X

Disclaimer©Masashi Kishimoto

Summary:Ketika kau dibuang dari keluargamu apa yang akan kau lakukan? Bunuh diri, balas dendam atau malah akan menghancurkan keluarga itu. Tetapi tidak untuknya! Ia akan terus melangkah hingga tugas yang diberikan olehnya telah selesai.

Warning:gak jelas, alur cerita aneh, typo, dll dan janganlah membaca ff ini dengan logika tetapi dengan imajinasi ya.

Don't like please, don't read


Kakashi berada di tempat Menma dan kawan-kawan tadi.

"Menma, Sakura bantu Sasuke mengejar Gaara" ucap Kakashi

"apa yang terjadi Sensei" tanya Sakura.

Kuchiyose No Jutsu

Kakashi memanggil hewan kuchiyosenya.

"tidak ada waktu untuk menjelaskannya kalian cepat pergi" ucap Kakashi

"pakkun tolong kejar Sasuke" ucap Kakashi kepada anjingnya

"baiklah" jawabnya lalu pergi bersama dengan Sakura dan Menma mengikutinya.

Kakashi pergi untuk membantu Jonin lainnya agar bisa mengalahkan ninja Oto dan Suna yang menyerang desa Konoha saat ini.

Di Tempat Hokage

Orochimaru dan Hokage sekarang berada di atap Stadium yang lumayan lebar untuk melakukan pertarungan di sana.

Datang 4 anak buah Orochimaru yang langsung mengurung oara Hokage dan Orochimaru dengan Barier berwanrna ungu.

(ane lupa nama jurusnya jadi gini deh)

"penghalang"

"apa maumu Orochimaru" ucap Minato bertanya.

"tidak ada"

Hanya mau mencoba Jutsu baru"jawabnya lalu menggigit ibu jarinya sampai berdarah.

Kuchiyose:Edotensei

Orochimaru memanggil 2 peti yang isinya entah apa dan setelah penutupnya peti itu dibuka.

"itu.."

"Hokage pertama dan Kedua" lanjut Hiruzen membuat Minato terkejut.

Edotensei itu keluar dari petinya dan membuka mata mereka memperlihatkan mata aneh yang pinggirannya berwarna hitam.

"Hiruzen apa yang terjadi" tanya Hokage kedua

"maaf Sensei! Anda dihidupkan kembali oleh Orochimaru" jawab Hiruzen membuat Edotensei itu melihat ke arah Orochimaru yang sedang mengendalikan tubuh mereka.

"lucu sekali dihidupkan oleh jutsu yang dibuat oleh diriku sendiri tetapi kau cukul hebat bisa melakukan ini Orochimaru" ucap Hokage kedua

"suatu kehormatan dipuji oleh seorang dewa air" ucap Orochimaru

Hokage ke 2 dijuluki sebagai dewa air dikarenakan dia dapat melakukan jutsu Suiton atau air tanpa ada air setetespun di manapun dia mau menggunakan jutsu itu.

"alu dari dulu sudah bilang kepadamu jangan menciptakan jutsu yang aneh-aneh tetapi kau tidak mendengarkan jadi seperti ini kan" ucap Hokage pertama

"kau bawel sekali Nii-san! Apa kau takut tidak bisa kembali dengan Mito Nii-chan" ucap Hokage kedua bercanda

"hm bagaimana kabar kalian dan Konoha" tanya Hokage pertama

"anda bisa melihat sendiri Hashirama-Sama! Konoha sedang diserang dan dalangnya ya si Orochimaru" ucap Minato

"ehem maafa mengganggu pembicaraan kalian tetapi mari kita mulai pertarungan ini" ucap Orochimaru

Hashirama dan Hokage kedua atau Tobirama melesat dengan kecepatan tinggi kearah Hiruzen dan Minato.

Sring... Crash...

Naruto tiba-tiba datang di tempat itu dan langsung menebaskan pedangnya mengenai tangan Hashirama dan Tobirama yang akan menyerang Minato dan Hiruzen tadi.

Naruto, Minato dan juga Hiruzen mundur beberapa langkah untuk mencari celah agar bisa menyerang.

