Main Cast : Lee Sungmin

Cho Kyuhyun

Author : Cho Ocean

Rate : T

Genre : Romance,Hurt

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan dan Orang cerita ini MURNI milik author .

Warning : GS buat para uke kece,yang gak suka silakan di CLOSE aja..Gomawo.

.

.

Happy reading...Enjoy it...Syalalalalalaa,,,

.

.

.

MY LOVELY FIANCE

Chap 10

Sungmin keluar dari ruangan Kyuhyun dengan wajah merah padam, bagaimana tidak jika setelah 4 tahun lamanya mereka berpisah dan baru beberapa waktu lalu bertemu Kyuhyun sudah lancang menciumnya. Sungmin berjalan menuju atap gedung perusahaan ini, Sungmin berdiri sambil merasakan angin sepoi-sepoi. Sungmin teringat kejadian sebulan yang lalu.

FLASHBACK

Sungmin baru saja pulang dari kampusnya, setelah sidang penentuan kelulusan tadi Sungmin segera pulang kerumahnya untuk memberitahukan bahwa dia lulus. Sungmin mengambil jurusan design interior di Universitas Tokyo. Setiap hari demi melupakan Kyuhyun, sungmin terus belajar setiap hari dan ternyata dia berhasil menyelesaikan pasca sarjananya dalam kurun waktu 3,5 tahun lamanya. Saat memasuki rumahnya Sungmin bingung melihat beberapa mobil yang ada dihalaman rumahnya, dengan segera Sungmin masuk kedalam rumah namun langkahnya terhenti saat melihat ternyata tamu yang datang adalah Hangeng, Heechul dan Donghae.

" Sungmiiiiin " Heechul berlari menghampiri Sungmin kemudian memeluknya erat.

" Heechul Eomma " ucap Sungmin lirih.

" Bogoshipo nak " Heechul melepaskan pelukannya pada Sungmin kemudian membelai kepala Sungmin dengan sayangnya. Heechul menarik tangan Sungmin dan mengajaknya duduk.

" Ada apa Appa, Eomma, dan Donghae oppa kemari? " Sungmin terlihat bingung dengan situasi yang ada, Donghae merapatkan duduknya dengan Sungmin.

" Aku mau mengundangmu keacara pertunanganku dengan Hyukkie bulan depan " Sungmin membulatkan matanya.

" Jinjja? Oppa dan Hyukkie akan bertunangan? Chukkae, bagaimana kabar Hyukkie? " Tanya Sungmin antusias.

" Hyukkie baik-baik saja, namun terkadang suka murung jika mengingatmu, kau tak memberinya kabar sama sekali selama 4 tahun ini " Sungmin menunduk sedih.

" Mianhae, aku hanya mencoba menata hatiku saja " Donghae tersenyum kemudian mengacak-acak rambut Sungmin.

" Gwencana, pokoknya kau harus datang ne " Sungmin hanya mengangguk.

" Kudengar dari Jae Ajhumma kalau Minnie dan Kris berpacaran "

" Ne, sudah 2 tahun mereka berpacaran, dan kau bagaimana? " Sungmin tampak melirik kearah Heechul dan Hangeng yang sejak tadi menyimak pembicaraan mereka, Sungmin hanya bisa bungkam tak tahu harus menjawab apa. Heechul tersenyum dan membelai rambut Sungmin lembut.

" Minnie, apa kau masih mencintai Kyuhyun ? " Pertanyaan Heechul membuat Sungmin semakin bungkam.

" Nak, Eomma tahu Kyuhyun sudah menyakitimu tapi bisakah kau membuka hati untuk Kyuhyun kembali? Eomma sebenarnya sejak awal tahu kalau kau tinggal disini, Eomma sengaja memberimu kesempatan untuk melupakan Kyuhyun, begitu juga dengan Eommamu, dia memberi kesempatan untuk Kyuhyun melupakanmu, kami bersepakat jika kalian tak juga saling melupakan maka kami akan turun tangan untuk menyatukan kalian kembali " Sungmin menatap Heechul dan Eommanya tak percaya.

" Nak, apa yang dikatakan Heechul itu benar, Eomma tahu selama 4 tahun ini kau selalu berusaha melupakan Kyuhyun namun pada kenyataanya kau sama sekali tak bisa melupakannya kan? Kau selalu menangis setiap malam, Eomma tahu itu nak " Sungmin mulai menunduk menahan tangisnya.

" Kau tahu Min, Kyuhyun jadi gila kerja semenjak kau pergi meninggalkannya, tak sekalipun dia memikirkan untuk mencari penggantimu, setiap ada waktu senggang dia tak akan beranjak dari kamarmu, bahkan kamar yang Kyuhyun tempati sekarang adalah kamarmu dulu, kalian itu masih saling mencintai " Sungmin tak dapat lagi menahan tangisnya, Heechul dan Leeteuk langsung memeluk Sungmin.

" Lalu aku harus bagaimana hiks? "

" Kembalilah nak, ikut kami pulang ke Seoul " Sungmin menatap Hangeng dan menggeleng lemah.

" Aku tak mau jika muncul tiba-tiba didepan Kyuhyun dan mengatakan ingin kembali padanya " Heechul terkekeh kemudian mencubit pipi Sungmin gemas.

" Tentu saja tak semudah itu chagi " Sungmin mengerutkan keningnya dan menatap Heechul bingung.

" Tantu saja kita akan bermain-main dulu dengan anak setan itu "

" Yeobo, itu anak kita, jangan mengatainya seperti itu " Nasehat Hangeng, Kangin terbahak saat melihat Heechul mempoutkan bibirnya.

