Chapter 10- Hari Bebas KilluGon dan KuroPika part 1

Di hari siang yang dinyatakan sebagai hari bebas itu pun sukses sekali membuat jeritan kebahagiaan tergaung (?) dengan khidmat (?). Semuanya pun dengan semangat pergi ke tempat yang sudah mereka tentukan di hari – hari sebelumnya.

"Uwahh, pilihannya banyak sekali" ujar Gon yang lagi bingung melihat notes yang sudah dia isi dengan berbagai tempat yang ingin dikunjungi.

"Pelan-pelan saja tentukannya. Masih ada beberapa hari lagi di darmawisata ini. Lagipula, kakimu tidak apa-apa?" ujar Killua dengan santai sebelum jadi perhatian, melihat Gon yang sedikit menahan sakit di kakinya. Lukanya didapat ketika dia jatuh di uji nyali (lebih jelasnya, lihat di chap 9)

"Tidak apa-apa, mungkin sebentar lagi bakal sembuh" ucap Gon sambil tersenyum agar Killua tidak begitu khawatir.

"Kak Killua~ Kak Gon~"

Sontak Killua dan Gon menoleh dan mendapati Alluka yang tersenyum sedang berlari kecil kearah mereka beserta Kalluto dan Nanika yang mengikuti abangnya itu.

"Eh. Siapa dia?" ucap Gon yang sedikit terkejut melihat Nanika, secara ini pertemuan pertama mereka.

"Oh ya, kamu belum kenal ya. Nanika itu saudara kembarnya Alluka" Ucap Killua, memperkenalkan Nanika.

"Hee~ Tapi mukanya kenapa?" ucap Gon dengan bingung.

"Itu sudah gitu mukanya sejak lahir, makanya sempat membuat heboh sekeluarga. Jadilah Nanika dikurung. Tapi akhir-akhir ini akhirnya diperbolehkan juga Nanika keluar berkat si Killia ntu. Jadi begitulah" ucap Killua sambil mengelus rambut Nanika.

"Uhh, kasihan. Nanika tidak apa-apa?" ucap Gon yang ikut mengelus rambut Nanika.

"Tidak apa-apa,Gon" ucap Nanika dengan suara horrornya juga yang membuat Gon cepet-cepet narik kembali tangannya dan berjalan mundur beberapa langkah.

Killua sedikit tertawa kecil. "Suara Nanika emang begitu. Dia juga satu-satunya adik yang menyebutku dengan panggilan Killua bukan kakak. Harap dimaklumi" ucap Killua kemudian dengan nada ringan, supaya Gon gak bikin batal niat kawin dengan dia di masa depan. Tapi pun mereka bakal kawin kan? Toh anak masa depan mereka (Kallua dan Killia) sudah ngunjungin mereka juga.

"Oh gitu" ucap Gon sebelum akhirnya melotot melihat Nanika yang sudah mulai menangis.

"Gon benci aku? Gon tidak suka denganku?" suara horror Nanika mulai memilu yang membuat orang-orang disekitar mengira ada hantu yang memenuhi ruangan dengan angkernya.

"Kak Gon benci Nanika?!" ucap Alluka dengan sedikit kesal. Alluka itu sangat overprotective dengan saudara kembarnya.

"Bukan! Tentu saja bukan! Aku hanya terkejut" ucap Gon yang gak ingin dibenci. Akhirnya, Gon pun mulai meluk Nanika sambil mengelus punggungnya.

"Maaf, aku tidak bermaksud membuatmu mengira kalau aku benci padamu. Aku tidak membencimu" ucap Gon dengan serius.

"Gon tidak benci aku?" tanya Nanika yang berhenti menangis.

"Tentu saja tidak" ucap Gon yang melihat Nanika sambil senyum.

Alluka pun senyum "Waii~ Kak Gon suka Nanika. Aku sangat suka dengan Kak Gon" Alluka pun ikutan meluk Gon.

Kalluto yang daritadi gak disebut-sebut pun mulai kesal dan juga ikutan meluk Gon.

Killua hanya bisa melotot dan tidak menyangka kalau dia bisa melototi adik-adiknya secara dia itu brother complex. Mungkin sejak kejadian uji nyali itu, Killua menjadi lebih overprotective kepada Gon dibandingkan dengan adik-adiknya.

"Sudah-sudah! Kalau kalian gitu terus, kapan kita mau jalan-jalan? Kalian sendiri juga mau jalan-jalan juga kan" ucap Killua yang akhirnya tak tahan melihat semua adiknya meluk kekasihnya.

"Killua-niisama jahat" Kalluto mencibir tapi melepas pelukannya.