Terlihat tangan Edotensei itu putus tetapi telah tumbuh kembali karena mereka adalah Edotensei.

"maaf telat apa yang terjadi sebenarnya" ucap Naruto sambil mengaktifkan mata Sharinggannya menjadi Eternal Mangekyou Sharinggan

"kau bisa menggunakan Hiraishin di usia yang tergolong muda siapa namanya Hiruzen" tanya Tobirama merasa tertarik kepada Naruto tetapi bukan Guy ya.

"dia Ketua Anbu Konoha dan namanya Naruto Sensei" Jawab Hiruzen

"sudah cukup basa-basinya mari kita mulai" ucap Orochimaru.

"mari kita lakukan" ucap Naruto sambil membuka topeng Anbu miliknya.

Barier menutupi semua pintu keluar dan masuk Konoha akibat jutsu miliknya.

Mayat Ninja desa Otogakure dan Sunagakure terlihat jelas di setiap tempat di karenakan mereka tidak memiliki bala bantuan akibat penghalang yang dilakukan Naruto.

"Konoha memiliki generasi yang hebat saat ini" ucap Hashirama

Mokuton:Jukai Kotan

Hashirama membuat sebuah satu pohon di tempat itu dan pohon itu memunculkan balok kayu yang bergerak ke sana kemari seperti ular lalu melesat ke arah Naruto dan Hokage.

"Yondaime-Hokage ambil ini! Anda memerlukan senjata" ucap Naruto memyerahkan pedang Kusanagi miliknya

"bagaimana denganmu" tanya Minato melihat anak yang dibuangnya bertahun-tahun itu sambil mengambil pedang pemberian Naruto

"aku memiliki 1 pedang" ucap Naruto mengambil pedang yang berada di punggung Naruto.

Pedang yang Naruto ambil adalah pedang legenda yaitu katana.

Naruto membuat pedang itu di toko senjata terbaik yang ada di Konoha jadi kualitasnya jangan ditanya.

"aku akan melawan Orochimaru Hokage-sama lawan Edotensei itu" ucap Naruto langsung melesat ke arah Orochimaru dengan posisi pedang siap melukainya.

Hampir samurai Naruto itu mengenai Orochimaru tiba-tiba Tobirama berada di depannya dan menyebabkan katan Naruto menembus tubuh Tobirama.

Naruto melepaskan katananya dari perut Tobirama lalu mundur beberapa langkah ke belakang.

"ada apa Naruto-kun? Apakah kesusahan" tanya Orochimaru membuat Naruto heli mendengarnya

"apa kau baik-baik saja Naruto" tanya Hiruzen yang masih sibuk dengan ular kayu yang terus menyerangnya dan Minato tidak habis-habis.

"aku baik Jiji kalian fukus kepada Hashirama-Sama saja" jawab Naruto.

'Kurama jika aku membuat Hokage itu menjadi potongan kecil apakah regenerasinya akan lama' tanya Naruto kepada Kurama yang berada di mode besarnya dan berada di tubuh Naruto

'kemungkinan itu bisa terjadi tetapi aku kurang mengetahui jutsu Edotensei ini' jawab Kurama

'hm mari kita lakukan' batin Naruto

Suiton:Takitsubo

Tobirama menyemburkan air yang keluar dari mulutnya tepat mengrah ke arah Naruto.

Katon: Dai Endan

Naruto membalas jurus ini dengan membuat peluru api yang lumayan besar dan menembaknya ke arah api milik Tobirama.

Setelah jutsu Naruto mengenai air milik Tobirama tiba-tiba jutsu milik Naruto meledak menyebabkan seluruh air milik Tobirama meluap dan semua orang tidak bisa melihat apapun karena uap air tersebut kecuali Naruto yang memiliki Sharinggan.

Kilatan merah terlihat oleh semua orang yang berasal dari mata Naruto dan mencabik-cabik tubuh Edotensei Hokage.

Setelah terasa ini telah cukup Naruto melesat ke arah Orochimaru dengan mengguankan pedangnya yang telah siap untuk menebas perut Orochimaru.