" Hahaha hentikan ekspresimu itu Noona, kau terlihat mengerikan hahaha " Leeteuk melotot kearah Kangin dan dengan segera Kangin membungkam mulutnya.

" Minnie, dnegarkan Eomma, kau akan kembali ke Seoul bulan depan saat pertunangan Donghae dan Hyukkie, setelah itu kau bekerja diperusahaan Kyuhyun, kau akan ditempatkan dibagian pemasaran karena salah satu pegawai dibagian itu akan resign karena akan menikah " Sungmin mengerut tak suka.

" Heechul Eomma aku lulusan design interior, bagaimana mungkin aku bekerja di bagian pemasaran " Protes Sungmin.

" Hanya sementara chagi, begini kau akan bekerja disana dan Eomma akan mengurusnya tanpa perlu interview dan setelah kau masuk tolong buat kekacawan sehingga bagimana caranya Kyuhyun memanggilmu, tenang kau tak akan dipecatnya, Eomma yakin setelah dia mengetahui siapa karyawan yang membuat kekacawan maka dia tak akan berkutik " Leeteuk mengangguk setuju dengan ucapan Heechul.

" Aku berani bertaruh Kyuhyun justru akan menjadikanmu skretaris kedua atau mungkin asistennya, dia tak akan mau jauh darimu " Ucapan Donghae barusan disetujui semua orang yang ada disana.

" Buat dia mendapatkanmu dengan cara tak mudah nak, tenang kami semua ada dibelakangmu untuk membantumu, eotthe? " Sungmin tampak berpikir sejenak sebelum menganggukan kepalanya.

FLASHBACK END

Yah sesuai perjanjian mereka dulu, disinilah Sungmin sekarang, Sungmin meraba bibirnya yang dikecup Kyuhyun tadi. Sungmin tersipu malu, jujur dia merindukan ciuman Kyuhyun namun dia harus bersabar sampai waktunya tepat nanti. Sungmin menghela nafas kemudian kembali keruangannya.

.

.

.

Sungmin menatap malas pada namja yang ada dihadapannya sekarang, bagaimana mungkin dalam hitungan 1 jam kini seluruh meja dan peralatan kerja miliknya sudah berpindah kedalam ruangan Kyuhyun. Ternyata Kyuhyun tidak main-main ingin menjadikan Sungmin sebagai asistennya. Kyuhyun melirik kearah Sungmin kemudian melihat fokus kembali pada berkas-berkasnya.

" Dokumen itu tak akan bisa kau mengerti jika tidak kau pelajari dengan benar " Ucap Kyuhyun tanpa melihat kearah Sungmin.

Sungmin tak menghiraukan Kyuhyun, sebenarnya dia sudah mengerti dengan pekerjaannya, bagaimana mukin seorang sarajana mempelajari dokumen seperti ini saja tak bisa, tentu Sungmin bisa. Dengan cekatan Sungmin mulai membuat laporan yang Kyuhyun minta, Kyuhyun melirik kearah Sungmin yang mulai mengetik dan dia hanya tersenyum saat melihat raut wajah Sungmin yang serius.

" Dia tak berubah " Guman Kyuhyun dalam hati. Kyuhyun kembali menyelesaikan pekerjaannya.

Setelah satu jam berkutat dengan laporannya, kini Sungmin bangkit dan menghampiri Kyuhyun lalu meletakan laporan itu dihadapan Kyuhyun.

" Sudah selesai? Cepat sekali " Kyuhyun memeriksa laporan itu lalu menatap Sungmin sejenak sebelum kembali memeriksanya kembali.

" Baiklah, ini sudah benar, dan sekarang tolong buatkan aku kopi " Sungmin melongo saat Kyuhyun dengan santainya menyuruhnya membuat kopi.

" Aku? Membuat Kopi? Aku bukan OG ( OfficeGirl ) " Kyuhyun berdecih sejenak kemudian melipat kedua tangannya sambil menatap Sungmin.

" Tapi kau asistenku " Sungmin mempoutkan bibirnya tak suka, hati Kyuhyun bergetar melihat itu, sudah lama tak melihat Sungmin merajuk seperti itu. Dengan kesal Sungmin keluar ruangan menuju pantri untuk membuatkan Kyuhyun kopi.

Setelah 15 menit Sungmin kembali keruangan Kyuhyun, lalu meletakan kopi yang Kyuhyun minta dan tanpa banyak bicara Sungmin duduk kembali dikursinya. Kyuhyun mengesap sedikit kopi buatan Sungmin, Kyuhyun tersenyum karena rasa kopi buatan Sungmin tak berubah dari yang dulu. Kyuhyun kembali melanjutkan pekerjaannya, begitu juga dengan Sungmin.

.

.

.

Sungmin berdiri didepan perusahaan Kyuhyun, karena sudah jam pulang kerja tentunya Sungmin pun segera pulang. Sedari tadi Sungmin menunggu taksi lewat namun belum ada satu pun taksi yang terlihat, sebenarnya Sungmin sudah bisa menyetir mobil sendiri namun dia belum sempat mengurus SIM Korea jadilah saat ini memanfaatkan jasa taksi untuk berangkat dan pulang kerja. Biarpun mahal namun itu lebih baik dari pada naik bus yang penuh sesak. Sungmin masih berdiri menunggu taksi yang tak kunjung datang.

