"Perbuatan apa, oppa?" tanya Minzy yang kembali memasak.

"Mengerjai Seungri dengan mengatakan ia suka Seungri." jelas TOP.

"Bukannya unni hanya melakukannya sekali?" tanya Minzy bingung.

"Bukan. Ini sudah kali ke 4 dia melakukan hal ini pada Seungri." jawab GD.

"4?!" ucap Minzy kaget.

"Lupakan saja.. Itu sudah berlalu." ucap Dara menasehati.

"Dara benar." ucap Bom ikut ambil andil.

"Kita sudah harus kembali ke KorSel 2 hari lagi.. Sedangkan Seungri melanjutkan kontraknya di US.."ucap TOP merasa berat meninggalkan maknaenya yang masih belum semangat itu.

"Kalau kalian mau pergi pergi saja.. Jangan mengkhawatirkanku.. Aku tidak membutuhkannya." ucap Seungri yang sudah berdiri didepan pintu masuk apartementnya membuat kaget semuanya.

"Seungri? Bukannya kamu ada shoting film?" tanya Bom basa-basi.

"Aku hanya mau mengambil dompetku yang tertinggal." ucap Seungri berjalan memasuki kamarnya.

"Makanlah." pinta GD saat Seungri akan bersiap pergi.

"Tidak." ucap Seungri menolak.

"Kalau begini terus kau akan mati!" hardik GD yang mulai kesal.

"Itu lebih baik." jawab Seungri kemudian mengilang di balik pintu apartement.

"Kalau begini terus dia akan mati kelaparan." ucap Taeyang tidak tega.

"Lihatlah dia.. Semakin lama semakin kurus.. Bahkan belakangan ini aku sudah tidak dapat menghitung berapa kali ia aku temukan pingsan di berbagai ruangan di rumah ini." ucap Dara sedih melihat maknaenya.

"Kita tidak bisa memaksanya." ucap Minzy tiba-tiba.

"Kalau sampai Hanna tau oppanya begini dia pasti akan langsung kesini dan menangis." ucap Bom sedih.

"Oleh karna itu kita merahasiakan kondisi Seungri dari Hanna." ucap Taeyang lagi.

"Tapi mau sampai kapan? Hanna itu tidak bodoh! Dia sangan pintar dan ikatan batinnya dengan Seungri juga sangat kuat." ucap Dara lagi.

"Kita hanya bisa terus berusaha membujuknya." ucap Daesung pasrah.

"Appa bilang kemasi barang-barang kalian semua.." ucap CL yang keluar dari kamarnya.

"Kenapa? Kitakan berangkat 2 hari lagi." ucap Daesung gak ngerti.

"Di batalkan.. Kita akan berangkat nanti malam." ucap CL menunjukkan layar Hpnya sebagai barang bukti.

"Apa yang ada dipikiran appa?! Seungri masih begini kita sudah disuruh kembali!" ucap TOP kesal.

"Manager Seungripun masih belum kembali." ucap Daesung yang ingat manager Seungri minta cuti karna ada urusan keluarga yang sangat mendesak.

"Kita berangkat nanti malam.. Sedangkan siang ini kita ada mini concert." keluh Minzy lelah.

"Sebaiknya kalian mulai bersiap untuk berangkat.. Ini sudah jam 9." ucap Bom menatap jam.

"Kitakan pergi jam 12, santai saja." ucap Daesung menyalakan TV dan menonton kartun kesukaannya.

"Daesung oppa! Jangan begini.. Ayo segera mandi! Nanti air panasnya jadi dingin." perintah Minzy menjewer telinga kekasihnya itu.

"Aww.. Awww..." dengan pasrah Daesungpun mengikuti Minzy yang membawanya ke kamar mandi.

"Dasar.." Minzy yang kembali dari kamar mandi memosisikan dirinya didepan sarapannya.

"Kamu terlihat seperti eomma Daesung." sindir TOP tertawa.

"Enak saja!" ucap Minzy tidak setuju.

"Itu memang benar." ucap GD lagi.