Uap air telah hilang dan semua orang terkejut terutama Orochimaru karena Naruto telah berada di depannya dengan tangan siap mengayunkan pedang miliknya.

Jleb... Crashhh...

Darah Orochinaru keluar dari perutnya dan Orochinaru membulatkan matanya karena rasa sakit yang dirasakannya saat ini.

Bukan hanya mereka yang berada di dalam berier saja tetapi anak buah Orochimaru juga menatap itu dengan pandangan penuh keterkejutan karena yang mereka lihat benar-benar cepat.

"Orochimaru-Sama" ucap anak buah Orochimaru berbadan gemuk

"apa yang harus kita lakukan" tanya anak buah lainnya yang memilili 6 tangan seperti laba-laba.

"kita pergi" ucap yang lainnya tetapi perempuan berambut merah.

Barier yang mengurung Naruto dan para Hokage menghilang.

Tubuh Orochimaru berubah menjadi ular kecil dan langsung lari dari atap tempat mereka bertarung tadi.

"kalian pikir bisa pergi" ucap Naruto langsung membuat Handseal dengan cepat

Kirin

Naga petir muncul dari balik awan dan meraung sangat kencang membuat anak buah Orochimaru mempercepat lari mereka.

Naga itu masuk secara paksa karena ada barier satu lagi yang menutupi Naruto dan yang membuat juga adalah Naruto.

Trang...

Barier Naruto pecah dan Naga itu melesat ke arah anak buah Orochimaru yang mencoba lari itu.

Wush... Boom...

Naga itu memakan anak buah Orochimaru secara paksa tanpa sisah dan Naga itu melesat kembali ke arah awan untuk kembali ke tempat asalnya.

Naruto terduduk lemas di atap Stadium ujian Chunin sambil memegang pedang Katana miliknya yang tertancap di dekatnya.

"kau hebat Naruto" ucap Minato sambil mengembalikan pedang Naruto yang dipinjamkannya.

"simpan saja! Suatu saat aku akan mengambilnya kembali, Tou-san" ucap Naruto untuk yang pertama kalinya dia memanggil Minato dengan Tou-san.

"apa yang harus kita lakukan dengan Edotensei ini" tanya Naruto kepada semua orang yang berada di sana.

"Naruto kami masih bisa dikendalikan oleh Orochimaru jadi lebih baik kalian cepat-cepat memyegel kami" jawab Tobirama

Poof

Ular berkepala tiga yang memyerang Konoha tadi telah menghilang meninggalkan kumpulan asap yang lumayan tebal dan Ninja Oto serta Suna yang masih hidup memilih untuk menyerah daripada bertarung.

"aku memiliki ide tetapi aku akan pingsan untuk beberapa hari kedepan jadi mohon bantuannya Jiji" ucap Naruto.

"apa itu?" tanya Hiruzen bingung.

"Jiji akan tau."

"dan ini adalah jutsu yang hampir punah" ucap Naruto bangkit dari duduknya.

Naruto mencabut pedangnya dari latai lalu melakukan Handseal pelan yang membuat kedua Edotensei hokage itu nampak terkejut.

"itu"

"tidak salah lagi. Itu benar jutsunya"

Ucap Hashirama dan Tobirama yang membuat Hiruzen dan Minato bingung.

Uzumaki Fuinjutsu

Setelah mengucapkan nama Jutsunya Naruto menjatuhkan tangannya di lantai tempat dia berpijak dan menghasilkan sebuah symbol seperti hewan kuchiyose tetapi berbeda tulisan.

Tubub ke dua Edotensei itu bercahaya dan sepertinya mulai meninggalkan tubuhnya.

"tidak ku sangka masih ada orang yang bisa menggunakan jutsu itu" ucap Hashirama merasa takjub akan kehebatan Naruto

"dan dia masih kecil" lanjut Tobirama melengkapi ucapan sang kakak

"Hiruzen serta Minato ingat apa kataku jaga anak ini baik-baik suatu saat dia akan menjadi Legenda yang akan terus dikenang" ucap Hashirama

"hm tentu Hashirama-Sama" jawab Minato dengan Mantap

Roh Hashirama dan Tobirama keluar dari badan Edotensei mereka dan meninggalkan tubuh siapa entah yang telah mati.