TIN TIN TIN

Sungmin berjengkit terkejut saat melihat mobil yang mengklaksonnya, Sungmin mengerutkan kening tak suka saat mobil itu tak juga beranjak dari sana. Tak lama sosok yang pemilik mobil itu keluar, dan ternyata Kyuhyun yang keluar dari mobil itu, Sungmin menatap datar kearah Kyuhyun.

" Kau belum pulang juga? Mau kuantar pulang? " Kyuhyun tersenyum kearah Sungmin namun Sungmin tak membalasnya dan masih memasang wajah datarnya.

" Tak perlu " Sungmin kembali mengalihkan pandangannya untuk mencari taksi.

" Taksi didaerah sini memang jarang lewat, kau tau sendiri sejak dulu kan? Sudahlah biar aku yang mengantar " Sungmin tak menanggapi ucapan Kyuhyun, melihat itu membuat Kyuhyun sedikit kesal.

" Min, jangan acuhkan aku " Kyuhyun mencoba menyentuh tangan Sungmin namun dengan segera Sungmin menghindar.

" Mianhae sajangnim, saya bisa pulang sendiri, lebih baik sajangnim pulang saja dulu " Kyuhyun menghela nafas beratnya.

" Apa sebenarnya maumu Min? Apa tujuanmu datang dalam hidupku jika tidak untuk kembali padaku? " Ucap Kyuhyun percaya diri. Sungmin membalikan tubuhnya menghadap Kyuhyun.

" Huh? Kau ini percaya diri sekali tuan Cho " Sungmin mencibir kearah Kyuhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

" Tentu saja aku percaya diri, kalau bukan karena kau ingin kembali padaku, lalu apa? Kau seorang lulusan design interior Tokyo University melamar pekerjaan dikantorku yang tak ada hubungannya dengan jurusan kuliahmu, dan kau bahkan mau-mau saja ditempatkan dibagian pemasaran, bukankah itu terlalu aneh? Dan jangan pikir kau dapat membodohiku " Sungmin sedikit bingung harus menjawab apa namun dia berusaha menutupi raut kebingungannya.

" Kau jangan terlalu percaya diri, kuakui memang aku sengaja bekerja dikantormu sementara waktu, itu hanya untuk membuktikan kepada kekasihku kalau aku sudah melupakan MANTAN tunanganku, jadi meskipun aku berada didekatmu tak akan merubah perasaan cintaku pada kekasihku " Ucap Sungmin sinis sambil menekankan kata mantan, Kyuhyun nampak terkejut dengan ucapan Sungmin.

" K.. Kekasih? " Sungmin tersenyum dalam hati melihat wajah terkejut Kyuhyun.

" Rasakan itu Kyu Pabbo " Ucap Sungmin dalam hati.

" Ne kekasihku, aku hanya ingin membuktikan padanya kalau aku sangat mencintainya dan tak terpengaruh apapun soal mantan tunanganku "

" Aku tak percaya, buktikan kalau kau punya kekasih " Sungmin menelan salivanya, bagaimana cara membuktikannya jika kekasih saja dia tak punya, seketika Sungmin merutuki kebodohannya yang berbohong soal kekasih.

" Kekasihku berada di Jepang, lagi pula tak penting juga kau tahu soal kekasihku " Sungmin berlaga tak perduli kemudian taksi lewat dan dengan segera Sungmin menghentikannya lalu menaiki taksi itu tanpa pamit kepada Kyuhyun. Kyuhyun memandang taksi yang Sungmin tumpangi sampai tak terlihat lagi.

" Benarkah kau sudah memiliki kekasih? Sudah melupakanku? " Guman Kyuhyun dengan lirihnya. Kyuhyun berjalan gontai menuju mobilnya kemudian melajukan mobilnya dengan cepat.

.

.

.

Sesampainya diapartemen Sungmin merebahkan dirinya diatas ranjang, memejamkan matanya sambil mengingat-ingat kejadian satu hari ini. Sungmin kembali membuka mata dan tersenyum. Kyuhyun masih mencintainya, dia bisa merasakannya. Sisi hatinya menghangat kala mengingat Kyuhyun, sejak tadi Sungmin sudah menahan diri untuk tidak memeluk Kyuhyun. Demi rencana ini Sungmin akan menahan semuanya. Sungmin bangkit dari tidurnya dan mulai berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Setelah membersihkan diri kini Sungmin kembali merebahkan dirinya diatas ranjang dan siap untuk tidur, tubuhnya sangat lelah, namun saat ingin memejamkan mata tiba-tiba ponselnya berdering, dengan malas Sungmin mengambil ponselnya dan dilihat Donghae yang menelponnya.

" Yeoboseo Oppa "

" Min, apa yang kau lakukan terhadap Kyuhyun? " Sungmin mengerutkan keningnya tak mengerti maksud Donghae.

" Huh? Maksud Oppa? Aku tak mengerti " Tampak Donghae menghela nafas dari seberang sana.

" Apa yang kau katakan pada Kyuhyun soal kekasihmu huh? "

" Ah itu, tadi aku sangat terpojok karena Kyuhyun memojokanku Oppa jadi aku berbohong saja soal kekasih "

" Kau tau dia ingin menyelidiki soal kekasihmu itu, ini diluar rencana kita, kalau Kyuhyun sampai tahu kalau kau tak memiliki kekasih maka bisa dipastikan dia akan mengetahui rencana kita ini " Sungmin mengigiti kukunya karena panik.

" Lalu aku harus bagaimanaaa? " Rengek Sungmin.

