Boboiboy : Animonsta

Pair : Fang x Boboiboy

WARNING : Liat yg sebelumnya. author malas mahu naip! (dicakar harimau bayang) OOC PEKAT!

Rate : T ( kata-kata Fang yang.. udahla! )

Chapter 9

Sejak Boboiboy telah tiba di rumah, dia hanya seperti patung perhiasan (?) di atas sofa ruang tamu. hanya duduk tanpa berbuat apa-apa pun! gak mungkin kan, Boboiboy sedang berfikir tentang kejadian tadi...

" Boboiboy, kau ok? " Ochobot risau dengan tuannya. iya lah, bagaimana gak? duduk saja seperti gak bernafas dan gerakan. orang mahupun robot juga jadi aneh tau..!

Boboiboy tetap diam. gak berpaling atau menjeling. hanya menghadap depan dan memandang muka tv itu.. Fang yang melihat itu jadi bosan. dia memikirkan sesuatu supaya Boboiboy berubah semula. akhirnya, setelah berperang batin (?), Fang mendekati Boboiboy lalu duduk di sebelah kanannya.

" oi, Pe-A. daripada kau tenung tv gak jelas itu, lebih baik kau bermain denganku! "

Ochobot yang mendengar Fang berkata-kata, terus merenung tajam kearahnya. apaan itu?! kan gila idea itu! Boboiboy mesti gqk akan terima idea gila kepala landak yang satu ini.

' kan heran, kalau Boboiboy terima idea Fang.. ' pikir Ochobot.

Tapinya, berbaza dengan kenyataan...

" ...main apa..? " akhirmya, Boboiboy bersuara!

Fang mula menyeringai, " ala, rahsia! Hanya kita saja yang bisa lakukan! " jawabnya lancar. oh, otaknya sudah pikir yang tidak-tidak!

" NGGGAK!!! JANGAN PERCAYA KATANYA!!! DIA PEMBOHONG!! KAU HARUS PERCAYA SAMA AKU!! " Ochobot mula panik melihat Boboiboy mulai berfikir tentang acara bermain yang Fang akan lakukan. dia gak mahu ada yang sakit dan bahagia!

" kenapa? " Boboiboy mula penasaran..

" heh, Ochobot hanya cemburu nih! gak usah dipeduliin... baik kita lakukan sekarang, sebelum ada yang mengintip dan cemburu! " Fang semakin mengumpan Boboiboy kedasar neraka.

" BOBOIBOY, BISA GAK SEKALI INI AJA KAU MENDENGAR KATA-KATAKU!! AKU GAK KISAH KAU MAU MAIN KEK ATAU CEDERA KEK! TAPINYA, INI MASA DEPAN KAU JUGA!!! " Ochobot semakin berteriak walaupun dia gak ada mulut..

" masa depan? apa masa depannya akan bagus? " semakin Ochobot berteriak, Boboiboy semakin penasaran

" iya, masa depanmu dijamin akan bagus jika kau melakukannya . tapi, akan lebih baik jika buat bersamaku! "

" BOBOIBOY! "

" iyakah? tapi, kita akan menggunakan apa? "

" hanya perlu tubuh dan suara yang erotis aja kok..! "

" JANGAN BOBOIBOY! "

Tiba-tiba, pintu diketuk pelan yang membuat mereka semua berhenti berbicara. Fang yang berada sebelah kanan Boboiboy hanya menghela nafas. terpaksa, Fang bangun dan membuka pintu. Boboiboy menjadi penasaran ikutan ke belakang Fang.

" Hn. " hanya itu saja yang dikeluarkan oleh si pengendali bayang kepada tetamu yang datang.

" Fang, gak sopan tauk kayak gitu layan tetamu! " Boboiboy menolak Fang ke tepi hingga dia bisa berleluasa memandang tetamu itu. Sosok itu hanya tertawa kecil. " maafkan si landak gosong ini, dia memang kayak gini! "

" nggak ada apa-apa.. aku biasa aja kok.. " kata sosok itu.

" ck! tanya aja langsung, Pe-A! " Fang yang gak senang dengan kedatangan sosok itu memberi peringatan.

" Iya! gak kesabaran! " Boboiboy mula tersenyum kembali, " iya, kenapa ibu datang ke mari? " katanya dengan lembut

" ibu hanya mahu berjumpa sama kamu berdua juga Tok Aba. wah, udah besar ya?"

" heheh, iya~ masa sih, aku makin kecil kan? " sosok itu tertawa

" haha, seperti selalu! kamu memang bisa bikin orang ketawa. bisa ibu masuk? " tanyanya.

" ahh! maafkan aku yah! aku sampai lupa mahu mengajak ibu masuk. yah, masuk. Tok Aba keluar sebentar... " Boboiboy mengajak sosok tadi masuk ke dalam.

" makasih.. "

_FxB_

" Hmm... "

Probe melihat Bossnya begitu khusyuk sekali dengan kertas itu kayak bisa tembus kertas itu hanya dengan menggunakan mata.