"kami pergi Jaa" ucap Tobirama terbang ke angkasa bersama sang kakak meninggalkan Minato dan Hiruzen

Bruk...

Tubuh Naruto terjatuh ke lantai membuat Minato dan Hiruzen melihatnya.

"kita bawa dia ke Rumah sakit Minato" ucap Hiruzen dan dibals anggukan oleh Minato.

Naruto lalu dibawa oleh Minato dan mereka melakukan Shunshin ke rumah sakit Konoha.

Beberapa Hari Kemudian

3 hari berlalu setelah kejadian penyerangan itu dan desa Konoha sekarang telah pulih dari semua kerusakan yang terjadi karena serangan itu.

Naruto berada di rumah sakit saat ini ditemani dengan Kakashi yang duduk menemani Naruto sambil membaca buku dan Naruto masih juga belumlah sadar juga saat ini.

Perlahan mata Naruto membuka dan yang pertama ia lihat adalah langit-langit Rumah sakit itu yang berwarna putih.

"ugh dimana aku" ucap Naruto mencoba berdiri sambil memegang kepalanya yang terasa sakit.

"kau berada di Rumah sakit dan jangan memaksa bila terasa sakit" ucap Kakashi yang telah menutup bukunya.

"apa yang terjadi" tanya Naruto masih lupa dengan kejadian 3 hari yang lalu.

"Orochimaru memyerang desa Konoha dan kau menghentikannya tetapi kau kehabisan cakra karena menggunkan Jutsu yang tidak diketahui oleh kami kecuali Hokage Naruto" jawab Kakashi

"hm aku baru ingat sekarang lalu bagaimana dengan Gaara" tanya Naruto

"Menma menghentikannya dan Sasuke terluka karena memaksakan diri menggunkan Chidori dan berakhir sama seperti dirimu yaitu di rumah sakit" jawab Kakashi panjang lebar sambil mengupaskan kulit apel untuk Naruto.

"apakah ada kor..."

Bruk

Sebelum menyelesaikan perkataan Naruto tiba-tiba Sakura membuka dengan keras pintu ruangan itu membuat semua mata melihat dia dengan tatapan heran.

"Sensei Menma dan Sasuke berkelahi" teriak Sakura

"apa yang terjadi" ucap Kakashi berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Sakura

"entah apa masalah mereka tetapi Sensei harus cepat sebelum ada yang terluka" ucap Sakura dengan tatapan seriusnya. (*siap*)

"Naruto makan buah-buahan itu."

"Nii-san akan kembali nanti" ucap Kakashi dibals anggukan oleh Naruto

Sakura dan Kakashi berlari ke atap rumah sakit untuk menghentikan perkelahian antara Sasuke dan Menma yang terjadi di sana.

Naruto hanya menggeleng-gelengkan kepalanya lalu membuka Maskernya dan mengambil buahan yang telah dikupas oleh Kakashi tadi dan memakannya.

Di Tempat Menma

Menma dan Sasuke berada di atap Rumah sakit dan saling memandang satu sama lain.

Menma langsung membuat sebuah Rasenggan yang dibantu oleh 1 bunshinnya dan Sasuke membuat Chidori di tangan kanannya.

Mereka melesat secara bersamaan dengan masing-masing jutsu andalan mereka.

Tap... Tap...

Dua jutsu tingkat A itu hampir mengenai satu sama lain seandainya Kakashi tidak sampai tepat waktu maka akan terjadi ledakan yang cukup besar untuk menghancurkan atap Rumah sakit itu.(atap ya bukan Rumah sakitnya karena mereka belum sempurna menguasainya)

Kakashi memegang tangan Sasuke dan Menma yang memegang jutsunya mengakibatkan jutsu yang mereka buat menghilang dengan sendirinya.

"apa yang kalian lakukan Menma dan kau Sasuke" ucap Kakashi dengan nada sedikit tegas

"kalian adalah teman dan teman tidak seharusnya melakukan itu" ucap Kakashi lagi karena tidak ada jawaban yang diucapkan Menma dan Sasuke.

