Tuan Choi dan eomma merenung didalam kamarnya memikirkan niat Kyuhyun yang merelakan matanya demi rasa cintanya terhadap Siwon.

"yeobo Eottokhe? Apakah kita memang harus merelakan Siwon meneruskan hubungan terlarangnya dengan Kyuhyun? Apa kata mereka? Bagaimana karirmu didunia bisnis? Apa kata pendeta?" eomma memikirkan banyak hal

"Siwon adalah anak kita yang kamu lahirkan dari rahimmu chaggiya. Tapi Siwon juga punya hak untuk hidup bahagia sesuai dengan pilihannya. Berita buruk yang menimpa Siwon saat itu seperti sebuah kiamat untukku. Kita sudah melihat sendiri bagaimana Siwon sangat mencintai namja itu dan kita juga melihat Siwon begitu bahagia bersamanya. Tidak ada salahnya bagi kita untuk membiarkannya bahagia" tuan Choi lebih terbuka menerima hubungan asmara anaknya dengan Kyuhyun

"yeobo! Kenapa anak itu harus masuk dalam kehidupan kita dan merubah hidup Siwon seperti ini?" eomma menangis dibahu tuan Choi

"Tuhan pasti punya maksud dibalik semua ini!" tuan Choi memeluk istrinya

Ditempat lain didalam kamar rawat Siwon, Kyuhyun dengan begitu setia menunggui Siwon disamping tempat tidurnya. Dia berusaha untuk terus terjaga dan tidak memejamkan matanya walau sekejap karena dia khawatir Siwon tiba – tiba terbangun. Terdengar suara pintu diketuk seseorang. Kyuhyun segera membuka pintu kamar itu

"Donghae-ssi! Kamu datang?" tanya Kyuhyun heran karena Donghae datang tengah malam

"ada yang ingin aku bicarakan denganmu Kyuhyun-ssi" Donghae masuk tanpa menunggu Kyuhyun mempersilahkannya

"baiklah!" Kyuhyun menutup kembali pintu kamar itu

"apakah Siwon hyung tidur nyenyak?" tanya Donghae menghampiri Siwon yang terbaring

"sepertinya begitu" jawab Kyuhyun ikut melihat Siwon

"hyung tidak akan mendengarkan apa yang kita bicarakan bukan?" bisik Donghae melangkah menuju kursi

"mola!" jawab Kyuhyun mengikuti Donghae duduk dikursi

"aku sudah mendengar semua dari eomma!" ujar Donghae

"mwo?" Kyuhyun mengerutkan dahinya

"tentang niatmu yang ingin mendonorkan matamu buat Hyung" Donghae menatap Kyuhyun

"nee" Kyuhyun menunduk

"Apakah hyung begitu penting buatmu?" Donghae tampak kecewa

"sepertinya kamu keberatan? Waeyeo?" Kyuhyun mencurigai Donghae

"aku juga mencintainya lebih dulu dari kamu Kyuhyun-ssi! Aku sangat menyayangi dan mengaguminya. Tapi aku kalah banyak dari kamu. Sekarang aku tahu kenapa hyung lebih memilihmu dari pada aku!" Donghae menutup wajahnya

"Donghae-ssi!" Kyuhyun terperangah mendengar pengakuan Donghae

"saat mendengar kabar dari dokter tentang mata Siwon hyung yang menjadi buta, aku sama sekali tidak pernah berfikir untuk merelakan mataku ini untuknya. Aku malah sibuk memikirkan bagaimana nantinya saat hyung sadar mendapati matanya tidak mampu lagi untuk melihat dunia ini juga tidak lagi bisa melihatku. Tapi kamu malah merelakan matamu dan mengorbankan hidupmu tidak lagi melihat dunia ini demi hyung. Hyung memang pantas mendapatkan cinta yang begitu tulus dari kamu, chukkae kali ini aku bersungguh – sunggung memberikan selamat untuk kalian. Semoga kalian bahagia" air mata Donghae menetes membasahi pipinya

"Donghae-ssi! Mianata aku tidak pernah mengetahui tentang perasaanmu terhadap Siwon hyung! Mianata karena aku telah merampasnya darimu" Kyuhyun menyesal