" Kau ini, makanya kalau bertindak jangan gegabah, aku juga tak tahu harus bagaimana, yasudah kita tunggu bagaimana hasil penyelidikan Kyuhyun saja "

" Ne Oppa "

" Yasudah, aku tutup dulu teleponnya ne " Setelah Donghae menutup teleponnya Sungmin mengacak-acak rambutnya merutuki kebodohannya siang tadi.

" Lee Sungmin Pabbo " Sungmin menarik selimutnya menutupi seluruh tubuhnya hingga kepala dan memilih tidur dan tak memikirkan masalah itu.

.

.

.

Pagi ini Sungmin datang lebih pagi, dia tak tahu harus mengerjakan apa karena kyuhyun sendiri belum datang. Al hasil Sungmin hanya membuka folder diponselnya, Sungmin melihat foto-foto kebersamaannya dengan Kyuhyun dulu. Sungmin masih menyimpannya, masih sering mengenang masa indah dulu, Sungmin tersenyum melihat foto-foto itu. Ingin sekali dia kembali mengukir kenangan bersama Kyuhyun namun dia tau ini belum saatnya, dia harus bersabar sedikit lagi. Sungmin sudah melewati 4 tahun tanpa Kyuhyun, tentu menunggu sedikit lagi. Sungmin berharap Kyuhyun bisa menunjukan keseriusannya dan juga cintanya pada Sungmin, dan lebih bisa meyakinkan Sungmin bahwa dia bisa membahagiakan Sungmin, tidak menyakitinya seperti dulu. Sungmin menghela nafas sejenak kemudian menyenderkan punggungnya dikursi, dilihatnya jam masih menunjukan pukul 7.30 , sambil menunggu Kyuhyun datang lebih baik dia mendengarkan lagu dari ponselnya dan kembali melihat foto-foto kenangannya bersama Kyuhyun dulu.

I Just couldn't say nothing at all, I Just couldn't tell you how i feel

Just let me take a little more time, When i bring back all the memories

Making my heart beating up again, Maybe this is one love beat

Never felt this way before in my life, But i still like this thing

Show me love... I was waiting for you

Love me Baby Boo, Show me your love to me

I've been here for you, Whenever I'm with you,

Iam ready to go, I want you to be my love forever

Tell me,

Baby you make my life full of happiness, Doesn't matter what time or what day

I think about you all day everyday, Just tell me what i should do now

I feel like to hold your hands tight, I feel like to give you every kiss

Sunny Boy, Shiny boy

I've fallen into you my boy, Now i can say to you that I Love You

Know you'll always be there.

" Kyuuuu " Kyuhyun tersenyum sambil membelai wajah Sungmin yang tertidur, saat Kyuhyun memasuki ruangannya ternyata Sungmin tertidur dan dilihatnya Sungmin menggenggam ponselnya, Kyuhyun tersenyum saat melihat ponsel Sungmin yang terdapat foto-foto mereka dulu, ditambah Sungmin mengigaukan nama Kyuhyun.

" Sekeras apapun kau menyangkal dan berpura-pura dihadapanku, aku tahu kalau kau masih mencintaiku chagi " Kyuhyun membelai rambut Sungmin dan mengecup kening Sungmin lama. Kyuhyun menggendong Sungmin menuju sofa diruangannya dan merebahkan Sungmin disana, Kyuhyun melepaskan Jasnya dan menyelimuti Sungmin dengan jasnya. Kyuhyun berjalan menuju mejanya dan mulai berkutat dengan pekerjaannya.

.

.

.

" Eunghhhh " Sungmin menggeliat dari tidurnya, tak lama dia mengerjapkan kedua matanya sebelum kedua matanya terbuka sempurna. Sungmin langsung terduduk dari tidurnya saat sadar bahwa dia sedang berada dikantor, Sungmin melihat sekeliling ruangan yang sepi lalu melirik jam dinding yang menunjukan pukul 11 siang. Saat Sungmin ingin bangkit dari duduknya, jas Kyuhyun yang tadi dipakai untuk menyelimutinya terjatuh, Sungmin mengambil jas itu.

" Kyuuu " Ucap Sungmin lirih, Sungmin memeluk jas Kyuhyun menghirup aroma Kyuhyun yang tertinggal disana, Sungmin merindukan aroma Kyuhyun. Sungmin meresapi aroma itu sambil memejamkan kedua matanya.

" Dari pada kau memeluk jas itu, lebih baik peluk pemiliknya langsung saja " Sungmin membuka kedua matanya dan dilihatnya Kyuhyun yang sudah berada diruangannya melipat kedua tangannya didada sambil berdiri menyender ke pintu. Kyuhyun terkekeh saat melihat wajah Sungmin memerah, Sungmin yang melihat kyuhyun terkekeh dengan kesal melempar Jas Kyuhyun kearah Kyuhyun. Lalu berjalan menuju mejanya sambil menghentak-hentakan kakinya kesal. Kyuhyun semakin terkekeh melihat tingkah Sungmin itu, dengan santai Kyuhyun kembali kemejanya dan mulai berkutat kembali dengan pekerjaannya.

" Tak ada pekerjaan untukku? " Tanya Sungmin yang sejak tadi masih saja diam karena tak ada satupun pekerjaan yang dilakukannya.

" Tak ada " Jawab Kyuhyun tanpa melihat kearah Sungmin.

" Kau tak rugi menggajiku tanpa aku melakukan pekerjaan? " Kyuhyun masih sibuk berkutat dengan pekerjaannya namun mendengar pertanyaan itu Kyuhyun menghentikan kegiatannya sejenak dan menatap Sungmin.

