Title : I'm In Your Heart Forever
Author : Hwang Tae Rin
Disclaimer : Semua character disini milik YME, author Cuma pinjam nama
Rate : T
Main Cast :YunJae.
Main Pair : Yoochun,Leeteuk,Kangin,Changmin,Kyuhyun,Siwon,Ahra And Other..
Genre: Hurt/Comfront,Romance and Family .. (?)
Warning: GS,Typo(s),Don't Plagiat,Don't Bash,Don't Silent Readers. .
Summary : Jaejoong seorang yeoja biasa yang percaya akan cinta dan kasih sayang, menyukai seorang namja bernama Yunho seseorang yang terpandang di Korea yang tidak percaya yang akan namanya cinta dan kasih sayang. Apakah, perasaan Jaejoong akan tersampaikan dan apa Yunho akan menerimanya?..
Note : Fanfiction ini murni hasil karya saya selaku author, saya tidak rela dan tidak ikhlas jika hasil karya saya ini si plagiat oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, dalam bentuk apapun!
DON'T LIKE DON'T READ
HAPPY READING…!
Last Chapter..
Siwon mengingat kejadian dimana dia, dan Ahra melakukan kerjasama itu. Dan sepertinya Siwon serius akan memisahkan mereka.
'Permainan baru di mulai.. dan Jae mianhae aku sangat ingin memiliki mu..' Batin Siwon sambil menoleh ke Jaejoong.
.
.
.
Chapter 9
Jaejoong yang sadar di perhatikan, menoleh dengan tatapan bingung.
"Siwon, kenapa kamu memandang ku terus..?" Tanya Jaejoong.
"Ekh, eeemm.. hari ini kamu sangat cantik Jae.." Ucap Siwon sambil memegang tengkuk lehernya.
"Owh, kamsahamnida.." Ujar Jaejoong sambil tersenyum.
Selama, di dalam mobil Siwon dan Jaejoong hanya diam. Dan tak terasa mereka sudah sampai di rumah Jaejoong.
"Siwon kamsahamnida sudah mengantar ku.." Ucap Jaejoong, dan keluar dari mobil Siwon.
"Nde, sama-sama.. Jae, aku pulang ya.." Balas Siwon, yang masih di dalam mobil.
"Hhhmmm…. Ya sudah hati-hati di jalan.." Teriak Jaejoong sambil melambaikan tangannya.
Di Mobil Yunho~
Yunho dan Ahra yang satu mobil hanya diam, dan tidak mengobrol sama sekali. Sedangkan Ahra dia benar-benar gugup, dengan susah payah dia mengatur detak jantungnya yang makin lama makin cepat.
'Aigo.. Yunho oppa kalau di lihat dari dekat ternyata akan mejadi lebih tampan. Aku jadi makin ingin menjadikannya namjachingu ku..' Ucap Ahra dalam hati, sambil memperhatikan wajah Yunho tanpa berkedip.
Sedangkan Yunho yang memang merasa di perhatikan mulai risih, dan menoleh ke Ahra.
"Waeyo..? kamu memperhatikan ku eoh.." Ujar Yunho dengan nada suara yang dingin, dan wajah yang datar.
"Ah.. A-ani tidak ada apa-apa.."
"Ya sudah.." Balas Yunho cuek sambil menaikkan bahunya.
Ahra yang sudah melihat rumahnya, menoleh ke Yunho. Sedangkan Yunho hanya menaikkan alisnya bingung, dan bertanya-tanya.
'Yeoja ini kenapa..?' Kira-kira seperti itu.
"Waey-.." Belum selesai Yunho menyelesaikan ucapannya, dengan cepat Ahra mencium pipi Yunho dan keluar dari mobil itu.
"Oppa gomawo sudah mengantar ku pulang.. aku masuk dulu ne annyeong.." Ahra yang memang malu dengan apa yang tadi dia lakukan. Hanya bisa lari, dan masuk kerumahnya.
'Aigo, jantung ku benar-benar ingin meledak..' Teriak Ahra, sambil memegang dadanya yang naik turun karena kejadian tadi.
Selama Ahra yang berteriak- teriak, dan loncat-loncat kegirangan di rumahnya. Yunho yang memang kaget dengan kejadian tadi. Hanya bisa diam, dan tidak berkedip sama sekali.