"gwencanayeo! Aku iklas untuk kalian. Aku sudah puas hanya menjadi dongsaeng untuknya. Sudah saatnya aku pulang" Donghae berdiri

"bermalamlah disini Donghae-ssi! Temani Siwon hyung! Aku yakin kehadiranmu malam ini juga sangat diinginkan Siwon hyung" Kyuhyun mengundang

Air mata Siwon mengalir dari sudut mata membasahi pelipisnya. Siwon mendengar dengan jelas semua percakapan Donghae juga Kyuhyun yang begitu mengharukan. Siwon yang tidak tahu tentang kebutaannya kini menjadi tahu. Dia berusaha mengontrol emosinya saat mendengar percakapan antara kekasih dan dongsaengnya. Siwon memutuskan untuk berpura – pura tidak mendengar percakapan itu.

Namun perasaan yang begitu menyesak dirasakan Siwon didalam dadanya. Bagaimana mungkin dia mampu melihat setelah Kyuhyun menjadi buta? Siwon pun memutuskan untuk menolak keinginan Kyuhyun yang akan mengorbankan penglihatannya demi dirinya.

)(

Siang hari setelah dokter Han datang melakukan visit memeriksan Siwon, Kyuhyun segera menghadap dokter untuk membicarakan niat Kyuhyun yang ingin mendonorkan matanya. Donghae, Yesung dan Ryeowook bertugas menemani Siwon dikamar rawatnya.

"saya ingin mendonorkan mata saya untuk Siwon hyung" Kyuhyun berkata lancar tanpa beban

"jinja? Apa anda sudah memikirkannya dengan sangat matang?" dokter Han meragukan niat Kyuhyun

"sangat matang dokter! Bahkan lebih cepat lebih baik" Kyuhyun menjawab dengan tegas

"ada beberapa prosedur dan test yang harus anda lewati Kyuhyun-ssi! Saya tidak bisa menjelaskan seperti apa prosedurnya karena saya bukan dokter spesialis mata. Jika anda memang sudah setuju dan yakin ingin mendonorkan mata anda maka saya akan menghubungi dokter spesialis mata. Dirumah sakit ini ada satu dokter yang terbaik namanya dokter Lee Hyukjae" dokter Han menjelaskan panjang lebar

"saya sudah katakan dengan jelas dokter. Saya memang ingin mendonorkan mata saya. Tapi tolong anda jangan katakan tentang ini pada Siwon hyung! Dia bahkan masih tidak tahu kalau dia buta" Kyuhyun meminta

"baiklah saya akan segera menghubungi dokter Lee untuk mengurus kasus ini" dokter Han berkata

)(

Kyuhyun kembali kekamar rawat Siwon dimana semua saudara angkatnya sedang menungguinya. Kyuhyun masuk setelah mengetuk pintu itu dengan ekpresi tidak bersemangat

"Kyuhyun-ssi! Gwencana?" tanya Donghae begitu melihat Kyuhyun masuk

"gwencana" jawab Kyuhyun menghampiri Siwon yang sedang disuapin makan olek Ryeowook

"bagaimana keadaanmu hyung?" tanya kyuhyun membuka percakapan dengan Siwon

"jauh lebih baik dari sebelumnya Kyu!" jawab Siwon mengarahkan tangannya hendak menyentuh Kyuhyun

Kyuhyun segera menyambut tangan Siwon dan menempatkannya diwajahnya yang pucat itu

"kamu sudah makan Kyu?" tanya Ryeowook perhatian

"aku belum merasa lapar" jawab Kyuhyun sedikit senyum

"makanlah kamu harus menjaga kesehatanmu" Yesung pun ikut menjadi sangat perhatian pada Kyuhyun

Kyuhyun tidak merasa aneh dengan perubahan sikap mereka yang jauh lebih baik padanya. Itu semua sudah bisa dipastikan karena niat Kyuhyun yang ingin mendonorkan matanya buat Siwon

"Kyuhyun-ah! Ada yang ingin hyung bicarakan padamu" Siwon menyela

"apa itu?" tanya Kyuhyun berdiri lebih dekat dengan Siwon

"ternyata gelap itu indah yah?" ucapan Siwon mengundang pertanyaan

"maksud hyung?" tanya Donghae mewakili pertanyaan semua orang yang ada dikamar itu