"Unni!" keluh Minzy menatap Bom dan Dara dengan puppy eyesnya, seketika Bom dan Dara yang tengah memegang pisau menatap TOP dan GD dengan sadis.

"Ha.. Hanya bercanda." ucap GD ketakutan.

"A.. Aku akan bereskan pakaianku!" ucap TOP kabur ke kemarnya.

"Aku juga!" ucap GD ikut kabur.

"Dasar.." ucap Bom dan Dara berbarengan.

"Hahahahahahahahaha..." Minzy malah tertawa senang melihat kedua oppanya yang dimarahi.

"Kam juga sebaiknya bereskan pakaianmu." ucap Bom menatap Minzy dengan aura membunuhnya.

"Ba. Baik!" ucap Minzy ikut kabur dengan perasaan kesal

"Kapan mereka lebih dewasa." ucap Dara memakan sarapan paginya bersama Bom.

"Mereka tidak akan pernah dewasa." ucap Bom menghala nafas.

"Unni.. Apa tidak apa-apa meninggalkan Seungri?" tanya Dara gak yakin.

"Aku juga tidak mau meninggalkan anak itu dengan keadaan kacau begitu." ucap Bom khawatir.

"Apa kita minta Hanna dan Sungha menemani Seungri?" tanya Dara yang mulai kehabisan akal.

"Kalau Hanna tau. Dia bisa kalut dan membatalkan semua konsernya.. Ingat dia baru saja memulai debutnya bersama Sungha.." tolak Bom.

"Benar juga. Tapi apa tidak apa-apa tidak memberitahukan orang tua dan adiknya?" tanya Dara lagi.

"Ini yang terbaik. Kalau orang tuanya tau. Pastilah mereka akan cemas dan sedih. Lagipula Seungri masih belum akan kembali ke KorSel dalam waktu dekat.. Jadi aku rasa saat dia kembali nanti hatinya sudah lebih tertata." ucap Bom yakin.

"Mudah-mudahan saja." ucap Dara ikut berharap.

Big Bang dan 2NE1 tengah duduk manis menunggu pesawat yang akan membawa mereka kembali ke KorSel dan rutinitas mereka yang biasa. Saling bertukar cerita tentang mini konser mereka yang berjalan lancar. Walaupun tanpa canda yang biasa dipicu oleh Seungri yang lebih banyak diam.

"Apa dia sudah makan?" bisik Teayang pada GD.

"Belum.. Bahkan sebelum konser dan saat di lokasi syutingpun dia tidak makan.." ucap GD yang dapat info dari managernya yang menemani Seungri saat syuting filmnya.

"Aku dengar dia hanya minum saja.." ucap TOP ikut nimbrung.

"Lama-lama dia bisa mati kekurangan protein!" keluh Daesung.

"Lihat tubuhnya yang semakin kurus itu.. Itu membuatku kesal." ucap Dara ikut-ikutan.

"Tapi mau bagaimana lagi. Kita tidak bisa memaksanya. Kalau kita memaksanya dia mungkin bukan bertambah baik malah bertambah buruk." ucap Bom lagi.

"Hey... Kau mau kemana?" tanya TOP menatap CL yang bangkit dari duduknya.

"Kalian lihat saja." ucap CL meninggalkan ketujuhnya dengan keadaan bingung.

"Celaka! Kalau mereka ribut disini bisa-bisa berita aneh tersebar dan Appa marah!" ucap Dara yang melihat CL menghampiri Seungri yang tengah memejamkan matanya menikmati alunan musik yang mengalun dari headphonenya.

"Kita lihat dulu.. Kalau mulai terlihat aneh kita hentikan mereka." ucap GD membiarkan mereka.

"?" Seungri yang menyadari seseorang menghampirinya membuka matanya dan menemukan CL berdiri didepannya.

"Makan." ucap CL memberikan roti yakisoba.

"Tidak." ucap Seungri kembali memejamkan matanya.

"Kenapa?" tanya CL berusaha tidak mengamuk.

"..." Seungri hanya diam dan mengacuhkan ucapan CL dan terus berkonsentrasi dengan apa yang ia dengar.

"Terserahmu saja!" ucap CL melempar roti yang ada ditangannya pada Seungri.

