~The Bond Between Us~
.
.
Cerita Sebelumnya. .
Kerajaan Assyra mengundang 3 Kerajaan lain yakni, Kerajaan Alera, Kerajaan Azure dan Kerajaan Virigian. Pesta berlangsung selama 3 hari.
Hari pertama : Mereka saling memperkenalkan diri, Makan bersama dan acara pesta dansa. Natsu berdansa dengan Lisanna, Lucy berdansa dengan Rogue, Erza berdansa dengan Jellal.
(Normal Pov)
Hari pertama pesta nampak berjalan dengan lancar, para Raja dan Ratu memperhatikan dengan seksama Putra Putri mereka berdansa, sesekali mereka berbincang kecil dan tertawa kecil.
Acara dansa masih terus berlangsung, Natsu, Lisanna Erza, Jella, Lucy dan Rogue telah selesai. Tapi masih nampak beberapa orang masih menikmati dansa itu.
Lucy yang merasa lelah akhirnya keluar istana dan pergi ke taman istana untuk mencari angin segar.
Natsu dan Erza juga segera duduk karena lelah. Lisanna, Jellal dan Rogue pun demikian.
(Gray Pov)
Lucy pergi kemana? Kenapa dia tidak ada disini..? Rogue juga sudah kembali ke tempatnya.
"Erza.. Apa kamu melihat Lucy?"
Aku menghampiri Erza dan Natsu yang tampak sedang duduk karena kelelahan berdansa.
"Dia sedang mencari angin segar di taman.." Jawab Erza sambil mengelap keringatnya.
"Arigatou.."
"Ng.." Jawab Erza singkat.
Aku segera keluar ruangan untuk mencari Lucy di taman..
Setelah tiba di taman, aku melihat Lucy yang tengah duduk di kursi taman, aku pun segera menghampirinya.
(Lucy Pov)
"Erza, aku ingin mencari angin dulu.. Aku akan ada di taman ya.." Seruku kepada Erza dan segera keluar dari Aula.
"Hai.. Lucy.." Jawab Erza tersenyum
Sesampainya di taman istana..
"Ahhh.. Udaranya sungguh segar..."
Aku memejamkan mataku, merasakan udara sekitar yang sungguh sejuk.
"Lucy..." Panggil seseorang dari belakang.
"Ah.. Gray..? Kamu kenapa bisa ada disini..?"
Gray pun duduk disampingku.
"Aku mencarimu.. hehehe.."
"Heh...?"
"Memangnya ada apa Gray..?" Tanyaku makin penasaran
"Ano, Lucy... Mauk-."
"Yooo.. Luce..." Seru seseorang merangkul leherku dan memotong perkataan Gray..
"Na-Natsu..?"
Aku sedikit kaget dengan kehadiran Natsu.
"Kenapa kamu ada disini Flame Head? Bukankah tadi kamu sedang duduk tertidur?" Tanya Gray sedikit kesal dan segera bangkit dari tempat duduknya.
"Bukan Urusanmu Ice Block..." Seru Natsu sinis.
Akhirnya mereka sama-sama membenturkan kepala mereka dan terlihat sambaran petir di belakangnya..
"Ara-ara... Sudah, kalian jangan bertengkar.. hehehe.." Aku berusaha merelai mereka sebelum terjadi pertumpahan darah. Terlebih lagi Erza tidak ada disini.
Natsu dan Gray yang mendengarnya segera berhenti dan memalingkan wajah mereka berlawanan sambil melipat tangannya di depan dada.
"Hahaha.. Sudahlah kalian berdua ini.. Aku sedang lelah.."
Aku melihat mereka dan tersenyum kecil
"Kalian berdua ayo duduk disini, lihatlah langit ini, sungguh luas dan biru.."
Aku merentangkan tanganku ke atas, seolah berusaha menggapai langit disana. Natsu dan Gray pun segera duduk di sebelahku dan ikut melihat pemandangan ini.
"Jadi Gray apa yang ingin kau bicarakan tadi?" Tanyaku melihat ke arah Gray
"Tidak jadi Lucy.. Bukan apa-apa, mungkin lain waktu saja.. hehehe" Balas Gray tersenyum dan kembali melihat ke langit.
Tepat dibelakang kami, tanpa kami sadari lagi seseorang tengah memperhatikan kami..
~Skip Time. . .