Sasuke melepaakan tangan Kakashi dari tangannya lalu berjalan ke arah pintu atap itu untuk turun ke bawah.

"SASUKE" teriak Menma tetapi Sasuke tetap berjalan ke arah pintu keluar itu.

"biarkan dia untuk merenungkan kesalah dirinya Menma dan kau bersama Sakura lebih baik pulang sekarang, biarkan Sasuke sendirian untuk beberapa saat" ucap Kakashi.

"Sasuke-kun" lirih Sakura yang dilewati oleh Sasuke karena Sakura berdiri di pintu keluar.

Menma dan Sakura keluar dari atap itu tetapi membiarkan Sasuke jauh baru mereka berjalan keluar dan Kakashi melakukan Shunshin ke ruangan Naruto.

Di Ruangan Naruto.

Naruto ternyata telah mengganti bajunya yang tadinya baju pesien rumah sakit menjadi baju santai miliknya yang dibawa oleh Kakashi dan tentu telah memasang kembali maskernya.

Wush

Kakashi muncul di dekat pintu ruangan Naruto membuat Naruto melihat dirinya.

"apa ada yang terjadi pada Menma Nii-san" tanya Naruto

"perkelahian biasa antara sesama teman tetapi bisa menjadi luar biasa karena Jutsu yang mereka gunakan" jawab Kakashi sambil bersandar di dinding dekat pintu.

"oh! Mari kita pergi" ucap Naruto membuat Kakashi mengangkat sebelah alisnya

"memang mau kemana" tanya Kakashi

"tentu ke rumah memang mau ke hutan lagian aku juga sudah baikan" jawab Naruto membawa tas yang berisi barang-barangnya di dalam.

"kau yakin sudah sehat" tanya Kakashi dibalas anggukan oleh Naruto.

Naruto berjalan keluar dari rumah sakit dan menuju kerumahnya dengan Kakashi yang mengikutinya dari belakang takut Naruto jatuh pingsan lagi.

Skip Time

Naruto mendapat hormat dari beberapa warga dan itu membuatnya merasa canggung sedikit karena sikap dari warga itu tetapi Naruto memaklumi dan memberikan hormta kembali dari para warga.

Naruto sampai dirumahnya dan memasukinya lalu pergi ke kamarnya untuk tidur kembali.

Bukannya tidur Naruto malah duduk santai di bangku dekat meja belajarnya untuk memikirkan sesuatu dan bahkan dia belum sadar Kurama sedang berada di pundaknya dengan wujud kecilnya.

"hey apa yang kau pikirkan Naruto" tanya Kurama tetapi tidak ada respon dari Naruto

Kurama lalu menarik kuping Naruto membuat sang empu teriak pelan kesakitan karena kupingnya ditarik oleh ekor Kurama

"i-ittai apa yang kau lakukan Kurama dan sejak kapan kau di sini" tanya Naruto

"aku dari tadi disini! Melihat kau memikirkan entah apa dan aku melakukan itu karna kau tidak menjawab pertanyaanku" jawab Kurama yang nelompat ke meja belajar Naruto untuk mudah melihat satu sama lain.

"memang kau bertanya apa sih" ucap Naruto

"apa yang kau pikirkan tadi" tanya Kurama sekali lagi

"aku memikirkan bahwa mungkin saja Sasuke akan pergi meninggalkan Konoha nanti malam" jawab Naruto

"terus" ucap Kurama masih belum paham

"aku juga mungkin akan pergi dari Konoha nanti malam tetapi aku teringat oleh Nii-san"

"jika dia tau aku pergi meninggalkan Konoha pasti dia akan sangat sedih" lanjut Naruto

"hm... Aku ada ide! Bagaimana kau menulis surat untuk Kakashi bagaimana" ucap Kurama

"itu ide bagus dan sekarang mari kita buat suratnya" ucap Naruto lalu mengambil sebuah pena dan satu lembar kertas.

Skip Time Malam Harinya.