"Apa, yang baru di lakukan oleh yeoja tadi.." Ucap Yunho, dan mulai menghidupkan mesin mobilnya dan pergi dari tempat itu.
Sekarang Yunho sudah sampai di rumahnya, dan seperti biasa memarkirkan mobilnya di garasi. Dengan malas Yunho melangkahkan kakinya menuju kamarnya. Ketika sudah sampai di depan tangga, tidak sengaja dia melihat appanya yang ketiduran di ruang kerjanya. Yunho yang melihat itu teringat kembali, kejadian dua tahun lalu yang menyebabkan dia kecewa dengan appanya sendiri.
Flashback on..
Dengan gembira Jung Yunho yang saat itu masih berumur 15 tahun, pulang menuju rumahnya dengan jalan kaki. Ketika dia sampai di rumahnya, Yunho di kagetkan dengan apa yang dia lihat. Appanya sendiri yang bilang sangat menyayangi eommanya, dengan mesra melakukan adegan berciuman di ruang keluarga mereka dengan yeoja lain. Dan, itu benar-benar membuat Yunho kaget.
"APPA! Apa yang appa lakukan. Apa appa tidak mencintai eomma lagi..! Appa memang namja brengsek.." Teriak Yunho dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
Jung Yoochun yang waktu itu memang tidak sadar bahwa Yunho sudah melihatnya. Dan kaget mendengar bahwa anaknya sendiri mengucapi dirinya brengsek. Hal itu membuat Yoochun marah, dan tidak bisa mengontrol emosinya.
"Apa kau bilang Jung Yunho, kamu berani mengucapi appa mu brengsek dasar anak nakal.."
Plaakk!.….
Dengan, keras Yoochun menampar anaknya sendiri sedangkan Yunho, dia benar-benar kecewa apa yang di lakukan appanya..
"Hiks.. appa memang jahat appa tidak sayang dengan eomma dan Yunho.. AKU MEMBENCI APPA!..." Yunho yang memang kesal dengan apa yang dilakukan appanya hanya bisa berteriak, dan lari menuju kamarnya.
Sedangkan Yoochun hanya bisa meratapi kesalahannya, dan memandangi tangannya sendiri yang sudah menampar anak tunggalnya itu.
'Yunho, maafkan appa..' Ucap Yoochun dalam hati, dan mulai menangis.
"Tuan a-apa yang terjadi..?" Ternyata yeoja tadi masih berada di situ.
"Kamu, pergi dari sini aku tidak ingin melihat mu..!" Teriak Yoochun kepada yeoja itu.
"Ekh, ba-baik tuan.." Ucap yeoja itu, dan ternyata yeoja itu adalah skretaris pribadi dari Jung Yoochun.
"Ommo.. apa yang sudah ku lakukan pada anak ku.." Ujar Yoochun sambil menangis.
Flashback Off..
Dengan tatapan sendu Yunho memandang appanya yang tertidur dari jauh. Dan sadar atau tidak Yunho meneteskan air matanya, dan mulai menangis dalam diam. Setelah kejadian dua tahun lalu itulah yang membuat Yunho berbicara dingin dan kasar kepada appanya. Terkadang dia merasa bersalah tetapi, rasa benci dan kecewa telah membuatnya buta.
'Appa mianhae..' Batin Yunho, dan pergi dari tempat itu menuju kamarnya.
:: I'm n Your Heart Forever ::
Di Kediaman Keluarga Kim~
Jaejoong yang baru sampai di rumahnya, berjalan menuju kamarnya. Baru saja sampai di ruang keluarga dia di kagetkan dengan suara yang mengerikan.
"Noona, namja tadi siapa..?" Tanya Changmin yang tiba-tiba muncul di belakang Jaejoong.
"Huuwwwaaa!..."
Duaakk…
"YA! Appo.. noona ini kenapa sih melemparku dengan sepatu, aigo.. appo.." Ucap Changmin, sambil mengelus kepalanya.
"Hehehehe… mianhae habis Min main muncul saja di belakang noona. Kan noona kaget.." Ujar Jaejoong dengan wajah polosnya.
"Aish!.. terserah, jadi tadi itu siapa..?"