" Tak ada yang rugi untukku jika menyangkut dirimu, lagipula uangku juga milikmu jadi tak perduli selagi kau yang menggunakannya tak akan masalah " Ucapan Kyuhyun membuat Sungmin kembali merona.

" Jangan asal bicara, aku bukan tunanganmu lagi, jadi uangmu hanya milikmu " Sungmin mencoba menyangkal dan Kyuhyun hanya bisa tersenyum.

" Kau tau aku tak akan menyerah sampai kau kembali padaku, perlahan aku akan membuatmu kembali padaku " Setelah ucapannya itu Kyuhyun kembali bekerja sedangkan Sungmin hanya bisa diam sambil menetralkan detak jantungnya yang bergemuruh. Sungmin kembali menatap Kyuhyun yang terlihat serius mengerjakan pekerjaannya.

" Aku tak akan kembali, karena sejak dulu memang aku tak pernah pergi dari hatimu, begitupun kau yang tak pernah pergi dari hatiku " ucap Sungmin dalam hati.

.

.

.

Minggu ini Sungmin memutuskan untuk joging, sudah lama tak berolah raga jadi lebih baik memanfaatkan waktu paginya untuk pergi joging. Sungmin meregangkan sedikit otot-ototnya yang kaku, sedikit pemanasan sebelum lari mengelilingi taman kota. Banyak orang yang berolah raga minggu pagi seperti ini, Sungmin memejamkan matanya sejenak sambil menghirup udara pagi yang segar.

" Tak menyangka bertemu denganmu disini " Sungmin terlonjak kaget dan menoleh kesamping, dilihatnya Kyuhyun berdiri disampingnya sambil tersenyum namun Sungmin mengacuhkannya dan mulai untuk joging. Kyuhyun mengikuti Sungmin dan berlari disamping Sungmin.

" Lebih enak lari pagi bersama-sama dari pada sendiri " Sungmin masih mengacuhkan Kyuhyun namun Kyuhyun tak menyerah begitu saja.

" Dulu setiap libur kita tak pernah menghabiskan akhir pekan dengan berolah raga seperti ini yah " Sungmin masih terus diam sambil berlari, Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin bungkam.

" Sekarang kita hanya lari berdua, tapi dimasa depan kita harus mengajak anak kita berolah raga juga chagi, nanti aku akan membelikan keluarga kita baju olah raga yang sama pasti lucu " Sungmin menghentikan langkahnya membuat Kyuhyun ikut menghentikan langkahnya. Sungmin menghadap Kyuhyun sambil tersenyum membuat Kyuhyun ikut mengembangkan senyumannya. Sungmin melangkah mendekat kearah Kyuhyun mengikis jarak antara mereka. Sungmin membelai pipi Kyuhyun, sejenak Kyuhyun menikmati lembut nya sentuhan tangan Sungmin. Kemudian Sungmin mengambil kupluk dari hoodie yang Kyuhyun kenakan dan memasangkannya dikepala Kyuhyun, sejenak Kyuhyun tampak bingung apa yang Sungmin lakukan. Sungmin menarik sreting hoodie Kyuhyu sampai sebatas leher, Sungmin menatap Kyuhyun sejenak.

" Jangan bermimpi aku kembali lagi padamu " Setelah mengucapkan itu Sungmin menarik sreting hoodie Kyuhyun sampai menutupi wajah Kyuhyun. ( Jadi Kyuhyun itu pake Hoodie yang sretingnya sampai kekupluk/ topi hoodienya itu loh, pada ngerti kan? ) Setelah itu Sungmin berlari meninggalkan Kyuhyun yang berusaha membuka sretingnya.

" YAK CHO SUNGMIN, Aishhh Jinjja " Kyuhyun berteriak kearah Sungmin yang sudah berlari jauh setelah berhasil membuka sreting Hoodie yang dikenakanya. Setelah itu Kyuhyun menyusul Sungmin yang sudah berada jauh didepannya.

.

.

.

Setelah perdebatan sengit dan pemaksaan yang luar biasa sulitnya akhirnya disinilah Kyuhyun sekarang, di ruang TV apartemen Sungmin. Setelah berhasil menyusul Sungmin tadi, dan menyelesaikan olah raga pagi mereka Kyuhyun memaksa Sungmin agar ikut keapartemen Sungmin. Tentu saja Sungmin menolaknya namun bukan Kyuhyun jika tidak berhasil memaksa Sungmin. Setelah sampai diapartemennya Sungmin langsung pergi membersihkan diri dikamar mandi sedangkan Kyuhyun menunggu Sungmin diruang TV.

" Kau tak ingin mandi? " Tanya Sungmin yang sudah menyelesaikan ritual mandinya, sekarang Sungmin sudah menggunakan kaos dan celana traningnya. Sungmin mendudukan dirinya disamping Sungmin.

" Aku tak membawa baju ganti " Ucap Kyuhyun.

" Aku punya kaos yang kebesaran ditubuhku, aku tak pernah memakainya lagi, kau pakai saja itu kalau celana gunakan saja celana yang sama, yang penting bajunya bersih " Kyuhyun akhirnya mengangguk setuju, Sungmin kembali beranjak menuju kamarnya dan kembali dengan membawa pakaian bersih dan juga handuk untuk Kyuhyun.

" Gomawo chagi " Setelah itu Kyuhyun berjalan menuju kamar mandi setelah sebelumnya Sungmin menunjukan kamar mandi khusus tamu.

" Masih saja memanggilku chagi " Guman Sungmin, setelah itu Sungmin melangkah menuju dapurnya dan mulai membuatkan sarapan untuk Kyuhyun dan untuknya.