Tomorrow. . .
Pesta hari ke-2 masih berlangsung dengan meriahnya, pada hari ini para Raja dan Ratu serta Putra Putri Mahkota tengah berkeliling Kota – Kota di Kerajaan Assyra. Mereka dikawal ketat oleh para pengawal.
Tapi hal itu tidak membuat para rakyat merasa kecewa, karena mereka tetap bisa bertemu dan melihat mereka secara langsung.
Nampaknya kita juga sudah mengetahui nama kucing Wendy. Namanya Charla..
Happy sungguh benar-benar jatuh cinta pada Charla.. Dan Happy berharap dapat bertemu dengan Charla lagi.
Natsu dan Gray pada akhirnya tetap tidak berdansa dengan Lucy. .
Last Day. . .
Ini adalah hari terakhir mereka di Kerajaan Assyra, mereka pamit. Mereka merasa senang dan tersanjung atas sambutan kami dan rakyat..
Mereka pun segera pamit untuk pulang ke Istana masing-masing.. Kami pun mengantarkan kepulangan mereka.
(Lucy Pov)
Tidak terasa hari sudah pagi.. 3 hari kami mengadakan pesta dan kemarin mereka sudah pulang.. Hari ini mungkin aku akan kembali berlatih dengan Capricorn.
Nampaknya Erza, Gray dan Sting sedang menjalankan misi. Mungkin aku akan minta Natsu dan Happy untuk menemaniku berlatih.
"Ne.. Hime.. Apakah kamu suka penampilan ini?" Tanya Mery tersenyum.
"Ng.. Arigatou Mery-Chan.." seruku tersenyum
"Jika begitu aku pamit dulu, jika Hime perlu sesuatu panggil aku saja.." Seru Mery undur diri.
Aku hanya tersenyum kepada Mery, akupun keluar kamar dan segera mencari Natsu yang nampaknya sedang latihan pagi. Tidak lupa aku membawa kantong kunciku.
"Natsuuu..~"
Aku berteriak ke arah Natsu dan melambaikan tanganku.
"Ah... Lucy..." Seru Natsu yang berada di barisan pertama.
Dia segera menghampiriku.
"Ada apa Lucy?"
"Maukah hari ini kamu menemaniku berlatih?"
"Tentu saja..." balas Natsu dengan penuh semangat.
"Mana Happy?"
Aku memainkan mataku ke sekeliling untuk mencari sosok Happy.
"Nampaknya dia sedang makan. Sebentar lagi juga akan ke sini..." Balas Natsu santai
"Baiklah, aku akan kesini lagi nanti... Aku akan meminta ijin Okaa-San dan Otou-San terlebih dahulu.."
Aku segera berlari menuju ruang utama. Disana nampaknya Otou-San dan Okaa-San sedang berbincang-bincang.. Mereka nampak mesra.
"Ah Lucy.. Ada apa sayang?" Tanya Otou-San
"Ano.. Otou-San.. Aku ingin berlatih dengan Natsu dan Happy, tetapi tidak di dalam istana.. Aku ingin mencari suasana lain.."
Sebenarnya aku cukup takut untuk meminta hal ini, terlebih lagi aku masih berumur 6 tahun.
Otou-San terlihat diam dan memikirkan sesuatu. Ahh.. Mungkin dia akan menolaknya. Aku pun tertunduk.
"Baiklah Lucy.. Tapi jangan terlalu jauh dari Natsu.." Seru Otou-San tersenyum lembut.
Okkaa-San pun ikut tersenyum.
"He... Arigatou Gozaimasu Otou-San, Okaa-San.."
"Hm.. Lucy.. Sebenarnya ada yang ingin Otou-San dan Okaa-San bicarakan padamu.." kali ini raut wajah Otou-San terlihat serius.
"Heh.. Apa itu?" tanyaku penasaran
"Begini.. Rogue, Putra Mahkota Kerajaan Alera ingin menjadikan kau Ratunya.,"
"Hah...? Ta-Tapi aku kan masih kecil.."
"Tidak untuk sekarang Lucy sayang, mungkin setelah kamu berusia 17 tahun nanti.. Kalian akan sering bertemu.. Kami akan menjadwalkan pertemuan mu dengan nya.." Seru Okaa-San lembut..
"T-Tapi..." Seruku hampir menangis.