"ya! hyung sudah merasakan ternyata gelap seperti sekarang ini tidak terlalu buruk. Sepertinya hyung sangat menikmati kegelapan ini dan bisa merasakan kebahagiaan didalamnya. Dengan begitu Hyung tidak perlu lagi melihat pertengkaran, tangisan, cuaca buruk, bencana alam, musibah dan semua hal buruk lainnya"

Siwon berkata seperti itu dengan tujuan ingin merubah niat Kyuhyun yang hendak mendonorkan matanya

"lalu apa hyung tidak lagi ingin melihat kami? Kyuhyun, aku, Yesung hyung, Wookie appa juga eomma?" tanya Donghae

"aku sudah menyimpan kalian didalam hatiku. Dan wajah kalian sudah terpatri dengan sempurna didalam ingatanku" jawab Siwon meneteskan air matanya

"hyung! Apa yang kamu bicarakan? Kenapa arah pembicaraanmu sepertinya kamu adalah orang buta. Paling lambat seminggu kedepan hyung pasti bisa melihat lagi" Kyuhyun berusaha mengalihkan fokus Siwon pada apa yang sedang dipikirkannya

"nee! Kyuhyun benar sekali sebenarnya hyung sedang bicara apa sih?" Ryeowook menimpal

"Kyuhyun-ah! Kamu adalah matahariku. Jadi tetaplah terang dan selalu bersinar dalam hidupmu, raih semua mimpimu! Aku akan selalu ada dibelakangmu Saranghae Kyuhyun-ah!" Siwon mengarahkan tangannya untuk menyentuh Kyuhyun

"nado hyung!" mereka berpelukan dihadapan ketiga saudara angkatnya

"aku mohon Kyuhyuh-ah urungkan niatmu untuk mendonorkan matamu buatku" bisik Siwon dalam hati

"aku ikut bahagia hyung melihat kalian berdua seperti ini!" mata Donghae berkaca – kaca

"gumawao Donghae-ah" Siwon melepaskan pelukannya dari Kyuhyun

)(

Pertemuan Kyuhyun dengan dokter Lee Hyukjae ditemani dokter Han, tuan Choi juga eomma. Mereka membicarakan tentang prosedur donor mata juga ketentuannya hingga proses operasi.

Dokter Lee segera memeriksa kesehatan mata Kyuhyun juga kondisi fisiknya. kondisinya memang sangat baik. Dokter Lee siap akan melakukan operasi itu dua hari kedepan. Tinggal menyiapkan kesiapan fisik Siwon yang masih lemah pasca kecelakaan itu

"anda harus beristirahat dan makan yang cukup untuk menjaga kesehatan anda sebelum operasi berlangsung!" dokter Lee mengingatkan

"nee! Arraseo dokter" Kyuhyun menganggukan kepalanya

"sepertinya pembicaraan kita sudah selesai saatnya saya memeriksa kondisi pasien yang akan menerima donor" dokter Lee menutup pembicaraan

"tentu saja dokter mari ikut saya?" dokter Han memandu dokter Lee menuju kamar Siwon diikuti Kyuhyun, tuan Choi juga eomma

"sebelumnya saya perlu memberitahukan anda dokter! Putera saya masih belum tahu tentang kebutaan yang dialaminya. Jadi tolong tutupi rencana operasi ini" tuan Choi mengingatkan

"nee! Akan saya lakukan" jawab dokter Lee ramah

Mereka semua masuk kedalam kamar Siwon dimana disana hanya ada Donghae yang bertugas menjaga Siwon. Dokter Lee memperhatikan Donghae lebih dari biasanya.