Sungmin masih serius berkutat dengan sarapannya, kali ini Sungmin membuat salad, telur goreng, dan roti bakar yang diolesi dengan butter, juga dua gelas jus jeruk. Kyuhyun yang sudah menyelesaikan mandinya segera menghampiri Sungmin didapur.

" Kau membuat salad? Kau kan tahu aku tak suka salad chagi " Kyuhyun mengerut tak suka melihat makanan serba hijau itu.

" Ck, tak usah dimakan jika tak suka " Jawab Sungmin acuh.

" Aku akan memakannya jika kau menyuapiku " Kyuhyun mencoba membuat penawaran namun tak diindahkan oleh Sungmin.

" Umurmu sudah 31 tahun, tak malu pada anak tetangga apartemenku yang berumur 2 tahun tapi selalu ingin makan sendiri tanpa mau disuapi? " Sungmin membawa salad yang sudah jadi kemeja makan.

" Biarkan saja, yang penting aku disuapi, pokoknya kau harus menyuapiku ne chagi " Sungmin memutar bola matanya malas.

" Shiro, makan saja sendiri " Sungmin mulai mengambil posisi dan menyatap sarapannya, Kyuhyun pun ikut mendudukan dirinya disamping Sungmin dan menyantap sarapannya tanpa salad. Sungmin melirik Kyuhyun yang tak menyentuh salad yang dibuatnya sedikitpun, Sungmin menghela nafas sejenak sebelum kembali menyantap sarapannya. Kyuhyun melirik kearah Sungmin yang terlihat acuh sekali, padahal dia sengaja tidak menyentuh salad buatan Sungmin agar Sungmin luluh dan menyuapinya namun itu hanya diangannya saja. Dengan lemas Kyuhyun mulai mengambil salad itu dan menyuapkan kedalam mulutnya, meskipun Kyuhyun tak suka dengan sayuran namun setelah 4 tahun lamanya tak merasakan makanan buatan Sungmin tentu saja Kyuhyun tak ingin membuang-buang makanan yang sudah dibuat Sungmin, baginya satu suap makanan yang dibuat Sungmin itu sangat berharga. Meskipun dulu Sungmin jarang memasakannya makanan tapi kerinduan akan makanan buatan Sungmin membuatnya ingin menghabiskan seluruh makanan yang tersaji dihadapannya sekarang. Sungmin tersenyum saat melihat Kyuhyun menghabiskan sarapannya, Sungmin bangkit dan membawa piring kotor miliknya dan milik Kyuhyun ke dapur dan mulai mencuci piring kotor itu. Kyuhyun menyusul Sungmin dan berdiri disamping Sungmin, Kyuhyun memeperhatikan setiap inci wajah Sungmin membuat Sungmin risih.

" Apa yang kau lakukan? Sebaiknya kau duduk diruang TV dari pada berdiri tak jelas seperti itu " Kyuhyun tersenyum kemudian membelai rambut Sungmin dengan sayang.

" Anni, aku ingin melihatmu, sudah lama tak menikmati suasana berdua denganmu seperti ini " Ucapan Kyuhyun sukses membuat jantung Sungmin kembali bergemuruh. Sungmin mencoba mengacuhkan ucapan Kyuhyun, dengan cepat Sungmin menyelesaikan pekerjaannya kemudian beranjak menuju ruang TV, Kyuhyun mengekori dari belakang.

Sungmin mendudukan dirinya di sofa diikuti Kyuhyun yang duduk disamping Sungmin, Sungmin menyalakan TV kemudian menonton acara talk show. Talk Show episode kali ini membahas mengenai ciuman pertama. Sungmin dengan serius menonton acara itu, Kyuhyun menikmati wajah serius Sungmin itu dari samping. Dengan seenaknya Kyuhyun menyenderkan kepalanya dibahu Sungmin membuat Sungmin berjengkit terkejut.

" Apa yang kau lakukan? Menyingkir dari bahuku " Sungmin menggoyang-goyangkan bahunya agar Kyuhyun tak menyender lagi namun Kyuhyun cuek-cuek saja dan semakin menyamankan kepalanya dibahu Sungmin yang terus bergerak. Karena lelah Sungmin pun membiarkan Kyuhyun menyender padanya.

" Wah membicarakan ciuman pertama, aku jadi ingat ciuman pertama kita chagi " Ucap Kyuhyun sambil tetap menatap layar TV, Sungmin berdecih mendengar itu.

" Itu ciuman pertamaku, bukankah ciuman pertamamu dengan Narami? " Kyuhyun mengangkat kepalanya dari bahu Sungmin kemudian menatap Sungmin.

" Da.. Darimana kau tahu itu? " Sungmin tersenyum sinis.

" Tak penting tahu dari mana " Sungmin kembali menatap layar TV.

" Bagiku ciuman pertamaku tetap denganmu " Ucap Kyuhyun sambil menatap Sungmin yang tak menghiraukannya " Mungkin Narami memang orang pertama yang menyentuh bibirku, namun bukan aku yang menicumnya, tapi dia yang merebut ciumanku. Karena itu bukan dari hatiku tentu saja aku tak menganggapnya sebagai ciuman pertamaku, bagiku hanya kau ciuman pertamaku dan sampai akhir aku hanya kau yang boleh menciumku " Lanjut Kyuhyun, ucapan Kyuhyun membuat Sungmin seperti terbang tinggi namun Sungmin mencoba menutupi rasa bahagiannya itu.

" Aku tak akan menyerah Min, akan aku tunjukan betapa aku mencintaimu, akan kutebus kebodohanku dimasa lalu dengan kebahagiaan dimasa depan untukmu " Ucap Kyuhyun dalam hati.