Naruto bersipa-siap untuk pergi meninggalkan Konoha.

Tidak banyak yang Naruto bawa yaitu hanya pakaian Anbunya yang sekarang ia pakai, Katana miliknya, masker yang pasti ada, dan beberapa pakaian untuk berjaga-jaga bila bajunya rusak gitu loh.

Naruto melihat ke arah jam weker dekat tempat tidurnya yang menampilkan sekarang jam 01:00 malam dan itu adalah waktu yang pas untuk kabur dari rumah. (jangan ditiru)

Wush

Naruto menghilang dengan bercak kilatan putih setelahnya meninggalkan sebuah kertas yang terletak di atas kasurnya dengan buku tabungan miliknya.

Di tempat Naruto

Naruto berada di tempat (kalau di canon saat Sasuke bertemu Sakura di jalan saat mau pergi dari Konoha) sambil duduk santai di bangku di dekat sana.

"apa kau yakin dia lewat sini" tanya Kurama mode kecilnya

"tentu lagian jalan ini kan mengarah dari rumah Sasuke ke pintu gerbang Konoha" jawab Naruto

5 menit kemudian

Naruto telah menutup matanya beberapa menit yang lalu dan Kurama masih menunggu Sasuke dengan bermain bersama 9 ekornya agar tidak ikut tidur seperti Naruto.

"hey Naruto aku merasakan Cakranya datang! Woy..." ucap Kurama mencoba membangunkan Naruto

"hoammm... Dimana?" tanya Naruto baru membuka setengah dari matanya

"disana"ucap Kurama menunjuk dengan ekornya

Naruto lalu melihat ke arah ekor Kurama menunjuk dan terlihat Sasuke membawa tas dengan mata merah menyala di kegelapan dengan 3 tanda koma pada masing-masing matanya.

Sasuke mulai mendekati Naruto hingga akhirnya berhenti di dekat Naruto lalu menatap satu sama lain dengan tatapan dingin.

"apa maumu" tanya Sasuke dengan muka datarnya

"ara,ara apakah kau mau pergi Sasuke" ucap Naruto dengan nada yang dibuat-dibuatnya

"bukan urusanmu" ucap Sasuke dengan muka datarnya masih degan muka datarnya membuat Naruto hampir kesal

"huft baiklah mari kita gunakan cara kasar Sasuke" ucap Naruto berdiri dari tempat duduknya dan menatap intens ke kedua mata Sasuke.

Perlahan mata kiri Naruto yang memiliki Sharinggan berubah polanya yang tadinya sama seperti Sasuke yaitu 3 tanda koma dan sekarang menjadi mata Sharinggan berpola seperti Shuriken.

Kotomatsukami

Sasuke masuk ke dalam Genjutsu Naruto dan di dunia asli Sasuke kehilangan kesadarannya tetapi tetap berdiri disana.

Di dalam Genjutsu

Sasuke melihat Naruto tiba-tiba telah berdiri tepat di depannya tetapi dengan badan melayang tanpa ada kaki yang menginjak tanah

"a-apa yang t-terjadi" ucap Sasuke bergetar sambil berjalan mundur menjauhi Naruto beberapa langkah

"kau berada di Genjutsu ku Sasuke" ucap Naruto membuat Sasuke terkejut

"ba-bagaimana bisa" tanya Sasuke menunjuk ke arah Naruto yang sedang melayang

"apa maksudmu" tanya Naruto karena masih belum paham

"umur ki-kita hanya berbeda beberapa hari tetapi ba-bagaimana kau bisa mendapatkan kekuatan seperti ini" jelas Sasuke membuat Naruto tersenyum

"kau mau tau rahasiaku" tanya Naruto dibalas anggukan kepala pelan dari Sasuke

"tekad yang membuatku seperti ini"... "tidak seperti dirimu yaitu ingin membunuh Aniki kandung mu sendiri".. "aku ingin melindungi orang yang berharga di dalam hidup yang singkat ini" ucap Naruto dengan beberapa jeda di perkataannya