Dokter melangkah menghampiri Siwon dimana tatapannya tidak lepas dari Donghae

"permisi! Saya harus memeriksa pasiennya" dokter Lee menyapa Donghae ramah

"silahkan dokter" Donghae berdiri melangkah mundur memberikan ruang untuk dokter Lee dan dokter Han

"selamat siang Siwon-ssi!" sapa dokter Lee pada Siwon mulai mengeluarkan alat kedokterannya

"siang dokter!" jawab Siwon

"apa ini terasa sakit?" tanya dokter Lee menyentuk bekas jahitan dikelopak mata Siwon

"ani" jawab Siwon

"bagus berarti daya pulih kamu cepat sekali" dokter Lee menyenter retina Siwon

"sudah selesai! Mata anda sangat sehat dan anda pasti bisa melihat lagi" hibur dokter Lee berbohong

"dokter tunggu!" teriak Siwon memanggil dokter Lee

"saya disini Siwon-ssi!" dokter Lee mendekati Siwon

"apa maksud dokter dengan saya bisa melihat kembali? Saya sudah tahu saya buta dokter! Saya tidak mungkin bisa melihat lagi! Anda sudah membohongi saya" Siwon membentak dokter Lee

"Siwon-ah!" tuan Choi menghampiri Siwon

"appa aku mohon jangan biarkan Kyuhyun mendonorkan matanya hanya demi aku" teriak siwon memohon

"mwo? Jadi kamu sudah mengetahuinya?" eomma terkulai lemas

"Kyuhyun-ah! Kyuhyun-ah!" Siwon teriak memanggil kekasihnya yang sedang menahan tangis

"aku disini hyung!" Kyuhyun mengontrol suaranya

"jangan bodoh Kyuhyun-ah! Aku mohon jangan mengorbankan hidupmu demi aku. Aku rela menjadi buta, ini sudah takdirku" Siwon berusaha menyentuh Kyuhyun

"aku mohon hyung! Aku sudah cukup membuatmu menderita seperti ini! Ijinkan aku menebusnya dengan cara yang aku pilih" Kyuhyun memeluk Siwon

"andwee! Lebih baik aku mati dari pada membiarkanmu mengorbankan hidupmu demi aku" Siwon menangis

"Siwon-ah!" tuan Choi memeluk anaknya

Dokter Lee dan dokter Han tertegun melihat suasana haru didalam ruangan itu.

"lebih baik kita keluar dulu dokter!" dokter Lee mengajak dokter Han keluar dari kamar Siwon

Sebelum keluar dokter Lee kembali menatap Donghae dan memberikan senyum manisnya

"saya permisi dulu!" dokter Lee pamit pada Donghae

"nee dokter" Donghae membalas senyuman dokter Lee

"sebenarnya apa yang kalian ributkan? Kyuhyun bersikeras ingin mendonorkan matanya agar kamu bisa melihat kembali. Dan kamu malah bersikuku menolaknya! Katakan apa alasannya sehingga kalian seperti ini? Apakah cinta terlarang kalian yang membuat kalian menjadi seperti ini? Baiklah jika ini yang kamu inginkan terus menjadi orang buta yang tidak bisa melihat dunia. Dan kamu Kyuhyun-ssi kamu harus menerima Siwon apa adanya" tuan Choi menengahi masalah

"mianata appa!" Siwon menyandarkan kepalanya disandaran

"jika memang seperti ini keadaannya sepertinya ini saat buat saya untuk pergi" Kyuhyun menyerah dan memutuskan untuk keluar dari kamar itu

"Kyuhyun-ah! Apa maksudmu pergi?" protes Siwon teriak

"apa hyung pikir kita bisa terus bersama dalam kondisi seperti ini? Aku sudah bersusah payah mendapatkan restu dari orang tuamu agar mereka merestui hubungan kita dengan syarat mendonorkan mataku untuk mu hyung! Jika kamu menolaknya maka kita benar – benar akan berpisah" Kyuhyun melanjutkan langkahnya

"Kyuhyun-ah! Kyuhyuuuun" Siwon berteriak memanggil Kyuhyun

"jika kamu memang tidak ingin kita berpisah maka terimalah mataku ini hyung! Aku pasti bisa hidup bahagia asal bersamamu" Kyuhyun mencoba meyakinkan Siwon

"apakah hanya itu satu – satunya cara agar aku bisa terus bersamamu Kyuhyun-ah?" tanya Siwon berusaha bangun

"Siwon-ah eomma mohon jangan seperti ini?" eomma berusaha berdiri namun tidak berhasil lalu Donghae membantunya