" apa yang incik boss lihat itu? " setelah sekian lama, barulah Probe memecahkan (?) sunyi markas mereka.

" tentang cecair yang aku berikan kepada Boboiboy. " Incik Boss – Adudu menjawab pertanyaan Probe tanpa memandang kearahnya.

" kenapa? "

" ada yang gak beres.. setelah ciuman itu berjaya dilakukan.. " Adudu sepertinya gak bisa menyambung kata-katanya.

_FxB_

" aduh " Boboiboy tiba-tiba menyentuh perutnya

" kenapa? " tanya sosok itu. Fang hanya menjelingnya sekilas lalu membaca buku semula.

" a-aku.. aku harus ke toilet! dah! "

_FxB_

" kenapa incik boss!? " Probe semakin panik jika hasilnya gak beres..

_FxB_

Boboiboy tiba di depan tandas. dia mendorong pintu itu lalu menutupnya. apabila dia menarik seluarnya turun, dia melihat ke arah bawah...

" KKKYYYYAAAAAAA!!!!!! "

_FxB_

" sesiapa yang meminumnya, akan menjadi..." Adudu terhenti seketika..

_FxB_

" apaan kau Pe-A!?! teriak-teriak bikin orang tuli tau?!! " Fang mendengar jeritan Boboiboy memarahinya. Kakinya melangkah ke arah toilet yang berdekatan dengan bilik Boboiboy.

" aku... aku...! tolong Fang...! " terdengar seperti rintihan Boboiboy.

" ke-kenapa ini? " Fang tiba-tiba agak panik. takut juga sekiranya berlaku apa-apa...

" kau...kau masuk.. saja.." Boboiboy memerintahnya masuk ke dalam.

" apa kau gila!? aku gak mahu melihat kau yang sedang membuka seluar! apalagi melihat ke- "

" MASUK SAJA LA!! " Boboiboy gak tahan hanya berteriak menahas tangis. Fang menjadi penasaran hanya mengikut perintah Boboiboy.

" apaan kau suruh aku masuk? " Fang terus bertanya to the point.

" hiks... hiks~ bagaimana bisa jadi begini Fang~? " tunjuk Boboiboy ke arah bawah nya yang baru sahaja separuh terbuka.

Mata si pengendali bayang terbalalak.

" B-bo-bob.. " otak Fang tiba-tiba saja tidak bekerja dengan baik melihat pandangan yang sepatutnya laki-laki gak bisa lihat...

_FxB_

Adudu mula memandang ke arah Probe. bibirnya mula terbuka kecil " ... perempuan... "

Probe terkejut, " wow! bagaimana bisa begitu?! "

Adudu memicit kepalanya, " kalau sesiapa yang minum cecair ini, kalau yang ciumnya laki-laki, yang akan berubah akan menjadi perempuan. jika yang ciumnya perempuan maka, yang jadinya laki-laki. " Adudu menerangkannya.

" apa? " Probe tidak menyangka akan jadi seperti itu. padahal tadinya, dia melihat Boboiboy batuk darah. tapi, hasilnya menjadi lain. haish~

_FxB_

" Ok, Boboiboy.. jangan panik.. tarik nafas pelan-pelan... "

Boboiboy lakukan apa saja yang disuruh Fang. sekarang ini, mereka berdua ada di toilet yang sempit dan berbau – tentu.

" Bagaimana ini?! aku udah jadi perempuan! nanti kalau ada yang perasan bagaimana? habisnya–, "

" diam bisa gak?! aku sedang berfikir Pe-A! "

Hening..

Boboiboy mula tidak selesa. ada cowok di depan mata yang masih berfikir apalagi dia sedang membuka separuh seluarnya dan lagi, mereka hanya berduaan di dalam toilet lagi!

Boboiboy kemudian menjelajahi ruangan itu. tapi, matanya tetap menjeling ke arah Fang, yang masih berfikir. tanpa dia sedari, kepalanya telah menghadap ke arah Fang.

' bila dilihat betul-betul, Fang tampan juga yah... ' bisik hatinya. Boboiboy mula melihat makhluk yang sebenarnya alien berupa manusia ini.

' rambutnya mencurat gitu, warnanya cantik seperti malam.. keningnya berkerut, hihi lucu~ hidungnya mancung, matanya indah walau hampir sama kayak Halilintar, dia akan semakin tampan jika tersenyum tulus dengan bibir tipisnya yang kenyal. ahh, lehernya.. sudah mulai mengeras. kayak laki-laki tulen... ' Boboiboy semakin larut memandang Fang.

' dia seharusnya lebih bagus dariku. tapi, entah kenapa, aku gak suka... aku merasa cemburu..? gak mungkin! tapi, oh! ' Boboiboy tersentak melihat Fang memetik jari tapinya dia menggeleng-geleng kepalanya.