.

.

.

Lima menit lalu Kyuhyun baru saja pulang dari apartemennya, Heechul Eomma tiba-tiba menelponnya dan menyuruhnya pulang. Sungmin kembali mendudukan dirinya diruang TV, Sungmin meraba sofa yang diduduki Kyuhyun tadi, saat ini apartemennya terasa sepi padahal baru beberapa waktu tadi dia merasakan kehangatan karena kehadiran Kyuhyun namun sekarang kembali terasa hampa. Air mata Sungmin menetes, terdengar isakan kecil dari bibir Sungmin.

" Aku menginginkan kau disini Kyu, hiks aku ingin kau disini " Sungmin memeluk kedua lututnya yang ditekuk.

'" Bogoshipoyo, bogoshipo, saranghae, jeongmal saranghaeo hikss " Sungmin kembali menangis. Sungmin menikmati kebersamaannya dengan Kyuhyun tadi, Sungmin masih menginginkan kebersamaan itu terus namun dia tak bisa. Bukan sekarang waktunya, Kyuhyun memang menunjukan bahwa dia mencintai Sungmin namun Sungmin belum yakin akan hati Kyuhyun terhadapnya, Sungmin takut kalau Kyuhyun mengecewakannya seperti dulu. Sungmin ingin menerima Kyuhyun kembali setelah yakin kalau Kyuhyun benar-benar hanya mencintainya dan tak ada bayangan siapapun yang akan mengikuti mereka.

Drrrtt Drrttt Drrrttt

From : Siwonnie

Hei, Aku di Seoul, ayo bertemu

Sungmin terkejut karena Siwon mengsms dan mengatakan berada si Seoul. Sungmin mengusap air matanya kemudian membalas pesan dari Siwon.

To : Siwonnie

Sejak kapan kau disini? Mau bertemu dimana?

From : Siwonnie

Di Cassie Cafe saja

To : Siwonnie

OK

.

.

.

" Wonnieeee " Sungmin langsung menerjang Siwon dan memeluknya erat.

" Bagaimana kabarmu Min? " Siwon menarik Sungmin untuk segera duduk setelah melepaskan pelukannya.

" Baik, kau sendiri kenapa tiba-tiba pulang ke Seoul? " Sungmin duduk dihadapn Siwon.

" Aku akan menetap disini, Appa memintaku melanjutkan perusahaan disini " Sungmin manggut-manggut mengerti.

" Waaah senangnya kalau kau disini, jadi aku bisa sering-sering menemuimu " Ujar Sungmin senang.

" Aku juga senang bisa bertemu denganmu terus " Siwon menebarkan senyuman menggoda pada Sungmin, Membuat Sungmin tersipu.

Siwon dan Sungmin memang dekat saat kuliah dulu, mereka dekat karena mereka sama-sama orang korea. Disana sering ada perkumpulan mahasiswa asal korea, jadi meskipun mereka tak satu jurusan namun mereka saling mengenal. Sebenarnya Siwon menaruh hati pada Sungmin namun dia tahu kalau Sungmin masih mencintai mantan tunangannya. Siwon sudah pernah mengungkapkan perasaannya pada Sungmin namun Sungmin menolaknya.

" Ini menunya silahkan dilihat " Seorang pelayan menghampiri mereka dan memberikan menu pada mereka. Setelah memilih makanan pelayanpun mencatat pesanan makanan mereka. Setelah pelayan itu pergi Siwon dan Sungmin melanjutkan perbincangan mereka.

" Kau masih bekerja diperusahaan mantan tunanganmu itu, kau bersungguh-sungguh kembali padanya? " Tanya Siwon dengan lirihnya.

" Ne, tapi aku belum memutuskan kembali padanya karena hatiku masih ragu " Siwon menggenggam tangan Sungmin.

" Tidakkah kau melepaskannya saja kalau masih ragu? " Sungmin melepaskan genggaman tangan Siwon dan menggeleng lemah.

" Aku tidak bisa melepaskannya " Ucap Sungmin lirih.

" Kalau suatu saat hatimu masih ragu, kumohon berikan aku kesempatan untuk membahagiakanmu " Mohon Siwon.

" Woonie " Sungmin memandang Siwon sendu.

.

.

.

Jam menunjukan waktu istirahat, setelah menyelesaikan pekerjaannya Sungmin buru-buru membereskan mejanya untuk pergi makan siang.

" Kenapa terburu-buru begitu? Jam makan siang masih panjang, tak membutuhkan waktu yang lama menuju cafetaria " Ucap Kyuhyun saat melihat Sungmin terburu-buru seperti itu.

" Aku akan makan diluar makanya harus memburu waktu, aku pergi dulu " Sungmin sudah bersiap keluar ruangan namun Kyuhyun menahan tangannya.

" Makan diluar dengan siapa? " Tanya Kyuhyun penuhy selidik.

" Dengan temanku "

" Yeoja atau namja? "

" Namja, sudah dulu aku terburu-buru " Sungmin melepaskan paksa cengkraman tangan Kyuhyun lalu bergegas turun kebawah karena Siwon sudah menunggunya sejak tadi. Kyuhyun melihat Sungmin sudah pergi dengan segera Kyuhyun mengambil kunci mobilnya dan mengikuti Sungmin.