"kau! Dari mana kau mengetahuinya" tanya Sasuke mengepalkan tangannya

"jika kau ingin tau maka kau dengarkan aku dan mungkin suatu saat kita akan menjadi teman dekat" ucap Naruto dengan senyuman dibalik maskernya


A/N

Yo...whatsapp update lagi ni guys hihi

Gimana jelak kan? Iya ane tau ni fanfict jelek jadi jangan serius bacanya ya apalagi sampe kebawa mimpi kan lucu wkwk

Balasan QNA kalian ada di bawah:

1."tanda bacanya kurang jelas, itu aja, udah, aku akan jadi silent reader, sampek ada sesuatu yang bisa membuatku bersemangat untuk memberikan review yang panjang.. see you"ucap MataRinegan

" sorry buat tabda baca yang kurang jelas tapi ane usahain agar ane bisa memperjelas tabda bacanya dan juga thanks buat jadi silent reader tetapi jangan jadi silent reader terus dong senpai kan ane juga butuh dukungan sama saran kalian hihi" jawab Ane

2."Banyak banget typo,, kurang penjelasan cenderung percakapan. Seperti lokasi, posisi , kakashi yang tiba" tanya ada apa. Padahal g ada penjelasan dia tau mslh naruto drmana, apa ada yang memberitahu atau melihat mimik wajah naruto, itu sbaiknya dikasih penjelasan. Terus ruang anbu itu berapa meter dan jumlah anbu berapa hingga sesak?. Imoutou? Adik cewek? Dan pasir itu lemah pada air. Jika author bijak maka saran dan kritik yang menunjukkan kellemahan diterima dan berusaha sebaik mungkin memperbaiki."ucap XxxBbb (Guest)

" oke pertama-tama ane berterima kasih karena telah memberi banyakkkk banget saran kepada ane untuk ni ff dan semoga aja kedepannya ane usahain gak salah lagi karena ane hanya buat yang ane inget di Anime Naruto walaupun tu Anime udah gak dilanjutin tetapi malah di lanjutin sama anak Naruto yaitu Boruto kan kezel".. "dan ane pun baru tau ternyata pasir itu kelemahannya air ya haha kan jadi malu ni tetapi thanks sekali lagi buat review" ucap antum

3."Thor, aku ada saran nih mohon dipertimbangkan. Jadi, setelah naru keluar desa skip aja beberapa tahun kemudian, terus skip lagi sampai pds4. Jadi soal bagaimana naru dapat kekuatan atau jurus bisa diberi tahu lewat flasback kecil di tengah cerita. Dan untuk pair bisa di flasback 1 atau 2 chap akhir. Jadi kaya naruto nyeritain ke teman temannya gitu loh. Jujur aja nih ya. Fic dengan tema kayak gini tuh biasanya kehabisan ide sampai chap17 atau20. Takutnya bakal dc, padahal kan bagus. Kalau mainnya skiptime mungkin fic ini bakal tamat di chap 35 atau 40. Dan itu bagus. Karena ada skuelnya. Itu aja saranku. Tolong dipertimbangkan."ucap Hyuu0050

" woww this is amazing review men gila mantep banget".. "tentu itu akan terjadi Hyuu-san tetapi mohon maaf mungkin ni ff hanya akan sampai chapter 20+- dan akan dilanjutkan oleh V2 jadi mohon maaf ya Hyuu-san hihi" ucap ane jadi Gaje

adalah tentang pair ya. Pertama-tama ane ngusulin Shizuka saja tetapi ada yang minta Naruto Kurenei sama Tsunade, bahkan ada yang minta Naruto SSSS(Sara, Shizuka, Shion, dan Sasama) kan ane jadi bingung jadi ane putuskan kalian yang milih aja siapa pasangan Naruto nanti.

4.V2 akan dibuat setelah ni ff selesai karena ane takut nanti ane jadi PHPlah, anjinglah, dan seterusnya jadi ane harus namatin satu ff baru bisa buat ff yang lain oke.

Mungkin hanya itu jadi kesimpulannya ane harus namatin ni ff baru lanjut ke V2 ya

Janganlah membaca ff ini dengan logika tetapi dengan imajinasi ya, See You Next Time Bye... Bye