"itulah kenyataannya hyung" jawab Kyuhyun meneteskan air matanya

"appa eomma! kaliah sungguh kejam" Siwon berteriak histeris

"Siwon-ah" eomma ikut menangis

"Kyuhyun-ah hyung mohon jangan pergi! Baiklah aku akan menerima matamu jika dengan begitu bisa membuat kita bersama! Aku masih ingat janjiku padamu tentang Spanyol. Aku akan membuktikannya Kyuhyun-ah! Aku berjanji akan menceritakan padamu betapa indahnya Spanyol melalui matamu dari penglihatanku" tangis Siwon pecah setelah mengucapkan kalimat itu

"gumawao hyung" Kyuhyun berlari memeluk Siwon dan mereka menangis bersama

"Tuhan! Maafkan aku karena membiarkan anakku larut dalam kekhilafannya. Maafkan mereka dan tunjukkanlah jalan yang benar pada mereka Tuhan" doa tuan Choi dalam hatinya

)(

The big day

Hari dimana operasi akan berlangsung tiba. Kyuhyun duduk diatas kursi roda didorong lebih dulu keruang operasi. Disusul blankar yang mendorong Siwon dibelakangnya.

Kyuhyun dan Siwon masuk kedalam ruang operasi yang semua peralatannya sudah disiapkan. Kyuhyun diminta untuk pindah berbaring dimeja operasi disebelah kanan. Sementara Siwon dibantus perawat untuk pindah kemeja operasi sebelah kiri.

"Kyuhyun-ah! Kamu ada disini bersamaku bukan?" Siwon terus mencari Kyuhyun

"nee! Aku ada disampingmu hyung" jawab Kyuhyun terus memandangi wajah Siwon yang tidak akan pernah bisa dilihatnya lagi

Dokter anestesi sudah datang dan sudah siap untuk membius Kyunyun juga Siwon

"selamat siang! Saya akan membius anda jadi bersiaplah" dokter anestesi bernama Leeteuk menghempiri Kyuhyun

"tunggu sebentar dokter! Beri saya waktu untuk memandang wajah Siwon hyung yang terakhir kalinya lebih lama lagi" Kyuhyun terus menatap wajah Siwon dan berurai air mata

"tentu saja" mata dokter Leeteuk berkaca – kaca

"Kyuhyun-ah! Jangan lakukan ini jika kamu tidak sanggup" Siwon ikut menangis

"gwencana hyung! Apapun akan aku lakukan demi tujuan kita Spanyol" Kyuhyun berusaha menghibur diri

"Spanyol Kyu! Kita pasti akan pergi kesana" Siwon dan Kyuhyun seolah menjadikan kata Spanyol sebagai isyarat kata – kata cinta mereka yang dipakai untuk mengelabui semua orang diruang operasi

"baiklah anda sudah siap sekarang?" dokter Leeteuk kembali bertanya

"siap dok!" Kyuhyun pasrah

"saya akan memasukan obat anestesi ini melalui tulang punggung anda! Relax saat jarum ini masuk dan jangan dilawan jika rasa kantuk datang" dokter Leeteuk mulai menyuntik Kyuhyun. Kyuhyun menahan rasa sakitnya.

"aku sudah menyimpan wajahmu dihatiku hyung" bisik Kyuhyun lirih dalam hatinya

"sekarang giliran anda Siwon-ssi! Obat ini akan saya masukan melalui infusan. Reaksinya sama saja! Jangan dilawan jika kantuk itu datang" dokter Lee mulai menyuntikan obat bius itu melalui selang infus

Kyuhyun sudah mulai merasa ngantuk yang sangat hebat. Perlahan semua mulai gelap dan semakin gelap. Kyuhyun tidak mampu menahan kantuk yang luar biasa itu. dia lalu memejamkan matanya dalam gelap dan mungkin untuk selamanya.

"aku sudah mulai merasakan kantuk yang luar biasa. Ini tandanya aku akan segara pingsang. Dan saat terbangun nanti aku sudah memiliki mata indah Kyuhyun. Miane Kyu! Aku harus merampas matamu, harga yang sangat mahal untuk menebus cinta kita" Siwon mulai menutup matanya yang memang tidak mampu melihat.

Operasi pun segera berjalan sebagai mana mestinya.

Tbc

ada yang nangis g baca chapter ini?

next chap ada kejutan yang wahh dan bklan membuat kalian tercengang *kasihtahugakyah* plak

nc-nya sabaryah biar alurny ga ngaco :p

keep reading n review yah

saranghae