"Ce.. Celaka!" ucap Daesung melihat kejadian itu.

"Jangan dulu.." ucap GD mencegah Daesung yang akan menghampiri keduanya.

"Pergilah. Pesawat kalian sudah datang." ucap Seungri bangkit dari duduknya begitu melihat pesawat yang akan dinaiki hyungnya sudah datang.

"Tidak! Habiskan roti itu atau aku akan membuatmu menelannya bulat-bulat!" ancam CL.

"Terserahmu saja." ucap Seungri meninggalkan CL menuju pintu keluar.

"Tch! YAA!" melihat itu Clpun dengan kesal mengambil roti yang ditinggalkan Seungri dan mengejar Seungri.

"Ap... HUMPH?!" Seungri yang kaget karna tiba-tiba didorong menghantam tembok dan mulutnya disumbat roti tidak bisa berkomentar banyak.

"Berjuang CL!" ucap yang lainnya dengan suara pelan agar tidak berisik dan mengundang kecurigaan.

"Telan!" perintah CL sambil mendekap mulut Seungri yang penuh oleh roti sedangkan Seungri menggeleng sambil berusaha menjauhkan tangan CL dari mulutnya.

"Ini mulai terlihat tidak baik." ucap TOP mengerutkan keningnya melihat apa yang dilakukan CL.

"Tunggu.. Sebentar lagi.. Aku masih penasaran." ucap GD mencegah TOP yang kana menghentian paksa memaksa memakan roti itu.

"?!" semuanya hanya bisa membatu melihat apa yang terjadi. Seungri yang berhasil lepas dari paksaan CL langsung memuntahkan roti tadi di westafel yang kebetulan berada disampingnya, tapi terlihat disana kalau Seungri muntah bukan karna menginginkannya.

"Kamu baik-baik saja?!" tanya Bom yang menghampiri Seungri karna sudah tidak tahan.

"..." Seungri hanya mengangguk ringan dan berlalu pergi.

"Jangan dikejar. Kita harus pergi sekarang." ucap Bom menghentikan CL.

"Aku tidak akan mengejarnya!" ucap CL kesal kemudian menghampiri tasnya dan berlalu pergi.

"Dasar bocah." ucap TOP geleng-geleng kepala.

"Ya. Mau diapakan lagi." ucap Dara.

"Selama 5 tahun kedepan kita hanya bisa bertemu dia sesekali." ucap Daesung yang teringat akan kontrak yang ditanda tangani Seungri.

"Sudah.. Jangan sedih begitu.. Ada banyak alat komunikasi yang bisa dipakai untuk menghubungi dia." hibur GD.

"Aku tau.. Tapi tidak akan semenarik kalau bertemu langsung." ucap Daesung sedih.

"Sudahlah.. Pesawat akan segera berangkat." ucap Taeyang yang menatap pramugari yang menatap mereka penuh arti.

Tahun-tahun berlalu.. Anggota YG yang semakin lama semakin sibuk dengan ketenaran mereka, sedangkan Seungri sibuk dengan solo karirnya hanya bisa menghadiri concert setelah selesai langsung kembali kerutinitasnya sebelum sempat berbicara banyak dengan para maknae, nuna, dan hyungnya. Tapi semuanya akan berakhir besok, Seungri yang telah menyelesaikan semua kontraknya dengan baik akan kembali ke gedung YG dan kembali kerutinitasnya semula. Tidak ada yang tau tentang kepulangan Seungri kecuali president YG sendiri. Ia sengaja tidak memberitahu "keluarganya" untuk memberikan mereka sebuah kejutan yang pasti akan disukai semuanya. Dan "keluarganya" yang sengaja dibikin sibukpun menjadi tidak ingat tentang kepulangan Seungri.

"Hari ini tidak ada satupun dari kalian yang boleh keluar dari gedung! Siapa yang ketahuan keluar akan tau akibatnya.." ucap Hyunsuk sehari sebelumnya membuat semua staff dan artis terkurung didalam gedung YG, lebih tepatnya terkurung diruang rapat mereka yang super besar itu.