"Ehh~" Alluka protes tapi melepas juga.

"Killua kenapa?" hanya Nanikalah yang tidak melepas pelukannya karena Gon masih memeluknya.

"Pokoknya kalian mau kemana? Kalian akan pergi bertiga kan?" ucap Killua yang membuat Gon takjub karena dia mengira Killua akan menemani adik-adiknya itu tapi nyatanya tidak.

"Kalau soal itu, kita berniat untuk pergi bersama Killua-niisama dan Gon-neesama" ucap Kalluto sambil sedikit tersenyum jahil.

"Benar, benar sekali" ucap Alluka sambil sedikit lompat-lompat.

"Aku mau pergi dengan Gon dan Killua" ucap Nanika, dengan senyum yang bagai seringai mengerikan.

"Err kalian, tak bisakah kalian ajak orang lain? Misalnya-"

"Boleh saja. Kita pergi bersama-sama ya" potong Gon beserta senyum polosnya.

"WHUT!?" Killua mulai shock, padahal dia udah rencana mau kencan ama kekasihnya berdua doank. Kenapa harus bareng adik-adiknya? Dan lagi, kenapa Gon harus setuju?!

Saat ketiga adik-adik itu tersenyum dan bersorak, Killua pun hanya bisa menghela nafas dengan letih lesu yang membuat Gon bingung.

"Killua? Kenapa tampangmu seperti itu? Kamu tidak ingin berjalan-jalan dengan adikmu?" tanya Gon.

"Yaa~ Kenapa kamu setuju buat ngajak mereka?" ucap Killua dengan sedikit kesal.

"Karena, kamu pasti bakal khawatir kalau mereka pergi bertiga saja kan seperti biasa. Juga, aku pikir mungkin kamu lebih milih untuk menghabiskan waktu- maksudku-"

"Menghabiskan apa?" Potong Killua yang ingin tahu.

"Tidak apa-apa" ucap Gon sambil menghindari tatapan Killua.

Killua yang sudah agak kesal pun mulai tambah kesalnya, mulai memaksa Gon untuk melihatnya.

"Kuulangi, menghabiskan apa!?" ulang Killua lagi dengan sorot mata tajamnya.

"A-aku pikir- kamu jauh lebih milih untuk menghabiskan waktu dengan adik-adikmu dibandingkan denganku. Aku tidak berani bilang, karena aku tidak mau kamu mengira aku ini sangat serakah. Jadi, aku memutuskan untuk memberi waktu agar kamu bisa bersama-sama dengan adik-adikmu" ucap Gon terbata-bata, takut melihat tatapan tajam milik Killua yang bener-bener menakutkan.

Sontak mendengar itu pun membuat Killua diam saja. Dia pun mulai merasa bersalah karena selama ini, dia selalu memilih adik-adiknya dibanding dengan Gon. Bahkan dalam uji nyali itu, dia malah meninggalkan Gon dan lebih memilih untuk mencari adik-adiknya yang akhirnya membuat Gon terluka dan mengira dia lebih menyayangi adik-adiknya dibandingkan , pacar macam apa dia?!.

"Aku- tidak ingin kamu setuju tadi" ucap Killua tiba-tiba.

"Huh?" Gon pun mulai terkejut.

"Karena di hari bebas ini, aku sudah berencana ingin menghabiskan waktu berdua saja denganmu" ucap Killua, sedikit blushing dan menggaruk pipinya yang tidak gatal.

"Ah" ucap Gon sebelum blushing. Akhirnya kedua pasangan ini hanya blushing dan diam saja di tempat. Dengan keheningan yang romantic.

KLIK! FLASH!

"Maaf, aku lupa matiin flashnya"

Dengan blushing yang lebih parah lagi, KilluGon ini pun menoleh dan mendapati Kalluto dengan kamera sementara Alluka dan Nanika hanya tersenyum saja.

"A- apa-apaan kalian ini!?" Killua pun mulai ngamuk.

"Habis Killua-niisama dan Gon-neesama lagi dalam adegan kasmaran. Kan sayang kalau tidak di memori kan" ucap Kalluto sebelum mengambil foto lagi.

"Benar, Nanika juga senang melihat Kak Killua dan Kak Gon bersama" ucap Alluka.

"Killua x Gon, selalu" ucap Nanika sambil senyum.

Oke, saking KilluGoni ini lagi dalam suasana yang sangat kaku, kita pindah ke KuroPika saja.

Saat ini, KuroPika ini pun sedang berjalan-jalan, melihat pakaian-pakaian untuk Kurapika. Yup, mereka sedang berada di butik.

"Menurutku baju ini cocok untukmu Kurapika" ucap Kuroro sambil mengambil dress putih dengan pita biru.

