*
Itulah bunyi dentingan besi beradu dengan kulit Naga yang sekeras baja itu
"Cih kalau begitu Suiton Suiryuudan No Jutsu"kakashi mencoba menggunakan jutsu Naga Air untuk mengalahkan Abyys
"bagus Kakashi,Raiton Rairyuudan No Jutsu"Sasuke membuat Naga petir lalu dia alirkan kearah Naga air milik kakashi sehingga membuat kedua serangan itu memiliki Arus listrik
Dan Naga itu tersengat oleh Arus Listrik itu,namun tetap saja ia hanya tergores di beberapa bagian
"Grwaaa"naga itu meraung keras ketika hal itu terjadi kepada dirinya namun setelah itu Naga itu terbang ke langit dan menembakkan Angin Ribut yang besar kearah kakashi dan Madara serta Sasuke
"dia hebat juga kita harus menghindarinya"ujar Madara dengan nada serius
"benar kalau begitu kamui"dengan cepat kakashi menteleport Sasuke dan madara kedalam Dunia Kamui miliknya
"Bahaya sekali tadi"ujar madara dengan nada lega
"haa haa haa"kakashi mulai kelelahan karena menggunakan Shraingan terlalu lama
"kalau begini terus kita tidak bisa mengalahkannya"ujar Sasuke dengan nada serius kepada madara dan Kakashi
"Benar kata Izuna"ujar Madara dengan nada serius
"nama ku adalah Sasuke,bukan Izuna paham kau"Ujar Sasuke dengan nada sedikit marah
"kita harus menyegelnya kalau begitu"ujar Kakashi dengan tiba-tiba
"Tapi kurasa kekuatannya terlalu besar mungkin kita membutuhkan dua orang atau lebih orang sepertiku untuk menyegel naga ini"ujar Madara dengan nada serius
"Mau melakukan hal gila?"tanya kakashi kepada yang lainnya
"Heh kau sudah punya rencana ternyata"ujar Madara menyerigai
"Hahaha jangan seret aku kebawah ya"ujar Sasuke dengan nada seperti Madara
"kita akan menggunakan Shiki Fujin"ujar Kakashi dengan nada serius kepada yang lainnya
"ho menyegel mahluk itu yah,baiklah aku akan mengikuti mu saja Kakashi"ujar Madara dengan nada santai kepada Kakashi
"baiklah Kamui"dengan cepat Kakashi menteleport mereka kembali ke dunia DXD
"Baiklah kita masuk kedalam Formasi Bulan Sabit kembali"ujar Kakashi dengan nada serius
"baik"ujar Sasuke dan Madara bersamaan
"Kinjutsu Shiki Fujin"Kakashi,Sasuke,Madara bersamaan menggunakan Jutsu terlarang untuk menyegel naga itu
Dan dengan banak rintangan akhirya mereka berhasil menyegel Naga itu meski harus mengorbankan Nyawa mereka sendiri
Minato yang merasakan ketiga Chakra mulai menghilang maka ia tahulah bahwa mereka bertiga menggunakan Shiki Fujin untuk mengalahkan Naga itu
*Minato,Kushina,Hinata Vs Blue Dragon (Blue Eyes)*
"Rasengan"Minato dengan cepat mencoba menghantamkan rasengan miliknya ke Naga biru itu
Yang saat ini tengah terikat oleh Rantai Chakra milik Kushina
"Hakke Kusho"Hinata mencoba melakukan Hakke Kusho kepada naga itu dan dengan cepat naga itu tidak merasakan apa-apa ketika Kusho itu mengenai dirinya
"Cih badannya masih sekuat baja"ujar Minato dengan nada serius
Dengan gerakan tiba-tiba Naga itu dengan cepat menarik rantai Chakra milik Kushina sehingga dirinya juga ikut tertarik kearah Naga itu
"Kushina!"Minato yang melihat itu mencoba menghentikan naga itu
Namun keberuntungan tidak berpihak padanya karena Kushina tertusuk oleh cakar milik naga itu
"Sial!"Minato merasa sangat Drop karena Istrinya tewas di depan matanya sendiri
"Hinata-san sepertinya kita harus cepat mengalahkan Naga itu"ujar Minato disela-sela shock nya
"Baik"Hinata juga yang merasa Shock dengan cepat menyerang Naga Es itu dengan cepat
"Jyuuken"dengan cepat Hinata mencoba Menabrakkan Jyuuken miliknya kearah naga Es itu
Namun dengan kelincahan Naga Es itu yang sudah terlepas dari jeratan Rantai Kushina
Naga itu pun mengarahkan kedua Cakarnya kearah Hinata yang sedang melancarkan Jyuuken miliknya sehingga
*Crassh*
Tubuh Hinata tertembus Cakar milik Naga biru itu karena tak bisa menghentikan laju tubuhnya
Kematian yang persis dengan Kushina,sungguh tidak beruntung
Minato dengan cepat mengambil dua kunai miliknya lalu melompat kearah Mata dari Blue Dragon
Namun Naga itu dengan cepat melompat dan mencoba menusuk Minato dengan cara yang sama seperti Kushina dan Hinata