"Apa maksud appa mengumpulkan kita tapi tidak melakukan apapun." ucap Dara bingung.

"Jangan tanya.. Appa memang selalu punya ide aneh." komentar Gummy sambil menikmati apelnya.

"Lalu apa maksudnya dengan persiapan pesta ini?" tanya Daesung bingung dengan dekorasi ruangan itu.

"Entahlah.. Memangnya siapa yang ulang tahun?" tanya Se7en lagi.

"Kalau aku tidak salah.. Hari ini hari ulang tahun anaknya appa bukan?" terka GD.

"Aku tidak ingat.." ucap Jinu berusaha mengingat.

"Apapun itu kalau tidak menarik akan aku bunuh appa." ucap CL kesal.

"Mana berani kamu." ucap TOP menahan tawa.

"Apapun itu sepertinya memang perayaan ulang tahun melihat dekorasinya yang kekanak-kanakan begini." komentar Tablo menatap dekorasi untuk pesta ulang tahun anak 3 tahun.

"Tapi aku suka kostum ini." ucap PSY bangga dengan kostum yang ia kenakan.

"Hyungkan memang suka yang aneh-aneh." komentar GD.

"Berapa lama lagi kita harus menunggu sambil menggunakan kostum konyol ini." ucap TOP risih.

"Sabar saja." ucap Bom menggetok kepala TOP penuh cinta (?)

"Oh kalian sudah disini." ucap Hyunsuk yang memasuki ruangan itu dengan santai.

"Ini maksudnya apa?" tanya Sean mewakili yang lain.

"Tunggu saja.. Dia sudah akan kesini." ucap Hyunsuk malah membuat semuanya semakin bingung. "Dan.. Saat dia masuk.. Jangan ada satupun dari kalian yang berteriak kalau tidak mau aku panggil kekantor." ancam Hyunsuk.

"Akukan sudah bilang.. Kita jangan pakai produk itu untuk kelas dance. Aku tidak mau tau. Pojoknya ganti dengan produk yang sudah aku katakan.. Besok aku akan cek, semua harus sudah selesai tidak peduli bagaimanapun caranya. Besok temui aku dikantor!" terdengar suara marah yang mulai mendekati pintu dan membuka pintu dengan agak kasar dan terburu-buru.

"Kau habis memarahi siapa?" tanya Hyunsuk menatap laki-laki itu.

"Oh. Staff sekolah milikku." jawab laki-laki itu sibuk dengan HPnya tidak menyadari betapa ramainya ruangan itu.

"Kenapa?" tanya Hyunsuk mencoba memancing laki-laki itu menatapnya.

"Seenaknya saja mengganti speaker yang sudah aku pesan. Aku memesan produk keluaran Apple. Malah diganti dengan alasan lebih murah. Menyebalkan sekali appa." jawab laki-laki itu masih tidak menatap Hyunsuk.

"Hey.. Kalau berbicara jangan menatap HPmu.. atau kau mau aku hukum diruang kerjaku?" ucap Hyunsuk mulai merasa kesal.

"Maaf.." dengan cepat Seungri menyimpan HPnya.

"Oppa!" ucap Hanna memeluk laki-laki itu erat.

"Ha.. Hanna?!" ucap Seungri kaget dan baru menyadari sekelilingnya.

"Selamat datang kembali, anak nakal." ucap Hyunsuk tersenyum

"SEUNGRI!" terdengar sorakan senang dari semuanya membuat Seungri kaget dan membisu.

"Akhirnya kau kembali..." ucap GD yang lupa akan egonya dan memeluk Seungri erat, menggantikan pelukan Hanna.

"Aku kembali.." ucap Seungri tersenyum lembut.

"Apa yang terjadi padamu?" tanya TOP menemukan beberapa lebam ditubuh Seungri.

"Huh? Ini karna syuting." ucap Seungri jujur.

"Lalu.. Siapa yang berhasil membuatmu kembali seperti sekarang?" tanya Se7en penasaran.

"Soal itu.. Mari aku kenalkan pada kalian.." ucapSeungri pergi keluar ruangan.

TBC