"Owh, itu Siwon dia siswa baru di sekolah kita. Memangnya, Min tidak tau ya..?"
"Ani.. tapi, noona aku tidak merestui mu jika kamu berpacaran dengan namja itu. Aku merasa dia namja yang jahat. Tapi, kalau sama Yunho hyung aku setuju dia orang yang baik, dan enak di ajak berbicara. Eeemm… ya sudah noona ke kamar dan ganti baju, Min Cuma mau ngomong itu saja.." Changmin yang sudah menyelesaikan pidatonya pergi begitu saja, meninggalkan Jaejoong dengan wajah yang sudah memerah karena ucapan Changmin tadi.
"Aish!.. bocah itu apa yang dia ucapkan tadi.. 'berpacaran dengan Yunho' Aigo.. aku jadi malu sendiri. Sudah, akh aku mau ke kamar.." Dengan bibir yang dipout, Jaejoong menuju kamarnya dengan langkah di seret-seret.
Pukul 20.00 Di Kamar Jaejoong~
Drrrttt…. Drrrttt...
Neon nareul weonhae naeon naege bbajye neon naege michyeo
He eonal su eobseo I got you~ under my skin..
Jaejoong yang mendengar handphonenya berdering cepat-cepat mengangkatnya.
"Yobseo.."
"Yobseo, hai Jae kamu sudah sampai di rumah dengan selamatkan..?" Tanya seseorang dari seberang sana.
'Ekh, ini siapa..? tapi suaranya mirip Yunho.' Jaejoong yang memang tidak tau siapa yang menelponnya melihat di layar handphonenya. Tetapi, di situ hanya tertulis nomor yang tidak di kenal.
"Nugu..?"
"Ck, kau ini kebiasaan pasti nomor ku belum kamu masukkan di kontak mu. Aku Yunho.."
"Ekh, Yu-Yunho Jung Yunho?" Tanya Jaejoong, sepertinya dia belum percaya.
"Nde.. aku J.U.N.G Y.U.N.H.O Jung Yunho..!" Ucap Yunho, sambil menekan satu-satu huruf namanya.
"Ji-jinja.. Ya, sudah kamu mau tanya apa kok tumben menelphone ku.."
"Aku hanya mau tanya, apa kau selamat sampai rumah..?" Tanya Yunho.
"Nde.." Balas Jaejoong sambil menganggukkan kepalanya, walaupun dia tau bahwa Yunho tidak bisa melihatnya.
"Bagus, deh kalau begitu.. Owh, iya Jae besok kan hari minggu. Bagaimana, kalau kita ke kebun binatang apa kau mau..?"
"MWO! Jinja aigo.. nde aku Mau! aku mau!.." Ujar Jaejoong dengan semangat.
"Hahaha.. baiklah besok kita ke sana ne. Jam 11.00 aku akan menjemput mu.. Kalau, begitu jaljja Jae sampai ketemu besok.."
"Nde.. jaljja Yun.."
Klik'
"Ommo!... besok pasti akan menyenangkan aku jadi tidak sabar.." Jaejoong yang memang sangat senang ke kebun binatang, dan sepertinya Jaejoong tidak sabar. Dengan cepat dia pergi menuju ranjangnya,mematikan lampu, dan menutup matanya.
Di Kediaman Keluarga Jung~
Klik'
"Aigo.. yeoja itu semangat sekali ke kebun binatang.. sudahlah, lebih baik aku tidur.." Yunho berjalan menuju ranjangnya,mamatikan lampu kamarnya, dan menuju alam mimpinya dengan senyum yang menghiasi wajahnya.
'Selamat tidur Jae..' Ucap Yunho dalam hati.
.
.
.
TBC
Chapter 9 update..
Mianhae kalau chap ini pendek..
Tae Rin baru ketik jadi sedikit aja jadinya..
Eotthe…? Apa kalian suka.. :)
Mianhae Tae Rin nggak bisa balas reviewnya lagi sibuk nih..
Jadi kapan-kapan saja Tae Rin balas lagi.. :)
Jangan lupa ne habis baca di review.. :D
Tae Rin tunggu review dan saran-saran kalian di kotak review ne..
Sampai jumpa di next chap
annyeong.. =D