Namun Minato menghindarinya sehingga Naga itu menabrak sebuah Sungai yang dalam
"sudah selesai"ujar Minato lalu ia merapal segel tangan dengan sangat cepat
"Kinjutsu Karyuu dansu No Jutsu"
Lalu muncullah Naga api dengan cepat melahap Naga Air itu dan seketika itu juga tubuh Minato Ambruk akibat kehabisan Chakra karena mengeluarkan Jutsu mengerikan seperti itu
Sakura melihat semua hal itu hanya bisa menutup matanya karena banyak yang tewas akibat melawan Naga itu
Tanpa menyadari bahwa Cakar dari naga merah yang ia lawan tengah mengarah kearahnya
"Sakura-chan bahaya"ujar Chihaya lalu dengan cepat Chihaya mendorong Sakura
*srats Crashh*
Dengan cepat Cakar itu menembus tubuh Chihaya yang berhasil mendorong Sakura sehingga tidak terkena cakar dari Naga yang ia lawan
"Uhuk"
Sakura yang sadar dengan apa yang terjadi kini hanya bisa menangis tersedu-sedu melihat kekalahan dari dirinya dan teman-teman mereka yang sudah mengorbankan diri mereka demi mengalahkan naga itu
Namun sang naga merah itu mencoba mengarahkan cakarnya lagi kearah Sakura namun
Seketika itu muncullah Itachi menahan serangan naga itu menggunakan pedang Totsuka sehingga Naga itu berhasil ditahan
"Sakura"panggil itachi dengan nada serius kepada Sakura
"apa itachi?"tanya Sakura dengan nada yang masih shock dengan pembunuhan Chihaya tadi
"Naga-Naga ini dipanggil oleh dewa yang berada disini yaitu Artemis untuk membunuh kita"ujar Itachi dengan nada serius
"kenapa harus kita?"tanya Sakura dengan nada lirih kepada Itachi
"mungkin karena kita dibangkitkan oleh Thione-sama dengan ketidak setujuan anaknya yaitu Artemis"ujar Itachi dengan nada serius kepada Sakura
"hanya untuk alasan sepele seperti itu?"tanya Sakura dengan nada lirih
"benar,mungkin itu salah satu penyebabnya baiklah sekarang kita akan menyegel naga ini kau mengetahui Shiki Fujin?"tanya Itachi kepada Sakura
"ya aku mengetahuinya"ujar Sakura dengan nada serius
"Sepertinya kau paham dengan apa yang harus kau lakukan"ujar Itachi dengan nada serius
"benar kita akan menyegel naga itu"ujar Itachi kepada Sakura
"Kinjutsu Shiki Fujin"dengan cepat mereka berdua menggunakan segel dewa kematian untuk menyegel naga merah itu
Dan dengan cepat akhirnya naga itu mati lalu kedua tubuh itu pun ambruk
*Sringg*
Efek yang diberikan Dewi Thione kepada para Ninja kita sudah hilang akibat kematian yang sebelum waktunya sehingga tubuh para Ninja pun memudar kemudian menghilang dari situ menyisakan tubuh Chihaya sendiri
*In Naruto Side*
"baiklah kalian semua,kita akan liburan di Kyoto"ujar Sensei di kelas Naruto dengan nada lantang
"yeaay"teriak dan sorak-sorai senang terdengar dari seisi kelas ini karena mereka akan berwisata menuju Kyoto
"Kudengar di Kyoto ada Yokai"ujar seorang dari kelas ini
"benar kah,aku jadi tidak sabar untuk melihatnya"ujar yang lainnya
"baiklah persiapkan saja diri kalian"ujar sang Sensei dengan nada santai kepada semua murid
*Skip Time*
Kini Naruto sudah berada di rumah,rumahnya bersama Azazel
Ketika naruto tengah membaca sebuah majalah Porno punya Azazel sementara Azazel tengah Nonton Jav Diruang tamu
Kini Issei yang berada diruangan ini hanya Sweetdrop melihat kelakuan dua orang kuat ini yang membaca dan menonton hal-hal berbau porno
"oi apa tidak ada latihan?"tanya Issei kepada Azazel dengan nada serius
"hari ini libur dulu"ujar Azazel dengan tampang seriusnya menonton film jav miliknya
"haah aku malas,dan ingin berjalan-jalan keluar"ujar Naruto dengan nada malas kemudian ia pun berjalan-jalan menuju taman kuoh sendirian
"Batas akhirnya besok kah? Kita lihat apa yang calonnya rias punya"Ujar Naruto menyerigai
TBC
Author Note:hahaha Maap telat Update Author lagi Rewatch Re Life lagi
Oh iya kenapa Author mematikan peran tim 7 disini agar Mythologi Yunani berperang melawan Naruto khekhe
Supaya ada bahan lagi untuk pertarungan selanjutnya
Jumpa lagi di waktu yang gak tentu di fic ini
(Chapter 11 Save Rias And Revengge Your family)