"Hmm, boleh juga" ucap Kurapika sambil mengambil dress itu dari tangan Kuroro. "Ternyata kamu pintar juga milih baju" tambah Kurapika sebelum pergi ke ruang ganti.

"Kalau bisa aku ingin kamu pakai baju suster atau baju bikini, baju Lolita, baju dress cina, baju polisi wanita, baju-"

Kurapika pun menjotos Kuroro sampai dia keluar dari butik tersebut.

Mari kita break sebentar untuk Kuroro.

"Jahat banget sih elu Kurapika. Teganya kamu menjotos muka gw yang tampan begini" ucap Kuroro yang masih mengelus pipinya yang merah. Tak disangka, Kuroro itu narsis sekali.

"Mesum! Elu emang laki-laik mesum! Jangan dekat-dekat!" ucap Kurapika yang ada di depan Kuroro, jarak mereka sekarang sekitar 3 meter.

"Yee, salahin ni author la yang ngebikin ni fanfic" ucap Kuroro agar terbebas dari amukan Kurapika.

"Biarpun gitu, elu tetap aja mesum" ucap Kurapika sambil mempercepat jalannya.

"Hei Kurapika! Berhenti!" ucap Kuroro yang mulai ngejar Kurapika.

Mari lah kita kembali ke KilluGon.

Saat ini mereka terlihat seperti satu keluarga dan sedang makan di café. Pada akhirnya KilluGon ini pun berjalan-jalan bersama Alluka, Nanika dan Kalluto.

"Minumannya tambah" ucap Alluka.

"Nanika mau tambah juga?" tanya Gon

"Aye" ucap Nanika.

"Aku tambah pesanan" ucap Killua.

"Killua, apa gak cukup kamu pesan hampir dari setengah menu di kafe ini?" ucap Gon sambil geleng-geleng tak percaya.

"Killua-niisama emang seperti itu" ucap Kalluto sebelum menambah tehnya.

"Ahh, terserahlah" ucap Killua sebelum menyantap strawberry parafaitnya.

"Gon-neesama" panggil Kalluto.

"Ya Kalluto? Ada apa?" Tanya Gon.

"Gon- neesama tidak merasa kalau cowok di belakang itu melihat Gon-neesama terus-terusan?" ucap Kalluto.

"APA!?" Killua pun mulai menoleh ke belakang dan mulai memasang tampang death glare paling tajam yang ia miliki, seketika, semua pengunjung di belakang pun menjadi takut.

"Wow, instant action" ucap Kalluto kagum, disertai kedua abangnya.

Gon hanya bisa menutup muka dengan malu.

Balik lagilah ke KuroPika.

Mereka berdua saat ini sedang berada di pet shop. Kurapika berpikiran untuk mencari mainan baru buat si Kuro (kucing yang dipungut Kurapika, bisa dilihat di chap 3 dan 5)

"Perlu kubantu?" tawar Kuroro sambil melihat bermacam-macam mainan kucing.

"Gak, kamu kan gak kenal Kuro" ucap Kurapika sambil mengambil mainan ikan.

"Tapi bukannya dia mirip denganku, sampai kamu memberinya namaku" ucap Kuroro dengan seringai.

"B-bukan begitu! Aku beri dia nama kuro karena dia itu kucing hitam!" ucap Kurapika. Di bahasa jepang. Kuro itu artinya hitam.

"Baik-baik" seringai Kuroro pun masih tidak lepas dari wajahnya.

" Terserahlah!" ucap Kurapika sambil keluar.

"Woi, stop Kurapika!" ucap Kuroro. "Oi, kenapa bagian gw terus-terusan begini!?" ucap Kuroro pada author.

Yah, seru-seru saja.

Karena itulah… to be continued!

Pesan dari Author: Author lagi bingung, readers, tolong beri review atau pm soal pairing lain yang mau dilihat dalam hari bebas ini. Soalnya gak tau lagi mau taruh pairing apa. Mohon bantuannya.

Review:

mari (chapter9) : Maaf updatenya lama. Lagi kebawa suasana ngumpul ama keluarga. Juga Kallua emang tak disangka bisa ngasih advice kayak gitu, haha… Bakal diusahakan cepat update, terima kasih dukungannya.

Ailasca-chan (chapter 9) Terimakasih. Sayangnya lagi pusing juga soal pasangan apa yang mau ditaruh di cerita. Kalau ada saran, boleh kok. Sungguh diterima dengan senang hati.

Karin ashiya (chapter 9) Wah trims, review emang pembuat semangat. Bakal terus berusaha buat update. Terima kasih banyak ^^