Selama diperjalanan Kyuhyun menerka-nerka soal namja yang pergi dengan Sungmin, saat melihat Sungmin memasuki sebuah mobil Kyuhyun tak melihat jelas wajah namja yang mengendarai mobil itu. Kyuhyun memarkirkan mobilnya tak jauh dari mobil yang ditumpangi Sungmin. Kyuhyun mengendap-endap mengikuti mereka yang masuk kesebuah restauran. Kyuhyun memasuki restauran itu dan mengambil tempat yang tak jauh dari tempat Sungmin berada.

Sekarang Kyuhyun bisa melihat jelas wajah namja itu, Kyuhyun terkejut saat melihat wajah namja itu. Beberapa hari lalu Kyuhyun mendapatkan hasil dari penyelidikanya soal kekasih Sungmin, orang suruhannya mengatakan kalau Sungmin tak punya kekasih selama 4 tahun ini menurut sumber yang orang itu dapat namun Sungmin dekat dengan seorang namja namun namja itu bukan kekasih Sungmin dan itupun menurut sumber yang orang itu dapat. Kyuhyun juga sempat diberikan foto Sungmin ketika bersama namja itu diJepang, makanya saat melihat wajah itu Kyuhyun langsung terkejut. Kyuhyun tak melepas pandangan matanya dari Sungmin dan Siwon. Kyuhyun membulatkan kedua matanya saat melihat namja itu menggenggam tangan Sungmin dan dilihatnya Sungmin tersenyum malu-malu pada namja itu. Kyuhyun tak tahan lagi, dengan segera Kyuhyun bangkit dan menghampiri mereka, menarik tangan Siwon lalu menghempaskan tangan Siwon membuat Sungmin dan Siwon menoleh kearahnya. Sungmin terkejut tak menyangka Kyuhyun berada disana juga.

" Kyu, apa yang kau lakukan disini? " Kyuhyun tak menghiraukan ucapan Sungmin, dengan emosi yang memuncak Kyuhyun menarik kerah kemeja Siwon.

" Jangan sentuh tunanganku " Siwon berdecih dan menatap Kyuhyun tajam lalu menyunggingkan senyum meremehkan.

" Mantan tunanganmu, jangan mengaku-ngaku kalau Sungmin tunanganmu, lagi pula Sungmin akan menjadi kekasihku" Kyuhyun lagi-lagi dibuat terkejut.

" Ke.. Kekasih? " Tanya Kyuhyun dengan terbata-bata. Siwon melepaskan kedua tangan Kyuhyun yang melemas dari cengkraman dikemejanya lalu merapihkan kemejanya yang sedikit kusut.

" Ne, aku dan Sungmin akan segera menjadi sepasang kekasih jika saja kau tak datang mengacau " Ucap Siwon sambil merangkul Sungmin tentu saja ucapan itu hanya dusta saja, Sungmin menatap Siwon sendu.

" Wonnie, jangan begini " Siwon tak mengindahkan ucapan Sungmin dan tetap mempertahankan kebohongannya. Emosi Kyuhyun sepertinya sudah diujung tanduk ditambah melihat Siwon merangkul pundak Sungmin lalu panggilan Sungmin pada Siwon yang terlalu manis bahkan dulu Sungmin tak pernah memanggil Kyuhyun semanis itu, tanpa memikirkan keadaan sekitar Kyuhyun melayangkan pukulannya kewajah Swion dan itu sukses membuat Siwon jatuh tersungkur. Sungmin terkejut saat melihat Kyuhyun memukul Siwon.

" Woonie " Sungmin sudah bersiap untuk membantu Siwon berdiri namun Kyuhyun malah menarik tangan Sungmin untuk keluar dari restauran itu. Semua orang yang berada disana menonton kejadian itu pun terkejut.

" Kyu lepaskan, aku ingin melihat Siwon, lepaskan aku " Sungmin meronta-ronta minta dilepaskan namun Kyuhyun tak mendengarkan dan terus menarik Sungmin keluar.

" Lepaskan aku sekarang atau kita tak bertemu lagi selamanya " Kyuhyun mengentikan langkahnya dan membalikan tubuhnya kearah Sungmin. Sejenak mereka saling menatap satu sama lain, tak lama Sungmin merasakan cengkraman tangan Kyuhyun pada tangannya mengendur. Dengan segera Sungmin berbalik arah menuju restauran itu kembali. Kyuhyun menatap punggung Sungmin sendu,

" Kumohon jangan berpaling, bertahanlah kumohon " Ucap Kyuhyun lirih.

TBC

CHAP 10 update, mianhae karena updatenya lama, aku banyak tugas kuliah dan sibuk karena kuliah jadi baru update sekarang, mianhae yang kecewa sama cerita chap kemarin dan aku berusaha memperbaikinya, yang minta Kyuhyun disiksa lebih, akan aku lakukan dan usahakan ne, sebenernya aku gak bisa buat Kyuhyun menderita, gak dpt feelnya tapi aku akan coba sesuai permintaan kalian. Dan yang bingung kenapa Sungmin dan Kyuhyun berubah sifatnya dan gak sesuai dengan Summary awal itu karena seiring berjalannya waktu dan usia bertambah mereka juga berubah pastinya, Sungmin sudah agak dewasa sikapnya tapi kekanakannya juga masih ada. Yah pokonya Chap depan mari kita saksikan penderitaan dan perjuangan Kyu merebut Sungmin dari kuda Won. Semoga kerasa feelnya. Dan tulisan dalam bhs inggris itu lirik lagu SOS, judulnya Show me love, dengerin deh lagunya enak banget. Udah deh segitu aja, sampai ketemu chap depan. Terima Kasih keritikannya ^^ Aku berusaha memperbaikinya :) mohon bantuannya ne :)