' lihatlah Fang. lain dari dulu. bukan kayak aku! aku gak ada lengan kokoh sepertinya! aku juga belum sixpack! eh, Fang udah belum? '

Boboiboy gak sadar apa yang telah dipikirkan, lalu menghampiri Fang. matanya yang hijau terang itu mula menjelajah tubuh Fang. Fang tersadar membiarkan. kok, dibiarin?

' penasaran dengan sentuhan cewek ' itulah kira-kira kata hati Fang.

Jemari Boboiboy mula menyentuh pundak Fang yang sudah tegap itu. lalu, diturun pelan hingga ke dada bidang milik si pengendali bayang. baju Fang dibukanya butang satu persatu. rasa penasaran melebihi dipikirnya ketimbang dengan rasa malunya. melihat apa yang perlu dicari..

" perutmu.. bagus.. sekali.. " tanpa sedar, Boboiboy melafazkan kata pujian.

Fang yang dipuji itu hanya menyeringai. nggak menyangka yang dipuji itu rivalnya sendiri.

" Boboiboy? Fang? Apa kalian nggak ada apa-apa? " seseorang memanggil mereka dari luar. Boboiboy tersentak lalu mengundur beberapa langkah dari cowok itu. baru nyadar oi!

" Kami di- Ummp!! " Fang menutup mulut Boboiboy dengan tangannya. Fang mencuba menutup kancing seluar Boboiboy yang sudah separuh terbuka. dibawanya rapat sosok didekapannya mendekat sambil mengatakan,

" iya! Aku sama Boboiboy nggak apa-apa! ibu jangan risau! "

_FxB_

" jadi apa kita harus lakukan , incik boss? "

" biarin aja! aku lebih suka Boboiboy versi baru! Muahahahhah!! " Adudu malah suka dengan apa yang telah dia lakukan.

Probe hanya terdiam.

_FxB_

" Kau harus menjadi seperti biasa. gak ada yang bisa tahu kau sudah jadi perempuan. hanya aku dan kau saja! Faham? " walaupun suaranya kedengaran tegas tapi suaranya diperlahankan.

Boboiboy hanya mengangguk. dia juga gak mahu dimalukan oleh teman-temannya. akhirnya, mereka keluar dari situ. mereka terus ke arah ruang tamu dimana ada sosok di sana menunggu mereka.

" kalian baik-baik saja? " sosok itu bertanya sekali lagi.

" iya! / Hn. " jawab mereka serentak.

" baguslah. bilang ke atok kamu yang ibu udah membawanya di dalam kulkas. kalian mahu lihat bisa aja. ibu pergi dulu yah.. " sosok itu mula bangun lalu keluar dari rumah.

" nggak pamit? " tapi soalan Boboiboy hanya dibiarkan. " apalah.. " Boboiboy mula melihat sekeliling. Fang gak ada di sebelahnya.

' mana dia? ' Boboiboy mula bergerak ke arah dapur.

Di sana, hanya ada pintu kulkas yang terbuka luas dan hanya terlihat pemilik tangannya saja. sudah pasti, Fang ada di situ. Tapi, kenapa sarung tangan itu lain?

" aku bukan si Pang itu... "

seperti tahu apa yang hendak Boboiboy lakukan, suara berat itu menjawab. Jadi, siapa di sebalik kulkas itu? tangannya mula mencapai pintu kulkas tapi bahunya digenggam seseorang dari belakang. tangannya yang terangkat digenggam oleh sosok yang berada di belakang kulkas itu.

' ke-kenapa aku merasa firasat buruk...? " fikir Boboiboy. dia hanya terdiam

" lama tidak berjumpa denganmu.. " suara berat itu – Kaizo mendekatkan wajahnya ke arah Boboiboy.

" K-Kai-... " belum sempat Boboiboy menghabiskan bicara, pemilik tangan di belakangnya pula berkata..

" kenapa kau gementar Boboiboy? kami bukan mahu memakanmu... " suara Fang di belakangnya membuatkan dia merinding. suara itu begitu dekat dengan telinganya dan bisa dia rasakan hembusan nafas dari pemilik kuasa bayang ini.

" ahh~ bukan itu yangkita mahu? " Kaizo mula menutup pintu kulkas itu.

" a-apa kalian mahu...? " Boboiboy mula merasa tidak nyaman kerana posisinya diantara Fang dan juga Kaizo membuatkan dia merasa ada amaran bahaya. apalagi sekarang dia perempuan.

" kami mahu kamu! " jawab mereka serentak. Kaizo mula mendekat ke arah Boboiboy.

" T-tidak...! "

" JANGAAANNNNNNNN!!!!!!! "

_FxB_

gimana? haha! aku bikin apa ini?!

apa jadi sama Boboiboy? ini benar atau nggak? ada yang bisa nembak?

Makasih bagi yang udah follow. kalau ada saran , bisa RnR yah?! sekarang pun bisa!! ok, tatatititutu~

update : gak tau bila...