Aku tidak tau harus berkata apa, aku ingin menangis, kenapa mereka seenaknya menjodohkan ku dengan orang yang baru kenal 3 hari..? Kenapa mereka tidak memikirkan perasaanku..
"Tapi kamu masih boleh memikirkannya sayang... Keputusannya tetap ada di tanganmu.. Tapi jadwal pertemuanmu dengan Rogue tidak dapat kami batalkan.. Maaf sayang kami tidak memberitahukan hal ini sebelumnya.." Seru Okaa-San membelai wajahku.
"..."
"Sebaiknya kamu segera menyusul Natsu sayang, nampaknya dia sudah selesai." Seru Okaa-San.
"Ng.."
Aku hanya mengangguk dan meninggalkan ruang utama menuju tempat Natsu. Pikiran ku sungguh kacau.. Aku...
"Lucy... Daijoubu..?" Tanya Happy dengan khawatir.
"Ng.." Jawabku singkat dan berusaha tersenyum
"Ada apa Lucy..? Kenapa wajahmu menjadi aneh.." Tanya Natsu penasaran
"Wajahku tidak aneh bodoh... Baka!" Seruku sedikit kesal.
"Nah seperti inilah Lucy yang aku kenal.. Gihihi..." Seru Natsu dengan cengirannya.
Benar juga... Tidak seharusnya aku bersedih...
"Ayoo Natsu, kita keluar.."
"Heh..? Kita tidak berlatih di taman..?"
"Tentu saja tidak, aku ingin kita berlatih di luar.. Bagaimana jika kita ke reruntuhan Kerajaan Virith?"
"Heh...? Apa tidak apa-apa Lucy..?" Tanya Natsu sedikit kaget
"Tentu saja.. Bukankah tidak ada apa-apa disana..?"
Aku hanya tersenyum jahil.
"Yosh... Kini aku menjadi sangat bersemangat.. Ayoo Happy...!"
"Aye Sir !" Seru Happy tidak kalah semangat dengan Natsu.
Kami segera berjalan keluar istana menuju reruntuhan Kerajaan Virith. Entah kenapa tetapi aku ingin mengunjungi tempat itu. Aku, Natsu dan Happy sedikit menyamar agar tidak menimbulkan kehebohan ketika sampai di kota. Nampaknya ide itu berhasil.. Tidak ada yang mengira aku Lucy.. hihi..
Sesampainya di depan hutan terlarang aku mengambil kunciku.
"Open, The Gate of The Maiden, Virgo!"
"Hai.. Hime ada yang bisa aku bantu.." Tanya Virgo dengan santai sambil membungkukan badannya.
"Hm.. Antarkan kami menuju rerutuhan Virith..."
"Hai.. Hime.."
Kami pun dalam perjalanan menuju reruntuhan Virith. Selama perjalanan kami tidak menemukan apa pun di dalam hutan. Hanya terdengar suara burung-burung yang berkicau, suara aliran air dari sungai dalam hutan dan beberapa kelinci yang tengah berjalan di semak-semak.
Terlihat cahaya di ujung hutan, tampaknya kami sudah sampai di reruntuhan Virith. Virgo segera pamit kembali ke dunia bintang begitu sudah sampai.
Natsu yang baru melihat ini sungguh terkejut dan mendecakkan rasa kagumnya.
"Sugoii~..." Seru Natsu dengan mata berbinar-binar
"Aye~" Seru Happy dan terbang di samping Natsu.
"Sungguh sayang sekali tempat ini menjadi seperti ini... Padahal menurutku ini adalah tempat yang indah untuk ditempati.." seruku sambil berjalan pelan.
"Ne.. Lucy.. Ayo kita segera berlatih.." Seru Natsu semangat..
(Normal Pov)
Mereka tidak menyadari suatu hal dari reruntuhan ini..
Reruntuhan Virith menyimpan beberapa rahasia yang membuat orang-orangnya enggan untuk mendirikan kota.
Reruntuhan Virith memang memiliki wilayah yang luas, tetapi dia dikelilingi oleh hutan. (Coba kalian bayangkan sendiri..) Reruntuhan Virith di kelilingi oleh hutan lebat.
Aku buat chapter ini lebih cepat sebagai permintaan maafku karena 2 chapter yang agak mengecewakan...
hehehehe...
semoga kalian tetap menikmatinya... ^^~
